Half

HALF

Author                           : Keybummie

Cast                             : Exo K Do Kyung Soo  (d.o)

Park Ji Eun

Genre                           : oneshoot / Romance / shocking ( ? )

Rating                           : 15+

Disclaimer                     :

Anyeooonghaseyooo reeaders-deul ^o^ .. !! iseng nih author Keybummie menjajal nulis fanfic oneshoot ,, mohon comment nya yaaaa supa bisa lebih baik kedepan nya . Gamshaaa ^^

_______________________________

Kelopak mataku bergerak-gerak pelan, pertanda bahwa sang pemiliknya kini terbangun akibat pancaran sinar matahari yang menerobos masuk lewat celah gorden jendela kamarnya. Keasadaranku berangsur-angsur muncul, namun sebuah benda yang kuketahui adalah telapak tangan kini menutupi kedua mataku, menghalangi cahaya matahari agar tidak menerpaku lagi.

“ Tidurlah lagi, sudah kuhalangi .”

Aku tersenyum mendengar sebuah suara yang mengalun lembut di telingaku. Sebuah suara paling indah yang pernah kudengar selama 20 tahun aku hidup.

Kuraih tangannya yang menutupi kedua mataku, kuletakkan di pipiku, lalu kubuka mataku perlahan.

“ hm ? mengapa terbangun ? masih terasa silau ? “

Bibir mungilnya kembali berucap, membuatku tersenyum makin lebar .

“Kau sudah bangun ? mengapa tidak membangunkanku juga ? “ Aku bertanya padanya sembari mengecup telapak tangannya yang berada di pipiku .

“Aku senang melihatmu ketika sedang tertidur .” Dia tertawa lalu menjawab pertanyaanku.

“Selamat pagi Kyung Soo-ah .. “ Dia sedikit memajukkan tubuhnya lalu menyesap bibirku pelan. Aku suka caranya menciumku. Terasa begitu manis walau tidak terlalu dalam.

Dia lalu melepaskan ciumannya lalu beranjak bangkit dari pelukanku ketika sesuatu di lehernya membuat tanganku menahan tubuhnya.

“Ji Eun-ah .. “

Refleks, tangan Ji Eun menempel di lehernya, menutupi bekas kemerah merahan yang terukir disana—milikku.

“Gwaenchana .. “ Ji Eun tertawa sebentar lalu kembali beringsut turun dari tempat tidur, namun kembali kutahan tubuhnya .

“Apakah terasa sakit ?” Aku bertanya was was, dan berjanji pada diriku sendiri untuk tidak mengulanginya sekalipun .

Ji-Eun menggeleng pelan meyakinkanku, sembari memukul lenganku. Untuk ketiga kalinya, dia berusaha beranjak turun dari tempat tidur namun kembali kutahan tubuhnya.

“Astaga Do Kyung-Soo ! paling tidak biarkan aku memakai bajuku dulu .. “ Ji-Eun memukul lenganku yang memegangi pinggangnya. Aku tertawa lalu melepaskan tanganku.

“ Kau ada rencana apa hari ini ? “ Aku bertanya sambil memperhatikan Ji Eun yang sedang memakai kembali lingerie tipis merah jambu favoriteku . Ini adalah aktifitas pagi yang amat sangat kusuka—mengamati Park Ji Eun memakai bajunya kembali.

“Aku ingin menemui Suho-oppa. “ Ji-Eun menolehkan kepalanya sebentar lalu tersenyum manis sebelum melangkah ke jendela kamarku.

Aku beranjak turun, menarik selimut untuk menutupi tubuhku alih alih bajuku yang teronggok di lantai, lalu menghampiri Ji Eun. Kurentangkan selimutku dan kupeluk tubuh Ji-Eun, membuat selimut itu kini menyelubungi tubuhku dan tubuhnya.

“Kau suka sekali memelukku dari belakang. ” Ji-Eun tertawa melihat tingkahku. Kukecup ringan bahunya sebagai jawaban .

“Kau merindukannya ?” Aku bertanya pada Ji-Eun, dan disambut oleh anggukan kepalanya.

“Perlu kuantar ?” Aku kembali bertanya, dan kini Ji-Eun menggerakkan kepalanya, membuatku mengangkat daguku yang sedari tadi berada di bahunya. Ji-Eun menatap wajahku dalam, berusaha menemukan ketidaksukaan di wajahku mendengar dia akan menemui Suho hari ini. Aku mengangkat alisku, mempertanyakan mengapa dia memandang wajahku begitu lama. Terus terang saja, aku tidak keberatan dia menemui ‘Suho-Oppa’ nya itu.

