My Lady: Luhan (Chapter 2)

Author : Farhaniaz Khansa (@farhaniazkhansa)

Cast : Kim Mirae (OC) Oh Sehun, Kim Jongin, Xi Luhan, (other exo member)

Genre : Romance, Arraged marriage

[ Part 1 – sehun side ]

Note : [WARNING] Bahasa gak jelas, Part kependekan, Lama update, dan, Author rada’ somplak

=======

-Author POV-

 

“Ya! Mirae-ah… kenapa ada sehun disini ?”Tanya luhan bingung. “ah oppa wasseo…. Sehun itu…” belum selesai bicara, sehun langsung menyela. “hyung! Mirae minggu kemari pindah ke sekolahku, jadi aku disini untuk…. Kerja kelompok hehe” irae akhirnya bisa bernafas lega. “kim mirae… kenapa kau beritahu luhan oppa kalau ini rumahmu… babo mirae!” batin mirae. memang, sebelum pernikahan tadi mirae menelfon luhan dan memberitahukan alamat rumah barunya ini. Untung saja luhan sudah tidak curiga. “oh, begitu, baiklah. Mirae-ah, kukira tadi aku bisa lama disini, tapi ternyata aku harus kembali ke china.. mianhae~ I’ll text you later. Maaf karena baru memberitahumu sekarang” luhan mendaratkan ciuman di pipi mirae

“MWO?! HYUNG DIA ISTRIKU BERANINYA KAU MENCIUM MIRAE!!” batin sehun. Entah kenapa rasanya ia ingin sekali memukul wajah hyungnya yang satu ini. “hm.. oppa, kau kapan ke seoul lagi ?” Tanya mirae. rupanya sehun jadi obat nyamuk sekarang (?). “mungkin bulan depan… hmm, sepertinya member lain sudah menungguku. Annyeong mirae-ah.. saranghae” melihat bayangan luhan yang perlahan mengilang, tanpa disadari seutas senyum terpampang di wajah sehun. “kim mirae! sekarang kemasi barang barangmu, kita akan berangkat ke china”

 

-Mirae POV-

“Ke China ?! u..untuk apa kita ke china ? dan kenapa aku harus ikut ?” tanyaku. “ya! Jangan bohong, kau senang bukan ? di china kau bisa bertemu dengan luhan hyung ?” Bingo! “haha, kau tau saja, gomawoyo~ oppa~” entah aku kerasukan setan apa sampai sampai aku memanggilnya oppa. Panggilan oppa itu sukses membuat sehun senyum senyum sendiri. “ I guess someone likes it~~ hahaha” teriakku dari kamar. “ya! Sudah cepat bereskan barang barangmu, kita ke dorm dulu” eomma… appa…. Help me… “Ya! Micheosseo ? bagaimana kalau fansmu itu tau soal pernikahan kita ? belum berangkat ke china aku sudah jadi daging cincang! Babo!” teriakku dari kamar. bayangan bayangan aneh pun melintas di otakku. Apa aku akan jadi daging cincang ? atau smoked beef ? atau bahkan “tenang saja, semua sudah kuurus. Hanya staff dan exo hyung saja yang tau” huuuuufft.. akhirnya aku bisa bernafas lega sekarang. Setelah selesai packing, aku turun tangga (?) dan… sehun sudah menghilang entah kemana. aku berlari kecil ke meja makan, tidak ada siapa siapa. “aduh… hamper semua ruangan sudah di cek.. jangan jangan…. Dia sudah ke dorm!” aku lari ke kamar, lalu kuambil koperku, dan… Hey! Handphone ku tertinggal di kamar mandi. Mau tidak mau aku kembali lagi ke kamar. Dan saat kubuka pintu kamar mandi.. jengjng (?) “AAAAHHH SEHUNAH! PERVERT GUY!!!” eomma… appa…. WHY IS HE SHIRTLESS ?

 

-Author POV-

Sehun : “Ya! Kenapa kau buka pintunya!”

Mirae : “Ya! Cepat pakai bajumu!”

Sehun : “Ya! tutup pintunya!”

Mirae : “Ya! Kembalikan handphoneku!”

