Falling In Love or Falling In Down? (Prolog)

Title       : Falling In Love or Falling In Down ? [PROLOG]

Author  : @SMEXOnesia127

Genre   : Romance, Comedy (?) , School Life, Angst, Funny

Rating              : PG 15 +

Main Cast :

  • Lee TaeHyeon (OC)
  • Kris (EXO-M)
  • Park ChanYeol (EXO-K)

Support Cast :

  • SuHo (EXO-K)
  • SeHun (EXO-K)
  • LuHan (EXO-M)
  • Lee Seorin (OC’-Hyeon BF), Lee Jung Ah (OC’-Hyeon BF)
  • Huang Zi Tao (EXO-M)
  • Lay (EXO-M)
  • And any OC EXO You Can find it By Yourself  …

Note : Annyeonghaseyo~ Chingu, ini FF pertamaku yg Castnya pastilah EXO Hhehee~ Tidak tau kenapa dan begitu mendadak saya jadi suka EXO *lebek* yang mungkin yahhh nantinya salah satu dari mereka bisa jadi suami saya kannn ??? *ngarep*-tapi Amin sih*abaikan . Wuahhh~ Otomatis saya dgn bangga juga mengumumkan bahwa saya EXOTIC !!! Huwouww Yeyyeayy *lempar bunga lempar duit lempar bias (Ehh) *

Yukkk kita simak FF ini dalam waktu kurun yang lumayan lama tapi singkat gak terasa udah lebaran ! *Author mulai Gila* .Mian klo FFnya tidak memuaskan yah …

Jgn lupa Comentnya yaah Chingu~~~ Biar dpt pahala banyak plus tiket buat ke hati Bias *Amieeen* Muachhh !!! *Eeeh* Aigoo pnjang banget Note-nya !!!

Jangan lupa kasih comment ya chingu  Pasti di bales kok.

GOOD TOO READERS yang rajin komen, AYO KESINI BARENG2 ARRA ?! ❤

SIDERS G’MANA? LEMPAR AJA KE EMPANG HAJI TEUK ! *ditendang Angel’s*

~Semuanya diambil oleh Hyeon POV~

                                                              

~Falling In Love© or Falling In Down ?~

 

 

PROLOG : GO AWAY FROM ME and DON’T COMEBACK AGAIN …

-Hyeon POV-

Ku tatap badan tegapnya yang menuju kearah ku sambil menunjukkkan wajah dinginnya yang dihiasi oleh senyuman dari sudut bibirnya, bisa kulihat itu sebuah senyuman yang sudah 3 hari ini tidak bisa kulihat .

Dengan langkah santai dan gaya khas stay coolnya dia menarik kursi yang berada didepanku dan tak sampai berapa detik pun kini dia sudah berada di hadapanku sambil memainkan handphonenya seolah tidak ada apa-apa dengan dirinya .

Annyeong~ Hyeon-ah …” sapanya sambil tersenyum datar kepadaku.

Annyeong juga Kris-ah…” jawabku dengan membalas senyumannya, kaku  .

Jal jinaessoyo ? (Kabarmu baik-baik saja ?)”

Ne~… Neo ? (Iya~…Kau ?)” sebenarnya aku takut untuk berbicara padanya setelah menyadari bahwa aku tidak melihat lagi tatapan sayangnya, tatapan rindunya, tatapan feellove nya, tatapan yang selalu membuatku menginginkannya membuatku merindukannya untuk sekali saja disampingku cukup lama .

Ne~ Nal jal jinaeyo …(Iya, aku baik juga…)” jawabnya datar tapi masih diselingi senyumnya yang dingin .

Dia adalah Sunbae-ku yang bernotebane Namjachingu-ku sejak 3 tahun lalu . Namanya Kris atau yang lebih mendetail Wu Yi Fan namja keturunan China-Kanada .

Dia terkenal dikalangan manapun, keluarganya adalah keluaraga terpandang, menjadi incaran setiap yeoja dinegeri ini . . Aku merasa beruntung memilikinya .

Namun hari ini dia datang dengan wajah dinginnya yang sayu setelah 3 hari yang lalu kami tidak bertemu .

Tak lama kemudian kami larut dalam diam, sementara aku mengaduk-aduk coffe moccacino espresso ku, kulihat dia hanya menatap keluar jendela yang memang transparan karna terbuat dari glassesheet (kaca tembus pandang) sambil memerhatikan hujan diluar sana .

Yah, memang sekarang sedang hujan deras . Mungkin memang cuaca yang tepat untuk kami berdua atau malah sebaliknya . Dapat kulihat dari sorotan matanya yang dingin dan kosong itu, seakan ingin menyampaikan sesuatu yang berat . Aneh . Tidak biasanya dia diam seperti ini . Meskipun terputusnya komunikasi kami semenjak 3 hari lalu tapi dia tetap mengabarkan bahwa dia baik-baik saja dengan menitipkan salamnya melaui sepupunya . .

Aku sebenarnya tau apa yang akan dia ucapkan , melaui matanya aku tau dia sedang ada masalah besar yang berat .

Kuraih punggung tangannya yang kekar membuatku tanganku terlihat kecil di genggamannya, dia terkejut saat mendapati tangannya kupegang

Sunbae~… Whaeyo ? (Ada apa?)gemetar , yah itu yang aku rasakan ditangannya dan kucoba memberanikan untuk bertanya padanya mencoba mencairkan suasana .

Aniyo~…Gwenchana (Tidak, Tidak ada apa-apa)jawabnya dengan mata sayu .

Bohong, aku bisa melihat kebohongan darinya .

Wae ? Kenapa ? Kenapa tidak jujur saja padaku Sunbae ?

Gotjimal…” dia menatapku seolah aku tau apa yang ada dipikarannya .

Kini giliran dia yang memegang tanganku , Hangat itu yang kurasakan .

Dia mencoba menatapku tapi aku menunduk .

“Hyeon~ah…Tatap aku “ pintanya , Aigoo ! Wae ? Ada apa denganku ? Aku tak bisa mengabulkan permintaannya yang sederhana itu hanya untuk menatapnya .

Ani..” hanya itu yang bisa kuucapkan padanya . Aku takut .

“Please…Hyeon~ah Look me …” pintanya kali ini dengan nada memohon .

Aku masih takut untuk menatapnya . Entah kenapa kurasakan daguku terangkat .

