Extraordinary Love (Chapter 6)

Author : Lvyhuna

Title : Extraordinary Love

Sub Title : Exo -L

*Main cast :

  • Latara Daanishe Mozza                  aka         Tara / Mozza
  • Oh Sehoon [EXO-K]                        aka         Sehun
  • Byun Baekhyun                [EXO-K]                                aka         Baekhyun
  • Park Chanyeol [EXO-K]                  aka         Chanyeol

 

Sub Main Cast :

  • Crystal Jung [F(x)]            aka         Kristal
  • Sulli Choi  [F(x)]                 aka         Sulli

 

**Supporting Cast :

  • Kim Jil Woo Harabeoji, Haramonie
  • Sahabat Tara : Uki, Oliv, Nina , Aliya

 

Genre : Family, Friendship, and Romance

Length : Chaptered

 

* Bisa bertambah

** Berubah-ubah setiap chapternya

 

TAAADAA !!

 

Peyuk cium guling-guling dari totor Lvy ({})

 

Aahhhhh totor terharu kalian masih mau nemenin Exo-L sampai chapter 6 higshigshigs *nangisdipojokanbarengsehun. Maaf nih kalau jalan ceritanya jadi agak kurang menarik atau greget, kayanya world imagination totor lagi agak limit hehe. Maaacih banget yaa buat cemu u cemu u totor yang masih setia, jangan lupa juga komen dong yaa, ntar Baekhyun ngambek ga dapet tanggepan dari para reader tercinteh. Okeh ?? cium sekali lagi deh :*

 

Yaudah totor siapin red carpet buat para reader totor yang mau baca silahkannnnn

 

HAPPY READING \(^-<)/

 

EXO-L CHAPTER 6

***

“Pagi Tara !”

 

“Pagii !”

 

“Selamat Pagi Tara !”

 

“Oh ya pagi !”

“Anyeong !”

 

“Anyeong !”

 

Banyak sekali pagi ini yang menyapaku ? apakah ini gara-gara kejadian 3 hari yang lalu ? Baekhyun Confess, bahkan mereka memberi nama atas kejadian itu.

 

“Nugu ?!! yaa, ini tidak lucu siapa ini ? siapa yang menutup mataku ?”

 

“Tebaklah !”

 

“baekyunah !”

 

“tepat sekali , anyeong haseyo Baekhyun yojachingu!”

“Mwo ?”

“Wae ? kenapa ekspressi mu seperti itu? Kurae !”

“Yaa, kamu ngapain megang-megang tangan ku dikoridor seperti ini ? apa kau tak malu banyak orang yang melihat kita ?”

“Wae ? kau kan pacarku, kita kan sudah berpacaran !”

“Iya, keundae haruskah bergenggaman seperti ini dimuka umum ??!”

“Kau malu karena terlihat banyak orang ?”
“Kureayo !!”
“Kurae, aku akan memasukan tanganmu ke saku jaketku !”

“yaa!! , Baekki apa kah harus seperti ini ?”

“Ppari aku akan mengantarkan mu ke kelas !”

 

Beginilah jadinya, tanganku ada disaku Baekki rasanya sempit, ditambah dengan tangannya yang menggenggam tanganku. Sebenarnya aku malu harus seperti ini berjalan sampai ke kelas. Apalagi kelas ku ada dipojok koridor , jadi aku harus seperti ini untuk waktu yang cukup lama .

 

“Anyeong pasangan baru !”

 

“Sulli, kau mengagetkan ku !”

“Aigooo, kalian begitu mesra, pagi-pagi sudah bergandengan !”

 

Aku hanya bisa tertunduk malu

 

“Aku turut senang atas hubungan kalian !”

“Komawo Sulli !”ucapku meringih

 

Harabeoji dan haramoni perlahan-lahan pasti akan tahu tentang hubungan ku dengan Baekhyun, apa yang akan terjadi kalau mereka tahu ? kenapa aku tidak punya cukup keberanian untuk memberitahu mereka ? Mamah, papah ka Arka gimana ini ?

