Turn Back (Sequel)

Author : xoxo_baekhun

Cast’s :

EXO K’s – Byun BaekHyun

Shin HeeRa

Other Cast : Find it! Kekeke~

Genre : Romance, Marriage Life

Length: Sequel of Turn Back

***

-BaekHyun POV-

Kandungan HeeRa sudah memasuki usia 2 bulan. Diusia kandungannya yang masih sangat muda, aku benar-benar cemas karena kelakuan HeeRa yang masih sering lupa kalau ia tengah mengandung anak kami. Bagaimana tidak? Ia masih sering berjalan-jalan menggunakan high heels nya, masih sering memakan makanan sembarang, bahkan terkadang mengeluhkan perutnya yang mulai membuncit. Aigoo, mana ada ibu hamil yang tetap memiliki perut rata? Aneh-aneh saja.

Aku sudah berulang kali menasehatinya. Memberitahunya tentang dampak buruk yang bisa terjadi pada kandungannya, tapi ia hanya mengangguk diam, dan keesokan harinya tetap bertindak sesuka hatinya tanpa memikirkan kandungannya.

“Makan dulu, HeeRa-ya” Ucapku kepadanya yang masih berkutat di depan televisi

“Ne” Jawabnya singkat

Tapi apa yang ia lakukan? Ia bahkan tidak menghampiriku di meja makan. Ia masih tetap duduk santai dan memfokuskan pandangannya ke layar kaca.

“HeeRa-ya” Panggilku lagi

“Ne, ne. Kau ini cerewet sekali” Kali ini aku berhasil membuatnya menghentikan aktivitasnya dan kini ia sudah berjalan pelan kearahku

“Ppali. Aku yakin anak kita sudah sangat lapar. Iya kan?” Tanyaku sambil mengelus-elus pelan perutnya

“Aku tidak mau makan ini” Ucapnya tiba-tiba membuatku mengangkat wajahku dari perutnya

“Ne? Ya, kau jangan bercanda. Tadi kau bilang kau ingin makan kimbap, tapi kenapa sekarang malah berubah pikiran?”

“Mollaseooooo. Aku tidak mau makan ini. Pokoknya aku tidak mau!” Ucapnya lalu berbalik, berjalan kearah sofa lagi

“Ne, ne. Jadi kau mau makan apa, yeobo?” Tanyaku mengikuti langkahnya

“Aku mau makan tofu”

“Yasudah, baiklah aku akan memesan tofu untukmu” Ucapku lalu mengambil ponselku untuk menelfon restaurant yang di dekat apartemen kami

“BaekHyun-ah, aku mau kau yang memasaknya…” Ucapnya pelan lalu memegang kedua tanganku

“Ne? Aigoo.. Baiklah, baiklah. Rupanya menjadi calon Appa itu sangat sulit” Jawabku menyetujui permintaannya

“Gumawoyo”

Ne, selama HeeRa hamil, aku benar-benar berusaha membuatnya senang. Aku selalu mengabulkan segala permintaannya, karena kata Eommaku itu adalah masa ngidam yang selalu dilalui oleh ibu hamil. Jadi mau tidak mau, suka tidak suka, aku harus berusaha memenuhi segala keinginan HeeRa.

***

-Other POV-

Ketika sinar matahari datang menyinari dunia, ketika itu pula HeeRa bangun dari tidur nyenyaknya. Ia menyipitkan kedua matanya menatap wajah suaminya, BaekHyun yang kini terlihat sangat lelah.

-HeeRa POV-

‘Kau telah berkorban banyak untukku’ Batinku lalu menyentuh pipi kirinya sambil tersenyum

“Heungg” BaekHyun megeliat sejenak sebelum benar-benar membuka kedua matanya

“Kau sudah bangun?” Tanyaku sambil tetap tersenyum

“Ne”

Setelah membersihkan diri dengan mandi, kini aku dan BaekHyun sudah berada di meja makan. Aku duduk diam melihat kearahnya yang sedang menyiapkan sarapan kami, sarapanku tepatnya. Ia tampak sangat tampan mengenakan pakaian kerjanya (minus jas) pagi ini.

BaekHyun menaruh nasi, sayuran, ikan salmon, dan potongan daging ayam di piringku, lalu meletakannya di depanku.

“Kau makanlah”

“Ne” Jawabku sambil tersenyum

“Mashitaa” Pujiku sambil memberikannya jempol kananku

Ia hanya tertawa melihat aksiku kali ini. Hanya butuh waktu sekitar 15 menit bagi kami untuk benar-benar menghabiskan sarapan kami.

Selama aku hamil, BaekHyun benar-benar baik padaku. Ia jauh lebih perhatian, walaupun terkadang bentuk perhatiannya sangat berlebihan dan membuatku kesal.

