Me,you,and Cafe

Author: lily

954words

Genre: Romance

*

Kim JongIn / KAI

YOU

*

Aku berjalan ke Cafe di dekat kantor SM,tentu saja dengan penuh penyamaran. Aku memesan Vanilla Latte dan cheese cake,membayarkan beberapa lembar uang kemudian duduk di satu-satunya meja yang tersisa di Cafe itu. Hari itu Cafe benar-benar penuh dengan lautan manusia, ah lebih tepatnya gadis-gadis berseragam yang sibuk memperebutkan idol-idol kesukaan mereka. Bahkan tak sengaja aku menangkap pembicaraan mereka,memperebutkanku dengan Kyungsoo hyung.

               ‘Kau tahu? Kai lebih tampan daripada D.O!!’

‘TIDAK! D.O jauh lebih tampan!’

Aku hanya tersenyum geli dibalik syal yang kukenakan. Kyungsoo hyung harusnya tadi ikut denganku saja,agar ia bisa mendengar apa yang dikatakan gadis-gadis itu bahwa aku lebih tampan daripada Kyungsoo hyung. Tak berapa lama,pesananku datang. Aku menganggukan kepalaku dan memakan cheese cake sampai habis kemudian meminum Vanilla Latte yang tadi kupesan.

Beberapa saat kemudian,seorang gadis memasuki Cafe dengan tergesa-gesa. Ia memesan sesuatu lalu memberikan selembar uang kepada kasir dan kebingungan mencari tempat duduk,akhirnya ia melihatku dan berlari ke mejaku.

‘boleh aku duduk disini?’ tanya gadis itu,aku mengangguk. Ia langsung saja duduk didepanku dan membuka laptopnya untuk mengerjakan tugasnya,mungkin. Ia mendongak,kemudian tersenyum kaku.

‘Hai. Aku ____. Kau?’

‘Kim JongIn’

Nama yang bagus,gadis yang sederhana. Hey,ia tak mengenalku? Terima kasih Ya Tuhan,rupanya ada juga yang tidak mengenalku. Jika ia mengenalku pasti aku sudah tinggal nama karena diburu oleh gadis didepanku ini beserta gadis-gadis berseragam yang ada di Cafe ini. ia kembali mengerjakan tugasnya,sedangkan aku mengambil ponselku yang bergetar didalam saku celana. Sms dari Kyungsoo Hyung.

‘Kkamjong,kau ada dimana? Cepat kembali,kita latihan 10 menit lagi’

Kumasukan kembali ponsel ke saku celana kemudian berdeham. Gadis didepanku mendongak tak mengerti.

‘aku harus pergi,sampai bertemu di lain waktu ____-ssi’ Gadis itu mengangguk,ia tersenyum manis memperlihatkan eyesmilenya. Aku membungkuk singkat kemudian keluar dari Cafe.

*

Hari ini showcase EXO. Kami menampilkan beberapa aksi panggung dan menjawab pertanyaan dari fans. MC showcase ini tak lain adalah Leeteuk Sunbaenim. Saat perkenalan member,aku melihat ke arah penonton. Gadis itu? Gadis yang kutemui beberapa hari lalu di Cafe kan? Ia datang melihat kami? Aku hanya tertawa,tak sadar sekarang bagianku memperkenalkan diri.

‘annyeonghaseyo,Dancing Machine Kai imnida’

Aku melihat gadis itu lagi,ia sudah tidak ada di barisan penonton. Baiklah,mungkin lain waktu bisa bertemu lagi. Entah kenapa aku berharap bertemu dengan gadis itu. Menurutku,gadis itu menarik. Sederhana,tidak berisik,dan juga ia kelihatannya orang yang ramah kepada siapapun—termasuk orang-orang yang baru dikenalnya. Benar-benar gadis idamanku.

*

Lagi-lagi kaki dan pinggangku cedera,apalagi ini pada saat akan tampil di acara musik mingguan. Aku harus memberikan penampilan terbaikku,agar agensi dan para fans tidak kecewa hanya karena cederaku. aku memaksa para hyung agar aku tetap bisa tampil walaupun kaki dan pinggangku sakit. Akhirnya mereka setuju atas paksaanku.

Saat kami tampil,para fans yang setia menunggu dibarisan penonton sambil meneriakkan nama member yang mereka suka. mereka kompak sekali berfanchant ria,itu salah satu alasanku untuk tetap memaksakan tampil di panggung ini.

Setelah acara musik mingguan ini selesai,Joonmyeon hyung menghampiriku dan membantuku berjalan. Tak ketinggalan Kyungsoo hyung juga membantuku.