 

“Sehuna !” panggil Baekhyun.

 

“Ah Anyeong !”

“Anyeong !”

 

“Apakah tidak terlalu pagi untuk bermesraan ?”

“yaa, aku tidak mengerti kenapa semua orang terus bertanya seperti itu ? kami kan sudah berpacaran !”

 

“Iya, tapi kau memacari keponakan kepala sekolah, sekaligus cucu pemilik akademi ini !
“Apakah seburuk itu ?”

 

Kenapa dia tidak menampakkan wajah cemburu atau jeolous seperti yang ku harapkan. Kenapa wajahnya biasa saja seakan-akan dia tidak peduli . Padahal jelas diingatan ku ketika malam dimana aku menerima Baekhyun menjadi pacarku, ia pergi meninnggalkan kerumunan! apa namanya kalau bukan cemburu ? haishh !!!

 

“Baiklah , Baekhyun aku masuk ke kelas !”

“Ne, kita bertemu nanti istiarahat !”

(mengangguk)

 

Aku akui senyuman kekasih baru ku itu sangat menawan, bahkan aku sebagai wanita rasanya tak pernah tersenyum semanis dia. Padahal aku sudah mengenalnya selama 3 bulan, tapi aku baru merasa dekat dengan Baekhyun selama 3 hari ini.

Rasanya aku ingin tertawa besar, menertawakan diriku ini, kalau aku sadar kini aku telah menjadi pacar seseorang. Apakah ini rasanya ? aku jadi lebih bersemangat, lebih ingin tertawa, dan ingin selalu bertemu denganya.

“Anyeong !” sapa Sehun mengagetkan ku.

 

“Ah anyeong Sehuna !”

 

Mendengar namanya keluar dari mulutku , membuat hatiku kembali terketuk.

Aku lupa denganya , kami sudah tak terlalu banyak berbicara selama 3 hari ini, padahal aku sudah mencoba berbicara denganya, tapi dia selalu mengacuh kan ku, ah aku tahu mungkin dengan ini dia bisa bereaksi

 

“Sulliya , kau sudah mengerjakan pr bahasa Indonesia ?”

“Memangnya ada pr ? kenapa aku lupa ?”

 

“Kenapa kau tidak bertanya pada ku ? kemarinnnnnn aku baru saja belajar bersama Baekhyunnnnn !!”

“Benarkah ?”

 

Aigoo, kenapa dia tidak bereaksi sama sekali ??? hanya duduk 2 bangku didepanku apakah volume suaraku tidak terjamah sampai sana??

 

“Iya, rasanya senang sekali belajar denganya !”

 

Ucapku sambil sesekali memberi tekanan dibeberapa kata, dan melirik-lirik jikalau ia memberi respon

 

“Baekhyun beruntung sekali bisa mendapat pacar sepertimu !”

“Kau terlalu memuji !”

“Oh ya kalian belajar dimana ?”

“Ah, dirumah ku diruang belajar dikamar ku !”

“Kuraeyo ? Baekhyun datang sendiri kerumah Direktur Kim !”

“Ne !”

“Ah dia sungguh berani !”

 

Aissh, kenapa dia terus seperti itu, apa dia tidak mendengar ku ? atau pura-pura tidak mendengarku ?

 

“Oh tentu saja dia kan PACAR kuu !”

 

Tekan ku sekali lagi, namun bukan reaksi yang ku inginkan dia malah bangkit dari kursinya, dan pergi membawa Kristal yang baru saja datang.

 

Apa-apaan dia ? apa dia ingin unjuk kemesraan dengan ku ? anak itu benar-benar ! kau akan menyesal Oh Sehun !!!!

 

“Yaa, Tara , Tara !”

 

“Ah ne ?”

“Kau kenapa ? bibir mu menyungging tak karuan ?”

