Fall to Pieces (Chapter 2)

Title             : Fall to Pieces (Chapter 2)

Author         : yumewo  or michishige (Jona)

Main Cast   :  Yoo Yu Me (OC)

Oh Se Hoon (EXO-K)

Xi Lu Han (EXO-M)

Other Cast : Byun Baekhyun (EXO-K)

Park Chanyeol (EXO-K)

Kim Jong  In (EXO-K)

, Etc.

Genre         : Angst.

Length       : Multi Chapter

WARNING!!  : TYPO!!

Disclaimer:

EXO members hanyalah milik Tuhan dan Ciptaan Tuhan yang sempurna. Hanya cerita dan OC lah ciptaan Author disini.

Author’s talk :

Annyeong….. setelah dengan susah  payah akhirya chapter 2 nya selesai juga walaupun sangat dipastikan tidak bagus tapi author memaksaakan diri untuk membuat ff ‘fall to pieces’ ini karena pengen tau rasanya nulis ff seperti author yang lain. Ya mungkin author lain bikin ff yang bagus tapi tidak dengan author ff  ini hiks..hiks.. ini aja butuh seminggu buat nyelesain satu chapter. Oke mungkin readers males denger celotehan author ,sok atuh langsung aja dibaca ff jeleknya hehehe

***

Yume’s POV

 

Suasana pagi hari di Taman EXO PLANET sangat sejuk. Kicau burung saling bersahut-sahutan. Semilir angin sepoi-sepoi menambah sejuknya udara di pagi ini. warna warni bunga yang ada ditaman ini membuat orang betah duduk disini. Taman ini ,tempat tinggalku yang kedua selain apartmenku tentunya.

Banyak juga pepohonan disini ,membuatnya semakin asri. Selain pepohonan dan bung a taman ini juga dihiasi dengan patung bangau putih, Patung-patung itu terlihat sangat unik. Ditengah  taman terdapat sebuah kolam dan air mancur yang membuat perasaanku tenang mendengar suara air berjatuhan dikolam itu.

Aku duduk manis disudut taman meihat air mancur yang tiada hentinya menyemburkan air. Sesekali kupandang sekumpulan orang yang sedang bercand a gurau dan seperti mendiskusikan sesuatu. Sehun , Luhan ,Chanyeol ,Youngmi ,Jira ,Baekhyun ,Kai ,Jaerim ,dan Eunsoo. Mereka sekumpulan orang yang kumaksut itu.

Mengapa aku tidak bergabung dengan mereka dan malah duduk manis disini? yah, aku juga tidak tau kenapa. Aku hanya ingin sendiri saat ini. menenangkan pikiranku yang terus memikirkan dia. Oh Sehun.

Bahkan pikiranku kini bertambah ,selain Sehun aku juga sering memikirkan Luhan oppa. Bukan ,aku memikirkan Luhan bukan karena aku menyukainya tetapi semenjak pernyataan jira eonnie tentang hubungan sebenarnya dengan Luhan oppa ,namja itu sering sekali menelfonku ,perhatian padaku ,bahkan sering sekali menawarkan diri untuk mengantar-jemputku bekerja dan tentu saja kutolak. Bukan apa-apa ,aku menolak karena tidak mau merepotkannya ,itu saja.

“Yume-ah… Yume-ah..” Terdengar suara sedikit berteriak memanggilku. Kupaksa mukaku melihat asal suara tersebut. Ternyata youngmi.

“Kemarilah!” Pintanya sambil menggerakan tanganya menyuruhku bergabung. Aku hanya tersenyum dan menggelengkan kepala pertanda bahwa aku menolak secara halus. Beberapa saat youngmi seperti berkata sesuatu pada yang lainnya dan segera berlari kearahku. Dan sampailah dia duduk disampingku sekarang.

“Wae?” Tanyanya. Aku mengernyitkan dahiku bingung.

“Kenapa tidak mau bergabung dengan yg lain? Memangnya tidak mau tau apa yg sedang mereka bicarakan?”.

“Memangnya apa? Palingan hanya membicarakan lelucon yang dibuat Chanyeol atau Baekhyun itu” Ucapku malas.

“Ish ,bukan. Tapi itu juga salah satunya sih hehehe kami sedang membicarakan acara nanti malam”

“Acara nanti malam? Acara apa?” Serius aku benar-benar lupa . Tapi setahuku memang tidak ada acara apapun.

