Is it the True Love? (Chapter 2)

Author: Mrs_Kim

Main cast:

– Kim Jong In (Kai)

– Park Jung Rin

– Kim Jong Woon ( Super Junior)

Support cast:

–          Sungmin ( Super Junior)

–          Soojin (Jungrin’s friend)

–          NaRi (Jungrin’s friend)

Genre: romance, and a little bit about friendship

Note: ini ff pertamaku, so sorry kalau ceritanya belum terlalu nggreget, klimaks nya masih biasa dan tata bahasa yang masih amatir. Harap maklum! Enjoy it chingu!^^

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

Dalam perjalanan pulang, Jongwoon menyampaikan sesuatu pada Jongin

“Jonginnie…”

“ne hyung?”

“sebentar lagi SJ akan comeback stage, aku bisa minta tolong padamu tidak?”

“tentu…mwoeyo hyung?”

“tolong kau jaga Jungrin…aku khawatir padanya, karena aku akan sering tidak berada ditempat latihan dan didorm…dia pasti akan kesepian…aku memintamu begini karena aku mengganggap dia sebagai adikku sendiri…”

“aku mengerti hyung…aku akan melakukannya…tapi…kau juga menyukai Jungrin-ah sampai kau meminta tolong padaku?”

“ah…itu…aku…tidak pernah berpikir seperti itu…” kata Jongwoon sambil tersenyum agak dipaksakan

Melihat itu Jongin merasa agak aneh

“tapi, gomawo Jonginnie…aku berhutang padamu…”

“aaaaah….biasa saja hyung…”

Diapartemen, Jungrin sedang menatap pantulannya dicermin, tepatnya pipinya.

“a-i-goo…….aku tak percaya ini….PIPIKU DICIUM SAMA OPPAAAAA!!! Tapi walaupun ini sudah yang kesekian kali kenapa aku masih degdeg-an??? Haaaaah yang penting pipiku dicium oppaaaaaa!!!” teriaknya sambil membanting dirinya ke tempat tidur.

~~Paginya~~

(Ringtone)

Aju muhn yetnal haneuresuhneun dangshineul hyanghan gyehwekissuhjjyo
Hananimggesuh baraboshimyuh johadduhrago malsseumhasyuhnne

Ee sesang geu moouhtboda gwihage
Naui soneuro changjohayuhnnora
Naega nuhro inhayuh gippuhanora
Naega nuhreul saranghanora

Saranghaeyo chukbokhaeyo
Dangshinui maeume wooriui sarangeul deuryuhyo

“unnggh?……………..yeobseyo?”

“YA! JUNGRIN-AH! Sudah jam 10 kau belum bangun???”

“unnngggh?……………Jongin-ah?” tanya Jungrin mengantuk

“ne…cepat bangun!! Temani aku latihan…kau tidak kemana-mana kan hari ini?”

“ng? anio…..geurom…aku akan bangun…hooooaaaaaaammm “

“aigoo…ya sudah…aku akan ke apartemenmu sekarang…”

“neeeee…..hoooaaamm”

~~30 menit kemudian~~

TINGTONG

“neeeeeee…….kau sudah sampai Jongin-ah? Masuklah dulu…aku masih siap2…” kata Jungrin

“baiklah…cepatlah…”

“kau mau minum apa?”

“tidak usah…kau cepatlah selesaikan persiapanmu…”

“neeee Jongin-aaah”

Tak lama kemudian

“aku sudah siap! Ayo kita berangkat!” kata Jungrin semangat

“haha…yang mau latihan kan aku kenapa jadi kau yang semangat begini?”

“tak ada salahnya kan? Kita naik apa?”

“naik mobilku…”

“aaaaaah….mobilmu…oke!”

Hampir selama perjalanan ke gedung SMent, Jungrin bercerita tentang Jongwoon. Dari mereka pertama kali bertemu, sampai ia pergi ke gedung SMent setiap hari hanya untuk melihat oppa-nya baik2 saja. Melihat Jungrin begitu mencintai Jongwoon, Jongin merasa agak khawatir kedepannya.

