Stop to Thinking!! (Chapter 2)

Tittle               : Stop to Thinking!! ( Chapter 2 )

Main Cast       : song jyena, Oh Sehun and other cast menyusul

Length            : Chaptered( on going)

Genre              : Romance

Rating             : PG 16

Author            : @Seasons_Wind (yang mau kenal bisa mention dan follow XD #promosi )

Note                 :halohaa…  author sarap yang datang  dari planet exo  bersama sang suami tercinta #baca:sehun akhirnya berhasil meneruskan ff abal abal ini disaat waktu UN berlangsung #keramas . terimakasih untuk para reader yang telah mendukung ff ini untuk tetap saya lanjutkan meski diwaktu penentuan hidup saya ini #eaaa . mohon do’anya untuk kelancaran saya dalam menghadapi UN . dan untuk main cast yeoja terpaksa harus saya ganti karena ada salah paham yang mungkin menganggap jika main cast yang ada di part 1 itu adalah salah satu member dari sebuah girl group yang bahkan tidak pernah saya  berpikir jika itu adalah dia. Maaf juga jika banyak typo bertebaran disana sini. Karena part ini benar tanpa pengeditan sedikitpun  #curcol #nangisdidadabidangsehun 😥

Once more, This plot and song jyena si mine. I hope sehun also XD.

Happy reading for all

 

********************************EXO EXO EXO EXO*********************************

Jyena POV

 

Masih Kudengar teriakkan teriakan histeris para wanita yang terpesona akan kedatangan seorang mahasiswa baru yang kutahu dari pikiran ke pikiran, dari segala sudutadalah seorang mahasiswa yang merupakan pindahan dari Kanada, yah walaupun dari nama dan wajahnya ia begitu terlihat seperti orang pribumidisini.  Berbagai macam suara riuhan tolol dari hampir semua mahasiswi yang ada di ruangan ini dapat kupastikan  tidak akan jauh dari laki laki yang sekarang berada tepat di sampingku ini. laki-laki dingin yang hanya diam menatap kosong pada papan tulis  yang sedikit demi sedikit telah dipenuhi oleh berbagai tulisan biologi  tidak penting oleh sang dosen yang menjelaskan berbagai rumus hereditas tentang seberapa persen sang keturunan adalah seorang laki-laki ataupun perempuan , berbagai penyakit yang kemungkinan besar menurun pada sang keturunan dan berbagai perbandingan lainnya yang benar benar membuatku malas untuk menjelaskannya lebih runtut, yah kau tau sendiri bukan jika pelajaran ini sudah pernah di pelajari saat kita berada di tingkat sekolah menengah atas, dan aku benar – benar masih mengingat dan lumayan menguasainya.

***EXO SEHUN***

 

 

“baru pertama kali aku di acuhkan laki-laki dan ini sungguh menyakitkan ”

“kenapa bisa aku diacuhkan seperti ini ?”

“apa aku tidak menarik?”“tapi….aku sudah cantik dan elegan seperti biasanya ”

“cih apa yang wanita-wanita ini lihat darinya? Kenapa semua seakan telah tergila-gila padanya?  tch”terdengar  nada kesirikan dari pikiran mahasiswa ini .

Itulah sebagian kecil  kalimat dari riuhan berbagai pikiran para mahasiswa dan mahasiswi di ruangan ini yang bisa terbaca olehku . Aku tidak mungkin  mengatakan semua hal yang mereka kemukakan dalam pikiran merekakarena mengingat semua mahasiswa di kelas ini berjumlah kurang lebih sekitar tiga puluh orang mahasiswa, dan begitu melelahkan dan semakin meninggikan tingkat kemalasanku jika aku harus membeberkan semua pembicaraan sepihak  yang ada di dalam pikiran  ke tiga puluh mahasiswa tersebut terkecuali laki-laki itu tentunya, karena kau tahu sendiri jika aku tidak bisa membaca ataupun mendengar berbagai macam pembicaraan ia di dalam hati maupun pikirannya.dan ini benar-benar membuatku speechless dan frustasi di waktu yang bersamaan.ini benar benar menakjubkan sekaligus membuat perasaan aneh tiba-tiba menyelimuti pikiran dan hatiku.mindblindness – itulah kata yang tepat menggambarkan bagaimana keadaanku dengan kedatangan sosok baru itu.

