Only learned Bad Things

Tittle                : Only learned Bad Things

Main Cast        : Wu Yi Fan/kris

Zhang Yixing/Lay

Author             : Hyerin Park

Rating              : PG+15

Genre               : Romance, YAOI

Leight              : One Shoot

Disclaimer       : Fanfic ini murni ide author. Dan cast’a juga punya author -_-v

Warning          : Don’t Bashing, don’t be Plagiator and Don’t be Silent readers plis!!

 ____________________________________

Wu Yi Fan atau yang lebih sering terkenal dengan panggilan Kris adalah seorang yang sangat dingin, pemarah dan menutup diri. Kris juga merupakan ketua gangster terkenal di China. Dia adalah tipe pembunuh beradarah dingin yang tidak akan melepaskan mangsanya dengan mudah. Tetapi ada satu orang yang bisa meluluhkan hatinya yang dingin itu. Seorang bernama Zhang Yixing, cowok manis berlesung pipi yang sangat periang.

~0000~

(Baby U, You are who I really cherish)

                                                   

“Yifan! Sampai kapan kau akan menyibukan dirimu dengan buku telepon itu” yixing melihat sebal kearah pria yang sedang duduk santai di sofa dengan buku di tanganya.

 

“ini bukan buku telepon yixing. Ini novel” yifan masih tidak melepas pandanganya dari buku yang dia pegang.

 

“Mau novel atau buku telepon sama saja menurutku. Toh buku itu sama-sama tebal” yifan yang mendengar ucapan yixing itu hanya bisa menunjukan senyum manisnya. Kehidupanya sangat berbeda saat yixing hadir mengisi hari-harinya. Sekarang dia lebih sering tertawa dan tersenyum. hanya ada satu orang yang bisa membuat wu yifan seperti itu, zhang yixing lah orangnya.

 

#Flashback

Yifan  kini tengah meringis kesakitan dengan tubuh penuh darah mencoba berjalan dengan sekuat tenaga. Tetapi Sekuat apapun dia berjalan tetap saja sangat sulit sampai akhirnya dia terjatuh.

Tidak lama terdengar suara derap langkah seseorang yang mendekati yifan yang tengah tersungkur tak berdaya.

 “Kau kenapa?”

Tidak ada jawaban dari yifan, kini dia tengah pingsan karena menahan rasa sakit yang menyerang tubuhnya.

“baiklah, aku akan membawamu ke rumahku. Karena rumah sakit cukup jauh dari sini, dan sekarang sudah jam 2 pagi” orang itu pun memapah yifan dengan kedua tanganya dan membawanya kerumahnya.

Setelah sampai dirumah orang itu, ia mengobati luka yifan dan membiarkan yifan untuk beristirahat.

**

Matahari pagi menyeruak masuk melalui celah-celah jendela dan memaksa yifan membuka matanya. Saat membuka matanya dia tersentak, melihat sekelilingnya. Dia sama sekali tidak mengenali tempat dimana ia berbaring kini, dan yang membuat ia lebih kaget adalah saat melihat seorang pria yang tengah tertidur pulas disampingnya.

Yifan mencoba bangkit dari tempat tidur tapi sekujur tubuhnya masih terasa sakit hingga membuat ia susah untuk berdiri. Pergerakan yifan rupanya membuat seorang yang tertidur di sampingnya itu terbangun.

“oh, kau sudah bangun rupanya”

“aku dimana?”

“kau dirumahku. Kemarin aku menemukanmu pingsan dijalan, makanya aku membawamu kesini”

Yifan hanya mengangguklemas mendengar penjelasan orang itu.

“oya, perkenalkan namaku zhang yixing” orang bernama yixing itu seraya mengulurkan tanganya kearah yifan.

Yifan menatap aneh kearah yixing. Pria itu selalu saja menunjukan senyumnya dan memperlihatkan lesung pipinya itu. Dengan ragu yifan pun menyambar uluran tangan yixing “namaku wu yifan”

“ah, yifan! senang berkenalan denganmu” yixing merangkul pundak yifan dan lagi-lagi menunjukan senyumnya kearah yifan. Yifan hanya membelalakan matanya tidak percaya, karena baru kali ini ada pria yang berani merangkul pundaknya. Karena dia adalah gangster yang paling disegani. Sepertinya yixing sama sekali tidak mengetaui tentang itu.

 

(Your charms, that I knew about after this night was almost over. In a edge of your locked heart,

I slightly light a fire. Your sweet voice)

 

Setelah kejadian itu yixing dan yifan pun menjadi lebih dekat. Yixing selalu membututi yifan kemana-mana. Walaupun pada awalnya yifan merasa risih dengan kehadiran yixing tapi lama-lama dia merasa nyaman dengan adanya yixing disampingnya. Sikap yixing yang periang telah menghangatkan hati yifan yang selama ini membeku seperti es.

**

“Hey, zhang yixing! Makan lah pelan-pelan. Apa kau sudah tidak makan setahun?” Yifan menghela nafas melihat yixing dihadapnya tengah menyantap makanan dengan sangat lahap.

 

“Akhu sangath laphar yifan” yixing mencoba bicara dengan mulutnya yang penuh makanan.

“Aku tau kau lapar. Tapi tidak seperti itu juga”       

Yixing terus melahap makananya tanpa menghiraukan sama sekali perkataan yifan.

“Wuahh! Kenyangnya” yixing memegang perutnya yang kini sudah terisi penuh oleh makanan.

Yifan tertawa lepas melihat yixing yang di sekitar bibirnya terdapat banyak bekas sisa makanan.

Yixing yang melihat yifan tertawa lepas kendali itu hanya mengerutkan keningnya dan menatap yifan bingung.

“Kenapa kau tertawa?”

“Kau makan seperti anak TK saja. Lihat tuh di sekitar bibirmu banyak sisa makanan. Haha” yifan kembali tertawa seraya menunjuk sosok yixing dihadapnya yang terlihat sangat polos itu sedang mencoba membersihkan bekas sisa makanan di sekitar bibirnya itu dengan tangan.

 

Yifan mengerakan kursinya mendekat ke arah yixing dan membantu yixing membersihkan sisa makanan di sekitar bibir yixing itu, karena yixing terlihat kesulitan membersihkanya sendiri.

Yifan menyentuh pinggiran bibir yixing. sampai tanpa dia sadari tanganya bergerak menyentuh lembut bibir kemerahan milik yixing. Seketika itu mata mereka saling bertemu. Entah setan apa yang merasuki tubuh yifan, sehingga dia menarik tengkuk yixing dan kini membuat jarak diantara mereka semakin dekat.

Suasana pun menjadi sangat hening yang terdengar hanyalah deruan nafas dan detak jantung yang mengebu dari keduanya.

 

Yifan kini mengalihkan pandanganya pada bibir yixing dan mulai melumat bibir yixing lembut.

 

Yixing memejamkan matanya erat, membiarkan sesuatu dalam dirinya  terasa mendidih dan membuatDarahnya berdesir sangat hebat saat bibir yifan menyentuh bibirnya.

 

Yifan menghisap setiap belahan bibir yixing, tanpa menyisakan celah untuk sekedar mengambil nafas. Sementara yixing meremas kuat lengan Yifan, saat yifan mulai memperdalam ciuman mereka. Membuat bunyi decakan cukup jelas terdengar, mengisi keheningan di ruangan itu.

 

Karena merasa sesak yifan pun terpaksa melepas tautanya. Dia menghirup udara sedalam-dalamnya setelah kehilangan nafas banyak. Sedangkan yixing pun hanya tertunduk sambil mengatur nafasnya yang masih tersengal-sengal.

 

“Mulai sekarang. Aku ingin jadi orang yang spesial untukmu”

yixing mendongakan kepalanya dan menatap yifan binggung. “Apa maksudmu?”

 

“Aku tidak mau menjelaskanya. Pikir saja sendiri. Bodoh” yifan melengos pergi meninggalkan yixing yang masih berusaha mencerna pernyataan yifan itu.

(Because I’m still immature, a deep love is hard. I, who thought ‘What’s love, just keep pushing forward’. was stupid)

 

#FLASBACK END

 

“Ayolah Yifan, kita bermain sesuatu. Aku sudah hampir mati bosan”

“baru hampir mati kan?” yifan menggoda yixing dengan pandanganya yang masih tidak lepas dari

buku yang sedari tadi ia baca.

Tanpa Yifan sadari, Yixing yang merasa kesal bergerak mendekat, merebut buku yang sedari tadi menjadi pusat perhatian yifan dengan satu gerakan cepat. Membuat yifan kaget dan mendongak menatapnya.

“apa yang kau lakukan yixing? Cepat kembalikan buku itu”

“tidak akan, aku akan membuangnya jika kau tidak mau bermain denganku”

“baiklah” dengan gerakan cepat yifan menarik tangan yixing hingga membuat yixing kehilangan keseimbanganya dan membuatnya terjatuh kedalam pangkuan yifan.

Yixing tersentak mendapatkan perlakuan yifan seperti itu, “a-apa yang kau lakukan yifan?”

Yifan yang melihat yixing seperti itu mengeluarkan seringai tajamnya. “bukan kah kau tadi mengajakku bermain? Ayo kita bermain sesuatu yang menyenangnkan” kini tangan kanan yifan memegang dagu yixing sedangkan tangan kirinya mendekap tubuh yixing dengan erat.

Yixing hanya pasrah, dia tau benar bahwa kekuatanya tidak akan cukup untuk melawan yifan.

Drtt..drttt…..

HP yifan berbunyi dan membuat yifan seketika menghentikan “kegiatanya” itu. Yixing menghela nafas lega, akhirnya dia bisa lepas dari cengkraman buas yifan (?).

Setelah mendapat telepon yifan pun mengambil jaket hitam yang biasa dia pakai dan mengambil kunci mobil ferarrinya.

“aku harus pergi yixing, ada keperluan mendesak. Nanti setelah itu aku akan langsung pulang. Jangan lupa masakan makanan yang enak” yixing hanya menatap datar punggung yifan yang makin menjauh dan menghilang dari pandanganya. Yixing sudah terbiasa dengan yifan yang selalu pergi dengan alasan keperluan mendesak itu, tanpa memberi tau apa yang yifan lakukan.

Drrrtt..drrtt..

Yixing mengecek Hpnya, terlihat tulisan “1 pesan” dari layar Hpnya.

From: Chen

Lay, aku sudah menjebak anak buah Kris. Dan sekarang Kris sedang dalam perjalanan kesini. Lebih baik kau segera datang dan kita habisi Kris yang sudah membunuh Keluargamu itu.

 

Yixing atau yang lebih dikenal dengan Lay oleh para gangster itu menyeringai tajam setelah membaca Pesan dari Anak Buahnya, Chen. Akhirnya setelah lama dia mengejar Kris, kini dia bisa berhadapan dengan orang yang telah membunuh keluarganya itu.

 

~0000~

“Tao, apakau bisa mendengarku” yifan tengah berbicara dengan seseorang disebrang sambungan teleponya.

“Kris, Lay sebentar lagi akan datang. Kau harus berhati-hati. Sepertinya dia sangat dendam padamu, karena kau telah membunuh keluarganya 3 tahun yang lalu” ucap tao yang notabenya adalah anak buah Kris.

“Tenang saja Tao, aku bisa menjaga diriku. Yang penting kau juga harus bisa melarikan diri”

Setelah menyelesaikan pembicaraanya dengan Tao, Kris pun masuk kedalam sebuah gudang besar yang biasa dipakai untuk menyimpan ikan. Sangat gelap didalam hingga kris tidak bisa melihat dengan jelas, tapi yang pasti dia bisa sedikit melihat ada seorang tengah berdiri memegang sebuah kayu diikuti beberapa orang dibelakangnya. Kris tau bahwa itu adalah Lay dan anak buahnya. Disana juga terlihat seorang yang tengah diikat, dan kris yakin itu adalah anak buahnya, Luhan.

“nyalakan lampunya” perintah lay kepada salah satu anak buahnya.

Seketika lampu pun menyala, dan ruangan yang tadinya gelap menjadi terang sehingga sangat mempermudah penglihatan.

DEG!!

Kris dan Lay membelalakan matanya, terkejut sambil memandang satu sama lain.
“Yifan. Kau-“ Lay tidak bisa melanjutkan kata-katanya.

Kini pikiranya sangat kacau. Orang yang dia cintai “Wu Yi Fan” adalah “Kris” orang yang telah membunuh Keluarganya sendiri dan telah membuat Lay selama 3 tahun ini menaruh dendam padanya.

Kris pun tidak jauh berbeda dengan Lay. Pikirannya kini melayang jauh. Dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa orang dihadapanya, orang yang sangat dia cintai itu adalah orang yang menaruh dendam padanya karena perbuatanya 3 tahun lalu yang mengakibatkan keluarga Lay meninggal.

“Iya Lay, akulah Kris. Orang yang telah membunuh keluargamu 3 tahun lalu. Aku tau kau sangat dendam padaku. Sekarang kau bisa membunuhku sebagai balasanya”

Lay tidak bisa menahan diri lagi, lututnya sangat lemas hingga membuatnya terjatuh dan air mata mengalir deras melewati pipinya.

(I’m sorry, I’ll do better. And at most, I tell you words that obviously have no feelings)

 

“Kenapa harus kau Yifan? Kenapa?” suara yixing yang parau terdengar begitu menyayat hati yifan. Sakit rasanya saat melihat orang dia cintai menangis karenanya.

“Mungkin ini lah takdir Yixing. Sekarang kau bisa membunuhku untuk menebus kesalahanku” yifan berlutut tidak jauh dari dihadapan yixing yang masih tertunduk sambil menangis.

(Alright, let’s stop crying now.Wipe away your tears now)

 

Yixing mengeratkan pegangan pada kayu yang dia pegang dan mulai bangkit mendekat kearah yifan.

Yifan menyadari yixing yang kini mendekat kearahnya dengan kayu ditanganya pun hanya bisa menutup matanya pasrah, kini dia harus menerima kenyataan jika harus dibunuh oleh orang yang dia cintai.

BUK..

Kayu yang dipegang yixing pun terjatuh bersamaan dengan dirinya. Dengan sigap yixing langsung memeluk yifan yang tengah berlutut sambil menutup matanya itu.

yifan tersontak kaget saat tangan yixing mendekap tubuhnya dan kini yixing tengah menangis di pundaknya.

“Bagaimana bisa aku membunuh orang yang paling aku cintai dan orang satu-satunya yang aku punya di dunia ini. Walaupun kau sudah membunuh keluargaku tapi aku yakin kau punya alasan kan yifan”

Yifan mengelus kepala yixing pelan, “Maafkan aku yixing”

(I’ll learn good words, good actions, and be like you to. become an amazing boyfriend)

 

_THE END_

Hello ini FF YAOI pertama saya. Maaf kalo jelek dan judul ga nyambung sama ceritanya. Kebetulan saya Kray/Krispy lays/Fanxing Shipper :’D

 

 

 

Iklan

12 pemikiran pada “Only learned Bad Things

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s