“Loh,  Kau tidak tau? apa Sehun-mu tidak memberitahu kemarin?.” Aku hanya menggeleng. Memang benar sehun tidak memberitahuku apa-apa ,sudah seminggu ini jarang bertemu dengannya karena kesibukan kerjaku menjadi waiters disebuah restoran yang memang sedang membutuhkan tenaga esktra seorang pegawai. Tapi tidak memungkinkan kami lost contact juga. Aku dan sehun masih sering berkomunikasi lewat ponsel. Dan kaliah tau? Sehunku sudah kembali sekarang ,dia sudah seperti biasa.

Tapi kenapa dia tidak memberitahuku soal acara nanti malam? Hmm mungkin dia lupa. Kau jangan terlalu berprasangka buruk yume.

“Aigoo.. begini yume ,kau tahu B1A4?” Tanya Youngmi.

“Ne!” Jawabku mantap. Tentu saja aku tahu B1A4. Sebuah band dengan  5 namja keren ,tampan dan juga unyu. Mereka itu lumayan dekat dengan kami dan kami juga sering membantu rekamannya atau mengenai album mereka. Karena memang orang tua Youngmi lah yang memproduseri mereka.

“Huh kau ini kalau berhubungan dengan namja keren saja langsung antusias” Keki youngmi.

“OHOHO lanjutkan.” Cengirku seperti tak punya dosa.

“ Tadi aja murung ,dan sekarang setelah mendengar nama B1A4 langsung antusias . apa kau mau beralih menyukai salah satu dari mereka? Gongchan mungkin? Ah ANDWAE!!! hatiku sudah sangat mantap dengan sehun. sehun sehun sehun. hidup sehun!.” Pekikku dalam hati.

Youngmi memaksaku untuk bergabung dengan yg lain ,ya mau tak mau aku harus bangkit dari tempatku duduk sekarang demi untuk tahu acara nanti malam. Dan ternyata acara itu adalah pesta 1st anniversary B1A4.  Aigoo.. bagaimana bisa sehun lupa memberitahuku untuk pesta penting ini ,huh!

*skip*

Aku belum memberi tahu kalian mengapa kami (EXO) bisa bersahabat. Awalnya hanya aku ,Jira ,Youngmi dan Chanyeol yang sering berkumpul di exo planet dan pada akhirnya Chanyeol selaku namjachingunya Youngmi membawa sahabatnya yg kebetulan satu sekolah dengannya ketempat kami dan mulai dari situ aku mengenal Sehun ,Luhan ,Kai ,Baekhyun ,Eunsoo dan Jaerim. Dan kami semua mulai bersahabat sekaligus pertama kalinya aku menyukai Sehun.

4 tahun sudah kami bersahabat serta 4 tahun sudah aku memendam perasaan suka ini pada Sehun dan sekarang kami disibukan dengan kegiatan masing-masing. Mereka berkuliah di Unniversitas yang sama sedangkan aku bekerja mencari uang untuk membiayai hidupku.

 

***

 

 

Sehun’s POV

 

Waktu semakin mendekati pesta 1st anniversary-nya B1A4. Dan sepertinya ini peluang untukku merencanakan sesuatu. yah, aku harus manfaatkan pesta itu untuk kuungkapkan perasaanku padanya. Yah benar sekali ,Sehun kau pintar sekali.

“Tidak apa jika mengungkapkan perasaan dipesta orang lain ehehhe semakin cepat semakin baik sehun.” ucapku pada diri sendiri.

Sebuah ide muncul lagi dipikiranku. Kuambil hp-ku yg tergeletak dikasur kamarku. Kuketik sebuah pesan dan memencet tombol send.

“Princess yue ,kau pasti akan senang nanti. Kenapa kau harus senang? Karena aku senang dan kau juga harus senang”

Kini kutaruh hp-ku diatas meja dan segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhku dan juga untuk bersiap-siap nanti ke pesta.

Selang beberapa menit aku sudah selesai berurusan dengan air dan sekarang saatnya memilih baju yang akan aku pakai.

Kubuka lebar pintu lemariku sehingga terlihat banyak sekali baju ,yang digantung maupun dilipat rapi. Setelah berdiam diri menatap baju-bajuku dilemari akhirnya kuputuskan untuk memakai t-shirt berwarna hitam ,dipadu dengan blazer berwarna putih dan bawahan(celana) berwarna putih terang.

“Aku suka sekali perpaduan hitam dan putih” Kataku  riang dihadapan sebuah cermin dikamarnya.

