I am a Vampire (Chapter 1)

Author: minnieasmilkyway

Title: I am a Vampire (Chapter 1)

Cast:

- Cho Kyuhyun

- Oh Sehoon

- Huang Zi Tao

- Rainy Yang

Genre: Romance, Friendship, Fantasy, little bit action

Length: Multi Chapter

 

PREVIOUS STORY

 

*Rainy PoV*

“Agasshi, neo gwaenchanayo?” tanyaku kemudian.

 

Namun, tetap saja tidak ada balasan. Sebenarnya… ia tertidur atau tidak sih? Aku sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada namja dihadapanku.

 

Sreet.

 

Wajahnya kini terangkat sedikit. Membuatku sedikit-demi-sedikit dapat melihatnya dengan jelas.

 

“OMO!!!” teriakku saat melihat wajahnya yang kini terlihat secara utuh.

 

I am a Vampire – CHAPTER 1

 

Aku sangat takut. Benar-benar tidak bisa dipercaya. Kembali kulihat jam yang kukenakan di tangan kiriku. Pukul 23.45 KST. Malam semakin larut saja. Apalagi, saat kulihat kondisi namja di hadapanku. Wajahnya pucat dan matanya memerah. Ya, sangat mengerikan!

 

“Neo gwaenchanayo, agasshi?” tanyaku sekali lagi memastikan keadaannya yang bisa dibilang ‘mengenaskan’ itu.

“Pergilah! Aku… baik-baik saja” balasnya kemudian.

“Tidak akan! Kondisimu sungguh mengkhawatirkan” jelasku.

Kalau aku boleh jujur, sebenarnya aku ingin sekali menangis. Aku sangat takut melihat keadaan namja di hadapanku. Melihatnya dalam keadaan yang mengenaskan. Oh, sungguh! Aku bingung seperti apa aku harus bertindak sekarang.

 

“Hah-hah…” nafas yang tersenggal itu kini menghujam leherku. Aku hanya merasakan geli.

 

Namja itu yang melakukannya. Dengan sangat cepat, ia mengubah posisinya menjadi di belakang tubuhku. Makhluk macam apa dia sebenarnya?! Andwae!!!! Apa yang ingin ia lakukan terhadapku?

 

Ia mencengkram lenganku keras. Nafasnya terus menderu. Aku tidak bisa melepas cengkramannya yang terlalu kuat itu.

 

“Le-pas-kan..” ringisku saking sakitnya.

 

Namun, namja itu semakin ganas. Ia mendekatkan wajahnya ke arah leherku.aku merasakan sesuatu yang sedikit tajam menyentuh kulit. Apa? Gigi? Eh? Taring?!

 

“Agasshi…” lirihku yang seketika membuatnya menghentikan cengkramannya tersebut. Lalu, ia mendorongku. Baginya, mungkin bukanlah dorongan yang kuat. Namun, hal tersebut dapat membuatku tersungkur sampai sebegininya.

 

Aku terus memegangi kedua lenganku yang terasa sakit. “Kau.. sebenarnya siapa?” tanyaku memberanikan diri.

 

“Pergilah!” pintanya sekali lagi.

“Sebelum aku… bertambah liar” tambahnya yang membuatku semakin takut karenanya.

 

Aku masih terdiam di tempatku. Padahal, aku takut setengah mati. Tapi, entah kenapa aku merasakan bahwa namja yang kutemui ini sebenarnya adalah namja yang baik.

 

“Aku tidak akan meninggalkanmu. Apalagi dengan keadaanmu yang seperti itu” jawabku asal.

“Kau sudah tidak sayang nyawamu, huh?” balas namja tersebut.

“Aku…Errr..”

“Darah! Aku butuh da-rah….” ucap namja tersebut cepat.

 

Tanpa diberitahu sebelumnya, namja tersebut kembali mendekat ke arahku. Aku ingin sekali mundur teratur dari tempatku sekarang. Aku ingin menghindarinya!

 

“Eo? Apa yang mau kau lakukan, huh?” tanyaku gugup.

 

Sreeet.

