Be a Bad Guy, When You Leave Me Alone… (Chapter 2)

Tittle : Be a Bad Guy, When You Leave Me Alone…

Author : @helloimnsa / Nashiha

Main Cast : Byun Baekhyun, Jang Yoonjae (as you), Kim Joonmyung aka. Suho

Other Cast : You can find it by yourself

Genre : Romance

Length : Main chapter (2/4)

Warning : Maybe this fanfic has a lot of typo!><

NB : Baekhyun dan Suho hanya milik Tuhan dan orang tau mereka, tapi seutuhnya milik author *pret banget*. Fanfic 101% murni pemikiran author, no bash please.

—–

“Yoonjae-shi, ireona…”

 

 

Rasanya ada yang menggoyang-goyangkan badanku, pusing sekali. Kubuka mataku untuk memastikan siapa, dan ternyata Suho oppa. Muka nya tidak terlihat lesu atau lelah, justru segar seperti biasa. Padahal dia lebih banyak mengetik daripada aku, sepertinya aku ‘lebih’ merepotkannya

 

“Ehm, Suho oppa. Oppa sudah bangun, ya?” tanyaku sembari mengucek-ngucek mata kananku dan menguap kecil karena saking ngantuknya

 

 

 

 

“Ne. Karena aku bangun lebih dulu, jadi aku buatkan sarapan untukmu dan untukku” jelas Suho oppa sembari pergi ke arah meja makan kecilku

 

 

 

Aku pun tersontak kaget. Harusnya aku yang membuatkan sarapan untuknya. Omo! Aku semakin merepotkannya!

 

Aku pun berlari kecil ke arah Suho oppa dengan perasaan bersalah. “Suho oppa, mianhaeyo~ Harusnya aku yang membuatkanmu sarapan. Oppa juga lebih banyak mengetik daripada aku. Aku jadi merepotkanmu. Jeongmal jeongmal mianhaeyo…”

 

 

 

Suho oppa tiba-tiba tertawa kecil sembari mendekatkan wajahnya ke wajahku

 

 

 

 

“Gwenchanayo. Aku kan niat membantumu. Lagipula, aku kasian saja padamu. Justru aku senang bisa membuatkanmu sarapan. Lebih menyenangkan membantu daripada dibantu, kan?” tanya Suho oppa dengan senyum aegyo nya sambil mengacak-acak rambutku yang sedikit berantakan karena baru bangun tidur

 

 

 

 

Aku hanya diam, dan langsung mengangguk seperti anak TK

 

 

 

 

“Hmm, arra. Ayo kita makan. Kau sudah lapar kan? Muka mu lesu sekali” ucap Suho oppa sambil mendorongku ke kursi makan

 

 

 

 

Suho oppa baik sekali padaku. Belum ada orang yang sebaik ini padaku, kecuali eomma, appa dan… dan dia

 

 

 

—–

 

 

 

Hari ini, karena tugas nya hampir selesai, aku pun diajak Suho oppa main ke dorm nya. Sudah lama aku tidak mampir kesana sejak aku tidak berhubungan lagi dengannya dan sejak dia sebelum debut

 

 

 

 

“Besok hari spesial mu, ya? Hahaha…” goda Suho oppa padaku sambil berjalan ke arah dorm mereka

 

 

 

 

“Hehe, ne, oppa” memang benar, besok hari istimewa ku dan dia.

 

 

 

 

Aku ingat sekali, hari jadi kami dulu bertepatan dengan ulang tahun kami yang sama. Aish, kenapa aku jadi mengingat itu lagi? Babo Yoonjae!

 

 

 

 

“Annyeong, ini aku, Suho. Ada orang tidak?” teriak kecil Suho oppa sembari mengetuk pintu dorm

 

 

 

Ketika mengetuk, pintu tiba-tiba terbuka. Seperti tidak ada orang, mungkin sebenarnya ada orang

 

 

 

 

“Ya! Baekhyun-ah! Kenapa kau tidak mengunci pintu? Kalau ada apa-apa bagaimana?” bentak Suho oppa sambil masuk ke dalam dorm

 

 

 

 

“Mianhae” singkat Baekhyun oppa datar yang tidak melihat kami berdua dan terus menatapi laptop hitam nya. Mungkin dia tidak menyadari kalau ada aku

 

 

 

 

“Aish, anak itu. Ayo masuk, Yoonjae-shi” ajak Suho oppa

 

 

 

 

“Ne, oppa” ucap ku sambil melepas sepatu kets ku

 

 

 

 

Mata Baekhyun oppa tiba-tiba terbelak kaget dan menghentikan aktifitasnya. Seperti kaget ketika Suho oppa menyebutkan namaku

 

 

 

 

“Oh iya. Baekhyun-ah, yang lain mana? Kenapa sepi sekali?” tanya Suho oppa pada Baekhyun oppa sembari melihat isi lemari es

 

 

 

 

“Kata Sehun, mereka semua ke supermarket dekat sini” jawab Baekhyun oppa datar

 

“Ooo, arrachi. Baekhyun-ah, lain kali, kau harus mengunci pintu dorm, supaya tidak ada yang berniat jahat masuk ke dorm ” jelas Suho oppa. Baekhyun oppa hanya diam dengan wajah tanpa dosa

 

 

 

 

Aku hanya berdiri saja, dan melihat sekeliling dorm. Tidak ada yang berubah, sama seperti dulu

 

 

 

 

“Kau mau apa?” tanya singkat Baekhyun oppa dengan datar, dan tidak menatapku

 

 

 

 

“Aku diajak ke sini oleh Suho oppa. Memang kenapa?” tanyaku balik dengan emosi rendah

 

 

 

 

“Ania. Aku tidak suka saja kalau kau kesini…” jelas Baekhyun oppa dan melihatku seklias. Maksudnya apa bicara seperti itu? Memang nya siapa yang salah? Aku atau dia?

