I’m Always Loving You (Chapter 1)

  • Title : I’m Always Loving You
  • Author : Rizkii Rahayu Putry
  • Genre : Sad and Romance
  • Cast :

–       Kim Joon Myun (EXO-K)

–       Kim Hyeri

–     Byun Baek Hyun

  • Other Cast: Temuin aja ya sendiri di dalam cerita.
  • Length : Chapter

Warning: Miss Typo!

Annyeong author kembali nih dengan ff baru!! Wahhhh nambah 1 cast baru, Byun Baekhyun *.* Aduh gak tau kenapa tiba-tiba kepincut (?) aja nih sama ini cute namja. Salahkan dia kenapa terlalu lucu dan berpose seksi waktu interview pas EXO Showcase kemarin. Pas pertanyaan, ‘siapa member yang paling humoris’ dan akhirnya dia yang jawab. Dengan aksen bicaranya yang kedengaran nya beda terus agak gimana gitu *author pabo* jadinya terciptalah ff ini! Haha si Bacon saingan sama Suho. Asikkk >.<

Ok deh tanpa basa-basi lagi langsung aja dibaca ya? Don’t forget to leave comment oke? Gamsa! *bow*

——————————————————————————————————-

Jika ini yang terbaik

 Aku akan rela menghapus semua kenangan kita selama ini..

Tapi

Jangan pernah berpikir bahwa aku akan melupakan semuanya ..

——————————————————————————————————–

HYERI’S POV

 Aku dan Joonmyun sedang duduk manis di kursi besi di pinggiran Sungai Han sambil menikmati indahnya bulan yang masih memantulkan cahaya nya dari langit. Tempat kami biasa bertemu. Dan juga tempat dimana kami bertemu pertama kali … Aku menggerak-gerakan kakiku, menendang bebatuan kecil diatas rumput.

“Hyeri~ah ..” panggilnya. Aku merasakan tangan kananku digenggam oleh jari-jari nya yang panjang. Malam ini memang sangat dingin, tapi karena dia menggenggam tanganku jadi aku merasakan hangat yang menjalari tubuhku.

“Hmm?” sahutku

“Kita harus berpisah.”

Hening. Yang kudengar hanyalah suara jangrik yang sedang bernyanyi.

Aku mengalihkan pandanganku kearahnya. Dan kini mata ku dan matanya bertemu. Saling berpandangan. Aku diam. Terkejut memang saat kata-kata itu keluar dari mulutnya dan langsung disambut cepat oleh indera pendengaranku.

“Jadi maksudmu kita putus?” aku bertanya dengan mata yang berkaca-kaca.

AUTHOR’S POV

 

“Jadi maksudmu kita putus?” tanya gadis itu langsung ke inti pembicaraan. Terlihat mata gadis itu mulai memanas sekarang .. Tangan Joonmyun yang tadi menggenggam erat tangan Hyeri perlahan mulai melonggar. Tidak, gadis itu tidak rela melepaskan genggamannya. Kalau dia melepaskan genggaman tangannya, itu berarti dia juga melepaskan pria untuk pergi meninggalkannya.

Pria itu diam lalu hanya menjawab dengan satu anggukan pelan. Membuat gadis itu benar-benar mengeluarkan air matanya yang sejak tadi ia tahan.

“Mianhae.” Hanya satu kata terakhir yang pria itu ucapkan sebelum berjalan meninggalkan mantan kekasihnya ditempat pertama kali mereka bertemu dulu. Di pinggiran sungai Han.

Kini pria itu benar-benar pergi tanpa berniat untuk membalikkan tubuhnya berlari ke arah gadis itu lagi lalu sekedar memberi salam perpisahan untuk yang terakhir kalinya. Yah setidaknya pelukan hangat atau ciuman di kening. Menandakan kalau pria itu mungkin masih sangat mencintainya. Tapi pria itu sama sekali tidak berbalik, ia tetap berjalan lurus pergi keluar dari daerah Sungai Han.

Pria itu mempunyai alasan yang cukup masuk akal. Hanya satu alasan yang membuatnya tidak berbalik lalu berlari kearah gadis itu lagi. Ia takut kalau ia tidak bisa melepaskan gadis itu. Dia terlalu mencintai gadis nya sehingga apa saja yang berkaitan dengan gadis itu memberi pengaruh yang sangat besar baginya. Ia berharap bahwa ini bukanlah pertemuan terakhir. Semoga saja masih ada pertemuan-pertemuan berikutnya yang mungkin membuatnya berubah pikiran lalu mengambil keputusan yang tepat tanpa ada rasa menyesal sedikitpun.

