Genie

Author: Wgeonnie
Main Cast: EXO
Support Cast: Onew SHINee, SNSD
Length: Oneshot
Genre: Comedy(?), Brothership, Family, Gaje-_-
Rating: G
Disclaimer: Cerita milik Author, EXO juga milik Author *eh-___- <– disclaimernya gak pernah ganti

Onew sedang bermalas-malasan di dorm dengan beberapa ayam goreng di depannya. Jonghyun, Key, Minho dan Taemin sedang ada jadwal sedangkan dirinya tidak ada. Ia sudah memesan ayam goreng namun itu semua tidak mengurangi kebosanannya.

 

“Tinggal 5..” Onew menghitung jumlah ayam yang tersisa. Ia bisa saja menghabiskan ayam itu sendiri, namun ia sedang tidak ingin. Kemudian ia beranjak dan membawa piring berisi ayam itu menuju dapur. Ia meletakkannya di meja makan.

 

Onew berjalan mengelilingi dormnya. Memasuki kamar demi kamar, namun tidak ada yang berubah. Kemudian dengan iseng ia membuka lemari pakaian milik Taemin. 4 set pakaian menarik perhatiannya. 4 set pakaian SNSD Genie lengkap dengan sepatu dan wig milik Seohyun, Yuri, Yoona, dan Jessica SNSD. Onew tersenyum kemudian mengambil handphonenya.

 

“Annyeonghaseyo, Onew imnida. Boleh bertanya siapa yang hari ini tidak ada jadwal?” tanya Onew sopan. “EXO dan SNSD sunbae? Ah, ne. Kamsahamnida..” Onew menutup sambungan teleponnya lalu menekan nomor lain.

 

 

 

EXO 엑소 EXO

 

 

 

“Ummaaa, handphone Appa berbunyi..” teriak Sehun dari kamarnya, mengetahui D.O ada tidak jauh dari tempatnya berada.

 

“Ya! Sudah kubilang jangan memanggilku Umma! Kau mau kumutilasi, huh?” D.O memasuki kamar Sehun dan melihat Sehun yang sedang menatapnya ngeri sambil menggeleng lemah. Kemudian ia mengambil handphone Suho dan pergi setelah berpura-pura akan memukul Sehun.

 

“Ckckck Umma choding..” kata Sehun pelan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. (Yang choding juga siapaaaa Щ(ºДºщ) #Authorstress)

 

D.O berlari menuju balkon dorm, tempat di mana Suho berada, seperti dikejar polisi. DI tempat itu, Suho sedang melihat perkembangan bunga yang tidak juga tumbuh karena malu dilihat Suho(?). D.O tiba-tiba berfikir, mengapa ia mau disuruh Sehun untuk memberikan handphone Suho kepada pemiliknya? Namun ia juga tidak tahu jawabannya.

 

“Yah, ada telfon!” kata D.O berteriak. Takut handphone itu mati tiba-tiba. Suho menatap D.O sekilas kemudian menyambar handphonenya dengan cepat. Ia terlalu buru-buru sehingga menekan tombol yang salah. Akhirnya Suho berhasil juga menekan tombol ‘answer’.

 

“Yeoboseyo?”

 

“Suho-ah, ini Onew.”

 

“Ah, Onew Sunbaenim, ada apa Sunbaenim?” kata Suho lembut seperti kulit Sehun.

 

“Panggil aku Hyung saja. EXO sekarang sedang tidak ada jadwal, bukan? Datanglah ke dormku, aku sedang tidak ada teman..” kata Onew.

 

“Semua Hyung?! 12?!”

 

“13, managermu juga..”

 

“Ne?!” Suho terperanjat. D.O yang masih mendengarkan ikut terlonjak kaget. Ia sampai jatuh menimpa pot bunga mawar. Tangannya terkena duri-duri tangkai bunga mawar. Tapi karena D.O namja, dia tidak menangis. Masa kejadian seperti itu saja harus ditangisi? Umma kuat kok. Suho yang melihatnya live dengan mata kepala dahi hidung mulut rambutnya sendiri mencoba menahan tawa sambil meraih tangan D.O untuk membantunya berdiri.

 

“Aish, ani. Tentu saja hanya member EXO. Kau ini..” kata Onew di seberang sana. “Kutunggu! Telfon aku jika sudah ada di depan! Teeelfon akuuuu, 727 6x~ (korban iklan)” kata Onew sambil bernyanyi kemudian menutup sambungan telefonnya.

