School Girls vs Boyband (Chapter 6)

Author  : Lala Brigida (brigida1315)
Title       : School Girls VS BoyBand
Genre   : Romance, friendship
Main Cast            :
Chanyeol EXO-K as Chanyeol EXO
Sehun EXO-K as Sehun
Kris EXO-M as Kris EXO
Jiyeon T-ara as Jiyeon
Sulli f(x) as Sully
Suzy Miss A as Suzy
Length  : Multichapter

==================

PREV CHAPTER

*Sehun pov*

“alibi mu sebagai playboy ternyata masih hidup Oh Sehun. Kekeke~” perkataan Chanyeol membuat ku terdiam. Apa seharusnya aku tidak melakukan hal ini?

———————–

CHAPTER 6

————————

*Sulli pov*

Sudah 4 hari sejak kejadian itu, Sehun dan Chanyeol tidak pernah mencari masalah lagi dengan kami. Jika kami akan memulai pertengkaran, mereka berdua pasti menghindar. Huh, ini sangat membosankan melihat mereka seperti itu. terutama Sehun. Entah mengapa aku rindu jambak-jambakkan denganya! >,<

“ya! kau sedang memikirkan apa?” Jiyeon mengejutkan ku yang sedang duduk sendiri di pinggir lapangan.

“Aku hanya sedang berpikir kenapa 2 nappeun namja itu selalu menghindari pertengkaran dengan kita.”

“Hmm, mungkin mereka sudah bosan. Harusnya kau bersyukur Sulli-ah.”

“Kau benar. tapi sangat membosankan melihat mereka yang selalu ribut dengan kita, sekarang malah menjadi pendiam.”

“kau benar juga. Oh ya, kemarin aku tak sengaja menonton debut stage mereka di TV. Mereka sangat berbeda ya?”

“aku juga menontonnya. Mereka tampan ya?” Jiyeon menatap ku sinis saat aku bilang semua member EXO  tampan.

“Ya! kau jangan munafik Jiyeon-ah, akui saja kalau sebenarnya mereka memang tampan!”

“Hmh, baiklah aku akui mereka tampan. Si crazy hair itu juga tampil tanpa crazy hairnya. Aku lebih suka melihatnya begitu.”

“Jinjja? Ehm ehm..aku rasa kau mulai menyukainya. Kekeke~” saat aku mengejek Jiyeon tentang Chanyeol, tiba-tiba saja wajahnya menjadi merah.

“kenap wajah mu merah begitu? Jangan-jangan kau benar-benar menyukai Chanyeol??”

“Ya! jaga mulut mu! Tidak mungkin aku menyukai crazy hair itu! apalagi setelah apa yang dilakukannya pada kita!” Jiyeon berusaha mengelak dari ku. tapi aku yakin pasti ada yang dia sembunyikan dari ku tentang Chanyeol.

“kau sendiri juga menyukai Sehun kan?” MWO?? Entah mengapa saat mendengar kata-kata itu keluar dari mulut Jiyeon, wajah ku terasa panas, dan aku yakin wajah ku sudah merah padam sekarang. >,<

“Sulli-ah..kenapa wajah mu jadi merah seperti itu. nah..jangan-jangan kau menyukai Sehun? Mengaku saja.” aku hanya menelan ludah mendengar perkataan Jiyeon. Aku tidak tau harus menjawab apa. Aku tidak menyukai Sehun, tapi aku merindukan moment-moment saat bertengkar dengannya. Perasaan ini benar-benar membuat ku bingung. Apa mungkin aku memang menyukai Sehun?

“aku..” aku benar-benar tidak tau harus menjawab apa.

—————————

*Jiyeon pov*

Setelah tadi berhasil membuat wajah ku merah, aku pun balik menyerang Sulli. Dan wajahnya pun tak kalah merah dari ku. xD
kenapa dia begini? Apa dia benar-benar menyukai Sehun?

“aku..” dia terlihat ragu menjawab pertanyaan ku.

“Ya sudahlah! Itu bukan urusan mu Park Jiyeon!” Sulli memalingkan wajahnya yang memerah dari ku. aku hanya terkekeh geli melihat Sulli salah tingkah.

Mungkin yang dirasakan Sulli dan aku sama. Kami berdua merindukan moment-moment saat bertengkar dengan 2 namja itu. tapi kalau hanya merindukan moment-moment itu, kenapa tadi wajah ku memerah saat Sulli menebak aku suka pada Chanyeol? Arrrgghh!! Aku bingung! Perasaan benci dan cinta itu beda tipis. Lalu sebenarnya apa yang kurasakan saat ini?

————————

*Author pov*

Saat kedua gadis itu masih mengobrol di pinggir lapangan, 2 namja yang menjadi pokok bahasan mereka pun datang.

“annyeong..” sapa kedua namja itu pada Jiyeon dan Sulli.

“Kalian??” tanya kedua gadis itu terkejut.

“mana Suzy?” Sehun menanyakan Suzy.

“dia ada di kelas. Kalian mau apa?” Sulli pun bertanya pada mereka.

“Sulli-ssi, kajja. Aku ingin mengajak mu makan siang di kantin.” Jiyeon dan Sulli membulatkan mata mereka. Mereka berdua terlalu terkejut mendengar ucapan Chanyeol.

“Jiyeon-ssi, kau juga ikut ya?” dan sekarang ekspresi mereka berdua semakin terkejut.

“kalian pasti merencanakan sesuatu yang buruk pada kami kan?” Jiyeon menatap sinis Chanyeol dan Sehun.

“kalau untuk mu, mungkin ada sesuatu yang buruk. Tapi untuk Sulli, tentu saja tidak. Kajja.” Chanyeol langsung menggandeng tangan Sulli. Sulli hanya diam kebingungan. Dia menoleh pada Jiyeon, raut wajahnya seolah-olah mengatakan ‘mworago?’

