Prisoner Of Love (Chapter 2)

Author : Park^Cheonsa

Genre : Romance, Comedy, ㅁLove/ Square Love

Rating : PG 15

Main Cast :

– Oh Sehun [EXO]

– Park Minji [OC]

– Park Chanyeol [EXO]

-Kim Haneul [OC]

Length : Chaptered

Disclaimer       : cerita ini hanya fiksi dan murni ide dari otak saya. Jadi, jika ada kesamaan apapun itu, entah peran, karakter atau bahkan plotnya saya benar-benar minta maaf, karena saya tidak tahu menahu tentang hal itu. Dan semoga FF ini bisa menghibur kalian semua! Gomawo yo~~ Just Enjoy it 😉 SEMOGA KALIAN SUKAAAAA~~  Comment ya biar author bisa jadi lebih baik 😀

Author POV.

Seorang Yeoja tengah berjalan menuju rumahnya sambil terus mengeluarkan air mata, ia malas untuk naik bus –bukan karena ia tidak punya mobil ataupun lainnya tapi yeoja ini lebih suka naik bus dibandingkan naik mobil pribadinya -. Karena tak sanggup lagi berjalan ia duduk disebuah tangga toko yang sudah tutup ditepi jalan . Dia meutup matanya dengan tangannnya sambil terus menagis dengan baju basah .

~æ~æ~æ~

Seorang namja tengah mengendarai mobil nya ,sambil bersenandung kecil .

“Eh? Waduh.. Park Chanyeol !apa kau sudah gila mana mungkin dia itu Minji! Eh tapi keliahatannya seperti dia” Namja yang bernama Chanyeol itu pun memberhentikan mobilnya ketepi jalan .Ia membuka pintu mobilnya dan turun dari mobil nya.

“Silyehamnida agasshi” Ucap Chanyeol .

“Uh..?hiks.. Duguseyo?” Jawab Yeoja itu mengangkat kepalanya.

“Park Minji ? Hei, bukankah kamu sudah kelewat umur untuk menangis ditepi jalan seperti itu?” Goda Chanyeol.

“Uh? Chanyeol Sunbae.. sudah abaikan saja aku ini.. Silahkan lanjutkan perjalanan mu Sunbae” Balas Minji menurunkan kepalanya ke tangannya lagi.

“Hei.. ayo ikut aku! Mana bisa aku membiar anak2 menangis di tepi jalan, nanti akan kubelikan permen kok, kau mau apalagi? Es krim atau coklat eoh?” Goda Chanyeol lagi.

“Yakk  Sunbae aku ini bukan anak kecil tahu” Ucap Minji sambil mendengus sebal .Ia berdiri dari posisi awalnya.

“Hahaha.. akhirnya berdiri juga! Arasso.. Neo.. Park Minji bukan anak kecil tapi anak bayi”

“Yakk!! ChanyeoL sunbae!!!” Pekik Minji sambil menghentakan kakinya ke tanah .

“Araasso~ Kajja! Masuklah ke mobil cuaca diluar dingin dan lagi lihat, bajumu basah begi-..” ucapan Chanyeol terhenti karena melihat Baju Minji yang tembus pandang karena sudah basah karena hujan.

“Hei,nona .. bukankah kau bawa payung tapi kenapa bajumu basah seperti itu?” Tanya Chanyeol dengan pipi  merah.

“Pakai ini “ Ucap Chanyeol melepaskan jacket kulit miliknya dan memberikannya pada Minji.

“Gamsahamnida” Ucap Minji formal.

“Sudah kubilang tak usah bersikap formal denganku nona haha”

Minji mengambil Jaket yang disodorkan Chanyeol dan memakainya untuk menutupi tubuhnya.

“Siapa bilang jaket itu untukmu!? Itu untuk payungmu yang basah!” Kata Chanyeol marah.

“Eh?” Minji bingung,dan mengeluarkan ekspresi blo’on nya.

“Hahahaha .. ada apa dengan ekspresimu .. Aku hanya bercanda,mana mungkin aku memberikan jaketku untuk payung! Dasar babo!! Ayo cepat masuk” Ucap Chanyeol menarik tangan Minji untuk masuk ke mobilnya.

“Eh? Ne” Minji hanya mengikuti Chanyeol untuk masuk kedalam mobilnya.

Di dalam mobil..

Awkward itulah yang terjadi didalam mobil ini .Chanyeol bahkan berdeham sangat keras untuk mencairkan suasana canggung yang ada.

“Hmm.. Kita beli baju untukmu dulu ya .. bisa2 kau sakit nanti”Tanya Chanyeol pada Minji.

“Ani.. Tidak usah sunbae.. Sunbae sudah mau mengantarku pulang saja aku sudah berterima kasih“ Jawab Minji.

