My Ex-Boyfriend? (Prolog)

Title : My Ex-Boyfriend ? [PROLOG]

Author : Cencenacp

Genre : Romance, comedy (?)

Rating : PG 15 +

Main Cast :

  • Choi Myrna (OC)
  •  Kris (EXO-M)

Support Cast :

  • Choi Minho (Shinee)
  • Choi MinYoung (my friend Laras hehe)
  • Xiu Luhan (EXO-M)
  • Yuri (SNSD).

Note : Annyeonghaseo~ ini FF pertama ku yang main castnya dari EXO. Hehe maklumlah aku secara mendadak jadi ikutan suka banget sama EXO. Dan saya dengan bangga mengatakan kalau aku juga EXOTIC! Yayyyyy *lemparbunga* jangan lupa comment ya chingu~ anggep aja sedekah gitu dapet pahala banyak *ehh* maaf kalau jelek FFnya…

Jangan lupa kasih comment ya chingu 😀 Pasti di bales kok.

GOOD READERS yang rajin komen, AYO KESINI ❤

SIDERS ? LEMPAR AJA KE EMPANG ! *ditendang*

*semuanya di ambil dari Myrna POV*

~My Ex-Boyfiend~


“ah… Kris.. hah..”

Aku suara desahan seorang yeoja di dalam UKS. Tunggu dulu, dia menyebutkan nama siapa ? Kris? KRISSS? Namja chingu ku? Eh? Kenapa aku berpikiran negative begini ?

“Hah… ahhh…shhh,,”

Aku penasaran dengan desahan-desahan itu. akhirnya aku mendekati ke sumber suara. Dan…

“Hyaaa! Apa yang kalian lakukan!!!” teriak ku ke seorang yeoja dan namja yang sedang asyik ‘berciuman panas’ . Bahkan tadi aku melihat mereka menggunakan lidah. Sungguh menjijikkan! HEY! Namja yang sedang berciuman itu masih bernotabene namjachingu ku!!

“My-myrna?” kata Kris sambil terbata.

“LANJUTKAN SAJA PERMAINAN KALIAN YANG SERU ITU! KITA PUTUS!” bentak ku ke Kris.

BUAGHHH

“aww!” rintih Kris kesakitan. Bagaimana tidak kesakitan? Aku melemparkan sepatu kesayangan ku ke kepalanya.

Ya Tuhan, aku ingin menangis…

“Dan kau Yuri! Lanjutkan saja ke step yang lebih panas dari tadi! Aku tidak apa-apa kok. Sekarang Kris milik mu!” kata ku sambil menunjuk Kris dan beranjak pergi dari tempat terkutuk itu.

“Chagiyaa! Dengarkan aku dulu! Aku bisa jelaskan semua ini !” panggil Kris kepada ku. Apa? apa aku tak salah dengar? Dia masih memanggil ku C-H-A-G-I-Y-A?

Aku menoleh kearah Kris dan menatapnya tajam. Mata ku Ya Tuhan, ah, aku tidak kuat. “jangan panggil aku CHAGIYA ! aku bukan C-H-A-G-I-Y-A mu lagi!” kata ku dengan nada sinis sambil menitihkan air mata.

“CHAGIYAA!!” teriaknya menghampiri ku dan menggenggam tangan ku erat. Tapi langsung ku tepis kasar.

“JANGAN PERNAH SENTUH AKU! Aku membenci mu!” bentak ku ke Kris. Ku lihat mata Kris memerah. Kenapa? Wae? Mau menangis? Cih, bahkan kita saja berpacaran tapi tidak seperti pacaran.

Aku berlari meninggalkan mereka berdua dan aku menangis sejadi-jadinya. Kok jadinya begini? Udah sering di cuekin. Tiap anniv gak pernah inget. Galak sama aku. Sering ngatain aku lagi.

Arrghh! Kris ku, kenapa kau tega ? berciuman dengan sahabat ku sendiri, Yuri. Ya Tuhan, kenapa hati ku sakit sekali? Kenapa sesak sekali? KRISSSS !! KAU JAHAT! Hiks… aku, aku sangat membenci mu.

