My Stupid Feeling

Author : xoxo_baekhun

Cast :

EXO K’s-SeHun

Lee SoonHee

Other Cast : Find it! Kekeke~

Genre : Romance, School life

-Other POV-

2 jam sudah perempuan itu duduk di bangku paling pojok cafetaria. Ya, menunggu dan terus menunggu berharap kekasihnya segera datang, meski hanya sekedar menatap wajah tampannya. Ia tampak mengaduk caramel macchiato nya berulang kali dan sesekali melihat kearah pintu masuk.

-SoonHee POV-

“Berapa lama lagi aku harus terus menunggunya? Tidak jelas! Hanya membuang-buang waktu ku saja”  Rutukku dalam hati.

Tak lama, laki-laki yang kutunggu pun datang. Hanya dengan menggunakan kaos warna putih, ia tampak begitu mempesona dimata gadis-gadis, Ya, termasuk aku pastinya.

“Maaf membuatmu menunggu lama” Ucapnya ketika duduk di depanku.

“Kau tahu aku bahkan telah menunggumu dari 2 jam yang lalu, Sehun-ah. Darimana saja kau ini?”Tanyaku tanpa basa-basi.

“Maafkan aku, tadi aku tertidur”

Ya, begitulah sifat kekasihku ini, Oh SeHun. Ia selalu bisa mencari alasan ketika hal-hal seperti ini terjadi. Sebenarnya dia sunbae ku di sekolah, tapi sejak 5 bulan lalu, kami resmi menjadi sepasang kekasih. Aku bahagia tentunya, bagaimana tidak? SeHun memiliki paras yang begitu tampan. Ia juga merupakan murid yang cerdas di sekolahku dan yang paling penting, aku sangatlah mencintainya! Kekeke~

Kami tetap diam dan sesekali aku memperhatikan wajah kekasihku itu. Wajah SeHun terlihat bingung dan ia hanya diam dan diam tanpa mencoba melihat kearahku.

-SeHun POV-

*FLASHBACK*

Aku baru saja selesai bermain baseball bersama teman-teman ku. Aku ingin segera pergi karena siang ini aku ada janji bertemu dengan SoonHee di cafeteria, namun Kris Hyung tiba-tiba membawa seorang gadis yang tak asing lagi bagiku. Mata coklat miliknya membuatku mengingat kembali masa lalu yang pernah kurajut dengannya.

“Oppadeul annyeong!” Sapanya dengan diiringi senyumannya yang khas

“OMO! Kau MiRae? Jung MiRae?”Tanya LuHan kaget

“Ne, Oppa. Ini aku, kau lupa denganku ya?”

“Aniya, hanya saja kau tampak berbeda, kau terlihat lebih cantik. Hahahaha”Jawab LuHan

Sedangkan aku? Aku masih saja diam tak percaya bahwa gadis itu kini telah kembali. Ya, dia Jung MiRae, mantan kekasihku 2 tahun yang lalu.

“Ya SeHun-ah! Kau tak ingin menyapanya?”Tanya SuHo hyung sambil menyikut lenganku

“Oh ne, annyeong MiRae-ya. Lama tidak berjumpa”Sapaku kik-kuk sambil terus berusaha tersenyum

“Ne, Oppa”

Ya, kami semua memutuskan untuk mengobrol sebentar sebelum pulang. Aku terus memperhatikan MiRae. Ia memang tampak berbeda dari dulu, hmm… Ia terlihat lebih seksi? Hahahaha. Tak terasa 2 jam telah terlewati.

“SeHun-ah, mau tidak kau mengantar MiRae pulang? Kasihan jika ia harus pulang naik taxi, dia kan baru kembali dari Jepang, mungkin dia sudah lupa dengan jalan disekitar Seoul. Hahahaha” Ucap Kris Hyung padaku

“Ne, Sehun-ah. Lagipula rumah kalian kan searah, otthe?” Sambung Kai

“Aniya, aku bisa pulang sendiri. Tidak perlu merepotkan SeHun Oppa” Jawan MiRae ketika melihat wajahku yang masih diam saja

“Eii, mana….”

“Gwaenchannayo, aku akan mengantarmu pulang” Potongku

“Okay then. Take care of her, bye SeHun and MiRae” Ucap Kris dan langsung pergi diikuti dengan teman-temanku yang lain.

Aku tahu sebenarnya mereka semua sengaja melakukan hal ini. Menyuruhku mengantarkan MiRae pulang agar kami bisa mengobrol. Dasar hyung-hyung aneh.