HYERI’S POV

 

3 bulan yang sangat berat bagiku. Yah beginilah hidupku sekarang semenjak kejadian tak terduga 3 bulan yang lalu. Dia memutuskanku karena alasan ia ingin menjadi trainee disebuah agensi musik yang terkenal. Dan selama masa trainee itu dia bilang bahwa dia ingin berkonsentrasi di dunia musik lalu mencapai cita-cita yang selama ini dia inginkan.

Iya aku mengerti. Tapi kenapa harus mendadak seperti ini? Sebelumnya ia tak pernah bercerita padaku. Jadi saat itu aku juga belum siap meninggalkannya. Aku masih mencintainya. Berat rasanya saat malam itu aku melepaskan genggaman tangannya. Sekali aku melepaskannya, aku tahu ia akan pergi. Dan karena aku juga tidak mau dianggap egois olehnya, jadi keputusanku adalah benar-benar merelakan nya pergi.

***

JOON MYUN’S POV

 

Bagaimana kabarnya? Apa ia hidup dengan baik? Ah aku merindukannya. Sudah 3 bulan, aku tidak bertemu dengannya. Yah aku memutuskannya demi mencapai cita-citaku. Bukan bermaksud untuk menyakiti hatinya, tapi ada saat dimana aku memprioritaskan masa depanku sendiri. Bukannya dia tidak penting untuk masa depanku, dia melebihi apapun yang aku miliki di dunia ini. Tapi mungkin untuk sekarang ini kami memang harus berpisah dulu. Aku tidak mau jika nanti saat keputusan ku sudah mantap untuk melamarnya aku jadi tidak mempunyai persiapan yang cukup untuk menghidupinya dengan baik. Itu sama saja membuatnya menderitakan? Aku yakin ada dimana saatnya aku benar-benar bisa menjadikannya milikku. Tidak sekarang tapi nanti. Saat aku sudah punya kehidupan yang lebih baik.

Aku sengaja tidak memberitahunya kapan aku akan kembali atapun bertemu dengannya lagi. Aku hanya ingin tau apa dia masih mengingatku atau tidak. Mengingatku sebagai orang yang dicintainya atau sebagai seseorang yang pernah menyakitinya? Tuhan pasti adil. Dia pasti akan mempertemukan ku kembali dengannya. Tapi tunggu benar-benar disaat yang tepat. Disaat aku sudah sukses dan muncul dihadapannya sebagai Joonmyun seorang penyanyi terkenal.

Saat takdir benar-benar mempertemukan kami kembali … Dan saat itu juga aku kembali jatuh cinta padanya seperti saat berawal kami bertemu dulu.

***

AUTHOR’S POV

2 tahun kemudian ….

“Ahhhh!!!! Yeay! Aku lulus. Hye Mi akhirnya kita lulus. Ah aku senang sekali.”

Hari ini adalah hari kelulusan bagi semua siswa dan siswiKirinArtHigh School. Termasuk kedua siswi yang tengah berpelukan di sela-sela kerumunan siswa siswi lainnya. Mereka terlihat senang dan juga bahagia.

“Iya aku juga senang, Hye Ri. Kita lulus dengan nilai yang memuaskan.” Mereka pun ber hi-five ria. Kesenangan mereka sedikit terganggu saat 2 sunbae datang dan memberi selamat kepada mereka. Bisa dibilang mereka senior di sekolah ini. Senior dalam bidang dance dan juga menyanyi.

“Chukkaehaeyo. Kalian telah melewati semua rintangan dengan sangat baik.” ucap salah satu sunbae yang memberi selamat kepada Hyeri sambil mengulurkan tangannya yang langsung disambut dengan hangat oleh Hyeri.

“Gomawo, sunbae-nim.”

Tangan pria itu tidak melepaskan tangan Hyeri dari genggaman nya. Membuat Hyeri sedikit tidak nyaman karena banyak siswa-siswi yang menatap mereka tajam.

“Ehem ..” suara deheman membuat lamunan mereka berdua buyar. Hye Mi dan juga sunbae yang satu nya lagi menatap mereka iri.

“Kalian disini tidak berdua tau? Jangan membuat gosip baru lagi.” ujar sunbae yang bernama Chanyeol itu.
”Mianhae..” kata Hyeri salah tingkah dan menggaruk-garukkan kepalanya yang tidak gatal. Keadaan semakin canggung sampai akhirnya Baekhyun yang membuka pembicaraan ..