“BaekHyun-ah, jangan pulang terlalu larut, ne?” Tanyaku ketika sudah berada di depan pintu apartemen kami

“Ne” Jawabnya lalu mencium keningku dan pergi

Setelah BaekHyun pergi, aku benar-benar merasa kesepian. Aku menarik napas pelan lalu berjalan kearah sofa, dan duduk diatasnya.

Drrtt.. Drrtt..

Tiba-tiba ponselku berbunyi menandakan ada pesan singkat. Aku pun langsung mengambil ponselku yang berada tak jauh dariku saat ini.

From : SeeRa

Eonnie, apa kau kesepian? Mau aku temani? #puingpuing ^^

Aku tak bisa menyembunyikan senyumanku ketika membaca pesan singkat dari SeeRa, adikku. Aigoo, anak ini sangat lucu sekali. Aku pun langsung membalas pesannya.

To : SeeRa

Ne! Ppaliwaaaaa!Datang ke apartemenku sekarang juga!!

 

From : SeeRa

Ya! Eonnie, kenapa kau malah terkesan memerintahku. Ckckck, arraseoyo. 30 menit lagi aku berangkat. Tunggu aku :p 😉

Aku pun hanya tertawa dan tak membalas pesannya lagi. Entah kenapa, akhir-akhir ini emosi ku sering naik-turun. Aku jadi lebih sering memarahi orang-orang disekitarku, terutama BaekHyun. Untunglah ia tak pernah keberatan menjadi sasaran amarahku.

‘Such a perfect husband, right?’ Batinku

***

-SeeRa POV-

Kini aku sudah berada di depan apartemen HeeRa Eonnie dan BaekHyun Oppa. Aku langsung menekan bel. Tak lama, HeeRa Eonnie sudah terlihat di depanku. Aku pun langsung tersenyum membalas senyumannya.

“Ya!! SeeRa-ya, bogoshipoo” Ucap Eonnieku, tepatnya berteriak ketika aku sudah berada di dalam apartemennya

“Ne, nado bogoshipoo, Eonnie” Balasku sambil memeluknya

Lama kami berpelukan melepas rindu.

“Kau bawa apa ini?” Tanya Eonnieku sebelum melepas pelukan kami

“Oh. Ini, Eomma membuatkanmu gingseng. Katanya kau harus minum ini agar kau tambah sehat dan tidak gampang lelah”

“Oh. Baiklah, Sampaikan pada Eomma rasa terimakasihku ya”

“Ne”

Aku pun berjalan-jalan melihat isi apartemen Eonnieku dan suaminya.

‘Cukup luas’ Batinku

Apartemen ini didominasi oleh warna putih coklat. Banyak peralatan modern, serta lukisan-lukisan yang membuatnya tampak sangat elegan namun simple.

“SeeRa-ya, menurutmu apa hal paling biasa yang akan dialami oleh ibu hamil?” Tanya Eonnieku tiba-tiba

“Ne? Maksudmu?” Tanyaku bingung mendengar pertanyaannya

“Maksudku, kira-kira kondisi apa yang paling sering dialami oleh wanita ketika sedang hamil muda?”

“Ngidam?” Ucapku menebak-nebak, dan dibalas oleh anggukan Eonnieku

“Waeyo?” Tanyaku lagi lalu berjalan menuju kearahnya dan duduk disampingnya

“Menurutmu aku sedang ngidam tidak?”

“Ne? Mana aku tahu. Kau yang merasakannya, mana mungkin aku bisa tahu apa yang kau mau” Jelasku

“Oh. Apa menurutmu hal yang paling diinginkan oleh ibu hamil?”

“Mangga muda?” Tanyaku

“Ya, Eonnie!! Neo jinjja! Kau bisa menginginkan apapun yang kau mau, tanpa harus bertanya padaku apa yang biasanya diinginkan oleh ibu-ibu hamil” Sambungku lagi, kali ini dengan nada pasrah menghadapi Eonnieku

“Sebenarnya aku sedang ingin sesuatu, SeeRa-ya” Ucapnya pelan

“Apa itu? Malhweba”

“Aku sedang… sedang ingin memeluk BaekHyun”

“HAHAHAHAHA. Ya, Eonnie. Jadi kau merindukannya?” Tanyaku sambil tertawa terbahak-bahak

“Ya! Pelankan suaramu, pabo”

“Ne, ne. Mianheyo”

“Aku bingung. Ketika wanita sedang hamil, ia biasanya akan meminta makanan yang macam-macam. Tapi tidak denganku. Aku lebih merasa senang ketika berada disamping BaekHyun. Aku merasa sangat senang, ketika ia memperhatikanku dan rela berkorban melakukan apapun demiku”

“Aigoo. Eonnie, wajahmu sangat jelek saat ini. Berhentilah merengek seperti itu”

“Kau ini!” Ucap Eonnieku lalu melemparkan bantal pelan kearahku

“Kau tahu, kemarin BaekHyun mau memasakan tofu untukku. Padahal awalnya aku merengek minta dibuatkan kimbap”

“Lalu?”