Perdebatan pun terjadi di rumah mereka, meskipun hanya ada 2 orang di rumah ini, rasanya seperti 10 orang anak bayi sedang bermain main di rumah ini -___-.  Karena merasa lebih dewasa, akhirnya sehun mengalah dengan mengambilkan handphone mirae. mirae pun dengan matanya yang masih terpejam akhirnya bisa menutup pintu kamar mandi tsb. “eomma… appa…. I lost my innocent eyes… Ya! bagaimana bisa aku tinggal dengan namja byuntae seperti dia!!!” (byuntae-pervert) gumam mirae yang masih tidak percaya apa yang baru saja ia lihat. Mulutnya belum bisa tertutup sampai sekarang. “ya! kau masih terus memikirkan absku ya ? HUAHAHAH~~” “YAAA!!!!!!!” oh no.. teriakan mirae ini sangat berbahaya rupanya, harap menutup telinga karena bisa merusak gendang telinga anda *salah*. “buahaha~ yasudah, member lain pasti sudah menungguku di dorm, kajja! Hahaha” sehun masih tidak bisa menahan tawanya membayangkan raut wajah mirae yang ketakutan tadi. “oh… ne…kajja” jawab mirae dingin.

 

======

Suasana di mobil pun sepi sebelum sehun akhirnya angkat bicara. “oh iya, jangan lupa~ didepan hyungku kau harus memanggilku yeobo.. atau oppa… atau jagiya.. atau apalah~ dan jangan pernah memanggilku dengan sebutan ‘Ya’ atau ‘babo’ arasseo ?” bukannya setuju mirae malah tertawa terbahak bahak. “BUAHAHA~ kau gila ? kau piker aku mau ? babo! Ehm… atau perlu aku berpura pura menjadi seorang noona ? sehun-ah~ otte ? BUAHAHA” tiba tiba sehun memberhentikan mobilnya. “ya! panggil aku oppa atau…” “atau apa ? BUAHAHA” mirae yang masih sibuk tertawa tidak menghiraukan omongan sehun. “or I’ll kiss you” mendengar kalimat itu, sikap mirae langsung berubah, ia jadi mengikuti semua kata kata sehun. “ehem ehem… ne algaeseumnida..” jawabnya. “oh.. don’t you want me to kiss you… Noona ? BUAHAHAH” “oh.. jadi kau mau aku memanggilmu sehun-ah? Atau jangan jangan… seleramu memang noona noona ?” Tanya mirae berusaha mengacaukan konsentrasi sehun. “Ya! bukan begitu! Hanya saja..” *TIIINNNNN* mobil mereka berhenti ketika ada sebuah motor menghadang mereka. ‘LUHAN OPPA ?!”

-Luhan POV-

Hey… mereka bilang mereka hanya teman sekolah, dan.. sekarang apa ? aku mendengar sehun memanggil mirae dengan sebutan… yeobo ? jagiya ?. aku turun dari motorku lalu menuju ke mobil mereka. “mirae-ah.. kita perlu bicara” kutarik tangan mirae tapi kurasa sehun menahannya, haha bocah ini masih berani rupanya. “hyung..” omo omo.. this boy.. masih berani melawanku hah ? “YA! KAU! SELAMA INI AKU MENGANGGAPMU SEBAGAI SAHABATKU! TAPI APA SEKARANG OH SEHUN ?! KAU MAU MEREBUT YEOJACHINGUKU ? KI MIRAE >? IYA ?!” “luhan oppa…. It’s not his fault… aku bisa jelaskan semuanya baik baik…” *PLAK* god… kenapa aku menampar mirae…. kenapa bukan sehun… “HYUNG! OKAY, DIA ISTRUKU WAE  ? KUPERINGATKAN JANGAN PERNAH MENDEKATI MIRAE LAGI! KAU AKAN MENYESAL HYUNG!”

=======TBC=======

Hohoho~~~ pakah mirae akan memilih luhan.. atau mirae malah memilih sehun ??? kita tunggu jawabannya di~~ CHAPTER 3 =)) jangan lupa comment~~ yang comment dicipok luhan *eh ^^

 

Iklan

30 pemikiran pada “My Lady: Luhan (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s