“Tapi..~ akh baiklah ,setelah pulang nanti lebih baik kau minum coklat panas ne?” Ucap Chanyeol.

“Eh? Ne gomawo Chanyeol Sunbae” Ucap Minji sambil tersenyum kearah Chanyeol.

Beberapa Menit kemudian…

Setelah sampai didepan rumah Minji..

“Sunbae, Gomawoyo~ Jalga” Ucap Minji kearah Chanyeol sambil melambai2kan tangannya.

“Ne,, annyeong” Balas Chanyeol langsung menekan pedal gasnya.

..

Minji masuk kerumahnya masih dalam keadaan basah kuyup ,ia masuk kekamarnya .Setelah itu ia mengganti baju nya ,dan membuat coklat panas untuk dirinya sendiri.Ia menuju balkon kamarnya dan melihat taburan bintang yang menghiasi langit malam .

“Sehun~ah apa kau sudah pulang? Apa kau tadi tidak kehujanan?” Tanya Minji sambil memandangi bintang yang paling terang, Akhirnya Minji memutuskan untuk memastikan Sehun sudah pulang atau belum, ia mengambil jaket Miliknya dan turun kebawah.Minji berjalan menuju rumah Sehun, Kenapa ia memutuskan untuk berjalan? Karena rumahnya dan rumah Sehun hanya dihalangi oleh satu rumah saja.

Tok..tok..

Minji mengetok pintu rumah Sehun. Dan Keluarlah Seorang yeoja paruh baya untuk mebuka pintu.

“Minji~ah!” Kata Eomma Sehun.

“Eh.. eomma~” Balas Minji manja. Eomma? Yup ,sebutan itulah yang ia panggil untuk eomma Sehun karena ia menganggap Eomma Sehun ini bukan sebagai calon mertua ,tapi sebagai eommanya sendiri .Karena waktu ia masih berumur 4 tahun ,Eomma nya pergi meninggalkannya dan appanya hanya untuk namja lain.

Flashback.

PLETANGG..

“Ya!! Aku akan pergi dari rumah ini!! “ Teriak Eomma Minji sambil membanting vas bunga kelantai

“Baiklah kalau kau memang mau bersama namja itu, Pergilah !!tapi  Jangan pernah kembali dan memohon padaku!” Teriak Appa Minji tak mau kalah

“eomma~.. Jangan pergi” Teriak seorang anak perempuan yang sangat manis dan lucu sambil menangis .

“Mianhae, Minji~ah tapi eomma , harus pergi ne? Eomma ada urusan penting” Ucap Eomma Minji bohong.

“ Tapi, kenapa eomma harus bawa banyak tas begini?” Tanya Minji Polos.

“Eungg.. eomma ada pekerjaan penting. Jaga dirimu” Jawab Eomma Minji sambil pergi meninggalkan Minji.

“Eomma!!!! “ Teriak Minji.

Appa Minji sudah stress diruangannya , Sehingga Minji yang masih kecil tetap berada dikamarnya bersama pengasuh2 nya.

Minji berlari melarikan diri ketaman tempat ia dan Sehun sering bermain.

Ia beruntung karena Sehun juga ada disana. Sehun yang juga masih kecil sedang duduk diatas batu besar.

“Sehun~ah.. Hiks..hiks.” Tangis Minji yang langsung memeluk Sehun.

“Ada apa Minji~ah? Jangan Menangis” Ucap Sehun sambil memeluk Minji yang sedang menagis.

“Eomma.. eomma ..eommaku pergi “ Ucap Minji sambil terus menangis dipelukan Sehun.

“Tenang saja ! Eommamu  pasti pulang kok” Ucap Sehun kecil ini.

“Eum.. Gomawo Hun~ah “ Ucap Minji menghapus air matanya dan mencium pipi kanan Sehun.

“Hehehe, kau mau Es Krim? Aku baru dapat uang jajan dari appa” Tanya Sehun senang.

“eumh” Minji hanya mengangguk2 kan kepalanya.

Kedua pasangan kecil ini membeli es krim dan bermain di sebuah danau yang indah namun hanya mereka berdua yang mengetahuinya, Karena Minji yang pertama kali menemukannnya dan memberitahu Sehun .Mereka bermain kejar-kejaran dan bermain air. Minji yang awalnya Sedih, bisa dibuat Tersenyum bahagia oleh Sehun.

Flashback END.

“Eomma~ Sehun  eodi?” Tanya Minji pada eomma Sehun.

“Sehun? Dia belum pulang, apa kau melihatnya Minji~ah” Tanya Eomma Sehun dengan nada khawatir..

