[EXO PLANET] Black Pearl (Chapter 6)

Tittle : [EXO PLANET] Black Pearl

Author : Hye724

Genre : Fantasy, Romance

Ratting : Teeneger

Length : 6 of 8 / 16P / 3,240W

Main Cast :  – Park Kyung Mi a.k.a Kyungmi (OC)

                   – Do Kyung Soo a.k.a EXO-K Dio (Here)

- Park Chi Hoon a.k.a Mama (Here)

                   – Kim Jong In a.k.a EXO-K Kai

Support Cast :          – Park Myun Hyang a.k.a Putri Park (OC)

                      – Park Chan Yeol a.k.a EXO-K Park (Here)

                      – Xi Lu Han a.k.a EXO-M Xi

                      – Kim Joon Myeon a.k.a EXO-K Suho

                      – Kim Jong Dae a.k.a EXO-M Chen

                      – Wu Fan a.k.a EXO-M Kris

                      – Byun Baek Hyun a.k.a EXO-K Byun

                      – Oh Se Hoon a.k.a EXO-K Oh

                      – Zhang Yi Xing a.k.a EXO-M Lay

                      – Huang Zi Tao a.k.a EXO-M Tao

                      – Kim Min Seok a.k.a EXO-M Xiu

Others Cast : – Super Junior Members

                    - Park Jin Young (Maybe)

                    - Lee Soo Man (Maybe)

A.N : 

Disclaimer : Semua milik Tuhan, member EXO juga milik Tuhan. Semua ciptaan Tuhan, FF ini ciptaan Author atas izin Tuhan :)

Warning : No Bash! No Plagiat! This story real by Me :)

Happy Reading~

 

* PROLOG *

“Itu berarti Kyungmi bisa mengendalikan telepathy, teleportation, time control, lalu kekuatan keabadian Dewa Leeteuk, kekuatan kematian Dewa Heechul, dan kekuatan Iblis Dewa Kyuhyun”

“Jangan biarkan orang lain mengetahui semua ini, bahkan Kyungmi dan Putri Park sekali pun”

“Ye, Mama~”

* * *

 

Park Kyung Mi Side’s

Aku berjalan laun menyusuri setiap detail taman belakang Istana, mencari seekor kelinci yang sudah beberapa hari ini tak Ku temui. Ya, akhir-akhir ini Aku memang terlalu sibuk hingga tak dapat bermain ke taman ini seperti biasanya, bahkan rasanya semakin hari Aku semakin sibuk. Sibuk berlatih mengendalikan kekuatanku, sibuk mempersiapkan mentalku, dan sibuk memahami mengenai SJ Planet mau pun Black Pearl.

Black Pearl, sebuah planet kecil yang terlihat tak layak untuk ditempati makhluk hidup. Planet ini juga disebut sebagai planet kematian atau planet takdir. Tempat yang selalu digunakan untuk berperang memperebutkan dimensi kedua, dan ini adalah kali kedua EXO Planet akan menginjakan kaki ditempat menyeramkan itu.

Astaga, lelah berfikir hingga Aku melupakan tujuan utamaku ke tempat ini. “Kyunggyu!!!” teriakku frustasi. Sebenarnya kemana peliharaanku itu? Apa ada seseorang yang mencurinya dariku? Aah~ menyebalkan. Aku ingin Kyunggyu-ku sekarang juga.

* * *

 

Aku sudah bersiap untuk latihan lagi hari ini, rasanya benar-benar lemas, karna awalnya Aku fikir Kyunggyu akan memberikan semangat baru untukku hari ini, tapi nyatanya Kyunggyu tak ada di taman belakang. Sial~

“Kau kenapa?” Aku menoleh. Seorang pemuda tampan mempesona tengah memperhatikanku, pemuda tampan yang Ku kenal sebagai kakak kandungku, Park Chan Yeol.

“Ani, hanya merasa kurang bersemangat saja Oppa” jawabku seadanya. Ku lihat Chanyeol Oppa tersenyum, membuatku ingin berteriak frustasi. Kadang Aku meratapi ketampanan kedua Oppa-ku, dan sekarang terjawab sudah. Itu karna mereka adalah seorang dewa, wajar ketampanan mereka melebihi manusia di bumi.

