MWO?! Tinggal di Dorm EXO? (Chapter 1)

Title                    :  MWO?! Tinggal di Dorm EXO? {Chapter 1}

Author                :  Lyka_BYVFEGS

Main Cast           :  Shin Chae Young (OC)

All of Member EXO

Other Cast          :  Im Yoona (SNSD)

Lee Donghae (Super Junior)

Genre                 :  Friendship, comedy, romance (just a little)

Rating                :  PG15

Length                :  Chapter

Summary            :  Apa yang akan terjadi jika kau tinggal bersama dengan idolamu?

A/N                    :

 

Annyeonghaseyo…

Aku kembali!!!!!!!!!!

Ada yang menunggu FF ini? Pastinya ada donk….:D

Bagi yang sudah menunggu chapter 1, nich aku lemparkan ke kalian semua.

Selamat menikmati. Maaf jika ceritanya tidak sesuai harapan kalian dan mengecewakan.

Maaf juga untuk typo, kata-kata yang berantakan dan kekurangan lainnya. Bikinnya di tengah-tengah kesibukan kerja.

Jangan lupa comment dan like-nya.

 

HAPPY READING

 

* * *

 

“Suho-ah, kemana yang lainnya? Kenapa hanya ada kita berdua di dorm?” Tanya Luhan yang sedari tadi duduk di sofa sambil memainkan rubik kesayangannya.

 

“D.O, Chen, Lay dan Xiumin hyung sedang berbelanja. Kris hyung sedang mempelajari wushu bersama Tao. Chanyeol dan Baekhyun aku tidak tahu mereka kemana. Setelah jadwal pemotretan selesai mereka berdua langsung menghilang. Sedangkan Sehun dan Kai ada jadwal pemotretan tambahan untuk mereka berdua.” Jawab Suho tanpa mengalihkan pandangannya dari buku yang tengah dibacanya.

 

“Ah! Dorm ini begitu sepi jika tidak ada mereka semua.” Kata Luhan meletakkan rubik yang sedari tadi dipegangnya di atas meja dan menghempaskan tubuhnya ke sandaran sofa.

 

Suho yang mendengar perkataan Luhan langsung menutup bukunya dan menatap Luhan sambil tersenyum. “Apakah itu benar, hyung?” Tanya Suho disertai senyuman menggoda.

 

Luhan yang melihat kelakuan Suho mengernyitkan dahinya. “Maksudmu?”

 

“Jika nanti yang datang hanyalah Sehun dan member lain belum datang, pasti hyung tidak akan lagi mengatakan dorm ini sepi.” Jawab Suho.

 

“Ya! Apa maksudmu, Kim Joon Myun?!” Teriak Luhan tidak terima.

 

“Aku tidak bermaksud apa-apa, Luhan hyung. Aku hanya berbicara kenyataan. Apakah aku salah?” Sahut Suho enteng. Luhan yang mendengarnya hanya terdiam.

 

“Bukankah sudah bukan rahasia lagi jika yang hyung butuhkan hanyalah Sehun, bukan kami bersepuluh?” Lanjut Suho.

 

“Aish! Bukan begitu, Suho-ah! Aku menyanyangi kalian semua sama seperti aku menyayangi Sehun. Hanya saja aku merasa harus menjaga Sehun lebih dari aku menjaga yang lain. Bukankah kau juga merasakan seperti itu? Dan aku yakin member lainpun juga merasakannya. Dia adalah magnae yang harus kita jaga. Tidak akan ku biarkan seorangpun menyakitinya.” Jawab Luhan.

 

“Hahahahaha….” Sontak Suho tertawa mendengar jawaban Luhan. Dia tadi hanya ingin menggoda hyungnya itu tapi kenapa Luhan justru menanggapinya dengan serius.

 

“Apa yang kau tertawakan?” Tanya Luhan bingung.

 

“Tidak ada.” Jawab Suho singkat.

 

“Aku pulang.” Sebuah suara menginterupsi bantahan yang akan diajukan oleh Luhan.

 

“Sehunnie! Kau sudah pulang? Dimana Kai? Kalian tidak pulang bersama?” Tanya Suho bertubi-tubi begitu Sehun duduk dihadapannya, tepatnya di sebelah Luhan.

 

“Kai hyung ada janji dengan Taemin hyung. Jadi mungkin mereka akan pulang agak malam.” Jawab Sehun.

 

“Arasseo. Sekarang pergilah mandi!” Perintah Suho.