Aku memilih untuk menempelkan bibirku diatas bibirnya, mengakhiri pandangan matanya yang semakin lama semakin dalam, mengahancurkan pertahanan diriku yang susah payah kubangun selama ini begitu aku menyadari bahwa bukan hanya aku yang berada di hatinya. Ji-Eun menggerakkan bibirnya, menghisap bibir bawahku dan kubalas dengan menghisap bibir atasnya lembut. Kutarik kepalaku menjauh dari wajahnya , ini masih pagi dan dia masih lelah karena semalam, tidak mungkin jika kami melakukan nya lagi pagi ini.

“Ceritakan lagi padaku tentang SuHo .” Aku berkata pelan namun terdengar mantab, membuat Ji-Eun menghembuskan nafas panjang, meraih tanganku yang melingkar di dadanya .

“Kau sama sepertinya, itulah mengapa aku mencintaimu Kyung Soo-ah .”

“Apakah dia juga bisa masak? Apakah matanya juga besar seperti  mataku ? atau .. hobinya juga bersih-bersih rumah?sama sepertiku ?” Ji-Eun tertawa mendengar pertanyaanku yang terakhir. Kepalanya kembali menengok kearahku lalu mengecup dahiku lembut.

“Ani ,, dia parah dalam hal masak memasak. Matanya tidak besar, tapi eye-smile nya favoriteku .. Jika dia berbuat salah padaku, dan membuatku marah, pasti dia akan mengeluarkan eye smile-nya. Aku tidak bisa marah padanya ..”

Aku, Do Kyung-Soo .. tetaplah manusia biasa . Perih tetap merasuk kedadaku mendengar gadisku berbicara tentang pria lain. Yang notabene lebih sempurna daripadaku. Kukecup lehernya, melampiaskan rasa perih dihatiku dengan menyayanginya.

“Kalau begitu, sebenarnya apa persamaanku dengannya?” Aku bertanya pada Ji-Eun setelah menghabiskan waktu 2 menit penuh dalam diam.

“Cinta mu ,, sama hangatnya dengan cinta SuHo-oppa. Bukankah aku sudah mengatakan ini berulang kali padamu ? “

Aku terdiam mendengar perkataanya . Ji-Eun bergerak gerak tidak nyaman dalam pelukanku, mengkhawatirkanku yang tiba tiba menjadi diam.

“Kau marah ?”

Deg ! jantungku seperti jatuh kebawah melihat raut khawatir di wajahnya. Senyumku mengembang, berusaha meyakinkannya bahwa aku baik baik saja. Hatiku lega karena kini wajahnya kembali tenang.

“Apakah dia pandai berkelahi ?” Aku bertanya dengan nada ringan sambil mengusap usap kepalanya.

“Wae ? kenapa mendadak bertanya begitu ?” Ji-Eun mengangkat alisnya, pertanda tidak mengerti.

“Aku ingin berkelahi dengannya karena sudah berani membawa separuh hati gadisku bersamanya.”

Kurasakan pukulan pelan tangan Ji-Eun didadaku, disambut oleh gelak tawanya .

“Sudahlah , aku mau mandi dulu . Siapa tahu Suho-oppa memang menungguku.”

Ji-Eun beringsut melepaskan diri dari pelukanku, lalu berniat memasuki kamar mandi namun gagal karena kini tanganku menarik keras pergelangan tangannya.

Aku mencium Ji-Eun, untuk yang kesekian kalinya pagi ini—dan dia membalas ciumanku. Kuangkat tubuh mungilnya dan kuletakkan pelan pelan diatas tempat tidur. Seakan bisa membaca pikiranku, Ji-Eun melepaskan tali lingerie yang melingkar di bahunya.

Biarlah aku menyentuhnya pagi ini, sebelum dia kembali pada orang yang memang sejak dulu berada dihatinya.

 

 

“Yeoboseyo ? “

“Ah ! Kyung Soo-ah ! neo eo-di ga ? (kau dimana ? )” Suara berat khas Park Chanyeol menyapa telingaku di seberang sana .

“ Hyung ,, aku sedang … “ Perkataanku terhenti ketika kualihkan pandanganku keluar kaca jendela mobil tempatku berada sekarang . Bingung, harus berkata apa pada Chanyeol-Hyung mengenai keberadaanku sekarang.

“ apakah kau sedang bersama adikku ? “

Hening sebentar , mataku tetap mengawasi tubuh Ji-Eun yang berbalut dress hitam berjalan menjauh dari mobilku.