Jari tangan ini ? Sunbae ? Yah dia mencoba mengangkat daguku dengan jari tangannya . Aku mencoba untuk menatap matanya . Mwo ? Apa aku tidak salah liahat ?

Matanya memerah, Seakan ingin menangis tapi tertahan olehnya .

Sunbae ? Bogoshippheo~… (Aku merindukanmu) itu kata-kata yang ingin sekali kuucapkan padanya pertama kali dia datang .

Ne~ Nan Bogoshippeoyeo Hyeon~ah (Iya~ Aku juga merindukanmu Hyeon~ah “

katanya sambil memelukku .

Sunbae~ah , Neo jeongmal gwenchanayo ?(Kau benar tidak apa-apa ?)” tanyaku cemas , Kali ini aku benar-benar khawatir dengannya . Tidak biasanya dia seperti ini padaku .

“Hyeon~ah, can I tell you a significant something ?” ucapannya terdengar serius , ini bukan sifatnya . Sunbae, Apa yang terjadi?

Nde~ Ige gegossi ? (Iya, Apa itu ?)” dia melepaskan pelukannya dan kembali menggenggam tanganku , kurasakan genggaman tangannya semakin lama semakin erat , Entah rasa apa ini tapi aku merasa jadi sedikit canggung . Sampai akhirnya kecanggungan itu terjawab dengan sebuah kalimat ….

“Kita harus berpisah…”

DEG …

Aku mencoba menetralisir ucapannya barusan, Dia ingin berpisah denganku ?

M-m-mwo ? I-ige mwoya ??” aku terbata-bata aku kaget mendengarnya aku merasa seperti Shock ! Yah mungkin itu lebih tepat untuk mendefinisikan perasaanku sekarang .

Mianhae~ Hyeon~ah …” dia melepaskan genggaman tangannya yang sedari tadi memeluk erat punggung tanganku .

Aku menarik tangannya kembali , Setelah berhasil menariknya aku mencoba menarik napas sedalam mungkin . Ani ! Aku tidak ingin dia pergi !

Apa arti tatapan matanya itu tadi …

Sunbae ?! Ige mwoya ? Ige nan gotjimalyo ? Iyakan ?” seruku dengan berbagai macam pertanyaan sambil terus menggenggam tangannya erat .

Mian Hyeon~ah… Aku tidak bisa denganmu lagi…Aku harus pergi jauh…” dia mencoba tersenyum padaku . Ya Tuhan ! Ada apa ini ?!

Kucoba membuat pertahanan diriku mulai dia datang tadi, tapi aku tidak yakin aku bisa .

Rasanya aku ingin segera menumpahkannya …

Wae ? Apa kau sudah bosan denganku Sunbae~ah ?” suara ku bergetar aku terasa berat untuk mengucapkannya Kris~ah …

MWO ? Aku bosan denganmu ? No, of course not Hyeon~ah !” dia seperti kaget dan tidak terima dengan pertanyaanku . Sungguh konyol menurutku memang …

Geurom, wae ? Kenapa kau ingin kita berpisah Kris~ah ?” aku sudah tidak tahan jika kalian bisa melihat mataku sekarang pasti mataku sekarang ini berkaca-kaca .

Ya Tuhan ! Kuatkan aku kini !

“Aku sudah tidak tahan saja “

Mwo ? Tidak tahan ? Tidak tahan karena apa ?

“Aku ingin kita harus berpisah , aku akan melanjutkan sekolahku di Paris, mulai minggu depan aku sudah harus berangkat tapi aku akan mempercepat penerbanganku untuk tiga hari kedepan agar kita tidak merasa terganggu satu sama lain aku tidak ingin kegiatan sekolahku terganggu hanya karena kau dan hubungan kita , Aku mohon …

Aku ingin kau mengerti…” jelasnya panjang lebar tapi tetap saja aku ‘Tidak mengerti’

Paris ? Minggu depan ? Tidak, dia mempercepatnya … Tiga hari lagi ?

Dan juga katanya dia merasa terganggu karna hubungan kami .

Ya Tuhan rasanya aku akan segera menumpahkan semuanya disini sekarang …

“K-Kr- Kris~ah ? K-k-kau serius ? K-karna aku harap kau hanya bercanda …”

Pabo kau Hyeon , tidak mungkin dia bercanda disaat seperti ini …

Tapi aku masih berharap, namun jawabannya nihil…

“Aku serius” ucapnya datar .

Tess..tess…tess…

Butiran-butiran bening mengalir begitu saja dari mataku yang berkaca-kaca tadi , melewati pipiku dan membuatnya basah . Perih…

“Hiks…Wae…? Hiks..hiks..” tanyaku sambil menangis terisak .

Yah dugaanku benar , tembok pertahanan yang kubuat dan kutahan dari awal kini runtuh seketika bersamaan dengan jawabannya .

Wajahnya kini sudah berada dihadapanku, tangannya mencoba meraih wajahku dan menghapus air mata di pipiku yang basah karenanya .

Mian , Jeongmal mianhae~ Sorry, I made you cry Hyeon~ah” ucapnya sambil terus mengusap pipiku lembut .

Kutatap wajahnya dalam-dalam , mengingat detail setiap lekuk wajahnya .

Aku baru menyadari satu hal ah, atau mungkinbanyak yang baru kusadari .

Lekuk diwajahnya menggambarkan kedewasaannya dan sikap dinginnya ,

Matanya, hidungnya,lekuk bibirnya . Aku mencintai semua itu .

Namun rasa itu sudah hancur seakan tergantikan oleh sakit hati.

Karena ucapannya beberapa menit lalu yang secara terang-terangan memutuskan hubungan kami .

Sunbae..Hikss..Waeyo ?..” Air mataku terus saja mengalir tanpa henti dan semakin kuat saat dia mengatakan kalu dia ingin pergi sekarang .

“Aku hanya menginginkan kau bahagia , Bisakah kau penuhi keinginanku untuk yang terakhir kali Hyeon~ah ?” tangannya sudah tidak lagi dipipiku melainkan sudah berada di kepalaku mengelus-elus lembut . Aku merasakan kenyamanan dari tangannya .

M-m-mwo ? Hiks…Mwo?” aku masih saja menangis sampai kurasakan hembusan nafas seseorang . Kris ? Dia sekarang sangat dekat dengan wajahku bahkan mungkin jarak kami hanya berjarak 5 centi .