“ah sudah sampai…cepat sekali…” kata Jungrin sambil turun dari mobil

“ya itu karena kau bicara sepanjang jalan…hahaha!”

“sudahlah…ayo keatas…”

……………………………

“Jongin-ah…tidak ada teman2mu yang datang? Sepi sekali…”

“memang hari ini bukan jadwal EXO latihan…aku hanya ingin melancarkan dance nya saja…”

“aaaah arasseo…kau seperti Jongwoon oppa…dia juga berusaha yang terbaik dalam bernyanyi…bahkan ia selalu datang pertama dan pulang paling akhir setiap rekaman…aku sangat menyukainya” kata Jungrin malu, sedangkan Jongin hanya tersenyum melihatnya.

…………………..

“akh…aku lupa…!”

“lupa? Apa?” tanya Jungrin

“ada lagu yang dance nya aku harus menciptakannya sendiri…”

“wow…kau bisa menciptakan gerakan? Keren sekali…apa judul lagunya? Boleh aku dengar? Siapa tahu aku bisa bantu”

“Baby Don’t Cry…boleh saja…”

Mereka berdua akhirnya menciptakan gerakan untuk lagu itu bersama

“wow ternyata kau hebat juga Jungrin-ah…”

“haha…biasa saja…lagu ini akan menjadi single pertama kalian?”

“tidak…katanya hanya dijadikan sebagai teaser untuk introducing ku saja…”

“aaaah arasseo…padahal aku sangat suka lagu ini…nadanya romantis…”

“ya…aku juga suka…temponya juga tidak terlalu cepat…”

“mau diulang lagi?”

“baiklah…”

Tanpa mereka sadari Jongwoon mengintip mereka dari balik jendela pintu

“Jungrin-ah…kau pasti bisa menghadirkan pria lain…aku percaya itu” Jongwoon tersenyum

Waktu berlalu dengan cepat. Super Junior semakin sibuk dengan jadwal mereka dari panggung ke panggung hingga ke variety show, terus begitu selama berbulan-bulan. Mungkin Jungrin hanya punya sedikit waktu untuk bertemu Jongwoon. Dan Jungrin menghabiskan waktunya hampir selalu bersama Jongin. Dan mereka jadi sangat akrab.

Suatu hari, akhirnya Jungrin bisa bertemu dengan Jongwoon di gedung SMent saat SJ sedang latihan

“oppaaaaaaaa………..bogoshipeoyooooooo!! Jeongmal bogoshippeoyooooo!!” katanya sambil memeluk Jongwoon

“nado bogoshippeoyo Jungrin-ah…bagaimana kabarmu?” sambil menarik Jungrin duduk

“aku baik2 saja oppa….kau jangan mengkhawatirkan aku! Khawatirkan dirimu dulu! Kau tidak sakit kan oppa???” tanya Jungrin cemas

“ne…..aku baik2 saja Jungrin-ah…” jawab Jonwoon tersenyum sambil mengusap rambut Jungrin

“aku rindu oppaaaaaaaaaaa…..jeongmal………katanya kalian akan menjalani Super Show bulan depan?” kata Jungrin sambil memeluk Jongwoon yang duduk disebelahnya

“ne….mungkin akan memakan waktu hampir setengah tahun….”