“Ya! Ya! Apa yang membuat adikku yang cantik ini kurang bersemangat eoh? Si bibir tebal itukah huh?” tanya Chanyeol Oppa sedikit menggoda. Tuhan~ Aku rindu saat-saat seperti ini. Bercanda dengan kedua Oppa-ku dan kedua orang tuaku. Aku merindukan semua itu Tuhan.

“Oppa~” ucapku malu.

“Haha” tawa Chanyeol Oppa. Suaranya yang berat itu memberikan sensasi tersendiri ketika mendengarnya tertawa, seakan mentransfer aliran positif kedalam tubuh.

“Ya! Jangan menggodaku!” ucapku seraya mencubit perut kurus Chanyeol Oppa. Ku lihat Chanyeol Oppa mengusap ujung mata bulatnya dengan ibu jari kanannya, terlihat setetes kristal cair disudut mata yang indah itu.

“Semua akan kembali seperti semula Kyungmi-ah. Kita akan kembali ke bumi setelah perang ini berakhir, semua akan baik-baik saja, dan Aku selalu ada untukmu. Jangan takut eoh?” Chanyeol Oppa mengusap lembut puncak kepalaku, mengulas sebuah senyuman ketenangan diwajahnya. Tampan sekali dia~

Aku terdiam. Tak mampu berkata apapun untuk menjawab beberapa kalimat yang terlontar dari bibir manis Oppa-ku itu. Rasanya seperti mendapat sebuah harapan besar yang mungkin bisa membuatku gila seketika jika harapan itu tak terwujud. Aku tahu, bagaimana pun keadaan antara Aku dan kedua Oppa-ku disini, mereka tetap mencintaiku layaknya ketika Kami di bumi.

“Ayo Kita mulai latihan” Aku tersentak. Suara lembut yang ku kenali sebagai suara Suho Shin terdengar. Waktunya latihan. Ya, Aku harus menyelesaikan semua ini dengan baik, setelah itu kembali ke bumi, dan hidup layaknya manusia biasa.

* * *

“Sekali lagi perhatikan ini Park Kyung Mi” ucap Tao Shin untuk yang kesekian kalinya padaku, Aku tahu pasti dia geram padaku.

Ya, hari ini Aku khusus belajar time control dengan Tao Shin, sementara para dewa yang lain hanya memperhatikan dan membantu sedikit. Ehm, mungkin lebih tepatnya membantu Tao Shin mengendalikan emosinya. Terkadang kebodohanku memang tak terkira, hingga membuat dewa tampan bernama Huang Zi Tao itu geram.

Tao Shin menjentikan jemarinya, detik berikutnya … sunyi. Sama seperti beberapa kejadian sebelum ini, hal yang diajarkan Tao Shin padaku seharian ini, dan hingga saat ini Aku belum bisa mengendalikan kekuatan itu.

Tak ada sedikit pun gerak yang terlihat, bahkan angin pun tampak tak berhembus, hanya Aku dan Tao Shin yang bisa menggerakan tubuh kami seperti biasanya.

“Baiklah Aku akan mencobanya” ucapku. Detik berikutnya Tao Shin menjentikan jemari kanannya lagi, hingga keadaan sekitar kembali seperti semula.

Aku mencoba memejamkan mataku, berharap dengan ini bisa membantuku untuk mengendalikan kekuatan time controlku. Aku menjentikan kemari kananku, dan…

“Kyungmi???” terdengar beberapa teriakan dari para dewa EXO Planet. Perlahan Aku membuka kedua mataku…

“Omo~ dimana ini?” gumamku.

“Park Kyung Mi kau kemana?” Itu suara Kyungsoo, tapi dimana dia? Dan dimana Aku?

“Itu dia~”

“KYUNGMI!!!” Aku menoleh. Hyaa~ Kenapa Aku bisa berada di luar lapangan latihan ini? Bukankah Aku tadi…

“Cepat kemari Kyungmi!” pinta Suho Shin. Seketika Aku mulai berlari kecil dengan kedua kaki kurusku ini, berlari menuju ke-12 makhluk dimensi kedua yang tampan itu.

Ke-12 dewa tampan itu menatapku lekat, terkecuali Jongin yang mengalihkan pandangannya menatap langit diatas sana, cih. Aku memperlambat langkahku, sedikit berfikir mengenai apa yang Aku lakukan tadi. Apa Aku berteleportasi? Tapi bagaimana mungkin.