“Jadilah Yeoja kuat, carilah kebahagiaanmu jangan berbuat yang tidak kuinginkan dan berjanjilah untuk tetap memegang kepercayaan padaku pada rasa sayangku denganmu Hyeon~ah dan juga carilah namja yang lebih pantas untukmu bukan seperti aku berubahlah menjadi yeoja yang kuat Arra ?…”

Mwo ? Kenapa tiba-tiba kau berkata sperti itu seolah telah siap untuk pergi …

“Maukah kau memenuhi keinginanku untuk kali ini saja Chagi ?”   Chagi …?

Chagi ? Sejak kapan ?” jujur aku terkejut mendengarnya, ini baru pertama kali dia memanggilku seperti itu .

“Sejak aku mulai berpikir bahwa kau benar-benar mencintaiku apa adanya…” dia belum juga menjauhkan wajahnya padahal banyak pasang mata melihat kami , seakan kami ini adalah tontonan yang menarik . *Apanya yg menarik ? Kan sedih ??!*Abaikan~~~

“Meskipun sampai saat ini kau masih saja memanggilku Sunbae bukan Oppa seharusnya, aku merasa sangat senang Hyeon~ah , Wae ? Karena aku merasa sangat beruntung pernah diijinkan menyinggahi hati seorang Yeoja yang sangat baik, penuh perhatian, dan mencintai juga menyanyangiku apa adanya . Tapi aku ? Aku hanyaah Namja yang tidak tau bagaimana memperlakukan Yeoja sepertimu …Maafkan aku ” dia hanya menatapku dalam entah sambil memerhatikan apa yang ada dalam diriku .

“Oppa~…” aku memanggilnya untuk pertama kalinya bahkan mungkin terakhir .

Aku masih berharap dengan ini dia akan merubah rencananya .

“Hyeon~ah ?” Dia menatapku datar dan…dingin , Tunggu ! Tatapan ini ? Ini …

Mian aku harus pergi …” dia menjauh sedikit demi sedikit .

Mwo ? Andwae~! Khajima !! Hikss~!” aku menahannya yang sudah beranjak pergi .

Dia berbalik lalu menatapku dingin dan lesu , apa dia sudah berubah secepat itu ?

“Hyeon~ah aku mohon pengertianmu untuk terakhir kalinya , aku tidak bisa bersamamu terus aku harus meneruskan sekolahku , aku tidak mungkin terus bersamamu , aku… aku tidak tahan lagi..Aku sudah memiliki tunangan aku akan memulai hidupku sendiri… ”

HAH ? TUNANGAN ?

“Tunangan ? Kau …” aku tidak melanjutkan kalimat ku karan aku terhenyak saat tau wajahnya sudah berada dihadapanku lalu mencoba mencium keningku .

Chup~ aku mencoba memejamkan mataku untuk merasakan ciuman singkat itu .

Mianhae…Aku harus pergi sekarang …Saranghae…Gomawo sudah pernah menjadi bagian dari hidupku ini Hyeon…

Dia melepas ciuman singkatnya yang untuk terakhir kalinya .

Badannya menjauh dariku, aku mencoba menahannya tapi tidak bisa .

“Hikss ..Kris~ah , Jebal ! Khajima Hikss !, Khajimalyeo ! Jebal Kris~ah ! Hikss..!”   tangisku makin menjadi-jadi saat tau dia sudah pergi menjauh tapi dia tidak sedikitpun menoleh padaku. Pandangan mataku menjadi kabur karna air mataku yang semakin menjadi-jadi tumpah dengan bebasnya .

Aku terjatuh terduduk di lantai café . Semua orang menghampiriku dan menanyai keadaanku Aku tidak menggrubis sedikitpun hanya isakan tangis yang mewakili semua jawabannku hingga akhirnya semua menjadi gelap dan aku bisa merasakan ada sebuah tangan menyentuhku …

~oo~oo~oo~oo~

 

3 hari kemudian…

Aku hanya mencoba rileks di tempat tidurku , aku merasa gelisah saat ini .

Mataku sembab karna menangis setiap malamnya, kepalaku rasanya pusing untuk berpikir sedikit saja , dan mengingat hari ini …

Hari ini , Yah benar ini hari adalah saat yang kutunggu-tunggu sekaligus aku harap tidak ada . Ini hari dimana Kris Sunbae akan pergi ke Paris untuk .. kalian tau itu .

Aku tidak tau akan melakukan apa hari ini , Yang terlintas pertama kali dipikiranku adalah mengunjungi namjachingu ah, bukan dia bukan lagi bernotebene namajchiguku melainkan mantan ku ! Sebenarnya aku masih berharap dia akan datang dan mengubah segalanya dan menyatakan lagi kalau hubungan ini belum berakhir … Aisssh,..! Apa yang kupikirkan hah ! Apa aku benar-benar sudah gila ?!

Hal gila pertama yaitu , MENCOBA MENGUNJUNGI MANTANKU UNTUK SEKEDAR SALAM PERPISAHAN ! Kedua MENGHARAPKAN KALAU DIA AKAN MENEMUIKU DAN MERUBAH SEMUANYA ! Dan yang ketiga ..mungkin ini lebih gila dari yang kubayangkan …MEMINTA DIRINYA UNTUK MENJADI NAMJACHINGUKU LAGI !!!

Aigooo~!!! Lee TaeHyeon neo michigessseo !!!

Aku hanya bisa meringkuk dibalik selimut sambil memikirkan kepergiannya, padahal aku masih berharap atau berharap banyak .

Mengingat kejadian di café 3 hari yang lalu, mengingat bagaimana rasanya keningku dikecup olehnya, menangis terisak dilantai café , orang-orang yang bertanya bagaimana keadaanku , sampai aku jatuh pingsan dan merasakan adanya tangan …

Tunggu dulu ! Tangan ? Tangan apa maksudku ? Aku tidak bisa mengingat apapun lagi setelah itu karena aku jatuh pingsan . OMO ! Ya Tuhan tolong kembalikan ingatanku yang rusak dan korslet seketika ini gara-gara Kris Sunbae itu !

“KYAAA~!!!” Aku mengacak-acak rambutku sendiri sambil terus mengumpat tidak jelas .

Tok..tok…tok… *ini suara pintu yah bukan suara palu*Xixixi

Aku terkejut ketika pintu kamarku ada yang mengetuk .

Nuguya ?” kataku datar tidak terlalu keras bahkan hamper tidak bersuara .

“Hyeon~nna ? Chagiya kau didalam nak ??” Ternyata itu suara Eommaku .

