Our Sweet Fight (Chapter 1)

Title: Our Sweet Fight

Author: Kim mus2

Length: Chaptered

Genre: Family, Romance, Comedy, School Life

Cast:

Kim Nari

Byun Baekhyun

Other Cast:

Kim Kibum (SHINee)

Jung Nicole (Kara)

Sebagian Exo Member

Lee Jihyun

 

Author’s talk:

Annyeong exotics readers… ini ff exo pertama aku, so maaf banget kalo masih jelek ya. Anyway, happy reading ya dan jgn lupa comment biar bisa lebih bagus ffnya, Gomawoyoo… ‘Bow’

______________________

Jam dinding di sebuah kamar yang penuh dengan barang dan dekorasi berwarna pink sudah menunjukan pukul 12.00 malam. Tapi sang pemilik kamar belum juga bisa memejamkan kedua bola matanya yang indah itu.

Tau kenapa? Apa dia Insomnia? Tidak juga, atau mungkin lagi galau mikirin pacarnya? Hoo tidak mungkin…meskipun memang yeoja ini cantik rupawan, sebut saja Kim Nari, dia terkenal dengan penampilannya yang tomboy, rambut hitam panjang bergelombangnya selalu diikat ke belakang, lebih mantapnya lagi dia ini adalah ketua ekskul karate di sekolahnya sekaligus juara karate tingkat nasional juga# tomboy ko kamarnya warna pink ya? bingung ga tuh?

Dengan reputasinya itu para namja di sekolahnya bukannya jatuh cinta sama Nari justru malah pada kabur takut kena jotosnya, hadeuuhh serem neng. Nah loh, jadi kenapa Nari ga bisa tidur ya?? Jawabannya adalah karena……………….

La la la la la la….

La la la la la la..

One two three four five six come on……

Lagu mengalun to the max volume bercampur teriakan-teriakan cempreng ga jelas. Gaduh banget deh pokonya, padahal itu malem jumat, jangan-jangan pocong, kunti, vampire, genderewo, semua hantu-hantu dari manapun asalnya deh, lagi pada ngumpul buat dugem bareng. Hiii merinding disco sob…

Untungnya eh untungnya, yang pada berisik itu bukan hantu, tapi manusia, mantan idola pula. Yang pertama adalah Kim Kibum a.k.a Key mantan personil SHINee yang selera fashionnya nista itu. Dia  tengah asik menyanyi sambil ngedance lagu Kara “Mister” di ruang tengah. Tentunya Key tidak sendirian, dia ngedance bareng isterinya tercinta Nicole, empu lagu “Mister” pastinya. Ckckckckck gile juga ya mereka, jam 12 malem malah berisik begitu, ganggu tetangga aja.

Siapakah kira-kira Key dan Nicole bagi Nari? Ada yang bisa tebak?

Ya, selamat 100 poin untuk anda! mereka adalah appa dan ummanya Nari# berasa lagi maen kuis ya.

Sekarang clear dong ya, darimana asalnya paras cantik Nari, secara……ema bapaknya mantan top idol korea. Trus..trus..kalo kamarnya Nari yang penuh barang dan dekorasi pink itu tentunya dibeliin appanya dan terpaksa dia terima aja. Pada tau dong Key emang suka banget warna pink sampe seantero rumahnya kini juga berwarna pink tak terkecuali kamar anaknya. Nari udah maklum banget dengan kegilaan ayahnya pada warna pink itu, tapi tidak dengan kebiasaannya yang suka nyanyi dan ngedance tengah malem.

Sekarang sudah hampir jam 2 malem,  berarti sudah ada dua jam orang tuanya membuat kegaduhan dan kemurkaan Nari kini sudah bener-bener mau meledak, ledakannya bisa lebih hebat dari big bang saudara-saudara# idiiihhh lebay banget ya ckckckck.

