Hyung! Ajarin Aku Aegyo!

Tittle :Hyung! Ajarin Aku Aegyo!

Author : @ELFiani130798

Cash :Tao, Sehun, Jongin a.k.a Kai, Luhan, Kris, dll

Genre :Comedy (?), friendship (?), school life (Cuma sedikit ._.v), tentuin sendiri aja deh

Legth : One-shoot

Rating : General

Author Note : Entah apa yang membuatku, membuat FF ini.  Karena teringat sama temanku yang menyukai Tao, aku iseng membuatnya hahahah xD. Sebenarnya aku tidak tahu banyak tentag Tao, terutama TaoRis couple, karena biasku Luhan, terutama HunHan Couple.Tapi, karena banyak mendengar tentang Tao darinya akupun banyak memahami Tao. Langsung saja ya …

CEKIDOT!!!

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Disebuah apartemen yang cukup luas hiduplah (?) beberapa makhluk (?) yang tinggal bersama dan bersehaja (?).Mereka adalah sabahat sejak SMP, sampai saat ini. Walaupun mereka berbeda umur, tapi mereka selalu memahami satu sama lain. Terutama pada si maknae, Sehun. Semua makhluk didalam sana sangat menyayangi Sehun, tapi tidak dengan Tao.

Dia tidak menyukai Sehun karena baginya Sehun itu menjijikkan.Mentang-mentang maknae, dia selalu saja dimanjakan.Walaupun Tao juga termasuk maknae disana tapi tetap saja dia tidak menyukai Sehun yang seperti itu.Yang selalu dimanja dan ingin dimanja.

Membayangkannya saja sudah membuat Tao mual, apalagi kalau melihatnya langsung.Yang paling membuat Tao tidak menyukai Sehun, karena Sehun dekat dengan Luhan.Ya, di EXO-M Luhan orang kedua yang paling dekat dengannya setelah Kris.

Ahh…

Kenapa Hal itu bisa terjadi??

Sudahlah yang penting Tao membenci Sehun!

Sehun POV

“Luhan Hyung! Lihat ini! Aku punya mainan baru!” seru Sehun dari arah pintu apartement.Ya Sehun baru saja pulang sekolah, bersama Jongin tentunya.

“Aisshh… Sehun~ah, kau berisik sekali.Baru dapat mainan begituan aja sudah senangnya minta ampun.Ckckckckck. Kau ini.Lihat kau itu NAMJA, kenapa kau main boneka seperti itu, hah!?” kata Jongin sambil menekan kata ‘namja’ pada kalimatnya tadi.

“Wae? Waeyo?Apa urusanmu Jongin~ah! Ini mainanku! Apa pedulimu hah!” jawab Sehun tak mau kalah.

“Mwo?? Jongin~ah? YA! Kau ini tidak sopan! Seharusnya kau memanggilku Jongin Hyung!” bentak Jongin lagi.

“Shiro! Kau tahu kita hanya berbeda beberapa bulan saja, tidak memanggil hyung juga taka pa kan!?” kata Sehun tak mau kalah.

“Aisshhh.. NEO! Oh Sehun! Matilah kau!!”Jongin mengejar Sehun disekeliling apartement.Sampai-sampai ruang tamu berantakan layaknya kapal pecah.

“Wekkkk!!! Jongin jelek! Ayo coba kejar aku!!” ejek Sehun sambil menjulurkan lidahnya.

“Oh Sehun! Berhenti kau!!” seru Jongin seraya menangkap Sehun.

“YAAAA!!!! APA YANG KALIAN LAKUKAN BODOH!!!” terdengar suara berat dan lantang dari arah dapur.Seketika itu juga permainan kejar-kejaran Sehun dan Jongin berhenti, dan menatap kaget plus takut.

“Ada apa sih? Kok, rebut sekali?” Luhan yang sedang tidur pun terbangun mendengar suara berat barusan. Matanya yang masih setengah terbuka mencoba  melihat sekeliling rumah.