“Hah? Jeongmalyo? Kalau begitu aku permisi dulu eomma ..” Ucap Minji membungkukkan badannya dan pergi meninggalkan eomma Sehun untuk mencari Sehun berada.

Beberapa jam berlalu..

“Sehun~ah Neo eodiga??” Ucap Minji Khawatir ,ia masih berjalan untuk mencari Sehun.

Pikiran2 Buruk sudah terlintas dipikirannya ..

“Ah!! Apa mungkin dia disana?” Tiba2 terlintas Sebuah tempat dipikiran Minji.Ia langsung berlari menuju tempat yang ada dipikirannya kali ini.

“Hhh..ha.hha..hh..haahh” Minji berusaha mengatur nafasnya yang tak beraturan karena berlari-lari mencari kesini dan kesana Tempat Sehun Berada.

“Dimana-mana tidak ada, Aigoo~ Sehun-ah , aduuhh.. Haus sekali.. Beli minum sebentar tidak apa kan? Eh ? Oh ya hari ini kan ada festival kembang api! Sehun~ah seandainya kau ada disini kita bisa lihat festival kembang api seperti tahun lalu kan?” Tanya Minji entah pada siapa.

..

“Gamsahamnida ahjusshi” Ucap Minji sambil sedikit membungkukkan kepalanya kepada salah seorang penjual minuman di stan Festival .

Minji meminum air mineral dingin yang ia beli , Setelah melepaskan dahaga yang ada ditenggorokannya,ia kembali berniat untuk mencari Sehun takut terjadi apa2 padanya.

Brukk..

Minji sukses menubruk seorang yeoja.

“Jeosonghamnida” Ucap Minji dan yeoja tsb. Bersamaan.

‘Eh? Bukankah ini yeoja yang kulihat bersama Sehun sebulan yang lalu?’ Pikir Minji.

Tiba2 dari belakang Yeoja itu keluarlah Seorang namja tampan.

“Neo Gwenchana Haneul~ah?” Tanya Namja tersebut ke Yeoja itu.

“Nan Gwenchana Sehun~ah” Jawab Yeoja itu.

“Oh Sehun?” Tanya Minji.

“Ne?” Sehun kaget melihat siapa yang kini ia lihat .

Minji Pov

“Neo Gwenchana Haneul~ah?” Tanya seorang Namja yang sangat aku kenal  ke Yeoja itu.

“Nan Gwenchana Sehun~ah” Jawab Yeoja itu.

“Oh Sehun?” Aku bertanya2 . Apakah ini benar2 Sehun atau ini Cuma khayalanku saja .

“Ne?” Seprtinya ia kaget melihatku, Syukurlah ternyata Sehun baik2 saja ,kukira dia terlambat pulang Karena ada sesuatu yang buruk ternyata…

“Haneul~ah ayo kita pergi” Ucap Sehun sambil menggandeng yeoja yang bernama Haneul itu.Sepertinya ia memang tidak menganggapku berada disini .Aku tersenyum karena melihat Sehun yang tidak kenapa2 , tapi kenapa disaat aku tersenyum di mataku malah ada air yang ingin turun.

“Sehun ~ah apa kau mengenal yeoja itu? “Tanya Yeoja itu pada Sehun.

“Ani” Jawab Sehun, baiklah Oh Sehun ,kita memang seharusnya tidak saling kenal. Aku berlari sekencang-kencangnya menuju rumah, jarak antara Festival ini memang sangat jauh, tapi aku tak tahan lagi dengan Sehun. Tiba2 hari Hujan ,Kenapa setiap aku Sedih hujan selau turun eoh?

“hu..hu.. Kenapa tidak ada orang yang pernah menganggapku ada!!!??? Sehun ~ah Seharusnya aku tidak pergi mencarimu, seharusnnya aku..” Aku tak sanggup menahan Airmata ku lagi. Masa bodoh dengan orang yang melihatku, Toh, Aku menangis tidak akan ada yang melihat air mataku bukan?.

“Apha.. Kenapa rasanya sesak sekali Sehun~ah?”

~æ~æ~æ~

Author Pov.

Kini Chanyeol tengah berteduh disebuah halte bus ,Ia tak membawa mobil, karena ia pergi untuk membeli keperluan yang habis dirumahnya, di salah satu supermarket dekat rumahnya

“Dia lagi? Kenapa suka sekali menangis di jalanan sih?” Chanyeol menghampiri Minji yang sekarang sedang menangis dibawah hujan.

“Hei,nona kenapa suka sekali menangis dijalanan?” Tanya Chanyeol sambil memayungkan Minji.

“Chanyeol Sunbae? Kenapa sunbae ..hik..hik ada  dimana hik.. mana?” Tanya Minji cegukan.’