“MWOOO???? SETENGAH TAHUN????” kata Jungrin sontak membuat seluruh namja tampan itu menengok padanya

“ah…mianhamnida oppa deul…kalian lanjutkan saja kegiatannya” Jungrin minta maaf

“ne….sekitar 6 bulan…mungkin lebih…”

“tapi…….aku akan kesepian nantiii….” Kata Jungrin sedih

“anio….aku percaya kau tidak akan sendirian….pasti akan ada seseorang yang akan menemanimu…aku percaya… “ kata Jongwoon tersenyum

Drrrrtdrrrrt

“ah ada telepon….tunggu sebentar Jungrin-ah…”

Jungrin hanya mengangguk, dan tak lama kemudian ia menyusul Jongwoon keluar

“siapa oppa?” tanya Jungrin sambil duduk disebelah Jongwoon

“ibuku….dia bilang kalau adikku belum datang juga ke coffee shop kami”

“aaaaaah….begitu”

Mereka akhirnya melanjutkan mengobrol diluar ruang latihan. Selama obrolan itu, mata Jungrin selalu melirik kearah pintu tempat EXO biasa latihan. Jongwoon menyadari hal itu, namun ia pura2 tidak tahu

“Jungrin-ah…kau kenapa?” tanya Jongwoon

“ah…bukan apa2 oppa…”

“hyung, ayo kita latihan bersama lagi…” kata Sungmin dari dalam

“arasseo…Jungrin-ah…aku latihan lagi…kau kalau ingin pulang, pulang saja…aku sampai malam disini…oke?” kata Jongwoon tersenyum

“ne oppa…arasseo…”  Jungrin membalas senyumnya

Setelah Jongwoon masuk, Jungrin tidak tahu harus apa. Akhirnya ia mengintip EXO latihan. Dan saat matanya tak sengaja melihat Jongin, ia tersenyum melihat Jongin latihan dengan seriusnya.

Sudah hampir jam kerja Jungrin dimulai. Lantas ia pergi ke café tempatnya bekerja. Hari ini hari jumat, jadi café lebih ramai pengunjung dari hari biasanya. Jungrin menyanyi seperti biasa, sampai akhirnya ia melihat Jongin. Entah kenapa ia langsung gugup, namun ia masih bisa mengatasinya supaya tidak terlihat oleh pengunjung.

Tibalah habis waktu, dan seperti biasa Jungrin meminta penonton untuk me-request lagu.

“yak! Tiba waktunya untuk pengunjung yang beruntung untuk me-request lagu…silahkan yang mau…tapi, bukan aku yang memilih, tapi partner ku…”

Semua pengunjung mengangkat tangan mereka agar dipilih, dan tak disangka Jongin juga melakukannya dan partner Jungrin memilihnya.

“aku request lagu Jason Mraz feat, Collbie Coliat yang Lucky!” teriak Jongin

Ketika itu juga Jungrin langsung gugup. Ia juga tidak tahu kenapa begini, sampai akhirnya partnernya bertanya “bagaimana Jungrin-ah? Kita kabulkan?”

“ah? Oke….kita nyanyikan lagu itu”

 

Terdengar riuh tepuk tangan pengunjung saat lagu selesai dan sedikit demi sedikit mereka pulang, kecuali Jongin.

“Jongin-ah, kau tidak pulang?” tanya Jungrin

“aku menunggumu…ayo kita pulang bersama…” kata Jongin tersenyum

Saat itu juga jantung Jungrin langsung berdegup kencang, namun ia hanya mengangguk setuju. Dalam perjalanan pulang, mereka hanya diam satu sama lain, hingga Jungrin bilang, “eee…Jongin-ah…aku ingin keapartemen mu…boleh?”

Dalam hati Jungrin berkata “YA! JUNGRIN-AH! Kenapa kau bilang kau ingin kerumahnya???!! Aisshi!! Kau ini kenapasih  Jungrin-ah????”

“Jungrin-ah? Kau tidak mendengarku ya?” tanya Jongin

“ah? Mianhae…..aku sedang melamun tadi… kau bilang apa barusan?”

“boleh saja…tapi aku tidak punya makanan…hanya ada minuman saja…tidak apa?”

“ah…tidak apa…aku hanya ingin berkunjung”

“oke….”

Sisa perjalanan Jungrin habiskan dengan melamun. Dalam pikirannya hanya berkutat ‘apa yang kau lakukan Jungrin-ah??? Ada apa denganmu hari ini???? Ini seperti bukan dirimu….’