“Nde Eomma~ Whaeyo ? Jangan masuk kamarku berantakan” aku terpaksa berbohong karena aku sedang tidak ingin diganggu . Ini pertama kalinya aku berbohong pada Eomma, Mianhae Eomma maafkan anakmu yang sedang sulit ini …

“Arrasseo chagiya~ Eomma hanya mau bilang dibawah ada Kris menunggumu katanya dia ingin pamit pindah ke Paris , Oh iya dia juga dengan seorang perempuan emh.. dia cantik dan juga kau cepatlah keluar sayang Eomma lihat dia sedang terburu-buru..”

MWO ?! KRIS ?! Dia kerumahku setelah kejadian tempo hari hanya untuk ijin pamit ?!

Dengan seorang yeoja pula ! Bisa kupastikan kalau itu tunangannya karena tidak mungkin dia mempunyai Dongsaeng atau Eonni, diakan anak tunggal  …

Dasar namja tidak berperasaan !!! Dasar ! Dasar ! Dasar !

Bukkk..bukkk…bukkk… aku terus memukuli guling didepanku yang tidak bersalah .

“Hyeon~nna, Kau masih disanakan nak ?” suara Eomma tidak terdengar olehku yang sedang murka memukuli, menghajar, dan menendang guling tidak bersalah ini .

Nde~ Eomma…Mian bilang saja pada namja itu untuk pergi dari rumah ini untuk selamanya karna aku tidak mau lagi melihat dirinya itu …” aku coba menahan emosiku untuk tidak berteriak apalagi dengan Eomma-ku …

“Tapi Hyeon~nna ….’

“Ani bilang saja apa yang tadi kubilang pada Eomma , Jebal Eomma~…”

Nde~ Geurayo chagiya, jika kau berubah pikiran cepat turunlah dia masih menunggu”

Mwo ? Turun ? Untuk apa ? Untuk menemuinya ? Aku tidak ingin ….

Shirreo~ Eomma …” tidak kudengar suara Eomma lagi, berarti Eomma sudah pergi .

Beberapa menit kemudian …

Kurasa Kris sudah pulang bagaimana tidak ini sudah 30 menit tidak mungkin dia masih menugguku, aku beranjak dari tempat tidur ku lalu turun kebawah.

Aku bermaksud ingin bertanya pada Eomma atau Oppaku perihal siapa yang menolongku saat pingsan di café tempo hari .

Duk Duk Duk ! Aku menuruni tangga dengan cepat bahkan seperti berlari *ehhh* saat sudah menuju tangga bawah akau terkejut karna yang kudapati bukanlah Eomma ataupun Oppa-oppaku , tetapi melainkan …

“Kris ?” aku mendapatinya sedang berdiri menghadap keluar jendela rumahku dan saat mendengar derap langkah kakiku dia terkejut dan berpaling menghadapku .

“Hyeon~ah ?” dia tersenyum kaget melihatku lalu wajahnya berubah serius .

Namun aku lebih terkejut lagi dengan pemandangan yang satu ini , Yeoja itu ? Disampingnya menggelayut mesra di pinggang Kris tanpa memperdulikan kehadiranku .

Apa dia itu benar-benar tunangan Kris ? Kini emosiku mulai datang .

Bahkan diriku selama berpacaran dengannya tidak pernah semesra ini kecuali saat anniversary atau acara penting lainnya, Valentine or White Day mungkin .

Akhhh ! Untuk apa aku mengingatnya ! Pabo !

“Ya~ Hyeon~nna …?” Kris bingung melihatku yang melamun lalu dia mengikuti arah pandanganku dan menyadarinya langsung melepasakan pelukan yeoja itu .

“YA~! Tiffany lepaskan tanganmu sekarang !”

“What ?! But K.Li …”belum selesai ucapan gadis itu Kris langung menarik tangan yeoja yang ternyata bernama Tiffany itu dari tubuhnya .

“Don’t do it again Tiffany!” bentak Kris pada yeoja itu .

Sebenarnya aku kasihan pada yeoja itu , Lalu dengan segenap tenaga yang kupunya aku berbicara pada Kris meskipun terbata-bata .

“K-Kris-Kris~ah jangan kasar padanya, dia itu yeoja dan aku juga Kris~ah jika aku diperlakukan seperti itu kau tidak maukan…”

Ya ! Hyeon kau gila untuk apa kasihan ! Dia itu yeoja yang merebut Namjachingumu KRIS !

“Hyeon~ah ? Tapi kau tid…”

“Oh…! Jadi dia gadis yang bernama Hyeon itu ?! Buruk sekali dirinya !” caci Tiffany padaku . Kurasakan kepalaku panas emosiku meningkat dua kali lipat .

“YAK !!! Tiffany Jaga ucapanmu itu ! Kau ini !”

“K.Li dia itu tidak ada apa-apanya dibandingkan aku ! Open  your eyes !”

Kurasakan mataku mulai berkaca-kaca , Andwae Hyeon jangan jadi yeoja yang lemah .

“Kris~ah..Dia itu benar, aku tidak ada apa-apanya dibandingkan dia …”

“You listen it ?! She talk like that same of me !!” ucapnya sambil menggandeng Kris .

“Tiffany Enough ! Out !! “ usir Kris pada Tiffany dengan sekali hentakan lengan Kris terlepas dari pegangan Tiffany .

“WHAAAT ???!!! K.Li ? Oh my God ! Hey kau gadis tengik apa yang kauberi pada tunanganku hah sampai dia membelamu sangat ! ” bentak Tiffany padaku .

“Ige whaeyo ?” Oppaku Baekhyun yang mendengar pertengkaran kami

Aku mencoba menahan emosiku dengan mengepalkan kedua tanganku .

“Yaaa~…Aku tidak pernah memberinya apapun..Aku tau aku yeoja yang buruk dan tengik seperti katamu tapi tolong hargai aku karena aku juga punya harga diri !!!” tanganku ingin menyambar rambutnya dan menariknya sekuat tenaga namun ada sebuah tangan yang menghalanginya menahan tanganku dengan cepat …

“Kris ?” aku tak percaya Kris menahan tanganku untuk yeoja bengis itu .

“Andwae Hyeon~ah, jangan lakukan itu…D-di-dia tunanganku..”

DEG ! *Author gak pinter bkin ekspresinya*

 

“M-mw-mwoaya ? Neo ? Hhah~ ?” aku menghela napas masih tak percaya apa yang dengan dilakukan Kris terhadapku .

