Our Precious Maknae

Title. :Our Precious Maknae
Lenghth :one shoot
Cast. : EXO member
Genre : brothership

______________________________________

“Sehun ah, bangun sudah pagi “suho mengguncang tubuh sang maknae pelan.
“Sehun ah….”
“astaga sehunnie kau sakit?” ucap suho ketika tanpa sengaja menyentuh kulit sehun.  Sehun menggeleng pelan kemudian segera bangkit. Maknae tampan itu tidak mau membuat hyungnya khawatir, apalagi hari ini mereka harus tampil di music bank untuk promosi album baru.
“sehunnie, kau demam. Kau harus istirahat” suho menyentuh kening sehun dan menariknya duduk kembali.
“aku baik baik saja hyung, mungkin aku kecapekan karena berlatih keras untuk performance bersama boA sunbaenim kemarin. Sebentar lagi juga panasnya turun” sehun kembali berdiri dan bergegas mandi. Meninggalkan suho yang menatapnya khawatir. 

“eomma hari ini masak apa?” tanya sehun setelah selesai mandi.
“samgyeopsal, ini pertama kalinya aku memasak itu. Jadi kalu tidak enak tidak usah protes atau kupukul kau nanti” jawab D.O sambil menyiapkan masakan di meja. sehun mencibir, kemudian melirik hyungnya. Tidak ada apa apa, berarti suho hyng belum menceritakannya pada yang lain, sehun tersenyum. Ketika sarapan exo saling bercanda seperti biasanya. Sementara maknae tampan itu berusaha tersenyum untuk mengurangi rasa tidak enak di tubuhnya.
“sehuna, kau yakin tidak apa?” suho berbisik pelan. Kurang satu performance lagi sebelum EXO K tampil secara live.
“aku tidak apa hyung” jawab sehun lalu melakukan bbuing bbuing untuk meyakinkan hyungnya yang khawatir itu.  Suho tersenyum kemudian mengacak rambut maknae yang disyanginya itu. Meskipun begitu, rasa khawatir di hati suho masih belum hilang. Dia tidak tega melihat sang maknae yang sedang sakit hsrus tetap tampil.
“hyung, kajja. Sudah giliran kita” ajak sehun sambil menggandeng lengan suho.

Masih pukul 6 ketika suho bangun, ia lalu menguap dan meregangkan otot otot tubuhnya. Untung hari ini tidak ada jadwal. Meskipun comeback baru saja dilakukan kemarin mereka punya waktu 2 hari untuk istirahat sebelum promosi. Diliriknya dongsaeng manis yang tidur di kasur sebelah. Lalu sang leader teringat sesuatu. Leader tampan itu kemudian bangkit dan berjalan pelan mendekati sehun. Disentuhnya kening maknae itu. Ia tersentak.
“astaga sehunnie, kau panas sekali” ia segera berlalri mebangunkan member lainnya.

“chanyeol, bacon bangun” suho mengguncang tubuh dua orang itu.
“lima menit lagi hyung, aku capek sekali” gumam baekhyun menguap. Semantara salah satu dari twin tower malah tidak bergeming sama sekali.
” ya tuhan , bangunlah ini penting. Uri maknae sakit!”
“APA?”baekhyun terlonjak dari tidurnya.
“apa yang terjadi pada uri sehunnie?”
“bangunkan chanyeol, kau harus segera memeriksanya” ucap suho tak acuh lalu bergegas membangunkan DO dan kai.
” ya! Jongin! Kyungsoo bangunlah!” tidak ada jawaban. Suho berdecak tidak sabar. Sang leader tahu sebenarnya mereka mendengar tapi malas bangun.
“ya!bangunlah! Sehunnie sakit!” mendengar itu DO pun segera bangkit , matanya membukat besar lebih besar dari biasanya semnetra kai masih menggeliat di kasurnya.
“demi tuhan, kalian harus melihat keadaanya” DO dan kai menatap suho heran.
“apa yang terjadi padanya hyung?kurasa dia baik baik saja kemarin” kai menguap sambil berjalan menuju kamar sang maknae.