 

“BUAHAHAHAHHAHAHAHAHHAHAHAHAAH!!!!” Suho tertawa lepas ketika ia sudah tidak sedang bertelefon dengan Onew (bahasanya jelek). D.O hanya mencibir sambil membersihkan celananya yang penuh tanah. Sepertinya pot itu memiliki soper power karena pot itu tidak retak sedikitpun setelah ditimpa D.O. Kemudian Suho melingkarkan lengannya di leher D.O dan menggeretnya memasuki dorm

 

 

 

EXO 엑소 EXO

 

 

 

“Wah, Umma dan Appa bersatu..” komentar Sehun. D.O yang sudah capai mengingatkan Sehun dan menakut-nakutinya dengan mengancam akan memutilasi Sehun hanya memutar kedua bola matanya.

 

“Ya, dong. Kita kan bestpren!” kata Suho. Kali ini D.O memutar kedua bola matanya kedalam. Juling.

 

“Wah, kau bisa juling juga?” tanya Chanyeol antusias. “Aku juga bisa!” katanya lagi sambil menunjukkan bakat terpendamnya. Ia juling sambil tersenyum.

 

“Tepuk tangan!!” kata Baekhyun antusias. Kemudian semua member EXO bertepuk tangan meriah disertai dengan siulan, gonggongan, kicauan, dan lolongan member EXO.

 

“Suit suiiittt..”

 

“Guk guk guk!!”

 

“Cit cit cit cit cit..”

 

“Auuuuuu….”

 

Dorm EXO menjadi kacau. Suho sebagai salah satu leader merasa bertanggung jawab atas polusi suara yang terjadi di dorm.

 

“Diaaamm!!!!!!!” teriaknya. D.O yang berada di sampingnya memukul puncak kepala Suho. Karena teriakan Suho, telinganya jadi hanya bisa mendengar bunyi “Ngg.. Ngg” selama beberapa detik. “Aw..” kata Suho kesakitan.

 

Member EXO tetap saja bersiul, mengonggong, berkicau dan melolong. Justru bertambah satu lagi, scream. Xiumin, Kai dan Chanyeol menjadikan dorm lebih ramai lagi. Kris yang melihat ketidak becusan Suho untuk menjadi leader karena wajahnya yang terlalu baik mulai bertindak. Dengan satu kata yang mungkin tidak termasuk dalam jajaran ‘kata’ yang diucapkan dengan sangat datar dan pelan, Kris berhasil membuat semuanya terdiam.

 

“Stt..” katanya pelan. Kemudian hening.

 

“Yak!” kata Suho memecah keheningan. “Kita diajak Onew Sunbae untuk mengunjungi dormnya, sekalian menemaninya yang sedang sendirian di dorm.”

 

“Kita ke dorm SHINee?!” tanya Kai. “Yahooo!”

 

“Auuuu..”

 

“Cit cit cit..”

 

“Kukuruyuuk!”

 

“Guk guk guk..”

 

“Miaw, miaw..”

 

“Suit suiit!!”

 

“Mengapa kalian fangirling? Dasar manusia homo..” kata Kris. Hening. “Mengapa setiap aku selesai berbicara suasana menjadi hening?! Mengapa?! Apa salahku? Apa salah ibuku? Hidupku dirundung pilu~” Hening. “Baiklah sepertinya aku tidak usah berbicara saja.” Hening.

 

“Yahoooo!!” teriak Kai.

 

“Oy, oy, sekarang.” kata Suho. Semua member EXO melotot kemudian dorm EXO rusuh kembali karena semua berlari ke kamar masing-masing untuk berganti pakaian kecuali Kris yang santai. Like a boss. “Kau tidak ganti?” tanya Suho pada Lay yang masih berdiri takjub melihat member EXO yang terlalu antusias karena akan memasuki dorm NAMJA.

 

“Oh, iya. Hehehe..” kata Lay sambil tertawa garing. Kemudian ia meninggalkan Suho yang hanya geleng-geleng kepala.

 

 

 

EXO 엑소 EXO

 

 

 

“Stt, diam! Aku sedang menelpon Onew sunbae!” kata Suho pelan. Keduabelas member EXO kali ini sudah berada di depan dorm SHINee. Dan seperti yang diperintahkan Onew, Suho menelponnya. Suho menekan tombol loudspeaker supaya semua member EXO bisa mendengar.

 

“Yoboseyo?”

 

“Annyeonghaseyo Onew Su-,” Suho menggeleng-gelengkan kepalanya. “Onew Hyung. Saya sudah di depan dorm SHINee bersama kesebelas member lainnya.” kata Suho formal.

