100 Ducks (Chapter 1)

Tittle    : 100 Ducks

Part  1  :  “Anak Mami dan Babu

Lenght : Chaptered

Rating : T

Genre : School, Comedy and Romance

Author : deeFA (Dedek Faradilla)

Main Cast : D.O EXO-K (Do Kyung Soo)

                   Song Hye Ji (You)

                   Kris EXO-M (Kris Wu)

                   Yoona SNSD

PART  1

‘Anak Mami dan Babu’

 

==================================================================

            “IREONA~!!!!” Teriakan super bagaikan double speaker di acar kawinan keluar dari mulut bocah laki-laki berumur 6 tahun. Suaranya menggema di dalam kamar tidur seorang gadis pemalas yang masih berada di alam mimpi walaupun waktu sudah menunjukkan pukul setengah delapan pagi.

“IREONA~! IREONA!” adik laki-lakinya berusaha sekuat tenaga tiap pagi membangunkan kakaknya itu.

“Aish! Ya! Sana!, noona mau ganti baju” gerutunya dari dalam selimut.

Meja kecil berbentuk persegi telah di penuhi oleh berbagai macam makanan untuk sarapan pagi. Keluarga kecil ini sudah berkumpul untuk sarapan bersama. Angin dari pantai bertiup ke dalam rumah yang letaknya tidak jauh dari pantai.

“Aku pergi dulu!” pamit seorang gadis yang memakai seragam SMA laki-laki pada kedua orang tuanya.

“Kau tidak mandi lagi?” tanya ibunya yang melihatnya terburu-buru pergi.

“Aduh eomma!, kalau aku mandi anak mami itu bisa telat. Aku pigi ya”

  Sinar matahari mulai menyebar ke seluruh ruangan. Tetesan embun membasahi rumput hias di halaman depan. Angin pagi mengendus perlahan memasuki keseluk beluk rumah mewah yang berdiri tegak ini.

“aku pergi dulu ya” pamit laki-laki berumur 17 tahun bernama Do Kyung Soo pada orang tuanya di meja makan. Setelah cipika-cipiki (cium pipi kanan-cium pipi kiri), Kyung Soo yang merupakan anak tunggal keluarga ini berjalan kaki menuju sekolah.

Langkah kakinya perlahan menunggu seseorang datang menghampirinya.

“hah…hah…hah…” seorang di sampingnya sedang ngos-ngosan di atas sepeda.

“Kau telat!” protes kyung soo yang kerap di sapa D.O pada makhluk setengah jadi di hadapannya.

“Anak mami, kalau gak mau telat cepat naik!” seru makhluk setengah jadi yang bernama Hyeji.

Hyeji adalah gadis 17 tahun yang selalu menganggap dirinya laki-laki. Selalu menggunakan seragam laki-laki dan bergaul dengan laki-laki di sekolah. Sekali lihat maka kesimpulan kalian adalah laki-laki cantik yang imut. Kalau masalah kekuatan fisik, jangan di tanya, dari mulai murid laki-laki, guru bahkan penjaga sekolah semua takut padanya. Kalau masalah kekuatan fisik ia nomor satu, maka kekuatan kepintarannyapun nomor 1 tergoblok di sekolah.

Jauh sekali berbanding terbalik dengan Hyeji. D.O memiliki sifat ramah dan punya banyak teman di sekolah. Ia juga juara umum di sekolah. Hyeji bukanlah teman D.O, melainkan hanya seorang pengawal yang ia panggil dengan sebutan ‘Babu’.

@ Namsan Hakkyo

Para guru telah berada di depan gerbang untuk mengecek murid-murid yang melanggar aturan. Seperti memakai rok di atas lutut, memakai kaos kaki pendek, membawa rokok dan seperti halnya Hyeji murid perempuan yang tidak memakai rok.

“Ya!, kamu tidak pakai rok lagi?” jo kwon songsaenim memarahinya dengan gaya khas fibrasi.

“Jangankan pakai rok, hari ini aku juga tidak mandi lagi songsaenim” jawabnya biasa.

“Ya! Kau Song Hyeji pulang ke rumah atau kau mau di skors 10 hari?” gertaknya.

“10 hari?, ah..sedikit sekali. Sebulan ya songsaenim! yayaya” pintanya dengan nada meledek.

“kan sudah aku bilang. Nanti pas keluar gaji aku yang ke 30 aku mau operasi kelamin. Jadi, aku masuk dulu ya.”