 

“Ani, hyung.” Tolak Sehun halus sambil menggelengkan kepalanya. “Hannie hyung, luruskan kakimu!” perintah Sehun. Luhan langsung menuruti perintah Sehun. Dia meluruskan kakinya dan membetulkan posisi tubuhnya yang sedari tadi duduk bersila dan bersandar di sofa. Segera setelah posisi Luhan dianggap benar oleh Sehun, namja itu langsung meletakkan kepalanya di atas paha hyung kesayangannya itu.

 

“Biarkan aku tidur disini sebentar saja.” Kata Sehun tetap memejamkan matanya.

 

“Arasseo. Tidurlah!” kata Luhan lembut sambil mengelus-elus kepala Sehun yang berada dipangkuannya.

 

Suho yang melihatnya hanya menggeleng-gelengkan kepala. Kapan mereka berdua akan berhenti bermesraan seperti itu? Ah! Mungkin jika hari telah kiamat nanti. Itulah yang dipikirkan Suho melihat kemesraan couple yang paling banyak disukai di antara couple lain yang ada di EXO itu.

 

Suho pun kembali melanjutkan membaca buku yang sempat tertunda sedangkan Luhan sibuk meninabobokan Sehun yang tidur dipangkuannya. Hanya keheningan yang tercipta di ruang tengah dorm EXO itu.

 

Neon machi chagaun machine

Neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine

Neoneun ma, ma, ma, ma, ma, machine

 

Deringan i-phone Suho memecah keheningan di antara mereka. Suho pun mengambil i-phone nya dan mengecek siapa gerangan manusia yang menghubunginya dan dahinya berkerut begitu mengetahui siapa orang itu.

 

“Siapa?” Tanya Luhan penasaran begitu melihat ekspresi Suho.

 

“Manajer hyung.” Jawab Suho sebelum menerima panggilan itu dan mendekatkan ke telinganya.

 

“Yeoboseyo?” Sapa Suho.

 

“…”

 

“Di Dorm.”

 

“…”

 

“Mianhe, hyung. Aku lelah sekali. Tidak bisakah hyung yang datang kesini?”

 

“…”

 

“Hehehe… Mianhe, hyung. Ne, gomawo.” Kata Suho mengakhiri percakapannya.

 

“Ada apa?” Tanya Luhan.

 

“Manajer hyung ingin berbicara dengan kita. Katanya penting.” Jawab Suho.

 

“Masalah apa?” Tanya Luhan penasaran.

 

“Entahlah. Aku juga tidak tahu, hyung.” Jawab Suho sambil mengedikkan bahunya.

 

“Mungkin tentang Yoona noona dan Donghae hyung.” Kata Sehun tiba-tiba.

 

“Kenapa dengan mereka?” Tanya Suho cepat.

 

“Aku sendiri juga tidak tahu, Suho hyung. Tadi saat pemotretan tambahan aku melihat manager hyung berbicara serius dengan Yoona noona dan Donghae hyung. Aku melihat ekspresi wajah mereka yang memohon, sedangkan manager hyung tampak kebingungan. Tapi aku tidak tahu pasti apa yang mereka bicarakan. Tidak mungkin kan aku kabur dari pemotretan dan menguping pembicaraan mereka.” Jelas Sehun panjang lebar.

 

“Kira-kira apa yang mereka bicarakan? Apa kau tahu sesuatu, Suho-ah?” Lagi-lagi Luhan bertanya kepada Suho.

 

“Aish! Luhan hyung! Jangan bertanya kepadaku lagi. Karena aku tidak tahu apa-apa. Lebih baik kita tunggu saja manager hyung datang.” Kata Suho kesal. Luhan yang mendengarnya hanya tersenyum tipis. Sedangkan Sehun kembali melanjutkan istirahatnya yang tertunda akibat percakapan singkatnya dengan kedua hyung nya itu.

 

“Kami pulang!!!!” Teriak beberapa orang dari arah pintu dorm.

 

“Kalian sudah pulang? Wah! Kebetulan sekali. Perutku sudah keroncongan sedari tadi. Jadi bisakah kalian secepatnya membuat makan malam?” Sambut Suho begitu Chen, D.O, Xiumin, dan Lay sampai dihadapannya.

 

“YA! Kim Joon Myun! Kau pikir kami ini membantumu?” teriak Xiumin kesal.

 

“Hehehe… Mianhe. Kalian tahu kan jadwal hari ini sangat padat dan menguras banyak tenaga jadi aku membutuhkan suplay energi lebih banyak yaitu dengan makan masakan kalian.” Jawab Suho sambil nyengir.