“Malam ini kau ada acara?” tanya Baekhyun

“Malam ini aku ingin pergi bersama Hye Mi. Kami ingin merayakan kelulusan kami.”

“Boleh kami ikut?” tanya sunbae yang satu lagi

“Baekhyun-ssi, aku danHyeRitidak ada acara apa-apa malam ini. Kalau kau ingin pergi bersama nya tidak apa-apa. Aku bisa pergi dengan yang lain. Sunbae-nim, ajaklah Hyeri jalan-jalan. Belakangan ini dia kelihatan murung, mungkin kau bisa membuatnya ceria lagi.” timpal Hye Mi dan memberikan tatapan ‘sudah ikut saja apa kataku’ ke Hyeri. Membuat gadis itu mendelik atas ide sepihak dari sahabatnya itu

“Jadi …. nanti malam mau pergi denganku?” tawar Baekhyun

HyeRitampak berpikir sesaat. Dan akhirnya ia mengiyakan ajakan Baekhyun.

“Kalau begitu nanti malam kujemput jam 7, ne?”

“Baiklah.”

Sunbae-sunbae itu pun pergi melangkahkan kakinya menghilang dari pandangan Hyeri. Setelah yakin, sunbae-sunbae itu sudah benar-benar tidak kelihatan lagi Hyeri pun langsung menghampiri sahabat nya itu yang sedang tersenyum puas atas rencanya nya sendiri. Senyuman yang ditunjukkan Hyemi tadi seakan hilang saat mendapat sorotan tatapan tajam Hyeri kearahnya.

.

“Yak apa maksudmu hah? Kenapa kau malah membatalkan acara kita?” protes Hyeri kesal

“Tenanglah Hyeri~a. Apa salahnya sih menerima ajakan sunbae itu? Kau itu butuh hiburan dan lupakan lah Joon Myun-mu sebentar.” Hyeri mendengus kesal saat mendengar nama itu disebutkan.

“Tapi …”

“Sudah jangan banyak tapi tapi, sekarang kau pulang dan bersiaplah untuk kencan nanti malam, oke?“

Hyeri mengernyit saat mendengar kata ‘kencan’ memasuki indera pendengarannya. Terakhir kali ia berkencan bersama Joonmyun. Dan setelah waktu yang lama, ia kembali berkencan tapi dengan orang yang berbeda. Hyeri berharap bahwa ia akan kencan hanya bersama Joonmyun saja bukan dengan namja yang baru ia kenal beberapa menit yang lalu.

***

 

 

HYERI’S POV

 

Tin! Tin!

Aku mendengar suara klakson mobil dari luar rumah. Aku pun mengintip dari jendela dan ternyata pria itu benar-benar datang. Ck! Kalau bukan karena Hyemi, mungkin aku tidak akan berkencan dengan pria itu. Yah aku akui dia memang tampan dan cute. Apa cute? Astaga sejak kapan aku menggunakan kata ‘cute’ untuk pendeskripsian seorang namja? Tapi aku serius dia benar-benar cute dan wajahnya juga baby face. Aduh apa yang terjadi denganku? Kok jadi ngelantur sih. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku cepat menghilangkan pikiran aneh yang memenuhi otakku.

Tin! Tin!

Suara klakson mobil itu kembali mengejutkanku. Aku yang tersadar dari renunganku cepat-cepat mengambil mantel yang tergantung di samping pintu lalu keluar rumah dan menguncinya.

Aku melihat namja itu. Byun Baekhyun. Ia mengenakan setelan jeans dan kaus juga jaket emas bercampur warna hitam. (bayangin waktu perform lagu MAMA di showcase exo). Aku pun seakan terpana dengan penampilannya. Seharusnya dia tidak terlihat terlalu tampan malam ini. Dia pun berjalan membuka pintu mobilnya untukku, aku pun masuk dan duduk di kursi penumpang. Tidak lama, dia pun membuka pintu mobilnya lalu duduk di kursi kemudi disampingku.

“Maaf membuatmu menunggu lama ..” kataku tidak enak hati

“Gwaenchanayo. Asalkan jangan sampai kencan ini batal saja. Hahaha.” jawabnya diiringi ketawa yang menurutku cukup menawan (bayangin juga waktu interview di exo showcase, pas dia bilang kalau dia sering mandi bareng Sehun.) *apa deh si author ribet -____-*

“Jadi kita mau kemana?” tanyaku di tengah perjalanan

“Makan malam. Setelah itu baru kita jalan. Eotte?”

