Saranghae… Ice Princess… (Chapter 1)

 

Title : Saranghae… Ice Princess…
Main cast : EXO-K SeHun, Kim Ryuki, EXO-K BaekHyun
Other cast : Super Junior RyeoWook, Park Jae Kyung, other member EXO-K, other member EXO-M, other member Super Junior, SM Artists
Genre : romance, friendship, family, comedy (?)
Length : chapter
Rating : general
Anyeong haseyo chingudeul ^_^… ini ff pertama aku di blog ini. Mianhae kalau diff ini banyak kata-kata yang kasar, tapi inilah imaginasiku. Kalau gitu tidak usah banyak bicara aja deh… let’s check it out… happy reading chingudeul…^_^

___________________________________________

Part 1
Matahari sudah mulai meninggi. Bunga-bunga sudah mulai mekar dari kuncupnya, sedangkan udara hangat mulai mengisi Korea Selatan. Ya, ini awal April, saatnya tahun pelajaran baru. Seorang yeoja masih betah bermalas-malasan di dalam selimutnya yang hangat, meskipun cahaya matahari sudah menyilaukan matanya.
“KIM RYUKIIIII!!!!!PALLIIIII IREOONAAAAAA!!! NANTI KAU TERLAMBAT KE SEKOLAH!!!!”teriak seorang namja dari luar kamarnya.
Namun yang diteriaki hanya menggeliat kecil dan menutup telinganya dengan bantal. Mendengar teriakan yang berisik itu, ia semakin mengeratkan selimutnya. Karena sudah tak tahan, namja itu akhirnya masuk ke dalam kamar adiknya dengan paksa. Untunglah kamarnya itu tidak dikunci.
“yaaaa!!! Kim Ryuki… sekarang cepat kau bangun. Kalau tidak, kau akan ku siram. Aku sudah membangunkanmu berkali-kali kau tetap tak bangun juga. Kau itu seorang yeoja, tak sepantasnya bangun siang seperti ini. Ayo,,, cepat bangun!!!”perintah namja itu.
“1 jam lagi!! Aku masih mengantuk!”gumam Ryuki dengan mata masih tertutup.
“mwo??? 1 jam lagi?? Yaa!! Kau itu harus sekolah……”ujar namja itu
“ayolah Wookie!! Aku malas masuk sekolah hari ini. Pelajarannya membosankan, pengajarnya pun galak sekali. Aku tak mau masuk hari ini.”ujar Ryuki setengah sadar.
“yaa!! Sudah berapa kali ku bilang, panggil aku oppa! itu karena kau selalu membuat masalah, makanya kau dimarahi. Sudah cepat bangun dan mandi lalu sarapan. Aku sudah membuatkan sarapan untukmu. Kalau dalam 1 jam kau tidak keluar, uang jajanmu akan ku potong dan seluruh game serta PSP mu akan kusita. Arasseo??”ancam Wookie lalu berjalan keluar kamar adik semata wayangnya itu.
Seketika itu pula Ryuki membuka matanya cepat lalu bangun dengan posisi duduk.
“aissshhh… lama-lama aku bisa gila jika serumah dengannya.”gerutu Ryuki. Ia lalu bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil handuk lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Ryuki atau lebih tepatnya Kim Ryuki, tinggal di apartemen dengan kakak kandungnya Kim RyeoWook atau lebih akrab disapa Wookie. Orangtua mereka sedang berada di Jerman untuk urusan perusahaan, namun mereka sesekali datang menjenguk kedua anak mereka. Seperti yang kalian tahu, Kim RyeoWook atau Wookie adalah salah satu member dari boyband yang paling terkenal di dunia, Super Junior. Namun itu tak membuat Wookie menelantarkan adiknya, meskipun ia selalu mendapat perlakuan yang dingin dan menyebalkan dari adiknya itu. ia sangat menyayangi adiknya. Begitu juga dengan Ryuki, walau ia selalu menjadikan Wookie sebagai sasaran kejahilian dan kekesalannya.