“Kau pikir aku ini hantu? Ada dimana2.. Ini hanya keberuntunganku yang buruk ,karena selalu menemukan yeoja sepertimu di jalan.” Ucap Chanyeol sambil menyeringai.

“Benarkah begitu sunbae? Ternyata aku memang tidak pantas dimana-mana ya? Sampai dijalan pun aku tidak disukai” Ucap Minji sambil menundukkan kepalanya.

“Yakk.. Bukan begitu ! Sudahlah ayo ikut aku, kita berteduh disana” Ajak Chanyeol mengamit tangan Minji.Menuju sebuah supermarket dekat mereka.

“Tunggu sebentar ya “ Ucap Chanyeol menyuruh Minji duduk disebuah tangga supermarket.

Minji hanya menganggukkan kepalanya menandakan ia mengerti.

Setelah beberapa menit Chanyeol meninggalkan Minji ia kembali dengan membawa 2 Cangkir hot chocolate .

“Igeo.. Minumlah” Tawar Chanyeol sambil menyodorkan salah satu Hot chocolate yang ada ditangannya.

“Gomawo Sunbae” Ucap Minji berusaha untuk tersenyum.

“Kalau tidak mau senyum tak usah dipaksakan ! Senyummu jelek tau!” Ucap Chanyeol dengan nada datar.Kini ia duduk disamping Minji

“Arasso.. Senyumku memang jelek” Ucap Minji Mengerucutkan Bibirnya.

“Ani , kalau kau tersenyum kau tidak jelek kok! Tapi tadi itu bukan senyum tulus bukan?” Ucap Chanyeol .

Minji menoleh kearah Chanyeol.

“Sunbae ,ternyata kau ini tampan juga” Tanpa sadar Minji mengucapkan kalimat yang seharusnya ia ucapkan dalam hati.

“Eh? “ Tiba2 Pipi Chanyeol merah tersipu2 dibuat Minji.

“a..an..ani.. Cha..nn..chanyeol Su..sun.bae .. Tadi itu..” Minji bingung harus berkata apa, ia menggaruk2 kepalanya yang tidak gatal.

“Hahaha.. Bukankah disini dingin?” Ucap Chanyeol berusaha untuk membuat Minji tidak merasa awkward dengannya.

“I..iya.. sangat dingin” Ucap Minji.

“Kalau tidak keberatan , aku ingin mengantarmu pulang tapi ..Kita kerumahku dulu untuk mengambil mobilku, bukankah jarak dari sini kerumahmu jauh ya? Kau naik apa kesini” Ucap Chanyeol.

“Aku kesini jalan kaki, haha aku pun tak tahu kenapa bisa jalan sampai kesini sunbae! Tidak usah repot2 sunbae.. Aku bisa pulang sendiri kok” Ucap Minji hendak berdiri ,namun tiba2 ia terjatuh.

“Gwenchana?” Tanya Chanyeol khawatir.

“Nan Gwenchana” Ucap Minji sambil tersenyum kearah Chanyeol.

DEG..

Jantung Chanyeol berdetak lebih kencang ,melihat Senyum Minji.

“Ehm.. Ayo ikut aku biar kuantar” Chanyeol berdeham sangat keras untuk menghilangkan kegugupan yang ada dalam dirinya .

“Tidak usah repot2 sunbae aku bisa sendiri.. awww” Ringis Minji saat ia ingin berdiri dari tempat ia duduk.

Chanyeol berdiri dari tempatnya. Ia berjongkok membelakangi Minji.

“Chanyeol Sunbae.. “

“Naiklah ,bukankah kakimu sakit?” Ucap Chanyeol.

“Aku benar minta maaf karena merepotkanmu sunbae” Ucap Minji sambil naik keatas punggung Chanyeol.Setelah Minji Naik ,Chanyeol pun berdiri .

“Woah.. Ternyata kau berat juga ya” Ucap Chanyeol.

“Mian” Balas Minji dengan rasa bersalah.

“Tidak kok.. aku hanya bercanda” Ucap Chanyeol sambil tersenyum.

“Sunbae, kau benar2 seperti malaikat” gumam Minji.

“Benarkah?” Tanya Chanyeol sambil tersenyum lembut.

“Eum.. Setiap aku sedang sedih ,sunbae selalu datang tiba2” Guman Minji .

“Haha.. baguslah kalau begitu.. tapi bajumu basah , Bajuku jadi basah juga nih! Kau harus bertanggung Jawab Park Minji!” Kata Chanyeol.

“Mianhae ,Sunbae.. Memangnya sunbae mau apa?” Tanya Minji dengan kening berkerut.

“Hei, kita ini seumuran kau memang juniorku tapi panggil saja aku Chanyeol atau park Chanyeol,Okay? Itu yang kumau.. eh ,ani atau kau mau memanggilku Chanyeol Oppa?”Tanya Chanyeol.

