Is it the True Love? (Chapter 1)

Author: Mrs_Kim

Main cast:

– Kim Jong In (Kai)

– Park Jung Rin

– Kim Jong Woon ( Super Junior)

Support cast:

–          Sungmin ( Super Junior)

–          Soojin (Jungrin’s friend)

–          NaRi (Jungrin’s friend)

Genre: romance, and a little bit about friendship

Note: ini ff pertamaku, so sorry kalau ceritanya belum terlalu nggreget, klimaks nya masih biasa dan tata bahasa yang masih amatir. Harap maklum! Enjoy it chingu!^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dengan santai seorang gadis berjalan bersama dengan angin musim dingin di Seoul. Gadis ini terus berjalan hingga ia naik bis, menuju sekolahnya. Dari seragamnya semua orang tahu kalau dia siswi SMA Kangnam. Jas biru tua dari bahan tebal berkualitas, rompi kotak2 coklat muda, dan coklat muda. Gadis ini duduk tenang dekat jendela bis sambil mendengarkan musik.

“annyeonghaseyo, boleh aku duduk disebelahmu?” kata seorang namja

“ne…” kata gadis ini tanpa menengok lebih dulu

“Park Jung Rin?” kata namja tadi

“ne?”

“namamu Park Jung Rin?”

“geuraeyo…waeyo?”

“ah…Kim Jong In imnida…” katanya sambil mengulurkan tangan

“ah…kau murid Kangnam juga? Tapi…aku tidak pernah melihatmu?” tanya Jung Rin sambil menjabat tangannya

“wajahnya tidak asing…” batin Jungrin

“geuraeyo…aku murid baru…jadi, mohon bantuannya…” katanya sambil tersenyum

“ooooh…baiklah…aku akan jadi school guide mu nanti…kau dikelas berapa?”

“aku dikelas 11-A”

“aaaah…kalau begitu kau sekelas denganku…kebetulan aku juga ketua kelas!”

Mereka berdua sampai disekolah. Dari gerbang mereka berdua sudah dipandangi hampir setiap murid yang mereka lewati.

“ehmm…JungRin-ah aku harus ke kantor guru dulu sebelum ke kelas…”

“baiklah…sampai jumpa dikelas!”

TEEEET TEEEET TEEEEEEET

Bel masuk berbunyi…semua siswa langsung duduk di kursinya masing2.

“annyeonghaseyo semuanya…”

“annyeonghaseyo seongsaenim!” jawab murid2 serentak

“sebelum belajar dimulai, hari ini akan ada tambahan murid baru disini…kau boleh masuk”

JongIn masuk dan saat itu suasana kelas menjadi ribut dan juga para yeoja dikelas langsung berteriak “AAAAA KEREN SEKALIIII!!!”

“YA! Biarkan dia memperkenalkan diri dulu!!!” teriak JungRin sebagai ketua kelas

“semua sudah bisa diam? Baiklah…kau bisa memperkenalkan diri” kata seongsaenim

“annyeonghaseyo… Kim Jong In imnida…bangapseumnida…mohon bantuan kalian” katanya sambil membungkuk 90 derajat

“Jongin-ah…kenapa kau pindah kesini?” Tanya salah satu murid

“ehmmm…aku dan keluarga ku memang pindah kesini, jadi…aku juga harus pindah sekolah”

“baiklah, cukup perkenalannya. Kau bisa duduk disebelah Park Jung Rin…dia ketua kelas” kata seongsaenim

“ne seongsaenim”

“selamat datang di 11-A Jongin-ah! Kau bisa tanya apa yang tidak kau mengerti padaku…” sambut Jungrin sambil tersenyum

“ah…ne…gamsahamnida…mohon bantuannya” jawab Jongin tersipu

Pelajaran berlangsung 3 jam kedepan, sampai pada waktunya istirahat

TEEEEEEET TEEEEEEET TEEEEEEET TEEEEEEET

Setelah guru keluar, hampir semua yeoja yang “genit” itu menghampiri JongIn. *Yaaah, kau tahu untuk apa* dan Jongin hampir kebingungan meladeni mereka.

Sementara JungRin hanya tersenyum sambil makan bekal bersama temannya NaRi dan SooJin

“haha…lucu sekali kelas ini…” kata JungRin

“Jungrin-ah…kau tidak tertarik dengannya? Dia itu keren…bahkan aku yang sudah punya pacar, mengakui kalau Jongin-ah itu keren…” tanya SooJin

“ya…SooJin-ah…kau seperti tidak tahu Jungrin-ah…dikepalanya setiap saat, dimanapun dia berada cuma ada nama KIM JONG WOON…” balas NaRi

“aaaah…NaRi-ya…kau ini…” Jungrin tersipu

“haaah! Benarkan! Dia tidak akan melirik pria lain, walaupun Jongwoon oppa sudah melebihi umur kita…” kata NaRi

“cinta tak pandang umur NaRi-ya” jawab SooJin

Kim Jong Woon. Ya…Kim Jong Woon…member Super Junior. Itulah nama yang masih mencuri hati Jungrin dari mereka debut sampai sekarang. Hanya nama itu yang terus berkutat dipikirannya. Tidak ada pria lain selain dia dalam hati Jungrin.

