Be Mine!!

Author             : @Tanti_ChoQorry

Main cast         : Oh Sehun, Xi Luhan, Kim Jong In, Kim JoonMyun

Genre              : YAOI, Romance,.

Length             : (1353 word) ficlet..?

Disclaimer       : the story, plot and EXO’s mine. Oh Sehun, Luhan and Kai belong to themselves dan god. No bashing please. Plagiator Not allowed !!

Warning ! typo !

Happy read~

Aku menatapnya lagi~ selalu begini. Jantungku seakan memeaksa ingin keluar dari tempatnya saat aku berkeinginan untuk memerhatikannya.

Tidak… ini amat sangat tidak wajar, kenapa harus dia? Kenapa harus hyung ku sendiri?

Bahuku terangkat seiring dengan menegangnya tubuhku saat kusadari mata kami berpapasan. Dia tersenyum dengan jenaka, benar-benar khas seorang Luhan hyung.

Ia menghampiriku dan duduk di sampingku yang tadi hanya memerhatikannya yang sedang latihan dance bersama Kai.

“Kau kenapa melamun Sehun-ah?”

Dia menepuk bahuku dan seketika membuat bahuku yang tadinya terangkat karena tegang kembali menurun. Sentuhannya membuatku tenang.

Aku menggeleng dan hanya tertunduk menyembunyikan wajahku yang mudah memerah jika sedang berdekatan dengannya.

“Aku tahu kau sedang memikirkan sesuatu. Ppali marhaebwa!” ujarnya sambil memalingkan pipiku hingga wajahku dan wajah Luhan Hyung berhadapan.

Tatapan matanya yang seperti anak kecil itu seakan mampu menyihirku untuk terus menatapnya tanpa berkedip. Entah apa yang kulakukan tapi aku semakin memajukan wajahku kearahnya hingga kurasakan tubuhnya juga menegang karena perlakuanku.

Luhan hyung hanya diam saat wajahku semakin mendekat kearahnya, ia tidak mencoba menghindar atau mendorongku seperti bayanganku. Ia hanya menatapku tanpa berkedip.

“OMO… Sehun-ah Luhan Hyung apa yang kalian berdua lakukan?!” aisshh sial ! aku lupa kalau Kai masih ada di ruangan yang sama dengan kami.

Luhan hyung menoleh kearah Kai dan menatapnya sambil tersenyum, entah kenapa aku tidak suka jika Hyung memberikan tatapan itu untuk orang lain.

“Sehun-nie, matanya terkena debu. Jadi aku ingin meniup matanya tadi,” dusta Luhan hyung.

Aku menatapnya dari samping dan aku tahu luhan hyung mengetahuinya.

“Aigoo.. sudah kubilang jangan mencoba untuk membulatkan mata sipitmu itu Sehun-ah. Kan jadi kelilipan debu!” ujar Kai yang membuatku mau tak mau menatapnya dengan tatapan tajam.

“Dan.. jangan dekat-dekat seperti tadi. aku ngeri melihat kelakuan kalian! Aigoo HunHan couple mwoya!! KaiDO, LuKai, KaiYeol, KaiByun, KaiHun, KaiKris, KaiChen, KaiTao, KaiLay, KaiMin lebih baik,” gerutu Kai dan langsung keluar dari ruang latihan meninggalkan aku dan Luhan hyung berdua.

Aku menundukan kepalaku, wajahku pasti sudah memerah lagi. Huh aku malu dengan apa yang hampir kulakukan tadi pada Luhan Hyung.

“Hun-ah~” aku mendongak saat kurasakan sebuah tangan menggenggam tanganku yang berada di samping kakiku yang tertekuk.

Aku kembali menatapnya dan lagi-lagi kembali terseihir saat melihat matanya.

Mataku mendadak membulat saat Luhan hyung lah yang kali ini melakukan hal yang kulakukan sebelumnya, mendekatkan wajahnya padaku dan..

Brakk..

Kami langsung menjauh setelah mendengar suara debuman pintu yang di gebrak secara kasar dari luar.

“Kai-ah kenapa kembali lagi? Apa ada yang tertinggal?” tanyaku.