“Kajja Jiyeon-ssi. Kita juga ke kantin.” Dan kini Sehun pun menggandeng tangan Jiyeon. Mereka ber4 pun menuju kantin sekolah.

———————–

#kantin#

*Chanyeol pov*

Setelah beberapa hari menghindari pertengkaran dengan mereka. Akhirnya aku dan Sehun menjalankan rencana ini. dan saat akan mulai menjalankan rencana ini, tiba-tiba muncul perasaan ragu dalam hati ku untuk melanjutkan ini semua. Apa ada perasaan yang tumbuh dalam hati ku?

“ada apa dengan kalian? Kenapa tiba-tiba bersikap baik pada kami?” Sulli menatap ku curiga.

“Hmm, anni. Aku hanya ingin mengenal mu lebih dekat saja.”

“Oh..” Sulli mejawab ku dengan nada yang sangat datar. Apa dia sama sekali tidak tertarik dengan ku ha??

“Kau sudah punya namjachingu?” tanyaku tiba-tiba, dan itu berhasil membuatnya terkejut.

“tidak. Aku tidak punya namjachingu. Wae?” sahutnya sambil menenggak softdrink yang ada di tangannya.

“apa aku boleh melamar jadi namjachingu mu?” #bruuurr!!# WTH! Sulli menyemburkan minumannya ke wajah ku. rupanya dia terlalu terkejut mendengar ucapan ku.

“mi-mianhae. ini bersihkan wajah mu.” Sulli pun memberi ku sehelai tisu.

“gwaenchana. Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku?” Sulli hanya terdiam.

“sebenarnya aku tidak yakin dengan hal ini. aku pun belum mengetahui tentang kebenaran hal ini. ada orang lain yang menyukai mu.” Siapa yang dimaksud Sulli?

“tapi aku menyukai mu.” Aku terus berusaha meyakinkan Sulli, walaupun ini sebenarnya hanya kebohongan.

“Jiyeon..sepertinya dia menyukai mu. Tapi aku juga belum yakin kalau dia menyukai mu. Hanya saja, saat aku bertanya apa dia menyukai mu atau tidak, wajahnya menjadi merah. Kalau dia tidak menyukai mu, untuk apa wajahnya merah seperti itu. tapi ini hanya pendapat ku saja.” Jiyeon? Yeoja gila itu? apa benar dia menyukai ku?

“Jadi kau tidak suka pada ku Sulli-ssi?” aku mengalihkan pembicaraannya tentang Jiyeon.

“hahahaha, tentu saja tidak. Aku menyukai mu hanya sebagai teman.” Sulli tersenyum manis pada ku. aku bisa mengartikan jawaban Sulli, dia menolak ku secara halus.

“Oh..” sahut ku datar.

“jangan-jangan kau juga menyukai Jiyeon?” aku terkejut mendengar perkataan Sulli. Aku mungkin merasakan hal yang sama dengan Jiyeon. Bisa kurasakan wajah ku memerah saat Sulli mengatakan hal itu.

“wkakakakakak! Wajah mu memerah Chanyeol-ah, bisa kutebak, kau juga tertarik dengan Jiyeon kan?” aku masih terdiam, aku berusaha menutupi rasa malu ku.

“ya! tentu saja aku tidak menyukainya! Apalagi setelah kalian berdua mengerjai kami berdua!” sahut ku sinis.

“sudahlah, lupakan itu semua. Kau jujur saja pada ku? kau menyukainya kan?” Sulli terus mendesak ku.

“Aku tidak tau..” MWO? Bagaimana bisa aku menjawab seperti ini??? ToT

“kalau kau tidak tau, berarti kau menyukainya!” lagi-lagi Sulli mendesak ku.

“ahh sudahlah!” aku terus mengelak. Tapi mungkin benar apa yang dikatakan Sulli, mungkin saja memang benar aku menyukai yeoja gila itu?

Apa perasaan ini terlalu terburu-buru? Tapi memang itu yang kurasakan. Aku memang sempat mengatakan bahwa aku membencinya. Tapi rupanya kata-kata “benci” tidak berlaku untuk ku saat ini. aku sering memikirkannya. Aku merindukan moment-moment pertengkaran dengannya. Apa aku menyukainya? Terlalu munafik kalau ku katakan aku tidak tertarik padanya.

“kenapa diam? Kalau suka. Aku akan membantu mu.” Sulli..gadis ini sepertinya bisa membaca pikiran ku.

“sebelumnya aku minta maaf. Sebenarnya aku mendekati mu hanya untuk mempermainkan mu saja.” Entah mengapa aku malah jujur pada Chanyeol.

“sudah ku duga. Haha..gwaenchana. lagipula sekarang kau sudah jujur kan?”

“Tapi.. jebal. Untuk sementara waktu, jangan beritau ini pada siapa-siapa. Aku juga tidak mau Sehun mengetahui kalau aku membongkar rahasia ini pada mu.”

“ne, kau tenang saja. Lalu bagaimana dengan Jiyeon?”

“aku..”

“tidak perlu kau jawab Chanyeol-ah, aku sudah tau.”

—————————–

*Jiyeon pov*

Aku melihat mereka sangat akrab. Mereka terlihat sangat bahagia..

“Jiyeon-ssi, silakan minum.” Sehun membawakan ku sebotol softdrink.

“gomawo.”

“sepertinya daritadi kau hanya memperhatikan Chanyeol dan Sulli. Apa kau cemburu?” perkataan Sehun berhasil membuat ku terdiam.

“hmm..anni. aku hanya..” aku tidak bisa memungkiri kenyataan ini. ada rasa cemburu di hati ku saat melihat kebersamaan Chanyeol dan Sulli.