“Hyeon aku hanya ingin pamit padamu untuk terakhir kalinya dan juga aku mengenai hubungan ki…”

“Pergi..” aku tidak bisa menahan lebih lama lagi perasaan, emosi dan murka ini .

“Mwo ?” Kris menatapku tidak percaya tapi inilah yang akan kukatakan padanya .

“Pergilah dan jangan kembali ,Maafkan aku jika aku sudah selalu menyusahkanmu maafkan aku jika selama ini aku hanya bisa menjadi yeoja yang cengeng dan lemah tapi asal kau tau saja …Mulai sekarang aku tidak akan membutuhkanmu ! Pergilah dari kehidupanku selamanya dan jangan pernah muncul dihadapanku lagi NEO PABO NAMJA KRIS !” bentakku padanya dan kutumpahkan semua air mataku dihadapannya namun aku tidak bisa aku tidak kuat menatapnya lagi .

Dengan segera aku berlari keatas, kekamarku yah disana tempat yang cocok untukku.

Ceklek ! BRAKKK !! Aku membanting pintu kamarku dengan keras tidak peduli apa yang akan dilakukan Oppaku nantinya karna merusak pintu kamarku sendiri .

Sementara BaekHyun Oppa bingung dan merasa kesal pada Kris karena membuat dongsaengnya menangis dan juga terlebih pada Tiffany, wanita kejam itu .

“Hikss..Hikss…Hikss…” Aku meringkuk sambil menekuk kedua lututku dan bersandar di dinding kamarku karna sekarang aku tidak berada di atas kasurku yang empuk .

Aku hanya bertemankan lantai yang dingin dan keras .

Yang kulakukan saat ini hanya menangis, menangis karna seseorang yang tidak kusangka akan berubah begitu cepat . Aku merasakan tubuhku gemetaran sakit kepalaku kambuh lagi , Pusing dan nyeri rasanya .

Aku tidak tau seberapa sembabnya mataku nanti . Yang kupikirkan hanyalah bagaimana caranya menenangkan hatiku saat ini .

“Hikss..Pabo ..Pabo Kris~ah …Kau tidak mengerti bagaimana perasaanku hah…Hikss…Pabo Namja …Pabo ! Pabo ! Pabo !” kesalku sambil terus memukuli lantai yang keras ini tanpa memerdulikan sakitnya ditanganku .

Aku menangis cukup lama hingga akhirnya aku terbaring dilantai dan tertidur .

YAAA~ Hyeon~nna ? Neo gwenchana ? Kau sedang apa didalam ?” suara Oppaku , BaekHyun lalu disusul KyungSoo Oppa yang baru pulang dari sekolahnya .

“Nae Yeodongsaeng ! Neo gwenchanayeo ? Bukalah pintunya kami khawatir denganmu .Hyeon~nna …”

Aku tidak mendengar apa-apa lagi karna aku sudah terlelap dalam mimpi burukku .

Mimpi terburuk yang pernah ada ….

~oo~oo~oo~oo~

 

 

 

=1 minggu kemudian….=

“Hyeon~nna , tumben pagi-pagi sudah rapi, cantik pula . Eodigayeo ?” Tanya Eommaku sambil menaruh susu di meja makan .

“Nde Hyeon~nna, Apa kau sudah sembuh ? Demammu sudah turun ??” KyungSoo Oppa bertanya denganku namun aku tidak tau harus jawab apa, aku hanya balas mengangguk .

“Eomma aku ingin jogging sebentar dengan Seorin, Geulado guelkka ? (Bolehkah ?)” ijinku sambil meneguk susu yang tadi Eomma berikan .

“Eoh ?!” Eommaku terkejut sekali mendengar jawabanku .

Geurom, tentu tentu saja boleh Chagi~…!” ujarnya, aku hanya tersenyum simpul melihat reaksi dan tingkah Eommaku yang berlebihan karna perubahanku semenjak ….

Lupakan saja .

“Ya~ Hati-hati dijalan lalu jangan pulang terlalu siang dan apalagi kalau kau pulang telat hubungi aku atau kirim pesan padaku .. Arraseo ?!” ucap BaekHyun Oppa dengan jelas .

Ne ne~ Arra Baekki~ya….” Aku memang tidak bisa memanggil Oppaku dengan sebutan Oppa lagi karena itu akan mengingatkanku pada seseorang yang sudah pergi jauh dari hidupku namun masih membekas dipikiranku .

Tuk !

“YA~! Baekki~ya waeyo ? Kenapa kau menjitak kepala Yeodongsaengmu hah ??!!”

Aku yang menjadi korbannya merasa kesal namun si tersangka penjitak malah tertawa tidak jelas pake senyum-senyum lagi . Nan Michigesso !

 

“Ya kau BaekHyun jangan seperti itu pada adikmu, diakan baru sembuh…” omel Eomma padanya . Rasakan kau Bacon ! Eomma akan terus mengomelimu sampai malam Siapa suruh mengerjaiku hah .

Setelah pamit pada Eomma dan Oppaku yang gila itu aku menutup pintu gerbang dan mulai berlari kecil menuju rumah temanku yah siapa lagi kalau bukan Seorin , hanya dia yang saat ini kupunya untuk menghiburku lagi .

Kulihat yeoja berkaus biru sedang meneguk air minumannya sambil mengelap keringat diwajahnya , Anak itu belum saja mulai sudah capek seperti itu .

“Seorin~ah !” panggilku dan yang dipanggilpun langsung menoleh lalu tersenyum dan melambai-lambaikan tangannya yang kecil .

“Kau kenapa sudah berkeringat hah ?” tanyaku saat sudah sampai menghampirinya

“YAAA~! HYEON~AH BOGOSHIPPEOYEO~~~~….!” Teriaknya sambil memelukku senang . Aku hanya bisa tertawa kecil melihat tingkahnya .

“Aku habis pemanasan Hyeon~ah … Bagaimana kabarmu ?? Kau sudah siap ?”

“Hmmmhh~ Gwencahana..Aku siap…” gumamku sambil mengangguk .

“Mana air minummu ? Kau tidak bawa ? Ya aku tidak akan membagi air minumku padamu Arra ?!” tangannya terlihat menyembunyikan botol minumannya di belakang tubuhnya yang mungil itu .

“Nde~ Terserahmulah Seorin~ah…Kajja..” ucapku datar, aku bukannya marah dengan Seorin tapi aku hanya sedang rileks berharap hari ini aku akan bangkit .