 

Baru sekitar 15 menit waktu pembelajaran berlalu,aku sudah benar-benar bosan dan  begitu ingin menyuruh dosen itu untuk segera menghentikan pembelajaran, dan tidak menghambur-hamburkan suaranya seperti yang sedang ia lakukan sekarang . bukan karena aku tidak menghargainya,ataupun membencinya, sungguh aku  hanya begitu prihatin  melihatnya yang menerangkan materi dengan panjang lebar tapi hanya satu atau dua orang mahasiswa yang memperhatikannya, sebagian besar dari mereka bahkan ada yang dengan tenangnya sudah terlelap dalam  mimpi indahnya di siang bolong seperti ini.para laki-laki yang dapat kudengar sedang membicarakan berbagai hal tentang wanita-wanita malam mereka,tentang kencan mereka yang begitu menggairahkan dan berbagai hal-hal mesum lainnya yang benar-benar membuatku jijik seakan ingin meludahi mereka. laki-laki semuanya sama di mataku,tiada kata lain selain kata “13rengsek” mungkin, yang pantas bagi mereka.

***EXO SEHUN ***

 

 

Untuk membunuh rasa bosanku , aku membuka laptop yang selama beberapa tahun ini telah menjadi teman setiaku , dialah satu-satunya teman yang tidak pernah menghianatiku selama ini. padanyalah aku selalu mencurahkan berbagai curahan isi hatiku, keluh kesahku dan semua hal yang terjadi padaku setiap harinya. Dan sekarang yang bahkan bukan waktu yang tepat untuk membuka dokumen pribadiku ini, entah kenapa banyak sekali curahan yang ingin kukeluarkan sesegera mungkin, dan tentu saja aku tidak mau menunggu lama jika aku memiliki waktu kosong dan membosankan seperti ini. akhirnya,tak lama aku memulai memencet tombol power dimana laptop ini akan segera hidup dan akupun tidak lupa menyambungkannya dengan modulator demodulator untuk membuka blog pribadiku yang selama beberapa tahun ini telah menyimpan berbagai rahasia besarku ***yang tentu saja tanpa orang lain ketahui bahwa blog ini adalah milikku****

 

 

Begitu laptopku sudah tersambung dengan jaringan internet , akupun langsung membuka blog pribadiku tersebut.tidak lupa untuk memasukan ID name dan tentu saja  passwordku untuk berinteraksi di dalam blog tersebut sebagai satu-satunya admin yang bisa mengotak-atik dengan bebas tanpa adanya seseorang yang akan melarang atau apapun itu. Saat aku berhasil melakukan login , akupun langsung tersambung dengan halaman awal atau home, dan pandanganku tertuju pada postingan terakhirku  kemarin yang kulihat telah memiliki sekitar 100 komentar lebih. Akupun mengklik judul postingan ini untuk melihat lebih rinci bagaimana komentar komentar para pembaca dan pengkritik setiaku. yah seperti yang kau tahu, didunia ini tidak ada yang sesuatu apapun yang tidak memiliki semacam antonim terkecuali tuhan pastinya.sepeti contohnya yaitu panas dan dingin, siang dan malam, rajin dan malas dan contoh-contoh lainnya yang tidak mungkin  aku jelaskan satu persatu. Maka dalam hal berkomentar pun akan ada yang bersifat positif dan pasti akan adapula yang bersifat negatif.

Akupun mengklik kursor ke bawah untuk langsung menuju berbagai komentar komentar tersebut.

***EXO SEHUN***

 

 

“pikiranmu sama sepertiku, hanya saja kau dengan bebasnya bisa membaca pikiran semua orang tanpa harus mendengarkan orang tersebut berbicara lantang, tidak sepertiku yang selalu di hina secara langsung oleh mereka . dan mengenai laki-laki , aku juga benar-benar sependapat denganmu , mereka semua memang 13rengsek ” aku  tersenyum, inilah komentar pertama yang kubaca. tanpa membalas komentar tesebut, akupun membaca komentar-komentar selanjutnya sampai aku mendapatkan sebuah komentar negatif mengenai postinganku ini.

