Because of You (Chapter 2)

  • Title :  BECAUSE OF YOU (CHAPTER 2)
  • Author : Nanwook
  • Genre : Romance, Campus life
  • Cast :

–      Kim Naeun

–      Oh Sehun

–      Xi Luhan

–      Kim JongIn

  • Other Cast: You can find it by yourself

Length : Chapter

BECAUSE OF YOU (CHAPTER 2)

 

-Saat aku melihat naeun ia menangis. Dia menangis? Karena ia melihat lelaki itu kah? Tapi kenapa?-

Luhan Pov

“ naeun? Wae geureu? Uljima… waegeureu jinjja” kataku menatap naeun dengan khawatir

“ keu namja neun….( namja itu)” jawabnya lirih

Memang naeun adalah yeoja yang  baru ku kenal. Tetapi melihat dia sekarang menangis berubah drastis saat sikapnya selalu dingin bertemu dengan siapapun membuat hatiku rasanya… andwae rasanya seperti melihat sesosok yeoja yang dulu pernah ada di dalam kehidupanku…

“ wae? Keu namja? Maksudmu jongin yang kau sebutkan tadi?”tanyaku antusias

Dan tiba-tiba naeun lari pergi menjauh dari hadapanku

Naeun Pov

Orang itu… iya jongin oppa sekarang dia ada dihadapanku. Tanpa terasa tetesan dari air mataku mengalir begitu saja. Sakit hati yang 3 tahun aku pendam sekarang kembali ku rasakan.

“naeun? Wae geureu? Uljima… waegeureu jinjja” luhan bertanya kepadaku

Aku hanya menjawab pertanyaan luhan seadanya.

“keu namja neun….” jawabku lirih

 

Setelah itu aku memutuskan menjauh dari sebelah luhan meninggalkannya sendiri di lorong kampus.

Aku butuh sendiri saat ini, tapi yang membuat ku merasa aneh dan menjadi pertanyaan setelah aku melihat jongin oppa adalah namja yang menabrak ku tadi pagi. Mengapa ia bisa berbincang sangat akrab dengan jongin oppa ._. siapa namanya tadi Oh sehun. Setauku selama 1 tahun aku berpacaran dengan jongin oppa aku tidak pernah melihat jongin oppa kenal dengan lelaki yang menabraku tadi pagi itu.

Sehun Pov

“annyeong hyung!!” sapaku kepada jongin hyung

“ Sehun-na annyeong!”  katanya dengan senyum yang lebarnya itu

Ia hyung ku dia bernama jongIn hyung walaupun sebenarnya dia bukan hyung kandungku tetapi aku sudah menganggap dia sebagai kakak ku sendiri. Sudah selama 1 tahun aku hidup bersamanya. Ibuku dan ayah jongIn hyung baru saja menikah 1 tahun yang lalu.

“ hyung ada apa? Kau langsung datang kemari, ada yang terjadi dengan appa kah ?” tanyaku khawatir

“ ahh ania sehun-na appa sudah sadar sekarang umma sedang menjaganya” katanya memberitakan berita yang cukup melegakan.

“baguslah kalau begitu, terus ada apa hyung kemari?”

Tapi hyung hanya diam saat dia melihat seorang yeoja yang sedang menatapnya penuh dengan kesedihan. Yeoja itu… Naeun shii. O.o

“hyung…” kataku sambil menghadapkan tanganku ke wajah hyung

“ ahh ne sehun ah mianhae, mm umma memintaku memberikan ini untukmu” ia menyodorkan sebuah kotak.

“ ahh ne gomawo hyung “

“ sehun-na kau tadi lihatkan yeoja yang melihat hyung tadi, apakah kau mengenalnya?” tanyanya penuh dengan antusias

“ ahhh seharusnya aku yang bertanya itu kepada hyung, sepertinya hyung dengan yeoja itu saling kenal keojo (benarkan)?” tanyaku berbalik bertanya

“ hei aku yang duluan bertanya kenapa kau yang bertanya balik sehun” katanya dengan ekspresi yang menyebalkan

“ okokok hyung aku kenal yeoja itu, tadi pagi aku menabraknya saat mendengar berita ayah jatuh dari tangga dan tidak sadarkan diri. Yeoja itu bernama Naeun” kata sehun panjang lebar

“ ahhh begitu yah” katanya

“ sepertinya dia anak baru di kampus ini” tambahku

“ ada apa hyung? Apa kau mengenalnya?”

