Cassanova In Love (Chapter 2)

Author : MutiaraCho (@Mutiqolbi)

Main Title : Cassanova In Love (Chapter 2)

Sub title : Competition will start now!

Length : Chaptered

Main Cast :

1. Byun Baekhyun (EXO-K)

2. Choi Minra (OC)

Support Cast :

  1. 1.      All Member of EXO
  2. 2.      Hwang Rarin (OC)
  3. 3.      Park Chanrin (OC)
  4. 4.      find by your self  ^^

Genre : Romance, school life

Rating : T

Disclaimers : semua cast hanya punya yang maha kuasa ^^, kecuali baekhyun J, karena dia punya saya *eh?* gak deh, baekhyun punya yang maha kuasa juga.

Kata author : annyeong readers ^^ ketemu lagi sama saya dalam ff Casanova in Love chapter 2 yey! *author heboh sendiri* di part 2 ini masih seperti sebelumnya. Bahasanya agak-agak gak baku, mohon maklum yaa ^^, terus mian kalo alurnya gak nyambung, membosankan. Dan thanks banget buat yang udah RCL, atau RC atau cuma Read aja *terharu*. Yaudah kembali ke ff! RCL jangan lupa ya ^^

_____________________________________________

Apa yang kau fikirkan? Baru satu kali kau mengalahkanku, dan kau sudah mau sombong? Lihat saja, selanjutnya aku tidak akan kalah darimu

                                                                                                            -Minra-

Harus berapa kali kutegaskan? Kau tak akan pernah menang dariku, tidakkah kau tau aku sudah jauh berbeda dengan Baekhyun 3 tahun yang lalu?

                                                                                                            -Baekhyun-

Previous chapter 1

“min, kamu kenal sama namja itu? Sejak tadi dia memperhatikanmu, aku jadi cemburu!” chanyeol tiba-tiba berkata sambil menunjuk ke arah seorang namja

Dengan penasaran minra melihat ke tempat yang ditunjuk chanyeol. Dan terlihatlah sebuah pemandangan seorang namja dengan semagat 45 melambai-lambai kepada minra. Minra yang melihat itu menganalisa wajah namja yang tengah berjalan kearahnya.

“Omo?! O-oppa?”

Chapter 2

 

Author POV

“Aigoo! Minra, kenapa kau pulang tidak memberitahuku dulu?” tanya namja yang tadi melambai-lambai kepada minra.

Minra yang speechless tidak menjawab sapaan atau lebih tepatnya pertanyaan dari namja yang sudah ada di depannya itu.

“jeongmal bogoshipoyo! Tiga tahun berlalu kau masih tetap cantik bahkan bertambah cantik, hehehe ^^” tanpa aba-aba namja itu memeluk minra yang tengah melamun.

“neo.. sehun? Lu kenal minra? Sejak kapan?” chanyeol tidak kalah terkejutnya dengan minra. Tanpa perasaan ia mengganggu reuni kedua orang di depannya.

“aissh! Chanyeol lu ganggu aja. Kalo emang gue kenal minra napa? Masalah buat lo?” sehun dengan emosi menanggapi pertanyaan sahabatnya yang telah mengganggu kesenangannya.

“hmm, kagak sih. Gue cuma penasaran aja, sejak kapan lu bedua temenan?” dengan wajah innocent chanyeol melanjutkan pertanyaannya.

“sejak kecil, puas lo?” merasa terganggu sehun pun melepas pelukannya.

“ya elah hun, gitu doang marah. Katanya kita sohib poreper? Mana janji manismu?!” chanyeol mendramatisir

Disaat kedua orang yang ‘katanya’ sahabat itu bertengkar masalah yang kagak ada penting-pentingnya, rarin yang sudah tidak tahan karena cacing di perutnya joget-joget ala boyband langsung menarik tangan minra dan membawanya ke kantin.