“Aiisssshh jinjayo” Nari sudah benar-benar jengkel kali ini. Nari pun keluar dari kamarnya yang ada d lantai 2 pada orang tuanya di lantai 1, “Umma!!Appa!! Berisiiiiiiiiiiikkkkkkkkkkkkkk!!!! Aku ga bisa tidur tauuuuuu!!!” Nari berteriak dengan suaranya yang cempreng itu# cemprengnya turunan dari Key ini mah hhee. Wow sayangnya teriakan Nari tak mampu menghentikan keasyikan sepasang suami istri itu untuk terus menggoyangkan pinggulnya. “Taaaariiik maaang” seru Key tak mengindahkan protes anak gadis semata wayangnya itu.

Karena protesnya tidak digubris, terpaksa Nari harus mengeluarkan jurus terakhirnya. Dia pun menuruni anak tangga dan kemudian berjalan mengendap-ngendap ke belakang Key dan Nicole yang sedang asyik menari itu. Beberapa saat kemudian saat mereka akan ngedance lagu Sherlock, Nari maju perlahan sampai mendekati tubuh orang tuanya itu dan…

“Tok..tok..”# kira-kira begitu bunyinya. Nari menotok mereka berdua yang otomatis membuat keduanya menjadi patung yang sedang berpose Freeze (yang pose angkat kedua tangan itu loh, kebanyang ga? hhee). “Done! Akhirnya mereka berhenti juga” gumam Nari puas. “Key appa mianhae kalo tidak begini, aku gak akan bisa tidur dan besok aku tak bisa ikut ulangan matematika di kelasnya Jinki songsaengnim” ujar Nari sambil menggotong ayahnya ke kamar dan membaringkannya di ranjang pink empuknya itu. Selesai mengantar ayahnya ke kamar, Nari pun menggotong ummanya. “Nicole umma, jongmal mianhae aku benar-benar harus segera tidur, umma juga harus segera istirahat, ini kan sudah malam.”

Sesampainya di kamar kedua orang tuanya, tepatnya saat Nari hendak mmbaringkan ummanya muncul suara aneh, “Tuuuuuuuuuttttttttttttttt……Tuuuuuttttttttttttttttt” (dua kali loh pemirsa). Sesaat setelah itu suiiiiinggggg,,,, bau aneh menyelimuti atmosfir di kamar itu. “Aaarrrhggghhhh, umma!! Appa!! Kalian ini jorok sekali, kentutnya bau tau!” Ajaibnya setelah kentut itu Key dan Nicole terlepas dari totokan Nari.

“Nari-aah…kau ini jahat sekali pada umma dan appamu, kenapa kami ditotok segala untung saja kami kentut” ujar Key dengan bangganya. “Ne… Nari-aah, kami kan sudah tua sudah tak kuat ditotok” tambah Nicole (berarti dulu suka ditotok dong ya, uwow jangan-jangan bisa kungfu juga itu suami istri).“

Nari jadi merasa bersalah kali ini, jelas-jelas orang tuanya yang tidak pengertian tapi dia tak bisa melawan, yaa bagaimanapun Nari kan harus berbakti pada mereka. “Jongmal mianhae umma, appa, aku benar-benar sudah kehabisan akal untuk mengehentikan kalian, aku tak bisa tidur dan besok ada ulangan penting.”

Key dan Nicole pun kini terharu dengan perkataan anaknya yang mementingkan sekolahya dan mereka pun merasa bersalah. “Kemarilah duduk di tengah-tengah kami Nari” ucap Key dengan lembut pada anaknya. Nari pun menurut dan akhirnya Key, Nicole dan Nara, berpelukaaan….#so sweet banget ya. Tanpa sadar mereka bertiga pun tertidur dengan lelap di ranjang yang sama. Meskipun sudah kelas 2 sma, Nari memang terkadang memang tidur dengan Key dan Nicole, so itu normal-normal saja buat mereka.

***

“Key Appa….ayo berangkat sekarang!! bentar lagi aku kesiangan ayo cepat keluarkan mobilnya dari garasi, haduuuhhh mana kaos kakiku umma???” Nari kacau sekali pagi ini karena semuanya bangun kesiangan hari ini, thanks to her parents yang udah ngedance gila-gilaan tadi malam.

