Let’s Get Married (Chapter 1)

Author: minnieasmilkyway

Title: Let’s Get Married (Part 1)

Cast: Byun Baekhyun (EXO-K’s Baekhyun)

Oh Sehoon (EXO-K’s Sehun)

-Other Cast

Choi Minji (Minji)

You can find it by yourself

Genre: Romance, friendship

Lenght: 2shoots

FF ini author persembahkan karena desakan(?) Baekki biased yang satu ini *sigh @mizzylen | buat yang udah pernah baca tapi beda versi, mianhaeyo T.T soalnya disini kan syaratnya harus member exo, jadi aku ganti cast nya hehe :3 okedeh! langsung aja dibaca ya ffnya, don’t be a silent readers. RCL please^^

*Minji PoV*

 

Ting tong…

“Iya, sebentar!” sahutku sambil berjalan menuju pintu depan.

Aku membuka pintu dan menemukan secarik kertas berwarna ungu dengan sebuket bunga disebelahnya. Akupun membaca tulisan yang tertera disana.

Saengil Chukha hamnida chagiya, saranghae nae yeoppeoni yeoja

Setelahnya, aku hanya tersenyum lalu mengarahkan diriku keluar rumah.

“Sampai kapan kau akan bersembunyi oppa? Keluarlah, nae chagiya!” sahutku.

Tiba-tiba seorang namja menghampiri dan memelukku dari belakang.

“Kau sudah tahu itu aku, chagi?” tanyanya.

“Ne, siapa lagi yang akan membuat hal seperti ini untukku?”

“Ah, chagi kau sungguh….”

Sehun oppa langsung mendekatkan wajahnya ke wajahku. Ia mencium bibirku lembut. Melumatnya perlahan, dan….

Kriiiing…. Kriiiing…..

Mendengarnya, Sehun oppa melepas ciumannya dan beralih ke handphone-nya yang berdering.

“Siapa sih yang mengganggu moment seperti ini?” dengus Sehun oppa kesal lalu mengangkat telepon yang berada di genggamannya.

“Yeoboseyo”

“…..”

“Apa harus sekarang?”

“….”

“Arraseo, aku segera kesana”

Iapun menutup ponselnya lalu menatap ke arahku lagi. Tanpa aba-aba Sehun oppa langsung memelukku erat. Hanya sebentar, lalu melepaskannya.

“Chagiya…” lirihnya

“Ne, Oppa?”

“Aku harus pergi sekarang”

“Pergilah, Oppa. Jaga dirimu” ucapku tersenyum lalu reflek mencium pipinya.

“Ne chagi, nanti malam ada waktu?” tanyanya sebelum pergi

“Ye, Oppa. Mungkin nanti siang saja aku akan pergi merayakan ulang tahunku” jelasku.

“Dengan siapa?”

“Nae chinguga, oppa”

“Baiklah, aku pergi sekarang” ujarnya. Sebelum Sehun oppa pergi, ia menyempatkan diri untuk mencium keningku. Lalu, iapun berlari kecil menuju limo-nya yang terparkir tak jauh dari rumahku.

*******************************************************************************************

“Saengil Chuka hamnida” sahut semuanya memenuhi ruangan café.

“Eonnie, kau tidak merayakan ulang tahunmu dengan neo namjachingu?” tanya Chaeri kala itu.

“Ah, Sehun oppa? Dia sedang sibuk dengan anggota EXO lain mungkin” jelasku.

” Memangnya, dia sedang ada urusan apa?” tanya Myuna.

“Dia tidak memberitahuku”

“Mencurigakan” ucap Hyori dengan memandang sinis ke arahku.

“Jangan berpikir yang macam-macam, Hyori-yah!” ucap Mina

“Jadi, eon tidak ada rencana apa-apa dengannya?” tanya Ara kemudian.

Aku hanya menggeleng.

“Bagaimana bisa?” tanyanya lagi.

Kedua bahuku terangkat mengisyaratkan pada mereka bahwa aku tak tahu.

Lesu rasanya ditanyai hal-hal seperti itu. Nafsu makanku tiba-tiba menghilang. Akupun meletakkan sisa makanan yang tinggal setengah itu. Dan segera beranjak dari tempat dudukku sekarang.

“Mau kemana?” tanya Mina.

“Aku mau pulang saja eonnie”

“Wae? Apa ada yang salah?”

“Aniya…Gwaenchana”

Aku langsung berjalan menuju pintu keluar. Mempercepat langkahku menuju rumah. Tiba-tiba aku merasakan handphoneku berdering. Telepon dari Sehun Oppa?, akupun langsung mengangkat telepon itu.