“YAAA!!!! APA YANG KALIAN LAKUKAN BODOH!!!” seperti yang diucapkan Kris tadi, Luhan juga kaget plus marah melihat apa yang dilakukan Sehun dan Jongin.

Saat itu juga kedua belas penghuni rumah berkumpul diruang tamu untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Detik berikutnya, secara bersamaan mereka juga menyebutkan kata-kata itu.

“YAAA!!!! APA YANG KALIAN LAKUKAN BODOH!!!”

Sehun dan Jongin terduduk di sofa itu, Sehun yang masih memegang boneka Pooh nya pun memeluk bonekanya dengan kepala yang tertunduk.Sama seperti Jongin yang juga menundukkan kepalanya.Samar-samar terdengar isakan kecil dari kedua anak itu.Semakin lama isakan itu terdengar semakin jelas, dan lantang. 30 detik kemudian……………..

“HUWEEEEEEEEEEEEEEEEEEE……………..” teriak Sehun sambil berlari memeluk Luhan dan menangis dalam pelukannya.Tidak seperti Sehun, Jongin hanya terisak menahan tangisnya sambil duduk dengan kepala yang masih tertunduk.

“Luhan Hyung, aku takut!!!” rengak Sehun lagi.

“Cup cup cup! Uljjima Sehunie!!” Kata Luhan sambul mengelus kepala Sehun.

“Aisshhh… menjijikkan!” terdengar suara yang cukup pelan tapi sangat jelas, ya pemilik suara itu Tao.Ia pergi keluar menuju balkon, untuk mendengarkan musiknya yang tadi sempat terhenti dengan keributan yang tak penting baginya.

Ia memakai earphone nya dan duduk menyandar disalah satu kursi yang ada disana. Terlihat ia sedang menutup matanya. Sepertinya sebelum kejadia tadi Tao sedang tidur siang.

Para penghuni rumah yang lainpun kembali ke aktivitas mereka kembali kecuali Luhan yang masih sibuk menenangkan Sehun.Sedangkan Baekhyun dan Chanyeol menghampiri Jongin yang masih menahan tangisnya, dan mengajaknya main diluar rumah.

Sekarang diruang tamu itu hanya ada Luhan dan Sehun. Sebenarnya ia cukup risih dengan perlakuan Sehun. Wajarlah, Luhan sudah mempunyai yeojachingu yang bernama Minsung (hahhahahaiiii xD). Tapi karena dia telah menganggap Sehun sebagai adik nya sendiri, ia pantas melakukannya.

“Ya! Sehun~ah! Sampai kapan kau terus memelukku hah!” sepertinya kaget, Sehun langsung melepaskan pelukannya dari Luhan.

“Hehehehe… mianhae hyung!” katanya sambul membentuk huruf ‘v’ pada tangan kanannya.

“Aisshhh… kau ini.”Luhan pun kembali memasuki kamarnya dan berniat mengganti bajunya yang basah akibat tangisan Sehun tadi.

Sehun pun masuk kedalam kamarnya juga, dan , mengganti seragam sekolahnya dengan seragam rumah santai. Lalu ia ke dapur untuk mencari makanan. Ya, walaupun hanya mendapat setoples keripik kentang tapi itu sudah cukup membuatnya senang.

Saat keluar dari dapur, Sehun melihat ruang tamu yang begitu berantakan. “Pasti karena Jongin mengejarku tadi, huh. Dasar dia! Siapa yang ngejar, malah aku yang merapikannya.Ciihh…” ucap Sehun kepada dirinya sendiri.

Sehun meletakkan toples keripik kentangnya disalah satu meja yang ada disana dan memulai merapikan ruang tamu itu. Tidak butuh waktu lama untuk merapikannya, dalam waktu 45 menit (sama aja lama==”)ia telah selesai merapin seluruh ruangan itu.

“Hehehehhe…” entah apa yang membuatnya ketawa sendiri. Yang harus kalian sadari cara ketawanya tadi itu sangat amat sangat biasa saja (ga penting =.=).