“Eo , aku sedang bersamanya . Dia, ingin menemui Suho .” Aku mendengar desahan nafas Chanyeol-hyung, dan itu membuatku tersenyum kecil .

“Minhae Kyung Soo-ah .. jeongmal mianhae ,, sebagai kakak aku mewakili permintaan maaf dari adikku .” Suara Chanyeol-hyung terdengar begitu serius, membuatku sedikit tertawa karenanya .

“ Wae geurae ? nan-neun gwaenchana .. “ Aku berkata santai membalas permintaan maaf Chanyeol-hyung . Ah .. ini bukan salah siapa siapa , tak ada yang harus meminta maaf.

“geurae .. aku hanya ingin mengingatkanmu untuk acara nanti malam ..”

Aku mendengarkan suara Chanyeol-Hyung sembari melemparkan pandanganku ke Park Ji-Eun yang saat ini sedang berjongkok di sebuah padang rumput manila yang cukup besar.

“ Jangan lupa untuk datang ke acara peringatan 1 tahun kepergian SuHo .. “

Entah mengapa, hatiku terasa perih medengar fakta yang diucapkan Chanyeol-Hyung. Bukan, bukan cemburu, melainkan perih yang dirasakan Ji-Eun seandainya dia mendengar hal ini.

Kepergian SuHo ..

Suho telah meninggal .. setahun yang lalu ..

“Kyung Soo-ah ? “ Chanyeol-Hyung memanggilku, karena sedari tadi aku terdiam tak menjawab perkataannya.

“Eo , baik hyung, aku pasti akan datang . terimakasih sudah mengingatkan .. “

KLIK !

Kututup ponselku, dan  melangkah keluar mobil . Kini, Park Ji-Eun sedang melangkahkan kakinya menuju kearahku . Senyum mengembang di wajah cantiknya, walaupun matanya terlihat merah dan sembab . Kuulurkan tanganku, dan sesaat kemudian Ji-Eun menggapainya .

“Chanyeol-Hyung menelfon, mengingatkan untuk acara nanti malam” Aku berkata tepat saat Ji-Eun meremas tanganku lembut .

Dia mengangguk, tiupan angin menyingkap poni tebal yang menutupi dahinya . Kutarik tubuhnya mendekat dan kukecup lembut keningnya.

“satu tahun .. bukanlah waktu yang sebentar untukmu bukan ?” Park Ji-Eun mendongakkan kepalanya dan menatap dalam mataku . Sebulir air mata jatuh bergulir di pipinya.

“Ini baru satu tahun .. aku bisa menunggumu untuk waktu yang lebih lama .” Kutatap wajah Ji-Eun yang kini semakin bersimbah air mata, dan kini dia menyurukkan wajahnya ke dadaku.

“Kau kekasihku, fakta itulah yang kupegang erat erat hingga saat ini .” Kulingkarkan tanganku di pinggangya sembari berucap lirih.

“Ada satu fakta lagi yang harus kau tahu sekarang .”

Ji-Eun melepaskan pelukannya, menghapus semua air mata di wajahnya dan senyuman kecil tersungging di bibir merahnya.

“Aku mencintaimu Kyung Soo-ah .. “

 

E.N.D

 

UWAAAA XD .. !! gimana readers ? aneh yah ? nanggung yah ? awawawawa .. mianhae .. author bermaksud memunculkan chemistry yang HOT tapi bener bener mianhae klu hasilnya aneh dan sedikit yadong (?) .

Ditunggu commentnya yaaaaaa 😀 gamshaaaaa ^^

39 pemikiran pada “Half

  1. tor, makasih karna sudah membuat ff yg keren ini menjadi happy ending…
    Soooo,, diharapkan ada ff DOXIU yg lainnya atau sequelnya juga boleh.. JEBAAAAL

  2. AAAAAA SAKIT THOR SAKIT ;A;
    KYUNGIE BAIK BANGET MASAK ;U;
    FEELNYA DAPET THOR, PINGIN NANGIS RASANYA :”
    MAAP THOR CAPSLOCK LAGI JEBOL INI ._.
    NICE FF, LANJOOOOT (?)

  3. kyaaaa!! bener2 SHOCKING xD
    aku pikir dia bakal ketemu Suho beneran.. tau nya suho udah……..
    aish~ thor, jeongmal gomawo udh bikin cast nya seorang Do Kyungsoo!! ^^

  4. Hehe^^
    Ya tuhan FF ini DAEBAK banget 😀
    Seneng rasanya waktu berhasil nemuin FF cast-nya D.O 🙂 (ya walaupun D.O bukan biasku juga ._.v)
    Keep Writing ! 😉 🙂 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s