Fall to Pieces (Chapter 1)

Fall to Pieces

(chapter 1)

 

Author         : yumewo –

Main Cast   :  Yoo Yu Me (OC)

                      Oh Se Hoon (EXO-K)

                      Xi Lu Han (EXO-M)

Other Cast : Byun Baekhyun (EXO-K)

                      Park Chanyeol (EXO-K)

                      Kim Jong  In (EXO-K)

                     , Etc.

Genre         : Angst ,Romance(may.be).

Length       : Chaptered

WARNING!!  : TYPO!!

Ini ff PERTAMA saya jadi mohon dimaklumi apabila ceritanya ngebosenin dan bahasanya kurang dimengerti atau kurang bagus. Mohon dikritik bila ada kesalahan yg author bikin di ff ini. cerita ini murni dari imajinasi author walaupun ada sedikit yang author ambil dari kehidupan pribadi author ohohohoh. Oke tanpa basa basi lagi silahkan mulai ber-imajinasinya.

 

Yume’s side

 

“yeoboseyo”

“ya! cepat buka pintu ini”

“nuguya?* Hooaamm* pintu yang mana?” jawabku malas dengan keadaan setengah sadar.

“aiishh, babo. Pintu appartemen- mu lah oh yu me” kata namja yang menelponku dengan suara tinggi dan menekan-kan kata ‘oh yu me’.

Tanpa bicara lagi aku berjalan kearah pintu kamarku dengan gontai karena masih setengah sadar. KREKK.

“ya! jangan seenaknya kau mengganti margaku menjadi ‘oh’. Babo.” Ucapku lagi-lagi masih setengah sadar pada benda yang kupegang untuk menerima telpon tadi. Padahal pintunya sudah kubuka dan namja yang menelponku juga sudah didepanku. Jujur saja, sebenarnya aku sangat suka dia mengganti marga-ku karena memang itu yang kuharapkan. Menjadi temannya lalu sahabat ,keakasih ,dan menjadi istrinya. “kau ini terlalu mengkhayal yume ,menjadi kekasihnya saja belum sudah bermimpi menjadi istir oh se hun”

Tanpa dipersilahkan masuk ,namja itu sudah seenaknya nyelonong kedalam dan langsung berbaring ditempat tidurku yang masih berantakan.

“ada apa kau kemari?” tanyaku setengah berteriak agar terdengar oleh dia karena aku sedang ada didalam toilet untuk mandi. dan kali ini sudah sepenuhnya sadar.

“ada apa? Kau ini seperti aku jarang kesini saja”

Yah. Sehun memang tidak jarang ke appartemenku. Hampir setiap hari dia kesini menemani hari-hariku. Tidak hanya sehun yang sering berkunjung ke appartemenku tetapi sahabat-sahabatku yang lainnya juga sering walaupun tidak setiap hari seperti sehun babo ini. sehun babo? Kau yakin Yume?

“ya setidaknya kau kasih alasan kenapa kau kesini pagi-pagi sekali sehun-ah”

BYUURRR BYUURR *ceritanya suara orang yg lagi mandi*

“aku kangen sama yeoja-ku”

“…….” DEG. Kangen? Dengan yeoja-ku? apa yeoja yang dimaksut itu aku? Ya siapa lagi kalau bukan aku. Setahuku hanya aku satu-satunya yeoja yang dekat dengannya. Bukan bermaksut ge-er tapi aku sudah bersama dengan sehun selama 4tahun dan hubungan kami seperti sepasang kekasih. Walaupun belum ada status ‘already taken by oh sehun’ tapi aku sudah menganggapnya sebagai namjachinguku. Siapa yang tidak jatuh cinta padanya kalau selama 4tahun itu aku diperlakukan seperti yeojachingunya setiap hari.  Bahkan dengan beraninya sehun mengambil ciuman pertamaku. Tapi aku tidak munafik karena aku suka saat dimana dia menciumku. Aku rindu sekali dengan bibir mungil milik sehun itu..aiishh yume ini masih pagi jangan kau awali dengan membayangkan hal yadong.

“princess yue.. phalliwa! Luhan hyung menelponku untuk berkumpul ditempat biasa”

“aiishh.. neee sebentar lagi” kagetku saat sehun menggedor-gedor pintu toilet menyadarkan lamunanku tentang bibir mungilnya tadi. Dasar yume babo pagi-pagi sudah memikirkan hal yadong. Oh iya ‘princess yue’  itu adalah panggilan special sehun untukku. Entah darimana sehun mendapatkan nama itu untukku. Terdengar aneh tapi aku senang sehun punya panggilan special untukku.

