EXO in The War (Chapter 4)

Author: criss

Cast :Tao Chanyeol Siwon Fany Victoria Kris Yuna Kai

Cameo : sooyoung Yuri D.O  Kyuhyun Chen Xiumin heechul

genre : action, romance, humor

_______________________________________

 

Siwon pov.

Aku duduk dikursi panasku, tempatku tang paling pewe di kantor ini, aku diam sejenak, di depan komputer, aku memicingkan mata begitu mengingat wanita yang menembak di balik asap itu, sebenarnya grup macap apa mereka,

“siwon pajangnim !! siwon pajangnim !!” aku terkejut, begitu seseorang memanggilku dengan terburu-buru, “ada apakah sooyoung-ssi?” tanyaku, “ada yang harus anda lihat, pajangnim” jawabnya serius.

Aku berjalan masuk keruang rapat, kemudian sooyoung maju kedepan, dia memulai slidenya, dan menampilkan suatu gambar, gambar itu gambar sebuah bangunan tua yang ada di korea utara, lalu seorang pria turun dari mobil, dan seorang wanita, turun dari mobil, hanya saja tak terlihat wajahnya, karna di gambar itu wanita itu menutup wajahnya dengan tangannya, “slamat sore smuanya, kali ini saya memimpin rapat, berikut gambar-gambar yang ada di depan adalah hal yang berhubungan dengan kejadian yang terjadi baru-baru ini, yaitu kejadian teroris Chen Xiumin, dan penyerangan tadi pagi yang memakan banyak nyawa termasuk profesor Cho, mereka adalah sebuah grup yang sampai sekarang belum di ketahui pusatnya, grup ini bernama HELLa, grup ini terbentuk sejak tahun 2001, dan telah menggagalkan penerbangan pesawat luar angakasa New Zealand yang bernama SuperJ, grup ini tidak jelas, pusat resminya tidak ada, tapi mereka tersebar di penjuru benua” jelas sooyoung, “kemudian, dari kemunngkinan, kali ini mereka akan menggagalkan pesawat luar angkasa yang akan diresmikan dalam waktu 5 hari kedepan, jadi ini sungguh masalah besar” sambung d.o . aku terdiam sejenak, saat ini sajangnim tidak ada di tempat, jadi setiap keputusan ada di tanganku, “sooyoung-ssi, bagaimana keadaan pusat penelitian luar angkasa sekarang?” tanyaku, “karna kejadian yang terjadi tadi pagi, mereka melakukan rapat , dan peresmian diundur menjadi 5hari kedepan dan yang memimpin peresmian itu adalah profesor kim heechul” aku mendengar penjelasannya, “sepertinya, grup itu akan menyerang pada hari itu, jadi keputusannya, kita akan menjaga di sana, dan memastikan agar peresmian itu sukses” kataku, lalu kulihat ke arah Chanyeol dan Tao, “tao-ssi, chanyeol-ssi, besok kalian pastikan keadaan profesor kim, aku akan ke pihak kepolisian pusat, untuk mengajak kerja sama ini, fany besok pagi kau ikut denganku, dan sooyoung-ssi, d.o-ssi, kalian pastikan berita kalian dapat berita terbaru, dan laporkan padaku ada sesuatu yang menjaggal, dan yuri-ssi,besok akan ada orang dari kepolisian untuk mengambil mayat profesor Cho, jadi jika kau membutuhkan sample, dan ingin memeriksanya sekarang, selesaikan secepatnya, mereka akan menguburkannya” jelasku panjang, “aku rasa, rapat cukup sampai disini” . aku berdiri lalu berjalan keluar.

Tao pov.

“yak! Yeolli, “kataku, “hm, mwo yo?” jawabnya, sambil malas-malasan, kulihat dia sedang asyik maik kompueter, “tidak ada lupakan” kataku lagi, lalu aku berjalan keluar dan meuju mobil. Kini aku berhenti di depan toko kue, aku turun, “tao-ssi!” seseorang memanggilku, “yoona?” jawabku, “sedang apa disini?” tanya nya, “sedang ingin berjalan-jalan sore, besok akan menjadi hari yang melelahkan” jawabku, “aku sudah mendengar berita itu, tentang profesor Cho yang meninggal di kejadian tadi pagi” katanya, “ohya tao-ssi, sudah makan kah? Ayo makan bersama” ajakku, “hm, ayo” jawabku, entah mengapa aku merasa tenang didekatnya, setiap aku memandang wajahnya, dia bagaikan orang yang akan selalu melindungiku, bahkan senyumannya, “tao-ssi, mau makan apakah?” tanyanya, “entahlah, kau saja yang pilihkan” jawabku, “oke, kalau begitu saya pesan 2 aja, trimakasih” katanya lalu mengembalikan buku me pelayan itu, “wae yo?” tanyanya “aniya, aku benar-benar tidak tau, apa yang terjadi tadi pagi” kataku lagi, “siapa mereka, mau apa dan mengapa melakukan ini” sambungku, “hm, besok pagi akan memeriksa gedung peresmiankah? Mari pergi bersamaku” ajaknya, aku benar-benar tidak bisa menghindarinya, dia sungguh manis, “oke” jawabku, “oo, makanannya datang, mari makan” katanya lagi .

Yoona pov.

Dia mengantarkanku pulang, dia memang pria yang seru asik dan tidak membosankan seperti chanyeol, walau belum lama aku mengenalnya, lalu aku berbalik dan membuka pintu, aku masuk lalu aku menutupnya, aku berjalan dan menghidupkan lampu, hh? “kris oppa?” kataku, aku berjalan dan menuju sofa tempat dia duduk, lalu aku duduk di depannya, “yoona, aku lihat sepertinya kau dekat dengan agen CCS itu” katanya, “hm, dia temannya chanyeol” jawabku, “kau tak ada hubungngan lebih dengannya kan? Sebagai oppa yang baik, aku harus memastikan keadaan mu, dan hatimu” katanya, “tenanglah, aku polisi, akan bisa mengamankan hal itu” kataku sambil tersenyum, tapi aku terdiam begitu melihat raut wajahnya, “ada hal penting apakah?” tanyaku tiba-tiba, aku melihatnya , dia menatapku, aku hanya terdiam.

Pagi itu, “ne geurae” kataku lalu menutup ponsel, aku menggit bibirku, “yoona-ssi!” aku melihat orang itu, “tao-ssi !”teriakku sambil tersenyum, dia sudah datang, “aku menunggumu”kataku, aku menatapnya, sejenak, tidak lama kemudian chanyeol datang, “yak ! kau rakus sekali, memeriksa gedung ini, berduaan, kau fikir aku apa ha?” kata chanyeol, kulihat dia berbalik, dia tampak membawa seorang wanita, dia yang seperti kukenal Vitoria?, dan kini maju tepat di depanku dan tao, “perkenalkan, dia teman wanitaku yang baru, namanya Shin Haerin, dia dari pulau Nami, aku bertemu dengannya tadi pagi, saat membeli pisang” katanya panjang, aku hanya menatap wanita itu, dan dia menatapku, lalu dia mulai tersenyum dan berkata, “annyeong, Shin Haerin imnida, senang bisa berkenal dengan kalian semua, pekerjaanku adalah, anggota dari badan keamanan di pulau Nami, yaitu cabang kecil dari CCS” jawab wanita itu. Dia memulai recana, kataku dalam hati, dan kulihat dia melempar senyum padaku, kemudian mereka bergadengan tangan dan berjalan bersama. “wae yo?” tao mengejutkanku, “aniya, ayo kita lihat ke dalam” kataku.

Kami mulai berjalan, melewati panggung peresmian, lalu berjalan melewati setiap jendela, dan kini kami berjalan di kursi tempat penonton, aku berhenti sejank, kalihat setiap kursi, dan kini mataku tertuju pada suatu kursi, lalu aku melihat ke atas, tepatnya ke atap, yang terdiri dari rangkaian besi, susunan besi yang tak beraturan, dan kali ini mataku tertuju pada suatu tempat, “got it” kataku pelan,

Tao pov.

Aku berjalan, kedepan memerhatikan setiap kursi, “aman …. aman ….. hm, bagaimana pendapat mu, yoona ..?” kataku, o? Mana dia, lalu aku berbalik, dia masih di belakang, sambil menatap ke seluruh kursi, “yoona-ssi !!” panggilku, dia tersadar, dan menghadapku, “o? Ne, aku ke sana” katanya tersenyum, aku juga tersenyum, jujur aku suka melihatnya tersenyum, dari matanya bibirnya dan juga gaya berjalannya, seperti keanakan, tapi cara berfikirnya luar biasa, dia polisi wanita yang unik, pikirku panjang, sambil tertawa sendiri, dan kini kulihat dia tepat di depanku, “wae yo? Apa ada yang lucu?” tanyanya, “aniya, “ jawabku, “lalu kenapa tertawa? “tanyanya, aku hanya melihatnya, “hei, kau jangan membuatku bingung!” katanya sedikit membentak sambil mendorongku, dan aku jatuh ke salah satu kursi, “yak ! ini sakit, pinggangku sakit!” kataku, “dasar! Kau encok yah?” tanyanya, aku hanya menatap matanya yang berbinar,

Kami terdiam sejenak, aku hanya memandangnya, dan dia juga menatapku, mata kami saling bermain, apakah ini rasa suka? Atau cinta? *Howl-love u, bacanya sambil dengar lagu itu ya*, *saran writter*

Lalu kulihat dia tersadar, dia menyingkirkan poninya yang jatuh menghalangi matanya dan membelakangkannya, di balik telinganya, “ayo kembali, ini sudah sore” katanya, lalu aku menaikkan tanganku, dan mengarahkan tepat ke arahnya, “karna, kau membuatku terjatuh, sekarang kau harus membantuku berdiri” kataku menggoda, “iaya iya” katanya lalu memegang tanganku dan menarik tanganku, dan aku pun melompat lalu tepat di wajahnya, aku hampir menyentuh wajahnya, dan kini aku hanya setengah memeluknya, kulihat dia menatapku, aku hanya menatapnya juga,

“yak!! apa yang kalian, lakukan disana!!” kata seseorang dengan suara keras, aku langsung melepas pandanganku, dan aku menghadap kebelakang, dasar bocah tengik! Pikirku dalam hati, pastas saja dia tidak pernah mendapat tugas berat, bisanya hanya mengganggu dan bercanda, “chanyeol-ssi, kami sudah siap, aku akan pulang duluan” balasku, “oh, ne, pulanglah duluan, aku akan mengantarkan Vic pulang duluan” katanya lagi, ‘‘oke” jawabku, “kajja !” kataku, mengajak yoona untuk keluar.

Yoona pov.

“gomawo untuk hari ini, dan untuk traktiran makan malamnya” kataku berterimakasih, “geurae, lain kali, akan kuajak kau tepat yang paling seru dan indah” ktanya, “dimanakah? Di Shanghai?” tanyaku, “aniya, pada waktu yang tepat aku akan membawamu kesana” jawabnya, “kau lucu, oke, mau minum teh sebentar didalamkah?” ajakku, “trima kasih, aku rasa tidak ini sudah larut, lebih baik beristirahat, sudah bekerja keras hari ini” katanya, “araseo, gomawo, hati-hati di jalan”, “ne” begitu perbincangan kami selesai, dia pun pergi.

Writter pov.

Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, seseorang datang, lalu membungkukkan badanya, “semua pengaturan sudah di susun, di luar ada Vic yang menunggu anda” , “hm, kai-ssi, pergi ketempatmu, dan pastikan mata-mata berada di setipa sisi, satu lagi, lihat keberadaan yoona!” jawab pria yang lain, “ya dimengerti” kata kai, “ lalu pria itu keluar, “kris-ssi” panggil seorang wanita, pria itu melihat wanita itu, “o, mianhe, jendral” kata wanita itu, “aniya, lupakan, sekarang panggil aku kris saja, itu lebih baik. Ayo pergi ke posisi” kata pria yang bernama kris itu, “ne, kris-ssi” kata Vic.

Seorang pria datang lalu menghadap seorang pria tua, dia membungkukan setegah badannya, lalu kata pria itu, “saya akan mengusahakan agar peresmian ini berjalan dengan lancar, sajangnim” lalu pria itu mengangkat badannya, dan pria tua itu berkata, “tao-ssi, jagalah setiap tempat aku mempercayakan ini padamu, aku lihat sejak kau masuk pekerjaanmu baik, jadi jangan kecewakan aku pada peresmian kali ini, buatlah acara ini sukses sampai selesai, karna aku rasa akan ada sesuatu yang akan terjadi disini’ katanya khawatir, “ya saya mengerti sajangnim, akan saya sampaikan ke siwon pajangnim” katanya sambil membungkukkan badan, “baiklah’ jawab sajangnim, itu lalu tao pergi. Tapi dibalik itu semua seorang pria dengan seorang wanita yang ada di sampingnya, menatap pria yang membungkukkan badanya, “kris, kau lihat apa?” tanya wanita itu, lalu pria itu berbalik dan bersandar di dinding, sedangkan wanita itu yang sedari tadi berdiri di depan besi, yang berada di depan atas panggung peresmian, “Victoria, apa yoonna lakukan? Dimana dia? Bagaimana mungkin banyak anggota CCS disini?’ tanya pria itu emosi, “baik aku akan menghubunginya” jawab wanita itu

Seorang wanita berjalan pelan melewati lorong-lorong, dia hanya berjalan tidak memerhatikan keadaan, tiba-tiba dia terhenti, dia melihat ponselnya sebuah panggilan, dia hanya memegangnya, tidak mengangkatnya, lalu dilihatnya panggilan itu sudah mati, dilihatnya 27 panggilan tak terjawab, dilihatnya, kai Vic dan kris, panggilan itu berasal dari mereka, ttrrnnn …. trrnn …. ponsel milik wanita itu mulai bergetar lagi, dia mengangkatnya, “yoboseyo?” katanya pelan, “ya, aku segera ke sana” dia menutup panggilan itu, entah panggilan dari siapa, dia berjalan, tiba-tibadi terhenti sesosok pria dengan berpakaian hitam, lalu menarik tangannya, dan membawanya ke tempat yang tak dilihat orang, kata pria itu “yoona-ssi, kenapa kau tak mengangkat ponsel mu? Lalu alat pendengar mu mana? Kenapa tak kau pasang, sebenarnya apa yang kau lakukan hah!!” kata pria itu dengan suara kecil tapi dengan nada emosi, “kai-ssi, aku tadi ada rapat di kepolisian, bukan maksud untuk tidak menggunakannya, juga bukan maksud untuk tidak mengangkat telfon, tapi aku berada pada saat yang tidak tepat” jelas wanita itu, “lalu kenapa bisa begitu banyak agen CCS di sini?” tanya nya lagi, “kai-ssi, apapun yang terjadi, kita tetap maju, SNC itu, akan kita rebut, aku akan mengendalikan agen-agen itu” jelas wanita itu, “ok, akan kulaporkan keadaan ini pada jendral” kata pria itu, “ne” kata wanita itu, lalu wanita itu mundur dan meninggalkan pria itu.

Pria itu menutup ponselnya, lalu melihat ke sekeliling, “tao-ssi, kau kenapa?”tanya chanyeol, “aniya, apa kau melihat yoona, aku tak melihat nya sedari tadi” kata tao, “aku tak melihatnya sedari dulu” kata chanyeol, “yak! Yeoli-ssi, kau tau ini bukan saatnya bercanda !” kata tao, lalu pergi meninggalkan chanyeol sendiri, *kebiasaan chanyeol, menggoda tao, dasar yeolli*

Peresmian dimulai, “baiklah para hadirin sekalian, selamat siang semuanya saya di sini selaku dari pihak korea selatan yang akan meresmikan telah suksesnya dibuat suatu pesawat luar angkasa yang bernama EXOTIC DUST, yang dinamai oleh profesor kita yang bijaksana yaitu profesor Cho yang tidak hadir disini, dan pada saat kali ini, pihak NASA akan memberikan SNC yaitu alat yang merupakan penyempurna dari pesawat luar angkasa ini, juga ….” selama pria di panggung itu memberi sambutannya, seorang pria di atas terus mengawasi keadaan, “Kris-ssi, kai bertanya,  apa akan dimulai sekarang?” tanya wanita yang disampingnya, sedangkan pria itu hanya diam, Vic hanya menghela nafas, “kris-ssi, kata kai, pihak NASA yang membawa SNC itu, bersama mata-mata kita sekarang” kata wanita yang disampingnya, lagi, “yak! Kris-ssi, kau hanya diamkah? Baiklah aku akan memulainya!” kata wanita itu ambisius, lalu berbalik, dan mulai berjalan, “tunggu, dalah hitungan ke-5 akan ada yang terjadi, 5 4 3 2 1” Tepp ! bergitu kris selesai berbicara, lampu padam “rencana dimulai” kata nya, lalu berbalik.

Tao pov.

Aku terus mengawasi, melihat sekeliling, mulai dari para penonton yang datang, pihak kepolisian, dan reporter yang datang, aku berjalan pelan, dan melihat ke atas, diatas sebelah kanan, ada penjabat, di atas tengah ada reporter, dan di atas kiri ada 2 orang penonton yang duduk paling depan, dibelakangnya, tidak banyak orang, aku terus melihat sekeliling, aku merasa curiga, lalu aku melihat ke arah yoona, yang di dekat jendela, aku berjalan pelan ke arahnya, dan Tteep ! aku terhenti, lampu tiba-tiba padam, aku melihat sekeliling, lalu melihat ke arah atas, walau tak jelas, dan terhalang kerumunan orang panik, kulihat seorang pria memegang sesuatu yang panjang SNIPER, ku lihat professor kim yang masih menunduk, aku langsung berlari ke arahnya, dan mendorong nya, Gezz, tembakan yang hampir mengenai profesor itu meleset, lalu aku melihat ke arahnya, “profesor, anda tidak apa-apakah?” tanyaku, “aku rasa dia ingin merebut SNC itu” kata profesor kim, “baiklah, kalau begitu anda ikut saya” kata ku sambil membantunya, untuk membawanya ke tempat yang aman.

Writter pov.

“Shit !” kata  seorang pria, “kai-ssi, kejar profesor itu dia membawa SNC nya” kata orang itu, “ne” jawab kai, seorang wanita yang melihatnya dari belakang, dia tampak nya mendapat kode dari atasannya, lalu dia melihat tao, dia hanya terdiam,dia tidak mungkin diam melihat kai yang akan membunuh tao, kemudian dia melihat kai yang sudah mulai bergerak, yoona pun mulai bergerak, dia melihat ke samping, lalu berlari melewati belakang panggung, dan kini dia sampai, dia melihat tao, memegang SNC itu, dan di belakangnya tepat ada kai,lalu matanya mulai berkeliaran, dari atas seorang wanita tampak memegang sniper, andwae! Dia berlari sambil menuju arah tao, dan mendorong nya, Zzeep!  Sebuah peluru menancap di perut profesor kim, yoona dan tao, terkejut, “profesor kim, profesor kim,” kata tao panik, yoona, hanya melihatny, lalu melihat ke atas, dia pasti Vic, dia sudah pergi, katanya dalam hati,lalu dia berdiri, dan meninggalkan tao.

“tao-ssi, apa yang terjadi?” , “chanyeol-ssi, bawa profesor ini, dia kena tembakan,” perintah tao, lalu tao berlari, dan melihat seorang berpakaian berbeda, dan menembaknya, orang itu terjatuh, tao tepat menembak bahu kiri orang itu, dia bersembunyi dibalik kursi, sedangkan tao masih memegang pistolnya, dia menjaga-jaga saat orang itu keluar,

 

To be continued …………..

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s