“Ya~ Kau marah yah ?” terlihat rasa bersalah diwajahnya Hm aku tidak bermaksud .

Ani~… Aku tidak marah ayo Kajja nanti keburu siang Seorin~ah” jawabku langsung menarik tangannya untuk berlari .

~oo~oo~oo~oo~

Baru satu,dua,tiga putaran padahal aku masih ingin terus sampai 20 putaran namun yah… tapi kulihat Seorin sudah ngos-ngosan kecapean apalagi kalu kupaksakan 5 atau 7 putaran saja mungkin anak itu sudah jatuh pingsan lalu siapa yang akan mengangkatnya ?

Aku ? Ani~ Andwae aku tidak kuat meskipun tubuh Seorin terbilang kecil tapi tetap saja aku yeoja dan aku tidak tahan dengan yang namanya berat berat !

“Hyeon~ah kita istirahat dulu yuk !” ajak Seorin yang sudah mulai kelelahan .

“Emh…Nde~” sambil menggandeng tangan kiriku .

Untung saja Seorin menggandeng tanganku karna aku hampir saja jatu, aku menginjak tali sepatuku yang lepas .

“Chankkamman Seorin~ah…”

“Oh Nde Hyeon~ah…Hati-hati…” aku mengangguk .

Namun saat akan berbalik untuk mengikat tali sepatuku ada sebuah tangan menghampiriku dan mencoba mengikat tali sepatuku .

Refleks aku terkejut dan mundur selangkah namun alhasil aku tersandung batu dan terjatuh .Seorin berteriak melihatku jatuh dan aku menutup mataku Tapi…Aku tidak merasakan sakit .

Seperti ada yang menahanku dari belakang .

Aku membuka mataku perlahan-lahan . Aku terkejut bukan main dihadapanku terdapat seorang namja yang bahkan tidak kukenal sama sekali sedang menahan ku dalam jarak yang cukup dekat mungkin 5 centi sama dengan jarak Kris waktu di café ! *kok diitung yah*

Aku menatap wajahnya lekat namun aku merasa ada yang aneh denganku , kenapa aku merasa seperti … Kagum ? Ani Hyeon Ireona ireona ireona !

Neo gwenchana ?!” tanyanya khawatir saat sudah mengembalikan tubuhku ke keadaan seperti semula namun terbalik dengan diriku yang masih shock dengan keadaan jarak kami tadi.

Nu-nu-nugusaeyo ?” tanyaku terbata-bata tapi hati-hati karna aku belum mengenalnya . .

Naneun Kim Joon…” ucapanya terpotong saat Seorin memanggil namanya .

“SuHo Oppa ?!” teriak Seorin terkejut pada namja yang didepanku ini .

“Seorin ? Ya Nae Yeodongsaeng sedang apa kau disini hah bukannya ikut menjemputku di bandara kemarin kau ini ?!” ujar namja itu sambil mengacak-ngacak rambut Seorin sementara Seorin hanya bisa mendengus kesal .

“Eheem…” aku berdehem karena merasa tidak dihiraukan spontan mereka menoleh

“Oh Mian Hyeon~ah ! Aku lupa denganmu oh yah Oppa kenalkan ini Hyeon temanku aku dan dia sedang jogging tadi aku sudah berjanji padanya untuk bangun pagi karnanya aku tidak bisa menjemputmu kemarin malam Hhehee” jelas Seorin

Namja itu mengajakku bersalaman aku hanya menjabat sebentar  lalu melepaskannya segera .

“Lee TaeHyeon imnida panggil saja Hyeon dan gomawo untuk yang tadi” aku memasang ekspresi datar padanya namun dirinya hanya membalas dengan senyuman .

“Hyeon ? Nama yang indah, Naneun Kim Joon Myun imnida maaf tadi tidak sempat berkenalan panggil saja aku SuHo” dia tersenyum lagi untuk kesekian kalinya .

Orang ini memang suka tersenyum atau sudah tidak waras (?)

“Oh nde” aku memang sedang tidak mood berkenalan dengannya apalagi setelah menyadari waktu jogging kami hanya terbuang sia-sia .

“Kau satu sekolah dengan Seorin ?’ tanyanya saat aku sedang melamun tentu saja aku tidak menghiraukan omongannya .

“Hyeon~ah ?” Seorin melambai-lambaikan tangannya didepanku aku hanya terkejut dengan apa ynag dilakukannya .

“Mwo”

“SuHo Oppa bertanya padamu eh kau malah melamun …”

“Oh Mianhae, aku tidak menghiraukan tadi , apa yang kau tanyakan SuHo-ssi ?”

“SuHo-ssi ? Kukira kalian seumuran apa kalian berdua beda umur ? Aku hanya bertanya kau satu sekolah dengan Seorin adikku ini ?” tanyanya sambil menunjuk-nunjuk Seorin .

Oh ? SuHo-ssi ? Aku tidak tau kalau aku memanggilnya seperti itu .. Aku merasa nyaman saja  jika memanggil dengan sebutan itu bukan Sunbae ataupun Oppa …

Aku tidak ingin mengingat lagi yang kemarin-kemarin…

“Ya ! Kau melamun lagi Hyeon~aa …” teriak Seorin manyun lalu melipat tangannya .

“Hahaha~…Temanmu ini aneh sekali dia suka sekali melamun..Hhha” SuHo tertawa melihatku melamun terus memang entah kenapa aku sering melamun .

‘Sial ! Aku melamun lagi’ umpatku pada diriku sendiri .

“Mian sekali lagi mianhae SuHo-ssi, oh aku ini seumuran dengan Seorin tapi kami hanya beda bulan kelahiran saja, Aku juga satu sekolah dengannya tapi lagi-lagi kami hanya beda kelas …Mian apa aku perlu memanggilmu Sunbae atau Oppa ?”

Hyeon untuk apa kau tawarkan tawaran itu hah bukannya kau sudah tidak ingin ?!!!

“Aniyo ! Kau bisa saja memanggilku dengan sebutan itu selama kau merasa nyaman saja …” dia tersenyum lagi dan lagi .

Aku hanya menanggapinya dengan anggukan kepala . Lalu tak lama kemudian…

“HYUNNNGGG !!!” Terdengar teriakan seorang Namja dari seberang jalan, spontan aku Seorin dan SuHo menoleh kearah suara tersebut.

“SUHO HYUNG !!!” teriak namja itu lagi sambil melambai-lambaikan tangannya dengan tingkah yang berlebihan .