Ryuki adalah seorang yeoja yang dingin, pendiam, namun agak sedikit pemalas dan pemarah. Ia juga termasuk yeoja yang tomboy. Ia juga tidak suka berdandan dan selalu berpakaian ala kadarnya, bukan termasuk yeoja yang feminine, namun sebenarnya ia adalah yeoja yang cantik. Kulitnya putih mulus, bibirnya pink merona, matanya tidak terlalu bulat dan tidak terlalu sipit, bola matanya berwarna kebiruan, hidungnya mancung, pipinya agak chubby, dan ia memiliki tinggi sekitar 170-an cm. ia hampir sama tinggi dengan Wookie. Namun ia terlalu malas mengurusi hal-hal yang berurusan dengan kecantikan.
Ryuki telah selesai mandi. Ia hanya membutuhkan waktu 25 menit saja untuk mandi. Setelah mandi ia lalu memakai seragam sekolahnya. Ia masih berstatus sebagai siswa di Seoul Performing of Arts High School kelas 1 SMA. Kemeja putih, rok pendek berwarna biru muda kotak-kotak, lalu dipadu dengan blazer dengan warna senada dengan roknya. Rambut panjangnya yang ikal dan berwarna kemerahan ia ikat seperti biasa. Setelah memakai seragam, ia lalu mengambil sneakers putih kesayangannya lalu memakainya. Setelah selesai bersiap-siap ia kemudian keluar kamar untuk sarapan.
Di meja makan, terlihat Wookie sedang asyik menyantap nasi gorengnya. Ryuki duduk di salah satu kursi dan menyendokkan sesendok nasi goreng ke piringnya.
“seperti biasanya penampilanmu selalu begini!”ujar Wookie sambil melahap makanannya dan tak menatap Ryuki.
Ryuki seakan tidak peduli dengan ocehan kakaknya dan tetap asyik menyendokkan nasi goreng ke piringnya. Setelah dirasanya cukup, ia kemudian melahapnya dengan santai.
“memangnya kenapa dengan penampilanku? Tidak ada yang salah kan?”sahut Ryuki dingin.
Wookie berhenti melahap makanannya dan menatap Ryuki.
“kalau kau seperti ini terus, tidak akan ada namja yang mendekatimu.”ujar Wookie.
Ryuki balik menatap Wookie lalu berhenti melahap makanan.
“Wookie-ah, apa tidak ada topic lain yang bisa kita bahas? Aku bosan jika kau selalu membahas masalah penampilanku. Kau tahu kan, aku tidak suka jika ada orang yang mengkritik tentang penampilanku, itupun juga berlaku untukmu!”ujar Ryuki datar.
Wookie langsung terdiam. Ia tahu betul, jika sedang membahas masalah penampilan, Ryuki akan menjadi sensitive dan berubah menjadi dingin.
“aku sudah selesai sarapan. Kau ada jadwal dengan Super Junior hari ini?”
“nanti aku akan ke Sukira untuk menggantikan Leeteuk hyung yang sedang sakit. Apa kau mau dijemput nanti?”
“tidak usah. Lagipula nanti aku ada kelas tambahan.”
“baiklah kalau begitu.”
Ryuki berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar. Saat ia sampai di depan pintu, ia berbalik dan mengatakan sesuatu.
“jangan terlalu banyak begadang. Nanti kau bisa sakit. Jangan pulang larut malam.”seru Ryuki datar lalu membuka pintu dan keluar.
Wookie tersenyum. “ternyata ia masih memperhatikanku.”
**
At Seoul Performing of Arts High School
Ryuki POV
Aku telah sampai di Seoul Performing of Arts High School, sebuah sekolah negeri tempatku menuntut ilmu mulai hari ini. Yah, aku merupakan salah satu murid baru di sekolah ini maksudnya murid baru masuk. Ini merupakan tahun ajaran baru buatku, tapi aku merasa pasti akan merasa bosan berada di sekolah ini. Pasalnya dari informasi yang aku dengar, sekolah ini merupakan salah satu sekolah para artis SM Ent menuntut ilmu dan aku yakin aku pasti akan bertemu salah satu di antara mereka. Huh menyebalkan…
