OH PR!

Author      : CandraChan233

Cast          :

  • Member EXO

Genre       : Comedy, brothership

Rating       : General

Length      : Oneshoot

Sebelumnya makasih buat admin yang udah mau publish FF pertama author yang super duper gaje ini#nangis. Yaudah deh, daripada author kebanyakan bacot mending readers langsung baca aja.

Happy Reading^^

 

***********************

 

-Normal POV-

Hari ini ada pelajaran bahasa Indonesia(?) di kelas Tao, Kai, dan Sehun. Guru mereka, Park songsaenim menjelaskan pelajaran dengan sangat semangat. Padahal banyak murid yang terlihat ogah-ogahan mengikuti pelajarannya, termasuk Tao, kai, dan sehun yang sedang asik tidur di pojok kelas(ngorok lagi)#plakk*ditabokreaders. Tapi ia tak peduli, karena sudah terlanjur menghayati(?). Akhirnya, bel berbunyi. Bagaikan mendengar suara alarm, trio maknae itu langsung bangun ketika mendengar bunyi bel, dan membereskan buku mereka.

“Baiklah, pelajaran hari ini selesai. Oh ya, pr kalian adalah membuat puisi, temanya bebas, kumpulkan pada saya besok”, perintah Park songsaenim.

“Ne, songsaenim”, jawab semua murid serentak.

“Hyung, kalian dengar tidak penjelasan Park songsaenim tadi?”, tanya Sehun pada kedua hyungnya itu.

“Aniyo. Kami kan tadi ikut tidur bersamamu”, jawab Tao dan kai serempak.

“Omo! Terus gimana dong? Aku ini nggak bisa bikin puisi sama sekali”, keluh Sehun.

“Gimana kalo kita tanya sama hyung-hyung kita di dorm aja? Mereka pasti ngerti”, usul Kai.

“Hahahaha benar juga. Tumben kamu pinter”, sahut Tao, yang langsung mendapat jitakan dari Kai.

“Heh kau ini, memangnya kau pikir aku ini nggak tau apa-apa?”, sungut kai.

“Kirain”, jawab Tao watados.

 

At EXO’s dorm

-Kai POV-

“Hyung, bisa bikin puisi nggak? Tanyaku pada D.O hyung yang lagi masak makan siang untuk kami semua.

“Puisi? Hmm sepertinya bisa”, jawab D.O hyung sambil terus memasak.

“Terus gimana?”, tanyaku lagi.

“Apa ya? Ah aku bingung”, Kata D.O hyung.

“Ish hyung ini gimana sih? Payah”, kataku kesal.

“Percuma saja kau tanya padanya, mending tanya aku aja, emang pr apaan sih?”, Tanya Suho hyung yang tak tau darimana datangnya#emangnyajelangkung.

“Bikin puisi, emang hyung bisa?”, tanyaku tak percaya pada Suho hyung.

“Bisa dong, aku bakal baca puisi judulnya ‘Alamat palsu’, dengerin ya”, kata Suho hyung narsis. “Perasaan ‘Alamat Palsu’ itu judul lagu deh”, batinku. Tapi biar deh, aku dengerin dulu.

“Kesana kemari membawa alamat, mmm apa ya kelanjutannya?”, kata Suho hyung bingung sambil menggaruk kepalanya.

“Ah hyung sama aja, payah”, kataku kesal.

“Dia itu memang payah, kau saja yang baru tau”, celetuk D.O hyung yang lagi masak.

“Heh! Kau juga payah”, kata Suho hyung kesal.

“Tapi, masih mending aku. Aku bisa masak, nggak kayak hyung yang kerjaanya makan ramyun terus”, balas D.O hyung tak kalah kesal.

“WHATT?? Wah ngajakin berantem nih” kata Suho hyung kesal, sekarang ia tampak seperti air yang sudah kelewat mendidih. Akhirnya dimulailah perang antara D.O dan Suho hyung. D.O hyung mulai melemparkan alat-alat dapurnya ke arah Suho hyung. Daripada aku kena juga, mendingan aku kabur deh.

“Eh Kai, kamu kenapa?”, tanya Kris hyung saat melihatku lari dari dapur.

“Ngungsi, sebentar lagi bakal ada perang dunia ke-3 di dapur”, jawabku sambil mengatur nafas.

“Pasti itu kerjaannya Suho sama D.O, oh ya kamu ngapain?”, tanya Kris hyung padaku.

