School Girls vs Boyband (Chapter 5)

Author  : Lala Brigida (brigida1315)
Title       : School Girls VS BoyBand
Genre   : Romance, friendship
Main Cast            :
Chanyeol EXO-K as Chanyeol EXO
Sehun EXO-K as Sehun
Kris EXO-M as Kris EXO
Jiyeon T-ara as Jiyeon
Sulli f(x) as Sully
Suzy Miss A as Suzy
Length  : Multichapter

==================

PREV CHAPTER

#CIIIITTTTT!!!# mobil yang melaju cepat itu berusaha untuk berhenti.

“SUZY AWAS!!!”

=================

CHAPTER 5

*Author pov*

Jiyeon dan Sulli menutup mata mereka. Mereka tidak siap jika melihat Suzy akan tertabrak mobil.

“AAAAA!!” Suzy pun berteriak sambil menutup kedua matanya. Tapi untungnya mobil itu bisa berhenti dan tidak mengenai Suzy.

Sang pengemudi mobil pun keluar untuk melihat keadaan Suzy.

“gwaenchanayo?” tanya namja itu pada Suzy.

“aku..aku..baik-baik saja.” Suzy membuka kedua matanya perlahan.

“Suzy!” Jiyeon dan Sulli pun berlari ke arah Suzy dan namja itu.

“Ya! kalau bawa mobil hati-hati!”Jiyeon membentak namja itu.

“Jeoseonghamnida.” Namja itu meminta maaf dan membungkuk pada 3 gadis itu.

“Hyung!” ternyata Chanyeol dan Sehun mengenal namja itu.

“Kalian? Kalian sudah pulang sekolah?”

“sudah hyung. Hyung sedang apa disini?” Sehun menanyai namja itu.

“aku berencana untuk menjemput kalian. Tapi baru aku hampir saja mencelakai gadis ini.”

“ooh, jadi kau kenal dengan mereka. Ini semua karna ulah mereka! Coba saja kalau mereka tidak melepas anjing itu, pasti tidak akan begini jadinya!” Jiyeon terus marah-marah tanpa memperdulikan namja yang ada di depannya.

“Ya! sudahlah! Dia Suho. Leader EXO.” Suzy berbisik pada Jiyeon.

“Lalu kenapa kalau dia leadernya ha?”

“Jiyeon-ah, bersabarlah. Lihat, ada banyak orang yang sedang melihat kita.” Sulli pun ikut menenangkan Jiyeon.

“Sebagai permohonan maaf ku, bagaimana kalau kalian semua aku traktir makan siang?” Suho mencoba mendinginkan suasana.

“aish hyung, jangan ajak mereka. Bisa-bisa kita terkena sial bila bersama mereka.” Sehun mendengus kesal.

“sudah kalian diam saja! Kalian harus menuruti kata-kata ku! arra?” Chanyeol dan Sehun hanya mengangguk lemah.

“aku tidak ikut!” Jiyeon memalingkan wajahnya.

“aku juga!” Sulli juga melakukan hal yang sama.

“Baguslah, kalau kau tidak ikut.” Chanyeol menyahuti perkataan gadis-gadis itu.

“Hmm, kalian harus ikut. Ini sebagai permohonan maaf ku.” Suho memohon pada Jiyeon dan Sulli.

“jebal..temani aku. Kalau kalian sayang pada ku, kalian harus ikut.” Suzy pun memohon pada mereka.

“Hmh, baiklah. Kami setuju.” Mereka semua pun masuk ke dalam mobil ‘range rover’ yang dikendarai Suho.

—————————-

*Author pov*

#resto#

“bagaimana hari pertama kalian di sekolah?” Suho membuka pembicaraan diantara mereka.

“Aish! Sial hyung! Ini semua gara-gara mereka!” Sehun menunjuk ke arah 3 gadis itu.

