What Is This? (Chapter 1)

Tittle: What Is This?

Author: ExoticBaekYeol

Main Cast:

  • Park Hira (as Chanyeol’s young sister) > OC
  • Park Chanyeol
  • Byun Baekhyun dkk

Support Cast: Ayo tebak!

Genre: Comedy & Romance

Rating: PG 15

Length: Multi Chapter

Summary: Park Chanyeol memiliki adik perempuan? Baekyeol mesum? D.O pakai kacamata dan selalu membawa buku? Si Baozi bersaudara Xiumin & Sohee (WG) + Chen pacar Sohee membentuk Baozi Squad? Suho, Kris, Sehun & Kai adalah Kuartet Penakluk? Lay kembaran adiknya Chanyeol karena lesung pipinya? Sehun dan kris dekat dengan murid pindahan Cina Luhan dan Tao? Bagaimana kisah-kisah indah masa kuliah mereka? Simak saja FF berikut!

ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

“Wow! Thektii~ *seksi* witiew~ Yuri-ya, kamu cantik banget sih hari ini~” goda Chanyeol oppa pada Yuri yang sedang asik berjalan bersama Tiffany dan Yoona.

“Apaan sih! Nggak ada kerjaan! Plak!” Yuri balas mengeleng Chanyeol oppa dan melemparnya dengan kaleng minumannya.

“Ya! Kampret! Masih cantikan adikku daripada kamu! Jangan Ge-Er deh!” sorak Chanyeol oppa tak mau kalah.

“Lasingan, oppa emang kayak namja mesum nggak ada kerjaan,” sahutku yang membuat Chanyeol oppa melotot.

“Untung-untung dibilang cantik!” omehnya.

“Iya, Hira emang selalu cantik di mataku..” suara siapa tuh? Kentut? Oh, ini nih, Byun Baekhyun sahabat oppaku yang mesumnya nggak ketulungan seperti oppaku yang gila ini.

“Akhirnya datang juga nih bocah. Lama amet!” Chanyeol oppa menarik tas Baekhyun oppa yang membuat sang pemilik tas terjatuh.

“Bocah?! Ya! Sakit! Lepasin ah! Annyeong Hira-ya~” apa-apaan namja ini? Habis marah-marah langsung berkata sok imut gitu? Huwek~

“Annyeong sohib mesum oppaku, haha.”

“Ya! Kok aku dibilang mesum sih? Wah, bahaya nih anak. Jangan-jangan kamu yang ketularan mesum sama Chanyeol!”

“Ya! Apa kau bilang? Emangnya aku mesum virus? Aku ini happy virus men! Belom jelas? H-A-P-P-Y-V-I-R-U-S!” ucap oppa dengan penuh penekanan.

“Happy virus apaan? Gigimu?” emang sama-sama gila nih orang dua. Sama-sama mesum, sama-sama gila, sama-sama o’on, udah gitu sohib pula. Komplit!

“Hira-ya~” kulihat Kyungsoo berlari ke arahku dengan setumpuk buku tebal dipelukannya.

“Kenapa? Kayak film India saja macam kau lari.”

“Dosennya sudah datang tuh! Gesit!” ucapnya sambil mengelap peluh yang mengalir di dahinya. Yang satu ini sahabatku dari kecil, nama panjangnya Do Kyungsoo. Dari TK, SD, SMP, SMA sampai kuliah barengan sama dia. Dari kecil aku sudah biasa main masak-masakan sama dia, tapi anehnya dia yang ngajarin aku masak, kebalik. Pokoknya kalian pada kalo jadi istrinya Kyungsoo beruntung banget deh! Nggak perlu mikir masalah ada makan di rumah atau nggak, keke~ tapi dia BUKAN tipeku!

“Sabar napa. Lagi menikmati pemandangan alam surga nih!”

“Mwo? Pemandangan alam surga?” Kyungsoo, Chanyeol oppa dan Baekhyun oppa mengedarkan pandangan mereka kesekeliling. Seperti mencari sesuatu.

“Oh~ jadi itu maksudmu dengan pemandangan alam surga?” seru Kyungsoo sambil menunjuk Lay yang tengah merapikan jaketnya.

