This Love (Chapter 3)

Title                      :  This Love (chapter 3)

Author                  :  @jejesikha

Genre                    :  Romance

Main Cast              :  Lee Ah Ra (OC)

Park Chanyeol (EXO K)

Tiffany (OC)

Wu Fan Kris (EXO M)

Other Cast             :  all EXO-K Member

Length                   : Multi Chapter

 

1000000% made by me, so enjoy reading guys!

“Wu fan?”

 Sudah kuduga, dia bukan seorang Korean, dia Chinese.

“kau Chinese?” tanyaku,

“yeah, aku Chinese, tapi aku pindah ke Canada lalu memulai debut di korea”

“debut?” tanyaku memastikan pendegaran, apa maksudnya debut?

“kau tidak tahu aku?”

“tidak.” jawabku datar.

“maksudku, aku mulai bekerja di korea” ralatnya,

“lalu mengapa mengajakku pergi? Mengapa kau tidak memberikan dompetku segera lalu masalah ini sudah selesai, aku bahagia dan kau juga bahagia”

“kurasa pertemuan ini sungguh konyol” jawabnya sambil tetap fokus mengemudi,

“maksudmu?”

“entahlah, kurasa terlihat sangat konyol, kita bisa bertemu seperti ini hanya karena dompetmu terjatuh, itu sangat konyol bukan?”

“ish, ini bukan hal yang konyol, cepat turunkan aku! Kembalikan dompetku!”

“kurasa kau gadis yang beruntung”

“kau berkesempatan pergi denganku sedangkan banyak wanita yang ingin pergi atau sekedar makan malam denganku.” lanjutnya,

“ya tuhan, kau begitu percaya diri sekali, aku jalan denganmu karena aku butuh dompetku tidak lebih!”

Pria ini sungguh percaya diri, apa katanya tadi? Aku gadis beruntung karena bisa pergi dengannya, yatuhan, aku tahu dia tampan tapi, aku sama sekali tidak merasa beruntung saat pergi dengannya, yang menjadi tujuanku hanya satu, dompetku! Itu saja, tidak lebih.

Dia hanya menampakan senyuman menyeringainya, dan tetap fokus mengemudi.

“umurmu 19?” tanyanya memecahkan keheningan

“ya”

“aku 22”

“aku tidak bertanya berapa umurmu” jawabku sambil tertawa jahat padanya.

“hah, kau gadis menyebalkan” ujarnya sambil metapku sinis

“kau lebih, Tn WuFan yang angkuh,”

“tak akan pernah aku kembalikan dompetmu,” dia tertawa, menyebalkan!

 “apa maumu sebenarnya?! Sulit bagimu untuk mengembalikan dompetku dan pada akhirnya masalahnya selesai hah?! Tuan Wufan yang angkuh dan menyebalkan!”

 

“sudah sampai” ucapnya lirih tanpa menghiraukan ucapanku tadi. Dia brengsek

Aku melihat keluar, COEX mall? Masih di daerah Gangnam-gu? Dia mengajakku datang ketempat seperti ini?

Berlahan kubuka safetybelt ku, melihat sekeliling mall yang hampir belum pernah aku datangi, untuk apa dia datang kemari? Membeli produk kecantikan? Atau membeli baju? Atau underwear?

 

Dia berjalan keluar, begitupun denganku, dia berjalan satu langkah di depanku dan mulai memasuki mall itu, dia membawa topi dan mulai memasangnya di kepala. Untuk apa? supaya terlihat keren? Bagiku sama sekali tidak terlihat keren.

 

 

“berjalanlah di sebelahku.” dia menarik tanganku dan sekarang aku dan dia berjalan bersebelahan,

Dia berjalan menuju salah satu toko bernama GUCCI, aku tahu toko ini menjual banyak aksesoris dan beberapa perfume, tapi bukankah kebanyakan wanita yang mendatangi tempat seperti ini?

 

“pilihlah,” ucapnya, menunjuk salah satu spot yang menampilkan beberapa model wallet trendi.

“untukku?”

“tentu saja, pilihlah.” dia mendorongku ke tempat spot dimana berbagai macam wallet ditampilkan disana, keren sekali, bahkan aku tidak bisa memilih, semuanya terlalu bagus.

“aku tidak bisa memilih.” aku menatapnya, dia juga menatapku, tapi bisa kulihat dia sepertinya menelan ludah, ada apa dengannya? Apa Dia lapar?

“apa seleramu begitu jelek? Memilih barang bagus seperti ini saja tidak bisa”

“bukan bukan! Karena terlalu bagus, aku tidak bisa memilihnya!” sangkalku cepat.

“apa warna kesukaanmu?” tanyanya,

“hmm, pastel pink, merah muda dan ungu ke merahan”

“itu sama saja dengan pink”

“hahahaha, kau cerdas Wu Fan!” ucapku sambil sedikit memukul punggungnya.

“bagaimana dengan yang itu?” dia menunjuk salah satu wallet, warnanya pastel pink, simple terlihat cute, aku menyukainya.