“Yeoboseyo, oppa”

“Chagi, kau dimana?”

“Aku sedang menuju rumah, waeyo oppa?” tanyaku heran.

“Aku akan ke rumahmu sekarang”

“Tap…Oppa?”

Belum selesai aku bicara, Sehun oppa sudah memutuskan teleponnya. Akupun semakin mempercepat langkahku. Takut Sehun oppa akan menunggunya terlalu lama.

*******************************************************************************************

Benar saja, seorang namja telah berdiri bersandar di limo putihnya. Ne, Sehun oppa.

“Mianhae chagiya kalau lama” ucapku tertunduk.

“Ani, chagiya. Aku baru sampai kok” jelasnya lalu tersenyum penuh kharisma.

“Tumben sekali oppa tiba-tiba datang ke rumahku? Ada apa?” tanyaku.

“Memangnya tidak boleh kalau aku datang ke rumah yeojachingu-nya sendiri?” tanya Sehun oppa sedikit kesal.

“Ah…tapi kau tidak seperti biasanya, oppa. Apa ada yang kau sembunyikan dariku?” tanyaku dengan alis terangkat.

Namun, bukannya menjawab pertanyaanku, Sehun oppa hanya memberikanku satu kali senyuman lagi.

“Nanti kau juga tahu” jawabnya misterius.

Setelahnya, ia lalu membukakan pintu limo itu dan mempersilahkanku masuk. Sepertinya ia akan mengajakku jalan sore, gumamku. Limo pun terus melaju sampai akhirnya jauh meninggalkan rumah. Setelah beberapa menit perjalanan, limo Sehun oppa berelok memasuki gedung.

Gedung apa ini?, tanyaku heran. Kenapa oppa membawaku kesini?.Banyak sekali pertanyaan yang berkeliaran dibenakku. Namun, rasanya lebih baik aku diam. Kupikir, aku akan menemukan jawabannya nanti.

Begitu Sehun oppa memarkir mobilnya, iapun mengajakku untuk turun dan menuntunku menuju suatu ruangan. Ingin rasanya aku bertanya pertanyaan yang kupikirkan pada Sehun oppa. Tapi, aku mengurungkan lagi niatku itu.

“Saengil Chuka Hamnida Minji-yah!!!” sambut orang-orang yang sudah berada di depan ruangan yang kami datangi.

Pemandangan, suasana ruang itu, membuat mataku yang kecil membulat besar seketika(?). Sungguh menawan, pikirku.

“Siapa yang merencanakan ini semua, oppa?” tanyaku tak percaya.

“Aku” jawabnya singkat.

“Oppa…” lirihku.

“Ne, nae yeppeoni yeoja?”

“Kamsahamnida, Sehun oppa, Saranghaeyo!” sahutku girang.

“Ne, chagi. Aku berjanji akan selalu membahagiakanmu” ucap oppa lalu mencium keningku.

*******************************************************************************************

-Flashback-

“Siapa sih yang mengganggu moment seperti ini?” dengus Sehun oppa kesal lalu mengangkat telepon yang berada di genggamannya.

“Yeoboseyo”

“Cepat urusi acara ulang tahun yeojachingu-mu ini!”

“Apa harus sekarang?”

“Ne, tentu saja. Semuanya sudah datang dan siap membantumu, ara?”

“Arraseo, aku segera kesana”

*******************************************************************************************

“Baekki-yah!” sahut Sehun oppa memanggil seorang namja yang sedang berjalan di hadapannya.

Baekki? Baekki teman masa kecilku dulu? Baekhyun, Byun Baekhyun. Benarkah itu dia?, batinmu

“Ada apa memanggilku?” tanya namja yang disebut Sehun oppa sebagai Baekki itu..

“Chagiya, kenalkan ini temanku di EXO-K. Namanya, Baekhyun. Kau bisa memanggilnya Baekki. Baekki, ini Minji”

“KAU?!” sahut kami –Baekki dan Minji- berdua.

“Apa, kalian sudah saling kenal?” tanya Sehun oppa yang terus menajamkan matanya ke hadapan kami.

———————————————TO BE CONTINUE————————————

Nah, bagaimana ceritanya? Part 2 nya bakal aku kirim secepatnya, ara?. RCL nya jangan lupa ya, gomawoyo buat yang udah baca apalagi komen. Next part bakal aku munculin konfliknya^^b

Iklan

45 pemikiran pada “Let’s Get Married (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s