 

“Ne, kami tahu. Kami juga merasakan hal yang sama. Tapi biarkan kami istirahat dulu. Kami sangat lelah harus berbelanja di tempat umum seperti tadi dan dikejar beberapa fans. Aigo! Kakiku serasa ingin patah.” Keluh D.O.

 

“Ne, aku juga.” Sahut Chen. Sedangkan Lay hanya diam saja, menikmati waktu istirahat yang dimilikinya meski hanya sebentar.

 

“Istirahatlah!” Kata Suho lembut.

 

Hening menyelimuti ruang santai dorm EXO. Suho yang lebih memilih melanjutkan membaca buku, Sehun dan Luhan yang tetap pada posisi semula, Lay yang sudah tertidur, Chen dan D.O yang sibuk menghitung belanjaan mereka dalam diam dan Xiumin yang tiduran sambil menatap langit-langit.

 

“YA! PARK CHANYEOL! JANGAN LARI KAU!” Teriakan seseorang mengagetkan 7 manusia yang tengah menikmati kesibukan mereka masing-masing.

 

“Tidak akan! Nanti kau menjitak kepalaku jika aku berhenti!” Sahut sebuah suara.

 

Brakk!!!

 

Suara pintu yang tertutup dengan keras membuat semua penghuni melihat ke arah dua pelaku keributan. Mereka hanya menghela nafas melihat dua makhluk itu saling berkejaran di Dorm. Sekarang pandangan mereka tertuju pada si Master Wushu, Tao yang memasuki Dorm sambi mengusap-usap keningnya. Diikuti Kris yang berjalan di belakangnya.

 

“Kau kenapa, Tao?” Tanya Chen.

 

“Ini semua gara-gara Baek hyung yang menutup pintu Dorm sembarangan. Sehingga membuat keningku yang indah ini menjadi korbannya.” Sungut Tao sambil menunjukkan keningnya yang memang sedikit memerah dan benjol (?) tentunya.

 

“Sudahlah! Kalau berhubungan dengan mereka berdua kami semua angkat tangan.” Sahut Suho.

 

“Aish! Lalu bagaimana dengan keningku?” Tanya Tao yang masih tetap berdiri.

 

“Kau suruh saja Kris hyung untuk mengobatimu. Kebetulan dia sedang pergi ke dapur.” Usul Lay karena memang kotak obat mereka terletak di dekat dapur.

 

“Baiklah.” Kata Tao yang kemudian berjalan perlahan menyusul Kris sambil sesekali mengusap-usap keningnya.

 

“BAEKYEOL!!!” Teriak Suho yang membuat si tersangka berhenti dari kegiatannya.

 

Baekhyun dengan wajah cemberut dan kesal sedangkan Chanyeol dengan wajah penasaran dan tanpa bersalah segera menghapiri sang leader.

 

“Waeyo, hyung?” Tanya Chanyeol.

 

“Duduklah. Sebentar lagi manager hyung datang. Ada hal penting yang harus dibicarakannya dengan kita.” Jawab Suho.

 

“Apa itu, hyung?” Giliran Baekhyun yang bertanya.

 

“Aku tidak tahu. Jadi lebih baik kalian duduk saja. Jangan pergi atau membuat rusuh jika ingin tahu apa yang akan dibicarakan oleh manager hyung.”

 

“Ne.” Jawab BaekYeol couple bersamaan.

 

“Luhan hyung, kenapa kau begitu imut?” Tanya Sehun yang terbangun dari tidurnya sejak kedatangan Si Trouble Makernya EXO.

 

“Eh? Kenapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu?” Tanya Luhan bingung. Saat ini Sehun dan Luhan tengah menikmati kebersamaan mereka tanpa mempedulikan apa yang sedang dilakukan oleh member yang lain.

 

“Aku iri denganmu, Hannie hyung. Hyung lebih tua dariku, tapi kenapa wajah hyung terlihat lebih muda dibanding denganku?”

 

“Kau jauh lebih tampan dibanding dengan hyung, Sehunnie.” Bantah Luhan.

 

“Tapi banyak fans yang mengidolakan hyung karena wajah baby face yang hyung miliki.”

 

“Para noona di luar sana juga banyak yang terjatuh dalam pesona seorang Ulljang sepertimu.” Sahut Luhan.

 

“Tapi fans hyung lebih banyak dibanding denganku.” Kata Sehun dengan mimik muka sedih. Membuat Luhan gemas dan mencubit kedua pipinya.

 

“Appo!” rintih Sehun.