                                                                                                                                   º Oh Se Hoon º

 

BRUMM.. BRUMM..

Sehun memakirkan motor sport putihnya . kami sudah sampai ditempat biasa. Tempat dimana aku dan sahabat-sahabatku berkumpul. Kami menamai kelompok kami adalah EXO dan tempat ini adalah EXO PLANET. Di EXO ada aku, sehun , luhan , baekhyun , kai , chanyeol , jira , youngmi , eunsoo dan jaerim. Dikelompok ini hanya aku dan sehun yang tidak berpacaran ,tragis yah. Aku dan sehun hanya teman tapi….mesra. dari lubuk hatiku yang paling dalam aku ingin lebih dari seorang sahabat dengan sehun.

“a-yo waddup sehun!” sapa chanyeol pada sehun dengan berlaga seperti rapper (padahal emang rapper)

“a-yo wassuupp” balas sehun sama gilanya dengan chanyeol.

“roll like a buffalo whoops they  ready  know (author ngasal)” sambung baekhyun yang tak kalah gila.

“ya! baekhyun-ah jangan sok bisa ngerapp kau ,tidak enak didengar” ledek kai sambil merangkul yeojachingunya ,jaerim yang sedang tertawa melihat tingkah para happy virus itu.

“ya! enak saja kau, gini-gini aku juga bisa nge rapp bahkan dance ku lebih baik dari pada kau”

“r u kidding me!?” mata kai melotot mengalahkan mata umma D.O.

“no! akui saja kai-ah” kata baekhyun sambil mencolek dagu kai.

“aaiisshh shireo!”

“baekhyun oppa jangan ganggu kkamjong-ku ,nanti kalau dia ngambek aku yang repot” ucap jaerim dengan muka polosnya.

“hahahaha iya iya ,mianhae jaerim-ah aku lupa kalau kai sudah ngambek kau disuruh bernyanyi 5 album untuk menghiburnya kan?”

“that’s right!” jawab jaerim meniru nada that’s right di lagu two moons. Kai hanya mengembungkan pipinya sehingga terlihat imut dan itu membuat semuanya tertawa begitu juga aku yang sedari tadi hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan mereka.

Kulihat seorang namja sedang sibuk dengan motornya. Namja yang sudah seminggu ini tidak kulihat.

“annyeong luhan oppa” sapa ku pada luhan yang sedang sibuk memutar-mutar ban motor sport nya. Sudah seminggu ini luhan tidak berkumpul bersama exo Karena harus merawat jira yang sedang sakit.

“annyeong” balas luhan dengan senyuman mautnya.

“luhan oppa merindukanku tidak?” candaku sambil ikutan memutar-mutar ban motornya.

“ani. Aku hanya merindukan sehun”

“yee? Apa kau ingin menduakan jira dengan sehun? Kalau nanti sehun denganmu aku dengan siapa?” kumanyunkan bibirku hingga melebihi bibir seksi umma D.O. Dan tiba-tiba sebuah tang mendarat dikepalaku.

“auw .. appo!”

“tentu saja aku merindukanmu princess yue” kata luhan diiringi dengan senyum angel-nya.

“aiish ,bahkan sekarang oppa juga meniru sehun memanggilku dengan sebutan aneh itu? Kurasa oppa lebih pantas dengannya dari pada dengan jira eonnie ,oppa dengan sehun itu satu species” ledekku pada luhan. luhan mendaratkan tangannya dipipiku dan menyubitnya gemas.

“ohohhoho lebih pantas jika aku denganmu saja”

“ne? aku bisa digorok jira eonnnie jika bersamamu oppa, lagian aku kan sudah ada yang punya wee” muka luhan tiba-tiba berubah menjadi datar saat aku berkata seperti itu. Ada yang punya? Siapa? Sehun? Jangan bermimpi yume.

“oh iya oppa, bagaimana keadaanya sekarang? Apa sudah baikan?”

“ne, keadaanya sudah semakin membaik sekarang. Gomawo yume-ah obat herbal yang kau berikan pada jira sungguh sangat manjur ,dia juga menitipkan salam untukmu”  jelas luhan padaku sambil mengelap tangannnya yang kotor akibat terus memutar-mutar ban tadi.