“ChanYeol ? YA PARK CHANYEOL JANGAN TERIAK-TERIAK INI DI JALAN KAU INI MEMALUKAN SEKALI HAH ! JANGAN ULANGI LAGI ARRA?!” omel SuHo saat namja itu sudah berada didekatnya.

Park ChanYeol ? Nama itu rasanya sangat familiar ditelingaku …

“Hehehe Nde~… Mian Hyung ! Habis dari tadi kau kupanggil-panggil tidak menyahut sih …” namja itu memanyunkan bibirnya seolah ingin ber-aegyo di depan SuHo.

“Issh…Singkirkan ekspresimu itu ! Aku sedang menemui adikku tau jangan rusak moment ku dengan tingkah ber-aegyo mu itu ChanYeol~ah”

Sementara SuHo sudah berpaling Namja itu tetap pada posisinya sambil memasang wajah yang menurutku sih…. Lucu.  Akh ! Apanya yang lucu darinya, kenal saja tidak !

“Ohhh~… jadi ini adikmu wah cantik juga tidak jauh beda denganmu Hyung !” namja itu menepuk-nepuk pundak SuHo .

“Tentu saja siapa dulu aku kan Oppanya , Nde Seorin ?”

“Nde Oppa you is the Best !!!” ujar Seorin sambil memberikan dua jempol ditangannya .

Aku menatap mereka bertiga, rasanya seoerti orang asing disini .

Aku juga ingin merasakan bahagianya seperti mereka, Bahagia yang dulu sering aku dapatkan sampai seseorang benar-benar merusaknya …

Saat ini rasanya aku merindukannya …

“Andwae Hyeon~ah..D-d-dia tunanganku…”

Tiba-tiba bayangan ucapan Kris terbayang-bayang di kepalaku .

Rasa tidak percaya dan sakit hati itu kini muncul lagi . Ya Tuhan kuatkan diriku…

“Kau melamun lagi Hyeon~ah ?” suara Seorin saat ini hanyalah bisikan aku tidak mendengarnya .

Namja teman SuHo itu bingung melihatku lalu perlahan dia maju didepanku sambil menunduk melihat wajahku .Entah apa lagi yang dilakukan namja ini .

“Ya~ Kau melamun ?” katanya dengan nada yang pelan tidak seperti tadi .

“Ya ChanYeol, kau ini sedang apa ?!” teguran SuHo tidak mempan dengan ChanYeol karna dia hanya mengangguk melihat-lihat wajahku .

“Yeppeo~…Neo gwenchanayeo ? Jangan melamun seperti itu” Namja itu menggoyang-goyangkan bahuku pelan seraya tersenyum bebas .

Aku tersadar dari lamunanku dan langsung menjawabnya datar

“Ani, Gwenchana… Mian”

“Mwo ? Bwahahaha …!” dia tertawa dengan kerasnya tanpa menghiraukanku .

“Ya ! ChanYeol Oppa whaeyo ? Kenapa kau menertawakan Hyeon hah ?!” Seorin yang sudah kesal dengan tingkah laku teman kakaknya ini pun angkat bicara .

“Yaaa…Kau ini kenapa ChanYeol ? Apanya yang lucu ? Kau.ini belum mengenalnya jaga sikapmu ChanYeol~ah…”

SuHo ikut kembali menegur ChanYeol.

“Hahahaha…Mian mian, aku tidak sengaja aku hanya merasa lucu saja kau ini kan melamun kenapa harus meminta maaf ?”

“Hah ?” aku bingung dan malu kenapa aku jadi begini ?!

“Hyeon~ah, Whaeyo ? Apa kau sedang memikirkan Kris Oppa ?” kini Seorin yang bertanya tentang…Kris.

“Mwo ? Kris ? Cih,… Untuk apa aku memikirkan namja pabo itu ? Tidak akan pernah terlintas sedikitpun dikepalaku untuk memikirkannya..” aku memalingkan wajahku dan menatap tajam sekitar .

“Tapi Hyeon~ah, apa kau yakin dengan Kris kal..”

“Seorin~ah sudahlah Keumanhae !, jangan sebut-sebut namanya lagi, Aku muak mendengarnya …!!” pintaku pada Seorin.

Mereka menatapku bingung, aku tau aku tidak berbicara dengan sopan tadi tapi..

Aku tidak ingin memperpanjang lagi, cukup sudah aku merasa sakit hanya karena bayang-bayang suaranya dan sekarang ….Entahlah…Aku kacau benar-benar kacau

“Mianhae Seorin~ah sebaiknya kita pulang saja, ini sudah jam makan siang…Percuma aku mengajakmu untuk lari pagi eh jadinya malah begini…Uh kau ini katanya ingin membantu memulihkan hidupku yang kacau gara-gara namja pabo itu ?!” ucapku sambil tersenyum kecut dan memanyunkan bibirku , aku mencoba mencairkan suasana yang karena diriku tidak enak tadi .

“Hhhe~… Gwenchana Mian Hyeon~ah aku bukannya membantumu malah membuat waktumu terbuang sia-sia …Kekeke~..” jawabnya terkekeh pelan, dasar Seorin.

“Kajja kita pulang dan makan siang” ucapku lalu Seorin menggandeng tanganku .

“Hyeon~ah kita makan saja dirumahku yah ?!” ajaknya tapi aku sedang tidak ingin

Seorin yang tau kalau aku akan menolaknya langsung mengeluarkan jurus andalan puppy eyes-nya “Mau yah Hyeon~ah mau yah yah mau yah ?”

Kalau sudah begini mau apa lagi aku tidak bisa menolaknya , “Nde~…”

“Jinjja ?! KAJJA KITA MAKAN SIANG !!! HYA F=GOMAWO HYEON~AH

Tuk !

“YAAA! SUHO OPPA SAKIT TAUK !!! DASAR NAMJA TENGIL KAU !!! KENAPA MENJITAKKU HAH ?!” teriak Seorin protes saat tau kalau SuHo menjitak kepalanya karena teriak-teriak tadi .

“MWORAGO ?! KYA SEORIN DASAR KAU YEOJA BANDEL !!!” SuHo yang tidak terima langsung mencubit tangan adiknya itu namun Seorin tidak tinggal diam dia juga membalas menginjak sepatu kakaknya yang ternyata baru dibeli .

