EXO in The War (Chapter 1)

Author: criss

Cast :Tao Chanyeol Siwon Fany Victoria Kris Yuna Kai

Cameo : sooyoung Yuri D.O  Kyuhyun Chen Xiumin heechul

genre : action, romance, humor

_______________________________________

Pagi itu, semua orang berkumpul diruang rapat tidak lama kemudian Fany Tao dan Chanyeol datang, dan di ikuti kedatangan sajangnim, semua orang bangun dari tempatnya dan memberi hormat lalu duduk kembali, kemudian lampu di redupkan dan slide dimulai, serang wanita bangun dari tempat duduknya, ia maju kedepan dengan rambut nya yang pendek tidak menghalangi orang setiap kali melihat matanya yang memiliki macam warna itu, dia adalah Sooyoung, kali ini tatapan matanya miris, seperti masalah besar .

“saya sooyoung, sebagai pemimpin rapat, kali ini yang di bahas adalah seorang mafia berat, yang pernah datang sebelumnya ke Korea Selatan bernama Chen, datang kembali, dengan tangan kosong, kali ini kami tidak menemukan campur tangan Korea Utara, seperti kejadian sebelumnya, dia berhasil melarikan di dari Seoul, oleh bantuan Korea Utara” jelas sooyoung, “lalu dimanakah dia sekarang?”tanya fany, “saat ini dia sedang di perjalanan menuju Seoul, dia akan sampai nanti jam 11” jawabnya, “agen Chanyeol dan agen Tao, ini tugas kalian yang pertama, kalian ikuti dia, apa tujuan nya, dan sooyoung apakah ia sudah bebas dari hukuman penjara?” tanya sajangnim, “dari semua hasil, ditangkap 3 kali, dan selalu lolos, baru-baru ini, terdengar bahwa ia membangun sekolah, gereja, rumah sakit, dan wisma, dalam bentuk permintamaafan nya pada rakyat Korea Utara, jadi hukuman penjara tak mengejarnya lagi” jelas sooyoung panjang. #gajebanget

Tao pov.

Setelah mendengar tugas, aku dan Chanyeol, langsung berdiri, dan menuju bandara, karna jam sudah menunjukkan pukul 10 lewat.

Kami tiba di bandara, aku berjalan menuju tempat kedatangan, kulihat pukul 11.10, seharusnya dia sudah datang. Aku berjalan dengan sangat teliti, kulihat setiap orang kuperhatikan, kini aku sudah sampai pada tempat yang aman dan biasa melihat setiap orang yang datang, “got it !” kata ku pelan, begitu aku melihatnya , pria yang sedikit lebih pendek dariku, tinggi ku 180cm an. Begitu aku melihatnya aku berdiri, dari kursi dan mengikuti pria itu, “target, mnuju pintu kanan bandara, sudut 600 dari pintu utama bandara” kataku sambil memegang alat informasi yang dipasang di telinga kiriku.

Kini aku tepat di belakang pria itu, tidak lama dia berdiri, sebuah taxi, berhenti di depannya, dan ia pergi bersama taxi, itu dibelakang taxi itu, Chanyeol sudah menungguku, “kau lama sekali junior” katanya menyengir, kami terus mengikutinya, sampai pada akhirnya pria itu berhenti di sebuah museum. Ia turun sendiri, barang bawaan nya seperti ditinggalkannya di taxi.

Kami turun, berjalan dari arah yang berlawanan, ku lihat pria yang bernama Chen itu, berjalan meneliti setiap sudut museum, dan berhenti di depan pintu besar yang di atasnya bertuliskan, series galaxy of world, pria itu masuk begitu saja, aku terus mengikutinya, dan ia berhenti pada suatu pajangan tulisan yang di atanya bertuliskan the secret of andromeda galaxy, pria itu tampak sedang membacanya dengan serius. Beberapa saat kemudian pria itu menerima telepon, lalu keluar dari ruangan full galaxy, dan terus berjalan ke luar sampai, ia bertemu dengan sebuah mobil mewah, dan pergi dengan mobil itu . Tiittn Tinttn , klakson mobil mengejutkanku, “heh junior ayo cepat masuk , pria itu mencurigakan”katanya lagi meremehkanku, dia Chanyeol.

Kami berhenti ditempat yang belum pernah kukunjungi sebelumnya, yaitu tempat perjudian ke3 terbesar di dunia, di korea Vegazion, kami masuk dan melihat-lihat, pria itu di  temukan, ia sedang bermain judi, aku duduk di meja hijau, begitu kulihat seseorang yang meremehkanku tadi mengangkat tangan dan menyuruhku datang ketempatnya. Aku terus memerhatikan pria itu, tapi tunggu, ….. wanita yang bersamanya itu, bukankah itu Fany? Aku melihatnya seksama. Wanita itu bediri dan memeluk pria itu, kemudian berjalan bersama pintu keluar, tapi wanita itu sempat membalik kan wajah nya ke arah kami, dan tersenyum mengode. Aku tersadar, lalu aku dan Chanyeol saling berpandangan sejenak dan keluar, menuju mobil. Kulihat Chanyeol, menghidupkan mesin, dan sebuah peta keluar di kaca mobil, dan kami segera ketempat itu. Kami berhenti di depan bangunan itu. Kemudian Chanyeol menghidupkan kamera, yang dikirimkan oleh pusat, tampak Fany menuju kamar hotel dan masuk berdua di kamar.

Fany pov.

“hari yang sangat melelahkan” kata pria itu padaku , sambil memegang pinggangku, aku hanya tersenyum, “mari beristirahat” katanya lagi, menjijikkan, “mandilah duluan, agar lebih segar”  bujukku manja*huekk*, “baiklah tunggu sebentar” katanya lalu melepaskan tangan nya dari pingggangku. Dan pria itu meninggalkanku. Aku menuju tempat ia melepaskan jas nya, aku memeriksa dan aku menemukan sebuah hp, kumasukkan alat penyensor yang diberi oleh pusat dan mengirimkan nya ke pusat, aku menunggu, sambil melihat kebelakang, untuk memastikan agar tidak ketahuan pria itu. Pengiriman selesai. Aku tersenyum sinis, lalu keluar dari ruangan itu.

Writter pov.

Pagi itu, Fany sudah berada di posisinya, “dia datang” katanya memeberi instruksi, tidak lupa dengan alat pendengar yang dipasang di pita dekat telinganya. Sedangkan Tao dan Chanyeol hanya melihat dari bawah, dan kamera yang di pasang, serta alat pendengar suara yang di pasang di telinga Fany, sehingga kedua bocah itu, dapat mendengarkan semua pembicaraan, mereka.

“jadi, apa pendapattmu, tentang pembangunan pesawat ini?” tanya Chen

“ini benar2 hebat, di mana planet itu akan segera ditemukan oleh Korea Selatan” jawab Fany

Dan mereka berjalan-jalan, pria itu  tampak sedang membongkar sesuatu dalam diri Fany. Kemudian mereka behenti di toko sepatu,dan memilih-milih sepatu. Trnn trnn … ponsel pria itu tampaknya bergetar, ia membuka ponselnya dan membacanya, Fany hanya melihatnya,sepertinya itu serius. Kemudia pria itu berbalik, berpapasan dengan Fany yang sudah mencoba sepatu, setelah mereka selesai, mereka keluar dan membawa belanjaan sepatunya lalu berjalan keluar. Ketika mereka sampai di depan pintu keluar, pintu tiba2 tertutup, dan pria itu langsung menarik Fany ke belakang toko dekat pintu belakang dekat WC dan parkir motor, ia mendorong Fany.

Tinttt …………… Tint ..tt………….

Suara berisik keluar dari rekaman, Tao dan Chanyeol medengar kejadian itu “ada yang gak beres” mereka langsung keluar mobil dan berlari menuju tempat Fany berada.

Pria itu melepas pita di bando Fany, Fany terkejut dengan apa yang dilihatnya, lalu di dorongnya pria itu, tapi pria itu melawan, Fany tak mau kalah, dan menginjak kali kiri Chen, lalu, menggunakan jurus taekwondonya, memutarkan badan lawan, tapi Chen melompat, dan melempar tubuh Fany ke tumpukan beras, “aahkk …..” desah Fany, itu menyakitkan, tidak lama kemudian Chanyeol dann Tao sampai, Chanyeol menggunakan jurus  tendangan tsubasanya, kemudian menendang keras punggung Chen, dan Chen ambruk di tumpukan karton, Chen bangkit, dengan tetesan darah diujung bibir kirinya, tanpa berfikir panjang Chanyeol maju, tapi Chen berbalik, lalu berlari. Sedangkan itu Tao, melihat Fany, yang merintih ke sakitan, “jangan hiraukan aku, cepat kejar dia, dia tidak sendiri !” perintah Fany, mendengar itu ia langsung berlari, mengerjar Chanyeol, sedangkan Fany hanya mencoba untuk berdiri dan meminta bantuan sooyoung.

Pria itu berhenti secepat mungkin, melepati toko pakian, toko sepatu, dan keluar dari gedung itu, hingga Ia terhenti di parkiran mobil, tepatnya di depan mobil sedan mengkilap, dengan wajah datar, dibelakang nya Chanyeol berhenti melihat pria itu berhenti berlari, “kau ! berhenti berlari, aku takkan menyakitimu, kau tau aku sangat ……..” belum sempat Chanyeol mengomel, pria itu terjatuh, dengan darah di dahi kepalanya. Chanyeol terkejut melihat kejadian itu, tak lama kemudian Tao datang dan melihat Chanyeol hanya berdiri, dan pria itu terbaring dengan darah di kepalanya. “yeolli-ssi apa yang kau lakukan?” tanya Tao. “Ooo ??! kepalanya bolong” , kata chanyeol lugu. “hm, iya bolong” sambung Tao

Chanyeol pov.

“Bagaimana Yuri-ssi, apa yang terjadi dengan nya?” tanyaku, “dia, terkena tembakan di kepalanya, menurut yang kau ceritakan, mungkin saat kau mengejarnya, maksudku Ia berhenti karna melihat sesuatu, dan tenyata seseorang menembaknya dari depan,” jelasnya panjang. “berarti dia disini tidak sendiri” kataku, “hm ..”kata Yuri mengangguk, “aku rasa ya, kata Fany dia disini tidak sendirian, dan yang kedua, ketika aku sampai di tempat Chanyeol berdiri, kulihat seseorang yang mencurigakan berjalan dengan tangan di kantong, kantongnya cukup menggemgbung, seperti mengantungi sesuatu” kata Tao misterius, “hm, sebaiknya kita cari dulu tujuannya kesini? Jadi, apakah kalian sudah tau?” begitu Yuri mengatakannya, aku mulai berfikir, hal  yang menyangkut ini semua adalah pembanguna pesawat luar angkasa itu, galaxy andromeda dan planet baru itu. Aku mengangkat wajahku dan menatap Tao, lalu berjalan keluar ruangan, diikuti oleh Tao.

Aku menemui sooyoung dan D.O yang masih sibuk dengan komputernya, “sooyoung-ssi, bagaimana keadaan pembangunan pesawat luar angkasa itu?” tanyaku, “hm.. “ katanya sambil memicingkan matanya, “belum, sebenarnya pesawat itu sudah selesai, hanya belum di sempurnakan, dan controlling nya dengan pihak astronout yang mengendalikannya” sambungnya lagi, “lalu planet baru itu?” tanyaku lagi, “planet itu diberi nama EXO, oleh professor yang bernama Cho kyuhyun, ia melihat planet itu tampaknya bisa dihuni” jelasnya lagi , “dimana professor itu sekarang?” tanyaku , “saat ini di kedutaan Amerika, karna dalam waktu dekat ini pihak NASA akan menemuinya, untuk bekerjasama” , aku berfikir sejenak,  hubungan nya dengan pria itu apa?

“aku rasa dia masih berkerja sama dengan Korut” aku terkejut tiba2 Fany datang dari belakang dan mengatakan hal itu, “kenapa bisa?” ,  dia maju selangkah, dan memberikan ku sebuah memori, “mari kita lihat isinya” kata Fany, kemudiaan soooyoung memasukkannya dan mulai membuka datanya, begitu banyak password yang harus dimasukkan, dia memang seorang computering, “ini, dia, foto ??” kata sooyoung pelan, “mana coba lihat” D.o yang ada di samping nya juga melihatnya, “bukankah ini foto pesawat luar angkasa kita yang baru saja selesai?” kata D.O . “kami akan menyelidiki nya lebih lanjut” kata sooyoung, tersenyum, “tentu saja, itukan tugas kami” sambung D.O “oke” kata Chanyeol.

Chanyeol pov.

“Tao-ssi, ayo ikut aku” kataku sambil menarik tangannya , “kita akan kemanakah?” tanyanya, ‘‘kau akan kukenalkan pada seseorang, cantik tapi perkasa, aku sudah berjanji untuk mengenalkanmu dengan nya” jawabku,

Aku turun dari mobil, diikuti oleh Tao, kemudian aku melambaikan tangan “sunbaenim !” kataku, “ne ! aku kesana” katanya lalu menyebrang, “ teriak wanita itu, “itu dia ayo, !” kataku pada Tao. “hai, Chanyeol-ssi, kau sudah bertambah tinggi saja, hampir 2 tahun kita tidak bertemu” kata wanita itu padaku , “tentu saja sunbaenim, tampaknya pekerjaanmu tidak menjodohkan kita” kataku menyengir, “oh sunbae, kenalkan ini pria yang kubicarakan kemarin” kata ku sambil menunjuk Tao, “annyeong haseyo sunbae, Tao imnida” , “hahaa …. jangan memanggilku seperti itu” kata wanita itu, “annyeong, naneun Yoona imnida, kita seumuran jadi jangan memanggilku sunbaenim, atau semacamny, cukup memanggil ku Yoona, dan satu lagi, jangan mencotohnya dia anak nakal,jika kau satu sd dengan nya, kau akan melihat  seberapa nakalnya dirinya, bahkan saat bahu kirinya patah” kata yoona panjang, “heh sunbae kau, mengungkit masalah itu lagi! Bukan nya kau sudah janji, tidak akan mencertitakannya?!!” kata ku kesal, “kau mau tau kenapa Tao, karna dia mengintip rok anak perempuan, aku masih ingat kejadian itu,” kata yoona, sambil tertawa, sungguh membuatku kesal ,

Someone pov.

“hm …”  kata seseorang misterius dibalik mobil, seseorang yang menggunakan kaca mata hitam dengan tangan dikantong, dan kantongnya menggembung seperti menyembunyikan sesuatu. “got it” katanya lagi, sambil memegang foto yang menampilkan wajah wanita yang di panggil sunbae oleh Chanyeol

8 pemikiran pada “EXO in The War (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s