Promise

Title :: [JiHo’s Stories -Jihyun Suho-] Promise

Author :: Pink_Queen *dulunya diechaa^^hyun~

Cast :: Kim JoonMyun a.ka Suho, Yoon Jihyun (OC)

Other cast :: Member EXO K

Genre :: Fiction, Drama, Life, AU

Length :: Oneshoot

Ini masih ada hubungannya sama ff aq yang judulnya ‘I’m Wait You, Kim Joonmyun’ ama ‘That Day’
Silahkan ubek ubek librarynyaa bagi yang mau baca ^^

Jalan cerita, ide murni punya aku sekalian Suhonya juga punya akuu *plak
yang lain punya diri masing-masing XD

Yang baca, harap comment yaa buat kemajuan tukisan berikutnya *bow*

^^ Heppiii read ^^

 “Sampai kapan kau akan berdiam diri menatap layar laptopmu hah ??” kata Minri ketika melihatku terus beduaan dengan sebuah laptop ditempat tidurku.

“Belum muncul Minri~ya.” Kataku tanpa bergeser dari pose tidur tengkurapku menghadap laptop.

“Apa ? Video HD Showcase ? Bukankah kita sudah menontonnya ? Kau itu harusnya beristirahat. Untung saja kau tidak jadi berangkat ke Beijing hari Minggu lalu. Ku pastikan kau akan terbaring dirumah sakit sekarang. Dan mungkin Oemmamu akan menyuruhmu segera pulang kembali ke Paris. Aku berani bertaruh.”

“Tapi aku kan sekarang baik-baik saja. Kau tak lihat ? aku hanya sedikit kelelahan saja. Terlebih tugas kuliah yang menumpuk.”

“Kelelahan apa ? kau itu terkena maag akut. Seharusnya kau menjaga pola makanmu. Apa kau ingin membuat orang tuamu khawatir dan mendeportasimu dari Korea agar kau kembali ke Paris ?”

“Ne, ne… mereka tak mungkin mendeportasiku. Oemma dan Appa akan segera kembali kemari setelah urusan di Paris beres.”

“Ah.. terserah kau saja. Apa kau menghubungi JoonMyun ?”

“Untuk apa ?”

“Bukankah kau ingin bertemu dengannya ?”

“Hmm… nanti saat mereka di Inkigayo aku akan kesana. Aku akan mengajakmu juga. Dengan koneksi dari Appa, kita akan mudah bertemu dengannya.” Kataku sambil tersenyum ceria.

“Ini, minum obat dulu.” Kata Minri sambil menyodorkan sebungkus obat dan segelas air putih.

“Ah, apa kau tahu itu rasanya tidak enak dan pahit ?” kataku merajuk.

“Jika kau tidak meminumnya, ku jamin kau takkan pernah datang ke inkigayo seperti yang kau katakan tadi.” Ancam Minri.

“Yaaa~ kenapa kau kejam sekali ? Aku kan memang tidak suka meminum obat.”

“Geurae.. kau tidak mau minum ku jamin kamarmu akan terkunci sehingga kau tak bisa keluar.Tanpa laptop, ipad dan iphonemu juga. Apa mungkin kau akan ku opname di rumah sakit sekalian.” Ancam Minri tidak main-main.

“Kau… ahhh… araseo. Aku akan meminum obatnya. Terkadang kau lebih galak dari Oemma. Kupikir kau seperti Onnieku saja.” Kataku akhirnya mengalah dan meminum satu persatu obat yang disodorkan Minri padaku.

“Bukankah aku memang onniemu ? kau lahir tahun 93, aku 92. Seharusnya memang kau memanggilku Onnie. Ah, bagus kau sudah meminum obatnya.”

“Aku hanya mau memanggilmu Minri. Kita kan sudah berteman sejak bayi, akan terasa aneh jika aku memanggilmu Onnie. Di barat tidak ada status kakak adik kan ? seorang anak saja biasa memanggil nama ibunya tanpa embel embel ibu.”

“Kau terlalu lama tinggal di Paris hingga otakmu menjadi seperti ini. Sudahlah tidur dulu.” Kata Minri sembari menyuruhku tidur.

“Hmm… aku juga mengantuk. Efek obat ini memang cepat ternyata.. hoaaammm…” antukku lalu mulai terlelap karena obat yang aku minum barusan.