“Hah? Lay? Enak aja kamu!” ucapku sambil melempar Kyungsoo dengan tas.

“Lha, trus siapa dong? Kan kalian saudara kembar, haha.”

“Saudara kembar? Maksudmu? Berarti aku punya saudara lain lagi gitu?” Tanya Chanyeol oppa dengan kaget dan ekspresi shocknya.

“Bukannya begitu. Lay ini pindahan dari Cina, dibilang kembar sama Hira soalnya mereka berdua sama-sama punya lesung pipi yang daleeem banget! Manalagi mereka berdua jurusannya sama semua, hoho,” jelas Kyungsoo sambil tertawa dengan nistanya.

“Oh.. aku kira punya saudara lagi..”

“Jadi, siapa yang kamu maksud dengan pemandangan alam surga? Aku?” sembur Baekhyun oppa dengan tingkat PD-nya seperti dewa.

“Haha, ngaca dulu sono! Itutuh yang aku maksud dengan pemandangan alam surga!” aku menunjuk 4 orang namja yang tengah asik berbicara dengan kerennya.

“Ohh, kuartet penakluk itu! Pantesan aja.. semuanya pada ganteng dan keren banget. Suho yang berkharisma, Kris yang cool, Sehun yang pendiem tapi senyum evilnya ituloh, dan Kai yang badannya kayak nggak punya tulang! Wow o.O“ Kyungsoo membetulkan posisi kacamatanya yang besar itu. Entah itu kacamata minus, plus ato gaya -__- “Katanya kamu suka sama Sehun, ya?” lanjutnya.

“Ne~ Sehun oppa itu sangat keren~ manis~ kulitnya putih, mulus, bersih~ dan puppy eyes-nya.. woah~” ungkapku sambil terpana sendiri memperhatikan setiap gerak-gerik Sehun.

“Apaan tuh kuartet penakluk?” Tanya Chanyeol oppa kebingungan.

“Itu karena mereka berempat adalah penakluk hati wanita, makanya disebut kuartet penakluk!” jelas Kyungsoo.

“Emang mereka saja? Aku juga!” aih, tingkat percaya diri Chanyeol oppa memang nggak pernah hilang.

“Eh, Sehun? Oh Sehun? Katanya dia lagi deket sama anak baru pindahan dari Cina namanya Luhan, ya kalo nggak salah. Katanya si Kris juga lagi dekat sama murid pindahan Cina temannya Luhan itu, siapa sih.. ungg.. toa.. eh? Tao! Ya, Tao namanya!” terang Baekhyun oppa membuat hatiku ‘PRAANNKK’ hancur berkeping-keping.
“Luhan? Kayak pernah dengar tapi nggak pernah lihat rupanya,” ucap Kyungsoo sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.

“Sama, emang kamu saja yang belum lihat? Aku juga!” sahutku, Chanyeol oppa dan Baekhyun oppa secara bersamaan.

ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

“Aeslah, Lay! Cintaku bersemi di Korea~ wuhuuuu~” sorak-sorai semua teman-temanku membuatku jadi pusing sendiri. Bagaimana tidak? Yang diolok itu bukan hanya Lay, tapi aku juga ikut nyantol dinistakan!

“Tolong untuk diam, teman-teman,” ucap Lay dengan bahasa yang formal dengan wajah yang memerah.

“Bilang aja senang diginiin!” nah, ini dia nih biang keroknya si baozi bersaudara. Si Xiumin sama Sohee. Mereka nggak ngaca ya kalo mereka itu kembar? Tapi.. kembar saudara kandung, hufft~

“Iya, langsung tembak aja!” eh, si Chen ini kok ikut nyantol juga sih? Apa karena dia pacarnya Sohee jadi ikut ketularan gila ya? Baozi squad? Nggak cocok!

“Woi! Pada diem semua! Cerewet banget sih!” Teriakku membuat semuanya menjadi hening..