Dengan santai ia mengayuh sepedanya kembali melewati pintu gerbang. Sementara  Jo Kwon songsaenim hanya dapat menga-nga dengan mata terbelalak tak percaya.

“kau tidak mandi lagi?” tanya D.O pada Hyeji yang sedang memarkirkan sepeda.

“iya.” Jawabnya santai.

Kening D.O mengernyit menatapnya dengan tatapan jijik dan geli.

“Dia bahkan lebih jorok dari anjingku?” batin D.O.

Hyeji dan D.O berada di kelas yang berbeda. Mereka berpisah di tangga dan menuju kelas masing-masing. Dari jauh telah tampak tiga sahabat Hyeji, Wooyoung, Eunhyuk dan G.O. Tidak jauh beda bahkan ketiga sahabatnya itu jauh lebih buruk darinya. Ketiganya adalah penguasa dinasti siswa abadi sekolah. Wooyoung tidak lulus Ujian Nasional tahun lalu, sedangkan Eunhyuk dan G.O sudah dua tahun berturut-turut tidak lulus pada Ujian Nasional.

“Kau sudah siap buat peer?” tanya wooyoung merangkul pundaknya.

“kalau aku buat peer pertanda dunia akan berakhir” ketusnya.

“bwuahahahahaha” ledakan tawa dari ketiga sohibnya.

“Dan kalau kami lulus tahun ini berati afika gak makan oreo lagi (?)” tambah Eunhyuk.

“kalau aku lulus tahun ini, aku bakalan cukur kumis” sahut G.O

“aku cukur bulu ketek..” sambung Eunhyuk lagi.

“aku bulu kaki” kata Wooyoung.

Begitulah potret kehidupan seorang Hyeji yang penuh dusta dan kusta (?).

Kriiing…..Kriiing…..Kriiing….Kriiing….

Lonceng sekolah di bunyikan empat kali tanda waktu pelajaran telah usai. D.O berjalan santai dengan teman-temannya sambil tertawa membicarakan sesuatu. Namun, raut wajahnya berubah saat hyeji hadir di hadapannya.

“Aku duluan ya” ia berkata pada teman-temannya.

“Anak mami jangan pandang aku seperti itu dong. Aku kan jadi geer” ledek Hyeji.

“Babo!” satu kata dari D.O yang langsung berjalan kedepan. Hyeji hanya mengikutinya saja sambil tersenyum mengejek.

“Hyeji…” panggil wooyoung dari belakang. Hyeji menoleh kebelakang dan menghampirinya.

“sayang…” panggil seorang murid perempuan yang di gandeng wooyoung. Wooyoung memberikan sinyal mata padanya, mengisyaratkan bahwa perempuan ini adalah pacar barunya.

“oh..” respon dari Hyeji sambil menggangguk-ngangguk.

D.O geram harus menunggu lama ia berteriak dan memanggil ‘Babu’ untuk hyeji.

“ya Hyeji! bodoh sekalu kau mau di panggil babu olehnya” protes wooyoung.

“setiap kata babu yang keluar darinya adalah uang bagiku. Tidak sepertimu , heh ‘sayang’, makan tuh cinta” katanya dengan sedikit emosi.

Dalam perjalanan pulang Hyeji asyik menggerutu sendiri sambil mengayuh sepedanya.

“kau tidak tau?, aku lagi konsentrasi” kata D.O di belakang yang sedang fokus menghafal rumus-rumus fisika.

“DIAM!, Kau memang persis seperti perempuan. Dasar jadi-jadian” marah Hyeji.

“Kau yang DIAM!. Mulutmu bau sekali tau!” bentak D.O

“Yaiyalah, aku kan sudah 3 hari tidak mandi dan tidak gosok gigi, pasti baulah BEGO!”

“Dasar pengusa ilmu hitam!”

“Diam Anak Mami!” bentak Hyeji.

Ukuran keakraban mereka kurang lebih seperti itu. Setiap hari hanya menghina satu sama lain.

Hari ini tugas Hyeji adalah mengantar D.O les musik. Asal muasal hyeji menjadi pengawalnya adalah.

Dua tahun yang lalu…

            Saat seorang wanita yang hampir paruh baya sedang asyik menaruh barang-barang belanjaannya ke dalam bagasi mobil. Tiba-tiba dua penjambret mengambil tasnya. Ia berteriak minta tolong pada orang-orang di jalan.

            Datanglah seorang gadis yang menghempaskan es krim di tangannya dan mengejar dua orang penjambret itu.

            Seakan seperti Jackie Chan, ia menendang dan mengeluarkan jurus mabuk yang membuat dua pejambret itu babak belur.

