EXO in The War (Chapter 3)

Author: criss

Cast :Tao Chanyeol Siwon Fany Victoria Kris Yuna Kai

Cameo : sooyoung Yuri D.O  Kyuhyun Chen Xiumin heechul

genre : action, romance, humor

_______________________________________

 

Yoona pov.

Delete complete ..!

Begitu kudengar kata itu, aku merasa lega, aku tinggal harus segera menutup akunku, jangan sampai ada seorang dari CCS yang tau, kalau aku sedang …

Ha?

Aku terkejut begitu ada yang memanggilku dari belakang, aku langsung mengskip itu semua jangan sampai, ada orang yang melihatnya, lalu aku berbalik, “Fany-ssi? “ kataku pelan, dia orang CCS, kataku dalam hati. “apa yang sedang kau lakukan?” tanyanya, “aku sedang membuat laporan penugasan kalian, aku dengar kalian juga akan ikut mengiringi pengiriman proffesor.Cho ke Manchuria (salah satu pulau di Korsel)” jawabku tenang, “oh, oke, aku hanya melihat-lihat, juga, sudah lama kita ngak ketemu, sepertiny setelah penugasan di AS, kau terlihat lebih sibuk” sambungnya, “hm, begitulah,” kataku lagi, “nanti, kalau surat ini sudah selesai, aku kuberikan pada Siwon.” Kataku , “hm, oke, lanjutkanlah, maaf sudah mengganggu” kata nya membungkuk sedikit, lalu pergi. Hm, aku tersenyum pelan, untung udah siap.

Kris pov.

Aku berdiri di depan jendela, kudengar seperti hentakan sepatu seseorang, lalu aku berbalik, “jendral, anda memanggil saya?” jawab pria itu, “kau, singkirkan Xiumin, dia telah menjadi batu bagi kita, sekarang dia sedang diselidiki, oleh agen-agen itu” , “saya mengerti, akan dilaksanakan” jawabnya, “satu lagi, kai-ssi, panggil Vic kemari, akan ada tugas khusus untuknya, sebelum misi ini dimulai” kataku lagi, “ya jendral” jawabnya, lalu ia pergi meninggalkan ruangan. Aku berbalik dan mengambil sebuah map, di meja , dan membukanya, “anda memanggil saya jendral?” kata seseorang, “hm, temui, yoona, dia akan memberi sesuatu padamu, dan juga, berikan map ini padanya, selanjutnya, misi baru akan dimulai” jelasku, “dimengerti,” jawabnya, “jalankan” , “ya jendral” jawab wanita itu dan dia keluar.

Writter  pov.

Wanita itu berjalan keluar dan menutup pintu, tapi dia berhenti sejenak, di dalam hatinya berkata, dia masih memikirkan yoona kah? Setelah selama ini aku yang hidup di sampingnya, menemani kesepiannya dari kejadian misi yang menghanyutkan keluarganya, bahkan sampai sekarang dia belum menyadari, bahwa aku mencintainya. Wanita itu menghela nafas, lalu pergi.

Sementara itu, di parkiran sebuah apartement, seorang pria keluar, mengenakan jas hitam, menuju mobilnya, ia berjalan dan clik clik, pintu mobilnya terbuka lalu ia masuk, ia meletakkan tasnya di kursi sebelahnya, kemudia melihat spion mobilnya untuk memperbaiki jasnya, tapi, “Aahkkkk …….” pria itu terejut, ia melihat seseorang di belakang nya, dan lehernya tergulung tali, lehernya seperti diremas, wajahnya memerah, sedangkan orang yang dibelakang itu, terus menarik setiap ujung tali itu, pria itu mulai melemah, ia tak bisa bersuara lagi, dan ia pun pingsan, orang yang di belakang nya itu turun dan meletakkan tangannya, di leher pria itu, “hm,” ia tersenyum sinis, pria itu telah berhasil dibunuhnya, lalu pria itu pergi.

Beberapa saat kemudian ..

Seorang pria yang menggunakan jeans biru, dengan kaos hitamnya, dan tak lupa dengan kaca mata hitamnya, berjalan santai *mejeng* *sok kegantengan*, dia memperhatikan, setiap orang yang lewat. Pria itu tampak resah, menunggu sesuatu yang dinantikannya tak muncul-muncul, “aah, dasar tikus sialan, kau dimana !” kata pria itu, sambil mengangkat foto bergambar orang yang dinantikannya, pria itu Xiumin. Lalu pria itu mulai berjalan, melihat-lihat sekitar, dia berhenti melihat seseorang di dalam mobil, lalu melihat foto di tangannya, “kok mirip?” katanya, lagi, “heh, yeolli, kau sedang apahhhh?” kata seseorang lagi dibelakangnya, “kyaa !!” teriak pria yg dipanggil yeolli itu, “tao-ssi, kau menjijikan, jangan berbisik seperti itu di telingaku, hanya wanita yang boleh melakukannya, kau tau !” , “dasar, aku tak tau, kalau ada wanita yang mau bersama mu, haha, lalu apa yang kau lakukan disini?” tanyanya, “coba perhatikan baik-baik, orang jelek di dalam mobil itu, mirip sama tikus sialan yang di foto ini tidak?” tanya yeolli, Tao memperhatikannya baik-baik, tiba-tiba raut wajahnya berubah, dan ia berlari menuju mobil itu, dia melihat, pria itu seperti ada yang tidak beres, lalu dia membuka pintu mobil itu secara paksa, dan menurukan pria di dalam mobil yg bernama Xiumin, sedangkan yeolli, hanya berjalan pelan ke arah mobil itu, O.O , wajahnya berubah, dia terkejut, “ini dia si tikus sialan itu, ditunggu dari tadi di depan pintu, tapi malah asik-asik tiduran di mobil” dia mulai mengomel, “dia mati” , Chanyeol terkejut begitu Tao mengatakan hal aneh itu, “mati ?” tanyanya, “ada bekas jeratan tali di lehernya, nadinya tak bergerak, dan dari kulitnya, dia baru saja dibunuh” jelas Tao,  kemudian Chanyeol, mulai memutar-mutar kepalanya, “mungkin sudah pergi” kata Chanyeol, “dasar tikus sialan biasanya hanya buat masalah saja” sambung yeolli, Tao memalingkan wajahnya dan menatap Tao, “yak ! kau tau kenapa kau tak dikirim keluar korea?” tanya Tao, “kenapa?” tanya Chanyeol , “karna kau tikus sialan?” jawab tao, “aku tikus sialan, gak cocok, aku cocoknya jadi tikus imut dan baik hati yang selalu melindingi masyarakat yanga da di sekitarnya” jawab yeolli, sedangkan tao, hanya kembali melihat pria itu, dan mencari sesuatu di sakunya, “pajangnim, pria yang bernama Xiumin ditemukan dalam keadaan tak bernyawa” katanya dengan ponsel di telinganya, “ne araseo” jwab Tao, lalu menutup ponselnya. “tao-ssi, maksudku tao bbuing bbuing, biar kubantu membawa tikus sialan ini” kata yeolli manis.

Victoria pov.

Aku memakirkan mobil ku, lalu turun dan memasuki kantor itu, tempat keberadaan yoona, wanita yang telah mengambil hati kris, aku berjalan sambil meh=lihat-lihat sekeliling, dan *bbrukk* aku menabrak sesuatu, dan terjatuh, “kau tidak apa-apa?” kulihat seorang pria persis di depan ku, sepertinya saat diaberjalan dia menabrakku, dan kami jatuh, tapi.. dia tampan “ah, aku tak apa-apa, mianhe” kataku lalu mengambil mapku, kupastikan tak ada yang tercecer, lalu aku memegangnya, saat aku benar-benar berdiri, kulihat pria itu melihatku, aku seperti merasakan sesuatu yang berbeda, “aku minta maaf, tak sengaja bertabrakan denganmu” kata pria itu, “iya, tak masalah” kataku sambil tersenyum, “kalau begitu aku permisi” kataku, lalu melewatinya, “oh tunggu sebentar” aku mendengar dia memanggilku, apa dia akan bertanya nama?  Tapi aku menghiraukannya, dan menuju tempat yoona. Aku berjalan meuju meja wanita itu, “eonni ..” katanya, “ini, “ aku memberikan mapku, “ini, semua sudah selesai” kata wanita itu, “oke jawabku, lalu aku berbalik, melewati jalan tadi, tapi tak ada pria tadi, lalu aku menjutkan jalan keluar, dan menuju mobil, tapi aku berhenti, begitu, aku melihat pria itu datang dari arah berlawanan, da kulihat namanya Siwon, aku tersenyum sedikit. Kulihat pria itu maju sedikit, seperti ingin mngatakan sesuatu tapi ia terhenti, begitu kulihat ia merogoh sakunya dan mendapati ponselnya. Entah mengapa aku sedikit kecewa, begitu ia meninggalkanku dan meladeni telfonnya, lalu aku melanjutkan berjalan keluar dan menuju mobil,

Writter pov.

Pria yang dipanggil siwon pajangnim itu berjalan keluar dan mengangkat telfon nya, “apa?” terkejut begitu seseorang mengatakan tak bernyawa, “bawa dia ke kantor!” perintah pria itu,lalu pria itu menutup telfon.

“orang itu berhasil dimusnahakan, jendral” kata bawahannya, “bagus” jawab jendral itu, seorang wanita datang, “file sudah diberikan” kata wanita itu, kemudian jendral itu, mengambil map itu, dan membukanya, melihat data-data yang ada di dalamnya, kemudian dia mulai berbicara, “yoona, memberitahuku, kalau pertemuan NASA dengan profesor kali ini adalah untuk memberikan SNC yaitu alat nuklir yang akan dipasang di planet baru yang akan mereka tuju itu, jadi untuk, penyerangan kali ini, pihak pusat menambahkan tugas baru, yaitu, untuk mencuri SNC, jadi penyerangan dimulai setelah pertemuan profesor itu dengan NASA, selain itu pihak CCS korsel pasti akan berkeliaran di jalan saat itu, setidaknya setelah perjalanan profesor aman ke sana, mereka tidak memperkirakan akan ada sesuatu yang terjadi” jelas jendral Kris, kemudian dia memberikan map itu kepada Kai, “kai-ssi, siapkan pasukan untuk besok, dan Vic jelaskan kepada mereka rencara besok, dan pastikan ini pasti berhasil” sambung jendral itu lagi,”ya dimengerti jendral” jawab Vic dan Kai . kemudian mereka berbalik dan pergi ke suatu ruangan, “rencana diubah, untuk grup A akan ikut kai, menyiapkan persenjantaan, selain itu tetap disini, aku akan menjelaskan, karna penyeranagn akan dilakukan setelah pertemuan profesor itu” kata wanita itu.

“apa yang kalian lakukan, Chanyeol-ssi! Apa yang kau lakukan disana, menggoda wanita disanakah ?” bentak Siwon, ”mianhae pajangnim, tadi kami tak melihat sesuatu yang menjanggal, kami menemukan dia di dalam mobil dalam keadaan seperti orang tertidur” jawab Tao, “kau Chanyeol, apa yang bisa kau jelaskan? Pekerjaan mu selalu seperti ini, kau fikir kau bekerja disini sebagai apa! Kau adalah mitra negara, bukan masyarakat” bentak Siwon lagi, “Heh, tua, aku tau aku tak setampan dirimu, jadi aku, …… maaf” kata Chanyeol dengan nada keras lalu melemah ketika mengatakan maaf, “hah, selalu begitu kalau sudah  dimarahi, dia sok tampan” kata sooyoung, “tapi dia imut” kata d.o “mwo?” kata sooyoung lagi, “maaf aku mengganggu, aku menemukan barang-barang ini di kantongnya, setelah kulihat datanya, ada beberapa foto dan panggilan dengan seseorang yang bernama Chen di ponselnya, juga foto-foto itu berisi gambar-gambar pesawat luar angkasa yang akan di sahkan” jelas Yuri datang dari ruang penelitiannya, “aku juga ada berita pajangnim” sambung sooyoung, “apa yang kau dapat ?” tanya siwon, “gambar-gambar pesawat yang di publish ke media, semuanya hilang, sepertinya pemilik akun telah men-delete nya, tapi wakut penghapusan ini berbeda dengan kematian pemilik aku, seperti kata yuri-ssi, dia meninggal sekitar setengah jam yang lalu, sedangkan gambar-gambar itu baru  dihapus dari akunnya” jelas sooyoung, “sepertinya akun si pemilik passwordnya diketahui orang lain, atau seseorang telah menghapusnya untuk mengamankan dirinya” kata Chanyeol misterius, “baiklah, ini tugasmu, kau selidiki hal ini, jangan sampai gagal” perintah Siwon, “hm, tapi aku rasa agak sulit” kata Chanyeol, dengan menopang dagunya dengan tangannya, kebiasaanya adalah berpose sok keren setiap mendapat tugas, “tapi tenang saja pajangnim, aku yeolli, dan partnerku, tao akan segera menyelesaikan masalah ini’’ kata pria itu, “oke” jawab siwon singkat.

Pagi itu tepatnya pukul 9 lewat jembatan menuju pulau manchuria selatan dikosongkan, tampak segerombolan mobil hitam mengkilap, melaju bersama, tepatnya lagi, pandangan itu dilihat oleh seorang yang berpakaian serba hitam, di atas gunung yang jaraknya hanya kira-kira 5km, “sepertinya profesor itu sudah berjalan menemui pihak NASA” kata seorang pria , dia Kai, dengan tampan nya ia menaikan kaki kirinya di atas sebuah batu dan meneropong sebuah mobil yang sedari tadi mencuri perhatiannya, dilihatnya seorang pria tua, yang kira-kira berumuran 50-an turun dari sebuah mobil, dia yang di sebut sebagai profesor Cho, “target sedang bersama NASA” kata pria itu lalu melepaskan teropongnya, “semuanya bersiap, Vic pastikan orang kita sudah mengambil tempat, kita akan mengambil SNC itu” kata seorang lagi, “ya jendral” jawab seorang wanita.

Beberapa saat kemudian segerombolan mobil keluar, mobil putih, setelah menjauh, segerombolan mobil hitam keluar, “semua bersiap !” perintah seorang.

Dari arah berlawan dan satu jalur sebuah mobil hitam datang dengan melaju kencang, tapi tiba-tiba berhenti, dan membuat bekas dijalan, seorang yang ada di dalam mobil itu turun, ia seorang wanita yang mengenakan celana panjang hitam dan baju merah, menuju pinggir jembatan, dia terlihat seperti orang yang akan melompat kebawah, tapi dia tampak seperti menempelkan sesuatu di tangkai jembatan itu, dan gerombolan mobil hitam itu berhenti, kemudian seorang pria mengenakan jas hitam dengan kemeja putih turun dari mobil terdepan dan menuju tempat wanita itu berdiri, “kau! Apa yang kau lakukan disini, bukankah jalan ini ditutup!” bentak pria itu, lalu wanita itu mundur dan berlari menjauhi tempat itu dan DUARRr .!!!!!

Suara ledakan terdengar dari pinggir jembatan tepat wanita itu menempelkannya, wanita itu tersenyum sinis, dan dari gerombolan mobil itu turun, pasukan yang mengenakan jas hitam dan kemeja putih tak lupa dengan pistol ditangannya, “vic, kau tak apa?” tanya seorang pria dari belakang, “ne gwenchanayo, kris. Gomawo” jawab wanita itu, “ini pakai, dan pegang ini” pria itu memberi baju anti peluru dan sebuah senjata, lalu wanita itu mengangguk, dan berjalan kedepan, dan tampaklah seorang wanita dari balik asap, dengan penutup mulut, lalu ia mengangkat senjata nya, dan mulai menembak, ia menembak ke segala arah, seperti menembak tikus-tikus dipermainan. Tapi dari belakang gerombolan mobil itu datang sebuah mobil lagi, seorang pria turun, ketika wanita itu mengarahkan senjatanya yang sedari tadi terus menembaak, ia terhenti, tapi tepat ketika wanita itu berhenti, pria itu hendak menembak wanita itu, *bruk !!” kris mendorongnya, ia menyelamatkan Vic dari tembakan pria itu, pria itu siwon, pria yang telah membuat nya lemah begitu melihatnnya, “kau tidak apa-apa?” tanya kris, “ne” jawab wanita itu. “aku akan maju” kata kris, lalu ia melihat ke kanan, 2 buah mobil datang, dan tembakan sejenak berhenti, pintu kedua mobil itu terbuka, begitu seseorang turun, peperangan tembak-menembak pun mulai di mulai, siwon, berlindung di balik mobil, sedangkan di belakang fany tampat berjalan pelan, menuju mobil profesor itu, tapi ia terhenti, begitu tembakan dari depan *bayangin gaya fany waktu tu* .

“kai lindungi aku’’ kata kris lalu berjalan jongkok kedepan, kai mengangguk lalu sedikit maju kedepan untuk melindungi jendralnya, Gezz … suatu tembakan hampir mengenainya, ia mulai maju lagi, dan melihat fany, fany terkejut lalu mengambil pistolny, dan hendak menembak tapi dia tidak melihat pria itu lagi, dia terkejut dan melihat kesegalan arah dan berdiri, zep! Tembakan mengenai lengan kiri wanita itu, dan dia pun terjatuh, “ahk,” katanya, pelan lalu ia sembunyi di balik sebuah mobil sambil memegang lengannya di lihatnya seorang pria membuka sebuah pintu mobil, itu mobil yempat profesor berada.

Kris pov.

Aku sampai tepat di depan pintu sebuah mobil, dan kubuka di dalamnya ada seorang pria yang sudah lansia, “profesor Cho, aku tidak akan menembakmu, kecuali, kau memberikan SNC itu, sekarang berikan padaku” kataku , “dia tidak bersama ku, pihak NASA belum menyerahkannya, kepada ku” katanya gugup sambil mengangkat tangan nya, kini  kuarahkan pistol tepat di kepalanya, “serahkan sebelum aku membunuhmu!!”, dia hanya bergetar dan zep !sebuah peluru, menancap di dadanya, shit !

Aku menutup pintu mobil dan kulihat seorang wanita yang tadi sebelumnya kulihat, “kau apa yang kau lakukan dengan profesor?” tanyanya, aku bisa melihatnya jelas, berwajah cantik dan mulus, sayang untuk dirusak, dia menarikku, dan menjatuhkan pistolku, he, aku maju dan aku memutarnya, pistolnya pun tercampak jauh, lalu ia menatapku, dia mengangkat kaki nya sepertinya ingin menendangku, tapi aku menunduk, dan memutar tangannya, tapi dia memanjatku dan menempelkan tangannya, di kepalaku, ahk! Aku rasa leher ku agak sakit,

Tiba-tiba, DUARR !! sebuah bom meledak, semua orang menunduk, kami pun terjatuh pertengkaran kami terhenti, tapi aku maju dan berlari kulihat sebuah mobil di depan sana, aku masuk dan kami berlalu .

Fany pov.

DDUARR !

Sebuah bom meledak, aku bisa merasakan getarannya, begitu asap sudah mulai pudar, aku berdiri, dan melihat kesegala arah, disampingku tidak ada pri itu lagi, dan 3 mobil dari arah depan, tidak ada lagi, siapa dia? Siapa mereka? Tanayku dalam hati, aku melihat kedalam mobil, “profesor, profesor” aku memaanggilnya, kulihat darah di jas hitamny, ku pegang, dan darah, sepertinya pria itu telah membunuh profesor Cho.

Aku berjalan kedepan dan melihat Siwon, dengan tatapan kecewa

Kami berada di ruang penelitian, “tanganmu tidak apa-apa fany-ssi, tidak lama, lukanya akan hilang” kata yuri, begitu ia selesai, mengambil peluru yang tadi menancap di lengan kiri ku. Aku berdiri, “kau tidak apa-apa fany-ssi?” tanya siwon, “hm ya” , aku berjalan dan meuju tempat yuri sedang memeriksa mayat profesor Cho itu, “aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi yang kulihat, seorang pria meunuju mobil profesor itu, kemudian ketika pria itu menutup kembali pintu mobil itu, aku tepat di depannya, tak lama kemudian kudengar sura bom, dan bergitu asap hilang pria itu tidak kulihat lagi, dan begitu, kulihat keadaan profesor, dadanya ada 2 tembakan , di tempat yang sama” jelasku, lalu tertunduk ,”fany-ssi, apa sepertinya kau, dapat menebak siapa pria itu?” tanya siwon, “aku tidak tau pasti, tapi dia tidak bekerja sendirian, dan kesimpulannya adalh dia memilik satu badan sendiri” jawabku, “kita harus menemukannya” kata yuri . aku hanya mengangguk, dengan memegang lenganku.

Yoona pov.

Trrnn trnn

Aku membuka ponselku, mwoo? Aku terkejut begitu mendengar bahwa, kris gagal mengambil SNC itu, jadi NASA belum memberikan SNC itu, aku menutup ponselku, dan aku berdiri, aku keluar ruangan.

Vic pov.

Aku berjalan masuk, begitu dia menutup telfonnya, “apakah itu bos besar?” tanyaku, “iya, dia kecewa pada kita “ jawab pria itu, “kecewa? Karna kita gagal mendapatkannya?” tanayku lagi, tiba-tiba kai masuk, “maaf jendral, dikabarkan bahwa profesor Cho telah meninggal, pada insiden tadi, pagi” lapornya, “iya, aku yang membunuhnya, karna dia tidak bersama SNC itu” kata kris, aku benar-benar terkejut dengan apa yang dikatakannya, “jadi, apa yang harus dilakukan, kata bos besar?” tanyaku, “dia menyuruh kita, untuk merebut SNC itu pada peresmian selesainya pesawat luar angkasa itu, yang akan diberinama EXOTIC dust” jelasnya, “aku rasa, itu sangat sulit, karna mereka pasti memperkirakan hal itu” kataku, “maka itu yang harus kita andalkan kali ini yoona, dia akan memanfaatkan agen-agen itu, dan kai , kau akan menjadi mata-mata, aku dan Vic, akan menunggu dari atas, selain itu ,tim yang lain akan menyamar menjadi reporter” jelasnya lagi, “kapan kita beraksi?” tanayku, “peresmiannya akn dilakukan dalam waktu 5 hari kedepan, ini di undur karna pihak NASA khawatir dengan kekacauan ini” jawab kai, “aku akan menghubungi yoona” kata kris, begitu, aku merasa selesai pembicaraan, aku keluar.

Aku berjalan dan berhenti di depan jendela besar, kurasakan sinar matahari di sore hari, tapi tiba-tiba aku teringat pada kejadian tadi, ….

Aku berdiri dibalik asap, dan aku menembak mereka semua, tiba-tiba sebuah mobil datang, begitu seorang turun aku terhenti, aku tak bisa melakukan nya, kulihat ia mengangkat pistolnya, melepas tungkainya, dan bersiap menembak !!!

Aku benar-benar tak tau apa yang sedang kupikirkan, dia pria yang bernama Siwon, kemudian aku memasuki suatu ruangan dan mengambil blazer coklat berbulu, lalu ke luar.

Siwon pov.

Aku duduk dikursi panasku, tempatku tang paling pewe di kantor ini, aku diam sejenak, di depan komputer, aku memicingkan mata begitu mengingat wanita yang menembak di balik asap itu, sebenarnya grup macap apa mereka,

“siwon pajangnim !! siwon pajangnim !!” aku terkejut, begitu seseorang memanggilku dengan terburu-buru, “ada apakah sooyoung-ssi?” tanyaku, “ada yang harus anda lihat, pajangnim” jawabnya serius.

To be continued ………

 

 

Iklan

4 pemikiran pada “EXO in The War (Chapter 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s