 

“Apa kau yakin?”

 

“Ne, saya yakin kami sudah berduabelas.” D.O yang mendengarnya kemudian dengan kilat menghitung seluruh member yang ada di tempat itu. Hanya sebelas.

 

“11!!” katanya tanpa suara sambil melotot.

 

“Kau belum menghitung dirimu sendiri, duh.” kata Xiumin yang sedari tadi mengamati gerak gerik mencurigakan(?) D.O. D.O hanya tertawa garing.

 

“Bukan itu maksudku. Apa kau yakin aku Onew? Karena aku adalah Lee Jinki. Hahahahahahahahahaha..” Hening. Seluruh member EXO saling menatap satu sama lain. Tetap hening. Suara jangkrik yang biasanya hanya terdengar pada waktu malam hari kali ini terdengar sangat keras. Onew condition.

 

“Yah, hormati sunbae! Mari tertawa!” Suho berkata tanpa suara.

 

“HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAAHAAA!!” tawa member EXO yang terkesan dibuat-buat. Apalagi Kris. Mereka tertawa tapi badan mereka diam, saking garingnya suasana.

 

Tiba-tiba pintu dibuka oleh Onew yang masih tertawa. “Hohoho,” Member EXO segera berakting sakit perut karena lelucon Onew.

 

“Ayo masuk!” kata Onew sambil memutus sambungan teleponnya dengan Suho. Member EXO berusaha memasuki  dorm SHINee bersamaan hingga terkesan seperti suporter sepak bola yang memasuki stadion.

 

Dorm SHINee sangat rapi. Barang-barang diletakkan sesuai tempatnya masing-masing. Saat Xiumin mencolek bingkai jendela untuk mengecek kebersihan dorm itu, tidak ada debu di sana (Xiumin kurang kerjaan). D.O manggut-manggut melihat kondisi dorm SHINee. Entah memang setiap hari seperti ini atau sengaja dirombak dahulu sebelum didatangi oleh tamu.

 

“Wah, dorm Hyung bersih sekali!” kata Sehun. Sebelumnya Onew menyuruh mereka semua untuk memanggilnya hyung saja. Onew tersenyum bangga atas pujian Sehun atas dormnya. D.O dan Xiumin menatap Sehun. Sehun yang merasa ditatap oleh hyung yang ada di samping kanan kirinya langsung berbisik, “tentu saja masih lebih bersih dorm kita. Kan Hyung yang membersihkan!” Xiumin dan D.O tersenyum bangga.

 

“Kau semua sudah makan?” tanya Onew.

 

“Sudah Hyung. Kami tadi sudah makan pagi.” jawab Suho.

 

“Hyung sudah makan?” tanya Chen sok perhatian. Onew yang ditanyai seperti itu menjadi malu karena belum pernah ada yang seperhatian Chen (Alert! Onew manusia homo >.<). Hidup menjadi seorang jomblo memang sedikit menyedihkan. Jika sedang di panggung, bersama fans, pasti menyenangkan. Namun jika sudah kembali ke dorm?

 

“Hehe, sudah. Kau perhatian sekali..” kata Onew. Mirip sekali dengan Suho Hyung saat menggoda D.O, pikir member EXO. “Aku tadi makan spagetti dan sayur..” katanya lagi.

 

“Wah, pasti enak!” kata Sehun. Onew mengangguk-angguk. Sekali lagi Sehun merasa ada dua pasang mata yang menatapnya. Kali ini yang di sebelah kanan dan kirinya adalah D.O dan Lay. “Tentu saja lebih enak masakan Hyung! Hyung jjang!” bisiknya sambil menunjukkan kedua ibu jarinya. D.O dan lay tersenyum atas pujian Sehun.

 

Kemudian Onew memandu seluruh member EXO untuk berjalan ke ruangan lain. Ruangan kosong yang hanya berisi meja, kaca, dan karpet. Tak tahu itu ruangan apa. Di salah satu meja terdapat piring berisi lima potong ayam goreng. Sementara di meja satunya terdapat beberapa set pakaian. Karpet berada di tengah ruangan dengan satu set kartu diatasnya.

 

“Hyung, baju apa itu? Kok ada wig dan high heelsnya?” tanya Tao.

 

“Konsep baru ya, hyung?” tanya Kai.

 

“Konsepnya girly ya, Hyung?” tanya Chen. Onew langsung diam seketika. Bagaimana bisa hoobae-hoobaenya ini mengira itu pakaian SHINee? Babo.