“Ternyata ia sangat baik, SeeRa-ya. Ia mau berkorban untukku”

“Neo haengbokkhe?”

“Ne. Tentu saja”

“Ah, Eonnie. Aku jadi iri mendengar ceritamu. Kau selalu saja memuja-muji BaekHyun Oppa” Ucapku berpura-pura ngambek

“Aigoo.. Kau ini masih kecil!” Eonnie pun mencubit pelan kedua pipiku

***

-HeeRa POV-

“SeeRa menemaniku mengobrol hari ini. Ia bahkan rela bolos ke kampus ketika aku merengek minta ditemani olehnya. Ya, untung saja dia mau, hmm, tapi kurasa sepertinya dia memang sedang malas pergi ke kampus siang tadi. Jadi, sekalian saja membolos untuk menemaniku” Jelasku pada BaekHyun yang kini sedang berbaring dikasur menatapku

“Aigoo” Ucapnya lalu mencubit pelan hidungku lalu tersenyum

“BaekHyun-ah, aku mau makan kimbap” Ucapnya pelan

Ya, sebenarnya itu hanya akal-akalan ku saja. Aku sedang sangat ingin menjailinya.

‘Maafkan aku, BaekHyun-ah’ Batinku

“Ne? Apa tidak bisa besok saja, HeeRa-ya?” Tanyanya

Aku langsung cemberut mendengar ucapannya dan berbalik memunggunginya. Ya, kebiasaan kekanak-kanakanku muncul lagi.

“Yasudah kalau tidak mau!” Bentakku

“Ne, ne. Baiklah. Ayo, temani aku ke dapur” Ucapnya lalu menarik pelan tubuhku

Aku pun tersenyum sambil memeluknya dari belakang, lalu berjalan mengikutinya dengan tetap memeluknya.

“Kemarin tidak mau kimbap, tiba-tiba sekarang ingin kimbap. Permintaanmu sepertinya berubah terus ya” Ucapnya ketika ia mendudukanku di kursi meja makan

“Salahkan saja pada anakmu ini” Tunjukku pada perutku

“Ya!Kau tidak boleh seperti itu. Anak kita akan kaget” Ucapnya sambil mengelus perutku singkat

“Kau sepertinya lebih sayang pada anak kita daripada denganku”

“Ya! Aku menyayangi kalian. Anak kita ada di dalam perutmu. Jika aku menyanyangi anak kita, maka itu sudah menandakan kalau aku juga menyangimu, HeeRa-ya”

“Nado saranghae” Jawabku sambil tersenyum kearahnya

***

-Other POV-

2 years later…

“Byun SungJo, annyeong” Panggil BaekHyun pelan kearah anaknya yang sedang tertidur pulas

“Sstt.. BaekHyun-ah, diam. SungJo sedang tidur”

“Ya, waeyo? Kenapa tidak adil seperti ini? Aku tidak bisa bermain bersamanya. Di pagi hari, ia pasti masih tidur, dan di malam hari, ia juga sudah tidur”

“Itu salahmu yang terlalu sibuk bekerja sehingga tak punya waktu untuk bermain bersama putramu ini”

“Ah, ye. Ne, ne. Baiklah” Jawab BaekHyun pasrah

“Kau sudah menjadi Appa yang hebat, BaekHyun-ah. Tak perlu khawatir. SungJo pasti dapat merasakan kasih sayangmu, walaupun kau sedang tak ada disampingnya” Jelas HeeRa bijaksana

“Aigoo. Yeobo, kenapa kau jadi bijaksana seperti ini?” BaekHyun langsung tertawa dan mencium kening istrinya

“Ne. Aku kan sudah menjadi seorang ibu sekarang, jadi sudah tak ada waktu untuk bersikap kekanak-kanakan. Memangnya aku ingin bersaing dengan anakku sendiri apa? Hahahaha”

“Kalau begitu, kurasa kita harus cepat-cepat memberi adik untuk SungJo agar bisa membuatmu jadi lebih dewasa”

“Ya!! Shirreo! Kau kira mengandung itu tidak lelah apa?” Tolak HeeRa langsung memukul lengan BaekHyun

“Ya, Appoyo”

“Ya, ya, ya, SungJo-ya, uljjimayo. Appa disini” Ucap BaekHyun dan langsung menggendong SungJo kedalam pelukannya ketika mendengar SungJo menangis

‘Tuhan, terimakasih kau telah mengirimkanku malaikat kecil. Aku berjanji akan terus menjaganya. Terimakasih juga kau telah memberikanku suami yang sangat baik. Jeongmal kamsahamnida’ Batin HeeRa

***

Yeeaay, selesai. Dengan berakhirnya sequel ini, maka berakhir pula FF Turn Back. JJJJ

Jinjja gumawoyo, yeorobun. xD

Iklan

49 pemikiran pada “Turn Back (Sequel)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s