Dan tanpa mereka berempat sadari, sedari tadi sudah ada seonggok salah maksudnya seorang yang tengah asik mengintip dan menguping percakapan mereka. Setelah melihat minra dan rarin pergi, ia pun ikut pergi karena malas menyaksikan pertengkaran yang gak penting.

Setelah beberapa menit berlalu kedua orang yang ‘katanya’ sahabat itu. sekali lagi, garis bawahi, katanya sahabat *piss sehun ama chanyeol author cuma becanda ^^* itu telah berdamai dan bermaksud mengajak minra dan rarin ke kantin.

“min, yookk ke kan..” chanyeol dengan tampang cengo melihat ke sebelahnya yang sudah tidak ada orang.

“buset! Gara-gara lu nih yeol! Kita ditinggal” sehun berkata dengan tatapan membunuh kepada chanyeol, tetapi yang di tatap malah cengengesan gaje.

“udah ah, hun. Males gue berantem lagi. Mending kita susul mereka daripada berantem gaje *nyadar lu yeol berantem cuma karena hal yg gak penting? #pletakk*” chanyeol menanggapi dengan santai lalu pergi ke kantin meninggalkan sehun.

-SKIP-

Ne show Ne show Opera norae haneun opera chumchuneun ne opera
neomu chu-eunikka cheongdam-eun igeonikka

*bunyi bel sekolahnya ganti lagi, ini contoh kepala sekolah yang menggilai super junior*

“masuk yukk, udah bel tadi. Pelajaran selanjutnyakan tiffany seonsaengnim, kalo telat dikit nanti kita disuruh bikin lagu terus lagu itu di translate ke 8 bahasa. Gue mah kagak mau” rarin mengajak ketiga temannya untuk masuk kelas, tapi bukannya mendapat tanggapan yang baik, rarin malah tidak di dengar karena chanyeol dan sehun sibuk menggoda minra, sedangkan minra mencari cara agar bisa mengalahkan baekhyun dalam pelajaran tiffany seonsaengnim.

“oh, jadi gitu? Ngakunya temen gue lu pada! Mana kata-kata kalian? Temen yang gak punya perasaan!” rarin kembali berkata, sekarang dengan sedikit dihiasi air mata buaya di matanya

“drama queen banget lu” sehun menyahut sebal karena sudah 2 orang sok dramatis di depannya.

“bener kata rarin, yukk kita masuk aja” minra menengahi kedua orang yang hampir bercekcok *kekeke.. bahasanya XD*

Author POV end

Minra POV

“sekarang, siapa yang mau mencoba untuk bernyanyi di depan?” tiffany seonsaengnim bertanya kepada seisi kelas ini.

Aku dengan senang hati mengangkat tanganku tinggi-tinggi.

“ya, silahkan choi minra” tiffany seonsaengnim menunjukku

Aku pun menyanyikan lagu ‘What Is Love’.

Setelah aku selesai bernyanyi teman-teman sekelasku memberikan tepuk tangan yang meriah. Tetapi, hanya bacon yang tidak memberiku tepuk tangan. haissh! Masih tidak mengakui bakat menyanyiku, padahal suaraku jauh lebih bagus darinya.

“ada lagi? Kalau begitu, saya tunjuk saja. Hmm.. byun baekhyun, maju dan bernyanyilah” tiffany seonsaengnim menyuruh bacon untuk bernyanyi.

“boleh saya mengajak teman saya miss?” baekhyun bertanya kepada tiffany seonsaengnim. Tetep dengan wajah yang sok imut.

“ne, silahkan” tiffany seonsaengnim memperbolehkannya

Kulihat bacon dan temannya, ah kalau tidak salah namanya D.O. Dengan wajah penuh percaya diri berjalan menuju tiffany seonsaengnim, sungguh percaya diri padahal dulu dia sama sekali tidak bisa bernyanyi dengan baik.

“hei, bacon~ssi, sebaiknya kau jangan maju, kau bisa mempermalukan dirimu sendiri!” aku berbisik kepadanya mencoba menasehatinya.

