Forgetting Oh Sehun (Chapter 1)

Author           :         KeyBummie

Main Cast     :
-Han Eun Soo
-Oh Sehun       EXO
-Lu Han           EXO

Genre            :         Romance

Dikarenakan dan disebabkan akhir akhir ini saya kesetrum sama EXO , jreng jrrreeeeeeeeeeeeeeng … !!! terciptalah ff ini ^0^ … !!! sebenernya lu han ama se hun bukan favorite author cuman kayaknya mereka berdua pas bgt dengan karakter di ff ini , so enjoy it readeerrrrrsss !!! 😀 , ditunggu komen nya yaaaa (>3<) .. !!!

***

Hujan masih deras mengguyur seoul dari pagi tadi hingga siang ini . Aku menyaksikan bulir bulir air yang merembes membasahi kaca jendela besar dekat tempat duduk ku di cafe ini . Secangkir kopi didepanku kini sudah tak beruap lagi , menandakan tak ada panas lagi di dalamnya … sama dengan hatiku ..

Kualihkan pandanganku kedepan dan kini mataku bertemu dengan pandangan nya .. pandangan namja yang kucintai . Namja yang amat sangat kucintai namun entahlah apa sekarang dia masih mencintaiku atau tidak . Ketika mataku bertemu dengan matanya , hal yang kutakutkan terjadi . Tak ada lagi sorot mata nakal dan jenaka dari bola matanya . Tak ada lagi senyum disana ,dan tak ada lagi sinar yang mengatakan bahwa dia mencintaiku teramat sangat . Aku merasakan mataku memanas …

Tangan nya merangkak maju diatas meja meraih tanganku , mengaitkan jari jarinya dengan jari jariku sementara aku hanya terdiam . Aku benar benar berusaha merasakan hangat dari tangannya ,,, karena mungkin ini adalah yang terakhir kali ..

“Eun soo-ah ..”

Dia menghela nafas lalu memanggil namaku . Aku tak membalas panggilan nya . Hanya terdiam dan meremas tangan nya sebagai perwakilan atas suara hatiku .

“Mari kita berpisah ..”

Hening

Tak ada suara apapun selain suara guyuran hujan diluar sana . Dan tentu saja , hatiku pun mendadak sepi . Tak ada lagi penghuni didalam sana , seperti seseorang yang telah melepaskan tali pengikat balon gas ,, seperti lampu yang telah dimatikan , padam . Yang paling menyesakkan jiwa adalah , tak ada lagi hangat di tangan putih yang kini mempererat genggaman nya di tanganku .

Tes ! Sebulir air mata jatuh di pipiku . Runtuh sudah pertahanan diri yang sudah kubangun sejak 1 jam yang lalu .

“Se Hun-sunbae … “

Aku berucap lirih .. sambil terus menatap matanya dan aku sadar bahwa ini membuatku bertambah sakit karena dia terlihat mantab mengatakan mimpi burukku .

“Joesong haeyo ..”

Se Hun-ku , berkata sambil menundukkan wajahnya . Mwo ? joesong haeyo ? mengapa sekarang dia memakai bahasa formal kepadaku ? apakah dia sudah benar benar menganggapku orang lain ?

“Sunbae .. hajiman waeyo ?” Kudengar suaraku bergetar ketika aku bertanya padanya . Se Hun mengangkat wajahnya menatapku .

“Sunbae ? adakah seorang yeoja yang sudah 3 tahun pacaran memanggil kekasihnya dengan sebutan ‘sunbae’ ? Masihkah kau tidak tahu mengapa kita harus berpisah ?”

Aku tertegun dengan perkataannya . Se Hun ? Se Hun-ku ? Se Hun-Sunbae ?

“Kau kini sudah dewasa , Eun Soo-ah .. nanti kau akan bertemu dengan namja lain yang lebih mencintaimu daripada aku .. tenanglah , suatu saat nanti pasti kau akan tertawa karena pernah mencintai Oh Se Hun ..”

Se Hun melepaskan tanganku lalu meraih mantel musim dingin yang tersampir di kursinya . Secepat itukah dia akan pergi ? setelah memastikan mimpi burukku yang kurasakan selama beberapa minggu terakhir ini ? Inikah akhir kisah cintaku dengan sunbae yang sangat kucintai ?