“Kau menyukai Chanyeol?” SHIT! Ini untuk kedua kalinya aku mendengar pertanyaan yang sama hari ini. dan pertanyaan ini lagi-lagi membuat wajah ku terasa panas dan pastinya memerah.

“wajah mu merah. Berarti benar kau menyukai Chanyeol?” Sehun berhentilah menanyakan hal itu.

“aish, kalau aku tau kau menyukai Chanyeol, aku tidak akan setuju melakukan rencana ini!” bagaimana bisa Sehun menyimpulkan kalau aku menyukai Chanyeol? Bahkan aku belum menjawab pertanyaannya. Dan rencana apa yang dimaksud Sehun?

“Maksudmu?” tanya ku bingung.

“ini semua hanya permainan ku dan Chanyeol. Mianhae..” aah, aku mengerti maksud Sehun.

“kalian mencoba mempermainkan perasaan kami kan?” tanyaku agar lebih jelas.

“hm, kau benar.  aku awalnya tidak setuju dengan rencana ini. tapi aku tidak mau dikatakan sebagai pengecut oleh Chanyeol.” Aku hanya mengangguk-angguk mendengar penjelasan Sehun.

“aku sepertinya menyukai Sulli.” Mwo? Sehun menyukai Sulli?

“apa ini tidak terlalu terburu-buru? Bukannya kalian sering bertengkar.”

“aku tau ini terkesan terburu-buru. Tapi tanpa kusadari, dari pertengkaran itu, aku menyukainya.”

“baiklah, aku rasa Sulli juga menyukai mu.”

“bantu aku agar Sulli mengetahui perasaanku.”

“ne, aku akan membantu mu.”

—————————-

*Sehun pov*

Perasaan ku lega setelah mengatakan yang sebenarnya pada Jiyeon. Perasaan suka pada Sulli yang tiba-tiba muncul begitu saja tidak bisa ku pungkiri lagi. Aku memang munafik saat mengatakan aku membencinya. Tapi inilah kenyataannya, aku menyukai Sulli. aku tertarik padanya.

Chanyeol, sudah kubilang, harusnya kita tidak perlu mempermainkan perasaan mereka.

———————–

*Author pov*

Bel pulang sekolah pun berbunyi. Jiyeon, Suzy, Sulli pun berjalan menuju gerbang sekolah.

#tiit tiit# terdengar klakson mobil.

“aku duluan. Kris menjemput ku. aku ada janji dengannya.” Suzy pun memasuki mobil sport hitam yang berhenti di depan sekolah mereka.

*Suzy pov*

“annyeong..” sapa Kris pada ku saat aku baru masuk ke dalam mobilnya.

“annyeong. Kita mau kemana?” tanya ku pada Kris.

“Ke suatu tempat. Kekeke~” Kris hanya terkekeh saat aku menanyakan hal itu.

#drrt drrt drrt# iphone ku bergetar. ‘Suho’ itulah yang terpampang di layar iphone ku saat ini.

“itu telpon kan? Kenapa kau tidak angkat?” Kris bertanya pada ku karna aku hanya memandangi iphone ku. aku tidak enak dengan Kris kalau harus mengangkat telpon ini. -,-

Dengan ragu-ragu aku menyentuh layar iphone ku..

“Yoboseyo..”

“aku..aku sedang bersama Kris. Bagaimana kalau lain kali saja?”

“mianhae. aku janji lain kali aku akan pergi dengan mu.”

—————————

*Kris pov*

Siapa yang sebenarnya menelpon Suzy?

“nugu?” tanyaku.

“mm, Suho.” MWO?? Suho menelpon Suzy???

“dia ada perlu apa?” aish, mau apa manusia itu menghubungi Suzy.

“dia mengajak ku pergi. Tapi kan aku sedang bersama mu. Jadi ku tolak saja.” Aku sangat lega mendengar jawaban dari Suzy. Gadis ini benar-benar polos.

“tapi lain kali, aku akan pergi dengannya. Kekeke~” baru saja aku bernafas lega, sekarang aku harus sesak nafas lagi. ToT

Aku harus mengungkapkan perasaan ku padanya.

Suzy!!! JOAHAE!!! >,<

————————

*Author pov*

Jiyeon dan Sulli masih berdiri di depan gerbang sekolah mereka, menyaksikan mobil Kris yang membawa Suzy pergi menghilang sampai di ujung jalan.

“Sulli? Bisa temani aku?” Jiyeon dan Sulli langsung menoleh ke arah suara itu. Sulli yang mendengar itu hanya mengangguk dan tersenyum. Sangat berbeda dengan ekspresi Jiyeon. Dia terdiam, terpaku, bisa dibilang raut wajahnya menggambarkan kalau dia cemburu.

“kita mau kemana Chanyeol-ah?”

“Sulli? Kau bahkan sudah seakrab itu dengan si crazy hair ini?” Jiyeon tidak habis pikir dengan cara Sulli memanggil Chanyeol.

“ya yeoja gila! Kau tidak perlu heran! Sana kau pulang saja, aku ada perlu dengan Sulli!” Chanyeol mendorong-dorong tubuh Jiyeon agar menjauh dari Sulli dan dirinya. Jiyeon terlihat sangat kesal karna perlakuan Chanyeol.

“ya! jangan mendorong Jiyeon seperti itu! dia juga akan pergi dengan ku!” tiba-tiba Sehun membentak Chanyeol dan langsung merangkul Jiyeon. Dan kali ini Sulli yang sangat terkejut melihat perlakuan Sehun pada Jiyeon.

“kajja pergi!” ucap Chanyeol dan Sehun pada kedua gadis itu. mereka pergi ke arah yang berlawanan..dengan tujuan yang sama..

Mereka masih memendam perasaan masing-masing..

Mereka masih ragu dan malu untuk mengakui kalau mereka menyukai ‘musuh’ mereka sendiri..