“Ya, Kau berteleportasi Kyungmi. Itu artinya Kau harus lebih banyak berlatih lagi untuk mengendalikan 3 kekuatanmu itu” ucap Xi Shin. Dia pasti membaca fikiranku, huh!

“Dan itu artinya Kau harus mengajarkan Kyungmi untuk menggunakan kekuatan teleportasinya dengan baik, Kai” ucap Suho Shin. Seketika pemuda bernama Kai atau Kim Jong In itu menoleh kearah Suho Shin, dengan tatapan deathglare-nya yang menyeramkan.

“Ya! Kenapa Kau tak punya kekuatan cahaya seperti Aku saja?” beo Byun Shin, detik berikutnya jemari kurus Chanyeol Oppa mengunci bibir tipis dewa bernama lengkap Byun Baek Hyun itu.

“Byun~” gumam Kris Shin sukses membuat Byun Shin menunduk lemas. Pasti sangat menyeramkan melihat deathglare Kris Shin, kekeke.

“Apa yang Kau fikirkan Park Kyung Mi?” decak Xi Shin, seketika membuyarkan lamunanku. Aisshi, babo-ya.

“Eh? Eng.. Ani~” gagapku. Pabo!! Pabo!!

“Sudahlah, bagaimana jika Kau melakukan teleportasi sekali lagi eoh?” ucap Suho Shin menengahi. Ya, jika Suho Shin tidak bertindak, pasti detik demi detik hanya akan terbuang sia-sia.

“Aku? eng.. akan Aku coba” ucapku.

Aku memejamkan kedua mataku seperti sebelumnya, berharap teleportasiku akan berhasil. Sekilas bayangan wajah Kim Jong In melintas dibenakku, mungkin dengan cara membayangkan wajah si dewa teleportasi Aku akan berhasil. Aku menjentikan jemari kananku, dan~

“Kai??”

“Kyungmi??”

Apa? Kenapa namaku dan nama makhluk angkuh itu disebut berbarengan? Apa jurus teleportasiku sangat mirip dengan yang selalu digunakan Jongin?

“YA! Apa yang Kau lakukan huh?” Suara itu, suara Kim Jong In. Ada apa dengannya? Apa dia mengatakan itu padaku? Perlahan Aku membuka mataku, detik itu juga bisaku lihat ke-12 pasang mata itu menatapku lekat, tanpa terkecuali Kim Jong In a.k.a Kai, catat itu!

“err.. apa?” kataku. Eh? Suaraku? Ada apa dengan suaraku?

“Kau~” Jongin menunjuk kearahku. Aku mencoba melihat jemari tanganku. OMO~ Apa ini? Kenapa Aku?

“Evil” gumam Xi Shin sukses membuat Aku dan semua makhluk dimensi kedua dihadapanku ini menoleh kearahnya.

“Itu kekuatan Cho Kyu Hyun. Apa yang Kau bayangkan sebelum Kau menjentikan jemarimu Kyungmi?” lanjut Xi Shin.

“Aku? eh.. eng.. Jongin” jawabku sedikit berbisik. Sial~ Aku tak mau mereka beranggapan lain tentangku. Dan coba lihat itu, hey Aku bisa membaca fikiran kalian semua, jangan berfikir yang tidak-tidak tentangku! Sial~ dan apa itu yang difikirkan Kyungsoo? Argh!

“Tepat! Itu sebabnya Kau berubah wujud menjadi Kai, bukan malah berteleportasi. Kau melakukannya dengan baik Kyungmi” jelasnya.

Aku menelan ludahku susah payah. Tak habis fikir dengan 4 kekuatan yang Aku miliki. Kenapa harus Aku? bagaimana jika Aku tak bisa melakukan semua ini dengan baik? Tuhan~ tolong Aku.

“Apa ada kekuatan lain yang Ku miliki selain 4 kekuatan itu?” tanyaku ragu. Dan ku harap tidak.

“Perlahan kau akan mengetahui semua itu dengan sendirinya Kyungmi” jawab Suho Shin tenang. Astaga Tuhan, bukan jawaban itu yang ku inginkan.

* * *

 

Author Side’s

Hari demi hari berlalu, terasa semakin cepat mengingat beberapa hari lagi hari yang ditunggu akan segera tiba. Hari yang akan menjadi jawaban atas kelanjutan kehidupan EXO Planet dan terlebih kelanjutan hidup Park Kyung Mi di dimensinya, bumi.