“…..”

 

“Sehun akhir-akhir ini aneh ya ? dia selalu berduan dengan Kristal, apa mereka…..”

“Sulli ya , bukankah kau mau melihat pr ku ?”

“Jinja ? Ne . ne !”

 

Aku masih cemburu, jujur aku cemburu, haruskah aku bilang pada mu kalau aku masih menyukaimu ? yaa !!! Oh Sehun kau sungguh menyebalkan !!

 

“Selamat Pagi !”

 

“Pagi bu Guru !”

 

Guru sudah datang ke kelas tapi dua sejoli itu tak kunjung datang .

 

Tok      tok       tok

 

“Maaf bu kami telat !”

 

“Silahkan duduk !”

 

Sehun dan Kristal baru kembali ? darimana saja mereka ?

 

“Ya tolong dikumpulkan pr yang ibu berikan kemarin, Tara !!  tolong ambil pekerjaan teman-teman mu dan kumpulkan didepan meja ibu !”

“Iya bu !”

“Sementara kalian mengumpulkan tolong buka buku Bahasa Indonesia hal 118 dan coba pahami isi puisi , ibu harus keluar dulu sebentar !”

“Iya bu !”

 

“Prnya ?”

“Ini Tara !”

“terimakasih Kevin !”

“Prnya ?”

“Ini !”

“Makasih Jin Hyeo !”

“Prnya ?”
“Tara bolehkah aku menyalin punya mu ?”

“Yaa ! Kim Song Dang !!! kemana saja kau pagi ini ? Ini !!!”

“Komawoya Tara, kau cantik sekali pagi ini!”

“Cihh …. kau ini !”

 

“Prnya “

“….”

“Sehun , prnya ??!”

 

Apa-apaan dia ? memberikan buku dengan ekspresi dingin seperti itu ?

 

“Ini punyaku Tara !” beri Kristal

“Ne !”

Untunglah ini buku terakhir.

 

 

Tengggg.         ……tengggg     ….tenggg

 

 

“Tara lihat dikaca !!”

 

Mendengar sahutan Sulli, aku pun segera mengarah ke arah kaca jendela kelas ku.

Berdiri seorang pria dengan senyuman khasnya dan melambaikan tanganya pada ku. Aku pun segera menghampiri lelaki yang sedang menunggu ku diluar sana.

 

“kau sudah menunggu lama ?’
“Ani, kau sudah lapar !”

“Ne !”

 

Aku pun berjalan denganya menuju kantin. Sejak pertama aku masuk keakademi ini, aku sudah mempunyai tempat favorit dikantin. Yaitu meja panjang yang bisa menampung lebih dari 6 orang tepat dibawah pohon rindang yang langsung menghadap ke danau kecil disekolah, ah mungkin bukan danau itu kolam,tapi itu tidak terlalu kecil bisa juga disebut danau yaa apalah itu. Dan tak lain tak bukan itu tempat kami , aku, Baekhyun, Sehun, Kristal dan Sulli. Tapi kini tempat ini menjadi tempat untuk ku dan Baekhyun menghabiskan waktu.

 

“Ini !”

“Komawoyo Baekhyun !”

“Ah ini, aku ambil saus-saus ini darimu !”

“Wae ?”

“Kau ingin sakit perut ketika belajar ? aku tidak bisa menerima itu, jadi ini ku ambil !”

“Keundae, kentang ini tidak akan berasa !”

“Maka dari itu aku membawa kan mu , ini merica, ini lada hitam, dan rumput laut !”tunjuknya kearah ke-3 bumbu itu.

“tapi !”

“Andwae andwae , tidak ada tawar menawar !!”

 

Aku mengerti dia ingin memberikan perhatian yang lebih pada ku, tapi kenapa aku berpikir dia begitu lucu ?

 

“Tara , chamkamman !”

“Wae ?”

Tanganya mendekati wajah ku dan membelai rambut ku.