Aku memang tak pernah tertarik dengan hal-hal yang berbau keartisan. Aku tidak suka membahas tentang mereka. Apa yang mau dibahas? Tentang kehidupan pribadi mereka? Percintaan mereka? Atau kegiatan mereka sehari-hari? Itu sama sekali tak penting untukku. Itulah sebabnya aku menyuruh Wookie untuk tidak memberitahu para netizen kalau dia mempunyai adik yaitu aku, karena aku tidak mau kehidupanku terganggu karena sorotan media.
Cukup basa-basinya. Aku mulai berjalan memasuki halaman sekolah. Sudah banyak ternyata siswa yang sudah datang dan mereka langsung diperintahkan macam-macam oleh para sunbae di sekolah ini. Yeah, hari ini adalah hari pertama ospek sekolah. Aku sebenarnya merasa gugup mengingat nanti aku pasti akan sering diperintahkan macam-macam oleh sunbae-sunbae, tapi aku harus tetap semangat.
“RYUKI-AH… TUNGGU AKU…”teriak seseorang memanggil namaku.
Sontak aku langsung berbalik dan mendapati sahabat kecilku sedang berlari mengejarku. Aku tersenyum.
“Ryuki-ah…aku tak menyangka kita satu sekolah ternyata…hosh…hosh…hosh…”serunya tersengal-sengal habis berlari.
Aku hanya tersenyum menanggapi pertanyaannya, kemudian berjalan mendahuluinya. Ia lalu menyusul di belakangku.
“kau tidak diantar oleh Wookie oppa?”tanya Jae Kyung sambil mensejajarkan langkahnya di sampingku. Aku hanya mengangguk.
Yeah, memang hanya Jae Kyung yang tahu kalau aku adalah adik Kim Ryeowook, selebihnya teman-temanku yang lain tidak ada yang tahu dan aku berharap tidak akan ada yang tahu.
“kau ini… aku kan sedang bertanya, kau malah menjawabnya dengan anggukan saja. Kau benar-benar menghemat kata sekali…”gerutunya.
“kau sudah tahu kan alasanku dan kau juga sudah melihat kalau aku berangkat sendiri. Jadi tak ada gunanya kau bertanya seperti itu.”ujarku dingin tanpa menoleh kearahnya. Ia hanya mendengus sebal.
**
Aku pun telah sampai dikelas, sedangkan Jae Kyung sedang ke toilet. Baru saja aku mendudukkan pantatku, seorang sunbae sudah memanggilku.
“yaa! Kau yang disana! Apa yang kau lakukan disitu? Kemari kau…”perintahnya.
Dengan langkah malas aku mendatanginya yang sedang asyik duduk di depan meja guru.
“ada apa kau memanggilku?”tanyaku datar.
“kau… berani sekali kau padaku. Aku ini sunbaemu. Berlaku sopanlah padaku dan juga pada sunbae yang lain…”bentaknya.
Aku memutar bola mataku kesal. “baiklah sunbae… ada perlu apa sunbae memanggilku?”tanyaku sambil memberi penekanan pada kata sunbae.
“aku lapar. Sekarang kau pergi ke kantin dan belikan aku makanan. Cepat!”perintahnya sok.
“kau kan punya kaki dan tangan. Kenapa kau menyuruhku membelikanmu makanan kalau kau bisa melakukannya sendiri?”tolakku cuek. Aku memang tidak suka diperintah jika orang yang memerintah itu bisa melakukannya sendiri.
Yeoja yang ada di depanku ini tampak sangat geram. Terlihat dari wajahnya yang memerah karena marah.
“kau… hobae tak tahu diri. Kau itu masih baru di sini. Jadi bertingkah sopanlah. Kau mau dihukum? Cepat lakukan perintahku atau aku akan menyiksamu lebih berat dari ini!!!”ancamnya geram.
Aku hanya menatapnya datar, dan mungkin ia menanggapi kalau aku melawannya karena dengan seketika ia mencengkeram tanganku kuat dan menarikku keluar dari kelas.
“kau memang harus diberi pelajaran…”serunya marah sambil menarik tangan kananku dengan kuat. Aku hanya berjalan menurutinya tanpa berusaha melepaskan cengkeraman tangannya. Tak lama kemudian, ia berhenti di depan sebuah ruangan di mana ada 2 orang namja sedang bercengkerama sambil tertawa. Sunbae ini lalu menarikku masuk ke dalam ruangan itu. kedua pria itu langsung berhenti tertawa melihat siapa yang datang.