“Kaos kakinya ada di lemari paling bawah nak, ini ambil bekalmu, umma bikin dua biar bisa sarapan di mobil, oiya ini susu juga biar pinter ulangannya” kata Nicole sambil sibuk berdandan karena dia juga harus menemani suaminya ke butik dan salon milik mereka, sepertinya hari ini mereka akan sibuk buat make up dan wardrobe konser SM Town di Paris.

“Guys…kajja…” seru Key pada anak dan istrinya dan mereka pun langsung berhamburan keluar rumah menuju mobil. Tanpa basa-basi setelah semuanya masuk mobil, Key langsung menginjak gas dan mobil mereka pun berlalu meninggalkan rumah megah mereka.

Di perjalanan, Nari sibuk memakan sandwich buatan ummanya dan tak lupa dia pun menyuapi umma dan appanya karena mereka memang tidak sempat sarapan. Sekitar 20 meter lagi dari sekolah Nari, tiba-tiba seorang namja yang mengendarai motor sport putih menyalip mereka dan sontak mengejutkan Key dan keluarganya yang terpaksa mengerem mobilnya secara mendadak.

Nari’s side

Sesampainya di depan gerbang sekolah Key appa pun menghentikan mobil dan ketika aku akan keluar dari mobil dan pamitan pada umma dan appa, namja yang mengendarai motor tadi menghampiri mobil mereka. “Annyeong hasseyo” ucap namja itu sambil membungkuk pada orang tuaku. “Aaah ternyata kau Baekhyunnie, kau sudah tiba di Korea rupanya.”

Namja itu sepertinya terkejut dan benar-benar malu dengan perbuatannya tadi, “Key ahjussi, jongmal mianhae, aku benar-benar minta maaf atas perbuatanku tadi, aku takut kesiangan masuk sekolah baruku”. “Ne… nanti berkujunglah ke rumah kami, sekarang kami sepertinya harus segera berangkat, Nari cepat masuk ke sekolah temani Baekhyun juga dia baru masuk hari ini” ucap Key Appa.

Sebenarnya aku masih penasaran tentang siapa Baekhyun itu dan kenapa appa sangat dekat dengannya, tapi ya sudahlah nanti juga aku akan tahu, sekarang yang terpenting aku bisa ikut ulangan di jam pelajaran pertama. “Umma, appa, aku masuk dulu kalau begitu see you later” ucapku pada orang tuaku yang memang kadang suka berbicara memakai bahasa Inggris, orang tuaku kan pernah lama di luar negeri gitu heuuu tapi aku belum pernah sama sekali, menyebalkan. “Yeah my beautiful daughter, have a nice day” ujar Key appa dan Nicole umma berbarengan dan mereka pun pergi.

Sejenak aku tertegun melihat Baekhyun, “Omo…wajahnya tampan, baru kali ini aku mengakui ketampanan seseorang dan sepertinya dia juga anak yang baik dan sopan” gumamku dalam hati. “Yah! Kau anaknya Key ahjussi kan? Kenapa menatapku begitu, naksir ya? maaf ya aku tidak tertarik dengan cewe berantakan kaya kamu, ko bisa sih Key ahjussi punya anak yang gak fashionista kaya kamu, mengecewakan!”

Wow, aku salah sangka rupanya, ternyata namja ini kurang ajar sekali, “Yaah!! Tutup mulut baumu itu, cciih kau ini ternyata munafik, berlagak sopan di depan appaku, ternyata kau cuma cowo narsis yang kurang ajar huh?” Aku pun berlalu meninggalkan namja itu sambil tak lupa menginjak kakinya dan “Awww!!! Cewe monster tunggu pembalasanku bla..bla…bla…” Aku tak mempedulikan si Baekhyun yang terus mengoceh dengan sumpah serapahnya di depan gerbang dan langsung berlari menuju kelasku.

At class

“Huuh, on time!” ucap Nari puas ketika sampai di tempat duduku ketika bel sekolah berbunyi. Nari benar-benar tak habis pikir, orang yang baru saja dia kenal sudah membuatnya kesal pagi-pagi begini. “Nari-aah…” panggilan sahabat Nari, Jihyun akhirnya membuyarkan lamunannya. “Aah..Jihyun-aah, waeeyo?” tanyaku asal. “Kau tampaknya aneh pagi ini, tak biasanya kau melamun di kelas” kata Jihyun dengan raut muka yang bingung. “Ga ada apa-apa ko, aku cuma capek berlari menuju kelas takutnya kesiangan” jawab Nari meyakinkan sahabatnya.