“syukurlah kalau begitu oppa ,aiih aku jadi tidak enak karena belum sempat menjenguknya”

Luhan tersenyum padaku  kemudian menyudahi kegiatan memutar-mutar ban td dan langsung berdiri disamping motor sport merahnya.

“lihatlah mereka, kelakuannya seperti anak kecil”. luhan tersenyum sangat lebar menatap kearah baekyeolkai beserta yeojanya yang sedang bercanda gurau. Aku dan luhan tertawa melihat kai dan baekhyun menjadi kuda-kudaan sedangkan jaerim dan youngmi menjadi koboinya ,chanyeol dan eunsoo hanya berteriak menyemangati kai dan baekhyun balapan lari bak kuda yang dikejar-kejar harimau(?). Tawa luhan semakin kencang karena melihat wajah ketakutan jaerim dan youngmi saat kudanya berlari kencang.

Sepertinya ada yang kurang. Sehun. Dimana sehun?

“mencari sehun?” seperti bisa membaca pikiranku luhan oppa bertanya dengan masih menatap mereka yang sedang bercanda sambil sesekali tertawa. Luhan oppa memang sangat mengerti perasaanku. Aku hanya mengangguk sambil mencari-cari sosok sehun berada.

“itu dia disana” lantas aku menengok dimana luhan oppa menunjuk kearah taman didepan tempatku sekarang.

Yah itu dia ,sedang apa dia disana? Seperti sedang berbicara dengan seseorang ditelfon. Akhir-akhir ini memang sehun sering sekali menerima telfon dari orang yang tak kutahu  dan pasti akan menjauhiku bila menerima telfon dari orang misterius. Jelas saja aku bilang misterius biasanya sehun selalu menyuruhku memegang handphone seperti itu milikku saja ,aku bebas mengutak-atik isinya ,membalas sms dari temannya atau dari keluarganya . tapi belakangan ini sehun tidak menyuruhku memegang hp-nya lagi bahkan dia tidak mengijinkanku meminjam handphonenya untuk menelfon temanku karena waktu itu hpku tertinggal di appartemennku.

“sebentar oppa”. Aku berjalan menuju tempat sehun.

“sepertinya asik sekali bicaranya ,keliatan sekali dari cara bicaranya apalagi sambil senyum-senyum gitu,cih! Kenapa aku seakan seperti yeoja-nya yg cemburu sedang memergoki pacarku yg lagi menelfon yeoja lain disana.” Gumamku dalam hati

Belom sampai aku menghampiri sehun ,sepertinya dia sudah menyadari kedatanganku tiba-tiba saja dia seperti menyudahi acara telfon-telfonannya dengan …. entahlah mungkin saja yeoja yang ditaksir. Kalau aku ini tokoh anime ,pasti sudah ada kobaran api dikepalaku kalau yang ditelfon sehun itu benar seorang yeoja. “ahaha sekarang kau seperti ghost rider yume babo.”

Aku tersenyum padanya dan dia juga tersenyum padaku.

“siapa?” tanyaku saat sudah ada didepan sehun.

“a-apanya yang si-siapa? Terlihat sekali seperti aku memergokinya berselingkuh. Lihat saja itu ditanya malah balik nanya ,jawabnya gugup pula. (readers mana bisa liat. Author babo=..=)

“yeoja?” ish mengapa aku seakan ingin tau sekali , semoga saja dia menjawab ‘bukan’

“ngg itu nng ani eh ne”

so beautiful my girl.. o oh girl o oh girl

bunyi hp siapa itu, sehun? Kulihat sehun yang memandang ke layar hp dengan wajah berseri-seri.

“pesan dari siapa?” “yume, berhentilah untuk bersikap ingin tau. Kau terlihat sangat bodoh.”  Diam kau ,dasar roh bodoh! “cih!”

“mianhae princess yue kau nanti pulang dengan luhan hyung saja ya, aku ada urusan. Nanti malam ku telfon ,otte?” belum sempat aku jawab sehun sudah pergi meninggalkanku yang masih mematung disini. ada apa dengannya? Ada urusan? Oh come on. Sepenting apapun urusannya itu biasanya dia selalu mengajakku dan tidak akan membiarkanku pulang bersama orang lain. Sehun sangat amat melindungiku ,tidak pernah absen selama seminggu itu mampir kekostanku ,menelponku dan menjemputku di tempat kerjaku. Tapi itu sehun yang dulu berbeda dengan yang akhir-akhir ini. sehun kini sudah berubah sepertinya. Tapi apa yang membuatnya berubah? Apa mungkin……… “kau sedang memikirkan apa? Aku cepat cegah dia!”

