EXO Salon The Series (Chapter 1)

EXO Salon The Series

Part 1

Author: @MegyJj

Cast(s): Song Eunhee (OC), Park Chanyeol (EXO-K)

Rate: M for Mature Content

Disclaimer: OC and idea belong to author, EXO belong to SM

WARNING: Mature Content

 

 

 

 

Exo salon, salon ini terkenal karena pekerja-pekerjanya yang punya tampang di atas rata-rata, memang sih dilihat dari dalam para pekerja maupun desain tempatnya terlihat seperti host club, tapi seperti namanya tentu saja tempat ini adalah salon

 

#*#*#*

 

“Ah..ah.. yah, lebih keras lagi, ah” Eunhee berbaring telungkup di atas kasur yang tampak seperti kasur love hotel

 

“Huss, jangan bersuara seperti itu, kau selalu merusak imageku” gerutu Chanyeol

 

“Ah iya, disana, aww rasanya enak sekali” desah Eunhee

 

“Kau.. Kita akan terdengar seperti sedang bercinta”, Chanyeol menghela napasnya, ia dengan telaten sedang memijat punggung Eunhee, layanan salon

 

“Tidak apa-apa kan? Aku suka gosip diluar tentang kita” Eunhee tersenyum nakal menatap pria itu “atau kita bercinta sekalian saja?” tanyanya genit

 

“Tidak, tolong Eunhee, kau mengurangi pelangganku” seru Chanyeol

 

Eunhee menatapnya tajam, ia memanjangkan lengannya dan meraih tasnya, ia lalu mengeluarkan cek dari dalam tasnya “isi sesuai yang kau mau, seperti biasa, kau tahu aku selalu bisa memberimu lebih dari pelanggan lain”

 

Chanyeol diam saja melihat Eunhee

 

#*#*#*

 

Eunhee adalah model terkenal, ia sangat sibuk dengan pekerjaannya dan bahkan hampir tidak punya waktu untuk tidur, ia terbiasa mengunjungi salon untuk melepaskan stressnya, tapi selalu terjadi banyak insiden di salon-salon yang ia kunjungi, seperti fans-fansnya yang menyerbu salon, Anti fansnya yang membakar salon, sampai pelecehan di dalam salon itu sendiri

 

Karena itu Eunhee sangat suka Exo salon.Hanya orang-orang kalangan atas yang bisa datang ke salon ini, Exo salon juga memiliki penjagaan super ketat akan privasi pengunjungnya, harga di salon ini memang luar biasa tinggi tapi melihat keunggulannya rasanya tempat ini adalah tempat impian

 

Eunhee membuka pintu Exo salon dan berjalan masuk, di dalam ia disambut ramah oleh Kai “nona Eunhee”

 

“Mana Chanyeol?”

 

“Wah dia sedang tugas luar, mau coba dilayani olehku?” Kai mengedipkan sebelah matanya, pria ini memang yang terpopuler di exo salon, senyuman manis dan bentuk tubuhnya membuat banyak wanita tergila-gila

 

Eunhee menatap Kai dengan jijik “tidak trims, aku akan menunggu di ruang biasa” sahut Eunhee sambil melangkah memasuki ruang VVIP dalam salon

 

Gadis itu duduk di atas kasur dan perlahan-lahan rasa lelahnya membuatnya terlelap

 

“Tuan putrimu menunggumu di ruang biasa” sahut Kai ketika melihat Chanyeol memasuki Exo salon

 

Chanyeol berjalan cepat dan memasuki ruangan Eunhee, ia mengerutkan keningnya melihat gadis itu tidur di sana “kau datang kesini dan membayar mahal-mahal hanya untuk tidur?” gerutunya sambil meletakan kepala Eunhee ke pahanya

 

Chanyeol lalu mengeluarkan alat manicure dari dalam tasnya, dengan sangat perlahan ia menarik tangan gadis itu dan mulai mengukirnya

 

Eunhee membuka sebelah matanya, ia paling suka saat-saat seperti ini, ketika ia berpura-pura tidur dan Chanyeol melayaninya dengan sangat lembut, tidak sinis seperti biasa