Perlahan tapi pasti. Kalimat itu yang tergambar mewakilkan keadaan Park Kyung Mi sekarang, bahkan gambaran yang melukiskan perang kedua dimensi kedua itu. Tak jarang mimpi buruk menghampiri Kyungmi setiap harinya, tapi bukan EXO Planet namanya jika tak bisa mengatasi masalah kecil seperti itu. Dengan bantuan telepati EXO-M Xi dan ketenangan yang diberikan EXO-M Lay, masalah seperti itu mudah teratasi.

Hari ini tepat sebulan Park Kyung Mi menjalani latihan untuk mengendalikan kekuatannya, perlahan Kyungmi dapat dengan baik mengendalikan ke-4 kekuatannya itu, dan tentu saja semua itu berkat bantuan dari ke-12 dewa EXO Planet, juga Mama dan Putri Park yang selalu memberi dukungan untuk Kyungmi, terlebih EXO-K Dio.

“Semua akan berjalan dengan baik, percayalah” EXO-K Suho tersenyum tenang pada ke-12 makhluk dihadapannya sekarang.

“Hari itu akan segera tiba, kalian harus menyiapkan mental kalian dengan baik” tambah Lead EXO-M, EXO-M Kris.

“Terlebih kau Kyungmi” EXO-M Xi ikut menambahi seraya menatap tenang kearah Park Kyung Mi.

“Aku mengerti” jawab Kyungmi setenang mungkin.

Terkadang rasa takut datang dengan sendirinya, walau hanya sedikit, tetapi sulit untuk Kyungmi mengatasinya jika tanpa bantuan Kyungsoo.

“Jangan berada jauh dariku Kyungmi-ah, katakan padaku saat kau mulai merasa sakit” pinta EXO-M Lay lembut. Bahkan menatap wajahnya yang tenang saja terasa menyejukan, pikir Kyungmi.

“Ehm.. mungkin kau akan merasa kegelapan di Black Pearl nanti, kau bisa berlari padaku Kyungmi-ah” EXO-K Byun tak mau kalah menawarkan bantuannya.

Entah sejak kapan Kyungmi seakan mendapat tempat special diantara ke-12 makhluk dimensi kedua itu, terlebih Kyungsoo yang memang kenyataannya memiliki hubungan lebih dengan Kyungmi.

“Jika kau kedinginan Aku bisa membantu menghangatkanmu Kyungie, jika kau kepanasan Minsuk Hyungnim bisa membantu menyejukanmu, jika kau haus Junmyun Hyungnim bisa memberimu banyak air, jika kau ingin melihat petir kau bisa meminta Jongdae membuatkannya untukmu, jika kau ingin terbang kau bisa…”

“Ya! Park Chan Yeol!” sentak EXO-M Kris sadar detik berikutnya namanya akan disebutkan jika ia tak menghentikan beoan panjang EXO-K Park itu.

“Habisnya dari tadi semua menawarkan bantuan, jadi daripada menunggu lama, lebih baik Aku jelaskan semuanya saja” ucap EXO-K Park enteng.

Ya, memang hanya EXO-K Park dan EXO-K Byun yang selalu bersikap enteng dan konyol dibanding dewa EXO Planet lainnya, dan itu salah satu nilai plus EXO-K Park untuk mendapat tugas menemani Mama dibumi.

“Chanyeol Hyungnim, kau belum menyebutkanku!” rengek EXO-K Oh selaku dewa angin.

Park Kyung Mi tampak terkekeh melihat pemandangan yang terbilang tak pernah terjadi diantara mereka, memang hanya EXO-K Park dan EXO-K Byun yang bisa mencairkan suasana kaku diantara ke-12 dewa itu.

“Ah iya, kau jangan dekat-dekat Sehunnnie Kyungie nanti kau masuk angin”

“Hyungnim!!”

* * *

Pagi yang cerah. Udara sejuk angin pagi berhembus bersama bau harum embun pagi. Pagi ini para dewa EXO Planet dan Park Kyung Mi akan berkumpul bersama Mama dan Putri Park Myun Hyang.

Park Kyung Mi dan ke-12 dewa tampan itu sudah berada tepat dihadapan ruang singgasana Istana, menunggu perintah Mama agar 13 makhluk itu boleh memasuki ruangan megah itu. Sesekali Kyungmi tampak menghirup nafasnya berat, entah apa yang tengah difikirkan gadis cantik itu.