“Terserah kau saja.” ujarku sambil tersenyum

BAEK HYUN’S POV

 

Aku rasa aku menyukai gadis ini. Dari caranya berbicara, saat dia tertawa. Aku melihat kebahagiaan terpancar dari mata hitam bulatnya. Oke mungkin aku gila atau apa, tapi jujur saja saat di sekolah tadi ketika aku bersalaman dengannya. Kurasakan jari-jari panjangnya menusuk kulitku hangat. Nyaman sekali. Apalagi saat aku benar-benar hanya terfokus menatap matanya saja. Gadis ini .. sungguh istimewa.

***

Kami pun makan dalam diam. Saat akhirnya aku yang mengambil tindakan duluan. Tanganku perlahan meraih tangannya untuk digenggam. Tanpa keraguan, aku pun langsung menautkan jari-jariku masuk ke sela jari-jarai tangannya. Aku dapat melihat tatapan matanya yang sedikit syok. Aku tak memperdulikan nya. Entah kenapa kata-kata ini tidak bisa kutahan lebih lama lagi. Kenapa aku ingin sekali mengatakan bahwa aku ….

“Saranghae.” ujarku mantap dalam satu tarikan nafas. Mataku menatap manik matanya. Aku tahu dia kaget. Atau mungkin belum siap.

“Aku menyukaimu, jadilah yeojachinguku.” kataku lagi berharap ia akan menjawabnya.

“Ng … aku …”

HYERI’S POV

 

“Saranghae.”

Sontak aku terkejut mendengar kata itu keluar dari mulutnya. Apa? Dia bilang ‘saranghae’? Aku tidak salah dengarkan? Astaga kenapa secepat ini?

“Aku menyukaimu, jadilah yeojachinguku.” katanya lagi lalu menatapku intens. Aku yang sudah gugup sedari tadi segera mengedarkan pandanganku kearah lain. Berusaha menghilangkan semua rasa gugupku dan juga detak jantung yang semakin menderu. Jangan menatap matanya Hyeri. Kau taukanketertarikanmu itu ada pada matanya? Aish.

“Ng … aku …” Apa aku harus menjawabnya? Apa ini saatnya aku harus melupakan Joonmyun? Apa aku memang harus melupakannya dan menerima namja ini? Aku bingung.

“Mianhae … tapi tidak ada alasanku untuk berkata tidak . Aku .. mau menjadi yeojachingumu.” ucapku akhirnya yang langsung direspon oleh senyuman puas darinya.

“Gomawo.” Kali ini ia memelukku. Pelukan hangat pun menjalari tubuhku. Kenapa aku merasakan kebahagiaan yang teramat sangat ya? Apa akhirnya aku senang bisa menemukan namja baru lalu melupakan Joonmyun? Setidaknya dengan cara seperti ini .. masa lalu itu tidak terbesit lagi di otakku. Byun Baekhyun, aku akan mencoba belajar untuk mencintaimu.

***

“Sudah malam. Masuklah.” Dia pun  mengantarkanku sampai ke halaman rumah. Sebelum pergi, ia mengecup keningku sebentar lalu tersenyum. Aku pun membalas senyumannya.

“Ne, berhati-hati lah di jalan. Hubungi aku kalau sudah sampai dirumah.” ujarku padanya sebelum dia masuk kedalam mobil.

“Aku pulang dulu.” serunya dari kaca jendela mobil yang setengah terbuka. Aku pun melambaikan tanganku kepadanya. Setelah yakin ia sudah menghilang bersama mobilnya di jalanan, aku pun bergegas masuk kerumah dengan perasaan senang.

BAEK HYUN’S POV

Akhirnya perjuangan ku selama 2 tahun yang selalu mengintainya setiap hari disekolah membuahkan hasil juga. Dia milikku sekarang. Seperti janjiku 2 tahun yang lalu, kalau aku berhasil memilikinya aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Kesempatan pertama harus digunakan sebaik-baiknya. Belum tentu kesempatan kedua jatuh di tangankukan? Jadi aku berjanji, aku akan menjaganya dengan baik dan menyayangi sesedikit mungkin per hari-nya. Agar stok cinta ku tidak habis dan bisa kugunakan lagi untuk hari-hari berikutnya. 2 tahun aku mencintainya, dan aku sangat senang sekarang sudah mengungkapkan padanya dengan gamblang.

