HunHan Couple (Chapter 1)

HUN HAN COUPLE !

Main Cast :
Oh Se Hun EXO-K as Sehun
Lu Han EXO-M as Luhan

Support Cast :
Other EXO-K and EXO-M Members

Genre :
Yaoi, PG 15, Comedy Romance, Teenaged

Rating :
Chapter

Author and Cover by Andary|Choi

Annyeong EXOtic dan Readers, jeoneun Andary Choi imnida ^^. aku adalah author baru dan semakin semangat bikin ff setelah mengenal EXO.Β  ini bukan ff yang pertama kubuat, bukan juga ff pertama yang di post, tapi ini adalah ff yaoi pertamaku, wkwkwk πŸ˜€
Sebenarnya di EXO aku ngefans setengah hidup sama Chanyeol, dan sudah jelas pastinya kalo aku adalah Baekyeol Shipper, secara mereka itu serasi banget *pembicaraan tidak menjurus*. Tapi, kalo diliat dari segi kemesraan *ngga ngerti maksudnya ? aku juga -,-* Hun Han couple lah yang paling menang. mereka sendiri juga udah pada konfir masing2 kalo Hun Han itu beneran ada. So, tenkyu somach buat Hun Han yang sudah ngasih inspirasi, ku doakan kalian berdua langgeng ya ^^
Maaf ya kalo kebanyakan basa-basi, mending kita langsung capcus aja ke ff nya.. happy reading chingudeul πŸ™‚

***

Hari ini adalah hari pembukaan pertandingan futsal antar kelas dalam rangka menyambut minggu Classmeeting EXO Planet High School. Tentunya hari ini adalah hari yang sangat dinantikan oleh para siswa karena mereka akan melihat wakil dari kelas mereka bertanding di lapangan melawan kelas lain.
Pertandingan hari ini juga menjadi hari yang sangat dinantikan oleh Sehun, salah satu anggota tim futsal yang mewakili kelasnya yaitu 11-K, karena ia akan bertanding melawan tim futsal yang sangat-sangat ia nantikan, yaitu dari kelas 11-M.

“ayo bersiap, sebentar lagi kita main,” ucap Kai sang kapten tim. Seluruh anggota tim lain yaitu Chanyeol, Suho, Baekhyun, dan Kyungsoo sudah bersiap untuk masuk ke lapangan. Sementara satu anggota mereka, Sehun, tengah melamun tidak jelas.

“ya Sehun-ah… kenapa melamun begitu ? ayo cepat bersiap,” tegur Chanyeol sambil tersenyum.

Sehun tersadar dari lamunannya kemudian bangkit sambil membalas senyuman Chanyeol.

“baiklah penonton sekalian… sekarang kita sambut dua tim yang akan bertanding pada siang kali ini… yaitu Tim Biru dari kelas 11-K dan Tim Merah dari kelas 11-M …”

Belum selesai MC memberikan sambutan untuk dua tim yang akan segera bertanding, seluruh penonton yaitu siswi-siswi SMA EXO Planet sudah berteriak histeris memberikan semangat kepada tim jagoannya.

“dari Tim Biru 11-K diketuai oleh Kim Jong In ‘Kai’ dengan nomor punggung 9, kemudian ada Park Chanyeol dengan nomor punggung 20, Byun Baekhyun 11, Do Kyungsoo 21, Kim Joon Myun ‘Suho’ dengan nomor 15, serta Oh Sehun dengan nomor 17…” MC menarik nafas sebelum melanjutkan.

“dari Tim Merah 11-M, diketuai oleh Kris dengan nomor punggung 7, Luhan dengan nomor 19, Lay dengan nomor 6, Xiumin dengan nomor 13, Chen dengan nomor 10, serta Tao dengan nomor 8…”

Seluruh penonton kembali berteriak histeris dan menyuarakan tim jagoan mereka.

“kali ini kita tidak boleh sampai kalah dengan tim mereka,” bisik Kai kepada Sehun. Sementara Sehun hanya diam tanpa sedikitpun mengalihkan pandangan ke arah tim lawannya yang berdiri di depannya. Tatapan yang hanya ia tujukan pada satu orang.

“bersiap…”

Permainanpun di mulai dengan sorak sorai penonton yang riuh menyebut nama-nama anggota tim yang mereka sukai. Pemain pun sepertinya bersemangat sekali menggiring bola dan memberikannya ke anggota lainnya, saling menghindar dari anggota lawan dan berusaha mencetak gol sebanyak-banyaknya.

Kali ini Chanyeol, yang tubuhnya paling tinggi di tim Biru, berusaha mengejar dan merebut bola dari Xiumin, dan akhirnya ia mampu menguasai si kulit bundar itu dan bersiap menggiringnya ke gawang yang dijaga oleh Lay.
“ayo, tembak Chanyeol…”
Chanyeol berusaha mencari posisi penembakan yang tepat sebelum akhirnya kaki panjangnya itu menembakkan bola itu ke gawang. Gol untuk Tim Biru.
“YEAAAYY !! Victory Chanyeol ~” anggota tim Biru menepuk bahu Chanyeol dengan bangganya. Sementara anggota tim Merah berwajah suram karena kebobolan satu angka *author kebanyakan nonton bola XD*

“lebih hati-hati Lay,” Kris memandu penjaga gawang timnya. “dan kamu Luhan,”
“nde ?”
“pemain bernomor 17 itu terus memperhatikanmu,” ucap Kris sambil menunjuk ke arah pemain lawan yang memang tengah memperhatikannya dengan ekspresi yang tidak dapat di jelaskan. Luhan memandang ke arah orang itu, yang ternyata adalah Sehun.