 *Jiyeon pov*

‘apa Sulli mulai menyukai Chanyeol?’

*Chanyeol pov*

‘Sehun? Jangan ambil Jiyeon-ku!!’

*Sulli pov*

‘Sehun begitu perhatian pada Jiyeon. Apa dia menyukai Jiyeon?’

*Sehun pov*

‘Chanyeol! Ayo sudahi semua ini! jangan rebut Sulli dari ku!!’

=================

TBC???? O,o

YA NGGA DING !!! XD CKAKAKAKAK
di chapter ini aku kasi bonus. –,
sebenarnya ini buat chap 7, tapi ya sudahlah, buat readers yang setia menunggu FF ini aku gabungin aja jadi satu di chapter ini. (x
jadi kesimpulannya ini CHAPTER 6 yang super duper panjang !!! xD
semoga ga bosen aja bacanye. –,
langsung aja CHECK IT OUT ! (X

=====

*Jiyeon pov*

‘apa Sulli mulai menyukai Chanyeol?’

*Chanyeol pov*

‘Sehun? Jangan ambil Jiyeon-ku!!’

*Sulli pov*

‘Sehun begitu perhatian pada Jiyeon. Apa dia menyukai Jiyeon?’

*Sehun pov*

‘Chanyeol! Ayo sudahi semua ini! jangan rebut Sulli dari ku!!’

=================

*Suzy pov*

Kris mengajak ku ke Everland, Yongin. Taman ini benar-benar indah. Aku sangat suka tempat ini.

“ini untuk mu.” Kris memberiku es krim saat aku sedang duduk mengagumi keindahan taman ini.

“gomawo.”

“kau suka tempat ini?”

“ne. Aku sangat menyukai tempat ini.”

“aku juga. Hmm, aku boleh bertanya pada mu Suzy-ah?”

“hm, ne. Tentu  saja. Kau mau menanyakan apa?”

“apa kau sering berhubungan dengan Suho? Ng..maksudku, apa kau sering telpon-telponan dengannya?” aku terdiam mendengar pertanyaan Kris.”

“Hmm..anni. aku jarang berhubungan dengannya.” Jawabku jujur.

“Great!” aku menoleh saat samar-samar ku dengarkan Kris mengucapkan kata-kata itu.

“mworago?” tanyaku padanya.

“anniya..kekeke~.”

“aku menyukai mu Suzy..” MWO??? Apa aku tidak salah dengar?? Kris mengatakan dia suka pada ku???

“mianhae..mungkin aku mengatakan ini terlalu cepat. Tapi aku juga tidak mau kalah cepat dengan Suho! Bisa-bisa nanti dia menyatakan perasaannya duluan padamu!” hahahaha, aku rasanya ingin tertawa melihat ekspresi wajah Kris saat ini. dia terlihat sangat bersemangat, dan tidak mau kalah dari Suho. Hmm tunggu? Kris menyatakan perasaannya pada ku. apa yang harus ku katakan? Aku..memang menyukainya sejak pertama kali bertemu. Tapi..apa ini semua tidak terlalu cepat?

“nado. Tapi ini terlalu cepat Kris..” sahut ku singkat.

“nado?? Berarti kau juga menyukai ku??” aku melihat wajah Kris sangat terkejut sekaligus senang saat ini.

“kau mau kan menjadi yeojachingu ku?” Kris menginginkan agar aku menjadi pacarnya? O,o

“apa kau diberi ijin untuk berpacaran?” sebenarnya aku ingin langsung menjawab ‘NE! AKU MAU MENJADI YEOJACHINGU-MU!’ tapi kalau aku langsung menjawab seperti itu, aku terkesan terlalu terburu-buru. -,-

“nah..itulah permasalahannya. Jika kau menerima ku, untuk sementara waktu, kita harus merahasiakan hubungan ini. termasuk dari teman-teman mu, Chanyeol, dan Sehun. Percayalah pada ku, aku tidak akan menyakiti mu.” Perkataan Kris membuat ku terdiam. Apa salahnya kucoba? Aku juga menyukainya.

“Baiklah. Aku mau menjadi yeojachingu-mu. Kekeke~” jawab ku tersipu malu.

“hahahahahaha! Aku sangat bahagia! Gomawo chagi!!” #BRUK!#

“Awww..” jerit ku. karna terlalu bahagia, Kris mendorong ku dari bangku taman dan itu membuat ku terjatuh.

“Mianhae mianhae chagi. Aku terlalu bersemangat.” Kris menolong ku untuk bangun, dan membantuku membersihkan debu-debu yang ada di baju ku.

“gwaenchana..harusnya kau memeluk ku. bukan mendorong ku.” aku pura-pura merajuk dan memanyunkan bibir ku.

“neomu kyeopta chagi. Saranghae..” Kris mencubit gemas pipi ku dan langsung menarik ku ke dalam pelukannya.

Pelukan ini terasa nyaman..bahkan sangat nyaman..kepala ku bersandar di dadanya yang bidang..parfum masculin yang melekat pada tubuhnya langsung merasuki indra penciuman ku..aku yakin, aku akan selalu mengingat wangi ini.

“kau tau? Aku sangat senang kau menerima ku sebagai namjachingu-mu. Gomawo chagi..” dia masih terus memeluk-ku dan mengelus lembut rambut ku.

“saranghae..Kris..jeongmal saranghae..”

———————

*Kris pov*

Aku masih terus memeluk Suzy. Aku sangat lega. Ternyata dia tidak menyukai Suho, dan dia mau menerima ku menjadi namjachingu-nya. xD

Aku tidak ingin melepaskan pelukan ini.. aku ingin selalu bersamanya…

#drrt drrt drrt#

“Kris? Iphone ku bergetar. Bisa kau lepaskan pelukan mu dulu?”