Setelah selesai dengan pekerjaannya Sehun kembali mengambil toples keripik kentangnya dan memakannya. Saat melewati pintu balkon, ia melihat sesorang disana.

“Siapa itu? Mencurigakan sekali… Untuk apa menggunakan baju hitam-hitam seperti itu? Apa jangan-jangan ia…. Maling?” Sehun menelan air liurnya dengan susah payah, lalu ia ambil sebuah payung yang ada disebelahnya dan meletakkan toples keripik kentangnya disana.

Dengan sangat hati-hati, Sehun melangkah mendekati orang tersebut. Matanya yang sipit, ia sipitkan untuk berjaga-jaga (? Maksudnya ?). Tinggal beberapa langkah lagi ia mendekati orang itu dan…

BUUUUKKKKKK!!!!!!!!!!!!!!!

Sehun memukul pundak orang tersebut dengan payung itu.Seketika itu juga orang tersebut terjungkir hingga terbaring dilantai.Perlahan Sehun melihat wajah orang tersebut. Detik berikutnya mata sipit Sehun melebar, karena menyadari siapa yang ia pukul.

“Ta…Tao…Tao Hyung??” katanya kaget. Sontak saja ia melempar pyung itu entah kemana dan mencoba membangunkan Tao yang pingsan karenanya.

“YA! Tao hyung! Ireona!” kata Sehun sambil memukul mukul pelan wajah Tao yang sangat garang itu baginya. Wajah Sehun mulai memucat, terdengar ia menelan air liurnya dengan susah payah.

“Eottheokae?” takutnya menjadi-jadi. AH! Sehun tau apa yang dapat membuat Tao bangun. Ia sering melakukannya untuk membangunkan Tao bila bangun pagi.

“Hehe… Bersiaplah Tao Hyung!” ucap Sehun sambil menarik narik lengan kemejanya dan membuat senyum evil dengan tatapan tajam miliknya.

“Hana… Dul… Set…”

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

………………………………………………………………..

“HYAAA!!! KAU SEHUN APA YANG KAU LAKUKAN PADAKU!!!” Tao yang tadinya pingsan, akhirnya terbangun. Kalian tahuapa yang dilakukan Sehun pada Tao? Sehun MENCIUM KENING Tao!!! Bisa kalian bayangkan gimana perasaan Tao setelah itu!?

“KAU OH SEHUN! MATI KAU SEKARANG JUGA!” tepat disaat itu juga Sehun meleset dengan cepatnya hingga melewati kapasitas (?) larinya seekor macan. Dan dengan watadosnya Sehun hanya tertawa-tawa sendiri, entah apa yang ia bahagiakan. Sepertinya karena ia berhasil mencium Tao yang selama ini belum pernah berhasil ia cium.

“Aisshhh… Menjijikkan!” kata Tao yang masih sibuk mengusap-ngusap keningnya untuk menghapus bekas ciuman Sehun barusan.

———-SKIP———-

Siang itu, Tao sedang berjalan menuju kantin sekolahnya bersama Kyungsoo yang sering dikenal dengan sebutan D.O atau si DOnat xDD. Mereka satu sekolah dan angkatan,  mereka juga satu sekolah dengan Jongin dan Sehun. Bedanya Jongin dan Sehun satu tahun dibawah mereka.

Seperti biasa, Tao selalu memesan nasi uduk dan es cendol favoritnya.Sedangkan Kyungsoo atau D.O memesan mie ayam, seblak, dan bintang sobo. Setiap siang, mereka selalu memesan makanan itu, sampai sang penjualpun tahu apa yang akan mereka pesan kalau sudah berdiri didepannya.

Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menunggu pesanan makanan mereka, dalam waktu kurang dari sepuluh menit saja, pesanan mereka telah siap dimeja kantin.

“Eumm… Kyungsoo~ah. Ada yang ingin kutanyakan padamu, tapi jangan kasih tahu siapa-siapa terutama kepada dua bocah tengil itu.” Kata Tao sambil memakan nasi uduk pesanannya.