“Ini hyung, aku disuruh bikin puisi sama Park songsaenim, hyung bisa bikin puisi nggak?”, tanyaku.

“Puisi? Mmmm, bisa, dengerin ya aku bakal bacain puisi, judulnya ‘Sahabat’. Oh sahabat, kau begitu berarti bagiku. Kau selalu ada disampingku saat suka maupun duka…..”, kata Kris hyung. Hebat sekali dia, pantas saja dia dipilih jadi leadernya EXO-M. Hyungku yang satu ini memang daebak, tak seperti Suho hyung yang kerjaannya makan ramyun mulu.

“Wah bagus sekali puisimu hyung. Ajari aku bikin puisi dong”, pintaku sambil memasang tampang melarat.

“Baiklah, ayo kita belajar di kamarmu saja”, jawab Kris hyung sambil tersenyum. Oh, dia ini memang hyungku yang paling baik.

 

-Tao POV-

Aduhh aku mesti bikin puisi apa ya? Minta ajarin sama member lain aja kali ya. Akupun keluar dari kamar mendatangi para member lain di ruang tengah.

“Gege, bisa bikin puisi nggak?”, tanyaku pada Chen dan Xiumin gege yang lagi nonton film, tunggu dulu itukan film ‘Kungfu Panda 2’.

“Hwaa gege kenapa kalian nggak ngajak aku nonton juga, aku kan juga mau nonton”, rengekku manja pada mereka.

“Habisnya dari tadi kau kami panggil di kamar nggak jawab apa-apa, yasudah, kami kira kamu nggak mau nonton, jadi kami nonton berdua saja”, jawab Xiumin gege sambil terus makan popcorn.

“Heh gege ini, aku kan lagi serius ngerjain pr di kamar tadi”, sungutku.

“Oh gitu, tenang saja ini kan kaset, jadi kau bisa nonton juga nanti, memangnya pr apaan sih? Serius amat”, tanya Chen gege.

“Aku disuruh bikin puisi. Gege bisa bikin puisi nggak?”, tanyaku.

“Puisi? Tenang, serahkan pada ahlinya”, jawab Chen gege narsis, membuatku ternganga selama seabad*plakk#abaikan. “Xiumin hyung, ayo dijelasin” katanya menyuruh Xiumin gege.

“Payah deh, kirain Chen gege bisa. Yaudah Xiumin gege, ayo jelasin” keluhku.

“WHAT?? PUISI? Kamu tau nggak, dari dulu itu aku paling benci sama yang namanya P-U-I-S-I!!!”, teriak Xiumin gege, yang membuatku dan Chen gege harus menutup muka karena takut kena semburan ‘kuah’ dari Xiumin gege.

“Waduh bahaya nih. Tao, daripada kamu tanya kami, kenapa kamu nggak bikin puisi tentang Kungfu panda? Kamu pasti bisa deh”, kata Chen gege setelah amukan Xiumin gege mereda.

“Gege bener. Kenapa daritadi nggak terpikir olehku? Yasudah aku bikin pr dulu ya, bye”, kataku sambil pergi ke kamar Sehun, dia udah ngerjain belum ya?

 

-Sehun POV-

Aish aku bingung mau bikin puisi apa ya? Tiba-tiba Tao hyung masuk ke kamarku dengan wajah berseri(kelewat berseri malah, membuatku harus pake kacamata kalau melihatnya)#plakk*digamparTao*.

“Waeyo hyung? Kau sudah buat puisi?”, tanyaku pada Tao hyung.

“Belum sih, tapi aku sudah dapat inspirasi buat bikin puisi. Judulnya ‘Kungfu Panda’, oh ya Sehunnie kau ada pulpen nggak?”, kata Tao hyung. Aku hanya terkikik mendengarnya, dia mau buat puisi tentang Kungfu panda. Ya Tuhan, childish sekali hyungku yang satu ini.

“Aku nggak punya pulpen hyung, tunggu ya aku cari dulu”, kataku sambil pergi meninggalkan Tao hyung di kamar sendirian. Saat melewati kamar Luhan hyung, aku jadi berpikir, “kenapa ga tanya Luhan hyung aja?”. Akupun masuk ke kamarnya, ternyata Luhan hyung sedang tidur, ah mungkin dia kecapean karena baru selesai latihan. Kemudian, aku melihat Lay hyung yang lagi cemberut sendiri sambil melihat laptopnya, huh pasti dia main game ‘angry bird’ lagi. Aku heran, padahal dia baru selesai latihan bersama Luhan hyung, tapi dia tidak kelihatan capek sama sekali malah dia masih semangat main game ‘angry bird’. Ck, dasar aneh.