Ternyata tadi itu aku dibohongin sama Kyungsoo! Katanya dosennya sudah datang? Tapi mana? Batang hidungnya aja belum kelihatan. Bilang aja nggak mau telat, susah amet -_-

Seketika itu juga aku lihat Sehun dan Suho memasuki ruang kelas, untung jurusan yang satu ini kita sama, hoho. Eh, tunggu! Tapi anak-anak ini lagi ngolokin aku sama Lay! Waduh, bahaya nih, bisa salah sangka ntar si Sehun. Sekali-kali PD boleh dong, ya~

“Ra! Katanya Lay mau minta nomor ponselmu!” nah, tuh kan, mulai lagi baozi squad bikin onar.

“Diem ah! Dasar bulet!” bentakku.

“Lay love Hira, Hira love Lay! Yey! Wuhuuu~ Cina love Korea~” Xiumin, Sohee sama Chen malah semakin menjadi-jadi. Pake bejoget di atas meja pula. Aku lihat Lay hanya diam tertunduk dengan sepasang earphone menutupi telinganya, malu? Sama, aku juga!

Kemudian aku noleh ke sebelah kiri, dan aku dapati wajah Sehun tengah memperhatikan baozi squad berjoget ria di atas meja dan Suho yang tengah.. memperhatikanku? Suho tersenyum ramah, tapi aku malah miringin kepalaku ke samping. Dia juga jadi ikutan begitu dan melambai-lambaikan tangannya bak artis. Tetapi kemudian semua itu terhenti ketika dosennya datang..

ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

“Ra! Traktir ramyun dong!” dengan lengan kirinya yang melingkar di leherku dan gaya sok imutnya, Chanyeol oppa selalu meminta traktiran padaku -_-

“Apaan sih! Seharusnya kakak traktir adik, ini kok malah kebalikannya! Dasar kakak yang miskin!”

“Bukannya begitu, Ra. Lagi sekarat nih, maklum tanggal tua..” melasnya.

“Ogah! Pergi sono, cari cewek!” suruhku sambil mencubit perutnya.

“Nggak mau, aku maunya sama kamu~” godanya dengan suara yang.. mesum(?)

“Woh! Gila apa sama adik sendiri! Pergi sana, hush!” aku melepaskan lingkaran tangannya dan berlari tanpa memperhatikan yang ada di depanku dan ‘BRUUKK’ aku menabrak seseorang.

“Aduh, duh.. mianhae, jeongmal mianhae,” ucapku sambil terus membungkuk 90 derajat.

“Gwenchana, nado~” balasnya dengan suara yang lembut.

“Hehe, kamsahamnida!” seketika itu aku mengangkat kepalaku dan mendapati seorang namja yang sangat imut! Bahkan wajahnya terlihat seperti anak 12 tahun! Kulihat dia tersenyum ramah padaku dan kemudian berlalu dengan genggaman ponsel di telinganya.

“Wow! Imut banget! Seandainya kalau namja itu seorang yeoja pasti aku akan kalah cantik darinya!” jeritku histeris membuat sebuah jitakan mendarat tepat di kepalaku.

“Jelaslah! Rupamu sudah jelek dari sananya!”

“Ya! Chanyeol oppa! Kau sungguh jahat pada dongsaengmu sendiri! Kalau aku jelek berarti oppa juga jelek! Nggak ada ramyun hari ini, week!” aku langsung berlari sekencang-kencangnya meninggalkan oppa. Dan lagi-lagi ‘BRUUUK’ aku menabrak seseorang lagi, sial banget hari ini.

“Mianhae.. jeongmal mianhae..” ucapku sambil membungkuk 90 derajat.

“Ne, gwenchana. Seharusnya kau kalau lari lihat-lihat,” balas namja dihadapanku ini dan ternyata itu..

“Lay! Whew~ Kau terlalu halus kalau berbicara, santai saja kalau berbicara denganku.” Entah kenapa tiba-tiba saja wajah Lay menjadi memerah dan aku juga ikut memerah! Omo~ aku harus segera lari dari sini.

“Ya! Kau bocah kecil berhenti di situ!” omo! Itu Chanyeol oppa! Kabur~

“Aku pergi dulu, ya! Jalitsseo!”

ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

                Huft~ sepertinya sekarang sudah aman. Saatnya mencari Kyungsoo di perpustakaan.

“Hira-ya~” seseorang dari belakang memanggilku, tapi ini bukan suara Chanyeol oppa, tapi..

“Baekhyun oppa? Ada apa?” tanyaku pelan.

“Mana Chanyeol? Tadi dia bilang lagi sama kamu.” Glek!

“Ungg.. Chanyeol oppa.. tadi.. oh! Dia lagi kencan!” jawabku berbohong.

“Mwo? Jinjja? Chanyeol kencan? Aigoo~ ini sulit dipercaya! Baiklah, tolong berikan ini padanya.” Baekhyun oppa memberiku sebuah kantong kresek yang terlihat mencurigakan.

“Ige mwoyeyo? (apa ini)” tanyaku sambil membuka ikatannya.

“Eits! Anak kecil nggak boleh lihat!”

“Pelit! Barusan aku lihat isinya kaset! Noh! Blue film, ya? Hayo ngaku!” ancamku sambil menggenggam erat kresek tersebut.

“Ani.. beneran deh! Nanti kamu tanya Chanyeol saja, ara? Tolong jangan dilihat! Kalau kau melihatnya.. ung.. kalau kau melihatnya.. nanti bokongmu semakin membesar! Itu kutukan!”

“Woi! Dasar mesum! Kutukan macam apa itu?”

“Lupakan. Ayo kita makan ramyun di tempat biasa, aku traktir,” ajak Baekhyun oppa dengan wajah sok kaya.

“Serius? Kajja!”

Ketika aku dan Baekhyun oppa hendak pergi, kulihat ditaman sangat ramai. Ada apa tuh? Kerumunan itu didominasi oleh para yeoja dan mereka bersorak-sorai dengan hebohnya.

“Oppa, apaan tuh?” Tanyaku penasaran.

“Entahlah..” jawabnya singkat.

“Ayo kita lihat!”

“Loh, katanya mau makan?”

“Sebentar saja, jebal~”

Aku dan Baekhyun oppa berusaha melewati kerumunan yang setiap detik semakin bertambah. Aku berusaha menjinjit untuk melihat ada apa di sana dan aku berhasil. Lumayan juga menjadi adik seorang Park Chanyeol, sama-sam tinggi keke~. Kulihat ada seorang namja yang tengah menari, sangat keren! Kulihat di sampingku Baekhyun oppa tengah kesusahan berusaha melihat namja itu.

“Oppa bisa lihat?”

“Sedikit, aku hanya melihat ada orang yang bergerak-gerak.”

“Jelaslah bergerak! Ayo kita terobos!” dan akhirnya kami berusaha menerobos kerumunan, menyelinap kesana-kemari. Pada akhirnya kami berhasil, yay!

Kuperhatikan namja yang tengah menari keren itu dengan seksama. Mwo? Lubang di pipi itu..

“Lay?” teriakku tak sadar. Seketika itu Lay langsung menghentikan gerakannya dan menoleh ke arahku. MATI AKU!

“Oh! Hira?”

Semua orang memperhatikanku, terutama para yeoja yang bermata dan bermulut tajam. Mereka mulai bisik-bisik tidak jelas membicarakanku. “siapa itu? Mengganggu saja!” “Ya! Pergi kau!” “Apa-apaan anak itu?” “Dia membuat Lay kami berhenti menari.”

Aish, dasar emang manusia. Lay kami? Haha, apaan tuh?

“Aku rasa sebaiknya kita pergi dari sini,” ujar Baekhyun oppa. Tapi rasanya kakiku begitu berat untuk mengambil sebuah langkah.

“Baiklah semuanya, sekarang aku akan bernyanyi sambil bermain gitar. Kalian mau mendengarkannya kan?” tiba-tiba saja Lay berbicara. Huft, apakah dia setenar ini? Tapi kalau di kelas dia selalu saja diam dan membiarkan dirinya ditindas oleh baozi squad. Semua orang di sana mengangguk setuju dan bertepuk tangan.