“Ya! setidaknya ulah kami tidak separah yang kalian lakukan! kalau saja tadi Suzy kenapa-kenapa, tidak akan ku maafkan kalian!” Jiyeon memarahi Chanyeol dan Sehun.

“annyeong..” perdebatan mereka terhenti karna ada seseorang yang menyapa mereka.

“Kris..” gumam Suzy.

“hyung? Kenapa kau bisa tau kami ada disini?” Chanyeol bingung melihat kedatangan Kris.

“kekeke~, Suho tadi mengirimi ku pesan, agar aku kesini. Suzy, Jiyeon, Sulli? Ternyata kalian juga ada disini? Apa kalian sudah berdamai dengan Chanyeol dan Sehun? Haha.” Mendengar ucapan Kris, Jiyeon Sulli Chanyeol dan Sehun hanya mendengus kesal.

“Sudahlah jangan ganggu mereka.” Suho hanya tertawa melihat kelakuan dongsaeng-dongsaengnya.

“Suzy? Lama tidak berjumpa dengan mu.” Kris pun akhirnya menyapa Suzy.

“ne. Bagaimana kabarmu?”

“aku baik-baik saja. Kau sendiri?”

“Ya! kabar teman ku tidak baik! Dia hampir celaka karna ulah 2 manusia ini!” Jiyeon menunjuk Sehun dan Chanyeol.

“memangnya apa yang terjadi?” Kris penasaran.

“nanti saja ku ceritakan. Kajja kita makan. Makanannya sudah datang. Selamat makan.” Suho mempersilakan yang lainnya untuk makan.

“tunggu!” baru saja yang lainnya akan mulai makan, tiba-tiba saja Chanyeol berteriak.

“aku, Sehun, dan kedua gadis ini akan duduk di meja yang lain. Kalian duduk bertiga saja. Boleh kan?” Jiyeon, Sulli, dan Sehun menatap Chanyeol dengan wajah kebingungan.

“Kau kenapa?” Sehun pun bertanya. Chanyeol pun berbisik pada Sehun.

“Oh..baiklah.” Sehun menyetujui apa yang dibisikkan Chanyeol.

“kajja pindah! Ya! kalian berdua juga pindah!” Sehun memberikan isyarat pada Jiyeon dan Sulli juga ikut pindah bersama mereka.

“Mwoya?” tanya Jiyeon.

“sudah jangan banyak tanya. Kajja pindah!” Chanyeol dan Sehun pun mengangkat piring makanan milik Jiyeon dan Sulli ke meja lain. Sambil menghentak-hentakkan kaki mereka, Kedua gadis ini dengan terpaksa harus mengikuti kedua namja itu.

“Dasar, anak-anak yang aneh. Mari makan.” Suho, Kris dan Suzy pun melanjutkan makan mereka.

————————-

*Suzy pov*

“Kau kelas berapa Suzy-ssi?” Suho bertanya pada ku disela-sela makan siang kami.

“aku sama seperti Chanyeol dan Sehun. Oh ya, kalau aku boleh tau, kenapa mereka pindah sekolah?”

“di sekolah lama mereka, aturannya terlalu ketat. Mereka tidak bisa mendapat dispensasi kalau ada acara tertentu.”

“Oh, jadi begitu.” Aku hanya mengangguk-angguk.

“rumah mu dimana Suzy-ssi?” lagi-lagi Suho bertanya pada ku.

“di dekat daerah sini Suho-ssi. Pulangnya aku bisa jalan kaki.”

“Anni anni. Biar kami saja yang mengantar mu pulang. Aku juga ingin mengetahui rumah mu.” Suho..dia namja yang baik. >,<

“Boleh aku tau nomor ponsel mu?” OMAIGOT!! *ala CL*, Suho sang leader EXO menanyakan nomor ponsel ku. T,T .. huh untung saja eomma sudah membelikan ku iphone yang baru. -,-

“ah boleh. Ini.” aku menyodorkan secarik kertas yang diatasnya sudah ku tulis nomor ku.