 

 

 

 

“Mungkin aku yang salah. Tapi, jika oppa mau menyalahkan aku, silahkan saja” jelasku tidak menatapnya

 

 

 

 

“Ini ada minuman untukmu, Yoonjae. Duduklah” tawar Suho oppa sambil menunjukkan sofa kecil

 

 

 

 

“Mianhae, oppa. Aku harus pulang, aku lupa mengerjakan tugas ku yang lain” jelas ku berbohong pada Suho oppa dan memakai sepatuku

 

 

 

 

“Tapi, Yoonjae-shi…”

 

 

 

 

Belum sempat Suho oppa menyelesaikan omongannya, aku langsung pergi. Maaf kalau aku berbohong, oppa…

 

 

 

…Suho’s POV

 

 

Yoonjae kenapa? Apa dia sakit?

 

 

 

 

“Ya! Kau apakan Yoonjae?” tanyaku sedikit emosi dengan Baekhyun yang daritadi bermesraan dengan laptop nya

 

 

 

 

“Aku tidak apa-apa kan dia. Hanya saja, aku menyuruhnya supaya tidak ke dorm kita lagi” jelas Baekhyun yang membuat ku semakin kesal

 

 

 

 

“Mwo? Maksudmu apa bilang seperti itu padanya? Supaya kau bisa membawa yeoja itu lagi? Dengar baik-baik, Byun Baekhyun! Jang Yoonjae, mantanmu itu, masih sayang padamu. Tapi aku heran, kenapa kau haru memberhentikan hubunganmu dengannya. Masih untung dia…”

 

 

 

 

“Kenapa tidak kau saja yang jadi namajachingu nya?” tanya Baekhyun polos padaku

 

 

 

 

“Mwo?”

 

 

 

“Ne, kenapa tidak kau saja? Kau kan lebih perhatian padanya. Aku bukan siapa-siapa nya lagi. Lagipula, aku tidak suka lagi padanya”

 

“Kau gila, Baekhyun-ah! Memang aku suka padanya, tapi dia lebih suka padamu. Dia saja sampai mengigau-ngigau nama mu. Dia terus menangis jika mengingat namamu” jelasku panjang lebar “lagipula, apa alasanmu memutuskan Yoonjae? Apa salahnya?”

 

 

“Alasanku? Kau dan yang lain memang tidak tau, hyung. Aku akan dijodohkan pada anak perempuan teman appa ku karena hutangnya. Aku sebenarnya tidak mau, hyung, aku terpaksa. Aku juga sampai terpaksa menampar pipi Yoonjae. Aku tidak tega. Appa juga menyuruhku memutuskannya karena kalau aku sudah terkenal, belum tentu juga aku bisa jalan bersama nya lagi atau berhubungan dengannya lagi” jelas Baekhyun panjang”Apa… kau tidak cerita tentang ini pada Yoonjae?” tanyaku lagi dengan gugupBaekhyun hanya menggelengkan kepalanya dengan wajah pucat “Aku tidak mau dia mengetahui nya, itu akan membuatnya terus mengingatku dan lebih membenciku. Biarlah di men-cap ku sebagai ‘nappeun namja’ asalkan dia tidak soal ini, hyung…””Jadi, yeoja kemarin itu…”

“Ne, dia anak perempuan teman appaku. Sebenarnya gaya berpakaiannya biasa saja dan lebih sopan dihadapan appa atau appa nya. Tapi jika mereka tidak ada, gaya berpakaiannya akan berubah 180 derajat, hyung” jelas Baekhyun yang kini membuatku mengerti maksudnya selama ini

Tapi kalau kupikir-pikir, Baekhyun benar juga. Jika Yoonjae tau soal ini, perasaannya semakin sedih dan mungkin akan menjadi gila gara-gara Baekhyun juga. Dan kalau sia tau soal ini, belum tentu juga Yoonjae akan merelakan Baekhyun dengan yeoja seperti itu. Heuh, aku sendiri sebenarnya juga bingung menghadapi couple yang sudah terpisah ini

Yoonjae-shi, aku ingin memberitau mu tapi juga tidak ingin membuat perasaanmu makin hancur. Mianhae…

=TBC=

8 pemikiran pada “Be a Bad Guy, When You Leave Me Alone… (Chapter 2)

  1. duuh, aku pikir baekhyun itu jahat , ternyata terpaksa toh 😦
    yg sabar ya baekhyun-oppa, msh ada aku kok #plak
    akhirnya disini jelas semua 😀
    nice ff thor, ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s