Robot Man [Chapter 1]

Image

Author : Kimjhyun

Title : Robot Man [Chapter 1]

Genre : Romance

Rating : PG 13

Main Cast :

Huang Zi Tao (EXO)

Kim Yeonji (OC)

Robot Man The 1st Story

(Kim Yeonji Pov)

“ Yya’ Kim Yeonji “ , ujar seorang yoeja suaranya bagai bisikan , sayup kudengar suaranya masuk ke dalam gendang telingaku . Kudengar suaranya makin panik dan sedikit lebih terdengar jelas memanggil namaku tapi hal itu tak kunjung membuat kelopak mataku terbuka rasa kantuk yang luar biasa ganasnya terlebih dahulu hinggap di tubuhku hingga aku kini berada di alam mimpi . “ Kim Yeonji ! “ , suaranya kian jelas masuk dengan cepat ke telingaku , aku hanya membuka setengah kelopak mataku terbuka dan ketika sebuah penggaris melayang tepat di puncak kepalaku badanku serasa tersengat listrik dan mataku terbuka lebar lalu kutatap yoeja itu yang sedari tadi mengusik tidur nyenyakku . Kupicingkan mataku menatapnya , ia hanya nyengir kuda . “ Hei cepat sadarkan tubuhmu , Mr.Park ada di depan kelas “ , sahut Jihyun yeoja itu padaku sambil menunjuk pintu yang knopnya bergerak keatas dan ke bawah dengan kasar . Syukurlah pintu kelas sedikit berkarat atau tepatnya di ambang kerusakan jad Mr.Park kesusahan membukanya kalau tidak bisa-bisa aku kepergok tertidur dan ia pasti mengoceh tak henti-hentinya dengan rentetan kata-kata yang membuatku mengantuk .

“ Skrakh “ , suara pintu terbuka menurutku itu tak pantas disebut pintu terbuka itu lebih pantas disebut dengan pintu didobrak . Wajah Mr.Park sedikit kesal ia menggesekkan kedua tangannya untuk menghilangkan debu yang menempel di sepanjang telapak tangannya benar-benar guru yang higenis . Ia melangkahkan kakinya untuk berjalan sepatu hitamnya yang mengkilat seperti sepatu baru menghasilkan suara tapakan kaki ia kemudian berdiri di mimbar kelas atau meja guru , menegapkan tubuhnya dan menatap sekeliling kelas tak terkecuali aku , ia membenarkan posisi kacamatanya agar simetris dengan matanya yang sipit .

“ Baiklah , kau masuk “ , ujar Mr.Park datar , sorot matanya tak henti-hentinya menatap warga kelas yang diam menatapnya . Orang yang dipanggil Mr.Park menurut buktinya ia berjalan pelan memasuki kelas ia terlihat kaku dan berjalan perlahan lalu menghadapkan badannya yang tegap ke arah aku dan seluruh warga kelas . Aku menelan ludah menatapnya , Hei ia tak begitu buruk bisa dibilang tampan , rupawan dan menawan . Matanya bagai mata elang menatap tajam dan lurus ke depan kelas dan seakan menusuk , dia mirip aktor film laga China mungkin saja dia anak Jackie Chan atau hanya memiliki keturunan darah . Aku menatapnya semakin dalam dan dalam kemudian aku mengangguk seakan sudah menilai penampilan luarnya yang dari awal kubilang tampan , rupawan dan menawan .

Aku kemudian menorehkan mukaku ke samping tepatnya ke pemandangan gedung-gedung pencakar langit yang menjulang di dekat sekolahku , aku malas mendengar cerita Mr.Park yang mendefinisikan tentang murid baru itu yang kudengar dia pindahan dari China yang lain tak masuk ke telingaku . “ Baiklah kenalkan dirimu “ , ujar Mr.Park aku kemudian kembali menatap murid baru itu , Hei kenapa dia menatapku dengan tatapan tajam ia terus menatapku sorot matanya lurus dan simetris dan aku yakin ia menatapku entah kenapa tubuhku mendapat sengatan kecil ketika matanya terus menatapku .