‘terima kasih hyung’ucapku saat kami sudah dekat dengan van. Aku melepaskan rangkulan Joonmyeon hyung dan Kyungsoo hyung dan berjalan menuju van.  Tiba-tiba seorang fans meneriakkan sesuatu

‘jongin-ah,don’t get hurt anymore!’aku menoleh ke sumber suara. Gadis itu.. gadis yang sangat ingin kutemui. Aku mengangguk,kemudian memasuki van. ____-ssi,terima kasih!

*

Fansigning. Apakah kalian menebak aku akan bertemu gadis itu lagi? Pastilah kalian tahu apa jawabannya. Mungkin saja kan? Astaga,aku sudah gila dibuatnya. Diantara fans-fans yang menunggu itu,aku tak menemukannya. Ah,____-ssi aku ingin bertemu denganmu!

Sampai pada saat fansigning hampir selesai,aku tak menemukannya diantara kerumunan fans itu. Apa ia tak datang? Ah,tidak mungkin. Pasti ia datang. Terlalu lama berdebat dengan pikiranku sendiri,hingga aku tak sadar ada seorang fans didepanku meminta tanda tangan.

‘Jongin-ah,tanda tangan~’ ucapnya. Aku tak melihat wajahnya,aku hanya terpaku pada album yang sedang kutanda tangani.

‘untuk?’

‘____’ aku mendongak untuk melihat fans didepanku ini. ____? Hey,ia datang! Aku masih mengerjapkan mataku. Ia melambaikan tangannya didepan wajahku.

‘kita bertemu lagi’ujarnya lalu tersenyum,memperlihatkan eyesmilenya yang menawan. Ia mengambil album yang kutanda-tangani tadi,lalu menyodorkan satu album lagi. Aku menaikkan sebelah alisku tak mengerti.

‘untuk adikku,____’ ia tersenyum,aku ikut tersenyum kemudian menanda tangani album yang ia sodorkan tadi. Ia membungkuk dan berterima kasih. Ah senyuman itu,kapan aku bisa bertemu dengannya lagi?

*

2 bulan kemudian..

Aku kembali mendatangi Cafe didekat kantor SM. Kalian pasti tahu apa yang kupesan. Lagi-lagi,sama seperti dua bulan yang lalu. Ramai dan penuh dengan gadis-gadis berseragam. Jika dua bulan lalu aku mendengarkan aku dan Kyungsoo hyung yang diperebutkan,kali ini Sehun dan Baekhyun hyung.

‘BAEKHYUN DAN SEHUN MILIKKU,HANBYUL-AH!’

‘TIDAK BISA! MEREKA BERDUA MILIKKU,KAU DENGAN KAI SAJA!!’

Ah,aku disangkut-pautkan dengan Baekhyun hyung dan Sehun. Jelas tampan aku kemana-mana. Biarlah tidak nyambung dengan debat gadis berseragam itu,yang penting aku tetap yang paling tampan.

Seorang pelayan membawa pesananku,tepat disaat itu juga seorang gadis masuk dan duduk didepanku. Pelayan tadi meninggalkan mejaku dan kembali bekerja. Hey,mataku tidak salah lihat kan? Yang didepanku ini ____-ssi?

‘Annyeong,Jongin-ah!’sapanya kemudian tersenyum. Astaga,senyum bagaikan bidadari turun dari langit ketujuh. Ia membuka laptopnya dan mengetikkan sesuatu,tugasnya mungkin. Aku meminum Vanilla Latte,dan menawarkan cheese cake yang belum kumakan kepada ____. Ia menggeleng,tetap melanjutkan pekerjaannya. Entah apa yang dikerjakan,yang pasti ia sangat serius sekarang.

‘ehm,____-ssi?’

‘ya?’

‘apa kau percaya…love at first sight?’

‘tentu’

‘baiklah.. Aku menyukaimu’

Ia menghentikan aktivitasnya sementara,ia beralih menatapku. Ia mengerjapkan matanya seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja kukatakan. Detik berikutnya,ia tersenyum. Ia menggeser laptopnya kemudian menatapku intens.

‘kalau begitu,apa kau percaya bahwa aku juga menyukaimu?’

Tak perlu kujelaskan bagaimana kelanjutannya,toh kalian juga sudah tahu seperti apa. Ia menyodorkan laptopnya kehadapanku,terlihat disana berpuluh-puluh folder dengan nama..eh? namaku dan isinya foto-fotoku.. aku menatapnya,ia hanya mengendikkan bahu.

‘kau buat fansite saja sekalian’

Ia tertawa. Inilah kisah cintaku,walaupun kisahnya memang terkesan random tapi ya,inilah aku,gadisku,dan Cafe ini. cafe dimana aku pertama kali bertemu dengannya,dimana aku berkenalan dengannya,dimana pertama kalinya aku melihat senyumannya yang paling menawan,cafe dimana aku menjadi………..kekasihnya.

-END-

Iklan

27 pemikiran pada “Me,you,and Cafe

Tinggalkan Balasan ke Vymelcat_ELF Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s