Setelah mendengar jawabanku hyung hanya tersenyum tipis dan akhirnya ia pamit pulang

Kim Jongin pov

Naeun memandangku dengan penglihatan yang.. yang penuh dengan kesedihan. Aku melihatnya dan pada saat itu juga ia berlari meninggal kan namja yang berada di sebelahnya. Siapa namja itu? Apa naeun sudah memiliki namja yang menggantikan tempatku dahulu?

Andai kau tahu sebenarnya selama 3 tahun ini hanya nama “ Kim Naeun” yang selalu ada di pikiranku.

“ Naeun… sudah 3 tahun ini aku hanya bisa melihat dan mengetahuimu dari jarak jauh tapi tadi saat melihatmu aku teringat saat aku dengan terpaksa mengakhiri hubungan kita karena…”

“Karena alasannya yang sebenarnya bukan karena sifatmu, selama 1 tahun aku menyayangimu menerima kau apa adanya tapi karena.. sesutau yang apabila kau terus bersamaku kau akan menderita.” Kataku di dalam hati

***                                                                                        ***                                                                        ***

At class

“Ya!! Sehun-na dari mana saja kau? Saat pelajaran D.O songsengnim kau meminta keluar begitu saja dan seperti terburu-buru apakah terjadi sesuatu?” tanya luhan panjang lebar

Jelas saja luhan bertanya panjang lebar seperti itu dia khwatir sebagai sahabat sehun, tiba-tiba sahabatnya itu pergi dari kelas dengan terburu-buru tanpa sepatah katapun.

“ ia sesuatu yang tidak terduga terjadi, hyung ku memberikan message untuk cepat pulang karena appa ku terjatuh dari tangga dan tidak sadarkan diri di rumah sakit, tapi tadi hyungku datang dan bilang appa sudah sadar, lega rasanya.” Kataku menjelaskan kepada sahabatku yang dibilang cerewet ini

“oh begitu baguslah semoga ahjussi bisa kembali sehat yah sehun-na” kata luhan menyemangati

“ oh ia luhan tadi aku tidak sengaja melihat kau bersama si cewek ‘dingin’ kemana dia sekarang?.” Kataku mencoba bertanya

“ cewek dingin? Maksudmu naeun shii?”

“ hahaha ia naeun maksudku luhan ,kemana dia?”

“ tidak tau anak itu aneh sekali tiba-tiba berlari padahal sebentar lagi pelajaran suho songsengnim akan dimulai.”

“ bukannya dia anak baru? Memangnya dia tau daerah sekitar kampus ini? sudah tau kampus ini luasnya nggak ada main” kata sehun dengan penuh pertanyaan

“ iya juga apa perlu kita cari dia sehun-nie? Dan setau aku dia tidak memiliki teman namja atau pun yeoja. Siapa yang mau berteman dengan orang sedingin dia.”

“ aku saja teman satu meja sama dia di cuekin” kata luhan menambahi

“ jadi sekarang anda Curhat gitu? Terus sekarang aku harus salto gitu?” tanya sehun dengan leluconnya.

“ YA!! Aishh jinjja”

“ hahaha baiklah ayo kita cari dia” ajak sehun

“ sehun-na  lebih baik kita berpencar otte?” luhan memberikan ide

“ baiklah aku akan ke daerah taman kau di daerah bangunan kampus otte?”

“ sip” luhan menyetujui  ide sehun

Akhirnya luhan dan sehun pun berpencar mencari yeoja yang membuat mereka khawatir (?)

Naeun Pov

“ dasar kau! Nappeun namja jongin oppa! Nan congmal ndo miwo! (aku benar-benar membencimu)” aku menangis dengan mengutuk namja yang membuatku selama 3 tahun ini menjadi pribadi yang berubah.

“ apa kau bilang? Kau menyudahi hubungan kita karena sifatku manja,dan apa menyebalkan?”

Masih teringat jelas kata-kata jongIn oppa di pikiranku. Yang akhirnya membuatku menjadi pribadi yang saat ini tidak manja mencoba melakukan sesuatu sendiri tetapi menyebalkan?? Apa semenyebalkan kah aku sampai membuat jongin oppa akhirnya memutuskan hubungan kami? Aku yakin alasan bukan itu, aku yakin dengan itu.

Sudah hampir 15 menit lebih aku berada di taman ini menangis. Seharusnya sekarang aku berada di kelas karena saat ini ada jadwal kuliah ku bersama suho songsengnim, tapi karena nappeun namja itu aku menangis selama 15 menit di tempat yang asing ini.