Dan ketika Mr.Park kembali menegurnya ia mengalihkan matanya dariku aku sedikit bernafas lega , kini ia kebingungan seperti mencari sesuatu , matanya seperti dalam program pencarian dan sekarang benda yang dicari telah ia temukan . Ia mengambil kapur tulis dan menuliskan sesuatu di papan tunggu dulu kenapa ia tak langsung saja mengucapkan namanya kenapa harus ditulis bahkan sedari tadi ia tak berbicara sepatah katapun . “ Hu-Ang-Zi-Ta-O “ , semua mengeja tulisan hangul yang ditulis di papan sepertinya namanya Huang Zi Tao . Lalu ia menuliskan hangul yang lain dan kemudian semua serempak mengejanya “Ta-O “ . Ia kemudian membungkuk dan mengulaskan senyum tipis di sudut bibirnya tanpa berkata sepatah katapun  . “ Baiklah sepertinya sudah cukup perkenalannya , kau boleh duduk emhh ..” , Mr.Park bergumam sebentar lalu menatap ke arah kelas hingga tatapannya berhenti padaku , apa yang di tatap Mr.Park ? Aku kemudian menolehkan kepalaku ke samping , Oh God ternyata bangku kosong yang dicari Mr.Park  dan betapa hebatnya seperti di drama saja bangku kosong itu ada di sampingku .

“ Baiklah Taosshi kau boleh duduk di samping Kim..eumh “ , Mr.Park berpikir namaku , aku sedikit kesal karena Mr.Park tak mengingat namaku selama 1 tahun aku belajar di sini . “ Kim Yeonji “, ujarku dengan nada kesal . “ Iya Kim Yeonji kau bisa bertanya apapun padanya ia pasti menjawab “ , ujar Mr.Park pada Tao , aku menggerutu kesal . Tao kini duduk di sampingku ia bahkan tak mengucapkan salam apapun seperti ‘mohon bantuannya’ atau sekedar ‘salam kenal’ bahkan ia tak menorehkan senyum padaku . Aku menatapnya dari ujung kaki hingga ujung kepala tak ada yang aneh hanya sikapnya sedikit aneh .

(***)

“ Taosshi , kenalkan namaku Kim Yeonji “ , ujarku berusaha tersenyum padanya ketika jam istirahat berlangsung  ia tak membalas perkatakaanku hanya menatapku yang membuatku sedikit risih karena tatapannya  .“ Iya “ , ujarnya datar setelah beberapa detik ia menatapku  , apa-apaan dia ini hanya seperti itu saja . “ Baiklah kalau begitu aku duluan , kalau ada hal yang ingin kau tanyakan, tanyakan saja langsung padaku “ , ujarku kembali memaksakan senyumku , ia kemudian menatapku datar “ Iya” ujarnya lagi-lagi hanya kata iya apakah tidak ada kata lain selain Iya di otaknya jangan-jangan dia ini Robot  atau  jangan-jangan dia anak buah Iron Man lagi ? Tidak-tidak Iron Man itu banyak bicara mungkin saja dia adalah Robot Man .

Aku hanya menghela nafas perlahan menuju toilet dan mencuci mukaku . “ Sedikit menyebalkan “ , ujarku sambil mencuci mukaku . “ Hah.. “ , ujarku menghembuskan nafasku kalau dipikir-pikir entah ketika melihat Tao seperti ada sengatan kecil di tubuhku mungkin saja ada serangga ah sudahlah aku bingung sendiri kalau seperti ini , aku segera keluar dari toilet dan mendendamkan lagu kesukaanku yang baru-baru ini sangat kusukai . Karena keasikan oleh kegiatan sendiri tiba-tiba rasanya aku seperti menghantam tembok besar China .

“ BRUAKH”

“ Auh “ , ringisku lalu kutatap orang yang kutabrak dia Huang Zi Tao namja itu menatapku dan kemudian ia mengulurkan tangannya membantuku bangun tanpa mengucapkan sepatah kata sedikitpun . “ Kau tak apa-apa ? “ , tanyaku padanya ia hanya tersenyum dan tak kusangka senyumnya membuatku terbang melayang . “ Apakah tidak ada yang sakit ? “ , tanyaku menatapnya , “ Iya” ucapnya datar . “ Baiklah sampai jumpa Taosshi maafkan aku “ , ujarku padanya ia mengucapkan “Iya” . Ternyata selain Robot Man dia juga Great Wall China Man tubuhnya keras bagai Tembok China .

Kini aku berjalan terseok menuju kelas dan kududuki bangku dengan perlahan tapi pasti . Tiba-tiba sebuah tangan menjulurkan salep kecil ke atas mejaku secara cepat . Aku menatap namja yang  . mengulurkan salep itu ternyata Tao , tidak buruk juga aku hanya tersenyum pelan . “ Taosshi “ , ujarku pelan . “ Gomawo “ , lanjutku lagi sambil tersenyum , ia hanya menatapku datar dan mengangguk pelan .

(***)

(Yeonji Pov End)

(Author Pov)

1 Bulan berselang setelah kedatangan Tao tepat dugaan Yeonji namja itu bagai robot otaknya seakan diproses hanya berkata ‘Iya’ ditambah satu kosakata baru lagi ‘Tidak’ . Bayangkan saja jika ditanya ia menjawab hanya ‘Iya’ atau ‘Tidak’ terkadang bahkan tidak menjawab sama sekali ia hanya terdiam terkadang ia mengangguk , benar-benar kelakuan yang aneh . Terkadang orang berpikir bagaimana bisa ia bertahan tanpa berbicara sepatah katapun sehingga sepertinya julukan Yeonjipun popular juga dikalangan anak-anak sekelas ‘Robot Man’ itulah julukan Tao .

