Finding True Love (Chapter 1)

Author: Candlelovable

Genre: Romance/Adventure/Circle Love

Main Cast: Oh Sehun, Krystal Jung, Kai Kim, Choi Sulli, Park Chanyeol, Baek Suzy, Byun Baekhyun, Kang Jiyoung

Length: Multichapter

 

Ini pertama kalinya aku bikin FF pake Bahasa Indonesia karena biasanya aku pake bahasa inggris (abis malu sih kalo dibaca orang :D) fanfic ini aku ambil dari fanfic bahasa inggris ku (ada di Asianfanfics dengan judul yang sama tapi pemainnya dibedain ^^)  happy reading ^^ maaf kalo agak2 aneh dan ribet ya ceritanya ^^

 

***

Seorang gadis bernama Krystal Jung tampak berlari-lari dengan penuh semangat di sepanjang koridor sekolahnya. Dia memegang selembar kertas dan tidak henti-hentinya tersenyum riang. Dia sudah tidak sabar ingin memberikan kertas ini ke teman-temannya. Rambut cokelatnya berkibar indah mengikuti langkah-langkah kecilnya dan akhirnya matanya menangkap beberapa remaja yang sedang berkumpul di kantin. Sebuah senyum kecil terbentuk di bibir yang tipis. Krystal menghampiri mereka dan langsung meletakkan kertasnya diatas meja.

“selamat pagi! Aku punya kabar bagus untuk kalian!” sapanya sambil duduk disebelah Choi Sulli. Sulli langsung mencondongkan kepalanya kearah Krystal ingin tahu. Dia pikir Krystal membawa sebuah gosip baru.

“kabar apa? Kau terlihat bersemangat sekali hari ini,” kata Kai sambil tertawa pelan.

“tentu aku merasa sangat bersemangat sekarang! Coba kalian lihat kertas itu!” Krystal meraih kertas itu lagi lalu memberikannya kepada namja tampan disebelahnya. Oh Sehun. “Sehun-ah, kau harus membacanya!”

Sehun meraih kertas itu dan mulai membacanya. Baek Suzy, sepupunya yang juga tinggal satu rumah dengannya ikut melihat kertas itu. 3 teman mereka yang lain, Kang Jiyoung, Park Chanyeol dan Byun Baekhyun menunggu reaksi dari Sehun dengan ekspresi penasaran. Dan tiba-tiba Sehun tersenyum lebar. Matanya tampak berkilauan menandakan kalau dia sangat senang.

“Gunung Gyeryong dibuka lagi? Jinjja?!” Sehun memperlihatkan kertas itu pada teman-temannya. ”krystal-ah, darimana kau dapatkan ini?”

“ayahku memberikannya padaku tadi malam, aku pernah bercerita kalau kalian suka sekali mendaki gunung, kondisi Gunung Gyeryong sudah aman dan para pendaki sudah diizinkan untuk mendaki disana,” Krystal tersenyum. “jadi bagaimana menurutmu? Ingin mendaki kesana?”

“tentu kita harus pergi!” Sehun tersenyum berseri-seri membuat Krystal dan Sulli terpesona sesaat ketika melihatnya. Sehun memang tampan, tinggi, kalem dan sangat supel. Semua yeoja banyak yang menyukainya, termasuk Krystal dan Sulli.

Semua orang tahu kalau Sehun sangat menyukai gunung, dia dan ketiga temannya, Kai, Chanyeol dan Baekhyun sering sekali mendaki gunung-gunung di Korea. Mereka sudah mulai menjadi pendaki gunung sejati sejak SMP. Ayah-ayah mereka juga adalah mantan pendaki semua, karena usia mereka yang sudah mulai menua hobi itu mereka turunkan pada anak-anak mereka. Suzy yang memang dari SMP tinggal bersama Sehun karena orang tuanya tinggal di Amerika sering memaksanya untuk membawanya serta mendaki gunung bersama teman-temannya. Awalnya dia melarang Suzy untuk ikut namun saat memasuki jenjang SMA Sehun menyerah dan berjanji pada Suzy suatu saat dia akan mengikutsertakan dirinya dalam pendakian berikutnya.

“kapan?” Tanya Chanyeol. Ekspresinya sama sekali tidak menunjukkan kesenangan sama sekali namun Sehun tahu kalau Chanyeol sama maniaknya dengan dirinya jika menyangkut soal gunung.

“bagaimana kalau minggu depan? Kita harus berolahraga dan melatih tubuh kita karena jalur di Gunung Gyeryong sangat rumit dan sangat curam, perjalanannya juga cukup jauh,”

“baiklah, mungkin kita perlu pergi ke Gym selama seminggu ini untuk menambah stamina,” kata Kai seraya mengangkat bahu.