^^oo^^oo^^

“Wuahh… ramai sekali..” kataku saat menghadiri debut stage EXO. Banyak para remaja putri sepertiku yang menghadiri debut stage EXO di Inkigayo.

“Hmm.. mereka memang hebat. Baru debut saja sudah sebanyak ini yang datang. Kujamin mereka akan menjadi seperti TVXQ dan Super Junior. Aku berharap ketiga grup idolaku berada dipanggung yang sama.” Harap Minri.

“Benar. Aku juga berharap suatu saat nanti JoonMyun Oppa akan berdiri dipanggung megah bersama Oppadeul TVXQ dan Super Junior. Dan kupastikan, aku akan duduk ditempat VVIP Special untuk menonton mereka.” Kataku.

“Tentu saja ada aku disampingmu.”

“Hahaha… itu harus Onnie..”

“Kenapa memanggilku Onnie sekarang. Otakmu sudah kembali lurus kah ?” Tanya Minri sambil menatapku heran.

“Kau ini.”

Suara riuh kembali terdengar ketika EXO sudah bersiap diatas panggung Inkigayo. Sontak para penonton langsung menyambut histeris dan meneriakkan nama mereka satu persatu. Aku menatap puas kearah mereka berenam yang berdiri membelakangi penonton. Musik mulai menggemakan part awal lagu History. Para penonton dengan semangat meneriakkan nama member EXO K satu persatu ketika mereka mulai menyanyikan lagu yang menjadi second single prolog setelah mengeluarkan lagu What is Love.

“Lihatlah.. mereka tampan sekali..”

“Wahh…daebakk..”

“Tak sia-sia aku terus menunggu debut mereka..”

“Kau lihat ? Kai seksi sekali.. aku bertaruh saat ia mulai dewasa ia pasti akan lebih seksi dengan sering membuka lengannya..”

“Apa kau tak melihat perut kotak Suho di High Cut Magazine ? dia punya yang mirip dengan Siwon Oppa.. neomu johahae..”

Aku tertawa mendengar setiap komentar yang kudengar dari fangirls EXO. Tentu saja JoonMyun Oppa lebih seksi. Pikirku sambil tertawa.

“Kenapa tertawa sendiri ? kau tak mau ke backstage ?”

“Nanti saja setelah perform MAMA. Aku menunggu sekali lagu itu.”

“Tentu saja. JoonMyun kan punya bagian yang dibilang agak banyak.”

“Kau ini…” kataku sambil memukul pelan lengan Minri.

Intro lagu Mama mulai terdengar. Sorak sorai penonton menyambut penampilan mereka. Nama-nama masing-masing member diteriakkan. Aku hanya mampu menatap atas panggung tanpa berkedip. Saat bagian JoonMyun Oppa, kurasa nafasku ikut berhenti. Yang terdengar dan bergema ditelingaku hanyalah suara lembutnya.

“Saranghae..” kataku tanpa suara saat mendadak mataku tertuju pada matanya. Ia hanya membalas dengan senyum dan melanjutkan performnya sampai akhir dengan senyum yang menghiasi wajahnya yang tampan.

^^oo^^oo^^

“Jihyun~ah.. gwenchana ?” Tanya Minri pada Jihyun yang terlihat sedikit pucat. “Bilang kau tidak meminum obatmu.”

“Gwenchana Minri~ya.. aku hanya perlu bertemu dengan Joonmyun Oppa saja..” kata Jihyun. Kini mereka berdua berjalan menuju backstage tempat member EXO dan para staff berkumpul. Mereka tiba disebuah pintu yang bertuliskan EXO.

“Masuklah..” kata Minri pada Jihyun.

“Aku ragu Minri~ya..” kata Jihyun sambil menggigit bibir bawahnya. Ia menatap Minri.

“Kau ini. Ini sudah hampir 3 tahun kau tak bertemu dengannya. Apa yang kau takutkan ?”

“Aku takut… jika semuanya berubah..” kata Jihyun sambil menunduk.

“Apa kau yang berubah ?” Tanya Minri. Jihyun hanya menggeleng lalu menatap pintu yang tertutup dan meletakkan tangannya dikenop pintu.

CKLEK~

Saat Jihyun membuka pintu tanpa diduga dari dalam ada juga seseorang yang juga membuka pintu. Sejenak keduanya bertatapan.