Aku mungkin bisa dibilang namja yang di idolakan disekolahku. Banyak yeoja-yeoja yang bertanding untuk mendapatkanku. Walaupun begitu, aku tidak pernah memacari salah satu dari mereka. Kenapa? Karena aku akan terus menjaga hati ini untuk orang yang benar-benar kucintai. Gadis itu … Kim Hyeri. Cinta pertamaku

Aku pun sampai di dorm dan langsung memakirkan mobilku di parkiran yang kosong. Aku mematikan mesin mobilku lalu keluar. Ya, aku tinggal di dorm ini bersama member yang lainnya. Tinggal menghitung hari saja sampai aku debut menjadi anggota boyband terkenal nanti. Ah aku melupakan sesuatu, aku belum mengatakan nya kepada Hyeri tentang masalah ini. Tapi biarkan sajalah, dia pasti akan mengetahuinya sendiri nanti.

Aku memencet bel dorm dan tak lama keluarlah Chanyeol yang membukakan pintu untukku.

“Kau sudah pulang hyung? Bagaimana kencanmu?” tanyanya dengan antusias

“Sukses.” ujarku senang

“Jinjja? Ah johda hyung.” Dia mengacungkan kedua jempolnya kearahku.

Aku pun langsung melangkahkan kaki menuju kamarku saat tiba-tiba suara seseorang memanggil namaku. Aku menoleh dan ternyata Su Ho hyung.

“Baek~a, kencanmu sukses?” tanyanya

Aku mengangguk. “Sesuai rencana hyung. Semuanya berjalan lancar.”

“Baguslah. Kapan-kapan ajaklah dia main kesini.”

“Oke. Besok aku akan memberitahunya. Sudah lah hyung, aku tidur dulu ne?”

“Baiklah.”

Akhirnya kami pun menghilang ke kamar masing-masing.

***

Seperti yang dibilang Su Ho hyung semalam, kenapa tidak kuajak saja dia main kesini? Setidaknya aku harus mengenalkannya pada yang lain. Kasihan mereka hanya bisa mendengar ceritaku saja setiap hari tanpa tau siapa wajah gadisku sebenarnya. Bukan nya aku tidak mau menunjukkan nya kepada mereka, aku jugakanbaru resmi berpacarannya semalam. Jadi baru sekarang aku sempat memberitahukan mereka. Ya, semua member disini adalah pendengar baikku selama 2 tahun. Aku selalu bercerita kepada mereka tentang yeoja yang aku kagumi selama 2 tahun itu. Dan mereka juga tidak pernah bosan ataupun mengeluh mendengar ceritaku. Hanya saja yah selama 2 tahun itu, mereka selalu saja dihantui dengan rasa penasaran yang besar. Menerka-nerka secantik apa yeoja itu sampai membuat aku jatuh cinta selama ini dengannya. Bukan. Aku tidak hanya mencintai wajahnya tentu saja. Aku mencintai segala yang ada pada diri gadis itu. Dia memang cantik tapi yang membuatku tertarik adalah kepribadiannya. Mungkin mereka berpikir ‘seistimewa kah yeoja itu sampai membuat uri Bacon ini jatuh cinta?’. Hmm kalo menurutku sih mungkin seperti itu.

Tanganku tergerak menuju nakas kecil disamping tempat tidurku. Mengambil handphone lalu mengetik sederet nomor yang sudah kuhapal dalam semalam di luar kepala tentu saja. Cukup lama tak diangkat tapi sedetik kemudian aku bisa mendengar suara ceria diseberangsana.

“Yeoboseyo?”

“Ini aku. Hyeri~a eodigaseyo?” tanyaku

“Baek?” sahutnya kaget. “Aku sedang dirumah Hyemi. Wae?” lanjutnya lagi “Bagaimana kalau nanti siang kita makan diluar? Aku ingin mengenalkanmu pada teman-temanku.”

“Nanti siang ya? Mm akan aku usahakan. Dimana?”

“Di kafe tempat semalam kita bertemu saja. Aku tunggu ,ara?”

“Oke.“

“Ya sudah, annyeong!“

Klik.

Aku menekan tombol merah mengakhiri pembicaraan ku dengan Hyeri lewat telpon. Suasana dorm sedikit sepi sekarang. Karena semua member punya kegiatan masing-masing. Sedangkan aku? Hanya berbaring menunggu jam makan siang nanti

AUTHOR’S POV

 

Baekhyun dan teman-temannya sudah duduk manis di dalam kafe menunggu seseorang yang sampai saat ini belum datang juga. Sekarang  jam sudah menunjukkan pukul 12.15. Itu artinya gadis itu telat 15 menit dari jam yang sudah dijanjikan. Namun itu tak membuat mereka bosan, karena sedari tadi mereka hanya mengobrol satu sama lain. Mendiamkan Baekhyun yang terduduk di pojok jendela sambil menunggu kekasihnya datang.