 

“Dengar ya, Sehunnie? Kita berdua, termasuk member EXO yang lain punya daya tarik sendiri-sendiri untuk memikat hati para fans. Jadi jangan pernah menganggap fans hyung lebih banyak darimu atau fansmu lebih banyak dari yang lain. Karena seberapa banyaknya fans kita masing-masing tidak akan berarti jika mereka tidak mencintai EXO. Lagipula seperti katamu, hyung berwajah imut sedangkan kau tampan. Bukankah kita saling melengkapi? HunHan couple is the best. Benar bukan?” Kata Luhan panjang lebar.

 

“NE. HUNHAN IS THE BEST! LUHAN HYUNG, AKU MENYAYANGIMU!” Teriak Sehun tanpa mempedulikan sekitar dan memeluk hyung kesayangannya itu dengan erat.

 

“Aku juga menyayangimu, Sehun-ah.” Kata Luhan membalas pelukan Sehun.

 

“Aish! Menjijikkan! Bisakah kalian berdua berhenti berpelukan sebentar dan mendengarkan maksud kedatanganku.” Sebuah suara menginterupsi keromantisan (?) Sehun dan Luhan.

 

“Ah! Kau sudah datang rupanya hyung.” Kata Suho begitu menyadari managernya –lebih tepatnya manager EXO berdiri di hadapannya.

 

“Ne. Kemana member yang lain? Tao? Kris? Kai?” Tanya sang manager saat mendapati anak asuhnya tidak lengkap.

 

“Kai sedang pergi dengan Taemin sebentar. Sedangkan Kris hyung dan Tao sedang di dapur. Chanyeol-ah, cepat panggilkan mereka!” Perintah Suho yang langsung dilaksanakan oleh Chanyeol.

 

“Ada apa, hyung?” Tanya Kris begitu sampai di tempat.

 

“Begini ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian. Ini sangat penting.”
”Apa itu, hyung?” Tanya Baekhyun penasaran.

 

“Tapi apakah tidak sebaiknya kita menunggu Kai terlebih dahulu?” Belum sempat sang manager menjawab sudah dipotong oleh Lay.

 

“Tidak perlu. Kalian bisa memberitahunya nanti.” Jawab sang manager.

 

“Lalu apa yang ingin hyung bicarakan?” Kali ini Luhan yang angkat bicara.

 

“Bagaimana jika rumah ini ditambah satu penghuni baru.”

 

“Maksud, hyung?” Tanya Suho.

 

“Tadi siang, Donghae dan Yoona datang menemuiku. Dan dia meminta bantuanku untuk mengizinkan sepupu Yoona yang tinggal di Indonesia untuk menetap disini selama 1 bulan.” Jelas sang manager.

 

“MWO?! Lalu apa yang hyung katakan?” Kini giliran Kris yang angkat bicara.

 

“Dengan terpaksa aku menyetujuinya.” Jawab sang manager dengan wajah bersalah.

 

“KYAAA! Manager hyung! Apa maksudmu memutuskan hal seperti itu tanpa bertanya dulu kepada kami?” Sang magnae tiba-tiba berteriak histeris.

 

“Aish! Dengarkan penjelasanku dulu, Sehun-ah.” Kata sang manager menatap tajam ke arah Sehun, sedangkan yang ditatap hanya menampilkan raut wajah cuek. “Aku tidak punya pilihan lain. Yoona dan Donghae. Mereka sudah banyak membantuku selama ini, jadi tidak mungkin aku menolak permintaan mereka.”

 

“Kenapa tidak tinggal di Dorm SNSD Noona ataupun Super Junior Hyung?” Tanya Lay.

 

“SNSD sedang sibuk dengan jadwal promosi Paparazzi sedangkan Super Junior juga sibuk promosi album terbaru mereka.”

 

“Lalu bagaimana dengan SHINee dan f(x)?”

 

“SHINee sibuk menyelesaikan tour mereka sedangkan f(x) sama dengan SNSD dan Super Junior, sibuk mempromosikan album terbaru mereka.”

 

“Tapi bukankah kami juga sama sibuknya?”

 

“Iya, tapi kalian tidak sesibuk mereka. Dengan penjualan album kalian yang terbilang melampaui artis pendatang baru pada umumnya membuat perusahaan sedikit memberi waktu luang untuk kalian. Jadi kalian tidak akan sesibuk saat promosi dulu.” Jelas manager hyung.

 

“Baiklah. Kami setuju. Lagipula hanya satu bulan.” Kata Suho.

