That Day

Title :: That Day

Author :: diechaa^^hyun~

Cast :: Kim JoonMyun a.ka Suho, Yoon Jihyun (OC), EXO member

Genre :: Romace, life,drama, fiction

Length :: Oneshhot

Jalan cerita, ide murni punya aku sekalian Suhonya juga punya akuu *plak
yang lain punya diri masing-masing XD

Langsung aku buat setelah liat piku-piku showcase mereka tadi, cepet cepet ngetik biar gak kabur ide ceritanya..
Ini juga udah aku publish di blog pribadi aku…^^

gak suka gak usah baca ^^

** heppii readd **

^keep RCL^

Jihyun’s side

“Sedari tadi kau terus tersenyum sendiri. Kau membuatku takut.” Kata Minri yang duduk disampingku. Kami tengah berada di apartemenku karena tidak ada jadwal kuliah hari ini.

“Wae ?? Bukankah senyum itu akan membuatku terlihat lebih muda ?” kataku sambil tersenyum melihat Minri yang bergidik ketika kulirik dia.

“Kau masih normal kan ??” Tanya Minri seraya memegang dahiku. “Tidak panas.” Gumamnya lirih.

“Yaa~ aku tidak gila.” Kataku sambil menepis tangan Minri.

“Lalu kenapa ?” tanyanya heran.

“Chankanman.” Kataku sambil masuk kamar.

“Bwa…” kataku sambil menyerahkan iphone berwarna pinkku.

“Mwoya ?” tanyanya sambil menerima sodoran iphoneku.

“Hari inii ??? hari ini kau bisa bertemu dengan Joonmyun Oppa ?????” Tanya Minri heboh. Ia lalu melihat kearahku yang tengah tersenyum melihatnya.

“Aigoo~~ aku bahkan lupa jika hari ini mereka mengadakan showcase.” Kata Minri lagi. Ia lalu melihat kembali layar iphoneku.

From :: JoonMyunOppa^^

Kau harus melihatku dideretan paling depan agar aku dapat melihatmu dan menunjukkan bahwa aku mulai bersinar.

“Kau akan datang kann ??” Tanya Minri. Aku hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaannya.

“Kau pasti senang sekali. 3 tahun bukan waktu yang lama kan ??”

“Mmm…  Aku merindukannya Minri~ya..” kataku dengan mata berkaca-kaca.

“Nde. Aku tahu…aku tahu..” kata Minri sambil memelukku.

“Aku dapat bertemu dengannya di backstage nanti.. kau mau menemaniku kan ??” tanyaku setelah melepas pelukan Minri.

“Backstage ??”

“Mmm… aku dapat dari Appa.” Kataku bangga. Appaku seorang pengusaha yang mengenal Lee Sooman Ahjusshi, CEO dari SM Ent, jadi untuk mendapat jalan masuk mudah memasuki setiap konser yang diadakan SM Ent sangatlah gampang.

“Aku kan selalu menemanimu Jihyun~ah…” kata Minri sambil tersenyum kearahku.

^^oo^^oo^^

“Ramai sekali… aku tak menyangka akan seramai ini. Mereka kan belum resmi debut.” Kata Minri ketika mobil yang kami naiki melewati puluhan penonton yang mengantri memasuki Seoul Olympic Stadium.

“Iya, pasti akan lebih ramai dari pada ini.”

“Kita beruntung tak perlu mengantri seperti mereka. Senang juga berteman denganmu sejak kecil .” kata Minri sambil tertawa.

“Kau ini..” kataku sambil mendengus pelan.

“Kajja… kau pasti tidak sabar.” Ajak Minri setelah keluar dari parkiran mobil. Kami memasuki sebuah lorong yang akan menuju backstage. Kami menyodorkan kartu free pass pada setiap petugas keamanan yang bertugas menjaga tempat itu.

“Dimana ruangannya ?” Tanya Minri.

“Aniyo…ahh ituu… Leeteuk Oppaaa…” panggilku pada sosok lelaki yang rapi dengan mengenakan setelan kemeja putih kotak dipadu dengan rompi hitam dan celana hitam.

“Jihyun~ah… kau disini..” sapanya ramah setelah melihatku.

“Nde. Mereka dimana ?” tanyaku.

“Mereka sedang bersiap. Sebaiknya kau keatas, sebentar lagi mereka muncul.” Kata Leeteuk Oppa.

“Geurae, anyyeong Oppa.” Pamitku pada Leeteuk Oppa dan mengajak Minri menuju ruang diadakannya showcase.

“Itu mereka..” kata Minri sambil menunjuk kearah panggung. Kurasa jantungku mulai berdetak cepat seiring berbunyinya music yang menggema di sekitar stadion ini.