“tidak bisakah kau berhenti membaca pikiran orang lain, ataukah kau memang tidak pernah mencobanya? Kau benar-benar tidak sopan, Setiap orang itu pasti memiliki privasinya masing-masing dan kau seenaknya membaca pikiran mereka dan mempostingkannya di tempat yang dengan mudah orang menemukannya. Kau itu benar-benarpengecut yang tidak mau menampakkan dirimu siapa”

Aku terdiam, perkataan orang ini  bagaikanmasuk kedalam pori-pori terkecil dari kulitku , mengikuti aliran darahku dengan sangat cepat menuju tempat dimana hatiku berada dan langsung menusuknya dengan begitu menyakitkan. Perkataannya benar-benar menohok hatiku. Aku memang seorang pengecut kuakui itu , tapi yah mau bagaimana lagi , bukankah  ini sudah menjadi rutinitas dan kebiasaanku? jadi mana mungkin aku peduli, toh ini hidupku sendiri, dan aku paling benci jika seseorang mengatur hidupku.

 

***EXO SEHUN***

 

 

“Apa yang sedang kau lakukan? ” tanya seseorangtiba-tiba —lebih tepatnya seorang laki-laki—yang membuatku terkejut dan tanpa sadar membuat tanganku dengan refleks menutup laptopku dan membuatnya mati seketika.

“51alan , apa laki-laki ini ingin aku bunuh sekarang juga? ” umpatku dalam hati, emosiku benar-benar diuji kali ini.

“astaga kenapa laki-laki ini terus mengganggu ketenanganku? Ya tuhan, kenapa juga kau mempertemukanku dengan laki-laki ini? tidak bisakah kau kembalikan kehidupanku pada saat dimana laki-laki ini tidak ada?”berbagai macam pertanyaan konyol keluar dari pikiranku seakan berharap seseorang akan menjawabnya —–meskipun itu mustahil sebenarnya—- dan akhirnya  karena tidak mau terlarut dalam berbagai pikiran konyolku itu selanjutnya akupun segera membalikkan badanku dan kau tau apa setelah ini yang terjadi? Coba kau bayangkan bahwa wajah laki laki ini tepat berada beberapa milimeter di depanku. dengan seketika bagaikan tersihir oleh tatapannya yang menusuk retina mataku, aku merasakan badanku lemas tidak bisa bergerak, bahkan hanya untuk memalingkan wajahkupun rasanya aku tidak mampu. Raut wajahnya ku tatap lekat lekat dan ia pun melakukan hal yang sama padaku.tanpa bisa ku cegah , kurasakan sebuah benda lembut melumat bibirku,penuh kelembutan dan itu malah memberikan efek yang besar bagiku,aku tidak bisa menolak bibirnya mencium bibirku, ini terasa menyilaukan karena jujur saja ini adalah pertama kalinya bagiku seumur hidup ,aku terpejam menikmati tanpa membalasnya, cukup lama aku merasa berada di puncak keindahan duniawi ini,beberapa detik selanjutnya  aku mulai mengerjap-ngerjapkan mataku, mencoba kembali pada titik aku berpijak pada seluruh kesadaranku,dan dengan kesadaran yang sudah kembali pada tempat muasalnya aku mendorong tubuhnya menjauh dari wajahku. Aku segera berdiri dan menatap matanya lekat , mencoba mencari kebenaran dari apa yang telah kami lakukan barusan. Perasaan Apa yang ia rasakan barusan saat menciumku?aku mencoba kembali membaca apa yang ada didalam pemikirannya, tapi sama seperti sebelumnya ia sama sekali tidak terdeteksi. Kualihkan pandanganku pada gerak tubuh dan ekspresi wajahnya. Semuanya tampak terlihat sama, aku tidak bisa mengenali dan memprediksi bagaimana emosi dasar yang sedang ia perlihatkan, atau mungkin aku yang terlalu bodoh tdak bisa membaca ekspresinya.

 

CUKUP!!!! Kenyataan barusan telah benar-benar membuat perasaan emosi dan malu yang ada dalam diriku bergumul menjadi satu, Malu karena telah membiarkan ia melakukan hal menjijikan padaku. Tanpa berpikir panjang lagi dan tanpa satu patah katapun yang keluar dari mulutku, aku segera membereskan berbagai macam alat tulis dan memasukkannya kedalam tas.satu-satunya yang terpikirkan olehku adalah segera keluar dari ruangan terkutuk ini dan meninggalkan laki-laki brengsek yang berada di sampingku.