“Kau sedang menonton namjachingumu, ya?” siapa itu? Telingaku terasa geli~

“Ya! Kau baozi! Apa yang kau lakukan di sini?” tanyaku kaget.

“Hanya melihat keramaian yang disebabkan teman kelas kita yang pendiam,” ujarnya. Aku terkekeh pelan dan menyadari tidak mendapati Sohee dan Chen dengannya.

“Mana Sohee dan Chen oppa?”

“Mereka lagi berkencan, jadi aku memutuskan ke sini. Tetapi malah menemukan kau dan Lay tengah berpacaran,” jawabnya santai.

“Mwoya? Ya! Jangan asal nuduh dong! Aku hanya berteriak tanpa sadar,” jelasku.

“Tanpa sadar atau sadar?”

“Diam kau bulet!”

Xiumin oppa hanya cengar-cengir tidak jelas, sedangkan Baekhyun oppa terlihat manyun. Mungkin dia sebal karena acara makan ramyun kami sempat tertunda. Baiklah, karena orang yang membuat keramaian ini adalah Lay dan si baozi telah datang, aku rasa lebih baik pergi.

“Baekhyun oppa, kita pergi, kajja!” wajah Baekhyun oppa tiba-tiba berubah cerah seketika, tuh kan benar pemikiranku.

“Ya! Mau kemana kau?” kubalikkan badanku dan kudapati Xiumin bulet sedang bersama Lay yang senyam-senyum nggak jelas.

“Wae?” tanyaku curiga.

“Lay bilang dia mau nyanyiin lagu buat kamu, sini dengarin, jangan pergi!” mwo? Lay mau nyanyiin aku? Aish, bohong! Kerjaan baozi emang selalu bikin onar.

“Apaan sih! Main sama baozi squad yang lain sono!”

“Iya! Jangan ganggu Hiraku!” woi, napa Baekhyun oppa ikut nyahut segala sih -_-

“Hira itu milik Lay seorang. Benar kan Lay?” Xiumin oppa bertanya pada Lay untuk memastikan. Lay hanya tersenyum malu, wajahnya memerah dan memperlihatkan lesung pipinya yang.. manis? Aigoo~ aku baru sadar kalau ternyata orang yang punya lesung pipi terlihat manis. Berarti aku juga dong?

“Ra, kita jadi makan kan?” Tanya Baekhyun oppa dengan wajah penuh harap.

“N..ne..” jawabku kemudian berbalik.

Eh, kok aku nggak bisa jalan? Seperti ada sesuatu yang menahanku. Lem super? Siapa main lem di tempat beginian? Setelah aku periksa ternyata tidak ada lem super yang menahanku, tetapi..

“Uwaa!! Apa yang kau lakukan?” ternyata Lay yang menahan tanganku sehingga aku tidak bisa kemanapun. Baozi bersorak sorai, dan secara tak sadar aku terpana untuk beberapa saat.

“Apa yang kau lakukan? Lepaskan tangan Hira!” Baekhyun oppa menghampiri kami dan berusaha melepaskan tanganku dari genggaman Lay. Omo! Namja imut tapi mesum dan namja imut tapi diam-diam menghanyutkan, yang mana harus kupilih? Sesange, help me!

“Biarkan Hira mendengarkanku bernyanyi,” ucap Lay dengan kerennya, wow!

Akhirnya aku dan Baekhyun oppa mendengarkan Lay bernyanyi. Bagaimana dengan yeoja-yeoja tadi yang berbisik-bisik? Mereka pergi. Pergi saja!

Setelah acara makan kami yang tertunda, akhirnya setelah mendengarkan Lay bernyanyi kami pergi ke tempat ramyun langganan kami dan aku berusaha melupakan kejadian yang tadi dan Chanyeol oppa. Hoho, betapa malangnya nasib kakakku yang mesum itu.. keke~ tapi, aku masih tidak menyangka ternyata Lay sungguh romantic, huu~

Sesampainya di tempat tujuan, kami mengambil tempat duduk seperti biasa, di tengah-tengah. Kenapa di tengah-tengah? Karena sudah terbiasa Chanyeol oppa menyuruhku duduk di situ. Kenapa begitu? Karena Chanyeol oppa dan Baekhyun oppa suka ‘menggila’ dan menjadi pusat perhatian, oleh karena itu kita pada duduk di tengah. Walaupun saat ini tidak ada Chanyeol oppa, tapi ini bagai sebuah tradisi.. yang aneh.