“kekeke~mianhae chagi..” aku langsung melepaskan pelukan ku pada Suzy.

“Kris? Suho.. dia mengirimi ku pesan. Apa aku perlu membalasnya?” Suzy bertanya pada ku.

“balas lah..” sahut ku pasrah.

“gwaenchana? Kau sebaiknya membaca isi dari pesan ini dulu.” lagi-lagi dia bertanya pada ku. dan aku pun membaca pesan yang dikirim Suho untuk Suzy.

From : Suho

‘Suzy-ssi, besok malam apa kau ada waktu? Karna besok aku sedang tidak ada jadwal, aku ingin mengajakmu makan malam. Apa kau bisa pergi denganku? Dengan Kris saja kau bisa, berarti dengan ku kau juga harus bisa! Karna kau sudah berjanji pada ku! >,<’

Saat membaca pesan itu, suhu tubuh ku terasa memanas. Apa-apa’an Suho memaksa Suzy untuk pergi dengannya?! >,<

“bagaimana?” tanya Suzy lagi.

“aku akan bilang tidak. Aku akan menolak ajakannya.” Suzy langsung mengetik kalimat penolakan pada layar iphone’nya, tapi aku mencegah tangannya.

“jangan! Kau pergi saja dengannya. Aku percaya pada mu chagi, kau tidak akan mengkhianati ku.” sahut ku mantap. Tapi sebenarnya dalam hati ku, aku sangat ragu dengan apa yang ku ucapkan tadi.

Besok malam, aku harus mengikuti kemana mereka pergi!

————————

 

#Apgujeong Store#

*Author pov*

“aku ingin memberikan sesuatu untuk Jiyeon.”

“dia suka hal yang unik.”

“kalau begitu, kau harus membantu ku memilihkan sesuatu untuknya Sulli-ah!” Chanyeol menarik tangan Sulli ke dalam sebuah toko pernak pernik.

“apa dia suka boneka?”

“Anni. Dia tidak suka boneka. Sudah ku bilang, dia suka hal yang unik.”

“bagaimana dengan ini? hahahaha..” tiba-tiba saja Chanyeol memakaikan bando telinga kelinci berwarna pink ke kepala Sulli.

“Lihat! Ini sangat cocok dengan mu Sulli-ah!” Chanyeol menarik Sulli untuk melihat dirinya di dalam cermin kecil. Sulli pun hanya tertawa. Dia juga melakukan hal yang sama pada Chanyeol.

“Ini juga cocok untuk mu! Persis seperti telinga aslimu! Hahahaha” Sulli memakaikan Chanyeol bando telinga gajah di kepalanya.

“Ya! kau jangan mengejek ku! tapi aku tetap terlihat tampan bukan. Kekeke~.” Chanyeol dan Sulli terus bercanda. Tertawa lepas, saling mengejek satu sama lain. Tanpa mereka sadari 2 pasang mata melihat keakraban mereka.

“apa mereka sudah seakrab itu?”

“jangan sedih. Mungkin mereka hanya bercanda layaknya teman biasa.” Sehun merangkul pundak Jiyeon.

“aku tidak sedih. Aku hanya…”Jiyeon berusaha setegar mungkin setelah melihat Chanyeol dan Sulli.

“kau hanya cemburu. Aku juga. Kita sama. Aku cemburu melihat mereka bercanda bersama. Tapi aku berusaha untuk tidak berpikiran negatif pada mereka berdua.” Sehun berusaha menenangkan dirinya sendiri.

“negatif? Kalaupun mereka saling jatuh cinta, itu sama sekali bukanlah hal negatif Oh Sehun.” Jiyeon menatap sinis ke arah Sehun.

“ya! jangan menatap ku seperti itu! kalau mereka saling jatuh cinta, sudah pasti berdampak negatif untuk kita berdua! Kita akan patah hati Park Jiyeon!” Sehun mengacak-ngacak rambut Jiyeon.

“aish sudahlah. Aku ingin makan es krim!” Jiyeon pergi meninggalkan Sehun.

“Ya! kau lupa tujuan kita untuk datang kesini?!”

“aku ingat. Mencari sesuatu untuk Sulli kan? Setelah makan es krim, aku akan menemani mu mencari barang untuk Sulli.”

“baiklah..” Sehun pun berlari kecil mengejar Jiyeon untuk menyamakan langkah mereka.

++

*Chanyeol pov*

Setelah menemukan sesuatu untuk Jiyeon, aku dan Sulli memutuskan untuk mampir ke sebuah cafe es krim di store itu. saat kaki ku melangkah memasuki cafe, mata ku langsung tertuju pada 2 sosok manusia yang sangat familiar dengan ku. mungkin Sulli juga melihat hal yang sama..

“mereka..” Sulli menggumam.

“iya itu mereka. Bagaimana kalau kita bergabung dengan mereka?”

“jangan. Bisa-bisa kita mengganggu mereka.” Sulli mencegah ku yang hendak berjalan ke arah 2 orang itu.

“ya pabbo! Malah bagus kalau kita mengganggu mereka! Apa kau mau mereka saling jatuh cinta ha?!” aku sedikit membentak Sulli.

“Hmm..kau benar. tapi kalau memang Jiyeon menyukai Sehun, aku merelakannya.” WHAT??? Perkataan Sulli benar-benar membuat ku jengkel.

#pletak!#

“Ya! sakit!” Sulli mengelus kepalanya karna menjadi sasaran jitakan ku.

“aku tidak akan rela kalau Jiyeon menyukai Sehun. Kalau kau tidak mau berjuang untuk mendapat kan Sehun, aku akan berjuang sendiri untuk mendapatkan Jiyeon! Huh!” aku pergi begitu saja meninggalkan Sulli.

“Ya tunggu! Aku ikut!” Sulli akhirnya menyusul ku.