Dan, itulah dia . Berdiri. Berdiri dipanggung besar impiannya. Berdiri, bernyanyi bersama dan juga menyanyi. Semua impiannya akan terwujud mulai hari ini dan seterusnya.

Mataku tak lepas dari menatapnya. Senyumku terus mengembang seiring berjalannya waktu. Alunan music yang terdengar hanyalah alunan detakan jantungku yang berdebar keras. Tak terdengar lagi suara riuh penonton yang meneriaki setiap nama member, tak ada lagi alunan music yang terdengar. Hanya detak jantungku yang berjalan dengan irama cepat mengikuti setiap gerakan yang ia buat.

Waktu terasa semakin terhenti ketika matanya dan mataku bertemu untuk pertama kalinya. Aku menatapnya, hanya dia yang terlihat kini. Ia masih tetap menyanyi tapi matanya tetap menatapku. Ia tersenyum padaku. Mataku mulai mengabur karena air mata bahagia karena setelah sekian lama aku bisa menatapnya. Aku tersenyum terus melihatnya.

‘Jebal saranghae…saranghae..saranghae…’ dia menyanyikan partnya sambil terus menatapku. Aku terus menatapnya tanpa melepas senyum yang merekah diwajahku.

^^oo^^oo^^

“Mereka daebak sekali..” komentar Minri ketika kami berjalan menuju parkir mobil

“Ne. aku bangga melihat mereka semua.”

“Terutama JoonMyun kann ?? apa kau tidak kecewa ? Kenapa tidak menemuinya dulu ? kau punya free card kan ??”

“Aniya… sesuai janjiku. Aku akan menemuinya saat benar-benar tepat.”

“Bukankah kau bilang saat ia berdiri dipanggung ? inikan sudah dipanggung.”

“Panggung resmi, Minri~ya..” kataku.

“Kau ini benar-benar. Apa kau tak takut jika dia kecewa ?? Aigoo… jadi masih harus menunggu 9 April ?”

“Ne. Setelah mereka melempar album dan mulai promosi dipanggung-panggung music, itulah saatnya. Aku pasti akan menunggunya.”

“Ya, terserah kaulah.. aku masih disampingmu kok.” Kata Minri. “Biar aku saja yang menyetir.” Lanjut Minri sambil mengambil kunci mobil dari tanganku.

“Jihyun~ah….” Panggil seseorang yang membuatku menoleh dan membelalakkan mata.

^^oo^^oo^^

Suho’s Side

“Hyung, ada titipan untukmu.” Kata Kai sambil menyodorkan sebuah kotak berwarna pink padaku.

“Wahh uri leader sudah mempunyai banyak fans rupanya.” Kata Chanyeol yang diiringi sorakan dari para member.

“Kalian ini berisik sekali..” kataku sambil membuka bingkisan itu. Aku terpana ketika melihat isi dari kotak itu. Sebuah kalung berwarna berbandul kupu-kupu dan juga bandul mahkota yang sangat aku kenal.

“Darimana kau mendapatkannya ?” tanyaku pada Kai.

“Seorang coordi noona memberikan padaku. Katanya ada seorang gadis kemari member….” Tak kuhiraukan lagi kata-kata Kai barusan. Yang ada dipikiranku hanyalah ada dia. Jihyun. Berarti dia benar-benar datang kemari. Yang aku lihat tadi memang dia.

“Suho~ya… kau mau kemana ???” teriak Kris yang sama sekali tak kuhiraukan.

Aku terus berlari melewati lorong-lorong kecil. Aku yakin dia pasti belum jauh dari sini. Aku berlari menuju tempat parkir khusus. Itu dia. Aku melihat sosoknya dengan kaos berwarna merah, sama yang aku lihat saat berada di panggung tadi.

“Jihyun~ah…” seruku ditengah-tengah deru nafasku yang terengah. Gadis itu menoleh. Aku menangkap ekspresi kaget diwajahnya karena ia membelalakkan matanya ketika matanya menatap sosokku yang berdiri tak jauh darinya.

^^oo^^oo^^

No one’s side

Suho perlahan mendekati Jihyun yang berdiri disamping mobilnya. Matanya lekat menatap sosok yang selalu ia rindukan itu. Senyum mengembang diwajahnya ketika ia hanya berjarak beberapa langkah dari yeojanya.

“Op..paa…” panggil Jihyun lirih. Ia menatap tak percaya dengan sosok yang kini berdiri tak jauh darinya. Sosok yang masih mengenakan pakaian yang sama saat dipanggung tadi. Dengan mengenakan kaos hitam blink-blink, jas dan juga celana berwarna hitam.