“benar, sudah lama aku tidak melatih tubuhku,” Baekhyun merentangkan kedua tangannya keatas untuk melakukan peregangan.

“kalau begitu kita harus segera fitness,” Suzy bertepuk tangan riang sambil menatap Krystal, Sulli dan Jiyoung penuh semangat. “kami ikut ya Sehun-ah,”

“boleh saja,” jawab Sehun kalem. Matanya kembali tertuju pada kertas yang sedang dipegangnya.

Tiba-tiba Sulli memekik senang hingga membuat Sehun menatapnya dengan alis terangkat. Suzy dan Jiyoung terkikik geli melihat tingkahnya. Sulli memang tidak bisa menyembunyikan rasa sukanya terhadap Sehun, tidak seperti Krystal yang lebih bisa tenang dan santai walaupun dia sedang berada didekat Sehun. Meski kadang dia merasa agak canggung dan malu tapi setidaknya dia bisa bersikap jauh lebih baik dari Sulli, namun sayang sekali Sehun tidak pernah menyadari perasaan kedua gadis ini terhadapnya. Sepertinya gunung itu lebih menarik dimatanya dibandingkan seorang yeoja yang berwajah cantik ataupun bertubuh seksi.

Sehun berdiri bersama teman-temannya, mereka harus mengadakan rapat mengenai pendakian ini, dan setelah itu dia akan mengabari para yeoja ini. sebelum pergi Sehun menyentuh kepala Krystal lalu mengacak-acak rambutnya.

“komawoyo atas info nya Krystal-ah,” ucapnya sopan sambil menyunggingkan senyum lebar. Tampan sekali namja ini. ekspresi Sulli langsung berubah agak kesal. Sehun memang selalu ramah terhadap siapapun, dia memang selalu menyentuh kepala orang jika ingin berterima kasih. Jiyoung pun pernah diperlakukan seperti itu tapi entah kenapa Sulli tidak suka kalau Sehun melaukan itu pada Krystal. “siapkan staminamu karena kita akan melakukan perjalanan yang cukup jauh,”