“Mwo? Sunbae tapi itu kan tidak sopan namanya.”Bantah Minji.

“Tidak sopan apanya sih? Kita ini seumuran” Balas Chanyeol.

“ Baiklah Pa..park Chanyeol” Ucap Minji.

“Wah.. Marga kita sama Park Minji” Ucap Chanyeol yang masih terus menggendong Minji.

“Iya juga ya .. Park Chanyeol & Park Minji! Hahaha benar2 lucu” Tawa Minji.

Chanyeol hanya tersenyum lembut, jarang2 nya ia mengeluarkan senyum lembutnya.Biasanya Chanyeol selalu mengeluarkan senyuman 3 Jari nya, yang membuat orang yang melihatnya bergidik ngeri.

“Nah, ini dia rumahku” Ucap Chanyeol sambil berjalan Menuju Tempat Jarinya harus diletakkan untuk membuka pintu otomatis rumahnya tanpa melepas Minji yang ada dipunggungnya.

Crit.. Pintu Pagar Rumah Chanyeol pun terbuka.

“ Apakah kau tinggal Sendiri Chanyeol~ a..a..ah” Ucap Minji Agak sedikit tersendat2

“Ne Minji~ah , Neo Maja!” Balas Chanyeol ia membuka Pintu rumahnya dan masuk kedalam rumahnya setelah ia masuk ia menurunkan Minji secara perlahan di atas Sofa.

“Orang Tua sun.. ani Orang Tuamu kemana?” Tanya Minji.

“Sama dengan orang tuamu ,, sibuk dengan pekerjaan” Ucap Chanyeol mengambil kotak P3K.

“Ayo kita obati lukamu Minji ~ah” Ucap Chanyeol tersenyum Lembut kearah Minji.

“Ne Chanyeol~Ah” Ucap Minji malu2.

“Hahah.. apakah kita sudah dekat ? kau tidak keberatan kan kalau kita saling panggil nama seperti ini?“  Tanya Chanyeol sambil menggaruk2 kepalanya.

“Eum.. Gwenchana.. Mungkin aku sedikit tidak terbiasa.” Jawab Minji.

Chanyeol bersimpuh dihadapan Minji ,Untuk mengobati luka dalam yang ada dikaki Minji.

“eodi apha?” Tanya Chanyeol.

“Disini” Tunjuk Minji pada pergelangan kakinya yang sakit.

Chanyeol pun mengompresnya dengan es,setelah itu ia perban, dll.

“Selesai!” Teriak Chanyeol.

“Gomabta”Ucap MInji sambil tersenyum.

“Ehm” Chanyeol berdeham sangat keras karena melihat baju Minji yang tembus pandang karena basah , ia langsung berjalan menuju kamarnya untuk mengambil sesuatu.

..

“Ada apa ya?” Minji hanya kebingungan melihat Chanyeol yang pergi kekamarnya, Ia melihat bajunya yang tadi dilihat Chanyeol, Matanya tiba2 membelalak melihat tubuhnya terekspos, karena baju yang ia pakai basah.

“Aduh.. Minji~ah kau benar2 Ceroboh! Kenapa Percaya diri sekali jalan2 di jalanan menggunakan baju basah seperti ini”Ucap Minji memukul-mukul kepalanya sendiri.

Tiba2 terdengar suara berat dari arah belakang.

“Ini pakai” Ucap Chanyeol melempar baju miliknya  yang tadi ia ambil dari dalam lemarinya ke Minji tanpa memandang Minji.

Sudah terlihat dari wajah Minji bahwa menandakan ia sedang sangat malu .Ia menangkap baju yang tadi Chanyeol lempar , setelah itu ia menyembunyikan wajahnya dengan baju itu

Dengan malu2 Minji bertanya “Toiletnya ada dimana?”

“ Disana” Tunjuk Chanyeol pada sebuah ruangan tanpa memandang Minji.

Hanya dalam kejapan mata Minji sudah sampai di ruangan yang tadi Chanyeol tunjuk.

Chanyeol hanya tertawa geli melihat tingkah laku Minji.

Setelah beberapa menit berlalu.

“Eum.. Gomawoyo Chanyeol~ah” Ucap Minji yang kini tengah memakai baju yang kegedean atau baju milik Chanyeol.

“Haha,, Cheonmaneyo Minji ~ah” Ucap Chanyeol sambil mencubit kedua pipi Minji.

“Appoo~” Ringis Minji memegangi kedua pipinya yang tadi dicubit Chanyeol.