++

*Sehun pov*

“annyeong..” suara itu sangat sangat sangat tidak asing bagiku. Itu suara Chanyeol.

“sedang apa kalian disini?” Jiyeon terlihat sangat terkejut melihat kehadiran Chanyeol dan Sulli.

“kami sedang jalan-jalan saja. Kalian berdua?” Chanyeol bertanya pada kami.

“sama seperti kalian. Mau duduk bersama kami?” aku menawarkan agar Chanyeol dan Sulli bergabung dengan aku dan Jiyeon.

“tentu!” sahut Chanyeol dengan semangat. Dia menampakkan deretan gigi putihnya. -,-

“apa itu coba aku lihat?!” baru saja Sulli duduk disamping Jiyeon, mata Jiyeon langsung tertuju pada paper bag pink yang dibawa Sulli.

“oh..itu..” belum selesai Sulli berbicara Jiyeon sudah mengeluarkan isi paper bag itu. sebuah bando. Bando telinga kelinci, yang tadi dipakai Sulli saat di dalam toko pernak pernik.

“aku membelikannya untuk Sulli. Bagus kan?” Chanyeol? Kau membelikannya untuk Sulli? Kau mendahului ku Park Chanyeol!! >,<

“Oh..ne, bagus.” Sahut Jiyeon singkat. Terlihat jelas raut kecewa di wajah Jiyeon.

“dan ini bando untuk ku!” Chanyeol pun mengeluarkan bando telinga gajah dari dalam tasnya.

“aish, dasar anak kecil. Ya! kelakuan mu sangat tidak cocok menjadi sosok seorang rapper! Aku heran kenapa kau bisa jadi lead rapper di dalam grup.” Aku mencemo’oh Chanyeol.

“Ya! bilang saja kau juga menginginkan bando ini kan?? Iya kan? Iya kan? Iya kan?” Chanyeol terus saja menggoda ku. Sulli hanya tertawa melihat tingkah kami berdua.

“Aku mau ke toilet.” Tiba-tiba saja Jiyeon beranjak pergi meninggalkan kami bertiga. Aku Chanyeol dan Sulli hanya saling menatap satu sama lain. Mereka berdua mungkin bingung dengan sikap Jiyeon..tapi tidak dengan ku..

++

*Jiyeon pov*

Aku pergi meninggalkan mereka. Aku ingin menenangkan diri ku! aku cemburu!! Sangat cemburu!! Sulli mendapatkan sesuatu dari Chanyeol?? Ya..walaupun itu hanya sebuah bando, tapi tetap saja aku tidak suka Chanyeol memberikan sesuatu pada Sulli. Aku menutup wajahku dengan kedua telapak tangan ku. aku hanya bersandar pada dinding di depan toilet wanita. Tentu saja aku tidak menangis! Tapi..

“Jiyeon-ah..” seseorang membalikkan tubuh ku, dan.. #chu#

Aku..hanya terdiam membiarkan bibirnya bersentuhan dengan bibir ku. mata ku terpejam..bibirnya..masih bersentuhan dengan bibirku..

Dan akhirnya aku pun sadar! APA YANG DIA LAKUKAN?!!!! >,<

Aku langsung mendorong tubuhnya dengan kasar.

“KAU?!?! KAU GILA!! ARGGH!!” aku pun pergi meninggalkannya.

“aku pulang!” aku kembali ke tempat duduk kami untuk mengambil tas dan meninggalkan mereka.

“Jiyeon-ah! Tunggu!” Sehun berusaha mengejarku.

“kau kenapa?” Sehun terus saja mengikuti ku.

“gwaenchana..aku hanya butuh istirahat. Mianhae aku tidak bisa menemani mu untuk mencarikan sesuatu untuk Sulli. Aku janji besok sepulang sekolah aku akan menemani mu.” Aku mempercepat langkah ku dan meninggalkan Sehun.

Aku berjalan menuju sungai Han. Aku masih memikirkan hal yang telah terjadi pada ku tadi saat di dalam cafe.

Bagaimana bisa si ‘crazy hair’itu mencium ku!?!

Dia mengambil first kiss ku!!! >,<

Arrggh!!

“Chanyeol..dia mencium ku..” gumam ku pelan dan menyentuh bibir ku. tadi..beberapa saat yang lalu..bibir Chanyeol bersentuhan dengan bibir ku. orang yang kusukai sekaligus ku benci telah mencium ku!! >,<

#drrt drrt# iphone ku bergetar dan berhasil membuyarkan lamunan ku. ada pesan. Tapi aku tidak mengenali nomor ini.

From: 879874xxxxx

Aku tau, kau pasti sedang memikirkan ciuman ku tadi bukan? Hahaha

Itu baru permulaan Park Jiyeon. –,

Mata ku membulat saat membaca isi pesan tersebut. Dan wajahku pun memerah saat dia membahas ciuman itu lagi. >,<

Darimana Chanyeol mengetahui nomor ku? ah..pasti dia mengetahuinya dari Sulli. Dan kenapa dia bilang itu baru permulaan??? Memangnya dia akan melakukan hal apa lagi pada ku?!? aish! Aku benci jika harus pusing karna memikirkan Chanyeol!! >,<

++

*Sulli pov*

Aku merebahkan tubuh ku diatas tempat tidur ku yang empuk. Hah..aku lelah sekali hari ini. setelah membantu Chanyeol menemukan sesuatu yang unik untuk Jiyeon, dan syukurlah kami menemukannya. (x

Rencana mendadak Chanyeol untuk membuat Jiyeon cemburu juga berhasil. Kekeke~, Jiyeon terlihat sangat kesal saat Chanyeol memamerkan bando telinga itu padanya dan Sehun. Oh ya, aku jadi teringat. Tadi Jiyeon tiba-tiba saja pergi meninggalkan kami. Jangan-jangan Chanyeol melakukan sesuatu yang aneh pada Jiyeon saat di toilet tadi. -,-a

Aish..sudahlah..aku tidak mau memikirkan mereka. Aku mau memikirkan namja itu. perkataannya tadi masih terngiang-ngiang di telinga ku.