“Bocah tengil o.O?Siapa itu? Setahuku julukan bocah tengil itu lebih pantas untuk si couple Baekyeol…ups…” ._.v

“Aishh… kau ini! Aku serius bro!”

“Hehehe… iya iya… sorry sorry, Tanya tentang apa?”

“Euummm…… menurutmu…… eummm……”

“Menurutku apa?” Tanya Kyungsoo penasaran.

“Eummm… apa ya o.o??”

PLAAKKK!!!

Dengan sempurnanya, pukulan Kyungsoo mendarat tepat ke kepala Tao.

“YA! APPO!!” ringis Tao sambil mengusap-ngusap kepalanya. Sial! Baru aja kemarin kepalanya dicium sama Sehun, sekarang malah kena pukulan yang begitu amat sangat amat menyakitkan (lebaii…..) Kenapa hidupku menderita seperti ini sih TT~TT

“Makanya ngomong yang benar!” kesal Kyungsoo menjadi-jadi. (jadi apa? ==”)

“Hehehe… giini… eumm… menurutmu, kalau misalnya sifatku berubah…eum… eottheokae?”tanya Tao pelan-pelan. Ia yakin Kyungsoo akan bingung dengan pertanyaannya, karena itu Tao sengaja menjelaskannya dengan super trap, eh salah maksudnya super slow motion.

“Aku ga ngerti apa yang kau bicarakan.” Itulah tanggapan pertama Kyungsoo mendengar entah itu pertanyaan atau penyataan yang dilontarkan Tao tadi.

“Gini, kau tahukan kalau akau sangat membenci sikap menjanya si Sehun itu!? Kalau misalnya… eumm… aku berubah penampilan dan sifatku menjadi seperti itu, menurutmu gimana?” jelas Tao penjang lebar.

“…”

“Eum? Eottae?”

“…”

“YA! Kyungsoo~ah, jebal…”

“PUAAAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA!!!”

“YA! Kenapa kau tertawa, hah!?”

“Hahaahahahahhaah!!!! Kau ini lucu? Aneh? Bego? Bodoh? Tolol? Atau apa hah!?” kata Kyungsoo disela-sela tawanya yang masih belum terhentikan.

“Aku serius!” Melihat ekspresi Tao yang menakutkan plus serius itu membuat tawa Kyungsoo berhenti dan kembali serius.

“Apa yang membuatmu ingin seperti itu?” sekarang Kyungsoo juga muali serius.

“Entahlah. Hanya saja, aku merasa bosan.”

“Bosan?”

“Ya, selalu menyendiri. Merasakan senang dan duka sendiri. Seperti menunjukkan sifatku yang tertutup. Kau tahukan aku bukan orang yang tertutup.” Wajah Tao yang garang itu terlihat sangat menyedihkan.

“Jadi?”

“Bisa kau bantu aku mengubah sifatku itu?” kata tao dengan mata yangmulai berubah menjadi lebih menerawang.

“J Baiklah… jika itu maumu. Tapi…”

“Tapi?”

“Kau yakin dengan keputusanmu?”

“Ya, aku sangat yakin. Justru itu bagus bagiku kan? Menunjukkan sisi maknaeku.”

“Ku rasa kau benar. Baiklah mulai pulang nanti kita akan ubah seluruh ruang kamarmu!”

“Kemarku? Ada apa dengan kamarku?”

“Ya… kita ubah sedikit agar ada kesan manisnya. Kau lihat saja kamar Sehun.”

“Ahh! Kau benar! Baiklah pulang sekolah!”

>>>Pulangnya>>>

“YA! Kyungsoo~ah! Kau yakin ini!?”

“Apanya yang salah? Bagus bukan? Hehehehe^^”

Kyungsoo mengubah seluruh ruangan kamar Tao dengan warna pink-ungu-putih, warna-warna kamseupay! Ia mengganti poster dikamar Tao, yang awalnya gambar seorang pembalab motor –Valentinna Rossi- menjadi GIRLS’ GENERATION!

