Candy’s Kiss (Chapter 1)

Author : Fami27

Title : Candy’s Kiss

Length : Chaptered

Genre : School life, Friendship, Romance

Rating : PG 15

Main Cast :

Park Chanyeol – EXO

Kim Yunra (Kira) – OC

Kira POV

“Huwaa~ ini melelahkan.” Keluhku ketika aku selesai mempersiapkan segala peralatan untuk MOS besok.

Besok adalah hari pertamaku mengikuti masa orientasi siswa. Untung saja peralatan yang sunbae-sunbae itu berikan tidak begitu sulit. Kini aku sudah selesai mempersiapkannya. Huff, syukurlah. Jadi malam ini aku bisa tidur nyenyak dan mimpi indah.

Sekarang sudah pukul 5 sore, aku memutuskan untuk mandi . Karena kuman-kuman di badanku ini sudah harus ku musnahkan,hahaha.

Malamnya, aku tidur lebih awal agar bisa bangun lebih pagi besok.

***

Aku bangun pukul 4.30 , aku segera berlari ke kamar mandi dan dengan cepat mandi. Kami peserta MOS harus tiba di sekolah sebelum pukul 6. Setelah mandi aku memakai perlengkapanku. Yang paling  ku jengkelkan yaitu rambut di ikat sesuai dengan tanggal lahir dan kalian tau berapa tanggal lahirku??

31

Haiisss,, aku memang sungguh tidak beruntung, aku harus mengikat rambutku sebanyak 31? Isshh, jeongmal.

“Hmm, kira-kira ini sudah berapa ikatan?”gumamku.

“Aiss,, aku lupa, sebaiknya aku minta bantuan omma.”

Aku pun menuju dapur untuk menemui omma.

“Omma, tolong hitungkan ikatan di rambutku ini.”

“Hmm, ada 32 sayang.”

“Oh?? 32, aiiss, lebih 1. Baiklah kalau begitu aku akan melepas 1 ikatan, gomawo omma.” Kataku lalu setelah itu aku kembali ke kamar.

“Nah, tinggal melepas 1 ikatan, selesai, yeeyy” Kataku senang.

Oh, hampir saja aku lupa, tanda pengenalku. Kalian tau apa nama yang sunbae-sunbae itu berikan untukku??

MONYET

Aisss,, aku sangat kesal dengan nama itu. Huh, apa aku seperti monyet?? Anni, aku manis, cantik dan sexy,hahaha percaya diri sekali aku ini,ckckck . Yaa, tapi tak apalah, masih banyak  teman-temanku yang namanya lebih jelek daripada namaku, kekeke.

Oke, aku sudah siap sekarang, aku segera ke ruang makan dan sarapan.

“Huwaa~ omma, sarapan pagi ini sepertinya sangat enak, kekeke.”

“Tentu saja sayang, ini spesial omma buat untukmu, kau harus semangat ya saat MOS nanti.”

“Ne, omma. Pasti.”

Aku segera melahap makanan yang ommaku buat ini, aisss mashita. Masakan omma memang yang terbaik.

“Yaa, pelan-pelan, kau bisa tersedak sayang.” Kata omma menasehatiku.

“Hehehe, aku harus cepat omma, jika tidak nanti terlambat dan aku harus makan banyak-banyak agar memiliki banyak energi nanti saat MOS, jika nanti aku pingsan bagaimana? Aku tidak ingin merepotkan orang-orang omma.” Kataku sambil terus melahap makananku.

Omma hanya bisa menggelengkan kepalanya ketika mendengarkanku mengoceh panjang lebar.

“Selesai~ aku siap berangkat. Appa kajja.”

“Oke, ayo kita berangkat.”

Sebelum berangkat aku mencium pipi omma terlebih dahulu.

“Omma doakan aku ya.”

“Ne, hwaiting !!” Kata omma menyemangatiku.

Appa pun mengantarku kesekolah. Sesampainya disekolah sudah banyak murid-murid berkumpul, aku segera masuk ke dalam, untungnya sudah ada salah satu temanku di situ. Aku pun segera menghampirinya.

“Kira-ya.” Sapa sujin padaku.

“Sujin-ah, kau sudah lama datang?”

“hmm, tidak juga.”

“Wahh, kau lucu sekali,, kekeke.”katanya sambil terkekeh.

“Yaa, kau bahkan lebih lucu dariku,hahaha.” Kataku membalasnya. Dan ia hanya mengerucutkan bibirnya, ckckck

“Hahaha, kau marah?” Tanyaku.

“Anni.” Jawabnya singkat. Aku tau sepertinya dia sedikit marah, Sujin memang sedikit sensitif dan aku sering sekali membuatnya marah, kekeke. Tapi biasanya dia marah tidak akan lama.

“Mianhae.” Kataku tulus.

“Aku tidak marah Kira-ya.” Balasnya singkat. Yaahh, aku tau dia masih marah.

Perhatian, untuk semua siswa dan siswi baru agar segera berkumpul di lapangan sekarang juga”

Mendengar itu, kami pun segera berkumpul dilapangan.

“Kajja Kira-ya, nanti kita terlambat.” Sujin menarik tanganku. Lihat, ia sudah tak marah lagi denganku.

Seluruh siswa  sudah berkumpul dan berbaris sesuai barisan yang di tentukan. Upacara di mulai dan sangat membosankan, dan sekarang sang Ketua Osis sedang menyampaikan amanatnya. Aku tidak dapat melihat wajahnya terlalu jelas, yang pasti Ketua Osis itu sangat tinggi. Aku juga tidak paham benar apa yang sedang ketua osis itu bicarakan, huh, tidak penting.

Tidak terasa upacara pun selesai, kami di beri waktu 10 menit untuk beristirahat. Setelah beristirahat kami harus berkumpul lagi dilapangan tadi, sunbae-sunbae osis tadi bilang akan ada game seru.

Setelah 10 menit beristirahat, kami pun segera berkumpul dan berbaris dilapangan. Salah satu sunbae maju dan membacakan game apa yang akan kami mainkan.

“Game pertama yaitu, kalian harus saling mengoper permen yang telah kalian masukkan kedalam mulut kalian kepada teman yang ada disebelah kalian dan begitupun selanjutnya.” *ribet bgtt ya bahasanya –“

Heh?? Itu sangat menjijikan, permen yang sudah di makan (emut) diberikan kepada teman lalu teman itu memakannya setelah itu diberikan lagi kepada disebelahnya. Ohh, mereka bercanda.

“Tentunya kalian harus memberikan kepada teman kalian menggunakan mulut kalian, dan yang menerimanya pun harus menggunakan mulut.” Tambah sunbae itu lagi dan itu sukses membuatku dan siswa lainnya semakin terkejut. Oh, Tuhan. apa mereka gila?

“Tidak ada yang boleh mengeluh, kalian harus bisa melalui game ini agar bisa melanjutkan ke game selanjutnya.” Kata sunbae itu lagi.

Huuuaaa~ ingin sekali rasanya aku berteriak.

“Kita akan mulai dari..

“Hajima.” Belum selesai sunbae itu berucap aku dengan cepat memotongnya.

“Waeyo ? Ada masalah Monyet kecil?” Tanya sunbae itu tanpa tampang bersalah dan apa dia bilang? Monyet kecil? Hey..

“Tentu saja ini masalah.” Kataku lantang, membuat semua orang di sana terkejut, mungkin aku memang lancang, tapi aku tidak akan membiarkan game ini dijalankan.

“Ohh,, begitukah?” Tanya sunbae itu sambil mendekatiku. Aku pun berdiri seolah-olah menantangnya.

“Ne, apa kalian gila membuat game seperti itu? Kalian pikir kami apa hah? Seenaknya menyuruh kami melakukan hal gila itu.” Kataku kesal. Kulihat semua orang disini semakin terkejut setelah mendengar ucapanku.

“Aku tidak akan pernah sudi mengikuti game menjijikkan itu.” Kataku tegas.

“Kau bilang itu menjijikkan?” Tanya sunbae ini santai. Aku baru sadar sunbae ini sangat tinggi, membuatku sedikit mendongak untuk menatapnya. Apa mungkin sunbae ini ketua osis tadi??

“Ne, dan tentu saja merugikan. Pikirlah jika diantara banyaknya siswa disini ada yang memiliki penyakit berbahaya. Aku dan yang lainnya pasti akan tertular penyakit itu bukan?” Kataku mantap.

“Hey, alasan macam apa itu?” Tanya sunbae itu meremehkanku.

“Tentu saja alasan yang masuk akal.” Jawabku santai.

Kulihat ia sedikit menyeringai, mungkin ia kesal padaku, tapi aku tak peduli. Kulihat ia mengambil permen di saku jasnya lalu membuka permen itu kemudian memakannya. Ia menatapku sebentar, entah apa maksud tatapan itu, tapi perasaanku tidak enak. Sekarang ia tengah berjalan mendekatiku, ia menundukkan kepalanya ke arahku dan, dan aku tak tahu sacara pasti yang jelas sekarang, permen yang ia makan tadi sudah berada di mulutku dan itu artinya,

KYAAAAAA~~~~
APA YANG IA LAKUKAN????????????????

Aku hanya dapat membelalakkan mataku, terkejut sangat terkejut, aku juga mendengar teriakan histeris dari orang-orang.

“Apa itu menjijikkan? Itu sangat menyenangkan bukan?” Katanya santai dengan wajah tanpa dosa.

Cuiiihhh.. aku membuang permen yang ada di mulutku. Mataku kini sudah mulai berkaca-kaca, aku benar-benar tidak menyangka ia akan melakukan hal ini.

PLAKK

FIN~~

Hahahaa, maaf ya ini ff ancur banget bahasanya, maklum author masih amatir sangat dan ini juga ff pertama author yang di publish. Jadi mohon maklum yaa, maaf juga kalo banyak typo. Ini pasti pendek banget kan?? Hehehe, maaf lagi. Menurut kalian gimana bagus gak? Jelek yaa..? TT.
Author mohon reader kasih kritik & saran yaa buat ff ini, biar author semangat lanjutinnya.
Kalo banyak yang mau author lanjutin, komen yaa, pasti part selanjutnya bakal author lanjutin. Kalo dikitt, mungkin tahun depan baru author lanjutin *plakk. Hahaha. Bye,,byee xD

41 pemikiran pada “Candy’s Kiss (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s