“Hari ini aku ijinkan kau nambah sampai 3 mangkok!” ucap Baekhyun oppa dengan bangganya.

“Mwo? Jinjja? Asa! Tumben sekali oppa baik padaku?”

“Ya! Aku baik padamu setiap hari setiap saat seperti rexona! Ah~ berhubung tidak ada Chanyeol, jadi kita bisa berduaan.. keke~”

“Aish~ enak saja! Dasar mesum! Dipikirannya cuma berduaan saja, ckck.”

Seketika itu kuedarkan pandanganku ke sekeliling dan itu.. sepertinya aku pernah melihat namja itu. Oh! Itu namja super imut yang kutabrak tadi di kampus! Sampai sekarang masih menggenggam ponsel di telinganya? Dan dia sedang bersama seorang namja yang juga tampan.

Wajah namja berparas imut itu terlihat gelisah, sepertinya ada sesuatu tapi entah apa itu. Kulihat temannya hanya diam tertunduk lemas sambil memainkan minumannya. Ingin rasanya aku samperin dan menanyakan ada apa, pfft~

“Ya! Park Hira! Apa yang kau lihat?” teguran Baekhyun oppa mengagetkanku sekaligus membuat namja imut itu menghadap ke arahku. Aigoo~ dia sungguh imut *nosebleed*

Tidak hanya sampai di situ, namja imut itu malah memandangku dalam-dalam. Entah apa yang dipikirkannya, tapi itu membuatku besar kepala, hehe. Kulihat namja itu beranjak dan berjalan ke arahku, omo! Apa yang harus kulakukan? Kalau dia meminta nomor ponselku, apa aku harus memberikan padanya?

“Permisi, apakah benar kau mahasiswi dari universitas Seoul? Yang pernah bertabrakan denganku tadi siang?” rasanya aku tidak bisa berkata-kata lagi. Namja itu keterlaluan imut untuk dipandang secara dekat seperti ini.

“Ah~ ne. Itu aku..” seketika wajah namja itu langsung berubah cerah secerah-cerahnya hingga membuatku silau. Oh, sesange, help me!

“Apa kau kenal dengan Oh Sehun?” ‘KRRRTTKKK’ Sehun? Wae? Kenapa mesti Oh Sehun..? jangan-jangan namja ini seorang yeoja yang menyamar menjadi namja dan dia adalah.. yeojachingunya Sehun? Andwe!

“Oh.. Sehun? Ne, aku mengenalnya..” jawabku dengan nada yang memberat.

“Tolong antarkan aku padanya, jebal~”

-AUTHOR POV-

“Aish~ bocah itu.. PARK HIRA~!!” disaat Hira tengah menikmati pertemuan indahnya, Chanyeol, sang kakak, masih terus mencari keberadaan adik satu-satunya itu.

“Sebenarnya ada apa? Nggak pake teriak juga, hyung,” ucap Kyungsoo dengan polosnya tanpa mengetahui sebab akibat dari kemarahan sang kakak. #wuu~ bahasanya

“Memangnya kamu tahu apa, huh?”

“Ih, hyung.. serem ah~ katanya happy virus, kok malah marah-marah? Nggak cocok banget sama julukannya! Udah gitu mana buat sendiri lagi,” omeh Kyungsoo sok tau.

“Aish~ nggak usah banyak rocos deh! Bantuin aku nyari Hira dulu, soo!”

“Okok, hyung!”

Seketika itu Chanyeol melihat Sehun tengah bercanda ria dengan kuartet penakluk lainnya. Dan seketika itu terbersit sebuah ide. Di mana ada Sehun, pasti Hira sedang mengamati dari suatu tempat yang tak jauh dari situ. Ya! Itu adalah kebiasaan Hira yang Chanyeol ketahui.