 

“Ini ada daun yang jatuh dirambut mu !”

“Kuraeyo ?ah komawoyo baekhyun !”

 

Selalu, membalas dengan senyuman.

Kami pun tenggelam dalam pembicaraan ringan selama beberapa menit ini. Makanan sudah ludes masuk kedalam perut waktunya kembali ke kelas.

 

“Baekhyun kita kembali ke kelas !”

“Ani !”

“Wae ? nati kita telat masuk !”

“Aku masih ingin disini dengan mu !”

“Lalu kalau kau ingin dengan ku , kenapa mata mu terus memperhatikan langit ?”
“Ah ? aniiiya ! itu karena, aku masih belum percaya , sekarang kita telah berpacaran !”
“Begitu kah?”

Angin semi-siang ini lumayan menyibakkan rambutku yang panjang dan bergelombang. Aku pun perlahan mendekati Baekhyun dan duduk disampingnya.

 

“Kenapa kau tidak percaya ?”
“Entahlah ! Aku pikir kau menyukai Sehun bukan aku !”

 

“Entahlah ! Aku pikir kau menyukai Sehun bukan aku !”

MWO ??? kenapa ia bisa berpikiran seperti itu ??!

 

“Darimana kau punya pikiran seperti itu ?”

“Kita sudah bersama-sama selama 3 bulan, tanpa kau sadari aku sering memperhatikanmu bahkan dari hal-hal yang kecil ! Sesungguhnya ketika saat itu (red:confess) entah apa yang ada dalam otak ku sehingga membuat ku berani melakukan hal itu, jauh dilubuk pikiran ku aku yakin kau akan menolak ku, tapi aku sendiri terkejut kau mau menerima ku !”

 

“Baekhyun !”

“Ketika kita bertemu diruang Seni, entah kenapa aku terdesak disana dan mengatakanya, mungkin karena aku melihat kalian berdua disana, hati kecil ku tergerak ketika itu !”

 

Batinku terdiam , Baekhyun sejauh ini benar, dan aku merasa membohonginya, aahhh semoga itu benar wanita bisa menumbuhkan rasa cintanya walau perlahan.

 

“Bisa dibilang aku tak rela Sehun memiliki mu! hahaha ini lucu kan ? aku tidak tahu apa yang ada dikepala ku !”

 

Baekhyu-ah mianheyo

 

“Tara !!”

“hm ?”
“Apa kau menyukai Sehun ?”

 

DUAAAARRRRR ! GLEGERRRRR ! Bak petir menyambar dicuaca yang cerah

Getaranya mampu mengoyak hatiku yang tiba-tiba merenyuh dan tersedak membisu.

 

Maaf aku harus berbohong

 

Apa yang kau bicarakan ? kau tahu kita berteman satu sama lain !”

“Iya aku tahu, tapi yang aku tangkap selama ini, kau sepertinya menyukai Sehun dan begitu pula dia !”

“Kau sudah berpikir terlalu jauh baekhyunah, sekarang !! Tara disini adalah pacar mu , apa itu belum membuatmu yakin ?”

“kau adalah pacar ku ??”

“Ne !”

“pacar ku ? iya ya kau pacar ku ,kau adalah pacar ku ! Tara adalah pacar ku !”

 

“TAAARAA ADALAH PACARR KUU !”ucap Bakyun berteriak meyakinkan

 

“Baekkiya, kenapa kau harus berteriak seperti itu?kau tak malu dilihat orang ?”

“Aniyo, apa yang dimalukan ? didepanku hanya ada sebuah danau dia hanya bisa mendengar dan tak berkomentar !”

“Aku akan berteriak sekali lagi !”

“Untuk apa ?”

“Self confidence !”

“…..”

Aku pun tak bisa menahan dirinya untuk tak berteriak, karena hanya itu yang bisa membuatnya yakin .

 

“Aku yakin sekarang !”