“Hyung, bisa bikin puisi nggak?”, tanyaku pada Lay hyung yang masih asik main game.

“Puisi? ooooooo Aku nggak bisa”, jawab Lay hyung, sambil terus memandang laptopnya.

“Oh gitu”, kataku sambil pergi dari kamar Luhan dan Lay hyung. Akupun melanjutkan niatku tadi, mau cari pulpen buat aku dan Tao hyung. Ketika pulang, aku melihat dorm sepi sekali, mungkin semuanya lagi tidur, karena tadi sepertinya mereka menghindari perang antara D.O dan Suho hyung yang (mungkin) melebihi perang dunia itu(?). Tiba-tiba, ‘BRUKK’, sepertinya ada barang yang jatuh di kamarnya Chanyeol dan Baekhyun hyung, akupun mendatangi kamar mereka berdua. Ternyata mereka berdua sedang tidur, dan Chanyeol hyung menendang Baekhyun hyung sampai jatuh, pantas saja bunyinya seperti tong jatuh-___-.

“YA! Park Chanyeol, kenapa kau menendangku hah?”, teriak Baekhyun hyung yang membuat seluruh lantai dorm bergetar-___-.

“Memangnya kenapa hyung?”, tanyaku bingung.

“Tanya saja langsung padanya, tidurnya parah sekali masa aku ditendang juga sih?”, sungutnya. Aku hanya terkikik, “bukannya kalau Baekhyun hyung tidur malah lebih parah?”, batinku.

“Oh ya Sehunnie, kau ada perlu apa?”, kata Baekhyun hyung padaku.

“Hyung kau bisa bikin puisi nggak?”, tanyaku.

“Mmm, aniya aku nggak bisa. Kau tanya saja si tukang tidur ini, biar aku bangunkan dia”, kata Baekhyun hyung sambil menunjuk Chanyeol hyung yang lagi tidur pulas. Membuatku tak tega membangunkannya.

“Ah itu tak perlu hyung, nanti kalau hyung ditendang lagi gimana? Aku kasian padamu hyung, yasudah aku ke kamar dulu ya, annyeong”, kataku sambil meninggalkan mereka berdua.

 

-Normal POV-

“Tao, kau sudah buat puisi?”, tanya Kai sambil masuk ke kamar Sehun.

“Belum, aku lagi nugguin Sehun cari pulpen, kau sudah buat?”, kata Tao.

“Sudah dong, judulnya ‘Sahabat’, bagus kan? Ini Kris hyung yang ngajarin”, sahut Kai bangga.

“Mian nunggu lama hyung nih pulpennya, mau yang merah atau yang biru?”, tanya Sehun sambil memperlihatkan pulpen berwarna hitam dan biru pada Tao. Yang membuat Tao dan Kai langsung tertawa.

“Sehunnie, kepalamu nggak terbentur apa-apa kan?”, tanya Kai sambil terus tertawa.

“ Ya nggak lah emang kenapa sih hyung?”, tanya Sehun polos.

“Ya ampun, kamu ini buta warna ya? Pulpen yang kamu pegang itukan warnanya hitam, bukan merah”, kata Tao menjelaskan.

“Jinjja? Oh ya ini warnanya hitam bukan merah”, kata Sehun watados.

“Yaudah, ayo kita bikin puisinya”, kata Tao semangat.

 

-10 menit kemudian-

“Ahh akhirnya selesai juga”, kata Tao lega.

“Ya hyung, lega deh”, sahut Sehun senang.

“Semoga saja puisi kita bakal jadi puisi terbaik”, kata Kai sambil berdoa.

“Aminn”, jawab Tao dan Sehun kompak. Kemudian, merekapun tertawa bersama.

“Eh tunggu dulu, gimana kalo kita tanya pendapat para hyungdeul kita tersayang?#plakk”, usul Kai.

“Kau benar, sini biar aku panggilkan. Ehemm…..KEBAKARAN KEBAKARAN”, teriak Tao, membuat seluruh member yang sedang berkelana ke alam mimpi terbangun.

“Hah kebakaran? Mana? Mana?” teriak Chanyeol histeris, yang disambut tawa oleh trio maknae itu.