“buat angka lebih banyak lagi,” ucap Chanyeol mengompori anggotanya yang lain.

Kali ini Sehun berusaha untuk mengambil bola. Karena ia tahu orang yang ia sukai-lah yang tengah menggiring bola menuju gawangnya. Dengan cekatan namun pasti, Sehun menghampiri namja itu, Luhan. Luhan sendiri sudah menyadari bahwa bahaya akan segera menghampirinya karena Sehun sedang berusaha merebut bola.
Luhan berlari menggiring bola dan berusaha menghindarkan bola itu agar tidak direbut Sehun. Namun tanpa ia sadari, dengan cepatnya Sehun mengaitkan kakinya untuk mengambil bola dan berusaha mengambil alih posisi bola. Tapi tiba-tiba….

BRUK !!!

Sebuah pluit dibunyikan. Sementara Sehun sudah terjatuh berdua dengan Luhan dengan posisi yang sama sekali tidak dapat dijelaskan. Mereka berdua sama-sama terdiam dalam posisi mereka sebelum akhirnya Sehun menyadari bahwa ia mengalami cidera.

SEHUN POV

Luhan berlari menggiring bola dan berusaha menghindarkan bola itu agar tidak direbut olehku. Namun tanpa iaΒ  sadari, dengan cepatnya aku mengaitkan kakiku untuk mengambil bola dan berusaha mengambil alih posisi bola darinya. Tapi tiba-tiba….

BRUK !!!

Sebuah pluit dibunyikan. Aku tidak tahu harus mengekspresikannya seperti apa, tapi yang jelas kami berdua sama-sama terjatuh dan Luhan jatuh tepat diatasku. Wajahnya hanya berjarak beberapa senti dengan wajahku.Sampai-sampai karena saking dekatnya wajahku dengannya aku dapat merasakan deru nafasnya yang kencang berhembus di wajahku. Ia menatapku dalam, dalam sekali. Tatapan matanya tidak lepas sedikitpun dariku. Luhan, apakah ini kamu ? Mengapa kamu menatapku seperti itu ?

Tapi kebahagiaanku hanya berlangsung beberapa detik, karena aku baru saja menyadari bahwa kakiku sakit luar biasa. Di bagian pergelangan, rasanya menyakitkan sekali. Sepertinya aku cidera.

“ya, gwenchana ?” Luhan sudah merubah posisinya dan melihatku yang berebah di lapangan tidak berdaya. Sementara anggota tim yang lain tengah menghampiri kami.
“kakiku,” jawabku pendek.
“kakimu terkilir ?”
“sepertinya,”
Aku tidak dapat menjawab banyak karena rasanya kakiku sangat nyeri tidak tertahan.
“Ya, Sehun-ah… neo gwaenchana ?”
“Sepertinya dia terkilir,” jawab Luhan sambil menaruh tangannya dibawah bahuku dan mengangkat punggungku.
“mana tim emergency ?” tanya salah satu dari mereka yang tampaknya sangat khawatir melihatku. Aku sendiri tidak dapat melihat siapa dia karena terlalu sibuk dengan kakiku yang sangat sakit. Rasanya aku ingin berguling-guling di lapangan saking sakitnya.
“mereka belum datang,” jawab yang lain lagi.
“ya udah, aku aaja yang nganter dia ke Ruang Kesehatan,”
“lalu kamu gimana ?”
“gantikan dengan cadangan,”
“ngga bisa Luhan… kamu harus tetap bertanding,”
“apa kamu ngga lihat ? dia terluka karena aku,”

Terdengar sedikit perdebatan kecil antara Luhan dengan teman satu timnya, namun pada akhirnya yang kulihat saat ini adalah Luhan jongkok membelakangiku sekarang, tepat didepanku.
“naiklah, segera kita obati lukamu,”
Aku tidak tahu harus bicara apa. Di satu sisi, aku tidak ingin ia berhenti bertanding hanya karena ingin bertanggung jawab atas kesalahannya. Tapi di satu sisi juga, aku senang karena ia menemaniku dan ia yang akan menyembuhkan kakiku.
“ayo cepat, jangan buang-buang waktu… teman kita masih harus bertanding,”
Ucapan Luhan membuatku langsung merangkak (?) naik ke punggung Luhan dan dibantu oleh teman-temanku. Detik berikutnya, ia sudah menggendongku keluar dari lapangan. Pertandingan dilanjutkan kembali.

“Sehunnie Oppa, gwaenchana ?”
“Luhan Oppa, kamu hebat !”
“cepat sembuh ya Oppa…”
“Oppa, jangan sedih, semangat !!!”

Suara-suara kecil nan berisik itu terdengar sangat mengganggu. Lama-lama kakiku bisa tambah parah kalau mendengar suara mereka.

***

Iklan

28 pemikiran pada “HunHan Couple (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s