 

Aku tak bisa melihat wajahnya jelas, angin ini sudah mulai meyibakkan rambut ku terlalu brutal .

“Kita kembali ke kelas !”

 

Apa genggaman tangan ini juga membuatnya yakin ? yakin kalau aku tak akan lepas ??  yakin kalau aku tidak akan meninggalkanya?? aku harap aku tidak akan mengecewakan keyakinan Baekhyun .

 

***

“Taaraaaaa, ah kami sangat merindukan mu !”

 

“Aku juga, bagaimana keadaan kalian !”

“Kami baik-baik saja !”

“Aku rindu berada dikamar mu Aliya!”
“Makanya cepetan pulang, gw gak suka lo yang formal gini !”

“Hahaha, maaf deh gw kan jadi kebiaasaan , abisnya disini cuman ngomong indonesia formal aja, ga da lo gue !”

“Eh eh lo kemaren mau nyerita apa, gebetan lo itu ? eh siapa namanya ?”

“Siapa ?”

“Itu loh si bihun, eh soun?”

“Sehun liv, Sehun !” benar Nina

“Oh iya lo bener Nin !”

“Gimana Ra ama Sehun lo itu ?”

“Itu yang mau gw ceritain, gw uda jadian !”

“Beneran ?? sumpehan lo “

“Ra lo punya pacar ganteng banget sumpah deh !”tambah Uki

“Iya diantara kita-kita kayanya cowok lo deh yang paling ganteng !” Nina

“Tara lo beruntung banget sih, inget ga guys waktu si Tara ngasih foto si bihun !”

“Sehun Al !”

“Hidungnya mancung, kulitnya putih, tinggi, baik aaaaaaaaaaaaaa gw envy am lo ra !”

“Ehh kenalin dong ama kita langsung, bawa webcaman juga !”

“Iya ra,iyaa kenalin langsung dong !”

“Kalian tuh ngomong apa sih?” gumam gw

“Kata siapa gw jadian ama Sehun ?”

“Loh bukan sama si soun ??! “

Pernyataan Oliv membuat Nina, Uki dan Aliya saling memandang dan mengernyit kan keningnya.

 

“terus sama siapa Ra ?” pungkas Aliya

“Makanya dengerin gw dulu, kalian sih main nyamber cerita aja !”
“Maaf deh ra, biasanya kan lo nyeritain cowo ya cuma si soun !”

“Gw jadian sama Baekhyun !”

“Hah ? bakwan nama cowok-cowok lo ko makanan semua sih ra ?”

“Bukan Oliv !! BAEKHYUN !”

“Tulis deh tulis Ra dikertas !”

Mau gimana lagi gw pun akhirnya cepat pergi kemeja belajar gw,menyambar secarik kertas hvs, dan segera menulis dengan huruf kapital nama baekhyun .

 

“BAEKHYUN”

“Ohhhhh Baekhyun , siapa dia Ra ?”

“Aduh Nin lo lemot banget sih udah dibilang kan itu cowonya Tara !”kesel Uki

“Oyah ? kapan ?”
“Udah Ra lanjutin ceritanya jangan perduliin Nina, kapan lo jadian ? terus kenapa bisa jadi sama si ini bukan sama si soun ?” tanya Oliv

Hal ini membuat hati gw mulai merenyuh kembali. Haruskan gw ceritain kalau nyatanya cinta gw bertepuk sebelah tangan ? dan ternyata orang yang gw suka jadian sama temen gw sendiri ?

 

“Baekhyun duluan yang nyatain perasaanya ama gw !”

“Kapan ? sekarang udah jalan berapa hari ?”

“Udah sekitar 3 mingguan !”

“Hah ?!  dan lo baru ngasih tahu kita ?”

“Engga gitu liv, inget ga waktu terakhir gw calling kalian ? seminggu yang lalu gw kan bilang gw punya cerita tapi gw belum siap nyeritanya , terus kalian pada bilang gpp!”