“Hei! Kau gila! Mana betah aku tinggal dikamar seperti ini!” kata Tao dan berusaha mencabut poster itu tapi percuma, tubuh Kyungsoo lebih dulu menyelamatkan (?) poster itu. Ya mau gimana lagi, Kyungsoo adalah fans berat Girls’ Generation. Terutama Yoona, ia adalah salah satu fanboys Yoona, karena itu Kyungsoo mempunyai poster Girls’ Generation itu.

“Aisshh… Michi! Michi! Michi! Tau gini aku tak perlu berniat mengubah sifatku!” kata Tao sambil mengacak-ngacak rambutnya karena frustasi (?).

“Bersabarlah, dan cobalah mulai menyukai dunia barumu ini!” kata Kyungsoo dengan santai dan melangkah keluar kamar Tao dan meninggalkannya dengan kamar barunya itu.

“Aku bisa gila,” kata Tao stres dan jatuh terbaring kekasurnya yang berwarna pink itu. Ia melihat barang-barangnya yang telah dimasukkan kedalam kotak-kotak oleh Kyungsoo. Ia mengingat pesan Kyungsoo untuk membuang semua kotak-kotak itu, tapi… ahh… sepertinya lebih baik dia menyimpannya.

CKREEKKKK…

“Kami pulang^^”. Seperti biasa kedua maknae itu selalu membuat rumah ribut, dengan ocehannya. Dan seperti biasa juga, Tao harus menyiapkan telinga untuk mendengar pertengkaran apa lagi yang akan terjadi dirumah itu.

“Ohh?? Kamar siapa ini? Kenapa aku barus melihatnya? Wahh, kamarnya warna pink!!” seru Sehun setelah menyadari perubahan kamar Tao yang sangat amat sangat derastis itu.

“Oh? Hyung? Ini kamarmu? Wah! Tidak ku sangka kau suka hal-hal yang seperti ini juga.” Seru Sehun lagi setelah menyadari siapa pemilik kamar itu. Dan lagi pemiliknya berada didalam kamar itu.

“Aku ga nyangka seorang Tao yang jago bela diri itu menyukai warna pink! Wah! Daebak!!”

“Pergi kau bodoh!!” tak mau mendengar ocehan Sehun lagi, Tao menendangnya keluar dari kamarnya dan mengunci kamarnya.

Sehun yang baru saja tendang keluar hanya menatap pinta kamar itu dengan heran. Dia tahu, selama ini Tao tidak pernah memperlakukannya dengan baik, walaupun ia sangat ingin tahu mengapa Tao seperti itu dengannya, tapi Sehun hanya diam tidak mau ambil pusing. Toh, masih ada yang lain yang lebih mempedulikannya, ya seperti… Luhan.

Tepan disaat itu juga, Luhan datang dan mengagetkan Sehun yang diam berdiri mematung didepan pintu kamar itu.

“Mmm? Sehun~ah, apa yang kau lakukan disini?” tanya Luhan sambil memperhatikan wajah Sehun yang aneh.

“Ah? Oh, hahahahha, nan gwaenchana!” lalu Sehun berlalu menuju kamarnya meninggalkan Luhan yang masih memperhatikannya dari belakang.

Luhan yang masih melihat punggung belakang Sehun, kini berpaling melihat pintu kamar Tao. Entah apa yang membuatnya terus manatap pintu kamar itu. Aneh, pikirnya. Sejak kapan pintu ini berubah?

———-SKIP———-

“Kris hyung!”

“…”

“Kris hyung!” suara yang awalnya terdengar lemah, berubah sedikit menjadi terdengar lebih membentak.

“…”

“YA! Kris Hyung! Dengar aku!” sekarang sang pemilik suara –Tao- benar-benar membentak.

“Wae? Aku juga punya telinga, jadi aku masih bisa mendengarkannya.”

“Oh :o? Hehe, sorry ku kira kau tidur.”

“Hhmm…” desah Kris yang masih memejamkan matanya.

Mereka lagi berlibur kepantai, tentu saja karena sekarang ini Summer. It’s time to have FUN! Kris dan Tao sedang berjemur dibawah panasnya terik matahari, tapi tetap saja mereka terjaga karena payung yang melindungi mereka.