Aku mendengar derit kursi ketika Se Hun mendorong kursinya dan bangkit berdiri . Jadi ini tujuan nya ? tujuan nya mengajakku keluar setelah tidak ada komunikasi di antara kami selama sebulan terakhir ini ? masih kuingat rasa bahagia yang menyeruak di hatiku pagi tadi ketika menerima pesan singkat darinya .. mengajakku keluar .. menikmati kopi di cafe favorite kami berdua ..

Jadi ini yang ingin dikatakan Se Hun padaku ?

Kulihat Se Hun membalikan badan nya , bersiap untuk meninggalkanku ..

“Jika dewasa adalah alasan kau meninggalkanku ,, aku lebih memilih untuk tidak menjadi dewasa sama sekali … “ Aku berkata kepada Se Hun yang kini sudah memunggungiku , beranjak untuk pergi .

“Jika kau berjanji untuk tetap disampingku , aku akan memanggilmu Se Hun-Oppa setiap hari . Aku tidak mau bertemu dengan namja lain yang lebih mencintaiku karena aku sudah cukup dengan cinta darimu Se Hun-ssi ..”

Tidak ada respon darinya .. tidakkah dia melihat usahaku untuk mengatakan hal ini ?

“Suatu saat nanti ,, aku tidak akan pernah tertawa karena pernah mencintai Oh Se Hun ,, karena tawaku sudah kau bawa pergi hari ini .. kau pergi , kau meninggalkanku , artinya sama saja dengan tidak pernah bisa tertawa lagi .. “

Kurasakan air mataku menderas , sama derasnya dengan hujan diluar sana . Se Hun berdiri mematung . Namun perlahan , dia melangkahkan kakinya .. semakin lama semakin cepat .. membuka pintu cafe dengan perlahan lalu keluar .. meninggalkanku sendirian disini .

Eun Soo-ah .. dia sudah pergi ..

Sebuah suara muncul di kepalaku . Ya , sudah berakhir . Se Hun-ku sudah pergi . Tidak , aku tidak boleh menyebutnya ‘Se Hun-ku’ lagi . Semuanya sudah berhenti , detik jam ku sudah berhenti . Kini hanya ada Han Eun-Soo .. tidak ada lagi Oh Se Hun ..

Kini aku berjalan gontai menembus udara dingin Korea . Tak ada lagi air mata .. aku merasa kosong . Aku berjalan tak tentu arah . Aku hilang , tak ada tujuan .. ingin rasanya menangis namun tak ada yang keluar dari mataku .

BRRUUUKKKKK !!!

Aku jatuh tersungkur setelah menabrak sesuatu yang terasa padat dan … hangat .

“oh ! jeongmal jeosong-hamnida !”

Sebuah suara berkata terkejut lalu kurasakan sepasang tangan merengkuh kedua lenganku , berusaha menarikku berdiri . Kuangkat wajahku dan menemukan sepasang mata coklat kehitaman balas memandangku dengan pandangan khawatir  .

“Agassi , gwaenchana-yeo ?”

Namja itu bertanya padaku sambil menepuk nepuk lenganku , memastikan tidak ada luka di tubuhku sementara aku masih menatap wajahnya .

PLAK !

Aku memukul lengan nya . Aku terkejut karena air mataku satu persatu mulai membasahi pipiku . Bug ! bug ! bug ! Aku terus memukuli dada dan lengan namja itu .

“KAU JAHAT ! KAU JAHAT ! AKU TAHU KAU TIDAK BAHAGIA DENGANKU SELAMA INI ! HARUSNYA KAU MENINGGALKANKU SEJAK DULU ! BUKAN SEKARANG !”

Air mataku menderas dan terus kuayunkan pukulanku ke dada namja itu . Aku tidak tahu apa yang kulakukan dan apa yang kurasakan . Aku hanya merasa kosong , bingung , dan kini aku menemukan cara pelampiasan emosiku ,, aku sudah diluar logika ..

“KAU JAHAT ! JAHAT ! JAHAAAAT !! AKU SALAH APA SAMPAI HARUS MERASA SAKIT SEPERTI INI !?!?”

“Agassi .. ! neo mwohaneungeoya ?!? (apa yang kau lakukan?) “

Namja itu menangkap kedua tanganku dan memaksaku untuk melihat wajahnya . Bukan … bukan kemarahan yang ada di wajahnya .. namun … kekhawatiran ..