“Kai-ah, SeHun-ah, aku membawa seorang hobae yang kurang ajar. dia benar-benar hobae yang tidak tahu diri. Dia tidak mau menuruti apa yang kuperintahkan padanya. bagusnya, kita apakan dia sampai dia jera?”tanya sunbae yang tidak ku tahu identitasnya itu.
Rupanya dia membawaku ke sunbae lainnya. Mungkin dia mau mengerjaiku. Dua orang sunbae pria yang kuketahui bernama Kai dan SeHun itu mengangguk-angguk tak jelas sambil memandang tak suka padaku.
“Min Young-ah, serahkan dia padaku. Aku yang akan mengajarinya sopan santun. Kau pergilah mengurus hobae-hobae lainnya.”perintah salah satu namja itu.
“tapi, SeHun-ah…”kata-kata sunbae ini terpotong.
“SeHun benar. Sebaiknya kau mengurus yang lainnya saja. Biar yeoja ini bersama kami di sini.”ujar yang satunya lagi.
Akhirnya sunbae bernama Min Young ini pasrah dan melepaskan genggaman tangannya. Dia pun keluar dari ruangan ini dengan wajah ditekuk. Aku memandangnya keluar dengan tatapan datar.
“kau… nuguseyo?”
End Ryuki POV
SeHun POV
Aku memasuki sekolah ini dengan langkah santai sambil memperhatikan sekeliling. Bisa kulihat para siswa disini menatap kagum kearahku. Aku tahu aku memang tampan dan keren. Aku membalas tatapan mereka dengan senyum termanisku, dan pastinya mereka akan langsung terpesona. Aku sudah terbiasa dengan kejadian seperti ini.
Mungkin kalian sudah tahu aku siapa. Yah, siapa yang tidak mengenal Oh SeHun, salah satu member EXO-K. EXO-K adalah salah satu boy band terbaru terbitan SM Ent dimana aku adalah salah satu membernya, jadi tak ada yang tak mengenal kami. walaupun aku adalah magnae di boyband ini, tidak menyurutkan pesonaku… (SeHun lebay amat sih ^_^)
“SEHUN-AH…”teriak seseorang yang sangat kukenal dari suaranya.
Aku langsung membalikkan badanku dan tersenyum kearahnya.
“kau cepat sekali ke sekolah. Suho hyung tadi mencarimu.”seru Kai sambil mensejajarkan langkahnya di sampingku.
Aku hanya tersenyum.
“tidak terasa sekarang kita menjadi sunbae. Padahal baru saja kemarin kita menjadi hobae dan selalu dikerjai oleh para sunbae, dan sekarang waktunya kita yang bermain dengan mereka.”celetuk Kai senang.
“yah seperti itulah.”jawabku singkat.
Kami lalu masuk ke dalam ruangan OSIS sambil bercerita tentang kehidupan kami dulu diselingi canda tawa. Tak lama kemudian, seorang yeoja masuk ke dalam ruangan ini membuat kami menghentikan tawa kami. Yeoja bernama Lee Min Young yang juga merupakan salah satu temanku. Ia ternyata tidak masuk sendiri. Ia membawa seorang yeoja yang berjalan mengikutinya dari belakang. Yeoja itu menampakkan wajahnya. Aku merasa seperti melihatnya, tapi dimana ya?
“Kai-ah, SeHun-ah, aku membawa seorang hobae yang kurang ajar. dia benar-benar hobae yang tidak tahu diri. Dia tidak mau menuruti apa yang kuperintahkan padanya. bagusnya, kita apakan dia sampai dia jera?”tanyanya kesal sambil menunjukkan yeoja itu.
Ku tatap yeoja yang dibawa oleh Min Young. Dia hanya menatap kami datar. Yeoja ini ternyata sudah membuat masalah di hari pertamanya sekolah. Kulirik Kai, ia tersenyum sinis sambil mengangguk-angguk.
“Min Young-ah, serahkan dia padaku. Aku yang akan mengajarinya sopan santun. Kau pergilah mengurus hobae-hobae lainnya.”kataku.
“tapi, SeHun-ah…”belum sempat Min Young meneruskan kata-katanya, Kai sudah memotong terlebih dulu.