Tak selang beberapa lama, pintu kafe terbuka dan terdengarlah suara lonceng yang berbunyi dari atas pintu itu. Seorang yeoja bermantel coklat dengan bulu disekelilingnya dan juga gaun selutut berwarna soft pink dengan celana legging hitamnya masuk ke dalam kafe itu. Sempat bingung mencari keberadaan seseorang yang dicarinya, sampai saat ada seorang namja yang melambaikan tangan kepadanya sambil tersenyum. Dan ia yakin itu adalah ‘kekasih barunya’.

Gadis itu berlari kecil kearah meja yang letaknya paling pojok dan juga disamping kaca jendela yang sangat besar. Ia mempercepat langkahnya lagi dan sampailah ia  di meja yang terdapat 6 namja yang salah satu nya adalah kekasih barunya.

“Jwoseong hamnida. Maaf aku terlambat.” ujarnya sambil membungkukkan badannya meminta maaf karena datang terlambat dari waktu yang sudah dijanjikan. Baekhyun dan 2 namja lainnya duduk berhadapan menghadap Hyeri yang tengah berdiri sedangkan 3 namja lainnya membelakangi tubuh Hyeri yang mungil itu.

“Perkenalkan nae yeoja chingu. Hyeri.” kata Baekhyun dan langsung disambut dengan salaman hangat 4 orang namja itu. Sedangkan namja yang satu nya lagi langsung syok dan wajahnya pucat saat mendengar nama itu disebutkan. Seakan-akan nama itu sudah lama tak ia dengar. Pria itu meyakinkan sekali lagi bahwa indera pendengaran nya tidak salah.

“Kim Hyeri imnida. Bangapseumnida.” Suara itu muncul lagi dan sekarang pria itu benar-benar yakin kalau ia tidak salah dengar. Itu suara 2 tahun yang lalu. Suara yang empunya pernah ia sakiti dulu.

Dengan cepat pria itu berbalik, dan sedetik yang terasa lama mata coklat pria itu bertemu dengan mata bulat hitam gadis itu. Mereka saling berpandangan tak percaya satu sama lain. Keadaan pun menjadi hening dan jelas saja tergambar raut wajah bingung keempat namja itu dan juga Baekhyun yang sedikit terganggu dengan tatapan ‘akhirnya-kita-bertemu-lagi’ yang dilemparkan hyung dan juga yeoja yang notabene adalah kekasihnya sekarang.

|To Be Continued|

Eotte? Eotte? *kedipin mata satu-satu sama readers*

Bagus gak critanya? Mian yah kalo jelek dan alurnya kecepetan T.T

Author gak bakat mengungkapkan perasaan pake tulisan,

dan hasilnya jdi gini deh .___.v *author gagal*

Yang udh baca wajib comment ya! Comment readers sangat berarti buat author dan kelanjutannya ^.^b

Iklan

27 pemikiran pada “I’m Always Loving You (Chapter 1)

  1. min, aku takut baca kelanjutannya T^T aku takut ntar hyeri ninggalin bekhyun, demi suho, entar akunya yang nyesek banget T^T aah, miminnya parah-,- kalo ga diliat lanjutannya ntar penasaran._. galau deh u,u lanjut ajadeh~ mengikhlaskan kalo emng chapter selanjutnya baekhyun yang sakit hueeeeeee~ b(TT^TT)d

    • Wahh mian ya jgn nngis dong T-T
      Jgn takut baca klanjutannya ya ^^
      Kalau ntar Hyeri ninggalin Baekki demi Suho, kan Baekki nya bsa sama kmu 😉
      *author licik >.<*
      Baekhyun gak akan sakit2 bgt kok, sakit hatinya dkit aja XD *sok tau lu thor*
      Mkasih udh baca + comment ff nya ya ^^

  2. Harusx kalu aku jadi suho,ga bkalan mutusin Hye Ri!
    Meskipun mau ngejar cita”x….

    Pihak yg terSakiti Baekhyun.. Moga saja baek ma hyeri..
    Meskipun biasku Suho
    hehehe

    Ahn..ne
    new reader
    moga cmentku diblz yakk..
    Hohoho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s