~oo~oo~oo~oo~

3 tahun kemudian…

Ah, tak terasa sudah 3 tahun aku menjadi mahasiswa di Universitas Gongnam, Seoul. Universitas ternama,terbaik,terkeren di Korea. haha, masih ingat dulu aku sangat butuh perjuangan supaya bisa masuk Universitas ini walaupun aku dapat peringkat terakhir T.T

Umur ku sekarang sudah 21 tahun. Aku sengaja sekolah di Seoul supaya melupakan masalalu buruk ku saat SMA di Daegu. Yah, soal Kris sialan itu. Namja yang sukses membuat ku hancur berkeping-keping. Menangis selama 7 hari 7 malam, galau tiada henti, Bisa membuat nilai ku jadi telur onta semua.

Di tambah, soal sepatu yang ku lempar kewajahnya, dia tidak pernah mengembalikan sepatu ku itu lagi. Padahal itu sepatu kesayangan ku. Terpaksa deh aku beli sepatu baru. Sedangkan dia? Malah semakin tenar dan semakin jenius. Dan benar, saat itu juga dia dan Yuri resmi berpacaran. Untung saja aku kembali bangkit karena mengenal Choi MinYoung –anak baru –yang mau menjadi sahabat setia ku. Ah, sudahlah tidak perlu di ingat lagi. Itu sudah masalalu.

“Myrna! Myrna!” panggil seorang yeoja yang selalu menyemangati ku dan menemani ku di saat sedih maupun susah. Choi MinYoung sahabat terbaik ku. Kami satu Universitas loh, cuman beda jurusan.

“Apa young?” sahut ku. Minyoung tersenyum penuh arti.

“Kau tau?” tanya nya. Aku menggelengkan kepala ku bingung. “Di kampus ini kedatangan murid baru. Sumpah ya! Cakeppp banget!” ,lanjutnya.

Aku mengerutkan kening ku bingung. “Lalu?”

“Murid barunya dua orang namja. Mereka pindahan dari Canada. Denger-denger mereka sibling gitu. Kereennn banget deh! Dua-duanya jenius lagi!” cerocos MinYoung panjang lebar.

“Wah keren dong” Jawab ku datar tanpa ekspresi.

“Hah! Tumben cuek soal cowok cakep. Biasanya aja langsung teriak-teriak pengen liat. Kan kamu bisa aja ngembat yang adiknya” kata Minyoung.

Aku tersenyum simpul “adiknya? Kenapa enggak kakaknya?” tanya ku dengan maksud menggoda Minyoung.

Wajah Minyoung langsung memerah “Euh, soalnya, soalnya, aku mau yang kakaknya hehe” jawab Haneul sambil cengengesan. Aishh bocah ini. Hahaha

“Eh, by the way beneran cakep gak?” tanya ku.

Minyoung mengangguk semangat. “cakep banget deh! Aku kemarin ngelihat mereka turun dari mobil Ferrarinya.. blaa… blaaa”

Aku hanya menanggapi kata-kata Minyoung dengan anggukan dan senyuman. Aish, hari ini aku sedang tidak mood ngomongin namja cakep. Gara-gara flashback masalalu soal Kris sialan itu. Nginget aja mood ku udah ancur begini. Apalagi kalau ketemu? Cih! Jangan sampe deh!

TINN TINN

Dua mobil Ferarri berdatangan secara berurutan. Yang pertama berwarna hitam dan yang kedua berwarna merah. Kuperhatikan, seketika semua yeoja maupun namja di sekitar sini semuanya berubah jadi freeze melihat kearah mobil super mewah itu. Ku lihat tatapan mereka semua tertuju pada dua orang namja yang barusan  keluar dari mobil Ferarri mereka masing-masing. Oh God, mungkin sekarang aku juga jadi freeze.

Kalian tau ? yang keluar itu…

.

