Acute

Author : KMI27CH

 

Title : Acute

 

Genre : Friendship, Sad Romance, Angst, Hurt (?)

 

Type : Songfic

 

Cast :   Oh Sehun (EXO-K)

 

Han Hyo In (OC)

 

Jung Rae Mi (OC)

 

Annyeong ^^ author balik lagi~ mudah-mudahan ff author yang ini lebih baik dari sebelumnya ^^ mohon maaf kalo ada typo dan maaf juga kalo ff ini gaje dan sebangsanya ^^ atau… susah dimengerti jalan ceritanya ^^ author terinspirasi dari lagu Acute yang dinyanyiin sama Vocaloid (Hatsune Miku, Megurine Luka & Kaito)

 

~ Hyo In’s POV ~

 

Perasaan yang ada di kamar dingin ini. Mengingat kejadian itu… aku… momen itu.. seperti kembang api. Menghanguskan satu sama lain dan kemudian menjilat luka bakar masing-masing dengan lembut.

 

~ Sehun’s POV ~

 

Aku kira semua akan baik-baik saja. Pada malam ketika aku sudah melarikan diri. Suara hujan terdengar keras dari jendela saat aku tersiksa oleh penyesalan.

 

 

Apa yang bisa kau lihat?

 

 

~ Hyo In’s POV ~

 

Aku ingin mengatakan “matamu hanya untuk melihatku”. Tidak ada cara apapun yang bisa kulakukan untuk mengatakan itu dengan lantang padamu, di akhir cinta yang terbelit ini.

 

 

Apa yang bisa kau lihat?

 

 

~ Hyo In’s and Sehun’s POV ~

 

Untuk memperdalam kegelapan, keinginanku menjadi lepas. Aku ingin kau menjawab di sini sekarang. Bayangan orang lain yang muncul akhirnya lenyap satu-persatu. Dan mengubur tubuhku dalam pelukanmu, saat aku takut.

 

 

~ Sehun’s POV ~

 

Kebenaran yang selalu ingin kau ketahui tentangku adalah hubungan baruku. Memancarkan kering dan kusam dari suatu suara dan pada saat itu juga, roda berputar. Tapi bagaimanapun juga, itu hanya penipuan.

 

 

~ Rae Mi’s POV ~

 

Aku terus memiliki hubungan denganmu. Tapi, sekarang harus berakhir dengan sakit tak terbalas dariku. Harusnya, kami mencintai satu sama lain. Tapi bagaimanapun juga, itu hanya penipuan.

 

 

~ Rae Mi’s and Sehun’s POV ~

 

Sebuah telepon berdering tiba-tiba dan membawa sebuah persahabatan terjerat. Menambal satu kebohongan dengan yang lain, dan aku masih tersenyum.

Seperti aku yang berpegang teguh padamu dengan alasan keputusasaan yang menyakitkan. Hati berkarat yang kupunya hanya dapat menjadi lumpuh perlahan-lahan.

 

 

~ Rae Mi’s POV ~

 

Seperti perasaan kita yang berayun di ruang dingin ini. Aku… melihatmu di sana.. berdiri, memperhatikan kami. Terkejut. Kau.. terkejut, tapi… maaf… aku tidak bisa menjelaskan semua ini padamu. Aku memanggil namamu, tapi kau megacuhkannya, kau.. apa yang akan kau lakukan dengan benda itu? Tolong, maafkan aku. Terlambat.

 

Ya, aku terlambat.

 

 

~ Hyo In’s POV ~

 

Seperti perasaan kita yang berayun di ruang dingin ini. Suara setan telah masuk ke dalam diriku dan tidak bisa hilang. Sekarang, robek topengmu dan tunjukkan wajah kebenaranmu. Aku kecewa pada kalian berdua. Ya, sangat kecewa. Hanya ini yang bisa kulakukan…

 

 

~ Hyo In’s, Rae Mi’s, and Sehun’s POV ~

 

Saat kegelapan tergantung, cinta tidak akan pernah kembali.

 

Tajam mengelupas kulitku.

 

Pisauku terendam.

 

Sampai kita muncul dan binasa seperti kembang api.

 

Mari menghanguskan satu sama lain dan membakar segala sesuatu dengan…. lembut.

 

 

~ Hyo In’s POV ~

 

“aku akan ke rumahmu.” Ujarku dingin, lalu menutup telpon. Percuma saja kalian menutupinya dariku, aku sudah mengetahui semuanya. Jung Rae Mi. Apakah kau harus kupanggil eonnie seperti dulu? Menurutku tidak. Oh Sehun. Apakah kau harus kupanggil oppa seperti dulu? Menurutku, tidak juga. Aku tidak menganggap kalian apa-apaku lagi. Bukan sahabat. Bukan apa-apa. Jung Rae Mi, bukankah kau sudah tahu, kalau selama ini aku mencintainya? Mencintai Oh Sehun? Walaupun aku tahu, ia tidak mencintaiku. Tapi, apa salahnya berusaha? Tapi kau malah menghancurkanku dan bertunangan dengannya. Perlahan, aku mengambil sesuatu yang ingin kubawa. Pisau. Bukan maksudku untuk membunuh keduanya dalam waktu yang sama. Aku merencanakan sesuatu… dan menghadiahkan sesuatu… untuk mereka..

 

 

Aku masuk ke dalam rumah Rae Mi tanpa permisi, lalu berjalan ke salah satu kamar, berhenti di depan pintu kamar itu. Aku yakin. Mereka… ada di dalam. Aku pun mulai mebuka pintu kamar itu. Dan aku… melihat.. pemandangan.. yang tidak kuinginkan.

Aku melihat, Sehun dan Rae Mi.. berciuman… apa yang mereka lakukan? Aku sudah bilang aku akan datang. Aku melihat Rae Mi menepis tangan Sehun yang sedang memegangi pipinya dan kulihat juga Rae Mi melirik ke arahku dengan wajah kagetnya.

 

 

Sudah saatnya…

Aku pun membalikkan badanku, berniat untuk pulang

 

“HYO IN!!” seru Rae Mi, dengan segera aku menancapkan pisau yang kubawa ke leherku

 

“HYO IN!!” seru Rae Mi lagi, aku menoleh ke arahnya, dengan perlahan… darah mengalir keluar dari mulutku, aku memasang senyum sinisku padanya, ani, pada Rae Mi dan Sehun. Selamat Tinggal…

The End

 

Finish~! Mianhe kalo terlalu pendek, kekeke! Mianhe juga kalo kurang jelas ^^

 

14 pemikiran pada “Acute

  1. bagus ceritane… tapi, thor? kalau mau nyadur dari lagu, enaknya dijadiin cerita aja… ditambah-tambahin sendiri. DIJAMIN!!! jadi lebih seru… tapi, ceritane tetep bagus. (memberi inspirasi untuk menulis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s