Perlahan pintu besar dihadapan 13 makhluk itu terbuka, detik berikutnya tampak sesosok gadis cantik dengan gaun biru langit yang ia kenakan, gadis cantik itu tersenyum pada ke-13 makhluk dihadapannya itu. Ani, mungkin lebih tepatnya hanya pada dewa tampan berkulit cokelat yang tengah berdiri disisi kanan EXO-K Suho.

“Kaja, Mama meminta kalian untuk segera masuk” ucap gadis cantik itu. Kini matanya menatap menyeluruh pada semua makhluk dihadapannya, dengan senyumnya yang masih terulas sempurna diwajah cantik itu.

“Ye, tuan putri”

.

.

.

.

SKIP

.

.

.

“Apa kabar Kyungmi-ah?” sapa Mama pada gadis cantik yang tengah berdiri diantara 12 dewa EXO Planet bernama Park Kyung Mi itu.

Kyungmi tersenyum. Lama tak bertemu pemuda tampan yang ia anggap kakak kandungnya itu, lama tak melihat wajahnya yang tampan dengan senyum mempesona milik kakaknya itu. Rasanya tak banyak yang berubah dari pemuda tampan itu, masih setampan dan sehangat dulu, pikir Kyungmi.

“Baik, Oppa” jawab Kyungmi seraya tersenyum lembut pada pemuda tampan yang tengah duduk disinggasana utama Istana ini.

Gadis itu menundukan kepalanya, tersenyum getir dibalik kepalanya yang menunduk itu. Bukan, bukan hanya itu yang ingin Kyungmi katakan pada pemuda itu. Ingin sekali Kyungmi berlari dan menghambur kerengkuhan hangat pemuda tampan itu, membenamkan wajahnya dibalik dada bidang itu. Terasa sangat merindukan sentuhan hangat pemuda tampan itu, begitu menyakitkan bila mengingat pemuda itu bukan kakaknya saat ini. Tak bisa bercanda dan memeluknya untuk saat ini, tapi sampai kapan terus seperti ini? Bogoshipo Oppa, batin Kyungmi.

Perlahan Kyungmi merasakan sentuhan hangat dijemari kanannya. Kyungmi menoleh. Terlihat pemuda jangkung tengah tersenyum hangat padanya, pemuda yang sama berartinya dengan pemuda tampan diatas singgasana sana, EXO-K Park.

“Bersiaplah, hari ini akan terasa sangat cepat” ucap Mama tenang.

Semua tampak menganggukan kepalanya pelan, terkecuali Park Kyung Mi. Gadis itu tampak tak mengerti dengan apa yang dimaksud pemuda tampan yang tak lain Mama itu.

“Beristirahatlah, karna esok hari kalian harus segera pergi menuju Black Pearl” lanjutnya.

Deg~

Kyungmi menelan ludahnya yang terasa pekat. Mungkinkah ini hari terakhirnya untuk latihan? Tidak, mungkinkah ini hari terakhir Kyungmi dapat menghirup udara bebas? Tuhan~ berikan kemudahan, batin Kyungmi.

“Setelah ini semua boleh kembali dan mempersiapkan diri” tambah Mama.

“Ye, Mama” jawab seluruh makhluk itu tanpa terkecuali.

Kyungmi dan ke-12 dewa EXO Planet itu membalikan tubuhnya, mulai melangkahkan kedua kaki mereka berbarengan.

“Kyungmi~”

Kyungmi menoleh. Bukan, bukan hanya Kyungmi. Berikut EXO-K Dio dan EXO-K Kai.

“Kau tetap disini” ucap Mama.

* * *

 

Kim Jong In Side’s

Aku berjalan laun menelusuri hamparan bunga-bunga ditaman belakang Istana, mencoba mencari sebuah ketenangan ditempat ini. Hari itu akan segera tiba, Aku tak bisa berhenti memikirkannya. Bayangan masa laluku mengenai perang pertama dimensi kedua selalu terlintas dalam benakku. Aku mengingatnya, sungguh.

Sedikit merasa tenang bahwa Park Kyung Mi memiliki kekuatan keabadian dewa Leeteuk, karna itu berarti apapun yang terjadi padanya, Kyungmi tak akan pernah mati. Tapi tetap saja tak menutup kemungkinan gadis itu bisa terluka parah, walau tak akan melihatnya mati, namun melihatnya terluka saja mungkin cukup membuatku ingin bunuh diri.