Tapi yang kulihat ia hanya tersenyum meremehkan ke arahku kemudian melanjutkan perjalanannya kedepan kelas. Sok sekali dia? Aku jadi menyesal mengingatkannya.

Tanpa kuduga, si bacon itu juga menyanyikan lagu yang sama denganku. Apa maksudnya itu? Menantangku?

Karena aku tau suaranya dulu biasa saja jadi aku malas untuk mendengarnya.

Haruga machi ilbunchorom neukkyojige mandeulji
Nomanisseumyon yonghwasoge juingong

Kudengar lantunan suara baekhyun memulai nyanyiannya. Diam-diam perhatianku tersita karena alunan suaranya.

Namaneun nol midojugo jikyojugo dallejulkke
Nipyoni dwelkke
Nigyoteso jolde anttona~

Ya, ternyata suaranya sekarang sangat bagus. Terlebih saat dia menyanyikan bagian dengan nada yang tinggi, sangat baik, powerful, aku rasa aku akan meleleh mendengarnya. Aigoo! Apa yang kau fikirkan minra! Tidak,tidak! Dia sainganmu, mana mungkin kau memiliku perasaan lebih padanya.

Setelah selesai menyanyi mereka berdua diberi tepuk tangan lebih meriah dibandingkan saat aku selesai bernyanyi tadi.

Baekhyun dengan wajah yang dipenuhi senyuman kembali ketempat duduknya.

“hei, minra~ssi! Sepertinya, kau salah.” Dia berbisik kepadaku masih berjalan. Tiba-tiba dia menghentikan langkahnya.

“1-0” si bacon itu mengucapkan kata-kata itu dengan senyum kemenangan sambil bergaya menembak ke arahku *readers bayangin aja, yang di MV MAMA, part bacon ngeluarin sun gun nya, karena susah author jelasinnya -___-*

-SKIP-

            Huh, terpaksa aku pulang sendiri, karena chanyeol oppa ada urusan dengan gengnya, kalau tidak salah nama gengnya EXO? Rarin juga tidak bisa menemaniku pulang.

Dengan perasaan bosan aku berjalan-jalan disekitar sekolah. Kalian pasti bertanya kenapa aku tidak langsung pulang? Itu karena, eommaku bilang dia tidak bisa menemaniku di seoul ini, jadilah aku disuruh untuk menginap di apartemen oppaku, tanpa aku tau dimana apartemennya -___-. Tapi, untungnya aku mempunyai nomer telpon oppaku, jadi aku bisa minta dijemput.

Beberapa menit yang lalu aku sudah menelpon oppaku agar aku dijemput, tapi aku bosan jika hanya menunggu tanpa melakukan apa-apa. Jadi, aku pergi ke cafe dekat sekolahku.

Cafe ini tidak besar, tetapi cafe ini nyaman, bersih dan rapi. Tatanan mejanya juga di atur dengan apik. Akupun mencari meja yang dekat dengan jendela cafe agar tau oppaku sudah datang atau belum.

Sambil menunggu, mataku terus saja menjelajahi setiap lekuk ruangan cafe ini, sampai akhirnya aku melihat orang yang aku kenal, kuanalisa orang itu, sampai akhirnya aku benar-benar yakin dia orang yang kukenal.

“bukankah dia….”

TBC

Chap 2 finish! Yeee.. by the way yah, ada gak ya yang nunggu ni ff? Oh ya, tengKYU yang udah read dan comment ^^. Kritik dan saran welcome 😀 saya tunggu kok, karena saya emang sadar ni ff jelek -_____-

Penasaran sama yang ngintip minra dkk waktu mau ke kantin? Penasaran juga sama orang yang diliat minra di cafe? Tunggu chap 3 yee 😀 sekali lagi gomawo buat yang udah mau RCL *bow*

Iklan

24 pemikiran pada “Cassanova In Love (Chapter 2)

  1. Daebak ceritanya…. keep writing ! Saran :: bahasa elo gue bisa agak dikurangin, mungkin bisa agak ditambahin bahasa korea. FIGHTING !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s