.

Ganteng bangetttt!!!

Aduhhh aku kolaps deh. Cakepnya gak tulungan. Namja yang keluar dari mobil Ferarri warna hitam itu memakai baju yang bisa di bilang santai banget tapi macho banget. Kaos warna kuning dengan corak hitam dan jeans ketat yang bikin tambah keliatan seksi. Terus gak lupa dia juga pake kacamata hitam gitu. Gaya nya ngartis banget deh. Mukanya imut superrrr >.<

Uh! Belom lagi namja yang keluar dari ferarri warna merah. Nih namja kelewat keren. Tinggiii banget ! ngalahin oppa ku si Choi Minho. Gayanya emang udah nunjukin kalau dia ‘fashionable’ banget. Keren banget!

Minyoung nyikut tangan ku.

“Mwo?” tanya ku agak kesal karena di ganggu. Aku lagi focus ngelihati namja kelewat ganteng di depan ku nih!

“Yang tadi keluar dari mobil ferarri hitam itu kakaknya. Yang keluar dari mobil ferarri merah itu adiknya.” Kata Minyoung.

“Kalo adiknya itu sih aku mau. Hehe” kata ku cengengesan. Aku dan Minyoung tertawa penuh arti. Kita paling pede kalau kita bakalan bisa ngedapetin dua namja yang berwajah malaikat itu.

Aku masih saja tertawa. Padahal semua orang di sekeliling ku masih saja freeze ngelihatin dua namja kelewat ganteng itu.

“Myrna!Myrna! mereka ngelihatin kita!” bisik Minyoung pelan tapi sangat antusias. Aku pun ikut cengengesan bangga. Ya Ampun, kapanlagi coba bisa dapet namja kelewat cakep kayak mereka berdua? Bisa ngelupain Kris sialan itu.

Ku lihat sang kakak super imut itu menepuk pundak sang adik yang sama seksinya juga. Namja super ganteng super tinggi  -yang katanya itu sang adik -melorotkan kacamata hitamnya sedikit lalu memakainya lagi. Apa aku tak salah lihat? Dia melihat ku? Lalu dia menyeringai seksi. Ahhhh aku mau pingsan.

Dia mendekat! Dia mendekat! Ku lihat dia melepaskan kacamatanya dan tersenyum kepada ku. Senyuman yang bisa membuat para yeoja langsung pingsan. Tapi aku yeoja kuat! Jadi aku tidak pingsan. Padahal kaki ku sudah bergetar hebat.

Dia semakin mendekat. Hei, tunggu dulu! Sepertinya aku mengenal wajah itu. Aku sangat hafal dengan lekuk wajah itu. Terlebih pada bentuk wajahnya yang terlihat agak angkuh. Perlahan senyuman termanis ku luntur begitu saja. Aku menyerngitkan wajah ku.  Aku menatap namja super tampan itu dengan seksama. Tunggu dulu… dia…

“HEH!!” kaget ku. Ya Tuhan! Tidak salah lagi! Dia! Dia!

“KRISSS! Paboya!” teriak ku melengking . Dia mulai mendekat. Bahkan Minyoung masih tersenyum penuh arti pada ku.  Apakah Minyoung terkena amnesia? DIA ITU KRISS!!! Tidak salah lagi. Ya Tuhannn!! Aku tersenyum gugup. Sedangkan sekarang banyak mata tertuju pada ku.

Aku langsung saja membalik kan badan dan jalan dengan santainya meninggalkan Minyoung sendiri. TIDAK MUNGKIN! ANDWAE! ANDWAE! Itu KRISSSS !! No! NOOO!!! Namja sialan itu!

“Yaa~ Choi Myrna!” panggil Minyoung. Ku abaikan. Mianhae Minyoung ah. Ini keadaan darurat. Aku ingin selamat. Aku tidak ingin melihat namja sialan itu lagi.