 

Telunjuknya kemudian mengarah ke bagian philtrum-ku. Kemudian, dapat kulihat warna merah gelap melumuri telunjuknya. Aku mimisan?!

 

“Jangan membuatku takut, kumohon…” ucapku sambil menahan tangisku yang hampir pecah.

Kemudian, ia melahap habis darah yang tadi melumuri telunjuknya “Mianhae, tapi darahmu benar-benar enak” ujarnya dan membuatku menatap aneh ke arahnya.

“Kau itu sebenarnya siapa?”

“Kau benar-benar ingin mengetahui diriku, nona?”

“Ne!” jawabku bersemangat.

 

“Cho Kyuhyun imnida. Panggil saja Kyuhyun, neo?”

“Rainy yang…” balasku agak ragu.

“Kau itu… makhluk apa?”

“Eo? Kenapa bertanya seperti itu?” ucap Kyuhyun balik bertanya ke arahku.

“Yak!! Keadaanmu sungguh mengenaskan. Bola matamu berwarna merah dan, dan wajahmu sungguh pucat! Omona! Bagaimana aku tidak khawatir padamu???”

“Mian, sekarang bulan purnama sudah tidak nampak. Jadi, aku kembali menjadi manusia normal”

“Eo?”

“Aku seorang vampire, ara? Keturunan jauhnya sih, makanya aku masih bisa mengendalikan diriku. Dan hidup layaknya manusia” jelasnya.

 

“Kau sendiri, kenapa yeoja sepertimu masih berkeliaran jam segini?” tanyanya dengan nada tinggi.

 

Aku hanya dapat menerima perlakuannya. Mendapati tangannya dalam keadaan dingin yang kini menarik pergelangan tanganku dan melihat jam-ku dengan seksama.

 

“Sudah setengah satu, nona. Pulanglah” suruhnya.

“Bagaimana dengan dirimu?”

“Huh, baru kali ini ada yang peduli terhadapku” ujarnya tiba-tiba.

“Memangnya, kemana orang tuamu?” tanyaku ingin tahu.

“Mereka membuangku karena bagi mereka, aku hanya menyusahkan”

“Menyusahkan katamu?” ucapku mengulangi kata-katanya.

“Ne, aku terkena kutukan. Dan jadilah aku seperti ini, sebagai seorang vampire”

“Jadi, ini semua… karena kutukan itu?”

Dan dapat kulihat namja yang berada di sebelahku mulai mengangguk.

 

“Kalau kau mau, kau bisa tinggal di apartmentku” ucapku.

“Tidak perlu, itu hanya akan merepotkanmu saja” tolaknya.

“Kau harus menerimanya! Atau tidak, aku akan marah padamu. Ara?” ancamku sambil tertawa kecil dalam hati.

“Baiklah, tapi itu resikomu”

 

“Dimana apartmentmu?” tanya Kyuhyun saat kami sudah keluar dari gang tersebut dan mulai berjalan perlahan.

“Apartment yang berada dua blok dari sini” jawabku. Aku benar-benar tidak dapat menerka bahwasanya, kini ia menggendongku ala bride style! Dan kini, ia mulai melesat secepat kilat.

 

*Kyuhyun PoV*

Aku benar-benar bertemu dengan orang yang tepat. Seorang yeoja manis yang bahkan, kini sedang berada dalam gendonganku. Ya, aku menggendongnya untuk mempercepat waktu.

 

“Di sini” ucap yeoja itu datar. Dan akupun memberhentikan langkahku.

“Kajja” ajaknya yang kemudian masuk terlebih dahulu ke gedung tinggi tersebut.

 

Yeoja itu berjalan dengan santainya menuju pintu lift. Saat pintu lift terbuka, iapun masuk dan menekan tombol bertuliskan angka 11. Tandanya, ia tinggal di kamar yang berada di lantai 11. Saat sampai di lantai yang dituju, yeoja tersebut menarik tanganku lembut. Dan mengajakku untuk masuk ke ruangan bernomor kayu 11C.

 

“Anggap saja seperti rumahmu sendiri” ucap yeoja tersebut yang kemudian menarik senyum simpulnya ke arahku. Sungguh manis.