“BWAHAHAHAHAHA, hyungdeul, kalian gampang banget sih dibohongin hahahaha”, sahut Kai sambil terus tertawa.

“Heh dasar maknae gila, yaudah buat apa sih kalian teriak-teriak gitu?” tanya Kris setengah tertidur.

“Kami mau tanya pendapat kalian tentang puisi kami”, kata Sehun menjelaskan pada seluruh member.

“WHATT??? Aku nggak mau ikut, mendingan aku tidur lagi deh”, sahut Xiumin sambil kembali ke kamar. Semua member hanya ternganga dengan indahnya#lohh???

“Hmmm biarkan saja Xiumin hyung itu, nah pertama aku mau baca puisiku dulu” kata Kai bangga, kemudian mulai membaca. Saat Kai selesai membaca puisinya, semua member terharu.

“Wah puisimu keren sekali” puji D.O, yang diikuti oleh anggukan dari seluruh member(-Xiumin tentunya).

“Tunggu dulu, kalian belum dengar puisiku, nih dengar ya”, kata Tao narsis, kemudian mulai membaca. Ternyata, ketika Tao selesai membaca puisinya, semua member juga terharu.

“Whoaa kerenn!!”, sahut Chanyeol.

“Eitts. Kalian belum dengar puisi dariku, dengar nih, aku bikin 2 puisi”, kata Sehun yang pedenya itu sudah tingkat propinsi(?).-Puisi ke-1

‘PR’

Pr…….                                                                                          Satu kata yang selalu membuatku galau…                               Membuatku harus memeras otak saat mengerjakannya

 

Kenapa harus ada pr?                                                                                    Aku ingin sekali di dunia ini,                                                                    Tak ada lagi yang namanya pr                                                                 Agar tak ada lagi yang membuatku galau…..

 

-Puisi ke-2

‘Sehun’

Oh Sehun…                                                                                   Itulah nama dari namja paling keren,                                                     Maknae dari boyband EXO

 

 

Saat Sehun selesai membaca puisinya, semua terdiam.

“Eh, kenapa hyung? Jelek ya?”, tanya Sehun.

“BWAHAHAHAHAHA, kreatif sekali kau ini ide dari mana tuh? Hahahahaha” komentar Chen yang tak bisa menghentikan tawanya.

“Ahhh hyungdeul ini gimana sih? Luhan hyung juga” sungut Sehun.

“Aduhh sorry-sorry, habisnya puisimu lucu banget sih hahahahahahaha”, sahut Luhan sambil guling-guling di lantai bareng Suho#lohhh???.

“Aish kalian ini”, komentar Sehun, sementara para hyungnya itu tak bisa berhenti tertawa.

 

**********THE END**********

 

Gimana readers? Gaje ya? FF ini tercipta karena kemaren author baru dapat tugas buat bikin puisi dari guru author#kokmalahcurhat. Oh ya, jangan lupa follow author yaa^^ @CandraChan233.

Ya gitulah, akhirnya terciptalah FF gaje ini. Ditunggu commentnya lo readers^^

 

 

61 pemikiran pada “OH PR!

  1. hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha! kece thor suerrrr lucu banget ff nya gilaaa XD XD XD XD gua nie yaa thor ketawa” terus ampe mules + nangis lhooo sakin lucunya hahahahahahaha! 😀 😀 😀 😀 😀 😀 apalagi pas pertama” nya dijelasin kalo di kelas nya trio magnae itu ada mapel b.ind hahahahahaha! tapi ya thor masih ada yang nge ganjel nieh rasanya.. amu tau gak? niee yaa kira” isi puisi yang dibuat ama kai and tao yang judulnya sahabat sama kungfu panda itu apa yaaa? :-/ Pokoknya gak kebayang kalo seandainya ini terjadi pada mereka hahahahahahahahaha! suerrr bodoh banget mesti hahahahahaha! XD XD XD 😀 😀 😀 kocak lah thor daebakk XD keren B) 🙂 BTW mian kalo commentnya kepanjangan dan gaje hahahahaha! #peace^.^V #alaMagnaeCADEL

  2. Duh sehuuuunn-_- kamu unyu, jangan over narsis dong-_-
    Eh, besok bikin puisi yg judulnya KITA, ya!/ditonjok luhan/
    salam kenal thor, ffnya keren. Tetap berkarya, ya. Lav ya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s