Tak berapa lama kemudian Jinki songsaengnim memasuki kelas dan semua siswa di kelas pun bersiap-siap karena hari ini waktunya ulangan matematika. Saat songsaengnim memakai kacamatanya dan akan mulai berbicara, semua siswa di kelas langsung terdiam. Semuanya sudah tau, kalau Jinki songsaengnim memakai kacamata, dia akan berubah menjadi guru yang sangat killer, tapi kalau kacamatanya dibuka dia akan tiba-tiba sangat friendly dan bahkan childish banget. Sepertinya guru yang satu ini punya kepribadian ganda, aneh memang.

“Ehm..ehm..” seisi kelas langsung membeku hanya dengan mendengar suara itu, kemudian songsaengnim pun melanjutkan perkataannya, “Hari ini kita tidak jadi ulangan.” Mendengar pengumuman itu seisi kelas langsung gaduh, ada yang bersorak ria, ada yang menangis sesenggukan karena merasa terselamatkan dari musibah, ada juga yang asik ngupil di pojokan, biasalah si Chanyeol sama si Sehun soalnya mereka tinggal di deket lapangan bola jadinya banyak debu yang bersarang di hidung mereka.

“Diam semuanya!!!!!!!” Teriakan Jinki songsaengnim benar-benar memekakan telinga, mentang-mentang suaranya bagus jadi demen teriak-teriak begitu. Setelah semuanya tenang, songsaengnim menyuruh seseorang masuk ke kelas. Nari sudah berfirasat buruk, dia memprediksi bahwa Baekhyun akan masuk ke kelas ini sebagai siswa baru dan Nari pun melihat ada bangku kosong di sebelah kanannya, “aaiiissshh spertinya ini benar-benar akan terjadi, drama banget seehhh!”

Jeng…jeng..jeng…tebakan Nari tidak ada yang meleset pemirsa. Baekhyun langsung memperkenalkan diri di depan kelas, baru saja dia bilang “Annyeonghasseyo, Baekhyun imnida” cewe-cewe sekelas langsung histeris, benar-benar memuakan, pikir Nari. Prediksi selanjutnya pun tidak meleset pemirsa (daritadi berasa jadi pembawa acara hhee), Baekhyun langsung duduk di sebelah Nari.

“Buset dah…kaya di komik banget ini mah, jangan sampe deh ujung-ujungnya kepincut sama orang narsis ini”, gerutu Nari pelan. “Apa yang barusan lo bilang cewe monster? Lo pake takut suka sama gue segala, sekarang juga udah naksir kan?” Tanya Baekhyun dengan evil smirknya. “Heh, nama gue Kim Nari bukan cewe monster! Asal lo tau aja ya gue BENCI sama lo, gue ga bakalan suka sama lo arra?? Ingat itu!” balas Nari kesal.

Tiba-tiba Bakhyun mengambil spidol dari tasnya dan menuliskan “NARI LOVE BAEKHYUN” di tangan kanan Nari. Nari benar-benar kaget dan tanpa sadar berteriak dengan suara cemprengnya “Aaargghh…Neo miccheoseo???!!!” Mendengar teriakan itu, Jinki songsaengnim langsung memarahi Nari, “Yaa Kim Nari kau sudah mengganggu kelasku, cepat keluar dari sini dan pikirkan kesalahanmu!”

“Rasakan itu weee…” ejek Baekhyun sambil melet-melet. “Tunggu pembalasanku Bebek!” (Bebek dari kata Baek hhe) kata Nari geram. Nari pun beranjak dari kursinya untuk keluar dari kelas dengan badan lesu dan tidak memperhatikan jalannya, dan saat di depan kelas……..

BRUKKKK

Hening…………

TBC

Iklan

46 pemikiran pada “Our Sweet Fight (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s