“dia demam hyung. Panas sekali. Kita harus membawanya ke rumah sakit, aku takut terjadi apa apa” baekhyun menyimpulkan. Sementara DO sudah siap mebawa kompres tanpa diperintah. Suho terdiam, rasa bersalah menyelimutinya.
“hyung..”sehun bergerak dari tidurnya.
“bagaimana keadaanmu sehunnie?” chaenyeol menyentuh kening sehun. Tatapannya jelas khawatir.
“sehunnie?kau kenapa?” kai mendekat. Mengelus rambut sang maknae penuh kasih sayang
“aku sudah menelefon manajer kita. mereka semua sedang bersama lee soman sunbaenim dan tidak bisa kesini. Tapi mereka sudah memanggilkan dokter untuk sehun” suho emnutup telefon
“aku baik baik saja hyung” sehun mengerang. Sementara 5 pasang mata menatapnya khawatir.

“bagaimana dokter?”tanya suho diikuti tatapan khawatir para member.
“harus ke rumah sakit, dia terlalu kelelahan. Mungkin 3 hari dirawat sudah cukup, tidak perlu khawatir” suho terduduk lemas, tidak menyangka adik paling bungsunya harus dirawat di rumah sakit. Seandainya kemarin aku memaksanya istirahat, ucapnya lirih.

Careless careless shout anonymous anonymous.
Suho calling. Suho menelfon?
“yoboseyo”
“ne hyung”
“ada apa suho ya?”
“hyung sehun sakit, sekarang dia dirawat di rumah sakit. Kata dokter kita tidak perlu khawatir”

Luhan menutup telfon. Nafasnya terasa berat, perlahan air matanya jatuh. Padahal baru diberi kabar bahwa sehun sakit, tapi luhan sudah menangis begini. Kau sakit apa maknae?ucapnya dalam hati. Kemudian bergegas memberi tau member exo m yang lain.
“apa?bagaimana bisa?apakah separah itu sampai harus dirawat di rumah sakit?” xiumin bertanya bertubi tubi membuat suasana semakin tidak nyaman. Sementara leader mereka sedang menenangkan tao yang sudah menangis mendengar kabar sehun sakit.
“akan kucoba menelefon mereka, aku yakin sehun tidak apa apa. Mungkin dia hanya kecapekan” ujar lay mencoba menenangkan semuanya. Member exo m yang lain larut dalam pikirannya masing masing.
“aku akan ke korea sekarang, aku harus melihat sehun. Aku tidak bisa disini”luhan berucap tiba tiba.
“kita tidak bisa mengambil keputusan begitu hyung. Aku akan telfon manajer” kris menekan handphonenya tanpa melepas pelukan pada tao.  Tepat sebelum kris akan menelfon manajernya. Manajernya sudah menelefon duluan.

“mereka sudah memesankan tiket untuk kita, siapkan barang kalian anak anak. Kita berangkat malam ini” suasanya sungguh tidak menyenangkan. Kris menenangkan Tao yang masih menangis, chen dan xiumin menghibur luhan, sementara lay larut dalam lamunannya sendiri. Yang jelas setiap member exo kini diliputi rasa kekhawatiran terhadap adik paling bungsu mereka.

Sehunnie, kai menatap wajah tampan sehun. Tampak jelas rona kekhawatiran di wjahnya. Sementara duo baekyeol terlihat tidak punya semangat.
“hyung.. Aku haus” kai tersentak lalu segera mengambil segelas penuh air. Suho membantu sehun duduk dan yang lain sibuk mengerumuni sehun.
“sini, biar kubantu” do meraih air dari tangan kai lalu meminumkannya pada sehun pelan pelan.
” bagaimna kau bisa sakit begini sehunnie?kami semua sangat khawatir” chanyeol mengelus rambut sehun.  Sehun menggelang pelan, lalu berkata lirih.
“maafkan aku hyung. Aku sungguh merepotkan, aku tidak apa hany kecapekan sedikit, kalian tidak perlu khawatir”
“ya! Bagaimana kami tidak khawatir?kau ini maknae kami, kami sudah seharusnya menjagamu. Sudah sekarang jangan banyak bicara, sana istirahatlah” do menjawab sengit. Ia kemudian membenarkan selimut sehun.
“ya!eomma jangan marahi sehun dong dia kan sedang sakit!”
“iya nih eomma kaya ibu tiri aja”
“ibu tiri….hanya cinta kepada ayahku saja…”
“ya! Dasar tuyul!” bentak DO pada baekyeol yang sudah bersembunyi di balik bahu suho. Sehun tersenyum, sejenak suasana mencair.
“tidurlah maknae” ujar kai lembut.

“ah hyung kalian sudah datang?” sapa suho ketika membuka pintu.
luhan diam seraya menghampiri ranjang sehun. Tangannya mengusap rambut sehun lembut.
“apa yang terjadi padanya?apa kalian tidak menjaganya dengan baik?apa kalian tidak bisa malihat tanda tanda sebelum dia sakit?” Luhan berujar dingin. Member exo k terdiam, suho menunduk paling dalam.
“luhannie, jangan bicara begitu. Mereka pasti sudah berusaha merawatnya dengan baik” lerai xiumin. Luhan adalah kakak tertua nomer dua dia exo, itulah mengapa tidak ada yang berani menjawab. Satu satunya yang berani menjawan kemarahan luhan adalah xiumin karena dia yang paling tua di exo.

“luhan hyung?”panggil sehun
“aku disini sehunnie, aku disini”luhan menjawab segera, air matanya turun. Dia tidak tega melihat sehun ditusuki jarum infus dan tergolek lemah begini. Sang maknae tersenyum senang melihat hyung kesayangannya pulang. Sehun mendongak, ketika mendapati semua member exo sedang menatapnya penuh rasa khawatir dia segera tersenyum semanis mungkin.
“akunsudah tidak apa apa hyung sungguh”
“luhan hyung jangan marah sama hyung exo k yang lain, mereka sudah menjagaku dengan baik kok. Aku saja yang memaksakan diri”
Tidak ada reaksi. Luhan masih bergeming tatapannya kosong tetapi tangannya masih menggenggam tangan sehun. Sehun panik, apa yang harus kulakukan?ini semua salahku pikirnya.
“hyung, luhan hyung jangan diam begitu” sehun menarik narik tangan luhan.
“hyung…..”rengeknya. Sementara member lainnya masih termangu melihat kemarahan luhan.
“hyung….hiks jangan begitu hiks….sungguh ini semua salahku…hiks jangan marah pada yang lain….hiks. Hyung…..hiks…..hiks……”baekhyun bangun dari kemudian memeluk sehun
Luhan mengerjap, segera memeluk sehun.
“jangan menangis begitu, aku marah karena sangat khawatir padamu! Babo ya! Lain kali kau tak boleh memaksakan diri”jawab luhan sambil memukul kepala sehun lembut. Sehun bergelung nyaman di pelukan luhan ketika dia melihat hyungnya yang lain masih menatap lantai merasa bersalah.
“hyung ayo sini, kita pelukan sama sama.sudah lama kita ber12 tidak berpelukan” tidak mendapat reaksi ia memaksakan bangkit membuat hyungnya membentaknya bebarengan.
“ya!” sehun hanya cengengesan kemudian merentangkan tangnnya lebar lebar. Seuasana segera mencair mereka ber12 berpelukan sambil bercanda.
“kau tak boleh sakit sampai begini lagi ya sehunnie, awas kalau sampai sakit!” chen yang dari tadi diam memperingati sehun. Sehun mengangguk mantap sambil tersenyum lebar.
Kemudian bermanja manja di lengan luhan, suasana rumah sakit hari itu sungguh ramai. Kalau di rumah sakit bersama exo hyung sih lebih baik aku tidak pulang saja, ucap si maknae dalam hati lalu tertawa lebar.

END

Ff ini inspirasi dari ffnya mimin yang judulnya lovely maknae. Beneran deh ngga ada niat buat ngecopas atau nguri ide. cuma menurut saya temanya mimin daenak  bener jadi saya bikin versi saya. Maaf kalo mimin ngga berkenan *bow 90derajat*

Iklan

19 pemikiran pada “Our Precious Maknae

  1. Wow…. Hunhan couple so sweet bgt! Luhan perhatian bgt ama sehun jadi envy nih! Yaudah sehun ama luhan,chanyeol ama baekhyun, aku ama KAI aja deh!hehehe *ketawa dengan muka polos sambil cengegesan* haha *ditendang exotics ampe akhirat*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s