“Kau tidak merindukanku ??” Tanya Suho lirih.

“Tentu saja aku merindukanmu. Aku kesepian ketika tidak ada yang menemaniku bermain ayunan. Aku kesepian saat tidak ada lagi yang menemaniku saat sedih.” Kata Jihyun bergetar.

“Kenapa tidak menemuiku ?”

“Karena ini belum saatnya.”

“Mwo ?”

“Kau masih belum mengeluarkan albummu dengan resmi. Aku pasti akan datang ditempat terdepan nanti. Aku akan mengantri didepan sendiri saat kau mengadakan fanmeeting pertama kalinya. Aku yang kan mengucap, Suho Oppaa…nan neomu saranghae..” kata Jihyun yang sudah mulai menangis.

“Benarkah ??” Tanya Suho tak percaya. Jihyun hanya dapat mengangguk.

“Saat itu kau harus mengembalikan kalung kupu-kupuku dan bandul mahkota. Aku berikan itu agar kau bisa mengingatku.”

“Aih…jinjjaaa…” kata Suho menanggapi kata – kata Jihyun.

“Kembalilah.. pasti membermu mencarimu.” Kata Jihyun pada Suho.

“Panggil aku Joonmyun seperti dulu..”

“Namamu kan menjadi Suho.”

“Tapi, aku ingin kau tetap memanggilku JoonMyun…panggil aku seperti dulu.”

“Geuraeyo… Joon Oppa ?” kata Jihyun sambil tersenyum.

“Ne.” kata Suho sambil berjalan mendekati Jihyun.

GREBBB……

“Biar aku mengisi bateraiku meski hanya segaris saja.” Kata Suho ditelinga Jihyun. Jihyun hanya mengangguk dan membalas pelukan Suho padanya.

“Bateraiku sudah kadaluarsa karena hampir 3 tahun tidak pernah terisi. Jadi biarkan aku mengisi sekarang sampai 9 April nanti. Aku akan mengisi ulang bateraiku hingga penuh dihari itu.” Kata Suho yang hanya ditanggapi oleh anggukan kepala Jihyun.

“Aaahhh,,, segarr…” kata Suho setelah melepas pelukannya. Ia lalu tersenyum dan mengacak rambut Jihyun.

“Kau ini… kembalilah.. aku juga mau pulang..” rajuk Jihyun. “Kau tidak lihat Minri sudah menunggu dimobil ?” Tanya Jihyun sambil menunjuk Minri yang berada dibelakang kemudi. Minri hanya mengangguk kecil seraya melambaikan tangannya kearah Suho.

“Baiklah. Kau janji akan datangkan ??”

“Tentu saja..” kata Jihyun.

“Yaksokk ???” Tanya Suho sambil mengulurkan kelingkingnya, yang membuat Jihyun lagi-lagi tertawa.

“Kau ini selalu seperti ini.. yaksokhae..” kata Jihyun sambil menautkan jari kelingkingnya pada kelingking Suho.

“Pulanglah..” kata Suho sambil membukakan pintu mobil untuk Jihyun.

“Gomawo.” Kata Jihyun lalu memasuki mobilnya.

“Oppa.. jaga kesehatan yaa…” kata Jihyu dari dalam mobi. Jendela disampingnya sudah terbuka hingga memanmpakkan wajahnya.

“Nde. Minri~ya… jaga Jihyun yaa…” pesan Suho pada Minri.

“Araseo.. tapi apa yang akan kudapat ?” Tanya Minri.

“Kau mau siapa ?”

“Baekhyun…” jawab Minri disertai cengiran nakal diwajahnya.

“Baiklah… aku akan mengenalkannya padamu..” balas Suho sambil tersenyum. “Berhati-hatilah, pastikan kalian datang nanti..” lanjutnya.

“Nde. Bubye Oppaa….” Kata Jihyun sambil melambaikan tangannya saat mobil yang dikendarai Minri mulai berjalan. Suho menatap mobil itu sampai keluar dari tempat parkir.

“Siapa dia ??” Tanya Chen saat Suho berbalik menghadap pintu.

“Kaliaannn ???” seru Suho kaget saat melihat membernya berdiri didepan pintu.

“Dia yang fotonya dikamar itu kan ?” Tanya Sehun polos yang langsung dipelototi Suho dan menjadi objek penglihatan member EXO yang lain.

“Nugu ?” Tanya D.O

“Aih,,, kauuu….” Desis Suho pada magnaenya.

“Yaaa Hyunggg… jangan memarahiku….” Seru Sehun sambil berlari menghindari Suho yang sepertinya akan memberi pelajaran untuk magnaenya itu.

**KKEEUUTT**

 

Iklan

25 pemikiran pada “That Day

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s