#Flashback on#

*Sulli pov*

Jiyeon pergi meninggalkan kami bertiga. Dia bilang, dia mau ke toilet. Tak lama setelah Jiyeon pergi, Chanyeol menyusulnya. Alhasil, aku hanya berduaan dengan Sehun.

“perasaan itu tidak bisa dibohongi..” perkataan Sehun membuat ku terdiam.

“maksudmu?”

“semakin keras usahanya untuk menyembunyikan rasa cemburunya, malah semakin jelas terlihat kalau dia benar-benar cemburu.” Lagi-lagi perkataannya membuat ku bingung.

“Maksudmu? Jiyeon?”

“kau benar. yang kumaksud Jiyeon. Begitu juga aku.” Aku tidak heran kalau Jiyeon cemburu. Karna sama seperti dugaan ku, Jiyeon memang menyukai Chanyeol. Tapi aku masih tidak mengerti dengan perkataan Sehun ‘Begitu juga aku’, maksudnya apa? Apa dia cemburu melihat Chanyeol dan Jiyeon?

“aku..tidak..” baru saja aku mau memperjelas perkataan Sehun, tiba-tiba saja Jiyeon datang, dan aku pun hanya bisa menyimpan pertanyaan ku ini dalam hati.

#Flasback off#

*Sulli pov*

#drrt drrt# iphone ku bergetar. ada pesan. Aku tidak mengenali nomornya.

From: 98397xxxx

Aku harap kau mengerti maksudku yeoja kecil. 🙂

Kalau kau tidak mengerti, aku akan menjambak mu! –,

Saat membaca kalimat pertama, aku masih tidak tau siapa yang mengirimi ku pesan ini. tapi saat aku membaca kalimat kedua, aku sangat tau siapa yang mengirim pesan ini. Sehun! Ini Sehun! Hanya dia namja yang pernah menjambak ku. >,<

Aku tersenyum senang membaca pesan darinya. Walaupun aku tidak mengerti apa maksud dari pesan ini..

——————–

*Author pov*

Keesokan harinya, kehidupan sekolah mereka berjalan seperti biasa. Bedanya Jiyeon dan Sulli terlihat sedikit agak canggung.

“Ya! kalian berdua kenapa?!” tanya Suzy pada 2 sahabatnya yang hanya terdiam.

“kami tidak apa-apa. Bagaimana kencan mu dengan Kris kemarin?” Jiyeon pun mengalihkan pembicaraan.

“hah, sangat menyenang kan. Bahkan sekarang aku sudah menjadi yeojachingu’nya. Hahahaha” Suzy tertawa puas. ‘Oops aku lupa kalau merahasiakan ini dari Jiyeon & Sulli’ Suzy membatin.

“Jinjja??? Waahh..chukkae. tapi apa dia boleh berpacaran?” tanya Sulli heran.

“hmm..tentu saja dia tidak boleh berpacaran. Maka dari itu aku dan Kris harus backstreet. Seharusnya aku tidak menceritakan ini pada kalian. Tapi karna kalian 2 orang yang aku percaya, jadi aku yakin rahasia ini akan aman.” Suzy mengedipkan sebelah matanya pada kedua gadis itu.

“tapi..Suho mengajakku berkencan nanti malam. Aku bingung..” raut wajah Suzy berubah seketika.

“HAA??? Aish, aku iri pada mu. 2 orang namja tampan yang hampir sempurna menyukai mu.” Sulli mencibir Suzy.

“Lalu? Kau menerimanya?” Jiyeon terlihat penasaran.

“awalnya aku menolaknya. Tapi Kris menyuruhku agar aku pergi dengannya. Bagaimana ini?” tanya Suzy bingung.

“ya sudah. Kau pergi saja dengannya.” Sahut Jiyeon cuek.

“tidak semudah itu. aku harus bagaimana kalau nanti tiba-tiba Suho mengatakan perasaannya padaku, dan meminta ku menjadi yeojachingu’nya. Aku harus jawab apa??”

#pletak!# Jiyeon dan Sulli menjitak kepala Suzy bersamaan.

“Aww..” ringis Suzy.

“Kau terlalu percaya diri! Belum tentu Suho akan mengatakan hal itu!” perkataan Jiyeon disetujui oleh Sulli.

“Aish..pokoknya nanti malam, kalian berdua harus mengantar ku!” Jiyeon dan Sulli saling memandang.

“Hah, dasar kau ini.” Sulli hanya mendesah pelan.

“Jiyeon-ah? Ikut aku sebentar.” Tiba-tiba Sehun datang dan menarik tangan Jiyeon. Suzy hanya melongo melihat mereka berdua pergi. Sedangkan Sulli, dia hanya tersenyum kecut. Dia cemburu. Lagi-lagi dia harus melihat yang tidak ingin dia lihat.

“ya! Sulli-ah, kau juga ikut dengan ku!” hanya beberapa detik kemudian, Chanyeol pun menarik tangan Sulli pergi. Jiyeon yang sedang menoleh ke belakang melihat hal itu. Raut kesal dan jengkel terlihat jelas diwajah cantiknya.

“Ya! kalian semua mau kemana?!? Jangan tinggalkan aku sendiri!!!” Suzy berteriak ke arah mereka berempat.

*Jiyeon pov*

‘apa-apaan dia?!? Setelah kemarin mengambil first kiss ku, dan mengirimi ku pesan yang aneh, sekarang dia bertingkah seolah tidak ada apa-apa! Dan dia malah mendekati Sulli lagi!! >,< apa dia sengaja mempermainkan aku dan Sulli?! Awas kau crazy hair!! Kau..kau hanya boleh dengan ku!!!’