Seperti biasa suasana kelas tampak gaduh dan Yeonji hanya bisa terbuai dalam mimpi sedangkan Tao yang diperhatikannya sedari tadi adalah yoeja yang tertidur dengan liur berceceran ia sedikit tertawa pelan tapi tawanya itu bagai bisikan dan tidak terdengar . “ Hei..Hei Mr.Park hampir tiba di kelas “ , seru Baekhyun dengan suara keras membuat warga kelas segera memposisikan tempat duduknya . Tao menatap yoeja itu sedikit tidak enak membangunkan yoeja itu tapi apa boleh buat Tao akhirnya mendorong bangku Yeonji untuk membangunkannya Tao berniat membuat tubuh Yeonji berguncang tapi karena dorongan yang kuat Yeonji akhirnya terjatuh bertepatan dengan datangnya Mr.Park membuat Tao panik bukan main .

“ Yya’ Kim Yeonji apa yang kau lakukan “ , bentak Mr.Park , Yeonji yang setengah sadar gelagapan ia menyusun ribuan kosakata di kepalanya tapi tak ada satupun yang tepat . “ Ti-tidak ada hanya bangku yang goyang “ , ujar Yeonji berbohong ia menundukkan kepalanya . “ Berdiri “ , ujar Mr.Park . Yeonji membenarkan seragamnya dan bangkunya lalu berdiri tegap . “ Jidatmu luka , siapa saja bawa dia ke UKS “ , ujar Mr.Park lantang . “ Tidak apa , saya bisa.. “ , ujar Yeonji terputus ketika tangan Tao sudah sigap membawanya ke UKS .

Sepanjang perjalanan Yeonji terus menundukkan kepalanya hingga ia sampai di UKS , UKS tampak sepi . Tao mengisyaratkan agar Yeonji duduk di bangku tersebut dan ia merasakan perih di kakinya ternyata lututnya berdarah . Tao mengambil kotak P3K dan mengobati luka tersebut hingga pada jidat Yeonji yang luka , Tao menatapnya pelan dan “Chu~” sebuah kecupan mendarat di jidat itu membuat Yeonji membeku sesaat . Tao kemudian menempelkan plester pororo di jidat Yeonji yang luka . Yeonji hanya mematung , jiwanya seakan melayang “ Go-ma-…-wo “ , ujar Yeonji gugup ia tak tahu jika mukanya benar-benar memerah . Tao mencubit pelan pipi Yeonji kemudian tersenyum seakan tertawa pelan , membuat roh Yeonji terbang melayang ke angkasa .

(***)

“ Kalian sudah kembali ? Lama sekali “ , ujar Mr.Park ketika Yeonji dan Tao telah kembali . “ Nee , mianhae Mr.Park “ , ujar Yeonji membungkuk dan kemudian ia kembali duduk di bangkunya begitu juga dengan Tao .

“ Baiklah kita lanjutkan , untuk hari ini saya akan memberikan kalian tugas ini bukan tugas individu tapi ini tugas berkelompok ingat berkelompok kalian tidak usah repot atau pusing jika belum mendapatkan kelompok karena orang yang satu kelompok dari kalian ada di samping kalian dan 1 kelompok 2 orang sekarang lirik siapa orang di samping kalian “ , ujar Mr.Park . Yeonji tertegun lehernya seakan membeku ia menatap ke sampingnya berulang bahkan beribu kali berharap orang disampingnya bukan Tao , alasan kenapa ia berharap begitu bukan karena ia benci pada Tao tapi akan sangat susah berkomunikasi dengan Tao , bagaimana bisa ia menyelesaikan tugasnya kali ini .

“ Baiklah cukup “ , ujar Mr.Park . “ Kim Yeonji cukup , jangan terus menoleh ke arah Tao setiap 1 detik “ , ujar Mr.Park membuat Yeonji membekukan lehernya dan menatap lurus ke depan . “ Tugas kali ini tidak susah kalian hanya perlu menyelesaikan soal yang nanti akan dibagikan soal itu kira-kira sebanyak 100 soal dan peraturannya kalian hanya boleh menyelesaikannya dengan rekan satu kelompok kalian tidak boleh bertanya pada teman yang lain masalah waktu saya akan memberikan 1 Minggu harus jadi , Jadi tidak jadi harus dikumpulkan mengerti ! “ , ujar Mr.Park  . “ Mengerti “ , ujar seluruh murid serempak . “ Good , Suhosshi ambil ini lalu bagikan ke seluruh kelas “ , ujar Mr.Park menunjuk tumpukan kertas yang berisi soal , kemudian menyudahi jam pelajarannya .