“tentu, chomanaeyo Sehun-ah,” Krystal tersenyum malu.
Sulli cemberut sebal. Kenapa Sehun tidak pernah perhatian terhadapnya? Selalu saja Krystal, selalu saja Jiyoung! Sulli tidak akan mempermasalahkan kalau Sehun membagi perhatiannnya terhadap Suzy, karena mereka kan memang sepupuan, tapi kalau terhadap Jiyoung dan Krystal entah kenapa dia merasa sangat cemburu.
“kau juga harus berlatih, Sulli-ah,” tiba-tiba Sehun menepuk bahu Sulli sambil tersenyum. Untuk beberapa saat Sulli tidak mampu bernafas karena terlalu terkejut. “kaja!”
Chanyeol, Baekhyun dan Kai berjalan mengikutinya sambil berdiskusi tentang gunung yang akan mereka daki kali ini. ini adalah yang kedua kalinya mereka akan mendaki gunung Gyeryong setelah 1 tahun absen dari dunia pendakian karena sibuk mempersiapkan ujian kelulusan SMA. Sekarang mereka sudah kuliah dan mempunyai banyak waktu untuk menyalurkan hobi mereka itu.
“Chanyeol-ah!” tiba-tiba Suzy memanggil Chanyeol. Namja dingin itu menoleh dan menatapnya tanpa tersenyum. Suzy menggigit bibir bawahnya tidak tahu apa yang harus dikatakan saking gugupnya.
“ada apa, Baek Suzy?” Tanya Chanyeol dengan suaranya yang besar dan dalam.
“hmm… apakah kau mau membantuku berlatih di gym nanti? Maksudku, aku tidak terlalu tahu metode nya kare itu aku… ingin minta bantuanmu,” kata Suzy tergagap.
Chanyeol mengangkat alisnya tinggi-tinggi lalu kemudian melirik Sehun yang hanya tertawa kecil begitu mendengar permintaan sepupunya itu. Tentu saja Chanyeol ingin meminta izin dulu dari Sehun, karena Sehun sangat over-protective terhadap Suzy. Dan berlatih di gym itu sama sekali tidak jauh dari hal-hal yang berbau ‘sentuh-menyentuh’ tubuh kan?
“aku diizinkan tidak?” Tanya Chanyeol sambil menyikut lengan Sehun.
“aku izinkan selama kau tidak menyentuh area sensitifnya!” Sehun mengangkat bahu sambil nyengir lebar. Suzy meliriknya galak.
“kau pikir aku ini namja mesum?” Chanyeol melotot pada Sehun. “satu-satunya wanita yang pernah kusentuh hanya ibuku, kau tahu?”
Kai tergelak sementara Baekhyun membuat senyum yang sangat tipis di bibirnya. Dia menatap Suzy penuh kekecewaan, sudah lama dia menyimpan rasa suka terhadap yeoja itu dan berusaha untuk bisa dekat dengannya tapi tampaknya Suzy sama sekali tidak menyadari kehadirannya. Setelah mendapat izin Chanyeol menarik nafas dalam-dalam dan mengangguk. Sulli pun mendadak mendapatkan ide dan perlahan dia mengahmpiri Sehun.
“Sehun-ah, aku juga tidak bisa berlatih di gym karena ini adalah yang pertama kalinya untukku, kau mau membantuku juga?” Tanya Sulli sambil tersenyum penuh harap.
“arasseo, aku akan membantumu nanti,” Sehun mengangguk pendek.
Tentu saja Sehun akan berkata ‘ya’, pikir Krystal kecewa. Namja itu memang sangat baik. Seperti biasa dia sama sekali tidak merasa kalau ada seseorang yang merasa tidak nyaman dengan hal itu. Sulli terpekik senang dan wajahnya berubah merah padam penuh kebahagiaan.
Sehun melirik Krystal yang segera menundukkan kepalanya, dia ingin bertanya apakah ada yang salah pada dirinya tapi Kai langsung meraih lengannya dan menyeretnya pergi. Jiyoung merangkul Krystal sambil tersenyum lembut. Hanya Jiyoung yang mengetahui perasaan Krystal terhadap Sehun. Krystal balas tersenyum walaupun sangat tipis.
***
Di Gym, Sehun, Suzy dan yang lainnya sudah mulai sibuk berlatih. Para namja tampak nyaman berlatih di treadmill dan melatih otot tangan mereka. Sementara para yeoja menatap mereka dari pinggir ruangan sambil berusaha memulihkan diri mereka dari kelelahan. Keringat membasahi tubuh dan rambut panjang mereka. Jiyoung meneguk minumannya, Krystal dan Sulli sama-sama memerhatikan Sehun yang sedang sit-up, lengannya yang berotot terlihat sangat seksi sekali. Chanyeol melirik Suzy sesaat sampai akhirnya dia teringat dengan pembicaraan mereka kemarin.
“kau ingin latihan sekarang?” Tanya nya dengan nada yang sangat datar, seperti biasa.
“ne, kalau kau tidak keberatan tentu saja,” jawab Suzy otomatis saat dia sibuk terpesona pada Chanyeol dan wajah berkeringatnya. Tampan sekali namja ini. melihat wajahny saja sudah bisa membuat hati Suzy berbunga-bunga.
“ani, aku tidak keberatan, lagipula aku sudah selesai,” Chanyeol mengangkat kedua bahunya. “ppali! Hal pertama yang perlu kau latih adalah kakimu,”
Chanyeol mengajak Suzy ke tempat treadmill. Sulli mendapati Sehun sudah selesai sit up, namja itu sibuk mengelap keringatnya lalu kemudian menenggak sebotol air mineral. Dengan senyum lebar Sulli menghampiri namja itu.
“Sehun-ah…” panggilnya,