“Tapi apa yang bikin lo ga siap ?”

“Waktu itu sebenarnya gw masih ngarepin Sehun , tapi sampai sekarang dia malah diem-diem aja !”

“Jadi sekarang cowok lo dong yang bertepuk sebelah tangan ?”

“Hah ?”

“Baekhyun suka sama lo, sayang sama lo, tapi hati lo masih ada di Sehun ?”

Gw tertunduk diam, karena Oliv memang benar

 

“Ra mending lo lupain dulu Sehun, coba kasihin hati lo buat Baekhyun, perlahan aja !”

“Tapi gw masih suka sama Sehun, gw lebih jealous ngelihat Sehun sama cewe dibanding Baaekhyun !”

“Parah ni anak parah banget !”

“Ra jujur kalau lo bener-bener ada didepan gw, bukan lewat webcam ini, gw pengen getok-getok kepala lo , hello!! ada cowok yang sayang sama lo tulus, kenapa lo harus cari cowo lain yang ga nganggep lo sama sekali !”

“Uki bener Ra !”

“Sehun bukan ga nganggep gw , cuman akhir-akhir ini dia beda sama gw !”

“Sama aja kali Ra !” pungkas Oliv

“Bentar !” sanggah Nina

Kontan gw, dan anak-anak langsung lihat Nina

 

“Kali aja, Sehun beda sama lo gara-gara dia cemburu ngelihat lo udah jadian sama si bakwan !”

“Baeekhyuuun !” ucap gw dan anak-anak serentak

 

“Bener ga liv ? ki ? Al ? kali aja si sehun cemburu ama cowoknya si Tara yang sekarang ?!”

 

Apa bener ya Sehun cemburu ama gw ?

 

“Itu alasan alternatif !! Ra !! mending lo turutin dulu kata-kata si Uki !”

“Tapi kalau Nina bener gimana liv ?”

“Itu presentasinya sekian dari 100%, lo berani nanya ke si Soun, dia cemburu apa enggak sama lo ?”

“Mungkin Nina ada benernya Ra,tapi itu hanya kemungkinan! kenapa ga lo ngambil yang pasti-pasti aja ? si Baekhyun ? yang jelas-jelas udah jadi cowok lo !” tambah Aliya

 

Perbincangan kali ini berat sekali, gw jadi galau

“Lo galau ya Ra !” tanya Nina

“(angguk-angguk)”

“Ra disana jam berapa ?”

“Udah jam setengah 12 !”

“disini masih jam setengah 10 loh !”

“Apaan sih Na, apa banget deh pertanyaan lo! Ra mending sekarang lo tidur, jangan mikirin apa-apa dulu, besok aja dipikirinya !”Oliv

“Iya ra udah malem mending lo tidur !” Aliya

“Yaudah, Good night ya , bye !”

“Bye , gw sayang lo ra !”celetuk Nina

 

Gw pun melambai-lambaikan tangan ke arah layar laptop gw.

“Uki yang bener ? atau Nina yang bener?”

“Ahhhhhhh !”

Ucap gw sambil rebahan diatas kasur.

-00-

“Ahhhh kenapa harus ulangan matematika besok ?”ogah Sulli yang duduk sebangku dengan ku.

“Ra pulang sekolah ajarin aku ya ? pelis !” pinta Sulli memelas.

“hari ini ya ?”

“Kenapa ? kamu mau pergi ya sama baekhyun?”

Aku cuman bisa tersenyum simpul

 

“Taraaa !” panggil Kristal tiba-tiba dengan nada memelas juga

“Hari ini pulang sekolah belajar matematika yah ? pelis !”

“Pelis !”pinta Kristal dan Sulli sambil menepuk tangan didepan wajahnya.

“Tapi…”

“Kalau masalah Baekhyun berikan pada ku !” mantap Sulli.

Apa yang harus kulakukan ? hari ini Baekhyun mengajak ku nonton, tapi Sulli dan Kristal meminta ku belajar bersama. Otteoke ?