“Mian, habis tampangmu itu lucu sekali! Ayo kita Pergi, hari hampir larut malam lho” Ucap Chanyeol mengajak Minji untuk masuk kedalam Mobilnya yang sudah terparkir diluar.

“Eoh” Minji hanya mengangguk.

 ~æ~æ~æ~

 

Setelah sampai Di depan rumah Minji , Chanyeol langsung pulang karena hari sudah terlalu larut.

“Chanyeol~ah Gomawo , dan juga Jalgayo “ Ucap Minji sambil melambai2 kan tangannya kearah Chanyeol, Chanyeol hanya membalas Minji dengan satu tangan nya yang diangkat. Minji pun tersenyum kearh Chanyeol. Tanpa mereka sadari ada seorang Namja yang kebetulan melihat Mereka.

“Oh , ternyata sekarang kau dengannya Minji?” Ucap Sehun menyeringai ,ia hanya terus berdiri dibalik sebuah pohon,

Minji hendak masuk kerumahnya namun ia mengurungkan niatnya dan ia malah keluar menuju rumah Sehun .

“Aku harus kesana, mana tahu Eomma khawatir dengan Sehun” Gumam Minji.

Tok..tok..

“Minji~ah?!” Kata eomma Sehun.

“Sehun sudah pulang?”Tanya Minji.

“Ani ,belum.. Sudah bertemu dengannya ?”Tanya Eomma Sehun.

“Emm.. eung eomma tak usah khawatir lagi tadi Sehun menelfon, katanya dia ada tugas dirumah chingu nya” Ucap Minji Bohong.

‘Eommani Mianhae, aku tidak bermaksud membohongi mu ,aku hanya takut Eomma akan marah pada Sehun kalau dia jalan dengan Yeoja lain.. Eomma~ Mianhae ><’ Batin Minji.

“Minji~ah kakimu kenapa? “ Tanya Eomma Sehun khawatir.

“Ani ,tadi hanya kecapekan karena berjalan kaki eomma .. Ggokkjongma” Ucap Minji

“Oh.. Jadi begitu.. Minji~Ah Terima kasih” Ucap Eomma Sehun membelai rambut Minji lembut.

“Kalau begitu eomma.. Aku pulang dulu annyeong”Ucap Minji sambil melambai kepada eomma Sehun.

~æ~æ~æ~

Setelah sampai dirumah Minji mengganti bajunya, ia mencuci Jaket dan Baju yang Chanyeol pinjamkan padanya.

“Chanyeol Sunbae.. Oopps Hey baju Chanyeol jangan bilang2 pada Chanyeol kalau tadi aku memanggilnya dengan sebutan sunbae ne?!” Ucap Minji pada baju Chanyeol, setelah itu ia tersenyum Sendiri. Tiba2 terlintas bayangan Sehun yang tengah menggandeng yeoja bernama haneul, dan bilang bahwa ia tidak mengenal Dirinya. Minji tersenyum pahit.

“Hey, Oh Sehun..! Aku akan segera melupakanmu .. Jaga dirimu ya!” Ucap Minji seolah2 Sehun berada didepannya.

~æ~æ~æ~

“Sehun~ah , kau darimana saja?” Tanya Eomma Sehun kepada Sehun yang baru datang selang beberapa menit dengan kepergian Minji.

“Aku dari..” Belum selesai Sehun Bicara ,sudah dipotong dengan eommnnya.

“Oh ya .. eomma Lupa kau mengerjakan tugas dirumah temanmu kan! Aduh.. eomma ini pikun sekali padahal baru beberapa menit yang lalu Minji Bilang”

“Minji? “ Sehun mengernyit.

“Iya, kenapa dahimu mengernyit begitu, tadi itu dia Mencarimu selama 4 jam sepertinya , Minji dan Eomma khawatir terjadi apa2 denganmu.Oh ya Sehun~ah kau harus ke rumah Minji besok Ne? Sepertinya tadi kakinya sakit ,eomma lihat perban di kakinya. Sepertinya tadi dia mencarimu dengan berjalan kaki .. apa eomma salah lihat ya?” Kata Eomma Sehun.

“4 JAM?? Pantas saja saat tadi bertemu dengannya bentuknya seperti itu “ Ucap Sehun.

“Bertemu?” Kini giliran Eomma Sehun yang mengeryit.

“Bukannya kalian tidak bertemu?, Tadi Minji bilang pada eomma ‘Emm.. eung eomma tak usah khawatir lagi tadi Sehun menelfon, katanya dia ada tugas dirumah chingu nya’ Ucap Eomma Sehun berusaha menirukan kata2 Minji.

Sehun hanya tersenyum mendengar perkataan Eommanya. Ia langsung masuk kekamarnya.

Di kamar..