Jongin, Sehun, Luhan, Baekhyun, dan Chanyeol sedang bermain asinnya air pantai dengan gembira. Sepertinya hidup mereka dulu benar-benar menderita. Buktinya mereka sedang bermain dikerumunan anak-anak kecil dengan senangnya.

Sedangkan yang lain? Sedang menikmati pemandangan indahnya pantai dari cafe yang tidak terlalu jauh darisana. Musim panas kali ini benar-benar sangat menyenangkan.

“Kris Hyung! Boleh aku minta satu permintaan?” seru Tao.

“Permintaan? Permintaan apa? Jangan bilang kau ingin aku membelikan semua es krim yang ada di cafe itu!”

“Hahahahaha! Tentu saja tidak! Tadi aku sudah makan es krim dicafe itu 5 bungkus lebih.”

“Geurae? Jadi kau minta apa?”

“Eumm… hyung…”

“Ya??”

“Eumm… To..tolong…ajarin aku AEGYO!” Akhirnya kata-kata itu meluncur dengan bagusnya dari mulut namja garang itu. Kris yang mendengarnya hanya diam tak bergeming dengan menatap Tao kaget, heran, bingung, dan semua perasaan yang bisa diungkapkan. (Kalian ngertikan maksud author? = =;)

“Mm…MWO!? Mworago!??”

“Ne! Tolong ajarin aku Aegyo!” semburan merah terpampang sempurna diwajah Tao.

“YA! Ada apa denganmu, hah!? Kau sakit!?” Tangan Kris yang hendak menyentuh kening Tao, dan dengan sigap tao manahannya.

“Anniyo! Keundae…”

“Keundae,mwo?” tanya Kris mennyelidik.

“Aku ingin semua memperhatikanku seperti memperhatikan Sehun!” jawab Tao pelan, tapi tetap tegas. Ia menundukan kepalanya, walaupun bingung sebenarnya yang dilakukannya ini benar atau tidak. Tapi tidak salah bukan untuk mencari tahi jawabannya.

“Hahahaha, Ya! Huang Zi Tao! Dengarkan aku! Gini ya, kalau kau merubah image mu yang nyeremin itu. Orang orang pasti aneh melihatmu. Dan lagi, kalau kau bersikap seperti Sehun, apa kata dunia!?”

“Benarkah itu!? Jadi aku tidak perlu berubah hyung?”

“Entahlah, yang tadi itu hanya pendapatmu.” Kata Kris lagi sambil menyamankan posisinya.

“Heumm,, baiklah hyung! Aku tidak akan berubah! Hehe, gomawo hyung. CHUU~~~~” :* >.<

“YAAAA!!!! APA YANG KAU LAKUKAN BODOH!!!>///<”

~END~

Wahh!! Kacau kacau. Author ga tahu endingnya bagusnya gimana!?? Eottae?? Jelek ya? Hahaha, itu pasti. Mianhae, hasilnya tidak memuaskan. Author lagi kacau akhir akhir ini akibat sakit yang diderita author. Sampai-sampai saat ngetiknya, layar laptop author basah akibat besin besin – -v

Eum,, yah author bingung mau ngomong apa lagi sudah ya, jangan lupa RCL. Komentar reader sangat berguna bagi masa depan (?) auhtor! See you… ^^

30 pemikiran pada “Hyung! Ajarin Aku Aegyo!

  1. You could certainly see your skills within the article
    you write. The arena hopes for even more passionate writers such as you who
    are not afraid to mention how they believe. All the time follow
    your heart.

  2. You really make it appear really easy together with your presentation however
    I to find this matter to be really something which I believe I’d by no means understand. It seems too complicated and very large for me. I’m taking a look forward to your subsequent submit, I will attempt to get the grasp of
    it!

  3. Critax bgus, tpii ak bnyk nemuin typo x.. Kedepanx jgn trlalu byk typo ya, mf bgt ini cuman saran aja kok, Overall ide crta sma alurx udh pas bgt,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s