 

“Aniya, itu pakaian SNSD Sunbae..” kata Onew yang mengisyaratkan semuanya untuk duduk di karpet. “Aku punya lima potong ayam. Aku berencana akan memberikan empat potong kepada empat pemenang dalam empat babak. Dan yang kalah dari setiap babak itu harus memakai pakaian di sana itu.” member EXO manggut-manggut. “Tidak hanya itu, nanti yang kalah harus ke dorm SNSD dan meminta mereka untuk memotokan kalian dengan pose ‘Genie’ lalu berfoto bersama mereka. Oke?”member EXO hanya mengangguk-angguk saja walaupun sedikit ngeri juga. Harga diri seorang namja! TTwTT

 

“Main apa, Hyung?” tanya Kris.

 

“Poker saja..” semua mengangguk-angguk. “Hehehe, aku pasti menang. Aku kan dewa. Ayamku tidak akan jatuh ke tangan orang lain, hehehe.” kata Onew pelan.

 

Onew membagikan kartu kepada masing-masing orang yang mengikuti babak pertama. Karena ada tiga belas orang dan dibagi dalam empat babak, maka babak pertama, kedua, dan ketiga diisi tiga orang dan babak keempat empat orang.

 

“Tunggu-tunggu, sepertiya aku masih punya tiga set kartu lagi..” kata Onew sambil beranjak dari tempatnya. Lalu sejurus kemudian ia sudah kembali membawa tiga set kartu.

 

“Kok Hyung punya banyak, sih? Jualan ya, Hyung?” tanya Sehun. Luhan melihat sehun dengan tatapan WTF.

 

“What the hell..” kata Chen.

 

“Hell itu apa?” tanya Tao. Dia tidak pernah membuka kamus, mungkin.

 

“Itu lo, yang dipencet terus bunyi..” Xiumin menjelaskan. Tapi kok malah menjelaskan bel?

 

“Helm maksudnya, helm..” kata Lay.

 

“Bel!!!!” Luhan, Xiumin, Chanyeol dan Sehun berteriak. Onew hanya tertawa singkat.

 

Keduabelas member EXO plus Onew membentuk empat grup. Grup pertama berisi Onew, D.O dan Tao. Grup Kedua berisi Luhan, Lay dan Chen. Grup ketiga berisi Xiumin, Sehun dan Kris. Grup keempat sisanya. Baekhyun, Chanyeol, Kai, dan Suho. Semua bermain dengan sportif. Onew yakin menang melawan D.O dan Tao. D.O dan Tao tidak peduli menang, yang penting tidak kalah.

 

“Hyung, lihat kartu Hyung dong..” kata D.O. Onew menunjukkan kartunya. “Hehehe..” D.O tertawa. Sedetik kemudian, Onew dan Tao melongo karena D.O memenangkan permainan grup satu. “Daebak!” kata D.O sambil lonjak-lonjak. Kemudian ia mengambil satu potong ayam kemudian memakannya.

 

“Ayamkuuuuuuuuuuuu~” kata Onew sambil memegangi kepalanya. Onew korban iklan. Kemudian Onew mengeluarkan skillnya dan akhirnya Taolah yang kalah di grup satu.

 

Luhan, Lay dan Chen bermain dengan sangat serius. Namun sebenarnya mereka sendiri tidak ahli dalam permainan ini. Akhirnya grup dua dimenangkan oleh Lay dan Luhan kalah. Lay langsung menari SNSD-Genie atas kemenangannya. Kemudian sama seperti D.O, ia mengambil sepotong ayam kemudian memakannya.

 

“Andwae!!!”Luhan berteriak sambil berlari mengelilingi ruangan. Sehun tertawa mengejek. Luhan menatapnya dengan tajam, namun Sehun justru menjulurkan lidahnya.

 

“Yahoo!!” Kai si raja game memenangkan permainan grup empat. Kemudian disusul oleh Baekhyun dan Suho. Chanyeol hanya menatap kartu yang berserakan dengan innocent. Kemudian ia berjalan lemas menuju sudut ruangan bersama Tao dan Luhan, merenungi nasib dan menguatkan mental.