Yeonji terdiam membisu ia menatap Jihyun dan Jiyeon kedua  temannya yang cekikikan menatapnya dengan kesal Yeonji melempar mereka dengan kotak pensil yang sukses menampar Jihyun . “ Jadi Taosshi kapan kita mengerjakan tugas ini ? “ , tanya Yeonji mengangkat kertas yang berisi kumpulan soal  , Tao hanya terdiam . Yeonji tau kalau Tao pasti tak menjawab , Yeonji menghembuskan nafas pelan lalu menatap lurus . “ Baiklah , aku punya banyak waktu luang aku tak tahu kau bisa kapan saja jika kau tak berbicara sepatah katapun padaku , sekarang kau bisa semua hari ? “ , tanya Yeonji . “ Iya “ , ujar Tao seperti biasa datar . “ Baik waktu bisa kapan saja , sekarang tempat kita mengerjakannya , dirumahmu ? “ , tanya Yeonji pelan dan ragu . “ Tidak “ , ujar Tao cepat membuat Yeonji mengernyitkan dahinya . “ Baiklah masalah itu kita kerjakan di perpustakaan saja “ , ujar Yeonji tersenyum .

(***)

(Yeonji Pov)

Sudah jam pulang dan seosangnim baru saja pergi kelas masih ribut dengan urusan pribadi , tapi sedari tadi aku memikirkan Tao seperti menyembunyikan sesuatu dari rumahnya jangan-jangan di sana tempat perkumpulan robot ? Jangan-jangan Tao memang robot , astaga apa yang kupikirkan aku menoleh ke arah Tao ia sepertinya terburu-buru sekali memang sih ia sering terburu-buru ketika pulang pasti ada sesuatu yang harus ia kerjakan entah kenapa naluri mengatakan aku harus membuntutinya sungguh aku benar-benar penasaran akan namja ini .

Segera aku membereskan alat-alatku dan segera menuju keluar kelas dan pamit pada chinguku . Aku membuntutinya dan kini aku sudah keluar dari sekolah . Aku menempelkan tubuhku pada tembok astaga aku benar-benar seperti penguntit . Aku terus membuntutinya terkadang bahkan harus sampai sembunyi di semak-semak .

Akhirnya ia memasuki Apartement  dan aku tetap membuntutinya ketika ia menaiki lift dengan segera aku menaiki tangga darurat dengan keringat bercucuran akhirnya aku mendapati letak apartementnya , apartement  no.258 lantai 5. Aku kemudian berdiri di depan pintu apartementnya dan menguping dari pintunya untung saja koridor di apartement itu sepi , aku tak mendengar suara apapun suasana tampak sunyi dan suatu ketika aku mendengar suara “NGUNGGGGG” , seperti robot yang baru dihidupkan , astaga jangan-jangan benar selama ini . Dan sekarang kudengar suara pisau dapur memotong-motong dan tiba-tiba suara jeritan wanita keras terdengar dan aku panik dan menggedor-gedor pintu tersebut keras .

Tiba-tiba knop pintu itu berputar dan pintu terbuka membuatku yang berada di depan pintu itu tersungkur karena pintu itu menghantamku .

Aku meringis dan menatap orang di hadapanku .

“ Heh ? “

(TBC)

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar 🙂

Annyeong EXOtics ! . Ada yang kangen sama author kekekeke , akhirnya author selesai juga UTS horee #nyanyi gaje bareng Luhan . Sebelumnya author minta maaf karena menghilang beberapa saat  sekarang author comeback dengan membawakan FF Robot Man dan author mau minta maaf jika alur kurang menarik atau kecepetan atau tidak di mengerti , banyak typo , bahasa kurang bagus dsb author hanya mencoba sebaik yang author bisa . Gamzamnida untuk readers yang sudah membaca FF author dan komentarnya author sangat berterimakasih , gamzamnida all *bow* sampai bertemu di chapter selanjutnya ! 🙂

Iklan

49 pemikiran pada “Robot Man [Chapter 1]

  1. wahhh…
    Daebakkhor cerita nx seru….
    Itu sih tao kgak kenal kata xg lain yya selain ya ato tidak….. Apa perlu kamu tao les bahasa k’ aq???? ckck…
    Aq ikut k’pkiran juga klo si tao nx robot … Haha,
    Tapi,,, ap mksud nx tao tuh pake chu~ segala???
    Penasaran???
    Lanjulagi deh baca k’chapter slanjutnx….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s