Kai menatap kami berdua curiga, alisnya terangkat sebelah seakan menyadari hal yang tak biasa di matanya.

“Ayo pulang!! Aku tidak sanggup membiarkan kalian berduaan di ruangan sepi seperti ini!” Kai bergidik seakan membayangkan kami berdua melakukan hal yang tidak-tidak disini.

“Baiklah. Kajja Sehun-a !” hyung menarik tanganku untuk bangkit berdiri, tapi Kai tiba-tiba dengan cekatan memutus tautan tangan kami dan segera menggandengku di sebelah kiri dan luhan hyung disebelah kanan.

 

_EXO_

“Hyung~ bantu aku mengerjakan PR ya. jebal~” menurunkan harga diriku sedikit dengan memohon seperti ini kurasa tidak akan menurunkan imageku.

Suho hyung hanya menggumam mengiyakan sambil menutup tubuhnya dengan selimut. Huh.

“Hyung~…”

“Simpan saja di meja. Nanti ku kerjakan besok pagi,” ucapnya dari balik selimut.

“Jinjja! Tapi kau harus mengerjakannya ya Hyung. Awas kalau tidak!” kudengar gumaman lagi dari Suho hyung.

Baiklah. Satu tugas sudah selesai ah.. maksudku Suho hyung akan menyelesaikannya dan sekarang aku punya waktu luang untuk…. Untuk apa? Aku akan melakukan apa?

Kulirik jam tangan yang terpasang di pergelangan tangan kiriku. 10:30 pantas saja Suho hyung mengerjakan PRku besok pagi. Aku tidak sadar kalau sekarang sudah cukup larut.

“Hyung~” aku menyapanya yang baru keluar dari pantry sambil membawa segelas coffe milk miliknya.

Luhan hyung tersenyum lagi padaku sambil mengacungkan cangkirnya, “Kau mau?” tawarnya.

Coffemilk, aku tidak suka sebenarnya, tapi karena Hyung yang menawariku aku hanya mengangguk.

Luhan hyung kembali ke pantry dan setelah beberapa menit menunggu akhirnya dia keluar sambil membawa dua cangkir yang isinya sepertinya coffemilk seperti tawarannya tadi.

“Bagaimana kalau kita ke rooftop! Hyung sedang ingin menikmati udara malam,”

Aku mengangguk lagi. Aku memang tidak pernah bisa menolak ajakan Luhan hyung, ah bukan.. tapi aku tidak mau menolak.

Kami menaiki lift dan akhirnya sampai di rooftop. Pemandangan malam kota Seoul dengan lampu berwarna-warni menyapa mata kami. Indah~

Luhan hyung dengan isyarat matanya mengajakku untuk duduk di sebuah bangku panjang yang disediakan disana.

“Ini~” ia menyerahkan salah satu cangkir yang di pegangnya padaku.

“Gomawo hyung~”

Aku menyesap isi dari cangkir itu sedikit, mataku membulat saat merasakan rasa dari cairan itu.

“Hyung ini~”

“Milk tea~ kau kan tidak suka coffe,” ucapnya sambil tersenyum jenaka.

Entah rasanya ada kembang api yang sekarang sedang melesat di dadaku. Rasanya bahagia sekali saat mendapati Hyung kesayanganku itu benar-benar mengerti apa yang kusuka dan tidak.

“Sehun-a 1 minggu lagi kita showcase di China dan setelah itu hyung akan menetap disana. Sepertinya kita akan sering tidak bertemu,” ucap Luhan hyung dan meletakan cangkirnya di bawah bangku, sepertinya minuman miliknya sudah habis.

Aku menyimpan cangkirku di bawah bangku, mengikuti apa yang dilakukan Luhan hyung tadi.

Aku menoleh dan mendapati dirinya sedang menatapku. Tatapan yang berbeda dari biasanya, tidak ada raut jenaka dari wajahnya melainkan wajah mungil yang sendu.

Entah dapat keberanian darimana, aku menjulurkan tanganku dan mengelus pipi halusnya. Hatiku bergejolak senang saat Luhan hyung memegang tanganku yang sedang mengelus pipinya.