 

Grup tiga bertarung sengit. Xiumin berusaha berfikir keras, Kris santai, dan Sehun juga santai. Namun jika Kris santai karena yakin tidak akan kalah, Sehun justru karena tidak tahu harus mengeluarkan kartu yang mana. Kok santai?-__-

 

“Yeahh..” Kris memenangkan permainan grup tiga akhirnya. Disusul oleh Xiumin, yang membuat Sehun menatap Xiumin tidak percaya. Yang Sehun tahu, saat itu Luhan sudah tertawa-tawa di sudut ruangan. Berguling-guling seperti kerbau. Sehun mendatangi Luhan, Chanyeol, dan Tao. Bersamaan dengan itu, Onew beranjak dan mendekati pakaian SNSD. Chanyeol, Luhan, Sehun, dan Tao tambah lemas melihatnya.

 

“Sini, sini..” Kata Onew mengisyaratkan keempat ‘pemenang’ untuk bergerak ke arahnya. Sehun, Luhan, Chanyeol dan Tao menurut dan membawa pakaian yang diberikan oleh Onew ke kamar ganti.Member EXO yang bebas dari hukuman tertawa terbahak-bahak bersama, membayangkan bagaimana wajah member mereka jika memakai pakaian yeoja.

 

Tak berapa lama kemudian keempat namja yang beruntung tersebut keluar dari kamar ganti sambil berusaha merurunkan celana pendek yang terlalu pendek untuk mereka pakai. Member EXO yang lain tidak bisa menahan tawa mereka lebih lebar. Chanyeol, Luhan, Sehun, dan Tao hanya cemberut.

 

“Oh, daebak! New girl group, new girl group!” kata Chen sambil menunjuk-nunjuk Chanyeol, Sehun, Luhan dan Tao. Sehun dan Tao menutup wajah mereka dengan kedua telapak tangan mereka karena malu.

 

“Annyeong Nuna, mau ke mana?” goda Kai. Member EXO tertawa.

 

“Yah, cepat berangkat!” suruh Onew sambil mendorong Tao yang malas-malasan. Kemudian dengan berat hati mereka keluar dari dorm SHINee menuju dorm SNSD setelah memastikan dorm SNSD tidak sepi.

 

 

 

EXO 엑소 EXO

 

 

 

TING TONG TING TONG

 

“Seohyun-ah, tolong bukakan pintunya!” suruh Taeyeon.

 

Seohyun hanya mengangguk kemudian berlari menuju pintu depan. Ketika ia membuka pintu, matanya melotot dan ia menutup mututnya dengan kedua tangannya berusaha tidak tertawa. Sehun, Luhan, Chanyeol, dan Tao hanya melihat bawah sampai kemudian dipersilahkan masuk.

 

“BUAHAHHAHAHAHAHAH!!!” Seohyun tertawa sangat keras setelah menutup pintu dorm, sehingga membuat kedelapan unnienya mendatanginya beruntun.

 

“Wae, Seohyun-ah? Kau gil—” Jessica menjeda kalimatnya. “HUAHAHAHHAHAHAHAHAHAHHAHAAUHAU!!” reaksi Jessica lebih parah lagi. Member SNSD yang lain juga tertawa terbahak-bahak melihat hoobae-hoobaenya berdandan seperti itu.

 

“Ah, waeyo? Mengapa kalian seperti ini?” tanya Seohyun di sela tawanya. Luhan menggaruk-garuk wignya sehingga wig itu agak terlepas. “Mianhaeyo, wigmu..” Seohyun mulai tertawa lagi. Luhan segera membenarkan wignya kemudian memutuskan untuk bicara mengingat dia yang paling tua diantara Sehun, Chanyeol, dan Tao.

 

“Mianhaeyo Sunbaenim. Kami tadi bermain bersama Onew Sunbaenim dan kalah. Sehingga kami harus mendapat hukuman seperti ini.” Luhan menelan ludahnya. “Kami harus mendatangi Sunbaenim kemudian meminta Sunbaenim untuk memotret kami berempat dengan gaya Genie. Kemudian berfoto dengan seluruh Sunbaenim.” Luhan berhenti sebentar. “Maaf Sunbaenim jika kami lancang..”

 

“BUAHAHAHAHHA, Onew Oppa kurang ajar sekali!” kata Hyoyeon sambil tertawa. “Jangan bilang yang menang mendapat sepotong ayam?!”

 

“Ne Sunbae, yang menang mendapat sepotong ayam.” kata Chanyeol.

 

“Ckckck, dari dulu tetap saja seperti itu. Pasti Oppa sedang tidak ada jadwal.” kata Jessica. Disusul oleh anggukan member SNSD.