Aku pun mengantarkan MiRae pulang ke rumahnya. Aku lebih banyak diam, sedangkan ia banyak menanyakan segala sesuatu tentang diriku. Dari hal yang tidak penting sampai hal yang menurtku cukup penting. Tak terasa kamipun telah sampai di depan rumahnya. Dekorasi halaman rumahnya tampak tak berbeda, Ya, masih didominasi oleh bunga matahari kesukaannya.

MiRae pun turun dari mobil lamborgini ku.

“Gomawoyo, Oppa” Ucapnya dan aku hanya membalas dengan seutai senyuman

MiRae mulai berjalan menuju pintu rumahnya dan aku masih tetap memperhatikan punggunya sampai aku teringat bahwa aku memiliki janji dengan SoonHee.

“Omo! Aku sudah telat hampir 2 jam” Ucapku kaget ketika melihat jam di mobilku

Dengan segera aku memacu mobilku ke tempat tujuan dan berharap SoonHee tidak akan mencurigai keterlambatannya kali ini.

*FLASHBACK END*

Ya, aku telah berbohong padanya hari ini. Untungnya SoonHee langsung percaya dengan jawaban singkatku.

Aku bingung dan pikiranku mulai melayang. Memikirkan MiRae dan juga……SoonHee. Bagaimana pun, aku telah memiliki kekasih. Aku mencintainya tentu saja, tetapi ingatanku akan MiRae masih tetap membekas dipikiranku.

“SeHun-ah, neo gwaencana?”Tanya SoonHee lembut

Aku hanya tersenyum sambil mengangguk-anggukan kepalaku.

“SoonHee-ya, lebih baik kau kuantar pulang sekarang”

“Oh, ne”Jawabnya menurutiku.