“aku tidak punya hak akan itu” bantahku.

 

*skip*                                                                                                                          Yoo Yu Me 

 

“annyeong jira eonnie” sapaku pada yeoja yang sedang terbaring ditempat tidurnya. Yeoja itu tersenyum padaku dan luhan lalu merentangkan tangannya hingga seperti ingin memelukku. Setelah sehun menyuruhku pulang bersama luhan oppa aku putuskan untuk menengok jira eonnie. Yah, sekalian. Karena kebetulan luhan oppa juga ingin menengok yeojanya.

“ya! kau itu adik yang jahat ,mengapa kau tidak menjengukku sakit” kesal jira lalu melepaskan pelukan kami. Jira eonnie memang sudah kuanggap sebagai kakak kandungku sendiri begitupun sebaliknya, sebelum aku tinggal di appartemenku dulu aku sempat tinggal bersama jira dirumahnya. Keluarga jira sangat prihatindengan keadaanku saat ditinggal appa dan eommaku untuk selama-lamanya. rumahku disita ,tabungan appaku juga dikuras oleh orang yang sengaja ingin menguasai harta appaku. Orang yang membunuh orang tuaku adalah pamanku sendiri. aku sudah tidak punya tempat tinggal dan akhirnya keluarga jira dengan berbaik hati menampungku walaupun hanya beberapa bulan saja karena aku merasa tidak ingin merepotkan mereka akhirnya kuputuskan untuk menyewa appartemen. aku bekerja sebagai waiters. Tidak hanya waiter tetapi aku juga bekerja serabutan karena harus membayar uang sewa appartemenku dan untuk makan sehari-hari.

“mianhae eonnie ,aku sibuk bekerja ,belakangan ini tempatku bekerja banyak sekali pengunjungnya sedangkan pelayan disana tidak sebanding ya jadinya aku harus melayani banyak tamu dan itu membuatku cape ,kau lihat eonnie bahkan sekarang aku kurusan-kan?” kuperlihatkan pergelangan tanganku pada jira. Dia hanya tersenyum mendengar penjelesanku lalu mengelus lembut kepalaku.

“kau harus lebih perhatian padanya luhan” kata jira pada luhan yg sedari tadi sibuk mengacak-acak rubik ditangannya.

“ne?” luhan tersadar bahwa yg diajak bicara jira adalah dia ,dia menatap jira heran. Yang ditatap hanya tersenyum tak berdosa

“ahaha tenang saja eonnie kan sudah ada sehun yang perhatian padaku” ucapku bangga. Kulihat luhan kembali menampilkan wajah yang datar lalu meneruskan mengacak-acak rubiknya.

“sehun tidak bisa diandalkan ,lagipula apa kau masih mengharapkan cintanya yang tak kunjung datang ,yue?” canda jira sambil tertawa aku hanya tertunduk mendengar kata jira eonnie td. Ada benarnya juga kata-kata itu, sudah 4 tahun aku bersama sehun tp tak ada tanda sehun akan menyatakan cinta padaku ,akunya saja yang bodoh selalu berharap yg tidak mungkin.

“sudahlah yue ,lupakan perasaanmu pada sehun lihatlah kedepan ,ada luhan yang setia menunggumu 4 tahun”

“nnneeeeeeee!?”  apa jira eonnie ini sudah gila? Bagaimana bisa dia bilang begitu sedangkan luhan itu namjachingunya. Dunia ini semakin tidak waras saja.

Jira eonnie tertawa melihat mukaku yang terkaget-kaget mendengar ucapannya tadi. Luhan pun memasang ekspresi yang tak kalah kaget denganku. Jira eonnie yang tersadar oleh tatapan killernya luhan itu hanya memasangkan wajah tak berdosa seperti bertanya “wae?”

“ayolah luhan ,aku sudah tidak ingin memainkan peran sebagai pacar gadunganmu lagi” luhan menatap jira dengan seperti ingin mencekik lehernya.

“pacar gadungan? Eonnie apa obat herbal yang kuberikan itu merusak otakmu” tanyaku heran sembari memegang kepala jira eonnie. Yang ditanya malah cengengesan.