Sekolah selesai pukul 2 siang.

“Jungrin-ah…apa kau bisa jadi school guide ku seperti katamu tadi pagi?”

“haha…tentu saja! Kaja!”

Jungrin menunjukkan semua ruang disekolah tersebut sampai akhirnya mereka pulang.

“Jungrin-ah…maaf kita tidak bisa pulang bersama… aku ada jadwal latihan hari ini…”

“latihan?”

“ah…aku belum member tahumu ya? Aku jadi trainee di SMent…”

“aaaaah???? Trainee?? Di SMent??? Pantas saja aku merasa pernah melihatmu!”

“ah? Jinjjayo??”

“neee…!! Aku hampir setiap hari kesana! Kau tidak pernah melihatku??”

“ehmmm….anio”

“yah…mungkin aku selalu diruang latihan sunbae mu… Super Junior”

“aaaaaah…arasseo…sekarang ini, kau mau kesana?”

“ne…kita bareng saja! Kaja! Tapi aku harus membeli sesuatu dulu untuk mereka…sekarang mereka sedang latihan keras untuk comeback stage” ajak Jungrin

Sesampai di Gedung SMent

“annyeonghaseyooooo oppa-deul! Na wasseoyo!!” kata Jungrin

“aaaaaaah….Jungrin-ah…kau sudah datang” sambut Sungmin

“Jongwoon hyung…Pacarmu datang….” goda Sungmin

“ya! Dia bukan pacarku…” balas Jongwoon

“aaaaaah…kau jangan begitu…itu menyakiti hatinya, kau tahu?” kata Sungmin

“gwencahanayo oppa….Jongwoon oppa memang begitu…tapi pasti nanti dia akan menyukaiku!” kata Jungrin semangat

“kau bawa apa Jungrin-ah?” tanya Sungmin

“ah! Hampir saja lupa… aku bawakan kalian beberapa kue dan air…”

“aah…gomawo…hyung! Ayo makan dulu…” kata Sungmin

“kau tidak perlu melakukan ini setiap hari…” kata Jongwoon

“tak apa oppa…aku memang ingin melakukannya…” kata Jungrin sambil tersenyum dan duduk disamping Jongwoon

“kau memang sulit dinasehati…”

“haha! Aku hanya akan menuruti nasehat oppa…tapi tidak untuk yang satu tadi”

“yayayaya adikkuuu….” Balas Jongwoon sambil mengacak-acak rambut Jungrin

“yaaa oppa!… ohya oppa…apa kau tahu Kim Jong In? dia trainee disini…”

“aaaaah Jonginnie…tentu…dia dan teman2nya sering ‘konsultasi’ dengan kami”

“ha? Teman2nya?”

“ne…teman2 satu grupnya…”

“whoaaa…dia sudah punya grup???”

“ya…namanya EXO…kau harus merahasiakannya…”

“aaaah arasseo…aku kan selalu menjadi brankas oppa deul…oppa dimana ruang latihan mereka?”

“kau belok kanan…pintu pertama sebelah kiri itu tempatnya…”

“gomawo oppa!” katanya sambil mencium pipi oppa kesayangannya itu

“Belok kanan…pintu pertama sebelah kiri……..benar tidak? Intip saja dulu…takut oppa salah beri tahu” batin Jungrin

waaah…mereka sedang latihan…tapi siapa itu? Keren sekali dance nya…sepertinya dia dancing machine nya….tunggu…itu……..Jongin-ah???”

“annyeonghaseyo?” sapa seseorang dari belakang Jungrin

“aigoo! Nuguseyo!” spontan Jungrin

“aku trainee disini…dan…aku mau masuk…kau…ada keperluan?” kata namja tersebut

“ya…Luhan-ah…kau lama sekali………….siapa ini?” tanya seorang namja yang membuka pintu dari dalam

“ah…Sehun-ah…nan mollayo…” jawab luhan

“ah! Jungrin-ah! Masuk saja!” teriak Jongin dari dalam

“ah….ne……annyeonghaseyo…” sapa Jungrin

“annyeonghaseyo…” balas mereka

“aaaah…kau yang sering datang ke ruang latihan SuJu hyung bukan?” tanya Sehun

“geuraeyo…” jawab Jungrin

“hei…tadi kau lihat kami latihan?” tanya Jongin

“ne….sedikit…”

“bagaimana gerakannya? Keren tidak?” tanya Jongin penasaran

“ya! Keren apalagi gerakan yang ini…aku suka!” kata Jungrin sambil mempraktekan

“wow…kau baru melihatnya barusan kan?” tanya Luhan

“ne…” jawab Jungrin

“ITU KEREN! KAU TAHU? Kau harusnya ikut audisi dan jadi trainee! Kau akan menjadi penerus Kibum hyung SHINee! Dia itu fast learning, kau tahu itu kan?” sahut Luhan

“aaah…itu…biasa saja…” jawab Jungrin malu

“kau punya bakat…kenapa tidak kau coba saja?” tanya Sehun

“anio…aku tidak berpikir dan berkeinginan jadi artis” jawab Jungrin

“yaaa…itu hak mu untuk memilih…kau sudah mau pulang Jungrin-ah?” tanya Jongin

“ya…aku harus pulang…

“arasseo….hati2 Jungrin-ah!”