_______________________

-SoonHee POV-

Aku yakin sebenarnya ada sesuatu yang terjadi dengan SeHun, bagaimana tidak? Ia tidak biasanya bertindak aneh seperti itu. Ia akan selalu mencium keningku ketika bertemu dan ketika mengantarkanku pulang. Meskipun terkadang ia terlihat sangat menyebalkan karena sifatnya yang suka terlambat, tapi aku baru pernah melihat sikap SeHun seperti itu
_______________________
-Other POV-
Sinar matahari cukup terang di senin pagi ini. SMA ChungDam terlihat sudah mulai ramai diisi oleh siswa-siswi berompi merah-hitam itu. Kini tampak terlihat jelas SoonHee berjalan menuju kelasnya di lantai 3.
“SoonHee-ya!!” Sapa Hyemi, sahabat SoonHee
“Annyeong Hyemi-ya!”Sapa SoonHee sambil tersenyum dan mengajaknya ber-high five
“Neo namjachingu odisseo?”Tanya Hyemi
“Molla. Ia bilang tidak bisa menjemputku pagi ini karena ia terlambat bangun”Jawab SoonHee sambil mengerutkan bibirnya
“Aigoo, SeHun sunbae jinjja! Gwaencanayo. Kajja, lebih baik kita masuk kelas saja sekarang”Ajak Hyemi lalu menarik lengan sahabatnya tersebut.
_______________________
-BaekHyun POV-
Siang ini aku sedang berada di kelas sendirian. Dengan maksud ingin tidur karena lelah mendengarkan mata pelajaran Sejarah tadi. Dan kini di waktu istirahat, ketika aku sudah mulai memasuki alam bawah sadarku, tiba-tiba saja……
“Oppa!!”Teriak gadis yang suaranya sudah taka sing lagi bagiku, ya, dialah SoonHee
“YA! Wae??!!”Tanyaku kesal dan marah karena ia mengganggu jam tidur siangku
“Oppa, aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu”Jawabnya serius sambil berjalan kearahku
Akupun menarik kursi di sebelahku dan memukul-mukul kursi tersebut dengan maksud menyuruhnya duduk.
“Kau mau bertanya apa? Wajahmu serius sekali”Tanyaku dengan nada penasaran
“Aku merasa bingung dengan sikap SeHun yang aneh akhir-akhir ini. Sudah 3 hari ini ia jarang menelfonku, mengirimiku pesan, bahkan menjemputku”Jelasnya tanpa ragu-ragu
“Lalu?Apa urusannya denganku?”
“Ya!Kau ini kan sahabatnya, maka dari itu, aku ingin bertanya kepadamu sebenarnya ada apa dengan SeHun?”
“Nado mollaseo. Lebih baik kau bertanya saja langsung kepadanya” Jawabku seadanya
“Ah kau ini seperti tidak tahu sifat SeHun saja!”Ucapnya kesal sambil mengerutkan bibirnya
Sebenarnya aku tahu apa yang sedang dialami SeHun. Ia pasti sedang dilema. Bingung menentukan isi hatinya sendiri. Antara cinta lamanya atau cintanya yang sekarang. Ckckck, dasar SeHun pabo namja!
_______________________
-SeHun POV-
Sudah 3 hari ini aku seakan menginhar dari SoonHee. Sebenarnya aku merindukannya. Merindukan suaranya, tawanya, omelannya, dan segala-galanya yang ada pada dirinya, tapi aku bingung dengan perasaanku pada MiRae.
Akupun memberanikan diri untuk mengirim pesan kepada MiRae
To: MiRae
Bisa temani aku mengobrol di café dekat rumahmu jam 4 sore?
Tak perlu menunggu lama untuk menerima balasan “Ya” dari MiRae. Akupun segera bergegas pulang ke rumah dan bersiap-siap. Dalam hati, kusesali perbuatanku yang terkesan sedang berselingkuh dengan mantan pacarku sendiri.
_______________________
-SoonHee POV-
“Huh, lelah sekali”Ucapku sambil melemaskan otot-otot tanganku
“Rasanya sudah tidak kuat lagi aku belajar, SoonHee-ya”Ujar Hyemi dengan wajah melas sekaligus lelahnya
“Nado-yo. Hmm, Hyemi-ya, bagaimana kita mampir ke café dekat jalan Yongdae? Aku dengar macaroon disana sangat enak. Ottae?”Tanyaku pada sahabatku sambil tersenyum
“Hmm, boleh juga. Kajja ini sudah pukul 3.40, jika terlalu sore aku bisa dimarahi umma ku. Hehehe”
“Oke!Kajja!” Ucapku lalu menarik legannya pelan
_______________________
-SeHun POV-
Kini, aku dan MiRae sudah berhadap-hadapan satu sama lain. Sejujurnya aku merasa gugup, namun aku mencoba bertingkah selayaknya Oh SeHun.
“Kau tampak berbeda, Oppa” Ucapnya memulai percakapan
“Ah, jinjja? Hahaha”Tanyaku sembari tertawa
“Ne, kau tampak lebih tampan”
“Kau juga lebih cantik, Rae-ya” Ucapku lalu memandang kedua bola mata indahnya
“Kau bisa saja, Oppa”Jawab MiRae sambil memukul lenganku malu-malu
Ku lihat wajahnya merona dan bisa kurasakan pula tubuhku menegang ketika ku lihat dua sosok gadis yang sangat jelas kukenal. Ya, SoonHee dan sahabatnya, Hyemi kini sedang menatapku dengan sorotan mata marah dan menuntut penjelasan.