Sehun menoleh padanya, wajahnya tampan berlapis keringat dan rambut basahnya itu langsung membuat Sulli terpaku di tempatnya berdiri sekarang. Sehun teringat dengan janjinya pada Sulli kemarin dan kemudian dia tersenyum.
“ah ne, ayo kita latihan sekarang,” Sehun mengajaknya ke salah satu alat olaharag disitu.
Kai yang sudah selesai dengan latihannya menoleh kearah mereka. Dia menghampiri Krystal dan Jiyoung sambil tersenyum penuh makna. Baekhyun juga bergabung dengan mereka setelah dia selesai dengan latihannya. Matanya menatap pedih kearah Chanyeol dan Suzy yang terlihat sangat intim sekali walaupun Chanyeol sama sekali tidak tersenyum padanya.
“kenapa kalian tidak berlatih lagi?” Tanya Kai.
“kami masih lelah,” jawab Jiyoung sambil menyeka keringat didahinya.
Kai tertawa kecil “mendaki gunung itu lebih melelahkan, kalian tahu?”
“kami tahu, tapi ini pertama kalinya kami berlatih di gym,” kata Krystal sambil menghela nafas. “dan semua alat disini sangat berat,”
“itulah kenapa tempat ini dinamai gym,” Baekhyun nyengir.
Krystal berusaha untuk tidak melirik kearah Sehun dan Sulli, rasanya menyakitkan sekali melihat mereka berdekatan seperti itu. Dia harus pintar-pintar menyembunyikan perasaannya jadi Kai dan Baekhyun tidak akan menyadarinya. Jiyoung sendiri terus memerhatikan Baekhyun yang masih mencuri-curi pandang kearah Chanyeol dan Suzy. Jiyoung pun sudah lama menyukai Baekhyun sejak kelas 1 SMA, tapi dia tidak berani memberitahunya. Walaupun menyakitkan, tapi Jiyoung cukup puas hanya dengan menyukainya dari jauh saja.
“jangan menatap mereka terus, nanti kalian sakit hati,” ujar Kai kalem.
Krystal dan Baekhyun tersentak kaget, Kai menertawai mereka.
“berhentilah bersikap sok cuek seperti itu Krystal Jung,” Kai tertawa lagi. “kai itu tidak secuek yang kuduga selama ini sepertinya,”
“apa maksudmu Kai? Aku tidak cuek… aku hanya diam… kau lihat kan?” suara Krystal terdengar sangat gugup.
“jinjja? Terus-terusan menatap kearah Sehun dan Sulli disana? Kurasa hatimu pasti sedang kesakitan sekarang kan? Tapi harus kuakui kau sangat jenius menyembunyikan perasaanmu itu,” Kai menghela nafas seraya memicing kearah Baekhyun. “kau pikir aku tidak mengetahui perasaanmu yang sebenarnya Krystal Jung? Dan kau juga Byun Baekhyun?”
Baekhyun tersenyum pahit seraya meminum air dari botol minumnya, Jiyoung menghela nafas diam-diam, lega karena Kai tidak menyebutkan namanya.
“ayolah, kenapa harus memerhatikan mereka dari jauh?” Kai menatap mereka dengan serius. “kalau kalian suka, katakan saja pada mereka!”
“kalau saja hal itu mudah seperti membalikkan telapak tangan mungkin aku sudah menyatakan perasaanku pada Suzy jauh-jauh hari, Kai,” kata Baekhyun pelan. “kau tidak tahu bagaimana sakitnya saat orang yang kau sukai tidak menyadari keberadaanmu,”
Kai mendengus. “kalau begitu cobalah sadarkan dia tentang keberadaanmu, ini semua tentang seberapa besar keberanianmu untuk melakukan itu,”
“kupikir Sehun tidak akan sadar kalaupun aku menyatakan perasaanku padanya,” kata Krystal pahit. “Sulli lebih baik dariku, dia cantik, periang dan apa adanya, semua namja menyukainya,”
“dan kupikir Sehun bukanlah salah satu dari semua namja itu,” balas Kai otomatis. “ayolah, Sehun itu bukan seorang fanboy nya Sulli, dia itu namja normal yang mempunyai hak untuk memilih yeoja yang disukainya, kenapa kau berkata seolah-olah Sehun akan benar-benar menyukai Sulli suatu saat nanti, Krystal?”
“mereka pasangan yang sempurna, kau lihat?” Krystal melihat Sehun yang sedang membantu Sulli mengangkat barbel. “bukan tidak mungkin Sehun akan menyukainya suatu saat nanti,”
“jangan putus harapan seperti itu Krystal,” kata Jiyoung lembut sambil merangkul bahu Krystal.
“ayolah Kai, kami tidak sekuat dan setangguh kau soal cinta, kau ini cassanova, dan kau bisa mendapatkan yeoja manapun yang kau inginkan, bagimu mungkin mudah tapi tidak bagi kami,” kata Baekhyun dengan suara lemah.
Kai terdiam sesaat begitu dia mendengar kalimat lugas Baekhyun barusan. Namun perlahan bibirnya membentuk seringai kalem.
“tapi kau perlu tahu Baekhyun-ah, mungkin seorang cassanova bisa mendapatkan yeoja manapun yang dia inginkan, tapi dia tidak akan pernah mendapatkan cinta sejati,” Kai menundukkan kepalanya. “dan hal itu terjadi padaku sekarang,”
“mwo? Apa maksudmu, Kai?” Tanya Baekhyun bingung. Krystal dan Jiyoung menatapnya penasaran.
“aku jatuh cinta… benar-benar jatuh cinta… tapi aku jatuh cinta pada orang yang salah…”
-TBC-
ini chapter 1 nya ^^ aku bakal posting chapter 2 secepatnya, semoga suka ya para chingudeul ;D kamsahamnida *deep bow* ^^
Iklan

30 pemikiran pada “Finding True Love (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s