“sudahlah jira ,dihatinya cuma ada sehun. Tidak ada harapan lagi untukku ,aku menyerah saja”

“kau menyerah? Ayolah Ini belum terlambat luhan, masih ada harapan”

“YA! KALIAN BERDUA JELASKAN SEMUA INI PADAKU”

                                                                                                                                       ö Xi Lu Han ö

 

Luhan’s side

 

Ada sedikit perasaan lega dihatiku namun bercampur aduk dengan rasa takut. Aku takut dengan terbongkarnya status asliku dengan jira dan perasaanku selama 4 tahun ini yume akan membenciku dan hubungan kami malah semakin rengggang.

“aaaarrrrgghhh” kuacak-acak rambutku dan membanting tubuhku kekasur

kutatap langit-langit kamarku. Terlintas wajah yume sedang tersenyum manis dan melambaikan tangannya.

“yume.. saranghae.. jeongmal saranghae” kuelus sebuah foto yang terpampang dimeja kamarku. Difoto itu ada yume dengan muka kaget saat tiba-tiba kucium pipinya.

*flashback*

“hyung ,yume-ah” panggil chanyeol dengan kamera SLR ditangannya siap memfoto dua orang yg dipanggilnya (yeollie anak gaul maenannya slr), yang dipanggilpun bersiap untuk bergaya didepan kamera chanyeol.

“1..2..3..say cheese”  chanyeol member aba-aba.

CUP.

“wahh bagus sekali. Akan aku upload ke blog-ku” ucap chanyeol sambil menatap hasil foto tadi.

“mana sini aku lihat”? chanyeol memberikan kamera itu.

“baguskan ,disini yume terlihat sangat lucu ,hyung dan yume kurasa kalian cocok menjadi sepasang kekasih” canda chanyeol dan membuat namja yg dipanggil hyung itupun tersenyum sembari mengacak-acak rambut dongsaeng tersayangnya itu.

“aku minta foto yang ini dicetak ya”

“siap luhan hyung”

“ya! chanyeol hapus fotoku dengan luhan oppa yg tadi ,kalau nanti ketahuan sehun bisa gawat” rengek yume.

“shireo!! Justru foto ini akan aku cetak khusus yang paling besar”

“memang kenapa kalau sehun tau?” Tanya luhan dengan muka datar.

“oppa lupa? Aku dengan sehun kan calon sepasang kekasih ,aku tidak mau kalau sehun melihat foto ini dia mengira aku mempunyai hubungan khusus dengan oppa. Ya! park chanyeol jangan kabur”

Luhan hanya terdiam memandangi yume yang sedang mengejar chanyeol.

“kenapa bukan aku saja yang kau suka yume? Kenapa harus sehun?” batin luhan dalam hati.

“sehun, kau beruntung seorang yume begitu sangat menyukaimu. Aku iri padamu”

*flashback end*

                                                                                                                                     º Oh Se Hoon º

 

Yume’s side

 

Kutaburkan pandanganku keluar jendela. Melihat awan yang berwarna gelap sehingga bintang bisa terlihat jelas disana. Udara malam ini sangat sejuk, walaupun tidak turun salju tetapi tetap dingin. Pikiranku focus pada penjelasan jira eonnie tadi. Ternyata mereka berdua hanya berpura-pura pacaran. Aku kaget sekali tentunya. Apalagi saat jira eonnie bilang kalau luhan oppa menyukaiku bahkan sudah 4 tahun luhan oppa menyembunyikan perasaan sukanya padaku. Entah mengapa perasaanku biasa saja saat mengetahui luhan oppa menyukaiku. Karena hatiku tidak bisa berpaling dari sehun. Hatiku selalu menyebut sehun sehun dan sehun. ya hanya sehun yg ada dihati dan pikiranku. Ngomong-ngomong soal sehun dia kan berjanji untuk menelponku malam ini. kemana dia mengapa belom menelponku juga. Biasanya jam segini aku sudah berbicara dengannya ditelpon.

Setiap jam 9 malam sehun selalu menelponku hingga sampai 5 jam aku mengobrol dengannya ,entah apa saja yg aku bicarakannya dengannya ,sampai-sampai jika sehun ingin buang air besarpun tetap membawa hp-nya dan berbicara padaku.(author bahasanya gaenak banget buang air besar.________.)

 

Akhir-akhir ini sehun berubah. Dia tidak seperti dulu lagi yang selalu bersamaku dimanapun kapankpun.

Neoui sesangeuro .. yeorin barameul tago.

Ne gyeoteuro.. eodieseo wannyago

Panjang umur kau sehun.

“yeoboseyo”

“princess yue ,kau sedang apa?”. “Tentu saja sedang menunggu telfon darimu bodoh.”