Aku yang melihat Seorin dan SuHo hanya bisa tersenyum miris …

Aku juga menginginkannya …Kebahagiaaan dan keceriaanku seperti dulu…Hhh~…

“Annyeong…! Naneun Park ChanYeol imnida kau bisa panggil aku dengan sebutan apaaa saja asalkan itu sebutan untuk manusia Hhehee..” aku terkejut dengan namja yang sedari tadi memerhatikanku itu tiba-tiba memperkenalkan dirinya .

“Emh, Nde~ Naneun Lee TaeHyeon imnida panggil saja aku…”

“Hyeonnie ???” perkenalanku terputus sesaat karena idenya untuk memanggilku dengan sebutan itu, aku merasa aneh . Nama panggilan macam apa itu ?

“Bolehkan aku memanggilmu dengan sebutan itu ? Atau Hyeon~aa ?? Wah panggilan yang manis emhhh seperti nama permen yahhh Hhehee” belum sempat aku menjawab dia dengan senangnya menggelayut ditanganku sambil berkata yang membuatku ingin sekali meronta-ronta minta dilepaskan olehnya .

“Kau ini imut sama sepertiku wah kita cocok yah “ katanya

“Wah kau ini sangat tinggi hampir menyamaiku serasi sekalikan”

“Kau Yeppeo dan Aku tampan kita cocok kan “

“Wah kau itu menggemaskan sekali banyakorang bilang aku sangat chubby loh”  Hah ?

Wah dan wah dan wah kau ini cocok sekali denganku kau ini imut kau ini serasi dan bla bla bla bla ..WOIII !!! DIAM KAU !!! AKU TIDAK INGIN DISAMAKAN DENGANMU MAKHLUK ANEH !!! APANYA YG COCOK AKU DENGAN NAMJA TOWER INI HAH !!!

“Diam !!!” bentakku padanya spontan dia langsung menjauh dariku tapi beum melepaskan tangannya dari tanganku Wajahnya terlihat kaget dan bibirnya manyun.

“Kau tidak mau berteman denganku yah ?” tanyanya dengan wajah polos sempat membuatku merasa bersalah  .

Aigooo~! Anak ini apa maunya sih ???!!

“Aniyo…Aku mau berteman denganmu tapi tolong jaga tingkahmu terhadapku dan terserah lah kau mau panggil aku dengan sebutan apa …” baru saja aku mau melepaskan tangannya dariku tapi dia malah memelukku erat sambil tertawa kesenangan .

“Wuaaahhh~!!! Gomawo Hyeon~aa jeongmal gomawo ! Jarang aku bertemu gadis sepertimu yang mau berteman denganku !” teriaknya girang .

Ya ampun apa dia tidak menyadari tingkah laku sikapnya itu ? Pantas saja tidak ada Yeoja yang mau berteman dengannya .

“HYA ! APA YANG KALIAN LAKUKAN HAH ?!!” teriakan Seorin membuatku melepas pelukan ChanYeol bukan lebih tepat aku mendorongnya hingga katuh ke jalan .

“Awww~! Sakit Hyeon~aa, akh kau ini baru saja kupeluk begitu sudah kaget apalagi kalau aku ci

“MWO ?!” bentakku garang, huh aku benar-benar pusing dengan namja ini .

“HYA~! Aku ini baru mengenalmu dank au juga baru mengenalku jadi jangan bersikap bodoh seolah sudah mengenal diriku sejak lama ARRA?!” aku sengaja meninggikan volume suaraku diakhir kalimat .

ChanYeol langsung berdiri dan menatapku bingung “Bukankannya kita sudah saling mengenal sejak lama ? Bahkan sejak kecil, Kau tidak ingat ?” dia mengangkat satu alisnya dan menatapku tidak percaya .

“Mworago..” aku merasa aneh dengan namja ini baru saja beberapa menit yang lalu kami berkenalan tapi dia bilang seolah kami sudah berteman sejak kecil ?

“Ya ChanYeol~ah kau ini kenapa ?” Tanya SuHo yang bingung melihat kami berdua .

“Hyeon~ah kau mengenalnnya ?” Seorin kembali bertanya padaku namun aku hanya diam lalu menggeleng .

“Apa kau tidak bisa mengingatnya Hyeon~aa ?” ChanYeol bertanya lagi untuk memastikan tapi aku benar-benar tidak mengenalnya !

“Mianhae Yeollie~ah mungkin kau salah orang” jawabku datar sambil membalikkan tubuhku namun aku terhenti saat dia menyebutkan kata …

“Yeollie~ah ? Kau memanggilku dengan sebutan itu ?” dia berjalan kearahku , aku segera melangkahkan kakiku tapi dia berhasil mencegatku .

“YA ! AKU TIDAK MENGENALMU YEOLLI~AH !!” Upsss…aku menyebutnya lagi .

“Nah kan kau memanggilku dengan sebutan itu lagi…Hyeon~aa kalau kau tidak ingat tidak apa-apa aku akan membantumu…” katanya menyakinkanku

“Untuk apa ?” aku mengernyitkan dahiku tanda tidak mengerti .

“Untuk membuatmu mengingat diriku….”  Katanya sambil tersenyum jahil dan menyeringai … Apa artinya itu ?

Siapa ChanYeol ini ?

Mengapa tiba-tiba dia bilang akan membantuku untuk mengingatnya ?

Apa dia ada hubungannya dengan masa laluku yang tidak kuingat ?

-TBC-

AIGOOO~~~!!! Mianhae jeongmal mianhae kalau ceritanya gaje dan banyak typo bertebaran disana-sini yah Chingu ….!!! Meskipun baru PROLOG Mian kalau kepanjangan yah !!! ToT Hhuhuhu~~~… Haduh Author sengklek begini deh (???)

Tapi kalau masih suka dan mau tau gimana kelanjutannya Tolong ditunggu dengan setia yah para Readers !!! (\^O^/) GOMAWO AND PLEASE COMMENTNYA !!!

Karena itu bakal ngebantu untuk proses FF selanjutnya Gomawo Chingu …!!!

Annyeonghaseyo~~~ Sampai ketemu lagi !!! *BOW*

=HugMr.Kris+KissChanYeollie~~~!!!= Hhahaha…!!! (nangis>>>ketawa)

21 pemikiran pada “Falling In Love or Falling In Down? (Prolog)

  1. Mianhae bnget yahh~ Author blum bisa ngbalas semua komen~ T.T
    Tpi dilain wktu pasti dibales kok~ Gomawo buat semua yg udh nbbaca yah ~~^^~
    I Love You Alllll~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s