‘Aku jadi merasa bersalah pura2 tidak mengenalnya seperti tadi, Mwo 4 jam? Apa benar? Kalau memang benar berarti dia kena hujan bukan? Memangnya dia naik apa ? Tidak mungkin kan kalau dia dari sini ke sana jalan kaki? Aduh kenapa aku jadi peduli?’ Batin Sehun, Ia mengacak2 Rambutnya frustasi.

“Tapi bukankah tadi dia diantar seorang namja ? Sepertinya aku pernah melihatnya .. tapi dimana ya?” Gumam Sehun

Keesokan Harinya..

Dirumah Minji…

“Agasshi.. Selamat Pagi” Ucap Pelayan yang ada dikamar Minji.

“Ne selamat Pagi, Appa eodi ?” Tanya Minji kepada salah seorang pelayannya.

“Dibawah nona” Jawab Pelayan itu sambil membungkukkan badannya.

“o”

Minji menghampiri appanya yang sedang berada di meja makan.

“Appa Annyeong” Sapa Minji sumringah.

“Eumh”

“Appa mau pergi lagi ya?” Tanya Minji dengan ekspresi sedih.

“ya.. hanya Satu bulan “ Jawab appa Minji

“eh? Kenapa baru pulang dan pergi lagi?” Tanya Minji.

“Cabang perusahaan kita yang ada di Jepang sedang ada masalah” Ucap Appa Minji.

“O.. jadi begitu” Ucap Minji tak semangat.

“Tapi kali ini appa tidak akan membiarkan mu sendirian dirumah” Kata appa Minji.

“Eh? Tumben2nya.. appa~ aku sudah biasa ko” Balas Minji sambil memasukkan sesuap Pastry kedalam Mulutnya.

“Minji~ah, kau akan appa titipkan pada Ny.Oh”

Suapan yang baru Minji masukkan kedalam mulutnya hanya melayang dihadapannya, tangannya terhenti.

“Appa~” rengek Minji.

~æ~æ~æ~

 

Setelah mengantarkan Appa Minji ke Bandara Minji dan keluarga Oh pulang kerumah Sehun.

“Ahjusshi.. Maaf merepotkan” Ucap Minji menundukkan kepalanya.

“Minji~ah justru ahjusshi senang kau ada dirumah kami,, Jadi Minji dan Sehun akan semakin dekat” Ucap Tn. Oh yang membuat Hati Minji semakin sakit, padahal awalnya ia berniat untuk melupakan Namja bernama Oh Sehun ini, tapi kini faktanya ia harus bertemu setiap hari dengannya. Lain halnya dengan Sehun ,ia hanya memperlihatkan Ekspresi datarnya.

“Sehun~ah ,tolong ambilkan barang Minji di Mobil dan antar dia kekamarnya ya” Ucap Eomma Sehun.

Sehun berjalan kearah mobil dan diikuti oleh Minji.

“Biar aku bawa sendiri.. Terima kasih atas bantuanmu .. Permisi” Ucap Minji Mengambil koper2 miliknya dan berjalan melalui Sehun.

“Kenapa Sikap anak itu jadi dingin begini?Tak biasanya” Ucap Sehun bingung

Minji berjalan menuju kamar yang telah dipersiapkan Keluarga Oh untuknya atau keluarga tunangannya . Apa Minji masih pantas disebut tunangan Sehun ? Sementara Sehun sama sekali tidak pernah menganggapnya ada.Entahlah author pun tak tahu.

Minji tersenyum pahit.

“Ini pertama kalinya aku bisa berjalan melaluimu tanpa memanggilmu duluan atau menyebut namamu.. Kuharap ini adalah awal baru untukku Oh Sehun.”

“Awal apanya?” Tanya Sehun yang tiba2 sudah berada didepan pintu kamar Minji.

“Tidak ada”Jawab Minji datar tetap menunggungi Sehun.

“Kau marah padaku?” Tanya Sehun.

“ani , aku sudah terbiasa “ Jawab Minji masih memunggungi Sehun.

“Seharian ini kau tidak mau melihatku? Tumben sekali” Ucap Sehun tanpa nada bersalah.

“Lalu?” Tanya Minji.

“apa karna namja itu sikapmu jadi berubah?” Tanya Sehun.

“Apa peduli mu? Bukannya aku ini TIDAK pernah ADA di duniamu?Oh Sehun” Ucap Minji sambil tertawa sinis.

“Maksudmu?” Tanya Sehun

“Permisi ,aku mau keluar” Ucap Minji tanpa melihat Mata Sehun.,dan menjawab pertanyaannya.

“Oh, jadi begini rasanya”Ucap Sehun sambil memegangi dadanya.

~æ~æ~æ~

Minji duduk di ruang tamu sambil bermenung diri..