-SoonHee POV-
Baru saja aku sampai di depan café, aku sudah dibuat terkejut bukan main dengan pemandangan di depanku. Aku melihat kekasihku sendiri sedang bermesraan dengan gadis lain. Pantas saja sekarang ia jarang menelfonku atau mengirimiku SMS, ternyata ia sudah menemukan gadis lain.
“S…Soo..SoonHee-ya, Dia…..See…SeHun sunbae?”Tanya Hyemi gugup sekaligus tak percaya
Aku tak menghiraukan pertanyaan Hyemi. Aku pun langsung masuk dan yang bisa kurasakan kini Hyemi mengikutiku masuk. Aku lagsung berjalan ke arahnya dan menatap mereka dengan tatapan marah sekaligus kecewa.
“So…SoonHe-ya”Ucap SeHun terbata-bata dengan wajahnya yang sangat terkejut
“SeHun-ah, kenapa kau ada disini?”Tanyaku berusaha tegar menahan air mataku
“Oppa, dia siapa?”Tanya gadis sialan itu
Ya, ku anggap dia sialan karena telah bermesraan dengan kekasih orang lain.
“MiRae-ya, dia SoonHee. SoonHee-ya, ini MiRae”Jelas SeHun yang masih tampak tak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya
Aku bisa melihat tangan gadis sialan itu memeluk lengan kekasihku. Aku muak dengan semua ini, aku pun pergi meninggalkan mereka termasuk Hyemi. Tak kuhiraukan panggilan Hyemi maupun SeHun. Kini, yang aku inginkan hanya menangis dan menangis.
Sekitar 30 menit sudah aku berjalan sambil sesekali berlari dan terus terisak. Aku tidak mampu menahan rasa sakit hatiku. SeHun telah menghianatiku dengan gadis yang………yah, boleh ku bilang lebih menarik daripada diriku. Aku pun terus menangis hingga tak kusadari, aku sudah berada di depan rumahku.
Akupun masuk ke dalam rumah. Tidak ada siapapun di rumah, orangtua ku pergi ke Jeju untuk menyelesaikan bisnis baru mereka. Sedangkan Kim Ajhumma, selaku pembantu rumah tangga di rumahku sudah pulang. Jadi aku bebas menangis tanpa ada satu orang pun yang bertanya tentang masalahku. Aku hanya tidak ingin diganggu oleh siapapun termasuk orangtua ku sendiri.
“SeHun-ah, kenapa hiks kau tega sekali hiks melakukan ini hiks padaku”
Drrtt…Drrtt…
Ku dengar ponsel ku berbunyi. Tertera nama ‘SeHunnie’ di layar ponsel ku.
“Mau apa lagi kau?”Tanyaku dalam hati
Tentu saja aku tidak berniat menangkat telfon darinya.
“Setelah tertangkap basah tengah berselingkuh kini ia baru menelfonku. Kemana saja dia selama 1 minggu yang lalu? Sibuk berpacaran dengan pacar barunya?!!”Ujarku marah sambil tetap terisak
Ponselku tetap bergetar. Kini yang ku lihat adalah pesan singkat.
From : SeHunnie
Itu semua hanya salah paham, SoonHee-ya.
Tolong jangan marah padaku, aku bisa menjelaskannya padamu.
Saranghae
Aku pun tidak membalas pesan dari SeHun dan memutuskan untuk lansung tidur tanpa mandi atau bahkan mengganti seragam sekolahku. Otakku terlalu lelah untuk bekerja kali ini.
_______________________
-SeHun POV-
Daritadi sore aku mencoba menghubungi kekasihku, ya setidaknya aku masih berstatus sebagai kekasihnya meskipun ia tampak begitu marah dan kecewa dengan kelakuanku. Kini aku sudah tahu bagaimana perasaanku. Hatiku begitu sakit ketika melihat SoonHee menatapku dengan tatapan marah sekaligus kecewa. Aku takut menyakitinya begitu dalam sehingga aku hanya bisa diam tanpa berani menjelaskan semuanya, hingga akhirnya SoonHee memutuskan untuk pergi dan aku semakin berfikir bahwa aku adalah namja terbodoh sedunia karena telah mengewakan gadisku, Lee SoonHee.
*FLASHBACK*
“Ia kekasihku, MiRae-ya”Ujarku pada MiRae sesaat setelah SoonHee pergi
“Ne??”Tanya MiRae dengan wajah terkejut
“Iya, Ia kekasihku. Aku sempat bingung dengan perasaanku ketika kau kembali, namun ternyata aku lebih mencintainya, MiRae-ya. Ia sangat berharga bagiku” Jelasku sambil menatapnya yakin
Kini aku sudah sepenuhnya yakin bahwa SoonHee lah gadis yang sangat ku cintai
“Oppa, sejujurnya aku kembali untukmu, namun mendengarmu telah memiliki kekasih dan ternyata kau sangat mencintai kekasihmu, sebenarnya aku kecewa. Tapi, itu bukan masalah bagiku. Asalkan kau bahagia, akupun bahagia” Ucap MiRae dengan mata yang berkaca-kaca
“Maafkan aku, MiRae-ah”
*FLASHBACK END*
Aku sudah beberapa kali menelfonnya, mengiriminya pesan singkat, tetapi ia sama sekali tidak membalas satupun panggilan maupun pesanku. Aku mulai merasa cemas, takut terjadi hal yang buruk terhadapnya. Maka akupun berinisiatif untuk mendatangi rumahnya, berharap ia sudah ada di rumah.