“Soo, kita samperin Sehun! Kajja!”

“Ne, hyung!” merekapun langsung berlari riang ke arah Sehun, terutama Chanyeol yang mengharapkan jawaban yang diinginkannya.

“Annyeong Sehun-ah, kau tahu aku?” Tanya Chanyeol sok kenal pake ‘-ah’ segala.

“Ungg.. oh! Kakaknya Hira, ya?” jawab Sehun dengan senyum khasnya.

Aigoo, namja ini memang sungguh manis dan tampan. Tidak salah Hira menyukainya,’ bisik Chanyeol kagum dalam hatinya.

“Yup, 100 poin untukmu! Apa kau melihat Hira?” Tanya Chanyeol to the point.

“Hira? Um.. ungg..” Sehun terlihat berpikir sejenak, kelihatannya seperti dia tidak tahu apapun. Wajah Chanyeol terlihat murung, karena jawaban yang diharapkannya tidak ada. Tapi kemudian Suho angkat bicara.

“Tadi aku melihatnya jalan bersama Baekhyun.”

“Byun Baek? Aish~ pasti anak itu nyari kesempatan saat aku tidak ada.”

“Kesempatan apa?” Tanya Suho pelan.

“Kesempatan mendekati adikku!”

“Iya! Baekhyun hyung itu menyukai Hira~ Tapi Hira kan miliknya Lay, hoho,” Kyungsoo nyelip dipembicaraan.

“Mwo? Baekhyun menyukai Hira? Hira miliknya Lay?” Ucap Suho kaget dan mata membesar.

“ITU BOHONG!! YA! KYUNGSOO! MATI KAU!!” tiba-tiba saja Hira muncul dengan tampang garang dan menyambar Kyungsoo dengan ganasnya.

“Hira-ya! Ampun!” Kyungsoo menjerit ketika disiksa oleh Hira, sedangkan yang lain hanya menonton dengan kagumnya. “Mianhae! Jeongmal! Ara, ara! Semua yang aku katakan tadi tidak benar, aku hanya bercanda saja,” lanjut Kyungsoo yang kemudian membuat Hira menghentikan penyiksaannya.

Sedetik kemudian semua terdiam, entah kenapa mungkin karena ada setan lewat. Semua tertuju pada Sehun dan Luhan yang saling bertatapan, dengan mata Luhan yang memerah. Dan Tao dan Kris yang saling berpegangan. Ketika menyadari mereka diperhatikan, Sehun dan Kris langsung berteriak hebat.

“LUHAN~!! MY DEER~!!”

“TAO~!! MA PANDA~!!”

-HIRA POV-

Luhan? Tao? Chakkaman! Sepertinya aku pernah mendengar nama itu. Um.. kapan ya? “Eh, Sehun? Oh Sehun? Katanya dia lagi deket sama anak baru pindahan dari Cina namanya Luhan, ya kalo nggak salah. Katanya si Kris juga lagi dekat sama murid pindahan Cina temannya Luhan itu, siapa sih.. ungg.. toa.. eh? Tao! Ya, Tao namanya!”

                “Chakkaman! Luhan.. dan Tao.. itu namja?” Tanyaku  menganga.

“Tentu saja! Kau kira?” jawab Kris oppa.

“Aku kira.. yeoja.. hehe..”

“Mwo? Hahahahahaha!” Sehun oppa tertawa dengan kencangnya.

“Dasar yeoja pabo! Pasti kamu dibilangin kalo Sehun sama Kris hyung lagi dekat sama Luhan hyung dan Tao hyung kan? Haha,” Sela Kai oppa menunjukkan diri.

Hira tertunduk malu sambil bersembunyi di belakang punggung Chanyeol yang lebar.

“Siapa yang bilang begitu?” lanjut Kai oppa.

“Baekhyun oppa..” jawabku lirih menahan malu.

“Tapi menurutku Chanyeol oke juga. Wajahmu tampan, mulus dan terlihat sungguh manis!” ungkap Kris oppa disela kehebohan.