Tak lupa juga aku memakai accessories seperti jam tangan berwarna hitam dan sebuah cincin juga kalung bertuliskan EXO.

Lagi lagi sehun berdiri didepan cermin. Sesekali berpose seperti model. Berjalan teratur kedepan kemudian kembali lagi.

“Kau sangat tampan Oh Sehun” Pujiku pada namja yang ada dicermin itu yang tak lain adalah aku sendiri.

“Aku yakin malam ini akan menjadi malam terindahmu sehun” Kukedipkan sebelah mataku. Lalu segera mengambil kunci motor sportku dan bersiap untuk meluncur menuju tempat tujuanku.

 

***

 

Luhan’s POV

 

Kulihat benda yang terpampang didinding kamarku. Benda itu menunjukkan pukul 8 malam dan artinya 60 menit lagi pesta itu segera mulai. Jarak dari rumahku ke lokasi pesta itu lumayan jauh ,yaaah membutuhkan 45 menit. Untung saja sekarang aku sudah selesai dengan pakaianku setelah 1 jam tadi aku sibuk dengan baju apa dan yang mana akan kupakai kepesta nanti.

Biasanya aku selalu cuek dengan fashion. Tapi tidak untuk sekarang ini. hari ini special untukku dan aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini. kesempatan yang mungkin hanya akan ada sekali dalam hidupku.

Kalian tau apa itu kesempatan emasku? Jika kuberitahu pasti kalian akan berkata “Itukah kesempatan emasmu?” “Oh yang benar saja Luhan ,itu bukanlah sebuah kesempatan emas”

Tidak. Tidak untukku. Bagiku itu sangatlah kesempatan emas.

Satu jam yang lalu aku mendapat sebuah pesan dari orang yang kusayang sudah lama ini. Yume. Ya benar. Dipesan itu tertulis

 

From: yumewo^^

Luhan oppa ,apa boleh aku pergi denganmu kepesta?

Boleh ya? aku mohon^^

 

Itulah kesempatan emasku. Pergi kepesta bersama dengan seorang Yoo Yume. Bahkan karena aku terlalu senangnya sampai aku tidak membalas pesan dari yume itu karena saat mendapat pesan tersebut aku langsung kelabakan. Aku belum menyiapkan diri ,belum mandi ,memilih baju ,berdandan(?) dan sebenarnya itu bukan diriku. Aku jarang sekali menggunakan cermin dikamarku untuk melihat penampilanku jika pergi keluar. Inilah pertama kalinya aku memakai cermin dikamarku.

Drrrrttt Drrtttt.

Ada sebuah pesan diponsel-ku. kubuka open untuk melihat dari siapa dan isi pesan itu.

 

From: yumewo^^

oppa, kenapa kau tidak membalas pesanku?

Apa aku tidak boleh pergi kepesta bersamamu? Oppa tidak mau ya?

Baiklah, aku akan naik taxi saja kalau begitu^^

Mianhae oppa sudah mengganggumu^^

 

Aaiishh.. luhan baboya. Kenapa aku lupa membalas pesannya.

 

To:yumewo^^

Kau tidak boleh pergi sendiri yume.

Kita akan pergi bersama.

Aku akan menjemputmu sekarang ,tunggu aku setengah jam lagi^^

 

Message sent.

 

“Oke luhan kau harus cepat menjemput Yume-mu” Kataku didepan cermin.

“Coba saja dari dulu aku berpenampilan seperti ini ,pasti yume sekarang sudah menjadi yeojachinguku” Banggaku meihat diriku dicermin yang memakai T-shirt berwarna putih berlambang EXO dan dilapisi jaket kulit hitamku serta bawahan berwarna putih. Dan tak lupa pula memakai accessories exo.

“Bagus juga perpaduan hitam-putih ini” (author: luhan seleranya sama dengan sehun >.< HunHan)

“Oke ,Xi Luhan waktunya menjemput Princess-mu.” Ucapku setalah selesai memakai sepatu sneakers putih kesayanganku.

Setelah beberapa menit kemudian…

Dengan kecepatan 120km/jam aku sampai dirumah yume dengan cepat ,ya tidak sampai setengah jam padahal jarak dari rumahku menuju apartment Yume cukup jauh.

TEETTT

Baru sekali kupencet bel sudah ada seseorang yg membuka pintu apartment milik Yume. Tapi siapa yeoja ini?

“Aku tidak salah alamat kan?” Tanyaku pada yeoja cantik yang sedang berdiri diambang pintu apartment Yume.