 

“Ya sudah, apa kau membawa kamera?” tanya Taeyeon. Tao yang merasa terpanggil segera memberikan kamera yang dibawanya. Kemudian Sehun, Luhan, Chanyeol, dan Tao mengambil posisi seperti yang diajarkan Onew tadi sebelum berangkat.

 

“Ah, yeppeuda!!”

 

“Kyeopta!!”

 

“Girl group! Girl group!”

 

Aish, SNSD Noona sama saja dengan Hyung-Hyung, pikir Sehun. Setelah itu SNSD dan HunHanChanTao berfoto bersama dengan mengeset kamera menjadi self timer. Sebelum kembali ke dorm SHINee, Sehun, Luhan, Chanyeol dan Tao bersalaman dengan seluruh member SNSD sebagai ungkapan terimakasih atas kerjasama mereka. Seperti acara halal bihalal.

 

“WE ARE ONE! Kamsahamnida Sunbaenim..” kata mereka sambil membungkuk 90 derajat. Namun Sehun hanya 70 derajat, tidak tahu mengapa. Osteoporosis mungkin?

 

“Ne…” kata member SNSD serempak.

 

 

 

EXO 엑소 EXO

 

 

 

“Bagaimana ya mereka?” tanya Kai.

 

“Hohoho, pasti member SNSD menertawainya. HAHAHA!” kata Onew.

 

“Hmm, tapi mereka bisa bertemu member SNSD..” kata Baekhyun terlihat iri.

 

“Halah mungkin hanya beberapa. Mana mungkin semuanya ada di dorm?” kata Onew.

 

“Kenapa tidak mungkin, Hyung?” tanya Chen.

 

“Molla..” kata Onew bingung sendiri.

 

“Lagian, kita semua kan sudah bertemu TTS Sunbae? Bukannya sama saja dengan mereka yang bertemu beberapa member SNSD?” kata Xiumin. Baekhyun mengangguk-angguk.

 

Tiba-tiba bel dorm SHINee berbunyi, Onew membukakan pintunya dan terlihatlah Sehun, Luhan, Chanyeol dan Tao yang ceria. Terlampau ceria untuk orang-orang yang baru saja mendapat hukuman memalukan. Mereka terlihat menunjuk-nunjuk kamera sambil tertawa-tawa.

 

“Mengapa mereka terlihat sumringah? Apa mereka tidak malu? Mengapa tidak ada aura-aura makhluk halus *typo* tertekan?” Baekhyun bertanya-tanya.

 

Sejurus kemudian Kai sudah berada di sebelah Sehun dan merebut kamera yang dipegang Sehun. Sehun diam saja. Kemudian semua berkumpul mengelilingi Kai dan kamera yang dipegangnya. Mereka semua tertawa melihat foto pertama. Sehun, Luhan, Chanyeol dan Tao terlalu mendalami peran mereka.

 

“Benar-benar cocok!” kata Chen.

 

Kemudian Kai menekan tombol ‘next’. Terlihatlah foto Sehun, Chanyeol, Luhan dan Tao dengan seluruh member SNSD. Mata Baekhyun melotot. Ia menghitung jumlah member SNSD yang hadir. Sembilan orang tepat.

 

“Yah! Sembilan orang? Lengkap?!” tanya Baekhyun. Sehun mengangguk. Baekhyun langsung merebut kamera itu dari Kai dan menekan tombol ‘next’ lagi. Jika tadi mereka berfoto tanpa gaya, sekarang dengan gaya Genie. Kemudian Baekhyun menekan tombol ‘next’ sekali lagi, gaya mehrong. Kemudian gaya ‘peace’, gaya banci, gaya zombie, gaya derp, gaya Super Junior Sorry-Sorry, gaya f(x) Hot Summer, gaya SHINee Ring Ding Dong, gaya DBSK Keep Your Head Down, dan masih banyak lagi.

 

“Yah!!!” teriak Baekhyun.

 

“Wae?” tanya Chanyeol datar.

 

“Kau terlalu banyak berfoto!!” kata Baekhyun iri.

 

“Cih, Hyung iri.” kata Sehun.

 

“HUAAAAA, aku gagal lagi menjadi SONE. Harusnya tadi aku yang kalah, bukan Chanyeol.” kata Baekhyun sambil memeluk Readers *typo* Onew. Onew gelagapan dipeluk Baekhyun. Ia hanya mengusap-usap punggung namja itu.

 

“Sudahlah, Hyung. Nasi sudah menjadi burger..” kata Tao.

 

 

 

THE END

A/N : Cup cup Bacon :3 Comments are loved!

 

Iklan

53 pemikiran pada “Genie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s