“Jihyun~ya…” panggil Suho yang ternyata membuka pintu dari dalam. Di dalam, member EXO K menatap sang leader dengan ingin tahu.

“Annyeong..” sapa Jihyun sembari melempar senyum.

“Kau datang juga..” kata Suho tanpa mengalihkan pandangannya pada Jihyun.

“Hyung, dia siapa ?” Tanya Sehun yang berada didalam.

“Masuklah.. aku kenalkan pada mereka.” Kata Suho pada Jihyun dan Minri. Ia menarik tangan Jihyun masuk diikuti Minri dibelakangnya.

“Annyeonghaseyo..” sapa Jihyun pada kelima member EXO K. Minri hanya membungkuk pada kelimanya.

“Annyeong..” balas kelima member EXO pada dua yeoja didepannya.

“Kyungsoo imnida. Kau panggil saja aku D.O..”

“Jong In inmida. Panggil saja Kai..”

“Sehun imnida”

“Baekhyun imnida”

“Park Chanyeol imnida.”

“Ah, nde. Choneun Yoon Jihyun imnida. Ini sepupuku, Yoon Minri. ” kata Jihyun sambilmemperkenalkan dirinya pada member EXO K, senyumnya masih melekat diwajahnya.

“Hyung, benarkan dia yang fotonya ada dikamar ?” Tanya Sehun.

“Yaa.. kau ini..” kata Suho sambil memukul pelan Sehun.

“Jinja ? kau memasang fotoku dikamar ?” Tanya Jihyun pada Suho.

“Tentu saja. Dia juga banyak bercerita tentangmu..” tambah D.O yang kini dipelototi oleh Suho menyebabkan taewa menggema diruangan kecil itu.

“Cukhae ya atas debut kalian..” kata Minri member selamat pada EXO.

“Ne, Kamsahamnida..” balas Baekhyun dan Chanyeol.

“Aku juga membawa sedikit makanan untuk kalian..” kata Jihyun sambil memperlihatkan kantong tas yang dibawanya dan Minri ditangannya masing-masing.

“Waahhh… kau pengertian sekali..” teriak Sehun, sang maknae. Ia lalu menerima kantong yang disodorkan Jihyun dan Minri dibantu oleh Kai lalu membukanya dan membagikan pada setiap member.

“Aku tepati janjiku kan ?” kata Jihyun disela-sela tawa kelima member EXO yang lain dan juga Minri.

“Janji ?”

“Untuk melihatmu diurutan paling depan.”

“Tentu saja. Aku bisa melihatmu dari atas panggung. Bagaimana penampilanku ?”

“Kalian semua hebat.”

“Kau juga menepati janjimu yang lain.”

“Apa ?” Tanya Jihyun heran. Dahinya mengernyit heran.

“Kau berjanji akan pulang dari London saat aku mulai menapaki karirku. Dan lihat, sekarang kau disini. Bahkan sekarang kau duduk disampingku.” Kata Suho sambil menoleh kearah Jihyun. Keduanya saling menatap satu sama lain. Jihyun tersenyum mendengar ucapan Suho.

“Tentu saja. Jika aku berjanji aku akan berusaha menepatinya. Kau juga menepati janji untuk segera tampil diatas panggung. Itu juga aku sudah melihatnya. Ketika lampu panggung mulai menyorotmu, ketika music mulai bergema, ketika para penonton meneriakkan namamu..”

“Ya. Aku sudah merasakannya..” kata Suho.

“Cukhae…” kata Jihyun dengan tawa.

“Aku senang bisa melihatmu tertawa seperti dulu..” kata Suho melihat tawa dari Jihyun. Iapun ikut tersenyum.

“Hyung.. apa kau tidak lapar ?” Tanya Chanyeol membuat Suho dan Jihyun menoleh kearahnya. Para member yang lain lalu menyikut Chanyeol yang mengganggu kesenangan leader mereka.

“Yaa.. kalian kenapa ?” Tanya Chanyeol tak mengerti.

“Kalian jangan pedulikan kami. Lanjutkan saja..” kata Minri menengahi.

“Apa yang kau maksud lanjutkan saja. Aku juga lapar.” Kata Suho beranjak mendekati kelima membernya sambil menggenggam tangan Jihyun.

“Kau sih..” kata Baekhyun menyalahkan Chanyeol yang hanya ditanggapi cengiran nakalnya.