            “ini tasnya buk” katanya.

            “wuah, kau hebat sekali” kagum wanita tersebut.

            “kenalkankan saya Mi Sun, istri dari Menteri Luar Negeri. Maukah kau menjadi pengawal anakku?. Saya rasa ia akan lebih leluasa jika punya pengawal sepertimu” sambung wanita itu lagi.

            Karena dengan iming-iming uang sekaligus sifat Hyeji yang mata duitan alias matre akhirnya ia menerima pekerjaan itu.

@ Music Course

“Dua meter dari pintu masuk. Bau jigongmu bisa masuk ke dalam dan di terbangkan AC. Araseo?” pinta D.O.

“iya, baby huey!!” jawab Hyeji manyun.

Dua meter sebelum pintu masuk adalah jalan. Artinya D.O menyuruhnya menunggu di pinggir jalan, dekat sekolan, namun ia menyampaikan dengan kalimat yang lebih halus. Ia berjongkok di samping selokan dan menumpang dagunya dengan tangan kanan.

“kenapa mereka pada pacaran semua?. Lihat saja, aku akan pacaran juga” gerutunya sendiri.

“tapi, kalau selalu mengekor anak mami itu kapan waktu aku cari pacar?. Aish…aaaaaah….” ia mengacak-ngacak rambutnya.

Kriukk…kriukk…kriukk…perutnya berbunyi, ia sampai lupa kalau ia belum makan siang.

“aish..perut ini. Tahan sebentar, baby huey belum keluar”

Sosok D.O tampak sedang membuka pintu keluar. Hyeji tidak menghampirinya, ia menunggu D.O menghampirinya.

“kau jalan di depan” kata D.O.

“noona…” gumam D.O saat melihat kesamping.

“Ya! ayo pulang” hyeji mencokeh pundak D.O.

D.O mengernyitkan keningnya, setelah mengucek matanya berkali-kali baru ia sadar ternyata bukan sosok yang di kenalnya.

Karena hari yang panas ia berhenti  untuk membeli minuman soda. Ia mengambil beberapa koin di sakunya dan memasukkannya ke dalam mesin di hadapannya. Setelah memencet tombol ia menunggu kaleng minuman keluar, namun mesin tersebut tidak bekerja.

“kenapa?” tanya Hyeji.

“alatnya tidak bekerja” jawab D.O.

“aduh, anak mami. Kamu cowok bukan sih?. Tendang aja dikit di sebelah sini” kata Hyeji menunjuk sisi kanan mesin tersebut.

D.O membuka tas ranselnya dan menyuruh Hyeji memegangnya. Posisinya telah dalam ancang-ancang.

“satu…dua…tiga…” hitung Hyeji.

DUSH…suara tendangan dari kakinya D.O. Ia mengelus-ngelus kakinya yang sakit. Namun alat tersebut masih tidak bekerja.

“aigo…aigo..anak mami atit ya?. Sudah aku bilangkan, besok kau pake rok. Lihat ini! Perhatikan baik-baik!”

Hyeji membuka jas sekolahnya dan mengikatnya di pinggang. Ia menjilat tangannya lalu merapikan rambutnya sebagai pembukaan actionnya.

Pada hitungan ketiga ia mulai menendang.

DUSH…., suara tendangannya.

BRUK…BRUK…BRUK…, namun yang terjadi, tidak hanya satu, kini mereka di serang oleh berpuluh-puluh kaleng soda yang keluar secara bertubi-tubi. Hyeji menaikan alis dan dagunya. Mengisyaratkan bahwa seperti dirinyalah laki-laki sebenarnya.

“YA!! KALIAN MERUSAK MILIK NEGARA. KEJAAAAAAAR” teriak dari dua orang polisi di sebrang jalan yang sedang berpatroli.

“Kabuuuuuuuuuuur….” seru Hyeji.

To Be Continued….

Iklan

65 pemikiran pada “100 Ducks (Chapter 1)

  1. Wah kocak nih thor
    Overall keren, tpi ada typo tdi
    Pas d.o bilg noona
    aku ga ngerti
    yah gapape juga sih ada typo, yg pnting author udh bikin ff dgn cast utama d.o
    oh yeh thor salam kenal
    aku reader baru, namaku nanda
    author jjang!!

  2. INSOM ga sengaja bacaa, lagi nyari ff fluff exo keluar kaya beginian HAHA jadi lupa sama Fluff keren XD Udah beres yaaa, lanjut aya ke chapter 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s