“itu bagus!”

Aku mengambil dompet itu, bahannya yang halus dan modelnya yang tidar terlalu glamour yang membuatku sangat suka dengan wallet ini, terlihat sangat cute dan cantik,

 

‘100ribu won?????’bantinku, kaget. Mengapa sangat mahal sekali?!

“umm, sepertinya kita harus melihat kebeberapa toko disebelahnya, bagaimana?” ucapku sambil menyerahkan wallet itu padanya.

 

Entah apa yang dia lakukan, dia membalikan badannya membelakangiku,

“aku tahu, harganya yang menjadi kendalamu? Sudah kubilang, aku membelikannya untukmu.”

Bingo! Dia tau apa yang aku pikirkan, apakah dia seorang peramal? Atau bisa membaca pikiran seseorang? atau mungkin hampir semua wanita berfikir sama sepertiku, berhemat dan tidak membeli barang yang terlalu mahal dan mencari barang yang murah tapi design dan bentuknya tidak kalah bagus dari produk yang mahal.

 

“benarkah?”

“tentu saja, untuk apa aku berbohong.” Dia membalikan badannya kembali lalu mendorongku menuju kasir.

 

Dia merogoh saku celananya, berusaha mengambil dompetnya mungkin.

Aku melihatnya dan saat dia mengeluarkan dompetnya,

Yatuhan, dia memakai dompet branded, aku tahu harga dompet HUGO BOSS tidaklah murah, sekitar 150ribu won atau mungkin dia membeli yang termahal. Apakah dia seorang konglomerat? Atau tururan kekaisaran cina?

 

Kulihat dia mulai mengeluarkan 10lembaran 10ribu won, lalu memberikannya ke penjaga kasir itu, dan memasukannya dompetnya kembali ke saku celananya.

“apa yang kau perhatikan?” Ucapnya membuyarkan lamunanku, dia sadar kalau sedari tadi aku menperhatikannya.

Dreeet dreeeet~

New message.

: tiffany

Sudah jam 2 malam, kau diculik olehnya? Segera kabari aku, atau telfon aku!

aku tertawa, kukira dia benar benar hibernasi, ternyata dia masih mengkahawatirkanku.

“siapa?” tanyanya sambil terus berusaha memandangi layar ponselku

“temanku. Oh ya, terima kasih untuk dompetnya, dan sekarang kembalikan dompetku, kau membawanya kan?”

“akan kujelaskan di mobil, aku akan mengantarmu pulang” ujarnya lalu berlalri kecil keluat toko itu.

Aku mengikutinya, beberapa langkah dibelakangnya.

Entahlah, aku baru mengenalnya beberapa jam yang lalu, mengajakku pergi ke mall dan membelikanku sebuah dompet mahal. Apakah tidak terlihat aneh? Bukan maksudku mencurigainya, aku merasakan hal yang aneh pada dirinya, orang seperti dia, tampan dan kaya apakah dia tidak mempunyai teman wanita? Atau mungkin dia kesepian?

Melihatnya dari belakang, dia berlari kecil, terus menutupi wajahnya dengan tangannya, topinyapun hampir menutupi setengah mukanya. Aneh.

“masuklah,” tawarnya seraya membukakan pintu mobilnya untukku

Tanpa mengatakan apapun aku masuk kedalam mobil, lalu dia menutup pintu mobilnya.

“pukul jam 3 malam, maafkan aku membawamu hingga selarut ini,”

“asalkan kau kembalikan dompetku dan aku akan memaafkanmu,”

Dia mengambil sesuatu yang ada di saku belakang jok mobilnya, tangannya yang cukup panjang dengan lihai menrogoh sesuatu yang dia cari.

“ini.” dia menyerahkan barang itu padaku, ya, dompetku.

Tanpa berkata apapun aku segera memeriksa dompetku.

Kartu, foto hingga uangku sama sekali tidak hilang, dia bukan orang yang jahat ternyata.

 

“terima kasih” ujarku.

 

 

“ahra, ada yang ingin aku sampaikan padamu,”

Dia sedikit membalikan badannya padaku, menatapku, wajahnya terlihat serius.

 

“semua kejadian ini, aku yang berusaha mengambil dompetmu, aku yang memata-mataimu saat sore itu kau keluar dari apartementmu, kau pergi ke Mui Mui café, entah siapa yang kau temui dan kau akhirnya keluar, disitulah aku mulai berusaha mengelabuimu.”

 

-DEG-

Maksudnya? semua pertemuan ini? saat dompetku terjatuh, semuanya sudah direncanakannya?

 

Siapa dia pada akhirnya?

 

TBC

Hello^^ ini udah chapter 3, mau dilanjut lagi? Comment ya~ trims

 

Iklan

24 pemikiran pada “This Love (Chapter 3)

  1. oho! kris.. hmm.. jadi dia stalker? aku kira dia juga satu agensi sama chanyeol di exo.. apa emg iya? tapi kok dia.. hmmm… next chap aja deh kkkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s