 

“Mulai sekarang, kau adalah temanku” ujarnya kemudian.

“Yah, satu-satunya teman yang kumiliki sekarang” sambarku tanpa mempedulikan ekspresinya yang kaget karena balasanku tersebut.

“Satu-satunya? Kemana temanmu yang lain?”

“Huh, mana ada yang mau berteman dengan makhluk menyeramkan seperti diriku?”

“Yak! Jangan merendahkan diri seperti itu. Menurutku, kau itu namja yang baik”

“Bisa saja kau ini” jawabku yang lalu mengacak rambutnya pelan.

“Jadi, tidurlah” pinta Kyuhyun.

 

Kemudian akupun melihat Rainy perlahan meninggalkanku dan berangsut pergi ke kemarnya.

 

Akupun mencoba mengistirahatkan ragaku di sofa. Sebenarnya, vampire tidak butuh tidur kan? Tapi, aku ini saudara jauhnya kan?-_- jadi, sedikit istirahat tidaklah salah.

 

TUK.

 

Aku mendengar sebuah ketukan ringan dari suatu tempat. Kudekati sumber suara tersebut. Yang ternyata, suara tersebut berasal dari jendela dapur apartment Rainy. Tunggu, ini kan lantai 11? Mana ada yang bisa mengetuk dari luar?

 

Akupun berinisiatif menyibakkan sedikit demi sedikit tirai jendela tersebut. Dan betapa kagetnya, sesaat aku menemui sosok namja yang datang dan berusaha untuk menjemputku.

 

“Hyung, kajja!” ajaknya kemudian.

“Bagaimana dengan Rainy?”

“Eo? Sejak kapan kau peduli dengan manusia, hyung?” tanya namja yang berada di hadapanku dengan memasang wajah heran.

“Yah, kuakui dia itu berbeda dengan yeoja lain”

“Jangan bilang kau menyukainya!-_-” dengus namja itu kemudian.

“Tidak mungkin” balasku yang kemudian turut keluar dari apartment Rainy mengikuti kemana namja tersebut pergi.

 

*Keesokan Harinya –Rainy PoV*

Kembali kugaruk kepalaku yang tidak gatal itu. Kemana namja yang semalam? Secepat itukah menghilang? Bahkan, dia tidak berpamitan denganku terlebih dahulu.

 

Setengah jam kuhabiskan untuk menggerutu yang lalu kusambung dengan aktivitas mandi pagi. Karena, tepat setengah jam lagi, aku akan ke rumah Tao untuk menjemputnya.

*Flashback END*

 

*Tao PoV*

Kali ini, aku mengambil duduk di deretan kursi belakang. Setidaknya, aku ingin mencoba bervariasi.

 

“Kau tidak apa kan kalau aku tidak sebangku denganmu lagi?”

“Yak! Aku kan bukan anak kecil lagi Tao” ucap Rainy yang diiringi dengan kerucutan bibir setelahnya.

“Kau lucu sekali” balasku yang kemudian berjalan lebih dulu dan duduk di barisan belakang.

 

Kudengar, hari ini Han songsaengnim akan membawa anak baru ke kelas kami. Dan hal itu, bukan sesuatu yang menyenangkan. Dan kau tahu apa yang kupikirkan? Aku merasakan aura yang tidak mengenakkan kali ini.

 

Sepuluh menit kemudian, bel tanda masukpun berbunyi. Dan benar saja. Han songsaengnim masuk diikuti dengan langkah kecil yang berasal dari namja di belakangnya.

 

Aku merasakan aura yang tidak mengenakkan sekali lagi. Yak! Ada yang aneh dengan siswa baru ini.

 

Kemudian Han songsaengnim menyuruhnya untuk memperkenalkan diri. Kemudian iapun membungkukkan tubuhnya, “Annyeong haseyo, joneun Oh Sehoon imnida. Panggil saja aku Sehun, bangapta” ucap namja tersebut memperkenalkan dirinya.

 

Oh Sehoon? Apa aku pernah mengenalnya?!