Tubuhnya mendekat seiring dengan wajah kami yang juga ikut mendekat. Dan dalam satu tarikan, Luhan hyung memulainya. Memulai pertautan bibir kami.

Tangannya tak melepaskan tanganku yang berada di pipinya. Gerakan bibirnya di bibirku menyiratkan rasa gelisah dan beban yang sepertinya sedang ia tanggung saat ini.

Dia melepaskan pertautan bibir kami, sejenak membuatku kecewa karena belum sempat membalasnya.

“Sehun-a berjanjilah selama hyung tak ada kau akan menjaga dirimu dengan baik,” cairan bening yang tak pernah kulihat keluar dari mata indahnya akhirnya lolos begitu saja membasahi pipinya.

“Neo Ddo hyung. Makanlah yang banyak agar tubuhmu semakin berisi dan tidak kurus seperti ini,” balasku yang hanya mendapat kekehan manisnya.

Dia tersenyum lagi, aku menyukainya.. aku mencintai Luhan hyung.

Tanganku terulur mengusap air mata di pipinya dengan kedua ibu jariku. Lagi-lagi Luhan hyung menangkap jariku di pipinya. Ia menatapku dalam, membuatku kembali terperangkap dalam tatapannya.

Dalam sekali tarikan aku langsung menarik wajah mungil itu, menciumkan bibirku dengan kasar disana. Aku tidak peduli jika ada yang melihat apa yang kulakukan pada hyung. Aku hanya ingin menyalurkan apa yang kurasakan dan kuinginkan lewat ciuman kasarku ini.

Hyung membalas ciumanku, tangannya memeluk pinggangku dan bibirnya bergerak liar mengimbangi bibirku.

Tubuhku menghangat saat hyung mulai memperpanas ciuman kami hingga tubuhku sedikit terdorong kebelakang menerima nafsunya yang sedang membuncah. Hei bukankah aku yang memulainya? Kenapa aku yang kalah?

Kami melepaskan pertautan bibir kami dan mengambil oksigen sebanyak-banyaknya untuk asupan paru-paru kami. Tangannya masih berada di pinggangku dan tanganku masih ada di lehernya.

Dia tersenyum lagi dan mengecupku sekilas lalu melepaskan tangannya yang memeluk pinggangku.

“Kau jangan melakukan hal tadi pada orang lain ara?”

Aku mengangguk sambil memegangi jarinya yang dingin. Sepertinya akibat kami terlalu lama berada di luar.

“Kau juga hyung..”

“Hoaaa… apa yang kalian berdua lakukan disini?!” seseorang dengan suara bassnya tiba-tiba terdengar di telinga kami hingga membuatku dan hyung membalikan tubuh kami dan mendapati Kai sedang berkacak pinggang disana.

“Aigoo~ sudah kubilang jangan berdekat-dekatan. Hubungan kalian mencurigakan! Aigoo…aigoo..”

Kai mendekati kami dan menarik tanganku dan juga luhan hyung dia berada di tengah-tengah kami lagi.

“Sehun-ah ini sudah malam. Kau masih harus sekolah!” ujar Kai. Entah apa yang terjadi padanya tapi akhir-akhir ini ia bersikap overprotektiv sekali padaku. Ia jadi tampak seperti eommaku saja.

Luhan hyung yang berada di samping kiri Kai melemparkan senyum manisnya padaku tanpa sepengetahuan Kai. Bibirnya mengucapkan sesuatu tanpa suara, tapi aku mengerti apa yang ia ucapkan.

“Saranghae~…”

___KKEUUTTT___

Nyahahahaha maafkan saya menistakan dua orang imut sepanjang jagat ini. Hadoh ada adegan PGnya pula… tapi diatas udah dikasih warning ya~

Saya berfikir untuk membuat ficlet lain. Tapi siapa cast nya ya?

Oke segitu chit chat dari author saraf yang gak sembuh-sembuh ini.

Gomapseumnida…..

Koment like oxygen to me…

My ACC twit : @Tanti_ChoQorry . kalau gak bisa koment disini, lewat twit juga gak kenapa.

Anyeong ~ tebar bunga bareng Sehun.

60 pemikiran pada “Be Mine!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s