 

“Kalau Suho hyung sudah berkata demikian, kami tidak mungkin bisa membantah.” Kata Chen yang dijawab anggukan oleh yang lain.

 

“Tapi hyung, kapan dia akan tiba disini?” Tao yang sedari tadi diampun menjadi penasaran.

 

“Besok.”

 

“Namja atau yeoja?” Tanya Baekhyun.

 

“Yeoja.” Jawab sang manager singkat.

 

“MWO?!”

 

* * *

 

“MWO?! Tinggal di Dorm EXO? Unnie tidak salah?” Tanya seorang yeoja cantik berambut panjang lurus sepunggung. Secara keseluruhan yeoja itu tidak nampak seperti yeoja Korea pada umumnya, hanya saja matanya yang sipit itu membuat orang-orang percaya bahwa dia adalah keturunan Indo-Korea.

 

“Lalu kau mau tinggal dimana?” Tanya Yoona.

 

“Kenapa tidak tinggal bersama unnie saja?” rengek ChaeYoung, nama yeoja cantik itu.

 

“Semua sibuk dengan jadwal masing-masing, Young-ah. Unnie tidak mau meninggalkanmu sendirian. Kau kan tidak pernah tinggal di Korea sebelumnya.” Jawab Yoona tetap pada keputusannya.

 

“Tapi kenapa harus di Dorm EXO?” Tanya ChaeYoung.

 

“Tidak ada pilihan lain, ChaeYoung-ah. Kau harus mau tinggal disana.” Kali ini Donghae, kekasih Yoona yang angkat bicara.

 

“Tapi oppa aku ingin tinggal dengan Yoona unnie.” Kata ChaeYoung.

 

“Aigo! Shin Chae Young. Kau membuat unnie semakin pusing. Kau itu sudah berusia 20 tahun, jadi bersikap dewasalah.”

 

“Sebenarnya apa yang membuatmu tidak mau tinggal bersama dengan EXO?” Tanya Donghae.

 

“Aku bukannya tidak mau, Donghae oppa. Hanya saja aku malu.”

 

“Malu kenapa?”

 

“Selain aku menyukai SHINee dan Super Junior aku juga sangat mengidolakan EXO. Dan bagaimana jadinya jika aku harus tinggal dengan mereka? Apa yang harus aku lakukan?” Tanya ChaeYoung bingung.

 

“Bukankah itu suatu keberuntungan? Jadilah dirimu sendiri, tidak perlu menjadi orang lain. Oppa yakin mereka akan menerimamu dengan baik.” Kata Donghae menenangkan.

 

“Baiklah. Aku mau tinggal disana.” Kata ChaeYoung menyetujui, walaupun masih ada sedikit keraguan dihatinya.

 

* * *

 

“Kenapa sampai jam segini mereka belum datang? Manager hyung bilang mereka akan tiba pukul 9 pagi dan ini sudah lebih dari pukul 10.” Chanyeol terus mengomel tiada henti menanti kedatangan penghuni baru Dorm mereka.

 

“Aish! Tidak bisakah kau diam, Park Chanyeol?! Aku pusing melihatmu mondar-mandir seperti itu.” Kata Baekhyun.

 

“Biarkan saja! Yang penting aku tidak meminjam kaki milikmu.” Jawab Chanyeol sambil menjulurkan lidahnya. Baekhyun hanya mendengus kesal mendengar jawaban Chanyeol.

 

Ting…Tong…

 

Begitu mendengar suara bel berbunyi, Chanyeol segera melesat dari ruang santai menuju pintu.

 

“Annyeonghaseyo.” Terdengar sapaan dari pintu.

 

“Annyeong Yoona noona, Donghae hyung. Masuklah!” Kata Chanyeol mempersilahkan.

 

Mereka berempat pun memasuki Dorm EXO menuju ruang santai dimana semua member telah berkumpul. ChaeYoung yang tidak masih malu hanya mampu berjalan di belakang Donghae dan Yoona.

 

“Annyeonghaseyo.” Sapa member EXO bersamaan.

 

“Annyeong.” Jawab Yoona dan Donghae.

 

“Silahkan duduk.” Kata Suho sambil tersenyum manis.

 

“Terimakasih.” Yoona dan Donghae pun segera duduk. Tapi tidak dengan ChaeYoung. Sedari tadi dia hanya menundukkan kepalanya tanpa berani menatap member EXO sekalipun.