“SeHun benar. Sebaiknya kau mengurus yang lainnya saja. Biar yeoja ini bersama kami di sini.”ujar Kai.
Akhirnya dengan pasrah, Min Young melepaskan genggaman tangannya dari yeoja itu. ia lalu berjalan keluar ruangan dengan langkah gontai.
“kau…nuguseyo?”tanya Kai.
Yeoja itu berbalik menatap kami dengan pandangan kosong. Apa dia tidak punya ekspresi selain datar dan kosong?
“kau menanyakan namaku?”tanyanya balik.
“tentu saja pabbo!”seru Kai kesal.
“Ryuki.”ujarnya singkat.
“apa namamu hanya Ryuki? Kau tidak punya marga?”kali ini aku bertanya padanya. Yeoja ini ternyata menyebalkan juga.
“Kim Ryuki.”
Singkat sekali jawabannya, membuat aku kesal saja. Oh tidah bukan hanya aku. Kelihatannya Kai juga sangat kesal.
“Kim Ryuki, kau dengar baik-baik. Kau itu masih berstatus siswi baru di sini. Jadi bersikap sopanlah pada kami, sunbaemu. Kau tahu ini adalah masa orientasi. Jadi jika kau tidak berlaku sopan pada kami, kami bisa mengeluarkanmu dari sekolah, karena masa orientasi merupakan masa penting seorang siswa baru untuk dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Jadi jika kau tak menuruti apa yang kami katakan, kau bisa di keluarkan. Kau mengerti?”jelas Kai panjang lebar.
Yeoja bernama Ryuki itu terdiam sambil menatap kami datar.
“baiklah sunbae. Sekarang apa yang kalian inginkan?”tanyanya dingin.
Aku dan Kai saling berpandangan. Sebuah ide terlintas di benakku membuatku tersenyum. Kai menatapku bingung.
“rayu aku…”ujarku lalu menoleh kearah Ryuki.
Kai membelalakkan matanya tak percaya. Begitu pun dengan Ryuki, namun dengan cepat pandangannya berubah datar kembali.
“kau menyuruhku merayumu?”tanya Ryuki sekali lagi. Aku mengangguk.
Ryuki terlihat mendesah. Ia kemudian berjalan mendekat kearahku. Sungguh yang membuatku kaget adalah dia tiba-tiba tersenyum manis. Bukan hanya aku yang kaget, Kai pun juga terlihat kaget.
Ryuki lalu memajukan tubuhnya. Ia lalu menggenggam tangan kananku erat. Entah mengapa jantungku perlahan-lahan berdetak kencang. Jika dilihat lebih dekat, Ryuki ternyata cantik juga.
“sunbae… kau itu tampan sekali. Kau juga memiliki badan yang bagus dan tinggi. Kau idaman setiap wanita. Maukah kau jadi namjachinguku?”rayunya manja sambil memperlihatkan puppy eyes nya. Entah mengapa dia terlihat cantik dan imut dengan ekspresinya yang seperti itu. tunggu! Apa yang baru saja kupikirkan?
Aku terdiam sambil mencerna kata-katanya. Aku tahu dia hanya merayu saja, tapi aku merasa senang dia mengatakan itu. kulirik Kai, dia menatap Ryuki kaget.
Tak lama kemudian, ekspresi wajah Ryuki berubah datar lagi. Tangannya sudah tak menggenggam tanganku. Aku sedikit kecewa saat tangannya melepaskan tanganku.
“aku sudah melakukan apa yang kau perintahkan. Jadi sekarang, tugasku selesai dan aku mau kembali ke kelasku.”ujarnya datar lalu berjalan keluar ruangan.
Aku masih terdiam di tempat menatap punggungnya yang sudah tak tampak lagi.
“ternyata Ryuki itu yeoja yang menarik juga.”sahut Kai sambil tersenyum.
Kau benar Kai. Dia yeoja yang menarik. Tak sadar aku tersenyum.

end SeHun POV
TBC
gimana reader??? jelekkah?? mohon comment dan advice nya yah…

 

Iklan

24 pemikiran pada “Saranghae… Ice Princess… (Chapter 1)

  1. Hohoho, biasanya namja yang suka bersikap sok cool, tapi kali ini yeoja.
    Keren thor, aku suka sama jenis ff yang rada langka kayak gini 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s