 

Ia kini duduk di sebelah Rainy. Apa maksudnya, huh? Kenapa aku jadi panik begini?! Sepertinya, ada yang aneh dengan anak baru itu. Kenapa ia begitu akrab dengan Rainy? Bukankah ini pertama kalinya mereka bertemu?!

 

Aku merasakan aura aneh sekali lagi, ini adalah yang ketiga kalinya. Dan hal itu membuat naluriku kembali lagi! Sepertinya sebentar lagi, aku akan kembali seperti dulu!

 

*Rainy PoV*

Satu namja lagi yang kutemukan dengan keadaan sedikit mengenaskan seperti yang semalam. Kulitnya putih pucat. Apakah dia sehat-sehat saja? Kenapa aku khawatir begini melihatnya?

 

Kualihkan penglihatanku ke arah belakang, tepat ke meja Tao. Ia tengah memainkan bolpointnya yang kemudian membalas tatapanku. Tatapannya mengisyaratkan hati-hati-dengan-namja-itu. Aku hanya bergidik melihat tatapannya.

 

Saat Han songsaengnim menyuruhnya untuk duduk, dan sesuatu yang tidak mengenakkan terjadi. Ia duduk di sebelahku. Sebelumnya, ia sempat mengeluarkan senyum manisnya. Demi kesopanan, aku memaksa diriku untuk balas tersenyum ke arahnya.

 

“Sehun imnida” ucapnya sekali lagi.

“Ah, naneun Rainy. Rainy Yang” balasku singkat.

“Bangapta”

 

Canggung masih menyelimuti kami. Aku dan dia, kenapa jadi sebangku seperti ini? Andwae! Ini semua gara-gara Tao-_-

 

“Yang semalam itu, apa benar apartmentmu?” bisik Sehun di sela-sela pelajaran Han songsaengnim.

“Maksudmu?” balasku dalam bisik.

“Yah.. Kyuhyun hyung banyak menceritakan tentangmu semalam. Dia bilang, kau yeoja yang sangat baik” jelas Sehun lalu tersenyum.

Mataku membulat seketika mendengar nama namja tersebut, “Kau kenal dengannya?!”

 

I am a Vampire – Chapter 1 /SELESAI/

 

=PREVIEW NEXT CHAPTER=

“Jauhi dia!!!” pinta Tao saat itu. Memangnya… salah berhubungan dengan namja sepertinya?

 

————————————————————————————————————

 

Sore ini, Kyuhyun datang kerumahku. Ia bilang sedang ada urusan dengan Sehun yang kebetulan sedang mengerjakan tugas kelompok di rumahku. Ada apa di antara mereka? – Rainy’s Quote

=PREVIEW END=

 

Nah!! Ini chapter 1nya^^ ditunggu RCLnya ya X) mian kalo ada typo T^T gomawo buat yang udah ngasih RCL di Prolog ff ini yang dipublish sebelumnya ya XD

About these ads

About Nisha_bacon627

백현-영재-예성-혜성 | 엑소, 비에이피, 슈주, 그리고 신화 , ~나는 앞으로 만나서요 , 오빠들 :* ^^ |

Posted on Juni 3, 2012, in Action, Fantasy, Friendship, Multi Chapter, Romance and tagged , , , . Bookmark the permalink. 63 Komentar.

  1. tao itu ceritanya vampire atau hunter? ._.
    daebak ceritanya :3

  2. lanjutkan penasaran bgt!!!!!!!
    keren!

  3. Qo kaya’a Tao ada ksamaan dgn para vampire ya???

  4. Rainy ga takut yah ma namja kayak kyuhyun padahal kan dia Setengah vampire,yah Sehun juga !

    Quarter love..
    Joah…

  5. may babycassiopeia

    wweeww rainy ny polos amat yh xD ..

  6. Bagus . . . Wah sehun jadi vampire Ъќ kebayang.haa . . . Figthing oenni :) lanjut

  7. Sy suka nih ff yg genre fantasy kyak gni… Ntu holang setengah panda thor bkn vampire :-D

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 10.391 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: