Tell Me The Secret (Chapter 1)

Author: ExoticsBaekYeol

Tittle: Tell Me The Secret

Main Cast:

-Park Chanyeol

-kim Jongin

-Lee Hyemin

Support cast:

-Other member EXO

Genre: Romance, Comedy and (?)

Length: Multi Chapter

Rating: Teen

Ps: mian kalo cerita dan bahasanya ancur –‘ maklum amatiran baru pertama kali nulis FF, dan pertama kali juga ngepost di sini. Tanpa banyak curcol langsung aja.. happy reading J

Kyungsoo berjalan dengan santainya menuju rumahnya usai pulang sekolah. Saat jam pulang sekolah tentu saja di jalanan banyak siswa-siswi yang lalu lalang, bahkan searah dengan jalan ke rumahnya. Untuk hari pertama, dia masih tidak menyadari kalau ada sesuatu yang aneh dengan jalan itu atau orang-orang yang berlalu lalang.

Hari kedua, sepertinya hal yang ganjal tersebut mulai dirasakan. Tapi dia masih tidak tau, entah perasaan apa yang mengganjal tersebut.

Setelah hari ketiga, dia mulai menyadari ada yang aneh dengan yeoja yang terus berjalan di belakangnya selama 3 hari berturut-turut. Tapi dia berpikir mungkin karena arah rumah mereka sama makanya berjalan searah dengannya.

Hari keempat, dia mulai tidak tenang. Masak sudah empat hari berturut-turut selalu dalam posisi seperti ini. Dia merasa diuntit, dan mulai merasa takut.

Hari kelima dia berencana untuk mencoba mengelabui yeoja tersebut dengan masuk ke dalam sebuah toko pakaian. Yeoja itu terus berjalan ke arah biasanya, dan dia merasa lega kalau ternyata dia tidak dikuntit.

Hari keenam perasaan yang mangganjal itu datang lagi. Kalau perasaan seperti itu muncul terus, berarti ada sesuatu yang tidak beres.. dengan yeoja ini..

Ini sudah seminggu, perasaan tidak tenang usai pulang sekolah selalu menghantui. Dan akhirnya Kyungsoo memutuskan untuk menghampiri yeoja tersebut. Setelah diperhatikan ternyata mereka dari sekolah yang sama. Kyungsoo jadi merasa tidak enak dan takutnya nanti gede rasa gitu.

Esoknya, Kyungsoo berencana untuk pulang menggunakan bus. Yah, walaupun jaraknya dekat tetapi masih curiga juga sama si yeoja aneh itu. Dan ketika menunggu di pemberhentian bus, dia baru sadar kalau ternyata yeoja tersebut sudah ada lebih dulu di sana sebelum dia. Jangan-jangan ini hanya kebetulan, pikirnya. Diapun mencoba untuk sedikit melirik kearah yeoja tersebut. Cantik, dia memiliki double eyelid, dan mirip seperti seseorang, pikirnya lagi.

Tiba-tiba saja yeoja itu berjalan ke arahnya dan menarik tangannya berjalan menjauh dari halte bus. Kyungsoo merasa kaget, tetapi dia tidak berniat untuk melakukan pemberontakan. Sepertinya ini cara untuk mengetahui sebenarnya apa yang terjadi. Dan pada akhirnya yeoja itu membawanya ke dalam sebuah café sederhana dan memesankan 2 gelas kopi hangat.

Yeoja itu terus diam sambil memainkan ponselnya. Walaupun kopi yang dipesan sudah datang, yeoja itu masih tetap saja asik dengan ponselnya. Entah apa yang membuat Kyungsoo untuk berbiacara, diapun menyodorkan kopi yang telah dipesan yeoja itu, “Ini kopinya, cepat habiskan sebelum dingin.”

Yeoja itu langsung berhenti menatap ponselnya dan berbalik menatap Kyungsoo dengan tatapan yang cukup serius. “Kau…” yeoja itu semakin mencondongkan wajahnya ke depan dan membuat Kyungsoo ketakutan.

“A..apa yang kau lakukan?” Ucap Kyungsoo dengan suara sedikit bergetar. Yeoja itu diam sesaat dan kemudian tertawa.

“Hahaha, ternyata benar kau orangnya! Kau trainee dari SME bukan? Ah~ ternyata selama seminggu ini tidak sia-sia!” Ujar yeoja itu dengan suara yang cukup membuat perhatian orang terusik. Kyungsoo kaget dengan perkataan yeoja itu dan langsung mengajak yeoja itu keluar dari tempat tersebut.

*Di Taman*

“Lee Hye Min, imnida. Aku murid tahun pertama, beda dengan Kyungsoo sunbae-nim yang tahun ketiga. Aku sering melihat sunbae-nim keluar-masuk dari gedung SM, ternyata benar itu adalah Kyungsoo sunbae-nim.”

“A~ jangan terlalu formal begitu kalau berbicara denganku. Dari mana kau tahu kalau aku selalu keluar masuk gedung SME?”

“Aku sering melewati jalan itu kalau mau pulang.”

“Huh? Itu lumayan jauh kalau hanya berjalan kaki. Tapi kenapa selama seminggu ini kau seperti berjalan pulang ke arah yang sama denganku?”

“Kan sudah ku katakan tadi, untuk memastikan apa benar yang sering kulihat itu adalah Kyungsoo sunbae. Soalnya aku pernah melihat sunbae beberapa kali di sekolah, walaupun selalu sendiri.”

“Haha, aku memang cukup pendiam dan tidak ingin mengumbar kalau aku ini adalah seorang trainee di SME. Tapi tidak mungkin hanya aku saja yang kau lihat. Bagaimana dengan Jongin, Sehun, Baekhyun hyung, Chanyeol dan Joonmyeon hyung? Bukankah kau juga sering melihat mereka?”

“Oh, Jongin oppa..” Balas Hyemin dengan suara yang memberat.

“Mwo? Kau tahu dia?”

“Tentu saja, kan dia sendiri trainee SME yang kulitnya item. Haha”

“M.. mwo? Hitam? Darimana kau tahu hal itu?”

“Kekeke. Mau tahu saja, rahasia yaa..”

“Aish, kau ini. Ya, kenapa kau memanggil mereka oppa, sedangkan aku sendiri yang dipanggil sunbae?”

“Loh, kan emang harusnya begitu. Apalagi kita satu sekolah loh. Pengen dipanggil oppa, ya? Oke, aku akan memanggil oppa seperti itu.”

“Eh, anu.. bu..bukan begitu maksudnya..” wajah Kyungsoo berubah sedikit kemerahan, membuat Hyemin tertawa geli melihatnya.

“Sudah, jangan banyak komentar. Aku harus segera pulang, kita bertemu lagi di lain waktu. Annyeong^^” Hyemin langsung pergi sambil melambaikan tangan dan tanpa sadar Kyungsoo membalas lambaian tersebut.

Setahun setelahnya, SME telah mereveal Kyungsoo dan meluncurkan teaser ke-16 bersama dengan Joonmyeon. Lanjut setelahnya Baekhyun dan Chanyeol yang kemudian bersama resmi menjadi member dari EXO-K. Nama panggung Kyungsoo adalah D.O (baca Dio), Jongin adalah Kai, dan Joonmyeon adalah Suho.

Setelah teaser ke-23 dirilis D.O merasa lega dan juga tegang. Begitu lama perjalanan mereka, dan masa debut juga sungguh berat. Tetapi ketika itu dia teringat akan penguntit yang adalah hobaenya di sekolah, Hyemin. Esoknya dia berencana untuk menunggu Hyemin di halte bus tempat di mana Hyemin menariknya saat itu. Dan setelah sejam menunggu, akhirnya batang hidung Hyemin yang mancung itu terlihat juga. D.O melambaikan tangannya kearah Hyemin, dan Hyemin yang menyadarinya langsung menyambut lambaian itu dengan riangnya.

“Sudah lama sekali.” Ucap D.O setelah mereka sampai di taman yang dulunya pernah mereka datangi.

“Sudah setahun dan oppa sudah lulus. Bagaimana rasanya jadi artis? Enak?”

“Umm.. entahlah, aku belum bisa merasakannya dengan jelas, masih abstrak. Tetapi aku sungguh senang, akhirnya keinginanku untuk menjadi penyanyi selama ini tercapai juga.” Ujar D.O dengan wajah yang cerah, walaupun kebalikan dengan cuaca saat itu.

“Oppa emang cocok jadi penyanyi. Suaranya bagus banget! Hwaiting!”

“Ehm, darimana kau tahu suaraku bagus?” mata bulat D.O terlihat membesar seperti bola.

“Kan di What is love, History dan MAMA. Aduh, bagaimana sih orang ini.” Jawab Hyemin sambil menepok jidatnya.

“Haha, kamu tuh lucu juga ya.” Ujarnya sambil tersenyum khas, “Ngomong-ngomong kau memang orang asli Korea atau punya keturunan khusus?”

“Umm, gimana ya.. rahasia! Biar aku jawab lain waktu, arasseo?”

“Eh, wae? Kau ini suka sekali main rahasia-rahasiaan.”

“Rahasia!” Hyemin menjulurkan lidahnya keluar.

Sepertinya hari itu cuaca benar-benar tidak bersahabat. Setelah awan mendung begitu pekat, titik-titik hujan kecil mulai turun, “Ayo cepat kita cari tempat berteduh.” Ujar D.O.

“Andwe.. aku tidak bisa terlalu lama di luar kalau hujan.” Balas Hyemin dengan wajah yang berubah sedikit pucat.

“Mwoya? Waeyo? Ottohke?”

“Rahasia. Akan ku jelaskan lain waktu, arasseo?”

“Aish, kau ini sempatnya berbicara seperti itu. Oh! Aku tahu tempat yang aman dan tentram anti hujan dekat sini.” D.O pun langsung membawa Hyemin menjauh dari tempat itu sebelum hujan menjadi semakin deras.

Hyemin terlihat sedikit kaget ketika mengetahui kalau ternyata D.O membawanya ke dorm tempat EXO-K tinggal. Awalnya Hyemin menolak karena takut dan merasa tidak enak, tetapi D.O menggunakan hujan yang sudah sangat deras sebagai alasannya. Dan itu berhasil, akhirnya Hyemin ikut masuk bersama D.O ke dalam dorm sambil dipapah karena saat itu bagian atas tubuh mereka basah karena hujan yang cukup deras saat mereka dalam perjalanan ke dorm.

“Aku pulang~ “

“Oh, kyungsoo, kau sudah… uwaaa! Kyungsoo-ya!” Namja dengan tubuh tinggi sekitar 185 cm menyambut D.O dengan teriakan suara yang berat. Hyemin terlihat kaget karenanya.

“Nanti saja dibahasnya, tolong ambilkan handukku, ya.” Pinta D.O kepada Chanyeol, lead rapper dari EXO-K.

“Ah, ne..” Chanyeol langsung masuk ke dalam kamar D.O dan dengan mudah menemukan handuk yang dimaksud dengan mudahnya karena tertata dengan rapi dan langsung memberikannya kepada D.O.

“Kau tak apa?” Tanya D.O sambil memberikan handuknya pada Hyemin.

“Gwenchana, sunbae.” Jawab Hyemin dengan suara yang kecil.

“Huh? Sunbae?” Tanya Chanyeol  dan kemudian dibalas dengan anggukan oleh D.O, “Ne, dia adalah hobae di sekolahku dulu, siswi tahun kedua.”

“Mwo? Tahun kedua? Ah~ ternyata kau sungguh pintar mencari pacar, ya, Kyungsoo.” Cahaya dari gigi Chanyeol membuat semua merasa silau.

“Aniyo.. kami hanya sunbae-hobae, tidak ada apapun. Kau belum tahu kalau dia ini tau Jongin jauh sebelum debut, terus kita-kita semua, macem dah, seperti punya kekuatan magis gitu.” Ujar D.O sok mistis.

“MAMA dong?” Celetuk Chanyeol dan dibalas dengan tawa oleh ketiga orang di ruangan tersebut.

“Ya, ada apa ini kok ribut-ri.. uwaa!” Baekhyun muncul dari dalam kamarnya dan ekspresi saat melihat Hyemin yaitu sama seperti Chanyeol, teman sekamarnya.

“Sudah kuno ekspresi kaget seperti itu, hyung. Soalnya sudah aku pakai tadi, haha.” Ujar Chanyeol membuat semuanya jadi tertawa kembali.

Chanyeol dan Baekhyun menjadi cepat lebih akrab dengan Hyemin. Karena sudah merasa terhindar dari hujan, Hyemin menjadi seperti sediakala kembali. Setelahnya datanglah suho, leader dari EXO-K. Tetapi ekspresinya tidak sama seperti Chanyeol dan Baekhyun dia hanya berkata, “Oh, ada tamu. Annyeonghaseyo, Suho imnida.” Dengan senyum sang leader yang sangat ramah. Tetapi tetap saja Suho juga mengira kalau Hyemin adalah pacarnya D.O.

“Siapa member yang paling kau sukai di EXO? Ah, tidak, EXO-K tepatnya. Nuguseyo?” Tanya Chanyeol pada Hyemin membuat pandang semua orang ke arahnya.

“Khusus di tempat ini, tolong jangan bilang rahasia.” Pungkas D.O tepat sebelum Hyemin hendak mengatakan satu kata yang terlihat cukup menyakitkan itu.

“Yang jujur, ya?” Ucap Hyemin sedikit berbisik

“TENTU SAJA!” Jawab semua yang di ruangan itu secara serempak.

“Tapi aku sukanya sama dua orang..” Ucap Hyemin dengan nada sedikit memelas.

“THE MOST!” Ujar mereka secara bersamaan kembali.

“Tapi dua-duanya the most..”

“Kalau begitu yang paling pertama kau sukai.” Perkataan D.O menskak Hyemin.

“…” Hyemin diam sejenak dan kemudian berbicara, “Sehun oppa..” Ucapnya dengan malu-malu. Wajah mereka terlihat kecewa karena tidak ada satupun di antara mereka.

“OH! SATU LAGI!” Pikiran mereka semua menyatu dalam suara yang.. merdu?

“Umm, satu lagi.. hehe..”

“Kenapa kamu ketawa begitu?” Tanya Baekhyun.

“Yang satu lagi.. em.. Chanyeol oppa..” Ucap Hyemin dengan malu-malu.

Chanyeol langsung beranjak dari tempat duduknya, “YES! Untung saja tidak ada Sehun di sini.” pekiknya.

“SIAPA LAGI?” Baekhyun, D.O dan Suho masih ingin mendengar siapa lagi selanjutnya yang disukai oleh Hyemin. Entah apa yang terjadi pada mereka hingga menjadi seperti ini.

“Entahlah, kurasa hanya Sehun oppa dan Chanyeol oppa saja.” Jawaban Hyemin membuat para namja di ruangan itu kecuali Chanyeol terlihat merasa kecewa. Dan pada saat itu pula Sehun dan Kai pulang dari kegiatan jalan-jalan mereka.

“Kkamjong dan cute maknae sudah kembali~” Seru Kai dan Sehun serempak ketika membuka pintu dan membuka sepatu mereka.

Chanyeol yang terlihat kegirangan memamerkan giginya dan berkata pada Hyemin, “Kau mau ku beri tanda tangan dan foto eksklusif bersamaku? Akan kuberikan sekarang juga!” Ujarnya sambil terus memamerkan giginya.

“Umm, anu.. tentu saja aku sangat senang, tapi…” Hyemin terlihat tak tenang ketika melihat batang hidung Kai dan Sehun mulai terlihat.

“Wae? Daripada di fansign, itu akan membuatmu kelelahan,sudah menggunakan undian, tidak dapat foto bersama denganku pula.” Ujarnya dengan PD-nya.

“Hyung, ada tamu, ya?” Suara Kai terdengar jelas dan mulai berjalan kea rah mereka. Hyemin semakin tidak tenang.

“Aku akan datang ke fansign besok!” Kemudian membungkukkan badannya dan berlari sambil menunduk ke arah pintu dan menghilang di balik pintu.

Sehun dan Kai terlihat kaget dengan tingkah Hyemin, tidak terkecuali member lain yang ada di ruangan itu.

“Siapa itu? Kok ada yeoja di sini? Siswi SMA pula.” Tanya Sehun dengan wajah bengongnya.

“Dia itu fans beratmu.” Celetuk Baekhyun.

“Mwo? Fans beratku?” Bibir Sehun yang kecil membulat seperti huruf O dan membuatnya terlihat semakin imut.

“Bukan! Dia itu fans beratku. Ya! Bacon, jangan katakan itu padanya..” Chanyeol mencekik leher Baekhyun pelan sambil mengucapkan mantra yang tidak jelas.

“E.. A.. U.. I.. YA! Iya, yang benar itu fans beratnya Chanyeol, bukan Sehun. Aku salah bicara!” Teriak Baekhyun yang keadaannya sedang sangat kritis saat ini. Sedangkan Suho dan D.O hanya tertawa melihat kelakuan kedua room mate itu.

“Chanyeol sudah hentikan.. kasihan Baekhyun kau perlakukan seperti itu.” Tegur Suho dengan nada yang.. lembut?

*Di sebuah apartemen*

“Appa, biarkan aku datang ke fansign EXO-K di Incheon besok.” Pinta Hyemin kepada ayahnya melalui telepon.

“Jangan, nanti kau kenapa-napa di sana. Biar ayah saja yang mintakan tanda tangan dan foto mereka, arasseo?”

“Andwe! Aku mau datang pokoknya. Jebal.. dan aku tidak mau pakai undian.” Suara Hyemin terdengar begitu memelas sehingga sepertinya berhasil membuat hati ayahnya luluh.

“Geurae.. nanti appa yang urus. Tapi ingat, jangan keluar dari peredaran, arasseo?”

“Keluar dari peredaran apa? Aku nggak akan kemana-mana kok.”

“Haha, ne.. uangmu masih ada?”

“Masih, tapi aku mau membeli baju untuk besok nanti. Aku boleh pakai gesek-gosok kan?”

“Iya, iya, terserah.. sudah dulu, ya, appa sangat sibuk saat ini. Hati-hati di rumah.”

“Ne…”

*Malamnya di kawasan Dongdaemun*

Hyemin terlihat tengah asik memilih pakaian yang akan dia beli untuk acara fansign besok. Di temani oleh seorang pegawai yang selalu mengikuti kemanapun ia melangkah. ‘Ah, harga barang di took ini jarang ada diskon, sudah gitu barangnya bagus-bagus pula’, desahnya dalam hati. Walaupun sudah tahu begitu tetapi tetap saja dia berbelanja di tempat itu, aneh. Dia terlihat tertarik dengan sebuah layer dress berwarna biru langit yang terlihat manis. Langsung saja di ambilnya pakaian itu, “Aku pilih yang ini” ucapnya pada pegawai yang selalu bersamanya.

Setelah selesai membayar, ia berencana untuk pergi ke salon yang baru saja dibangun di dekat apartemen tempatnya tinggal. Dia ingin tahu seperti apa dekorasi dan pelayanan di sana. Ketika sedang asik menatap kaca ia merasa seperti ada seseorang yang tengah memerhatikannya. Kemudian ia menoleh ke sebelah kiri dan dia mendapati seseorang yang memang tengah melihat ke arahnya.

“Oh! Cha.. Chanyeol oppa!” Pekiknya tertahan.

“Oh! Hye.. Hye.. Min! Hyemin!” Pekik Chanyeol yang juga tertahan sambil unjuk gigi.

“Apa yang.. oppa lakukan di sini? Mana yang lainnya?” Tanya Hyemin sedikit gugup.

“Aku sedang bersiap-siap untuk perform di Inkigayo! Mereka sudah ada di dalam van. Kau tak nonton?” Jawab Chanyeol sedikit berbisik.

“Ah, ne. Aku akan datang menonton. Apa tak apa di salon umum seperti ini?”

“Ini kan masih baru, jadi belum banyak yang tahu. Ah, aku sudah selesai. Aku pergi lebih dulu, akan sangat menyenangkan kalau kau datang menonton. Annyeong^^” Chanyeol langsung pergi dan memasuki mobil van.

Hyemin merasa begitu senang karena kebetulan bisa bertemu dengan biasnya. Tak urung lagi, setelah selesai tujuan selanjutnya adalah Inkigayo. Di sana begitu ramai, dia tak begitu yakin apakah bisa mendapat barisan paling depan. Karena terlalu asik membeli baju dia jadi lupa kalau EXO-K ada jadwal perform di Inkigayo hari ini, gerutunya dalam hati. “KRING KRIING” ponsel Hyemin berbunyi nyaring, appa. Langsung saja Hyemin mengangkat panggilan masuk tersebut.

“Kau lagi di mana?” Tanya appa Hyemin dari seberang.

“Aku lagi di inkigayo, mau menonton EXO tapi di sini sangat ramai.”

“Bagus! Cepatlah ke kantor appa.”

“Mwoya? Waeyo? Appa, aku mau menonton EXO.”

“Dengarkan saja kata appa. Kau mau ikut fansign tidak besok?”

“M..mwo? Ah, ye! Tentu saja aku mau, tunggu aku akan ke sana!”

Hyemin langsung meninggalkan inkigayo dan bergerak menuju kantor appa-nya. Pagi, siang, sore maupun malam kantor appanya ini tidak pernah sepi selalu saja ramai. Dia langsung berjalan dengan hati-hati menuju ruangan appa-nya. Beberapa staff yang mengenalinya menyapanya, Hyemin dapat membalas sapaan itu dengan senyuman yang sempurna tetapi tidak perasaannya yang sedang sangat was-was. ‘Ah, tapi dia lagi tidak ada di sini. Kan lagi perform, ngapain juga terlalu waspada seperti ini!’ bisik Hyemin dalam hatinya sendiri. Dengan begitu hatinya dapat sedikit lebih tenang.

Diapun langsung masuk ke ruangan appa-nya sambil bernapas lega. Appa-nya menyambut kedatangan Hyemin dengan kerutan di dahinya.

“Kenapa kau terlihat tegang begitu? Apakah ada sesuatu?” Tanyanya sambil tersenyum kecil.

“Ah, aniyo..”Jawab Hyemin menggantung.

“Kemarilah..”

Hyemin langsung mendekat ke appa-nya dan dan mendengarkan 5 paragraf perkataan appa-nya. Walaupun terkadang suka menentang tetapi saat ini Hyemin mendengarkan semuanya dengan baik. Hanya untuk sesaat dia dapat menjadi anak yang baik, mungkin sebagai ungkapan terima kasih karena appa-nya berkenan membatunya. Tetapi tidak hanya saat ini saja, appa-nya sudah terlalu banyak membantunya.

“Untuk kesekian kalinya, appa bertanya lagi, apakah kamu benar-benar..” belum selesai berbicara, Hyemin langsung memotong pembicaraan appa-nya *jangan ditiru* lagi-lagi dia berubah menjadi anak yang nakal!

“Aku sama sekali tidak berniat terjun ke dunia hiburan, appaku sayang..” Ungkapnya untuk kesekian kalinya juga.

“Padahal anak appa sungguh cantik dan multitalenta. Sering ikut lomba tetapi dicast tidak mau, ditemukan di jalanpun tak mau. Pemikiranmu sungguh tidak seperti remaja pada umumnya, semua ingin menjadi terkenal sampai rela melakukan apapaun. Kamu yang kesempatan terbentang luas tetapi membuangnya begitu saja. Ah, appa sudah semakin tua..” Appa Hyemin menggeleng-gelengkan kepalanya sambil mengelus-elus dahinya.

“Appa seperti omma saja, aku tidak tertarik pada..” Perkataan Hyemin terhenti sesaat, sepertinya ia tampak memikirkan sesuatu.

“Hm? Oh, mungkin kamu ingin jadi pemain film saja? Oke, tidak menjadi penyanyi tak masalah, tetapi kamu tidak bisa bersama appa.” Ujar appa Hyemin seperti mengetahui apa yang dipikirkan anaknya.

“Aniyo.. aku tidak ingin menjadi pemain film.. aku.. akh! Aku tidak akan melakukannya! Appa, kalau semua sudah selesai aku akan langsung pulang, oke.”

“Kamu ini benar-benar plin-plan. Jangan tergesa-gesa begitu, oppa sudah memesan daging dan ayam kesukaanmu, oke.”

“Yah.. kok begitu?”

“Apanya yang begitu? Jangan pulang, temani appa makan malam.” Appa Hyemin terlihat sedikit menakutkan dari sebelumnya mebuat Hyemin menjadi takut. ‘Bagaimana kalau makhluk itu datang!’ jeritnya dalam hati.

Sekitar 10 menit kemudian datanglah makanan yang telah dipesan. Hyemin memakan makanan itu secepat mungkin sampai terkadang ia tersedak. Appa-nya menegurnya tetapi dia terus saja makan begitu cepat. ‘Setengah jam berlalu! Makhluk itu akan datang!’ jeritnya dalam hati lagi. Pikirannya kini bagai sarang lebah yang sangat bising dan penuh dengan pemikiran aneh. Dia tidak terlihat seperti remaja pada umumnya, ckck.

“Selesai! Ah~ Masitta!” Pekiknya setelah menghabiskan seluruh makanannya, “Appa, aku pulang dulu, ya, bye!” Hyemin langsung berlari ke arah pintu, tetapi sebelum sampai di pintu dia menghentikan langkahnya, sekitar 1 meter dari pintu. ‘Hidung itu!’ Hyemin sangat hafal satu-satunya orang yang memiliki bentuk hidung seperti itu. Dan ketika itu pula seorang namja masuk dan menutup pintu.

“Aku dengar ahjussi memanggilku, ada..” belum selesai namja itu berbicara, hyemin langsung berteriak histeris, “UWAA! Kau lagi!” Hyemin langsung berlari menjauh ke sudut ruangan.

“Oh! Hyemin-ah, annyeong.” Sapa namja itu dengan tenang.

“Jangan berkata seperti itu! Aku tidak sedekat itu denganmu! Menjauhlah! Ya, Kkamjong-ssi!”

Namja itu adalah Jongin, salah satu member EXO-K yang lebih sering dipanggil Kai itu. Hyemin dan Kai sudah saling mengenal jauh sebelum Hyemin kenal dengan D.O. Itu dikarenakan karena appa Hyemin menyukai Kai sebelum debut. Appa Hyemin sangat suka dengan Kai yang menguasai segala macam jenis tarian tersebut.

“Kau sudah datang rupanya. Bagaimana perform di Inkigayo tadi?” Tanya appa Hyemin menghentikan kehebohan Hyemin.

“Lumayan, kami harus berlatih lebih giat lagi.”

*Beberapa menit sebelumnya, di kantor yang sama tempat yang berbeda*

“Huh? Kenapa Kkamjong dipanggil oleh PD Lee So Man?” Tanya Sehun sedikit panik.

“Entahlah, kita tidak bisa menyimpulkannya begitu saja.” Jawab Suho.

“Apa dia mendapat masalah?” Sahut Baekhyun.

“Tidak, itu tidak akan terjadi.” Balas Suho yang juga terlihat sedikit panik.

“Kalau begitu ayo kita cek ke atas.” Ajak Chanyeol.

“Hoh? Kau mau menguping gitu?” Celetuk D.O.

“Lewat sedikit saja. Tidak ada yang mau ikut? Oke, aku ke atas.” Chanyeol langsung berjalan menuju lift.

“Kita tidak akan membiarkannya sendiri bukan? Kajja.” Ujar Suho yang diikuti oleh member lainnya. Chanyeol yang mengetahui itu memamerkan giginya yang sangat.. berkilauan?

Ketika melewati ruangan PD LSM Chanyeol berdiri diam di depan pintu sambil menempelkan sebelah telingannya ke daun pintu, “Jangan berkata seperti itu! Aku tidak sedekat itu denganmu! Menjauhlah! Ya, Kkamjong-ssi!” Chanyeol kaget mendengar perkataan itu dan kemudian perlahan menjauh dari pintu.

“Wae? Ada sesuatu yang kau dengar?” Tanya Baekhyun penasaran. Chanyeol membalas pertanyaan itu dengan anggukan dan kemudian memberitahukan mereka apa yang ia dengar.

“Omo! Ini pertama kalinya aku mendengar kalu Kkamjong dimarahi oleh seorang yeoja.” Timpal Sehun.

“Ini tidak biasa, aku akan mendengarkan lagi.” Lalu Chanyeol kembali menempelkan telinganya ke daun pintu.

“Sudahlah Hye***, kau datang dengan taxi bukan? Jongin akan mengantarkanmu, kau tahu baru-baru ini dia belajar mengendarai mobil.” “Appa, aku tidak mau diantar olehnya, aku bisa pulang sendiri!”

Chanyeol melepaskan telinganya dan kemudian berlari ke arah teman-temannya. Dia memberitahukan kembali semua yang ia dengar yang membuat member lainnya kaget mendengarnya.

“Mungkin itu adalah yeojachingunya! Tapi masa anak PD LSM yeojachingunya Kkamjong? Aku baru tahu kalau PD LSM punya anak perempuan.” Ujar Baekhyun memberikan komentar lebih dulu. Semua member mengangguk mengiyakan perkataan Baekhyun.

“Namanya Hye.. Hye.. Han.. akh, aku tidak mendengar jelas namanya.”

“Oh! Aku pernah membaca di akun cyworldnya, dan dia menulis kalau dia memiliki yeojachingu..” Sahut Sehun.

“Tetapi dia tidak terlihat seperti memiliki yeojachingu. Seharusnya dia bercerita pada kita bukan? Itu mungkin bukan yeojachingunya.” Timpal D.O.

Belum mereka menyelesaikan pembicaraan, knop pintu ruangan bergerak memutar dan mereka langsung berlari bersembunyi di balik sofa yang ada di tempat itu. Kai dan Hyemin keluar beriringan walaupun ekspresi wajah Hyemin sangat tidak enak dilihat.

Chanyeol yang sudah penasaran dari awal mengintip sedikit dan setelah Kai dan Hyemin memasuki lift Chanyeol langsung memekik yang sempat tertahan, “Yeoja itu adalah Lee Hyemin! Yeoja yang Kyungsoo bawa ke dorm waktu itu!”

“MWOO?” Semua member kaget serempak kecuali Sehun yang tidak tahu apa-apa.

To be continue..

Aaah, akhirnya selesai juga FF pertama sya. Mian, ya, reader kalo banyak bahasa yang aneh, gaje, FFnya jelek dan kurang di mengerti, maklum amatiran *kunyah bacon* comment please, kritik dan sarannya ditunggu^^ *bbuing bbuing bareng yollie~

35 pemikiran pada “Tell Me The Secret (Chapter 1)

  1. secret…addduuuhh bner2 secret yg bkin penasaran, hahahaha bagus2 ff nya..bneran bkin pensaran, tp gak bkin bosen hahaha chapt 2 d tunggu hahaha 😀

  2. Thor Keren Ceritanya
    Ditunggu ya next chap
    Kalau bisa secepatnya ya Author *pasang muka aegyo *Apaan sih merintah2 Author

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s