_______________________
-SeHun POV-
Ku parkirkan mobilku di depan halaman rumah SoonHee. Rumahnya terlihat sepi, bahkan gelap. Aku merasa ragu apakah ada orang di rumah ini atau tidak, tetapi aku tetap melangkah maju kea rah pintu rumah dan mengetok-ngetok pintu rumah.
Tok..Tok..Tok…
Klek..
Setelah aku mencoba membuka knop pintu, ternyata pintu rumah tidak dikunci.
“Kenapa pintunya tidak dikunci?”Tanyaku bingung dan segera masuk lalu menutup pintu kembali
Bisa kurasakan Lee Ahjussi dan Lee Ahjumma sedang  tidak ada di rumah karena aku baru saja melihat kertas berisikan pesan di atas meja ruang tamu.
SoonHee-ya, Umma dan Appa sedang pergi ke Jeju, mungkin 2hari lagi kami akan kembali. Kau jaga rumah ya. Baik-baik dan jangan lupa makan yang banyak! Saranghae,
Umma &Appa
“Tsk.. Pabo yeoja. Bagaimana bisa ia tidak mengunci rumah. Jika ada maling masuk, bagaimana?”Ucapku lalu segera bergegas ke kamar SoonHee yang telah ku ketahui letaknya
Aku menghela nafas panjang sebelum memberanikan diri mengetuk pintu kamar SoonHee.
Tok..Tok..Tok..
Karena tidak ada jawaban sama sekali, akhirnya aku memberanikan diri untuk membuka pintu kamar SoonHee. Aku pun cukup terkejut melihat kondisi SoonHee sekarang. Bagaimana tidak? Kini ia sedang tertidur di lantai dengan mengenakan seragam sekolah lengkap dengan kaus kakinya.
“Ckckck.. SoonHee-ya, irona” Ucapku pelan sambil merengkuh badannya dan menaikannya ke kasur
-SoonHee POV-
Aku merasa ada sesuatu yang terjadi. Entahlah, tapi rasanya ada yang mengangkat tubuhku. Apa Tuhan datang mencabut nyawaku? Oh tidak, aku bahkan belum lulus SMA, aku belum mau mati, ANDWAEEE!!!!!!
Akupun langsung banging dan ketika itu pula, aku melihat sesosok namja yang saat ini sedang tidak ingin aku temui.
“SoonHee-ya, Kau sudah bangun?”Tanyanya lembut lalu tersenyum manis ke arahku
Aku hanya diam dan tidak menjawabnya. Aku malah memilih untuk membelakanginya dan sesekali memejamkan mataku.
Lama setelahnya, SeHun mencoba memulai percakapan
“Mianhae, SoonHee-ya. Maaf jika aku menyakitimu, tapi aku hanya ingin kau percaya bahwa aku hanya mencintaimu. Hanya kau yang mampu menyemangatiku, memberiku kesempatan untuk dapat merasakan arti cinta yang sebenarnya.”Jelas SeHun lembut dan memegang bahuku
Bisaku rasakan kini SeHun telah naik ke atas kasurku. Kini ia telah tidur disampingku dan tanggannya dilingkarkan di pinggangku. Ia pun menaruh dagunya di bahuku sehingga aku dapat merasakan nafasnya.
“Siapa dia?”Tanyaku langsung, sepertinya SeHun mengerti dengan maksud pertanyaanku
“Ia MiRae, mantan kekasihku. Kami berpisah karena ia harus mengikuti orangtuanya pindah ke Jepang”
“Kau masih mencintainya?”
Dengan sedikit menahan nafas dan memejamkan mata, aku berusaha tegar menerima segala jawaban dari SeHun. Satu detik…..Dua detik……
“Aniya. Aku hanya mencintaimu, jagiya”Jawab SeHun dengan nada yang menggoda
Aku pun tidak bisa menahan senyumanku, dengan segera aku membalikan tubuhku kehadapannya, kini wajah kami hanya berjarak sekitar 10cm.
“Jangan marah lagi padaku, SoonHee-ya. Jangan pernah menangis lagi, aku benci melihat tangisanmu” Ucap SeHun
“Ne. Jangan pernah membohongiku lagi, Oppa??”Ucapku dengan penekanan di kata ‘Oppa’ yang membuat SeHun tertawa
Kami pun tetap menatap satu sama lain. Sudah lama rasanya kami tidak menatap satu sama lain. SeHun pun tersenyum nakal dan dengan pelan ia mendekatkan wajahnya ke wajahku dan memejamkan matanya. Akupun juga memejamkan mataku lalu kurasakan bibir SeHun sudah berada di bibirku. Ia menciumku lembut sambil melumat bibirku. Akupun membalas ciumannya.
“Saranghae, SoonHee-ya”Ucapnya disela-sela ciuman kami
“Nado saranghae”
Finish… Yeay, ini FF pertama yang aku bikin. Makasih buat para admin di EXOFF yang udah mau nge-publish FF ku ini. Maaf banget yaa kalo banyak yang kurang atau mungkin terlalu panjang hehehehe

Oke deh, salam kenal semuanya. Happy reading (y)

42 pemikiran pada “My Stupid Feeling

  1. ga tau kenapa tiap nyari ff oneshot di blog ini pasti tangan aku selalu ngetik judul ff ini. bingung deh aku juga. udah sering banget aku baca ff ini tapinya ga bosen2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s