Your Replace (Prolog)

Your Replace(prolog)

Author: @_baekbacon / @vaniasf_ (orangnya sama kok akunnya aja yang beda hehe^^)

Main Cast: Park Jungrin
find it later
Other Cast: find it later

Length: chapter

Genre: Romance, Sad, AU

Disclaimer: ff ini 100% punya saya, sekalian castnya juga #plak-__-

Summary: “bagaimana mungkin aku bisa bahagia tanpamu, sedangkan kebahagiaanku adalah bersamamu”

***

Park Jungrin POV

Disini aku sekarang. Memandangi nisan yang menuliskan nama orang yang sangat kucintai. Air mataku sudah terlalu kering hingga tak bisa keluar. Aku bahkan tak tau lagi apa yang harus kulakukan selain memandangi tanah yang masih segar ini. Aku tak habis pikir bagaimana bisa orang ini pergi meninggalkanku tanpa mengucapkan satupun salam perpisahan. Aku kembali menghela nafas kecil, menatap kosong apa yang ada di depanku ketika sebuah suara mengejutkanku

“Park jungrin”

DEG

Aku terpaku mendengar suara itu.

itu suara’nya’.

Tidakkah aku salah dengar?

Apa aku salah dengar saking sangat kehilangannya?

Aku mendongakkan kepalaku dan melihat wajah orang itu sedang berdiri menatapku.

DEG DEG DEG DEG DEG

jantungku semakin berdetak cepat tak karuan

dan

TESS

air mataku yang tadinya kukira sudah habis dan tidak bisa lagi keluar meluncur dengan cepat

“Kris?” tanyaku tidak percaya.

“kau kah itu?” tanyaku lagi.

“ya, ini aku Jungrin-ah” katanya sambil tersenyum. senyum asing yang tak pernah dia keluarkan, dan tak pernah kulihat sebelumnya.

senyum menahan kepedihan.

“bagaimana mungkin itu kau?” tanyaku dengan suara parau.

“kalau kau tak percaya, kau bisa memelukku” katanya sambil merentangkan tangannya ke arahku.

Tanpa pikir panjang aku pun langsung menghambur ke pelukannya.

Ya. Ini dia. Memang benar dia. Aku memeluknya erat sekali agar tidak ada yang bisa mengambilnya lagi.

“hiks hiks.. bagaimana mungkin ini kau Kris? Bagaimana mungkin.. kenapa kau tega sekali meninggalkanku seperti ini? kenapa kau pergi tanpa mengucapkan salam perpisahan sedikitpun? kenapa kau jahat sekali? untuk apa kau muncul lagi jika nanti hanya akan meninggalkanku lagi? kenapa Kris? apa kau tak tau bagaimana sakit rasanya? apa kau tak tau bagaimana perasaanku saat mendengar kabar bahwa pesawat yang kau tumpangi jatuh dan tak ada yang selamat? apa kau tau rasanya ditinggalkan seperti itu?” tanyaku dengan pertanyaan bertubi-tubi.

Bisa kurasakan ia membalas pelukanku. Ia menghela nafas dulu sebelum menjawab pertanyaanku.

“jungrin-ah, ini memang aku. Bukan aku yang menginginkan semuanya seperti ini. aku tidak pernah bermaksud jahat padamu. aku tau itu sakit jungrin-a, tapi tidakkah kau memikirkan bahwa aku juga sakit? Bahwa aku tersiksa juga harus seperti ini? hanya bisa memandangimu dari jauh, tidak akan bisa lagi memberimu pelukan hangat saat kau butuhkan. Aku juga tersiksa bahkan saat menjadi orang yang meninggalkan.” Balasnya dengan lembut.

Aku terhenyak mendengar semua itu.

Dia benar.

Aku tidak memikirkan perasaannya. Aku tidak sempat memikirkan bagaimana perasaannya saat ia harus pergi dari hadapan semua orang yang ia cintai.

“mian..mianhaeyo kris, aku tidak memikirkan itu semua. Jongmal mianhaeyo..hiks aku benar-benar yeoja bodoh” balasku sambil menyalahkan diriku.

“ssst, sudahlah kau tidak perlu menyalahkan diri seperti itu.” Ucapnya menenangkanku.

“tapi siapa yang akan menjagaku kalau tidak ada kau? Siapa lagi yang akan menjadi peganganku kalau bukan kau?” tanyaku lagi.

“karna itu aku kesini, aku ingin berpesan padamu bahwa walaupun aku jauh, aku akan selalu menjagamu. Aku tidak akan membiarkanmu lebih menderita, aku pastikan kau akan baik-baik saja” jawabnya

“tanpamu memang aku akan baik-baik saja. Tapi aku tak tau apa aku masih bisa merasakan kebahagiaan atau tidak” balasku telak.

“aku pastikan kau akan bahagia. Aku berjanji. Tenang saja, suatu saat nanti akan ada seseorang yang menjagamu seperti aku menjagamu dulu.” Tegasnya lagi.

Sebelum aku berkata-kata lagi, dia sudah memotong “karena aku sudah mengatakan apa yang ingin aku katakan, aku harus pergi.”

“tidak, kau tidak boleh pergi Kris” jawabku sambil mengeratkan pelukanku.

“sayangnya aku harus pergi Jungrin-a, mianhae..”

dia melepaskan tangannya dari punggungku dan memegang bahuku melepaskan pelukanku dari tubuhnya.

“selamat tinggal Jungrin-a, terima kasih atas semua kenangan yang kau berikan selama ini. aku tidak akan melupakanmu, saranghae” balasnya lagi yang kembali berhasil menghancurkan pertahananku.

“nado saranghae Kris” ucapku terisak.

Dia mendekatkan wajahnya dan reflex aku menutup mataku. Tekanan lembut dari bibirnya yang kubalas dengan lembut pula. Tidak ada permainan dalam ciuman ini. hanya ciuman ringan yang sangat berarti bagiku. Ciuman terakhir sebagai ucapan selamat tinggal darinya.

 

KEEEEUUUUT

hehehehe annyeooong ppani imnida^^  akhirnya berhasil juga. Sebelumnya makasih buat admin yang udah mau nge-publish ff ini, dan makasih juga buat readers yang mau baca ff ini. berhubung ini ff pertama aku yang udah di-publish, aku bener-bener mengharapkan komen-nya dari para readers semua, untuk penyemangat dan penentu biar ff ini dilanjutin apa nggak, sekalian kalo ada saran-sarannya juga boleh, biar tulisanku yang berikutnya lebih baik lagi, maaf kalo prolognya pendek, tapi menurutku untuk prolog ini udah panjang *nahlo ~.~ hehehe sekian deh cuap cuap dari saya, comment dari para readers sangat diharapkan~ kamsahamnida annyeoong *dadah2 bareng kris dari surga /plak*

Iklan

7 pemikiran pada “Your Replace (Prolog)

    • makasih udh baca sebelumnya^^ sebenernya yang chapter 1 lagi dlm masa pembuatan tapi kayanya peminatnya cuma sedikit… 😦
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s