*Chanyeol pov*

‘Saat melihat Jiyeon jantung ku berdetak cepat. Kemarin itu adalah first kiss ku. >///< . Sebenarnya aku sangat malu bertemu Jiyeon. Dan jujur saja, aku tidak ingin pura-pura mendekati Sulli lagi!! Tapi mau bagaimana lagi, aku harus tetap berpura-pura menjalankan misi ini agar Sehun tidak mencurigai ku. Jiyeon-ah..tunggu aku! Jangan sampai kau jatuh cinta dengan maknae itu!!’

*Sulli pov*

‘aku hanya bisa tersenyum kecut melihat Sehun dan Jiyeon. Apa mereka sudah saling menyukai? Apa dugaan ku salah tentang Jiyeon menyukai Chanyeol? Dan sebenarnya apa maksud perkataan Sehun kemarin? Aish, terlalu banyak pertanyaan di kepalaku. Sehun..kau tak sadar telah menyakiti ku’

*Sehun pov*

‘hari ini aku masih harus berpura-pura mendekati Jiyeon. Tadi aku juga melihat kalau Chanyeol menarik tangan Sulli. Aku cemburu..aku sakit hati Choi Sulli. Apa kau tau itu? aah, kau pasti tidak tau. Mungkin yang kau tau sekarang hanya perasaan Chanyeol. Tapi apa mungkin Chanyeol benar-benar menyukai Sulli? Hmh..Sulli-ah..semoga kau mengerti maksud perkataan ku kemarin. Aku cemburu. Aku cemburu melihat mu dan Chanyeol..’

—————————–

*Author pov*

06.00 pm

#EXO’s Dorm#

“Kyungsoo!! Dimana baju ku?!?” “Kai!! Mana sepatu ku?!?” “Luhan!! Cepat kemari, tata rambut ku?!!” semua teriakan itu berasal dari mulut Suho. Dia sedang panik karna 1 jam lagi dia akan dinner dengan Suzy. Kris, Chanyeol dan Sehun, yang sedang bermain game, bingung melihat keadaan dorm mereka.

“ada apa ini?” Sehun pun bertanya pada Tao yang sedang asik menonton TV

“Suho hyung akan kencan.” Sahutnya singkat.

“Mwo?? Dengan siapa???” tanya Chanyeol penasaran.

“Katanya dengan teman sekelas mu. Apa kau tidak tau?” sahut Baekhyun yang tidak sengaja mendengar pertanyaan Chanyeol.

“Hah?? Nuguya?” tanya Sehun dan Chanyeol saling berpandangan.

“kalian berdua ikut aku!!” tanpa basa basi Kris menarik tangan Chanyeol dan Sehun agar masuk kedalam kamarnya. Tao dan Baekhyun yang melihat hal itu hanya menatap bingung ke arah mereka.

“kalian berdua harus menemaniku. Suho akan kencan dengan Suzy!” perkataan Kris membuat Chanyeol dan Sehun cukup terkejut.

“Mwoya?? Bagaimana bisa dia berkencan dengan Suzy??” Chanyeol tidak percaya dengan apa yang didengarnya.

“Bukannya hyung menyukai Suzy? Kenapa bisa jadi seperti ini?” Sehun tampak bingung.

“aku..aku sudah berpacaran dengan Suzy..” Kris menggumam, tapi itu cukup jelas untuk membuat Chanyeol dan Sehun memekik tidak percaya.

“WHAT????” sahut kedua bocah itu bersamaan.

#cklek# suara pintu kamar Kris terbuka.

“Ya! jangan ribut! aku sedang tidur! Kalian jangan teriak-teriak!!” ternyata pekikan Chanyeol dan Sehun berhasil mengganggu tidur Xiumin yang kamarnya tepat di sebelah kamar Kris.

“mianhae hyung..” sahut Chanyeol.

“lalu sekarang rencana hyung apa?” Sehun bertanya pada Kris.

“aku mau mengikuti mereka. Kalian berdua juga harus ikut!” Kris menepuk pundak kedua dongsaengnya itu.

“aish..sudah kuduga kita pasti akan terlibat..” sahut Chanyeol lemah yang diikuti anggukan oleh Sehun.

“sudah jangan banyak bicara!! Cepat ganti baju kalian!”

——————-

#Suzy’s House#

“apa aku sudah terlihat cantik?” Suzy berputar-putar di depan cermin layaknya seorang putri. Dia memakai mini dress berwarna hitam, dipadukan dengan sepatu flat cantik dengan warna yang sama. Rambutnya yang berwarna coklat tua dibiarkan tergerai begitu saja, apalagi dengan poni yang selalu menjadi ciri khasnya, membuat Suzy terlihat semakin cantik dan cute.

“kau sudah cantik agaeshi..” sahut Jiyeon cuek.

“Kenapa kalian masih berpakaian seperti itu?! cepat ganti pakaian kalian!” Suzy berteriak pada 2 sahabatnya.

“aish.. ne.. ne..” Jiyeon dan Sulli pun menuruti perintah Suzy.

6 orang remaja sedang bersiap-siap untuk pergi ke sebuah resto cukup mewah ala China di pusat kota Seoul. Ah..tidak lupa ditambah  1 orang remaja yang tidak mengetahui apa-apa, yaitu Suho. Kekeke~

Apa mereka semua akan bertemu di resto itu? Apa yang akan terjadi kalau Tuhan benar-benar mempertemukan mereka semua?

———————

TBC! xD

Kalo yang ini mah bener” tbc. Kekeke~
ditunggu next chapternya ya readers yang baik hati. (x
jangan lupa RCL okay! xD
gomawo. (x *bow

 

67 pemikiran pada “School Girls vs Boyband (Chapter 6)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s