“ naeun? Ndo gwaenchana?” tanya seorang namja

Aku mengenal suara itu, suara namja yang menabrakku Oh sehun.

“ Ndo!! KA!!(pergi!!)” kataku dengan sedikit berteriak

“ ya! Ndo waegeureu? Kau menangis?ayo cerita denganku eo??” tanyanya

sangat terlihat di wajah sehun dia khawatir. Khawatir? Tidak dia hanya sok simpatikpikirku.

“ apa? Cerita? Denganmu? Siapa kau?aku tidak mengenal mu, dan kau jangan selalu sok akrab denganku aku benci seseorang yang sok akrab denganku.” Kataku sinis

“ kalau begitu sekarang aku berkenalan diri terlebih dahulu denganmu naeun shii agar kau bisa mengenalku dan tidak membenciku, na neun Oh Sehun imnida asal kau tahu kita teman sekelas. Bolehkah aku menjadi temanmu untuk saat ini? kau bisa bercerita apapun denganku naeun shii.”

“ sudahlah kau pergi saja,katanya kau teman sekelasku bukan? dan seharusnya sekarang kau ada di kelas karena pasti kau tau sekarang ada kuliah dari suho songsengnim.” Kataku sambil mencoba berdiri dan menyeka air mataku dan akhirnya aku membelakangi sehun

Tiba-tiba kejadian yang membuatku kaget terjadi , sehun memelukku dari belakang. Apa namja ini sudah gila, ia memeluk seorang yeoja yang baru dia kenal. Aku bertanya dalam hati. Siapa sih sebenarnya namja ini. aku terdiam dalam pelukannya.

“Lepaskan!, tolong lepaskan Oh Sehun” kataku sinis sambil mencoba memegang tangan sehun yang memelukku untuk melepaskannya

“ asal kau mau menjadi temanku dan cerita semua hal yang terjadi sebenarnya aku akan melepaskan pelukan ini, aku khawatir denganmu asal kau tau Naeun shii”. Katanya dengan membisikan perkataannya itu ditelingaku sangat dekat.

“YA! Ndo micheoso?! Cepat lepaskan!” kataku

Aku mencoba membalikan badan agar aku bisa mendorongnya dan pelukan sehun pun terlepas dariku tetapi apa yang kuperbuat sepertinya salah. Sekarang jarak muka kami hanya kira-kira 10cm saat aku berbalik dan mencoba mendorong, dia malah mempererat pelukannya.

“ sebelum kau bilang iya aku tidak akan melepaskan pelukan ini.” katanya coba mengancam

“aisshhh ya! Ndo apa kau gila??” tanyaku

Saat aku berbicara dengannya dalam jarak yang sangat dekat ini tiba-tiba jantungku menjadi aneh berdetak dengan cepat DEG DEG DEG ada apa ini?? tanyaku dalam hati

“ ayo hanya bilang iya saja susah banget kau Naeun shii”

“ ok baiklah ia” kataku menyerah

Akhirnya sehun melepas pelukannya dari pinggangku . tetapi kenapa perasaanku menjadi seperti ini perasaan yang tidak rela saat sehun melepaskan pelukannya.

Di lain sisi seorang namja yang dari kejauhan yang melihat adegan pelukan mereka hanya bisa melihat dan tersenyum lirih.

“ syukurlah kau sudah bisa memiliki teman untuk diajak bicara naeun” kata seorang namja dari kejauhan yang hanya bisa menatap mereka.

***                                                                                        ***                                                                        ***

Author POV

Akhirnya mereka memutuskan untuk duduk di kursi taman kampus

“ cepat,sekarang kau cerita apa yang sebenarnya terjadi denganmu naeun?karena aku khwatir denganmu aku jadi tidak mengikuti pelajaran suho songsengnim.” Kata sehun mencoba menggoda dengan kata ‘khawatir’ ditengah kalimat yang dia ucapkan

“Ya! Siapa yang menyuruhmu untuk khwatir denganku? Apa khawatir? Gotjimal? Mana mungkin kau khawatir denganku sehun kau tidak mengenaliku.” Kata naeun dengan mulut yang coba di manyunkan dengan gelengan di kepalanya

“ iya iya iya terserah kau mau bilang aku aneh atau gotjimal tapi mungkin inikah yang dinamakan love at first sight? Haha” tanya sehun ditambah dengan tawanya yang bisa membuat para yeoja meleleh dihadapannya.