 

Chanyeol tampak puas dengan hasil kerjanya di tangan Eunhee, ia lalu menatap wajah gadis itu, yang pura-pura tidur dan mengecup kening gadis itu pelan

 

Chanyeol lalu menyandarkan badannya pelan ke bantal-bantal di belakang tubuhnya, hanya dalam beberapa menit ia sudah terlelap

 

Eunhee bangun dan membenarkan letak rambut Chanyeol yang berantakan “aku suka membayar mahal-mahal untuk memastikan kau beristirahat cukup” gadis itu lalu meletakan selembar cek di pangkuan Chanyeol dan berjalan keluar dari ruang VVIP itu

 

#*#*#*

 

“Eunhee ya” seru Chanyeol sambil memblow rambut gadis itu

 

“Hmm?”

 

“Berhentilah membayarku dengan cek, kau tahu kan aku bukan kasir disini, nantinya uangmu akan habis diperas Suho”

 

Eunhee berbalik menatap Chanyeol “aku memberi cek atas pelayananmu, bukan Suho yang harus mengisi cek kosong itu, tapi kau” gerutunya

 

Chanyeol menggeleng pelan “aku tidak bisa menetapkan harga untuk diriku sendiri”

 

“Pelanggan lain biasa membayarmu dengan apa?”

 

“Aku tak tahu, mereka semua membayar langsung ke Suho”

 

“Suho terlihat pelit, well Aku hanya mau memberimu sedikit tips”

 

“Kau sudah cukup banyak memberiku barang-barang mahal, Eunhee”

 

“Itu hobiku” Eunhee mengangkat bahu “aku suka mendandani cowo tampan”

 

“Ada 11pria tampan lain disini”

 

Eunhee memelototinya “aku ini tamu dan aku tak suka kau menceramahiku, kau tidak suka kumanja?”

 

Chanyeol menggeleng pelan “kau membuatku tampak hanya menjual wajahku dan bukan keahlianku, lagipula kita tidak cocok”

 

Eunhee menatapnya dengan wajah terluka

 

#*#*#*

 

“Maaf nona Song Eunhee, anda di blacklist dari tempat ini” Kris menundukan kepalanya dalam-dalam di depan Eunhee

 

“Blacklist? Memangnya apa yang sudah kulakukan?” Tanya gadis itu tidak senang

 

“Ada yang melaporkan tindakan tidak senonoh anda pada salah satu pekerja kami” Kris berkata sopan

 

“Tapi, aku tidak pernah melakukan apa-apa” bantah Eunhee

 

Kris menundukan kepalanya sekali lagi “kami tidak bisa melakukan apa-apa, nona, atasan sudah melarang kami membiarkan anda masuk, kalau anda tetap melawan saya terpaksa memanggil security untuk mengusir anda”

 

Eunhee menatap Kris penuh kebencian, sebelum ia berbalik pergi ia bisa melihat wajah Chanyeol yang tersenyum di balik pintu

#*#*#*

 

Eunhee duduk termenung di kamarnya, sekarang tak ada lagi tempat yang bisa ia datangi saat senggang

 

Ia menimbang-nimbang siapa yang mengadukan fitnah itu, ia lalu teringat wajah Chanyeol, yang tersenyum saat melihat gadis itu, juga ekspresi pria itu saat Eunhee memberinya cek

 

Apa mungkin pria itu yang mengadukan Eunhee? Eunhee tersentak saat menyadari kemungkinan itu, tentu saja Chanyeol membencinya kan? Gadis itu tidak pernah benar-benar mengakui keahlian Chanyeol, kan?

 

“Nona Song Eunhee, ada kiriman”

 

Eunhee berjalan dengan malas ke depan pintu apartemennya, ia menerima paket itu dan terkejut saat melihat isinya, itu semua cek kosong, yang pernah ia berikan pada Chanyeol, di dalam paket itu ada secarik kertas, dengan hanya satu kata di atasnya “sorry”

 

Eunhee menatap kertas itu kosong, pelakunya jelas bukan Chanyeol, jadi selama ini pria itu tidak pernah sekalipun memakai cek yang diberikannya? Ia merasa kesal pada dirinya sendiri, bagaimana mungkin ia bisa mencurigai pria itu?

 

Eunhee memakai mantel bulunya, ia lalu melarikan Porche nya dengan cepat ke Exo salon

 

“Sudah kubilang anda tak boleh masuk, nona” kata Tao malas

 

Eunhee menatapnya dengan wajah memelas “aku tidak akan memaksa masuk, tapi tolong pertemukan aku dengan Chanyeol, sekali saja”

 

“Chanyeol sudah tidak ada disini” sela Kris

 

Eunhee menatapnya tajam “ia sedang kerja luar?”

 

“Tidak, ia baru saja mengundurkan diri”

 

“Bisa tolong berikan aku no telepon, alamat atau apa saja yang..”

 

Kai memotong kata-kata Eunhee “semua profil pekerja disini sangat rahasia”

 

Eunhee menatapnya garang “aku akan bayar, berapa saja, kumohon”

 

“Maaf nona, kami disini menjual jasa, dan tidak menerima uang apapun untuk membocorkan data rahasia pekerja kami”

#*#*#*

 

Sebulan berlalu sejak kejadian itu, Eunhee tidak pernah sekalipun bertemu Chanyeol lagi, rasanya hidupnya menjadi hampa sekarang

 

Ia termenung saat bel apartemennya berbunyi

 

“Layanan salon sm”

 

“Aku tidak memesan layanan apapun dari salon” gerutu Eunhee malas

 

“Ini layanan yang dipesankan fans anda, saya tidak akan pergi sampai anda membukakan pintu”

 

Dengan malas Eunhee membukakan pintu “fans mana yang kurang kerjaan.. Chanyeol?” Tanya Eunhee tidak percaya

 

Pria itu tersenyum di depannya, ia lalu menyeret gadis itu ke sofa dan mulai memijatnya “kau kelihatan lelah”

 

“Tentu saja, sudah 1bulan aku tidak dipijat” gerutunya “aku kehilangan tempat untuk melepas stressku”

 

“Maafkan salah satu pelangganku, ia yang melaporkanmu, tanpa dasar yang jelas”

 

“Kenapa kau tersenyum saat terakhir kali aku melihatmu di salon saat itu? Kenapa kau keluar dari sana? Kenapa kau kembalikan cekku? Aku mencarimu selama ini” Eunhee berbalik dan menatap Chanyeol

 

“Kalau saat itu merupakan perpisahan yang sesungguhnya, senyumanlah hal terakhir yang bisa kuberikan, bukan? Aku tidak pantas menerima uangmu, barang-barang yang kau berikan sudah lebih dari cukup untuk bayaran jasaku, dan aku melanggar peraturan disana, aku tidak pantas bekerja disana lagi, jadi aku keluar”

 

“Melanggar peraturan?”

 

“Peraturan nomor1 Exosalon, tidak ada hubungan cinta antara pekerja dengan pelanggan” Chanyeol menatap Eunhee dengan sayang, tanpa mengungkapkannya dengan jelas pun Eunhee mengerti itu pernyataan cinta

 

“Selama sebulan ini aku memikirkan cara untuk menyelundup masuk kesini” wajah Chanyeol memerah saat mengakuinya

 

“Barang-barang apa itu?” Eunhee mengalihkan pembicaraan, ia tidak terbiasa diperlakukan lembut oleh pria

 

Chanyeol menatap tas besar yang ditunjuk Eunhee “bajuku” jawab pria itu sambil tersenyum “aku memutuskan untuk tinggal bersamamu, kalau kau tidak keberatan

 

“Aku anggap itu tanda persetujuan untuk bercinta denganku” Eunhee tersenyum nakal

 

Chanyeol mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir Eunhee “dengan senang hati”

#*#*#*

~The End of Part 1~

25 pemikiran pada “EXO Salon The Series (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s