“Maaf”Kata itu keluar dari mulut Minji. Ia teringat ia tak pernah bersikap seperti ini pada Sehun.

Minji teringat moment dimana ia bermain, kena hukum bersama,makan es krim bersama, semuanya serba sama2 ,yaitu bersama Sehun.Tanpa sadar kedua sudut bibir Minji tertarik menjadi sebuah lengkungan.

‘aigoo~ Minji~ah katanya mau lupa ttg Sehun.! Kau ini bagaimana sih’Pikir Minji.

“Minji~ah!” panggil eomma Sehun.

“Ne?” Jawab Minji.

“Hari libur begini kenapa dirumah saja?Lihat keluar.. Woah.. Cuacanya cerah sekali, cocok untuk jalan2”Tanya Eomma Sehun.

“Ani, hanya ingin dirumah saja” Jawab Minji.

“Tidak Boleh begitu.. Sehun~ah!!” Panggil eomma Sehun.

“Sehun~ah!!!” Panggil eomma Sehun lagi.

“Ne?” Ucap namja yang tiba2 turun dari lantai atas.

“Sehun~ah hari ini  bawa Minji jalan2 ya?” Ucap Eomma Sehun.

“Eomma~ Sepertinya Sehun sedang tidak enak badan, Aku dirumah saja ya eomma~” Ucap Minji berusaha agar tidak jalan2 bersama Sehun.

“Ani, aku baik2 saja kok” Bantah Sehun

“Kalau gitu Sehun~ah , Hari ini kalian buat kencan yang romantis ya?” Ucap Eomma Sehun sambil menarik Minji untuk bersiap2.

“Eommani~”

Setelah beberapa menit berlalu..

“Jeng2 Sehun~ah Minji cantik bukan?? Minji ~ah kau ini perempuan harus lebih sering berdandan” Kata Eomma Sehun.

Sehun yang ditanya tidak menjawab ia hanya dibuat tercengang oleh Minji yang sangat Cantik dimatanya.
Minji memang jarang memakai make up , Biasanya dia hanya akan pergi menggunakan Kaos dan celana Jeans dengan rambut yang diikat satu.Tapi hari ini Minji memakai Dress berwarna Baby Pink dengan dengan sepatu High Heels Berwarna putih, hari ini rambut coklatnya dibiarkan terurai. Membuat Sehun benar2 tercengang ditempat.

“Oh Sehun??!” Ucap Ny. Oh sambil melambai2 kan tangannya tepat didepan wajah Sehun.

“Eh? Ne?” Se-hun baru tersadar.

“Apakah Minji secantik itu Sehun~ah?” Tanya Ny.Oh tersenyum simpul.

“Ya.. Dia sangat cantik”Ucap Sehun jujur. Mendengar hal itu Minji langsung menatap Sehun dengan tampang Tidak percaya.

“Kajja~” Ajak Sehun mengamit tangan Minji untuk berjalan menuju mobilnya.

Di mobil..

Sehun tetap mengemudi dengan santainya, ia bersenandung kecil mengikuti lyric lagu yang kini terputar di radio.

“Kenapa dari tadi diam saja?Tumben sekali, Biasanya Kau akan mencerocos seperti bebek?”Tanya Sehun.

“Turunkan saja aku disana” Ucap Minji tanpa menjawab pertanyaan Sehun.

“Wae?” Tanya Sehun memberhentikan mobilnya.

“Tidak usah berpura2 mau berkencan denganku, turunkan saja aku disana! Nanti aku akan bicara pada eomma kalau kita sudah berkencan..” Ucap Minji menahan air mata yang akan keluar dari pelupuk matanya.

“Sebenarnya kau ini kenapa?Aku tidak mengerti kau yang sekarang” Ucap Sehun Bingung

“Memangnya sejak kapan kau mengerti aku Oh Sehun?”Tanya Minji bersamaan dengan aliran sungai kecil yang membasahi pipinya.

Sehun terdiam , sebelumnya ia tidak pernah melihat Minji menangis ,karena biasanya yeoja ini selalu menyuguhkan senyuman lembut untuknya.

“Minji~ah”

~Prisoner Of Love~

To Be Continued

Author’s Note :

Untuk  di part 3 nya Sehun bakalan Nyari Minji ,sampai sakit..

Keep RCL ya ~ 😀

39 pemikiran pada “Prisoner Of Love (Chapter 2)

  1. Min, cepet update di exoff aja dong? Ceritanya seruuu bengeud. Buat sehun menderita dulu yaa, min.. Hehe.. Chanyeol org ketiga kan ya? Buat couple juga dong kasian dia.. Hehe semangat mulianya min! 후아이팅! 🙂

Tinggalkan Balasan ke hun-bim Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s