“Gomawo. Kalau sesekali aku menelpon mu tidak apa kan?”

“Ne, gwaenchana. Kau bisa menelpon ku kapan saja. Kekeke~.” Aku hanya terkekeh kecil.

Kris? Aku baru sadar, sejak tadi, dia sama sekali tidak berbicara dengan ku. apa dia marah pada ku? aku salah apa???

———————-

*Kris pov*

Aku menyantap makanan ku. Aish, ingin rasanya aku pulang saat ini juga. Aku seperti obat nyamuk diantara mereka berdua! Ya! BAE SU JI!! Apa kau tidak sadar, kalau aku iri melihat mu akrab begitu dengan Suho?!?! >,< ; dan kau Suho! Maksud mu apa ha menanyakan nomor ponsel Suzy!?! Harusnya moment ini menjadi milik ku dengan Suzy, bukan milik Suho dan Suzy!! >,<; tanpa sadar aku makan dengan terburu-buru seperti orang kelaparan.

“ya ya! kau kenapa Kris? Kenapa makan terburu-buru seperti itu?”

“uhuk uhuk!” aku tersedak mendengar ucapan Suho. Aku pun menenggak habis segelas air putih di depan ku.

“mm, gwaenchana. Aku hanya lapar. Dari pagi belum makan.” Sahut ku cuek. Saat aku akan memasukkan 1 sendok nasi ke mulut ku..

“hati-hati Kris, jangan sampai tersedak lagi.” Perkataan Suzy membuat ku terdiam. Ku beranikan diri ku untuk menatapnya.

Dia tersenyum manis pada ku dan menawarkan aku sehelai tisu.

“ada nasi di pipi mu.” Suzy..jangan seperti itu pada ku. Kau semakin membuat ku menginginkan mu. ToT

“permisi Suzy-ssi..” baru saja hati ku terasa dingin karna ucapa Suzy, sekarang hati ku mulai membara lagi. Kalian tau apa yang terjadi?! Suho  membersihkan sisa makanan di bibir Suzy, dan Suzy pun tersipu malu. >,<

“Ehm!” aku sengaja berdehem agar mereka menyadari keberadaanku dan berhenti melakukan hal ‘SOK ROMANTIS’ di depan ku.

Suho! Kalau sampai aku tau kau menyukai Suzy! Aku akan berperang melawan mu!! >,<

————————-

*Jiyeon pov*

Aku terus melahap makanan ku dan terus menatap 2 namja di depan ku ini dengan tatapan curiga.

“Jangan melihat kami seperti itu.” si crazy hair itu menyadari aku menatapnya sinis.

“sebenarnya apa maksud kalian mengajak kami pindah tempat ha?” Sulli pun ikut berbicara.

“orang yang tidak bisa jatuh cinta, dilarang mengganggu orang yang sedang berbunga-bunga.” Perkataan Sehun membuat ku bingung.

“Maksudmu?” tanyaku pada Sehun.

“Apa kalian tidak mengerti? Kris hyung dan Suzy itu saling menyukai sejak awal mereka bertemu.” Perkataan si crazy hair ini ada benarnya juga. Mungkin sekarang moment yang bagus agar Suzy bisa lebih dekat dengan Kris.

“aku juga menyukai mu…”

“uhuk!” aku tersedak mendengar perkataan Chanyeol.

“ya! ya! jangan tersedak seperti itu. aku belum selesai bicara. Maksudku, aku juga menyukai mu sebagai “MUSUH” ku! kkkkkkkkk xD!” Chanyeol dan Sehun tertawa terbahak-bahak. Aish, pasti dia senang karna sudah membuat ku salah tingkah.

“Cih! Aku juga tidak berharap disukai oleh orang seperti mu!” si crazy hair benar-benar membuat ku kesal. >,<

“tapi, disana kan ada Suho? Apa kalian yakin Suho tidak menjadi pengganggu diantara mereka?” Sulli mengalihkan pembicaraan.