 

“Lebih baik, kalian bertanya pada Baekhyun saja !”

“Kuraeyo ?” tanya kristal sumringah

“Ne, kalau di…!”

Tanpa menunggu ku menyelasaikan kalimat, Kristal dan Sulli langsung pergi lepas landas ke luar kelas. Aigooo.

Mata ku tak sengaja bertemu dengan sosok Sehun yang masih duduk dibangkunya membuka buku. Disaat seperti ini mata ku nampaknya tak mau beralih, sosok disana ….

 

*Kristal dan Sulli POV*

 

Mereke bermaksud akan menemui Baekhyun dikelasnya, karena ini waktu istirahat mereka memberanikan diri, menemui Baekhyun dikelasnya.

 

“Sulli-ya itu Baekhyun !!! ” ucap Kristal, yang melihat Baekhyun berjalan ke arah mereka

“Baekhyunaaaaah ~ !!!” panggil mereka

“Ah Kristal, Sulli mwo ?”

“Kau akan ke kelas kami ?”

“Ne, aku akan menemui Tara !”

Dengan cepat mereka menepuk tangan mereka tepat didepan wajah Baekhyun.
“Baekhyun-ssi jaebal !”

 

“Baekhyun-ssi ?” ucap  Baekhyun aneh

 

“Aku mohon hari ini izinkan Tara mengajari kami belajar matematika !” ucap Kristal

“Besok kami ada ulangan biarkan kami belajar bersama Tara !”

“Jaebal, Baekhyun-ssi !”

 

Baekhyun yang terdesak pun mau tak mau akhirnya mengizinkan Kristal dan Sulli belajar.

 

*Back to Story*

 

Aku masih saja menatap punggung Sehun. Kenapa dia begitu dingin sekarang ? apa sudah tidak ada kehangatan dirinya untukku ?

 

Deg ! Tiba-tiba ia menoleh ke belakang ! apa dia sadar aku menatapnya terus ? Aigoo, bagaimana ini ? aku malu.

 

Sehun beranjak dari bangkunya, aku mulai gelisah dan berpikir lebih baik keluar kelas.

 

“Chamkamman !” pekiknya, sambil menahan tangan ku untuk pergi.

“wae ?”ucapku tanpa melihatnya

 

“Taraaa, Taraaa !” panggilan Sulli dan Kristal spontan membuatku melepaskan genggaman tangan Sehun, apalagi aku melihat Baekhyun ada dibelakang mereka.

 

“Mwo ? mwo ?”

“Baekhyun mengizinkan kamu untuk mengajari kami !”

 

Aku pun langsung melirik Baekhyun yang berdiri dipintu

“Itu pun dengan syarat, aku harus ikut bersama kalian !”

Ucapnya menghampiri kami.

 

“Sehuna, kau juga ikut kan ?”pekik Sulli

“Ah, ne !” ucapnya tersendat

Aku pun kembali melirik Baekhyun, ia tidak menampakan ekpressi yang membuat ku meragu. Ia hanya tersenyum mendengar Sehun juga akan ikut.

 

Ketok palu 3x

Tok tok tok !

Chapter 6 berakhir ……. mari kita tbc kan menuju yang selanjutnya

Terimakasih *bungkuk

To be continued —————–à

6 pemikiran pada “Extraordinary Love (Chapter 6)

  1. Sehun jadi bihun,Baekhyun jadi bakwan????jgn2 ntar si kai jadi migoreng dong asiiik!!!!#di gampar kai.sumpah tor!watu temenny tara bilang Baekhyun bakwan, ak ngakak banget!!DAEBAAAK!!!

  2. Si Sehun ada hubungan apa sih sama Kristal?
    Apa cuma buat bikin Tara cemburu?
    Cerita nya makin seru aja niiiiih, ditunggu next chapter nya^^

Tinggalkan Balasan ke hanatiurma Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s