^^oo^^oo^^

“Kau terlihat pucat. Kau sakit ?” Tanya Suho saat mengantar Jihyun ke area parkir. Didepan mereka ada Minri dan juga kelima member EXO yang lain.

“Aniya. Gwenchana, Oppa.” Kata Jihyun sembari tersenyum menenangkan Suho yang tampak khawatir.

“Gotjimal..”

“Aku baik-baik saja, Oppa. Kau yang harus menjaga kesehatanmu. Kau kan sudah memulai debutmu, pasti jadwalmu sudah tersusun padat. Jaga pola makanmu, jangan lupa minum vitamin.”

“Mmm… Araso..” kata Suho sambil mengacak rambut Jihyun. “Kau juga jaga kesehatanmu, dan juga kau harus datang di Music Core, Music Bank dan serentetan lainnya. Berdiri didepan dan meneriakkan namaku, agar aku bisa mendengar suaramu.”

“Ne, ne. aku akan melakukannya untukmu. Aku akan berteriak sekeras mungkin untuk memanggil namamu.”

“Yaksok ?” Tanya Suho mengukurkan kelingking kirinya pada Jihyun.

“Kau masih saja seperti ini. Tidak berubah sama sekali.” Komentar Jihyun ketika melihat uluran kelingking dari Suho. Suho menggoyangkan jari kelingkingnya meminta Jihyun segera menautkan kelingkingnya di jarinya.

“Jangan merajuk seperti itu.” Kata Jihyun. “Yaksokk..” lanjut Jihyun sambil menautkan kelingking kanannya dikelingking kiri Suho.

“Sampai kapan kalian akan menggenggam tangan terus ?” Tanya Minri menggoda Jihyun dan Suho ketika mereka sudah sampai didepan mobil Minri.

“Minri~ya..” ujar Jihyun sambil tersenyum malu karena member EXO yang lain melihat mereka juga.

“Pulanglah.. kau harus istirahat.” Kata Suho lembut. Ia melepas genggaman tangannya, tetapi ia menangkupkan tangannya diwajah Jihyun. Ia mengangkat wajah Jihyun agar menghadap kearahnya.

“Kau harus istirahat ara ? kau sakit kan ? jangan bohongi aku dengan berkata kau tidak apa-apa. Aku tak bisa dibohongi olehmu. Karena aku sudah lama mengenalmu.” Kata Suho menatap Jihyun lembut.

“Araso. Aku memang tak bisa membohongimu..” kata Jihyun sambil tertawa.

“Kau harus minum obat. Meski kau tak suka minum obat,tapi kau harus meminumnya. Jangan sampai aku datang dan menyuapimu untuk minum obat.”

“Nde. Aku akan lakukan semua perintahmu.” Kata Jihyun saat Suho melepas tangkupan tangannya.

“Sini handphonemu..” kata Suho sambil mengambil handphone disaku hoodie Jihyun.

“Aku member nomorku. Kau pikir aku hidup baik saat benar-benar tak bisa menghubungimu selama di London ? Hanya saat aku pulang ke rumah saja kau menelponku.  Selebihnya aku tak bisa bebas bicara denganmu.” Kata Suho sambil mengetik nomornya di iphone Jihyun.

“Aku tak mau mengganggu konsentrasi dan latihanmu. Aku juga tidak merasa baik saat aku juga tak bisa menghubungimu sering-sering.” Jihyun mengambil iphone yang disodorkan Suho.

“Ga… pulanglah..istirahatlah..” kata Suho. Jihyun hanya mengangguk dan masuk ke dalam mobil yang mesinnya sudah dinyalakan Minri.

“Kalian baik-baik ya..” pamit Jihyun pada member EXO K.

“Ne. kau juga.” Jawab DO

“Istirahat yang cukup.” Tambah Minri.

“Ne.”

“Aku pulang dulu ya..” pamit Jihyun sambil melambai pada teman-teman barunya.

“Kau sepertinya tak salah pilih, hyung.” Kata Baekhyun ketika mobil Jihyun melesat keluar gedung.

“Tentu saja.”

“Sebenarnya hubungan kalian seperti apa sih ?” Tanya Chanyeol diiringi anggukan member yang lain.

“Mollaa..” kata Suho sambil tersenyum misterius.

**KKEEUUTT**

Iklan

12 pemikiran pada “Promise

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s