Aku menoleh kebelakang sebentar. “Shit!” umpat ku. Kris masih saja menyeringai dan berjalan semakin cepat di belakang ku. Aku pun juga mempercepat langkah ku. Lama-lama dia juga ikutan mempercepat langkahnya. Aku.. aku..

“AAAAAAA!!!” teriak ku sambil berlari. Aku takutttt!! Tidakk! Ya Tuhan jangan pertemukan aku lagi dengan namja sialan itu!!

GREB!

Aku merasakan ada yang memeluk ku erat dari belakang. Yang kutau sekarang orang yang sedang memeluk ku itu dengan santainya menciumi leher ku. Ciuman nya menjalar ke pipi ku lalu ke sudut bibir ku dengan penuh nafsu. Deru nafasnya sangat membuat ku geli.

“Chagiya, I miss you” bisiknya di telinga ku dengan nada menggoda.

Aku berkeringat dingin. Jantung ku berdegup 5x lipat lebih cepat. Aku menoleh ke belakang. Ya Tuhan, aku mohon semoga yang sedang mencium leher ku bahkan sudut bibir ku ini bukan Kris paboya sialan itu. Aku menoleh kebelakang dengan sangat hati-hati. SHIT! Namja yang telah menghancurkan ku berjarak 2 cm di depan ku.

“ANDWAEEEEEEE!!!”

Badan ku lemas dan semua nya jadi gelap.

~oo~oo~oo~oo~

Aku mengerjapkan mata ku. Euh, kenapa aku pusing sekali. Aku melihat sekeliling ruangan. Aku ada di UKS. Huh! Tadi barusan aku mimpi buruk. Barusan aku bermimpi bertemu dengan Kris sialan dalam versi ‘super handsome’. Ah, untung saja hanya mim-pi (?)

“CHAGIYA! Kamu sudah sadar? Ya Tuhan aku takut sekali kamu kenapa-napa!” teriak seseorang yang suaranya sudah sangat ku kenal.

Aku terlonjak kaget dan menoleh ke sumber suara.

“AA! Jangan dekati aku!” bentak ku ke namja itu. siapa lagi kalau bukan Kris sialan!

Raut wajahnya berubah menjadi sedih. “Chagy..” suaranya melembut.

Entah kenapa, tiba-tiba rasanya sekarang ini aku ingin menangis. Ya, memang sekarang aku sudah menangis. Bayang-bayang saat  menyakitkan itu terulang lagi di pikiran ku. Pas sekali aku sekarang ada di UKS. Tempat paling menjijikan sedunia. Perfect! Thank you Kris . Kamu sukses membuat ku tak bisa melupakan mu.

“Chagiya, a-aku…”

“jangan panggil aku chagiya lagi. Aku bukan chagiya mu Kris! Kita sudah putus 3 tahun yang lalu. Aku membenci mu” yah, membencimu karena aku terlalu mencintai mu.

Kris memeluk ku. Buat apa dia memeluk ku. Aku meronta minta di lepaskan. Tapi dia malah semakin memeluk ku erat.

“Biarkan seperti ini untuk beberapa menit saja. Aku sangat merindukan mu” katanya. Kata-kata beracun yang sangat sukses membuat tangisan ku pecah. Tidak puaskah dia berselingkuh di belakang ku?

“Lepaskan Kris-ah. Aku membenci mu…” kata ku mulai melemah dan… menangis. Oh, shit ! aku lemah sekali.

Kris semakin erat memeluk ku lalu dia mencium pipi ku lama. Aku meronta minta di lepaskan, tapi dia masih terus menciumi pipi ku.

“Please… give me one more chance”

.

TBC…

~oo~oo~oo~oo~

GIVE ME SEDEKAH (re: comment) OKAYY ?!


 

 

 

Iklan

140 pemikiran pada “My Ex-Boyfriend? (Prolog)

  1. wah, ff nya bagus deh, eon ..
    ngebayangin kris yg keren keluar dr ferrari merah…aww…
    tp si kris disini rada yadong ya baru ketemu lngsung maen peluk sm cium aja 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s