“kita sudah sampai Jungrin-ah…”

“ah….ne….ayo” kata Jungrin gugup

“kaja…” kata Jongin sambil berjalan kearah lift

Jungrin berjalan dibelakang Jongin, dan menatap tubuh namja didepannya itu

tegapnya…dan tinggi….kenapa aku merasa tenang begini?”

Saat sampai diapartemen Jongin, Jongin langsung mempersilahkan Jungrin duduk.

“Jungrin-ah,duduklah dulu… kau santai saja… aku mau mandi dulu”

“ah…ne…”

Entah kenapa hari ini Jungrin merasa sangat lelah, ia merasa ingin tidur saja. Tapi rupanya, karena nyamannya sofa yang ia duduki, tak sadar ia malah jatuh tertidur pulas.

Saat selesai mandi dan berpakaian, Jongin menghampiri Jungrin yang ternyata sedang tertidur pulas dan memindahkan posisi Jungrin yang duduk menjadi berbaring diatas sofa. Kemudian duduk memandangi wajahnya.

“lihat Jungrin-ah…kau terlihat sangat cantik saat sedang tertidur…” kata Jongin pelan sambil mengusap rambut Jungrin, dan tanpa sadar ia sudah tersenyum.

~~Esokan paginya~~

“nnggh? Dimana ini?” tanya Jungrin dan spontan menarik selimut yang menyelimutinya

“ng? selimut? Sofa?……………akh! aku ketiduran rupanya!” katanya sambil memasang posisi duduk dan menemukan Jongin sedang tidur dibawahnya dengan kepala bertumpu pada bagian bawah sofa

“Jongin-ah? Kenapa ia tidur disini? Ia kan punya tempat tidur? Apa…..dia sengaja menemaniku disini?” kata Jungrin dalam hati.

Jungrin melihat wajah Jongin yang sedang tertidur pulas, dan saat itu juga jantungnya langsung berdegup kencang

“aigoo…lihat dia…wajahnya tampan sekali saat tidur…” batin Jungrin sambil mendekati Jongin dan tak sengaja tangannya tergelincir dan membuat Jungrin terdorong ke depan hingga membuat wajah mereka berdua sangat dekat. Hal itu membuat Jongin terbangun sehingga mereka berdua langsung mundur kebelakang masing2

“a-a-a-aku….aku…tak bermaksud….Jongin-ah….mianhae”

“a-ah? t-t-tak apa Jungrin-ah……eee kau mau minum sesuatu?”

“ah? T-t-tidak…aku…ingin pulang saja…”

“ah….begitu…aku antar”

Selama diperjalanan, mereka hanya diam. Tak ada yang bicara, hingga akhirnya mereka sampai diapartemen Jungrin.

“gomawo Jongin-ah…maaf merepotkan…”

“tunggu Jungrin-ah” kata Jongin sambil mencegah Jungrin turun dengan memegang tangannya

“aku…ah, mungkin kita tidak bisa sering bertemu lagi…karena bulan ini EXO akan mulai mempersiapkan debut, jadi…”

“aku mengerti Jongin-ah….semoga persiapan kalian lancar! Fighting!” kata Jungrin menyemangati

“ne…gomawo…tapi, aku sebisa mungkin mengunjungimu”

“aku tahu…lakukan yang terbaik!”

“ne…kalau begitu aku pulang… annyeong!”

Jungrin hanya membungkuk, dan setelah itu ia merasa ada kesedihan dihatinya.

“EXO akan segera debut…kenapa aku jadi merasa kesepian begini?”

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~PART 2 END~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Note: chingu…gimana ceritanya? Masih ngegantung ya?

Mianhae kalo gitu…

Tapi masih ada part 3 nya kok…!

Tolong comment nya ya…

Gomawo^^

Iklan

14 pemikiran pada “Is it the True Love? (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s