Sebenarnya ada apa denganku? Aku tak pernah menganggapnya sebagai kakakku, hanya saja perasaanku seakan mengatakan bahwa Aku tak ingin melihatnya terluka. Aku tak mungkin mencintainya ‘kan? Kalau pun iya, Ku harap hanya seperti rasa cintaku pada Kim Kyung Mi, kakakku.

“Oppa”

Aku menoleh. Suara itu. Aku tersenyum pada pemilik suara itu. Perempuan lain setelah Umma dan Nuna yang sangat Aku cintai, Park Myun Hyang.

“Sedang apa?” tanyanya seraya melangkahkan kedua kaki kurusnya itu bergantian.

“Hanya mencari ketenangan” jawabku seraya tersenyum pada gadis yang kini tengah berdiri tepat dihadapanku.

“Hn.. Aku mengganggu eoh?” tanya Myunhyang dengan wajah innocentnya itu.

Astaga, bagaimana mungkin Aku bisa mencintai Park Kyung Mi jika gadis dihadapanku ini begitu menggemaskan, melihatnya matanya yang polos saja terasa mengayuh detak jantungku. Aku tak mungkin menyakitinya, tak akan pernah.

“Ya, kau sangat mengganggku” ucapku.

Tentu saja Aku berbohong. Mana bisa Aku menolak kehadirannya disisiku, itu terasa mustahil untuk saat ini, dan Ku harap tetap seperti ini.

“Jinjja? Kalau begitu Aku pergi” ucapnya.

Lihat wajahnya yang polos itu. Mungkin Myunhyang adalah satu-satunya putri kerajaan yang bodoh. Tapi sungguh, ia menggemaskan.

“Ya! Aku hanya bercanda tuan putri” kataku seraya meraih pergelangan tangannya lembut.

Myunhyang membalikkan tubuhnya menghadap padaku, Ku lihat wajahnya memerah padam. Dia menahan tangis?

“Menyebalkan!” pekiknya seraya memukul dada bidangku dengan tangannya yang lain.

Aku terkesiap. Ku lihat kristal cair mulai mengalir dari mata indah itu. Myunhyang menangis? Apa Aku keterlaluan padanya? Astaga~

“Ya~ kenapa kau menangis? Maafkan Aku, Aku hanya bercanda Myunhyang-ah” beoku. Aisshi~ Aku tidak tahu harus bagaimana, Myunhyang tidak pernah seperti ini.

“Bisakah kau tetap disini?” ucapnya. Aku terdiam. Apa maksudnya?

“Jangan pergi Oppa, Aku takut kau terluka” tambahnya. Aku mengerti sekarang.

“Myunhyang-ah, Aku akan baik-baik saja. Aku akan kembali setelah perang usai, Aku akan kembali dengan kemenangan ditangan kami” ucapku tenang.

Myunhyang menundukan kepalanya, Aku tahu dia tak akan berhenti menangis. Rasanya lama sekali tak melihatnya menangis, setelah kematian Nuna, Aku tak pernah melihat Myunhyang menangis lagi.

“Aku tak akan membuatmu menangis lagi, dan berjanjilah untuk tak menangis lagi tuan putri” tambahku.

Myunhyang mendongakan kepalanya, matanya menatap lurus padaku.

Chu~

Aku terdiam. Ani, Aku membeku. Rasanya seluruh organ tubuhku membatu seketika. Myunhyang mencium bibirku untuk pertama kalinya, dan Aku bersumpah ini tak akan menjadi yang pertama dan terakhir kali.

“Ya! Gadis nakal!” umpatku seraya mengacak puncak kepala Myunhyang.

Deg~

Myunhyang memelukku. Dia tak pernah melakukan hal-ha seperti ini sebelumnya, benar-benar membuat jantungku ingin melompat keluar. Jinjja~

“Berjanjilah kau akan kembali” ucapnya.