“hhhuuuaaaaaaa …..” Aku menangis keras .. “Kau jahat Oh Se Hun … “

Namja itu merengkuhku kedalam dadanya dan disanalah aku menumpahkan air mataku , sambil terus berkata ‘aku benci Oh Se Hun’ yang kini teredam oleh jaket wol namja tadi . Rasa benci ini .. terlalu menyesaki dadaku .. sesak karena sesungguhnya .. hatiku sudah penuh dengan cinta untuknya .. untuk Se Hun .. Se Hun-Sunbaenim …

A week later …

“Eun Soo-ah , tumben pagi pagi sudah rapi . eo di ga yeo ?” Umma-ku berkata sambil menaruh segelas susu di meja riasku .

“Aniyo umma , Cuma pingin cari udara segar . sudah lama aku aku tidak lari pagi .. geulado doelkka ? (boleh kan?) “

“Geuromyo ! tentu saja boleh .. ! “

Reaksi berlebihan dari Umma-ku semakin memperjelas bahwa beliau senang kini aku sudah mau keluar rumah setelah seminggu lebih berdiam diri di kamar . Sebenarnya , acara lari pagi ku ini hanya untuk menenangkan hati Umma dan Appa ku . Sungguh egois jika aku terus membiarkan mereka mengkhawatirkan diriku terus menerus .

“Geureyo , aku pergi dulu umma .. anyeong …”

Setelah mengucapkan salam kulangkahkan kakiku menuju gerbang rumahku . Kuhela nafas panjang panjang . dalam hati aku berdoa agar hari ini benar benar hari dimana aku bisa bangkit lagi .. aku .. benar benar berharap ..

Cekleeeeek …

Kubuka pintu gerbang rumahku dan kulangkahkan kakiku keluar . Langsung kurapatkan jaketku ketika udara dingin korea menyapa tubuhku yang kurus .

“Annyeonghasseyeo ..”

Aku sedang menutup pintu gerbang rumahku dan dikejutkan oleh sebuah suara namja di belakangku . Aku berbalik lalu mendapati seorang namja berdiri dan tersenyum lebar persis 2 meter dari tempatku berdiri .

“Annyeonghasseyeo .. mianhaeyo hajiman .. nu gu se yeo ?”Jujur , senyum nya yang hangat sukses membuatku agak terbata bata .

“Ah .. Na-neun Lu Han imnida “

Aku tersentak saat mendengar suaranya dan kurasa aku sangat familier dengan suara hangat dan lembut itu . Namja yang bernama Lu Han itu mengulurkan tangan nya padaku .

“Lu Han ? ”

Tak sadar , aku mengulang namanya sambil menyambut tangan putih panjang miliknya .

“Oh .. namamu Lu Han juga ?” Dia terkekeh geli . Matanya memancarkan sinar jenaka ketika menggodaku , mebuatku tersadar dan melepaskan tangannya .

“Mianhaeyo .. Na-neun Han Eun-Soo imnida ..” Aku berhasil menguasai diriku kembali dan memperkenalkan diriku padanya .

“Ah .. Geurae .. Eun Soo-ssi .. ingat kan padaku ?” Suara Lu Han yang ringan dan lembut membuat ingatanku kembali ke 3 hari yang lalu di Soul street .. ketika aku ………

“Neo …”

Belum sempat aku melanjutkan perkataanku , Lu Han sudah kembali memancarkan senyum hangatnya dan berkata

“Ne , aku namja yang sudah menolongmu waktu itu .”

-to be continued-

Gimana readers commentnya ?!?!?! >0< .. !! jelekk ya ? kepanjangan ya ? aneh ya ? awawawawawawawa .. !!! mian klu ceritanya standart  ToT … *bow* *authorgeblek*

Buat yang se hun biased tenang ajaaaa dia ga bakalan dibikin jahat kok , (soalnya author juga suka sama dia XD) , dan kenapa make Lu Han ? karena with him author jd gampang bgt mengimajinasikan senyuman sama tatapan matanya dia kedalam cerita . AWAWAWAWAWAWAWAAAAA XD .. !!

*PLAKK*

*READERSTOLONGBUNUHAUTHOR*

Ditunggu commentnya yaaaa supaya next chapp lebih bagus lagi … !!! *bow*

Iklan

75 thoughts on “Forgetting Oh Sehun (Chapter 1)

  1. Ceritanya bagus nihh min,,tapi kependekan,,mungkin telat komennya baru sekarang karena udah terlanjur sampe chapter 6

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s