“ kau aneh” kata naeun datar

 

To : luhan

From: sehun

Aku sudah menemukan yeoja ‘dingin’ itu ayo cepat kau ketaman dekat bangunan jurusan bahasa dan sastra. Yeoja  itu sudah mulai berubah luhan-na

 

“Oh ia LUHAN! Sebaiknya aku mengirim message memberitahukan bahwa aku sudah bersamamu naeun-na ” kata sehun setelah hampir 10 menit iya berbincang dengan yeoja tersebut dan baru sadar bahwa luhan pun mencari yeoja yang ada di sebelahnya saat ini.

 

 

 

 

 

“ luhan shii? Kalian berdua berpencar mencariku kah?” tanya naeun tak percaya

“ yup betul kami khawatir denganmu, kau tau karena sifatmu yang sok dingin dan menyebalkan tak ada yang mau berteman denganmu, hanya luhan bukan yang mau mendekati mu agar menjadi temanmu?? Itulah salah satu kelebihan luhan dia tahan dengan cobaan yang kau berikan” kata sehun menambahkan

“ apa sok dingin?? Maksudmu apa sehun shii?? Aku memang begini jangan sok tau.”

“ hahaha dari cara kau berbicara kamu tuh ‘mencoba’ menjadi dingin naeun shii, tapi aku tau kau pribadi yang hangat.”

“ tau dari mana kau sehun shii?? Jangan suka sok tau seperti kau sudah kenal denganku 3 thn lamanya.”

“ semenjak sekarang,aku sangat senang dengan sifatmu yang terbuka dan mudah tersenyum tidak seperti saat di kantin tadi kau benar-benar menyebalkan dengan berpura-pura menjadi sok dingin dan saat aku memelukmu itu terasa hangat hahaha” sehun tertawa sambil menjulurkan lidahnya di hadapan naeun

Tiba – tiba handphone sehun berbunyi  dengan nada ringtone history .

 

From : Luhan

To  : Sehun

Jinjja?? Kau sudah menemukannya? Aku sebentar lagi akan sampai. Tunggu aku yo sehun! Hihi aku ingin melihat dia.

 

 

 Naeun sebentar lagi luhan akan join bersama kita, tunggu saja yah.” Kata sehun memberitahukan naeun

“ luhan shii akan kemari? Aishhh kalian benar-benar dua namja yang aneh pantas saja kalian bersahabat.”

“hei ayo cepat cerita kenapa kau tadi menangis di taman ini? dan ada yang ingin aku tanyakan.”

Tiba-tiba terdengar suara dari kejauhan, suara yang sudah sangat dikenal oleh sehun dan Naeun iya suara Xi luhan.

“  YA!! Ndo! Naeun kau jinjja membuat aku khawatir, kau tiba-tiba meninggalkanku saat kau melihat namja siapa namanya bentar aku lupa namanya susah diingat sih” oceh luhan

“ oh ia! Jong…”

Sebelum luhan melanjutkan katanya tersebut naeun membekap mulut luhan dengan tangannya.

“ sudahlah luhan lupakan kejadian tadi saat aku meninggalkanmu eo?? MIanhae aku tadi meninggalkanmu ”kata naeun meminta maaf

“jong siapa??” tanya sehun

“ahhh aku lapar, ayo kita ke kantin” tiba-tiba naeun mengalihkan pembicaraan dan memotong pertanyan sehun

“ karena kalian meminta jadi temanku maka kalian harus mentraktirku ok??  Hahaha”

“ wow naeun kau berubah drastis saat ini “ kata luhan sambil mencubit pipi mungil naeun

“ aku tau yang membuatmu menangis adalah jongIn hyung, aku melihat semuanya naeun” kata sehun lirih didalam hati.

 

-TBC-

Maaf reader author belum bisa bikin konflik baru bisa bikin benih-benih cinta wkwkwkwkw -,-Chapter 3 author akan membuat konflik tunggu tanggal mainnya yo!!
Dont forget RCL ^_^
Gomawo *smile bareng sehun * 😀

25 pemikiran pada “Because of You (Chapter 2)

  1. woewww “kau aneh” ini kata kata konyol pengen diterapin ke temen yang ada entr gue yah dikatain seru cerirtanya… gue banget *beda SMA lo masa masa suram*

  2. Wah enak y jdi naeun lepas dari jongin, da hunhan yg perhatian k dia.
    u,u….
    Tpi sehun knp?kpan liat naeun n jongin?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s