“aku yakin. Suho hyung tidak akan mengganggu mereka.” Sehun menjawab pertanyaan Sulli.

“tumben kau menjawab ku dengan serius?–,” tanya Sulli pada Sehun.

“aku sedang tidak mood untuk ribut.” Sehun terus melanjutkan makannya.

“cepat habiskan makanan kalian. Lalu kalian harus ikut dengan kami!” perkataan Chanyeol membuatku terdiam.

“kalian mau apa ha?!?” bentak ku pada Chanyeol.

“Aish, sudah jangan banyak tanya! Pokoknya kalian tidak boleh menolak!”

—————————

*Sehun pov*

Sebenarnya apa yang sedang direncanakan Chanyeol? Kenapa dia tiba-tiba mau mengajak gadis-gadis ini pergi?

“aku permisi ke toilet.” Aku memberikan isyarat pada Chanyeol agar dia menyusul ku.

#toilet#

“Ya! sebenarnya apa rencana mu?” aku pun langsung bertanya pada Chanyeol yang baru saja muncul dihadapan ku.

“permainkan perasaan mereka. Kau setuju kan?” Mwo? Memang aku benci gadis-gadis itu, tapi tidak pernah terpikir oleh ku untuk mempermainkan mereka.

“maksudmu? Kita harus pura-pura menyukai mereka?” dengan cepat Chanyeol mengangguk setelah mendengar pertanyaan ku.

“Kau gila Park Chanyeol.. aku tidak mau kita dapat karma karna mempermainkan perasaan orang lain!” aku sama sekali tidak setuju dengan rencana Chanyeol.

“Aish, yakinlah kalau karma itu tidak ada. Anggap saja rencana ini untuk mengerjai mereka yang terakhir kalinya agar mereka tidak mengerjai kita lagi. Kau setuju kan?” aku masih berpikir..

“ayolah..sejak kapan kau menjadi pengecut seperti ini ha?”

“ya! jangan bilang aku pengecut! Baiklah aku setuju!” aku yang tidak terima dibilang pengecut, akhirnya menyetujui perkataan Chanyeol.

“tapi aku tidak akan mendekati Jiyeon. Aku kan mendekati Sulli.” Ha? Chanyeol tidak akan mendekati Jiyeon? Lalu?

“kau yang harus mendekati yeoja gila itu. kekeke~” aish, Chanyeol, kau benar-benar membuat ku susah. -,-

“baiklah, aku setuju. Tapi jangan mulai misi ini hari ini, bisa-bisa mereka mencurigai kita.” Aku pun memberi usul pada Chanyeol.

“baiklah. Kalau begitu, kita batalkan mengajak mereka pergi setelah makan siang.” Chanyeol pun menyetujuinya.

“untuk 3 atau 4 hari ke depan, kita harus menghindari perkelahian dengan mereka. Kau juga pelan-pelan harus mulai mendekati Sulli. Aku pun begitu. Pokoknya, jangan sampai mereka curiga kalau kita mempermainkan mereka.”

“alibi mu sebagai playboy ternyata masih hidup Oh Sehun. Kekeke~” perkataan Chanyeol membuat ku terdiam. Apa seharusnya aku tidak melakukan hal ini?

———————–

TBC! xD kkkkkk

RCL’nya readers. (x

Ditunggu next chapternya ya. 😀

*bow*

Iklan

50 pemikiran pada “School Girls vs Boyband (Chapter 5)

  1. LOL kris-suzy-suho bener bener parah lucu haha..
    waduww ganass juga rencana chanyeol ama sehun,, gua rasa, ntr pas sehunnya suka jiyeon, chanyeolnya gak terima..bgt jg sbaliknya dg sulli..err(?).. yauda.. lanjutin bacanya thor!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s