aku berjalan dengan agak cepat menuju pintu keluar berada, dan begitu aku berhasil  keluar dari ruangan itu —yang bahkan tidak diperdulikan oleh sang dosen—- , segera  kuhempaskan pintu itu dengan cukup keras dari luar sampai sang dosen baru menyadarinya dan berteriak-teriak memanggil namaku yang samar-samar bisa kudengar tapi tentu saja tidak kuperdulikan. Begitu teriakkan itu berhenti, Seketika aku terdiam memperhatikan situasi di sekitarku yang tampak lengang. Satu-satunya yang bisa kulakukan sekarang adalah pergi ke ruangan sekretariat dan mencoba berdikusi mengenai perubahan atau pergantian jadwal matakuliahku, karena aku tidak sudi jika harus bertemu atau bahkan harus memiliki jadwal mata kuliah yang sama dengan laki laki brengsek yang bahkan tidak sudi aku sebutkan namanya.

***EXO SEHUN ***

 

 

“oh ayolah miss, apakah aku benar benar tidak bisa mengganti atau merubah jadwal mata kuliahku?”

“maaf nona song, sudah ku tegaskan,semua mata kuliah sudah terpenuhi, jadi  kau tidak bisa mengganti atau merubah jadwal mata kuliahmu, semua sudah terjadwal dengan cukup baik dan sempurna , jika kami para staff merubah jadwalmu, maka jadwal yang lain akan berantakkan”.

“tch baiklah aku menyerah” dengan wajah frustasi aku berbalik dan  meninggalkan staff wanita tersebut, pikiranku tanpa sadar membayangkan jika aku akan sering bertemu dengan laki-laki brengsek itu dan malah semakin membuatku frustasi ,tanpa bisa kukendalikan aku mengacak-acak rambutku saking frustasinya.

 

 

Baru beberapa langkah aku berjalan menuju pintu keluar, aku menyadari jika ada satu hal penting yang aku lupakan.akupun segera berbalik dan mendekati staff wanita yang barusan berdebat denganku itu.

“miss, terima kasih kau telah meluangkan waktumu untuk berdebat denganku¸dan maaf atas kelancanganku yang begitu tak sopan denganmu tadi” sesalku dengan jujur pada wanita ini.

“oh ya tak apa, aku bisa mengerti bagaimana perasaanmu nona song” balas  wanita yang telihat mulai agak menua ini, seketika dahiku berjengit mendengar perkataannya, aku menatapnya dengan pandangan curiga, apa benar ia mengerti bagaimana perasaanku?

“jangan terlalu dipikirkan. Omonganku barusan tidak lebih dari sebuah candaan nona song” lanjutnya dengan kekehan yang tidak lepas dari bibirnya. dengan pandangan masih curiga,aku masih terus memperhatikannya dengan lekat, tidak ada pikiran aneh yang terbaca oleh pikiranku. Sepertinya wanita tua ini tidak sedang berbohong dan sejauh ini dia adalah orang baik menurutku.

“baiklah aku pergi”

***EXO SEHUN ***

 

Setelah keluar dari ruang sekretariat sehabis perdebatan yang tidak berguna itu, aku kembali berjalan frustasi menuju parking area dimana mobilku berada. lorong yang masih lengang membuatku lebih leluasa untuk keluar dari gedung ini . begitu aku sampai di ujung lorong yang langsung menuju parking area yang terlihat sangat sepi , aku terhenti seketika. hatiku … entah kenapa ini rasanya begitu sakit mengingat laki-laki brengsek itu yang bahkan tidak mengejarku. Mengutuk diriku sendiri itulah yang aku lakukan sekarang. kenapa bisa-bisanya aku menerima perlakuannya tadi?  tanpa sadar aku memegang bibirku, tidak bisa kupungkiri kelembutan dari perlakuannya nya tadi masih bisa kurasakan sampai detik ini dan ini malah membuat hatiku lebih sakit lagi karena mengingat  ia —-orang asing yang bahkan belum genap 1 jam aku mengenalnya — bahkan tidak memperdulikanku sedikitpun.