“MWOYA?? KRIS??” semua yang ada di sana tanpa terkecuali aku sebagai sang adik, kaget luar biasa sehingga membuatku pusing 12 keliling.

TBC…

Yey! Akhirnya selesai juga FF keduaku wuhuu~ *cubit yeol* Gimana? Baguskah? Lucukah? Mian kalo ada typo *sujud ala MAMA* ini bukan ff yaoi loh! Saya kalo dapet inspirasi langsung nulis, tapi kagak bisa buat lanjutannya -__- Ah, maafkan aku semua :’ Oleh karena itu.. jeng jeng jeng~~ Komen ya~ don’t be silent readers, ara? Yang komen dapet kissu dari saya!! Ayo ayo~ *disorakin readers* nggak mau? Dapet cium sama member EXO deh! Siapa maunya? Siapa? Bilang sama saya oKAI! Ntar saya suruh cium di mimpi haha~ *tertawa nista* oKAI, tertawanya sampai di sini dulu. Kasi saya masukan supaya bisa lanjutin FF ini ya~ bbuing bbung BAEKYEOL!!

Iklan

35 pemikiran pada “What Is This? (Chapter 1)

    • Allow author ExoticBaekYeol di sini! *pinjem akun byun bacon*
      kami lagi bersama 😀 *sapa nanyak?*
      -> kyungsoo: aku juga mencintaimu~~~ *loh?*
      oke, dilanjut^^
      gomawo komennya^^

    • Allow author ExoticBaekYeol di sini! *pinjem akun byun bacon*
      kami lagi bersama 😀 *sapa nanyak?*
      -> hehe, gomawo^^
      Hira sama Luhan? diusahakan~~ keke~~
      gomawo komennnya^^

    • Allow author ExoticBaekYeol di sini! *pinjem akun byun bacon*
      kami lagi bersama 😀 *sapa nanyak?*
      -> hehe, mian 😦 author emang sering lupa naruh pov -_- *author pikun*
      gomawo komennya dan ditunggu ya chap 2 nya^^

  1. hahahahaha :DD
    kocak banget deh.
    apa apaan suara baekhyun dibilang kentut??? XDD
    setuju banget deh kalo hira sama lay.
    tapi kok ada tanda tanda si suho suka ama hira yaah??
    .
    .
    author lanjutannya jan lama” yaa?? 😀 😀

    • Allow author ExoticBaekYeol di sini! *pinjem akun byun bacon*
      kami lagi bersama 😀 *sapa nanyak?*
      -> keke, bacon suara malaikat gitu jadi suara kentut? waah author parah -_-
      Hira sama Lay? oke! tergantung yang komennya banyaknya mau sama siapa^^
      hehe, Suho suka sama Hira? *mikir* semoga! *loh?* *bocor*
      gomawo komennya dan ditunggu ya chap 2 nya^^

    • Allow author ExoticBaekYeol di sini! *pinjem akun byun bacon*
      kami lagi bersama 😀 *sapa nanyak?*
      -> oke, diusahain nggak lama2^^
      gomawo komennya^^

    • Allow author ExoticBaekYeol di sini! *pinjem akun byun bacon*
      kami lagi bersama 😀 *sapa nanyak?*
      -> hehe, iya diusahakan^^
      author juga jamuran di depan laptop bingung mau nulis apa -___-
      gomawo komennya^^

  2. Hahaha… XD
    BAEKYEOL SUMPAH BIKIN NGAKAK..
    Btw, enak ya jadi hira mau dongs deket ama cowok2 cakep *0*
    Lay~ soo romantic deh.. aku juga mau dong dinyanyiin~ #nada mesum(?) *dicerai taemin di putusin kris*

    KRISS KOK “…” *Speechless

    yep, lanjut thor ya epep ini kayaknya bakalan seru and heboh yay!
    Next chap asap ya ^^
    HWAITINGGG !! ^0^
    #teleport

  3. hahaha! ngakak thor bacanya!
    aciiee lay beneran suka sama hira *cuit cuit
    itu suhonya suka sama hira ya?
    haaa, mau dong jadi hira
    ditunggu chap selanjutnya ya thor!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s