“ne…annyeonghaseyo!”

Ternyata Jungrin tidak pulang, tapi dia pergi ke tepat ia bekerja paruh waktu, sebagai penyanyi café. Sebuah café sederhana tapi menarik perhatian dengan tata dekor nya yang indah dan simpel, yang terletak tidak jauh dari gedung SMent. Jungrin bekerja dari pukul 6 sore hingga 9 malam.

“selamat sore semua…selamat datang kembali di café L’claire…langsung saja kita buka malam ini dengan lagu dari Super Junior Lovely Day…”

I wanna hold your hand

I wanna kiss your lips

I wanna fallin live with you

Must be beautiful lovely day

……

Berbagai lagu terus Jungrin nyanyikan. Selama ia menyanyi, seluruh pengunjung café terlihat sangat menikmati suaranya. Dan sampailah waktu dimana café harus tutup.

“oke… Itu adalah lagu request terakhir untuk malam ini… sampai jumpa semuanya dan terimakasih sudah datang!” kata Jungrin

“Jungrin-ah! Kemari!” panggil manajer café

“ne sajangnim?”

“ini honormu…dan ini ada sedikit oleh2 untukmu dirumah…”

“aaaaah…gamsahamnida sajangnim…kalau begitu aku pulang ya…annyeonghaseyo!”

Malam hari ini udara sangat dingin, tapi Jungrin tetap harus pulang ke apartemennya. Ya, ia tinggal sendiri diapartemennya, karena orang tuanya sering dinas ke luar negeri dalam jangka waktu lama jadi ia memutuskan untuk tinggal diapartemennya, dengan alasan ia ingin lebih mandiri.

“haaaaaah….dingin sekali… untung sajangnim memberiku sup…jadi aku tidak usah masak…”

Drrrtdrrrrt

From: My Oppa

Jungrin-ah…aku didepan apartemenmu…

“aigoo! Aku harus ganti baju dulu!”

TINGTONG

“neeeee…….sebentar!”

…………….

“oppa, maaf lama menunggu… ah…Jongin-ah?”

“ne…annyeong Jungrin-ah!”

“kenapa kau bisa bersama Jongwoon oppa?”

“dia tadi bertemu denganku saat selesai latihan…katanya ia ingin tahu rumahmu…”

“aaaah…kalau begitu masuklah dulu! Kita makan sup…”

“Jungrin-ah…kau tidak apa2 kan?” tanya Jongwoon

“ne…waeyo oppa?”

“tak apa…malam ini cuacanya sangat dingin…aku takut kau kedinginan lalu sakit…”kata Jongwoon sambil tersenyum

*blush* wajah Jungrin memerah

“ya oppa….aku tidak apa2…jangan terlalu mengkhawatirkanku…”

“hahaha! Lihat wajahmu! Aaaaah….imut sekali!” kata Jongwoon sambil mencubit pipi Jungrin

*blush* Jungrin langsung menutupi wajahnya dengan bantal

Walaupun diluar dingin, tapi suasana diapartemen Jungrin tetap hangat. Untunglah besoknya hari sabtu, jadi mereka bisa mengobrol sampai malam.

“ah…sudah jam segini…aku harus pulang…besok jadwalku seharian…Jonginnie, kau ikut aku pulang tidak?” kata Jongwoon

“tentu saja hyung!” jawab Jongin

“kalau begitu kami pulang dulu Jungrin-ah…hati2 ya…kunci pintumu! Nyalakan satu lampu kalau kau takut…” kata Jonwoon

“ne oppaaaaa….arasseooo” jawab Jungrin aegyo

“haha…hyung kau saperti mau meninggal pulang pacarmu saja” goda Jongin

“Jongwoon oppa memang pacarkuuuu….”kata Jungrin menggandeng lengan Jongwoon

“kalau begini biasanya ada maunya….” Lirik Jongwoon ke Jungrin

“kau tahulah oppaaaaa….”kata  Jungrin aegyo

“aisshi…aku memang tidak bisa melawan aegyo mu itu”

*cuuup* bibir Jongwoon mendarat di pipi Jungrin

*blush* wajah Jungrin memerah lagi

“hoooooh….untung kita masih didalam…kalau diluar bisa gawat” kata Jongin lega

“haha! Aku memang sengaja memintanya karena kalian masih didalam Jongin-ah…aku kan juga tahu etika…” jawab Jungrin senyum

“sudahlah…ayo kita pulang Jonginnie….”

“hati2 ya oppa! Jongin-ah! Saranghaeyo oppaaaa!!”

“hahahaha nado saranghaeyo…annyeong!”

~PART 1 END~

*Note: Haha…sori kalo ga jelas ini cerita apa….

Tapi ini baru permulaan dari sebuah hubungan *asek

Ini baru aaaaaaaaawal banget!

Terus baca lanjutannya ya!

Iklan

13 pemikiran pada “Is it the True Love? (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s