 

***EXO SEHUN***

 

 

Aku terdiam di dalam mobilku yang masih terletak di parking area , memompa jantungku supaya berdetak normal kembali itulah yang kulakukan sekarang .rasanya begitu malas jika aku harus kembali kesana , melanjutkan pembelajaranku yang mengharuskanku untuk bertemu dengan laki-laki brengsek yang telah merenggut ciuman pertamaku,dan sepertinya akupun harus menenangkan perasaanku terlebih dahulu sebelum berhadapan dengannya lagi,takut-takut jika tanpa sadar aku akan membunuhnya di depan umum. Laki laki ini telah membuatku merasakan berbagai perasan bergumul menjadi satu  yang seumur hidup belum pernah aku rasakan, perasaan aneh ini begitu menyesakkan rongga dadaku dan aku tidak tau pasti apa arti dai perasaan ini.

 

Rasa malas lain juga menyergapku, berpikiran untuk kembali kerumah bukanlah jalan terbaik menurutku mengingat bahwa hari masih siang dan aku telah meninggalkan jam kuliahku begitu saja. Jika orangtuaku sampai tau aku membolos dari jadwal mata kuliahku , sudah kupastikan jika dalam beberapa menit kemudian mereka akan terus-terusan menghubungiku, memberiku nasihat dengan panjang lebar yang pasti akan membuat kupingku begitu panas. Tapi dibalik semua itu, aku masih merasa bersyukur karena ditengah kesibukan mereka dengan pekerjaan mereka diluar sana, mereka masih tetap mengkhawatirkanku  dan begitu peduli pada anak satu-satunya ini.

 

Memikirkan Berbagai kemungkinan yang akan  terjadi malah membuatku menguap tiba-tiba .tanpa kusadari selanjutnya jari-jari lenganku mengklik sebuah tombol di bagian kiri jok dan itu berhasil membuat kepala jok yang sedang kududuki  bergerak kebelakang dan membuat posisiku  menjadi sedikit berbaring. Tanpa kusadari, perasaan kantuk dan lelah yang menyergapku itu  malah membuatku terlelap beberapa menit kemudian.

 

***EXO SEHUN***

 

 

Dengan mata yang masih tertutup Aku menggeliat melebarkan kedua tanganku dan mencoba kembali tidur sebelum Perasaan aneh tiba-tiba menyergapku .

Ini benar-benar aneh, apa mobil ini tiba-tiba saja melebar? Kenapa aku merasa nyaman seakan aku berada di tempat tidurku sendiri? Setelah lumayan lama kupertimbangkan di tengah perasaan kantukku, akhirnya sedikit demi sedikit aku membuka kelopak mataku dengan malas. Seketika aku tercengang menghadapi kenyataan yang aku hadapi sekarang , jika ternyata penglihatanku langsung tertuju pada langit-langit kamar yang sudah tidak asing lagi bagiku, tidak lain dan tidak bukan ini memang tempat tidurku. Dengan panik aku meraba seluruh badanku dan seketika aku merasakan kelegaan mengetahui jika baju yang aku pakai terakhir kalinya masih melekat utuh pada tubuhku.

“Astaga, sebenarnya apa yang telah terjadi? “

“kenapa aku tiba-tiba ada di tempat tidurku sendiri?”

“Begitu terlelapkah tidurku didalam mobil sampai tidak menyadari seseorang asing telah membawaku pulang?”

“Bagaimana orang itu bisa membawaku pulang dan masuk kedalam rumahku ? terlebih lagi satu-satunya pintu yang ada dirumah ini telah memakai kode yang hanya aku dan kedua orang tuaku yang mengetahuinya”

 

Berbagai pertanyaan berputar mengantri terus menerus didalam pikiranku seakan mencari jawaban sebelum akhirnya sebuah suara gaduh yang sepertinya berasal dari ruang tengah rumah ini mengalihkan pemikiranku, sekelebat perasaan buruk tiba-tiba saja menelusup menghantuiku. apa mungkin itu adalah pencuri ?  Tanpa berpikir panjang lagi aku segera bangun dari tempat tidur dan dengan pelan mengambil tongkat baseball yang tepat berada di pojok sebelah kiri kamarku. Dengan pelan tanpa adanya suara berjengit dari pintu, aku keluar dari kamarku . orang yang membuat kegaduhan itu masih asik menonton televisi sehingga tidak menyadari keberadaanku di belakangnya. Aku melangkah mendekatinya dengan begitu pelan dan mengacungkankan tongkat baseballku,takut-takut ia tiba-tiba berbalik dan menyerangku.

Ketika jarak aku dan orang asing itu tidak kurang lebih dari 40 centimeter, aku memukulkan tongkat baseballku dengan membabi buta pada kedua bahunya.