 

“Young-ah? Kenapa kau masih berdiri di situ? Cepat, duduk sini!” Perintah Yoona sambil menepuk-nepuk tempat kosong disebelahnya. ChaeYoung hanya menjawab dengan anggukan kepala dan duduk di tempat dimana Yoona menyuruhnya duduk.

 

“Pasti kalian sudah mendengar dari Manager Kim maksud kedatanganku kemari.” Kata Yoona mengawali pembicaraan.

 

“Ne.” Jawab Suho.

 

“Jadi bisakah kalian menjaga ChaeYoung untukku? Hanya untuk satu bulan.” Tanya Yoona penuh harap.

 

“Tentu saja.” Jawab Suho –lagi.

 

“Gomawo. Aku sangat berterimakasih kepada kalian. Jika ChaeYoung menyusahkan kalian, kalian bisa memberitahuku atau Donghae oppa.” Kata Yoona senang.

 

“Ne, noona.”

 

“Kalau begitu, kami permisi. Masih ada setumpuk jadwal yang menanti kami.” Pamit Donghae.

 

“Ne. Hati-hati dijalan, hyung, noona.”

 

* * *

 

“Ehm…. kau pasti sudah tahu siapa kami. Jadi kami tidak perlu lagi untuk memperkenalkan diri. Sekarang perkenalkan dirimu kepada kami. Meskipun kami sudah mengetahui namamu dari Yoona noona tapi kami ingin berkenalan denganmu secara langsung.”

 

“Eh? Baiklah. Annyeonghaseyo, Shin ChaeYoung imnida. Senang bertemu kalian.”

 

“Kami juga senang bertemu denganmu. Kau kelahiran tahun berapa? Supaya kami tahu harus memanggilmu bagaimana.” Tanya Suho.

 

“Maret tahun 1992.” Jawab ChaeYoung sambil tersenyum.

 

“Aigo! Aku harus memanggilmu noona. Hah! Aku pikir kau lebih muda dariku. Wajahmu tidak menampakkan kau berusia 21 tahun.” Kata Baekhyun dengan nada memelas.

 

“Tidak apa-apa Baekhyun-ah. Kau bisa memanggilku ChaeYoung jika kau mau, lagipula kita hanya berbeda 2 bulan.” Jawab ChaeYoung.

 

“Kalau begitu kau harus memanggil Xiumin hyung, Luhan hyung, Kris hyung, Lay dan aku dengan sebutan oppa. Selebihnya terserah padamu ingin memanggil mereka siapa.”

 

“Ne.”

 

“Sebaiknya kau segera beristirahat, pasti kau lelah. Atau setidaknya kau bisa melihat-lihat seperti apa kamarmu.” Kata Luhan.

 

“Tapi hyung, ChaeYoung noona akan tidur dikamar siapa? Bukankah disini hanya ada enam kamar?” Tanya D.O menyadari sesuatu yang sama sekali tidak terpikirkan olehnya maupun member lain sebelumnya.

 

“Ah! Iya, kau benar. Sebaiknya kau tidur saja di kamar Sehun dan Luhan.” Saran Suho.

 

“MWO?!”

 

 

TBC

 

* * *

 

Huwaaa….

FFku gaje ya teman-teman? Mianhe…T_T

Setelah aku baca ulang, FFku yang satu ini memang benar-benar aneh bin gaje.

Hah……..

Tapi semoga kalian menyukainya dan tetap comment

Sampai jumpa di chapter 2.

 

Dadah………..

30 pemikiran pada “MWO?! Tinggal di Dorm EXO? (Chapter 1)

  1. Gyahahahahhaa!!!!! Sekaget itukah tinggal di dorm EXO? Aku mah tinggal masang muka biasa ajah..hahahaha#ngarep…‎​​;)kªªý thor lanjut ya!!!
    Ohya annyeong haseyo everyone joneun zen-zen imnida! Aku reader baru disini!

  2. mwo ?!
    tidur d’kamar.a hunhan ??!! O.O
    kyaaaaaaa … !!! bruntung bgt !!

    hmm,, thor,, sepupu.a yoong eonnie ada dsni lho … im yoora .. *plakkk..readermintaditabok*

    seru” thor !
    ttp smangat 😉

  3. aku sedih baca fanfic ini 😦 bukan karna jalan ceritanya.. tetapi… mungkin author taulah apa maksud saya 😦 12 sekarang berkurang, sungguh sakit sekali rasanya, aku pun sekarang jarang sekali mengunjungi page atau group exo dijejaring social karna, aku selalu mengingat mereka dengan 12.. buka seperti sekarang… 2014 membuatku sakit 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s