“tidur ,wae?”jawabku bohong. “Tidur? Yang benar saja yume jujur saja padanya kalau kau sedang memikirkan dia” (ini ceritanya roh si yume, bukan roh orang mati loh ya ,anggaplah seperti yang di film Skip Beat)

“apa aku mengganggumu?”

“ne, kau sangat mengganguku”. “what the…!! Yume kenapa kau berbohong? Tentu saja sehun tidak menggangumu sama sekali jutru kau senang kalau diganggu dengannya. Yoo Yu me, kau… eerrrr!!!!!!!”

“kau diamlah babo, tentu saja dia menggangguku. Mengganggu pikiranku yang selalu memikirkannya ish” omelku pada roh-ku itu.

“ne? kau bicara pada siapa yume?”

“dengan roh-ku. sehun sudah yah ngobrolnya aku cape ,bye” kuputuskan begitu saja telfonnya tanpa memberinya kesempatan untuk berkata “ne ,bye” hheemmm.

“kau ini kenapa sih yume ,bukannya dari tadi kau menunggu telfon darinya ,kenapa sekarang malah ditutup ,ck!”

“kau  ini berisik sekali” kulempar bantal kearah roh-ku itu.

“tidak kena.. tidak kena.. weeekkk”. Aku hanya mencibir melihat roh-ku meledek sambil ber-mehrong ria kearahku. Yume  babo ,mau kau lempar bom-pun kearahnya tentu saja tidak kena. Dia kan roh.

Drrtt. Drrtt.

Kulihat layar hpku.

1 message. Kuklik open pada layar hpku.

 

From : sehunnieminnie

Apa yang kau maksut dengan roh yume?

Kau marah padaku karena tadi kusuruh kau pulang dengan luhan hyung?

Aku tau kau sedang tidak tidur.

 

Ya aku memang marah karena kau tiba-tiba langsung pergi dan menyuruhku pulang dengan luhan oppa. Dan aku marah ketika melihatmu mengobrol dengan seseorang ditelfon sambil tersenyum lebar. Senyum itu hanya boleh kau perlihatkan padaku sehun. aku tahu aku egois tapi mengertilah perasaanku. Aku menyukaimu. Ani, aku mencintaimu Oh Se Hun.

                                                                                                                                     Yoo Yu Me 

 

Sehun’s side

 

Aku tersenyum melihat sebuah pesan baru yang ada di hpku.

 

From: princessie^^

Gwenchanna oppa^^

kau tau  saja aku belum tidur. Oppa sendiri kenapa belum tidur?

 

baru tadi bertemu dengannya tapi aku sudah kangen sekali pada yeoja ini.

 

To: princessie^^

Aku tidak bisa tidur . temani aku ya^^

 

Selama 3 jam aku dan ‘princessie’ saling mengirimi pesan. Setiap balasan pesan darinya selalu kubuka dengan senyum. Dan setiap kubalas pesannya selalu kupejamkan mataku sambil tersenyum. Aneh sekali yah.

Kubuka hp flip-ku. terpasang wallpaper seorang yeoja. Yeoja yang akhir-akhir ini mengisi hari-hariku ,membuatku selalu tersenyum ,dan membuatku salah tingkah bila yeoja ini menatapku dengan senyuman yang membuat hatiku luluh seketika dan ingin rasanya melumat bibir kecil yeoja ini.

Aku belum mempunyai keberanian untuk mengungkapkan perasaanku padanya. Aku takut jika dia tidak mempunyai perasaan yang sama denganku. Aku takut jika kuungkapkan perasaanku malah membuatku jauh darinya.

‘princessie’ begitulah aku memanggilnya. Yeoja feminim ,modis ,supel ,dan ceria. Satu-satunya yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama dengannya adalah ketika dia memerlihatkan senyum indahnya padaku. Rasanya seperti tersihir oleh senyumnya. Setiap hari aku gila dibuatnya.

“aku tidak bisa menahan perasaan ini lagi. Aku sangat menyukainya. Dia adalah princess sesungguhnya untukku. Yah. Dalam waktu dekat ini aku akan mengungkapkan perasaanku padanya. Sehun fighthing!!” ucapku pada diri sendiri.

“saranghae…..”

“jeongmal saranghae….my true princess”

 

TBC

 

Mianhae ya readers kalau chapter pertamanya ga jelas dan belum ada konflik ,mungkin di chapter selanjutnya. Doain aja yah semoga next chapt bisa lebih greget ceritanya.

40 pemikiran pada “Fall to Pieces (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s