“Ya jelas tidak”

“Lalu kau siapa? Teman Yume? Yume dimana?”  Kualihkan pandanganu kedalam mencoba mencari sosok Yume berada.

“Iih oppa ini aku.” Ucap yeoja itu yang tubuhnya dibalut dress putih itu.

“Yume?” Tanyaku sedikit terkejut. Bagaimana tidak terkejut, yang kulihat sekarang adalah yeoja yang kusayang yaitu yume. Sungguh aku pangling karena dia memberikan sedikit make-up pada wajah indahnya dan kali ini rambut coklatnya berubah menjadi berwarna hitam dan dibiarkan terurai dengan sedikit di wave(?) Dia begitu mempesona malam ini.

“Ne”

“Kau… cantik sekali yume.” Pujiku. Memang malam ini dia sangat cantik, bahkan kalau ada kata melebihi sangat akan aku pakai untuk memujinya.  Image nya yang terkesan agak tomboy kini runtuh seketika. Yume yang selalu memakai t-shirt dan hotpants malam ini berubah menjadi yume yang feminim dan manis.

“Jinjja oppa? Waah apakah sehun juga akan menyukai penampilanku oppa?”.  Moodku yang tadinya melebihi 100 kini turun menjadi 30 saat yume menyebut namja itu. Namja yang berstatus sebagai sahabat dan sudah kuanggap sebagai dongsaengku itu.

“Ne, dia pasti suka” jawabku malas.

“Waaahh oppa.. kau tahu? Dia akan memberiku surprise dipesta nanti.” Ucapnya sangat gembira.

Surprise? Dari sehun? surprise apa ya kira-kira. Atau jangan-jangan…..

“Mungkin tidak kalau sehun akan menyatakan cintanya padaku dipesta nanti?”.

Oh Tuhan.. cabut nyawaku sekarang kalau sehun benar akan menyatakan cintanya nanti.

“Ya mungkin saja”. Dia hanya tersenyum-senyum sendiri daritadi, keliatannnya sangat senang.

Aku tahu sekarang kenapa dia ingin pergi bersamaku itu karena sehun disana pasti sedang menyiapkan surprise untuk yume dan juga yume menjadi feminism dan merubah warna rambutnya seperti ini pasti untuk sehun. kasian sekali kau luhan.

“Apa kau akan terus tersenyum seperti itu dan tidak ingin segera berangkat kepesta untuk menemui pangeranmu?”. Oke bicaraku sedikit sinis kali ini. tapi itulah mood-ku sekarang yg drop menjadi NOL.

“Ah, ne aku sampai lupa oppa. Kajja!”

 

***

 

 

Yume’s POV

 

Diperjalanan aku selalu tersenyum. Aku penasaran surprise apa yang akan sehun berikan padaku. Apakah malam ini adalah jawaban dari penantianku selama 4 tahun? Ya tuhan.. jika benar itu aku tidak sabar ingin menyandang status sebagai yeojachingunya. Hidup ini sangat indah. Mungkin dari miliyaran wanita didunia akulah wanita yang paling beruntung nanti ,setelah aku menjadi kekasih seorang Oh Se Hoon.

Tidak terasa aku sudah sampai dilokasi pesta. Apa hanya perasaanku saja yah ,aku merasa baru 5 menit berada dimotor sport milik Luhan oppa ,tapi kenapa sekarang sudah ada disini. cukup membingungkan.

“Kajja, kita masuk” kata Luhan dan dia memeluk pinggangku dengan tangan kananya.

DEG. Ada apa ini? kenapa tiba-tiba jantungku berdetak kencang. Perasaan ini , terakhir kualami saat didanau dulu bersama sehun ,saat pertama kalinya aku mendapatkan my first kiss.

Kutengokkan wajahku  hingga tepat menghadap wajah Luhan yang berada tepat disampingku. Ya Tuhan makhluk apa yang ada disampingku ini ,apa benar dia adalah manusia? Kurasa dia lebih pantas disebut malaikat tak bersayap.

“Saranghae…”

“Ne?”.  “Damn! Apa yang baru saja kaukatakan? Saranghae? Kepada luhan oppa? Yume sadarlah ,yume.”

“Ne?” Tanyaku bingung.

“Kenapa malah balik nanya ,harusnya aku yg bertanya yume” ucap Luhan lalu melepaskan tangannya dipingganku dan sekarang malah menggandeng tanganku ,mengenggamnya erat sambil terus menuntunku berjalan menuju pintu masuk.

Aku berpikir keras mencoba mengingat apa yang baru kukatakan tadi. Sungguh aku tidak ingat, yang kuingat hanya tadi saat memandangi wajah Luhan aku seperti berada disurga dan tiba-tiba saja mulutku bergerak seperti mengatakan sesuatu tp aku sendiri tidak tahu apa itu.

Luhan oppa malah tersenyum melihatku sedang berfikir dan sesekali mengacak-acak rambutku dan mencubit pipiku lalu kembali menggenggam tanganku. Anehnya.. aku terima saja diperlakukan seperti ini olehnya.

“Oppa kenapa diluar sini sepi ?” Tanyaku bingung melihat diluar sini tidak ada satu orangpun. Apakah pestanya hanya mengundang exo saja? Ah tentu saja tidak yume ,lihat saja banyak mobil dan motor disini.

“Apa kita salah tempat oppa?” kali ini aku sangat bingung karena memang diluar sini sangat sepi tidak ada satu atau dua orangpun.

“Ani. Tentu saja sepi kita kan terlambat satu jam”

“HAH!? Satu jam?”. Luhan hanya mengangguk dan akupun hanya terbengong dengan mulut menganga.

“Ini dia pintu masuknya ,kajja!”

JRENG JRENG JRENG.

Ramai dan berisik. jelas ini kan pesta. Tapi ini sungguh sangat ramai sekali.  Kulihat ada orang yang sedang berjoget yang dilatarbelakangi lagu Dj Got Us Falling in Love again nya Usher,minum ,berciuman*ewh*, bermain casino ,bermain ding-dong ,ada pula yang mabuk “orang itu gila, jam segini sudah mabuk seperti itu” gumamku. Aku mencoba melewati kerumunan orang-orang dengan luhan. Aigoo ramai sekali..

BYURRRR

“Mi-mianhae agasshi .. aku tidak sengaja” Sesal seseorang yang menumpahkan minumannya digaunku. Aigoooo baru saja datang sudah sial.

“Ah ye hehe gwenchanna agasshi”  Ucapku sambil mengusap-usap gaun putihku menghilangkan noda minuman tadi. Untung saja yang melakukannya seorang yeoja cantik ,kalau namja sudah kujambak rambutnya.

“Sini kubersihkan.” Luhan mengambil sapu tangannya untuk membersihkan bercak minuman digaunku.

“Mianhae.. mianhae aku benar-benar tidak sengaja”

“Ne, gwenchannayo” Ucapku memastikan kalo aku tidak marah. Aku hanya kesal. Belum bertemu Sehun gaunku sudah dilurumi noda. Walaupun hanya air mineral tapi tetap saja merusak gaunku yang susah payah kubeli.

“Luhan Hyung!1!! Yume!!1” Teriak seseorang . Kutengokkan mukaku keasal suara tersebut

“Oh haiiii!!1” kulambaikan tanganku pada orang yg memanggilku ,baekyeolkai beserta yeojanya + jira eonnie. Tanpa berpikir panjang dan tanpa memikirkan yeoja yg masih terus minta maaf kepadaku ,aku langsung menghampiri mereka diikuti Luhan.

Setelah sampai aku melakukan rutinitas gank kami ,sesame yeoja harus berpelukan dan cipika cipiki sedangkan yang namja entahlah bersalaman layaknya pria dan saling menepuk-nepuk punggung temannya.

“Yume-ah kau apakan wajahmu dan rambutmu?.” Tanya Kai dengan suara sedikit kencang karena disini sangat bising sekali,  lalu semuanya menatapku.

“Wae?” sepertinya aku hanya memberi sedikit make-up pada wajahku dan merubah warna rambutku.

“Kemana t-shirt dan hot pants-mu Yume?.” Tanya Chanyeol mengejek.

“Kau cantik Yume-ah.” Youngmi memegang pipiku lalu memutar-mutarkan tubuhku.

“Waahh dongsaengku bisa berdandan juga ternyata” Ledek Jira eonnie. Aku hanya tersenyum lebar. Jika mereka suka sudah pasti Sehun juga suka pada penampilanku. Aigoo.. aku jadi tidak sabar surprise apa yang akan diberikan Sehun.

“Dari dulu saja kau begini pasti Sehun sudah menjadi namjachingumu sekarang”

“Eunsoo benar, kalau dari dulu kau seperti ini akupun akan mengencanimu yume hahha” kata Baekhyun yang kutahu itu hanya bercanda. Eunsoo menatap garang Baekhyun, dan Baekhyunpun langsung tersenyum membentuk V sign dengan jarinya.

“Hyung kau juga sangat tampan malam ini ,rambutmu hyung rambutmu..” Chanyeol menunjuk rambut Luhan yang sengaja dibedirikan seperti jambul ,tapi bukan jambul khatulistiwa loh ya.

“Hehehee”

 

***

 

Luhan’s POV

 

“Hyung kau juga sangat tampan malam ini ,rambutmu hyung rambutmu…”

“Hehehee” Tidak sia-sia aku tadi berlama-lama dicermin untuk menata rambutku, Ini semua demimu yume ,tapi kenapa kau tidak sedikitpun memberiku pujian atas penampilanku ini? huh.. yang ada dipikiranmu cuma sehun sehun dan sehun, tidak adakah ruang kosong dihatimu untukku?

“Chanyeol-ah dimana Sehun? apa dia belum datang?” Tanya Yume sedikit berteriak. Sepertinya kalau mau berbicara saat ini harus dengan suara keras kalau mau terdengar.

“Dia sudah datang ,tadi katanya ingin menemui yang punya acara ,mungkin mau mengucapkan selamat”

“Oooh ,oppa kajja!” ajak Yume kepadaku.

“Kemana?”

“Menyusul Sehun ,kajja!”

“Tidak, aku disini saja.” Yang benar saja yume ,mau menyusul sehun kenapa mengajakku. Lebih baik aku ikut bergabung bersama yang lain bermain casino disini.  bahkan akan lebih baik jika kupulang saja.

“Kau tidak mau mengucapkan selamat untuk B1A4?”

“Oohh ne aku lupa ,kajja!.” Hanya mengucapkan selamat untuk B1A4 bukan menyusul sehun. tapi kenapa aku jadi seperti membenci sehun? memang salahnya apa? Merebut yume dariku? Jelas tidak. Entahlah aku pusing.

Setelah susah payah melewati kerumunan orang yang sedang berkumpul menghadap panggung ,aku dan yume akhirnya menemukan siempunya pesta.

“Itu dia ,phalli” Aku harus buru-buru agar tidak bertemu sehun ,Ah aku sial baru saja ingin menghindar mengapa orang itu malah berada didekat B1A4.

“Oppa sebentar” Tarik yume menahan tubuhku agar tidak terus berjalan. Ada apa?. Kenapa suasanya jadi sepi sunyi seperti ini ,tadi sangat bising kenapa sekarang seperti pemakaman.

“Waee?” Kataku sedikit keras. Yume hanya mengisyaratkanku untuk diam dan menatap panggung.

“Selamat malam semuanya.. Saya selaku Leader dari band kami mengucapkan terimakasih untuk kalian yang sudah merelakan waktu berharga kalian untuk datang kepesta 1st anniversary kami ,B1A4. Kami sangat sangat berterimakasih untuk kalian yang selalu mendukung B1A4 ,kami memohon doa kalian untuk kelanggengan Band B1A4..”

“Dan untuk tamu special kami EXO!!…”

Semua bersorak.

“Terimakasih karena kalian banyak berperan pada mini album baru kami yang akan dilaunching bulan depan. Tanpa bantuan kalian kami akan sedikit sulit untuk meneruskan musik kami. EXO JJANG!

Semua orang disini bertepuk tangan ,begitu juga denganku dan yume ,mungkin kai dan yang lain disana juga sedang heboh bertepuk tangan.

Bingo! suara baekhyun dan chanyeol sangat terdengar sekali berteriak “you’re the best” sambil bersiul heboh. Ck ,mereka itu.

“Apa kalian menikmati pestanya?”

Dengan kompak semua orang yang ada disini termasuk aku dan yume menjawab “yaaa”. Apa nya yang menikmati pesta aku saja baru datang. Belum menyentuh makanan ataupun minuman disini.

“Dan satu lagi ,tadi salah satu anggota exo, yaitu Sehun. menghampiriku dan dia bilang ingin meminta waktu sebentar untuk berbicara disini.. Silahkan sehun-ssi gunakan kesempatan mu ini sebaik mungkin ,aku mendukungmu.. fighting!” Ucap Jinyoung lalu memberikan mic nya pada Sehun.

Mendukungmu? Apa maksutnya? Mau apa dia? Aku merasakan hawa-hawa tidak enak sekarang ,bulu kudukku merinding.

“Kamsahamnida jinyoung-ssi”

“Oppa ,sehun mau apa ya?” Tanya yume menyenggol tanganku dengan sikutnya. Aku hanya mengangkat bahuku dengan muka datar.

“Oppa..” Panggil yume sambil meremas kemejaku dengan memasang wajah senang.

“Wae?”

“Sepertinya surprise ku sudah didepan mata.”

Surprise? Oh Tuhan ,aku baru ingat tadi Yume bilang bahwa Sehun akan memberikannya surprise disini. apakah itu artinya tamatlah riwayat Xi Luhan? AAH ANDWAE!!!

“Selamat malam semuanya…ehem ehem… selamat anniversary dan terimakasih untuk B1A4 sudah mengizinkanku meminta waktu sebentar disini”

“Apa kalian keberatan jika aku berbicara disini dan menyatakan perasaanku pada seseorang?”

Semuanya”Tidakk…….!!” , Aku “Ya!”

“Baiklah.. setelah lama aku memikirkan semua ini , memikirkan perasaanku pada seorang yeoja yang sekarang telah mengisi hari-hariku mengisi pikiran yang terus memikirkannya,”

“Ehemm.. aku memutuskan dan aku sudah memantapkan pilihanku ini.”

“Aku ingat pertama kali aku jatuh cinta padanya ,saat bola mata kami bertemu dan dia tersenyum kepadaku,kalian tau? itu adalah senyuman terindah yang pernah kulihat”

Sorak sorai untuk sehun dari orang-orang yang mendengar perkataannya tadi ,lagi-lagi kudengar jelas suara baekhyun dan chanyeol berteriak “cieeee” dan bersiul heboh(lagi). Aku tidak kuat ,sungguh aku tidak kuat kalau sehun benar-benar akan menyatakan perasaanya malam ini juga.

Ku lihat yume sedang tersenyum-senyum sendiri melihat sehun ,sangat jelas dari raut mukanya , Dia sangat bahagia. Ya kuharap begitu ,setidaknya aku senang melihat yume bahagia walaupun itu bukan bersamaku.

Oh tidak mengapa aku seperti ingin mengeluarkan cairan dari mataku. Jangan menangis disini Xi Luhan kau akan mempermalukan dirimu didepan Yume . tapi sungguh aku tidak kuat melihatnya terus tersenyum menatap sehun. sesekali dia membentuk “LOVE” dengan tangannya.  Ingin sekali aku berteriak “andwae!! yume milikku Oh sehun ,jangan kau rebut dia dariku, selamanya yume itu hanya milikku!” sayangnya aku tidak punya hak untuk semua itu.

“Oppaaa….. saranghae oppaa.. saranghae..” Bisik yume.

“Ne? yume..” Dadaku bertambah sakit saat melihat yume yang masih menatap sehun dengan mata berbinar. Seharusnya aku tahu kata-kata itu bukan untukku tetapi untuk sehun.

“Baiklah aku akan memanggil yeoja itu sekarang dan kuharap dia juga mempunyai perasaan yang sama denganku…”.

Cukup Oh Sehun ,stop sampai disini.

“Oppa aku gugup tanganku berkeringat hihiiii… nanti saat aku dipanggung tolong fotokan aku dengan sehun ya oppa.” Pinta yume. Aku hanya diam dan berusaha menahan rasa perih yang amat menyakitkan ini.

 

“… for my true princess… ”

 

***

 

Yume’s POV

 

“Oppa aku gugup tanganku berkeringat hihiiii… nanti saat aku dipanggung tolong fotokan aku dengan sehun ya oppa” pintaku pada luhan.

Ya tuhan aku sangat senang, akhirnya penantianku selama 4 tahun ini sudah terkabulkan. Kuatur nafasku, mencoba merelaxkan diri untuk naik keatas panggung dan berhadapan dengan sehun nanti. Membayangkannya saja sudah membuatku ingin melompat kegirangan saat ini.

Ayo sehun cepat panggil namaku… aku sudah sangat siap.

1…

2…

3…

“…. for my true princess… “

 

“…Hwang Tae Rin”

DEG.

Tubuhku mematung ,dadaku sesak seketika. Hwang Taerin? Sejak kapan namaku berubah menjadi Hwang Taerin?

“ Itu bukan namaku. Sehun… kau salah menyebutkan namaku ,tolong diulang sekali lagi.” Ucapku pelan dan terdengar getir.

Sorak-sorai orang-orang memanggil nama Hwang Tae Rin sangat terdengar jelas ditelingaku.

“Yume! Kau mau kemana?.” Luhan menahan langkahku.

“Aku mau keatas panggung oppa,”

“Untuk apa?”

“Oppa tidak dengar sehun salah menyebutkan namaku,” Kudorong tubuh Luhan agar tidak menghalangiku. Tetapi lagi-lagi Luhan menghentikan langkahku dengan menarik tanganku.

“Oppa! Lepaskan ! aku harus keatas panggung, Sehun memanggilku hanya saja dia salah menyebutkan namaku ,lepaskan oppa!”

“Yume sadarlah ,Sehun tidak memanggil namamu!” Bentaknya dan sesuatu yang cair terasa menumpuk diujung mataku.

“Oppa jahat! Jelas-jelas sehun memanggilku , lepaskan oppa! lepaskan!.” Aku sudah tidak tahan lagi ,air mataku keluar begitu saja.  Aku yakin yeoja yang dimaksut sehun itu adalah aku. Kalau perlu aku akan berganti nama mulai sekarang menjadi Hwang Taerin. Ya.

“Hwang Tae Rin…. Would you be my girlfriend?”

DEG.

Dadaku rasanya seperti dihantam batu besar ,sakit sekali.

Lututku lemas ,tubuhku bergetar ,mataku perih melihat orang yang kucintai sedang bersama seorang yeoja lain disana ,menyatakan perasaan cintanya yang seharus untukku.

Sehun… kenapa kau lakukan semua ini? Kau bilang yeoja yang kausuka adalah yeoja yang mengisi hari-harimu ,dan sudah jelas itu aku kan? Lalu kenapa malah yeoja lain yang kaupanggil? Kenapa?

Hatiku seperti teriris-iris dan jatuh berkeping-keping. Kukira penantianku selama 4 tahun ini akan membuahkan hasil ,ternyata aku salah..

“Yes, I will !” Yeoja yang bernama HwangTaerin itu mengangguk semangat dan tersenyum bahagia.

Yeoja itu… bukankah dia yang tidak sengaja menabrak dan menumpahkan minumannya digaunku tadi..

“Jinjja? Kalau begitu buktikan kalau kau jg menyukaiku.”

CUP. “Saranghae …. Oh sehun.”

“Nado Saranghae Princessie..”

Dan mereka berpelukan tepat didepanku. Semua bersorak gembira terkecuali aku.

Apa yeoja itu mau mati? Berani sekali dia mencium pipi namjaku. Ingin sekali aku berteriak sekarang juga

“Singkirkan wajahmu dari Sehun! dia milikku! Hanya milikku! Selamanya milikku!” Tapi mengapa bibir ini rasanya tidak bisa berkata apa-apa. “mengapa kau hanya diam saja melihat yeoja lain mencium pipi sehun ,sehun itu milikmu yume ,milikmu ,cepat kepanggung dan rebut kembali oh sehun”

Sungguh kaki ini sangat lemas ,sepertinya aku sudah tidak sanggup lagi menahan tubuhku ini. apakah tidak ada yang mau membantuku untuk memopong tubuhku untuk pergi dari sini?  Sepertinya memang tidak ada ,semua orang disini sibuk bersiul ,bertepuk tangan dan memberikan ucapan pada mereka membuat hatiku makin terasa sakit.

Semua orang disini begitu jahat. Tidak tahukah mereka ada seorang yeoja yang sangat tersakiti disini.

Surprise macam apa ini? Oh Sehun!! apa ini yang kau sebut surprise untukku? Ya ,mungkin kau berhasil dengan surprisemu ,berhasil membuatku kaget dengan semuai ini.

Lebih baik aku pergi sekarang ,aku ingin menangis ,menangis sekencang-kencangnya ,aku ingin pulang, aku ingin pergi dari sini ,pergi dari seoul ,dan pergi dari korea.

“YUME!”

Entah siapa yg memanggilku aku tak perduli ,aku hanya meneruskan langkahku yg semakin cepat pergi dari sini sambil menahan isakan tangisku.

“Yume!”

“Yume!”

“Yume!”

 

 

 

TBC

*cough* ehem! Gimana readers? Mianhae kalau jelek dan feel nya ga kerasa. Aku ga pinter nulis kata-kata yang bagus TT.TT oh iya maaf banget kalau judulnya agak ga nyambung sama ceritanya ,abis author bingung mau ngasih judul apa buat ff ini yang sebagian author ambil dari pengalaman pribadi author hehehehe

Iklan

11 pemikiran pada “Fall to Pieces (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s