“YAK!!!!mati kau!!mati kau!!! Dasar pencuri!!”teriakku sambil terus memukulnya dengan membabi buta tanpa memikirkan dimana letak aku memukulnya.

“YAK YAK YAK !!apa yang kau lakukan?? Hentikan!!! Aw… ini benar-benar sakit!! Kubilang HENTIKAN!! YAK Aku bukan pencuri! ” teriak balik orang asing itu sambil memegang bahunya kesakitan dan seketika akupun menghentikkan penyeranganku.

Begitu aku benar-benar menghentikan penyeranganku, beberapa detik selanjutnyaorang asing itu berbalik dan menatapku , di waktu yang sama pulaseakan waktu didunia ini  berhenti berputar, aku membeku begitu melihat raut wajah yang ada di depanku saat ini.

“………………………”

“………………………”

“kau?apa yang kau lakukan dirumahku?“ dan akhirnya aku berhasil mengeluarkan suaraku meski hanya kata itu yang mampu keluar dari bibirku. aku kembali terdiam. Seakan hanya kalimat tersebut  yang tersisa dalam tenggorokanku yang tercekat.

“tch apa kau gila? Kau hampir membuat tulang bahu calon suamimu ini remuk dan kau malah bertanya seperti itu!! ” ucapnya meringis dan terus menerus memegang bahunya .

“……………………………”

“…………………………….”

Apa?

apa yang barusan dia katakan?

calon Suami?

Apakah mungkin ada perspektif lain dari kata “calon suami”  yang berbeda dari apa yang aku bayangkan?

Dan satu satunya jawaban yang kuinginkan adalah jika ternyata kedua telingaku sedang bermasalah, tersumbat atau apapun itu dan itu membuat telingaku salah mengartikan apa yang laki-laki di depanku ini katakan.

 

Katakan jika semua ini hanyalah  mimpi burukku karena kesialanku hari ini atau karena aku membolos dari jadwal matakuliahku. Dan aku bersumpah jika seumur hidup aku tidak akan pernah membolos kuliah lagi asalkan mimpi buruk ini segera berakhir.

……….

……….

**************************TO BE CONTINUE*****************************

Bagaimana?bagaimna? ff nista ini pasti membuat kalian muntah dan jijik dalam waktu bersamaan , iyakan?ayo ngaku, ayo ngakuuuuu…hiks hiks. #cipoksehun

Athour saraf ini bisa-bisanya membuat ff yang buruk seperti ini kan? Mian mian . author bukan makhluk sempurna jadi maaf jika ff ini bakal ancur kayak gini dan typo bertebaran dimana-mana.#dipelukluhan

Akhir kata istri syah sehun dan luhan memohon maaf lahir batin dan pamit karena harus belajar untuk ujian negara sehingga chapter selanjutnya mungkin akan sedikit lama proses pembuatanannya ,karena bahkan satu katapun belum author tulis untuk chap 3…apa ada yang akan menunggu? #harapharapcemasmenunggujawabanreader

Reader : woo,,,, siapa juga yang nungguin ff ancur ini, geer lu thor!!!

#poorauthorsarap #bunuhdiridipangkuanluhan

Akhir kata #lagi istri syah sehun dan luhan benar-benar pamit , sampai bertemu di chapter selanjutnya. Dan mohon keikhlasannya untuk mendo’akan supaya author bisa menyelesaikan ujian negara dengan lancar dan kembali menulis kelanjutan ff ini.

 

Annyeonghigaseyo #pelukciumreadertercinta

Iklan

30 pemikiran pada “Stop to Thinking!! (Chapter 2)

    • hallo ini acc baru author, mungkin author akan lebih sering update di wp pribadi author #promosi
      jadi kamu bisa sring-sering mampir kalau mau lebih cepet baca lanjutannya,
      gomawo udah mau baca 🙂

  1. Sori nih thor, ff nya emank bagus, tapi kurang dialog antara pemain nya, jadi kurang seru, trus terlalu banyak dari 1 sisi pemain, ga kaya ff lain nya, sampe banyak tulisan/paragraf yg aku skip …
    Mian ya thor, cuma mu correct sedikit aja, hehehe
    Btw, song jyena itu bisa baca pikiran ya?
    Kaya film Twilight seri 1 donk, hehehe

Tinggalkan Balasan ke wonie102 Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s