“Ya, Aku berjanji. Aku akan kembali, untukmu”

* * *

 

Park Kyung Mi Side’s

Aku terdiam. Menatap lurus keatas sana, memandang hamparan langit biru yang sangat luas diatas sana. Membaringkan tubuhku diatas hamparan rerumputan hijau. Aku tak bisa berhenti memikirkan apa yang Chihun Oppa katakana padaku tadi. Keabadian dewa Leeteuk? Kematian dewa Heechul? Apa sebenarnya yang ia maksud? Mana mungkin kekuatan itu juga Aku miliki. Aku manusia, sungguh Aku ingin menjadi manusia biasa.

“Jangan terlalu banyak berfikir, kau harus tenang untuk menghadapi hari esok”

Seseorang membuyarkan lamunanku. Ya, Aku tahu itu pasti Do Kyung Soo, karna saat ini Aku tengah berada diladang rumput Istana bersama Kyungsoo. Dan Kyungsoo tengah berbaring disisi kiriku, dengan lengan kanannya yang ia jadikan tumpuan untuk kepalaku yang terasa sangat berat ini.

“Apa langit dibumi dengan langit yang tengah Ku lihat ini sama Kyungsu-ah?” gumamku.

“Kau ingat, ini dimensi kedua Kyungmi-ah” jawabnya.

“Ah~ Kau benar, Aku lupa. Pasti saat ini langit bumi gelap, dan masih berbalut suasana EXO Day, hn?”

“Ya, kau benar”

* * *

“Kalian sudah siap?” ucap Chihun Oppa. Matanya menatap menyeluruh pada kami, Aku dan 12 dewa EXO Planet.

“Ye, Mama” jawab kami berbarengan.

“Aku akan membantu EXO-K Kai berteleportasi bersama kalian, ini tak akan secepat teleportasi biasanya, jadi jangan membuka mata kalian sebelum terdengar suara hembusan angin” ucap Mama.

Aku merasakan aliran darahku membeku. Ya, sudah tiba saatnya. Saatnya kami pergi menuju Black Pearl, dimensi kelima setelah SJ Planet dimensi keempat dan SHINee World dimensi ketiga.

Kami benar-benar tak membuang waktu. Matahari baru saja menampakan diriya diufuk timur, menebar sinarnya diplanet ini. Dan itu artinya malam telah berganti menjadi pagi, saatnya kami pergi.

“Tutup mata kalian sekarang juga, eratkan genggaman tangan kalian” ucap Mama.

Detik berikutnya Aku menutup kedua mataku bersamaan dengan Aku merasakan genggaman dikedua jemari tanganku mengerat. Ya, Kyungsoo menggenggam jemari kananku, sementara Jongin menggenggam jemari kiriku. Aku tak begitu menghafal urutan kami, hanya mengingat posisiku dengan Kyungsoo dan Jongin, selain itu Aku hanya memperhatikan dimana posisi Chanyeol Oppa, tepatnya diantara Byun Shin dan Kris Shin.

“Hitungan ketiga gunakan kekuatanmu dengan fikiranmu Jongin, dan EXO-M Xi bantu EXO-K Kai mengendalikan fikirannya” tutur Mama.

“Ye, Mama” kudengar Jongin dan Xi Shin menjawab titah Mama.

“Han.. deul.. set”

 

*@&^^&@*&(@*)*!@%&!

.

.

.

&^&^&%#~^@%?><:}{\

.

.

.

+_)())*&^%$#@!@#$%^&*

 

To be continue

Hyaaa akhirnya selesai juga chapter 6 ini XD Hope you like, RCL nya jangan lupa yaaaaaa :D

About these ads

About Nisha_bacon627

백현-영재-예성-혜성 | 엑소, 비에이피, 슈주, 그리고 신화 , ~나는 앞으로 만나서요 , 오빠들 :* ^^ |

Posted on Januari 19, 2013, in Fantasy, Multi Chapter, Romance and tagged , , . Bookmark the permalink. 25 Komentar.

  1. Mana chapter 7 nya thor??!

  2. Chapter 7 nya blum dipublish ya thor?

  3. Aigooo, kekuatan kyunmi hebat banget. Hah, jd pengen punya kekuatan kaya kyungmi deh. Author lanjut dong. Jebal~~
    Aku pengen tau kelanjutannya.

  4. Next next next !
    thor ,jebal next ne?aku greget banget nih ama cerita nya !!!
    Next ya

  5. thor,ini mana lanjutan nya?
    jebal … jangan lama2 ngepost nya yah? :D
    penasaran banget soal nya,habis nya asik banget nih cerita nya
    next thor! next next next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 10.025 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: