Be a Bad Guy, When You Leave Me Alone… (Chapter 3)

Tittle : Be a Bad Guy, When You Leave Me Alone…

Author : @helloimnsa / Nashiha

Main Cast : Byun Baekhyun, Jang Yoonjae (as you), Kim Joonmyung aka. Suho

Other Cast : You can find it by yourself

Genre : Romance

Length : Main chapter (3/4)

Warning : Maybe this fanfic has a lot of typo!><

NB : Baekhyun dan Suho hanya milik Tuhan dan orang tau mereka, tapi seutuhnya milik author *pret banget*. Fanfic 101% murni pemikiran author, no bash please.

—–

Hati ku sakit…

Itu lah yang aku rasakan sekarang. Hari ini benar-benar membuat ku semakin membenci makhluk yang namanya Byun Baekhyun. Aku tidak membenci keluarganya, maupun kakak laki-laki nya. Aku hanya membenci Baekhyun oppa

Malam yang dingin membuat keadaan dan hatiku makin dingin, seperti membeku dalam freezer. Tak sengaja aku pergi ke cafe yang dekat dengan dorm EXO. Entah kenapa aku ingin kesana untuk menghangatkan diriku dari kegilaan Baekhyun oppa

Saat aku sedang duduk santai dan bermain dengan laptopku, tiba-tiba Suho oppa dan Kyungsoo oppa mendatangi ku dengan wajah ling lung, seperti mencari seseorang

“Yoonjae-ah, untung kau ada disini” ucap Kyungsoo oppa memukul pundak ku pelan

“Ada apa, oppa? Sepertinya kalian cemas sekali” tanyaku pada Suho oppa dan Kyungsoo oppa

“Apa kau melihat Baekhyun?” tanya Suho oppa sambil duduk di depanku

“Memang kenapa?” tanyaku balik datar

“Semenjak kau pulang, aku memarahi Baekhyun karena dia mengusirmu. Lalu—“

“Dia tidak mengusir ku, aku tau dia tidak suka padaku, jadi lebih baik aku pergi saja dari hadapannya” ucapku sedikit tidak terkontrol memotong pembicaraan Suho oppa

“Dengar dulu, Yoonjae-ah! Lalu saat aku memarahinya, dia beranjak pergi sambil memakai jaket tebalnya dan pergi begitu saja, entah kemana. Tidak izin padaku pula” jelas Suho oppa

“Aku sudah tidak peduli lagi dengannya” ucap ku datar merenspon tentang dia kabur

Kyungsoo oppa dan Suho oppa saling bertatapan sebentar, terdiam sejenak

“Kenapa kau jadi begini, Yoonjae-ah?” tanya Kyungsoo oppa keheran

“Gwenchana. Hanya saja, aku memang sudah tidak peduli padanya lagi” jawabku singkat

“Yoonjae-ah, kami sudah mencarinya kemana-mana. Chanyeol hyung saja sampai pusing mencari nya. Kami mencoba menelfonnya, tapi tidak ada jawaban. Sampai-sampai kami harus ke rumah keluarganya, dia tidak ada juga” jelas Kyungsoo oppa panjang lebar

Tiba-tiba saja, ada sesuatu yang terlintas dipikiranku. Jika Baekhyun oppa tidak ada dimana-mana, berarti dia ada…

“Aku tau dia dimana!” ucapku sembari memasukkan laptopku ke tas cokelatku. Aku pun langsung beranjak pergi ke mana Baekhyun oppa berada dan tidak berpamitan pada Kyungsoo oppa dan Suho oppa

“Ya! Ya! Yoonjae-ah, kau mau kemana?!” teriak Kyungsoo oppa dan Suho oppa. Aku tidak menghiraukan panggilan Kyungsoo oppa dan Suho oppa

Aku tau dia dimana, aku tau!

—–

Dia ada di basement COEX. Dia biasa disana untuk menenangkan dirinya, entah apa yang membuatnya suka berada di basemant mall besar tersebut. Tapi apa malam-malam begini dia ada disana? Semoga saja ada

Aku pun terus berlari menuju COEX. Aku malas menunggu bis yang datang nya selalu lama, lebih baik aku lari daripada Baekhyun oppa kenapa-napa

Aku langsung menuju pintu COEX yang terbuka lebar dan dilalui banyak pengunjung. Aku terus berlari dan tidak melalui lift melainkan tangga darurat, dan kebetulan juga keadaan ini memang darurat. Aku tidak tau apa yang akan dilakukan Baekhyun oppa di atas basemant, asalkan dia tidak melakukan hal bodoh yang akan mencelakai hidupnya

“Baehyun oppa!” panggil ku seraya sampai di basemant dengan nafas tak teratur. Baekhyun oppa sedang berdiri memandangi pemandangan kota Seoul dan seperti dalam keadaan mabuk. Dia pun menoleh saat ku panggil

“Yoonjae. Kau mau apa kesini? Pergi sana!” usir Baekhyun oppa padaku seperti orang yang mabuk berat

“Kau pikir aku ayam? Seharusnya aku yang tanya, kau mau apa?” tanyaku balik mencoba mendekati Baekhyun oppa

“Aku… aku mau mengakhiri hidupku…” jawab Baekhyun oppa memandang ke bawah

“Mwo?! Kau sudah melebihi batas ‘nappeun namja’ mu, oppa!” jelas ku mecoba mendekatinya

“Jangan mendekat!” teriaknya dengan lantang

“Kau kenapa, oppa? Dulu kau tidak begini. Walaupun kau suka minum, tapi tidak sampai mabuk parah seperti ini” jelas ku dengan nada lirih

Baekhyun oppa hanya diam, begitu juga aku. Aku tidak menangis, tapi hatiku lah yang menangis. Aku bingung, entah apa yang harus aku lakukan agar Baekhyun oppa tidak lompat dari atas, tapi pikiranku sepertinya tidak berjalan mulus seperti biasanya

“Baekhyun-ah!” teriak Suho oppa yang baru datang

“Jangan mendekat!” teriaknya lagi. “Jika aku lompat dan ternyata aku mati, kalian semua harus melupakanku dan EXO harus bubar!”

“Jangan bicara seperti itu, hyung!” teriak Kyungsoo oppa

“Memang kenapa? Hak ku mati dan hak ku juga jika aku berbicara seperti ini” jelas Baekhyun oppa dengan nada sempoyongan “aku tidak mau dijodohkan dengan yeoja yang tidak aku cintai. Apa zaman seperti ini perjodohan masih berlaku?”

“Sadarlah, Baekhyun-ah. Kau sudah mabuk berat!” teriak Suho oppa

“Aku… aku salah” jelas Baekhyun oppa “Mianhae… Yoon… Yoon…”

Belum selesai Baekhyun oppa berbicara, Baekhyun oppa langsung pingsan dan langsung ditahan oleh Kyungsoo oppa dan Suho oppa, aku pun juga ikut membantu Baekhyun oppa untuk dibawa ke dorm

—–

“Saengil chukkae habnida, Yoonjae-shi!” teriak semua member EXO dan memeberikan ku pelukan hangat mereka

“Gamsahabnida, oppadeul” ucapku dengan senang

Kemarin malam, karena Baekhyun oppa mabuk dan keadaannya tidak sehat, aku jadi menginap di dorm mereka. Dan aku pun membalas budi pada Suho oppa, bangun lebih awal dan membuatkan mereka sarapan

“Harusnya kami yang berterima kasih, karena telah membuatkan sarapan untuk kami semua” jelas Jongin oppa yang membuat seluruh isi dorm tertawa

“Euh, dimana Baekhyun? Apa dia masih tidur?” tanya Kris oppa pada yang lain

“Ne, dia masih tidur. Badannya panas sekali, belum terlalu sehat” jelas Chen oppa sambil memakan roti lapis buatanku

Semua member EXO memberi ku hadiah, kecuali Baekhyun oppa. Tapi aku maklumi saja, toh dia tidak suka denganku lagi kan?

“Oppadeul, kalau kalian masih lapar, biar aku buatkan lagi sarapannya” tawar ku sambil memakan sarapanku sendiri

“Jinjja? Gamasahabnida, Jang Yoonjae” teriak mereka serempak. Aku hanya membalasnya dengan senyum dan tertawa mendengar respon mereka

Saat aku ingin pergi ke dapur, Baekhyun oppa keluar dari kamarnya dengan wajah pucat nya

“Baekhyun-ah, saengil chukkae habnida! Kau sudah sehat? Kau ingin sarapan?” tanya Chanyeol oppa perhatian

“Ne, boleh lah” jawab Baekhyun datar. “Kenapa yeoja itu ada di sini lagi?”

Semua terdiam mendengar pertanyaan Baekhyun oppa, begitu juga aku. Aku sangat kaget mendengar pertanyaan Kyuhyun oppa. ‘Yeoja itu’? Memang nya aku tidak punya nama? Nama ku Jang Yoonjae, bukan ‘yeoja itu’! Pabo Baekhyun!

“Hmm, maksudmu Yoonjae? Dia disini karena—“

“Kenapa tidak kalian usir yeoja itu?” belum sempat Tao oppa selesai berbicara, Baekhyun oppa malah memotong pembicaraannya

Aku langsung pergi ke ruanganku dan mengambil tas ku, dan kali ini aku menangis

“Maaf merepotkan kalian semua, oppadeul” ucapku sembari pergi dan langsung menutup pintu dorm dengan pelan karena aku sadar, pintu ini bukan punya ku

Air mataku sudah tidak bisa ditahan lagi, benar-benar keterlaluan! Kau benar-benar jahat Baekhyun oppa…

… Author’s POV

… At dorm

“Baekhyun-ah, maksudmu apa bertanya seperti itu pada kami?” Chanyeol jadi terbawa emosi karena Baekhyun

“Memang benar kan, harusnya yeoja itu—“

PLAK!

Semua menganga saat Suho menampar pipi mulus Baekhyun, Baekhyun hanya diam sembari memegang pipi nya

“Dia punya nama, dan namanya adalah Jang Yoonjae! Harusnya kau berterima kasih padanya, bukan memarahinya!” marah Suho dan wajahnya memerah

“Tadi malam dia yang mencegah mu untuk tidak loncat dari basemant COEX. Dia juga yang merawatmu semalaman sampai dia tidak tidur karena takut kau kenapa-napa. Jika salah satu dari kita atau Yoonjae jadi seperti mu dan kau menjadi Yoonjae, apa kau sanggup menjalani itu semua?” jelas Suho lagi dengan nada lebih tinggi

Baekhyun hanya diam, dan tidak merespon apa-apa. Tetapi tiba-tiba Baekhyun pingsan dan langsung ditahan Suho dan yang lain. Mungkin keadannya semakin memburuk

Mungkin Baekhyun akan menjadi ‘nappeun namja’ dalam bebarapa bulan. Atau mungkin selamanya…

==TBC==

Gimana, para EXOtics sekalian? Jelekkah? Kependekankah? Mianhaeyo *bow*

Dimhon untuk RCL nya.. Gamsahambnida~

16 pemikiran pada “Be a Bad Guy, When You Leave Me Alone… (Chapter 3)

  1. Bacanya sampe dag dig dug der. Apa yg bakal terjadi setelah itu? Eh, malah tbc -.-”
    Kkk~ Lanjuut thor 😀

  2. last chap, cpetan post ya author.. ceritanya keren bangetttt..
    ksh kabar ya kalo ada @shsl1 itu twitter ku..
    mian y kalo repotin, tapi aku suka bnget sama ff nya..
    gomawo 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s